E-Journal STF Muhammadiyah Tangerang
Not a member yet
200 research outputs found
Sort by
ANALISIS SIBUTRAMIN HIDROKLORIDA PADA JAMU PELANGSING DI KECAMATAN CURUG DENGAN SPEKTOFOTOMETRI UV
Sesuai Permenkes RI nomor 007 tahun 2012 tentang registrasi obat tradisional, menyatakan bahwa obat tradisional dilarang mengandung bahan kimia obat sintetik atau hasil isolasi yang berkhasiat obat. Salah satu obat tradisional adalah jamu pelangsing dipercaya dapat menahan nafsu makan dan menurunkan berat badan dengan cepat, dan diduga karena adanya penambahan bahan kimia obat yang dilarang yaitu sibutramin hidroklorida. Analisis kuantitatif dengan spektrofotometri UV dibaca dengan λ maksimum 230 nm, menyatakan bahwa semua sampel positif mengandung sibutramin hidroklorida dengan kadar tertinggi pada sampel 2 dengan hasil 2,5% dari kadar tiap 0,2 gram sampel.
Kata kunci : Sibutramin hidroklorida, Jamu pelangsing, Spektrofotometri UV – Vis
COST EFFECTIVENESS ANALYSIS PENGGUNAAN OBAT ARV KOMBINASI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN HIV - AIDS DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RS. dr. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas obat dan efisiensi biaya terapi obat kombinasi ARV lini pertama. Desain penelitian menggunakancross-sectional untuk mengetahui Cost Effectiveness Analysisdari 2 kombinasi ARV, yaitu kombinasi A (Zidovudin + Lamivudin + Nevirapin), dan kombinasi B (Tenofovir + Lamivudin + Efavirenz).Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari data rekam medis dan kartu obat pasien yang memulai pengobatan ARV pada periode bulan Januari 2016 hingga Juni 2017, dilanjutkan dengan observasi secara prospektif pada bulan Mei-Oktober 2017. Sejumlah 180 pasien aktif berobat rawat jalan pada poliklinik rawat jalan RS. dr. H Marzoeki Mahdi Bogor dan 60 yang memenuhi kriteria inklusi digunakan sebagai subjek penelitian.Efektivitaspengobatan menggunakan parameter kenaikan CD4 dan penurunan jumlah infeksi oportunistik. Pengobatan dikatakan efektif apabila CD4 terkendali yaitu pasien yang memulai terapi dengan nilai CD4≤ 200 akan meningkat nilai CD4 nya menjadi > 200 dan yang memulai terapi dengan nilai CD4 ≤ 350 akan meningkat nilai CD4>350 setelah satu tahun pemberian ARV. Berdasarkan infeksi oportunistik, pengobatan dikatakan efektif jika jumlah infeksi oportunistik berkurang setelah pemberian ARV satu tahun. Berdasarkan CD4 terkendali, ARV kombinasi A (Zidovudin + Lamivudin + Nevirapin) paling cost effective dengan nilai unit cost Rp 24.413.824,-dari obat kombinasi B ( Tenofovir + Lamivudin + Efavirenz) dengan nilai Rp 33.773.298,- Berdasarkan penurunan jumlah IO, obat kombinasi A (Zidovudin + Lamivudin + Nevirapin) paling cost efektif dengan nilai unit cost Rp. 19.531.059,-dari obat kombinasi B (Tenofovir + Lamivudin + Efavirenz) dengan nilai Rp 21.330.504,-. Berdasarkan cost effectiveness analysis, kombinasi A (Zidovudin + Lamivudin + Nevirapin) paling berpengaruh baik dalam meningkatkan kualitas hidup pasien HIV-AIDS di Poliklinik Rawat Jalan RS .dr . H. Marzoeki Mahdi Bogor ditinjau dari 6 domain hasil modifikasi WHOQOL-HIV-BREF yaitu domain psikologis 88,3%, domain fisik 71,7%, domain hubungan sosial 61,7%, domain kemandirian 76,7%, domain lingkungan 86,7%, dan domain spiritual 91,7%, sedangkan ditinjau dari kualitas hidup secara umum memberikan kualitas hidup baik 70,0%.
Kata kunci: HIV-AIDS, ARV, cost effectiveness Analysis, Unit cost, Kualitas hidup
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol 96% Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Sebagai Sediaan Antinyamuk Aedes aegypti
Tanaman Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) mengandung insektisida berupa saponin dan polifenol yang dapat menghambat bahkan membunuh larva nyamuk, saponin dapat merusak membran sel dan mengganggu proses metabolisme serangga sedangkan polifenol sebagai inhibitor pencernaan serangga. Penelitian tentang formulasi dan evaluasi sediaan gel ekstrak etanol 96% daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) sebagai sediaan antinyamuk Aedes aegypti telah dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan gel. Formula dibuat dalam enam konsentrasi yaitu 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, 2%, dan 2,5%. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium.Formula optimum gel ditentukan berdasarkan variasi konsentrasi natrium karboksimetil selulosa (CMC-Na).Gel yang memenuhi kriteria organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan daya sebar ditetapkan sebagai formula optimum.Keenam formula menghasilkan gel yang baik ditinjau dari segi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan semua formula tidak menyebabkan iritasi. Uji aktivitas antinyamuk menunjukkan bahwa gel ekstrak etanol 96% daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) dengan konsentrasi 0,5% efektif sebagai antinyamuk terhadap nyamuk Aedes aegypti dengan waktu pengujian selama 6 jam.
Kata kunci : Daun pandan wangi, gel, Aedes aegypt
IDENTIFIKASI BAKTERI PENGHASIL INHIBITOR Î’ LACTAMASE DARI ISOLAT PABRIK TAHU SUMEDANG
Bakteri penghasil antibiotik golongan beta laktam telah lama diteliti. Sejalan dengan waktu, resistensi terhadap antibiotik golongan beta laktam saat ini banyak terjadi. Resistensi tersebut dapat diakibatkan karena salah satunya adalah tidak konsisten untuk menghabiskan antibiotik sehingga bakteri mampu menghasilkan enzim β-laktamase. Resistensi ini dapat dikurangi dengan menggunakan inhibitor terhadap aktivitis enzim β-laktamase. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri yang memproduksi inhibitor antibiotik β lactamase dari bahan baku tahu sumedang. Bakteri terpilih dilakukan uji dengan metode “direct antagonismâ€. Sampel diambil dari pabrik tahu dari daerah Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Dari proses isolasi didapat beberapa isolat tunggal yang berpotensi menghasilkan inhibitor beta laktamase. Isolat tersebut di uji daya hambat terhadap bakteri target golongan β-laktamase. Isolat yang menghasilkan zona bening ketika uji merupakan isolat dengan potensi. Didapat 1 bakteri kandidat yang memiliki potensi untuk menghasilkan inhibitor beta laktamase. Identifikasi dilakukan dengan metode API test dan didapat bakteri tersebut adalah Bacillus licheniformis.
Kata kunci: bakteri antibiotik, beta laktamase, inhibitor beta laktamas
UJI EFEKTIVITAS NANOPARTIKEL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav.) SEBAGAI PENURUN KADAR KOLESTEROL SERUM DARAH MARMOT (Cavia cobaya)
Kadar kolesterol yang tinggi merupakan faktor penyebab terjadinya aterosklerosis. Salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol darah adalah daun sirih merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian nanopartikel daun sirih merah terhadap kadar kolesterol darah marmot. Marmot dibuat hiperkolesterolemia dengan memberikan makanan induksi berupa kuning telur (dosis 1% bb) serta otak kambing 15 g/100 g jumlah pakan yang diberikan setiap hari selama 14 hari. Pada penelitian Pembuatan nanopartikel menggunakan alat HEM E3D (High Energy Milling – Ellipse 3D Motion).Karakterisasi nanopartikel daun sirih merah ditentukan dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Nanopartikel daun sirih merah diberikan dalam bentuk suspensi secara oral dengan dosis 50 mg/kg bb, 100 mg/kg bb, 200 mg/kg bb, simvastatin dosis 0,80 mg/kg bb, dan Na-CMC 0,5% selama 7 hari. Hasil diperoleh nanopartikel daun sirih merah dosis 100 mg/kg bb dan 200 mg/kg bb memberikan efek penurun kadar kolesterol yang tidak berbeda nyata (α ≤ 0,05) dengan pemberian simvastatin. Disimpulkan bahwa pemberian nanopartikel daun sirih merah dosis 50 mg/kg bb, 100 mg/kg bb dan 200 mg/kg bb dapat memberikan efek penurunan kadar kolesterol pada serum darah marmot.
Kata kunci: Daun sirih merah, Kolesterol, Hiperkolestero
Analisis Sifat Fisika, Ph, Dan Kesadahan Air Minum Isi Ulang Beberapa Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu) Di Kecamatan Sepatan Timur
Air merupakan kebutuhan yang mendasar dan sangat dibutuhkan oleh manusia, Hewan, maupun tumbuhan. Oleh manusia air dimanfaatkan untuk berbagai keperluan hidup seperti minum, mandi, memasak, mencuci dan keperluan lainnya. Air minum isi ulang adalah salah satu jenis air minum yang dapat langsung diminum tanpa dimasak terlebih dahulu, karena telah mengalami proses pemurnian secara filtrasi, penyinaran ultraviolet, ozonisasi, ataupun metode lainnya. Penelitian Ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisik, pH dan Kesadahan Air Minum isi ulang di Beberapa Depot air minum isi ulang di wilayah kecamatan Sepatan TimurPenelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium, sampel yang digunakan adalah air yang di dapat dari beberapa depot air minum isi ulang di wilayah kecamatan Sepatan Timur dan parameter yang diukur adalah pH, kesadahan total serta pengamatan organoleptis. Berdasarkan Hasil Penelitian sifat fisik sampel DAMIU menunjukan bahwa 90% tidak berbau, 92% memiliki rasa yang tawar dan 100% memiliki warna yang tidak keruh berdasarkan hasil uji kuesioner terhadap 50 responden, uji pH sampel air minum isi ulang di beberapa depot air minum isi ulang di wilayah kecamatan Sepatan Timur didapati hasil pH berkisar antara 6-8 dan nilai kesadahan total berkisar antara 175-475 mg/L. Hal ini menyatakan bahwa sampel air minum dibeberapa depot air minum isi ulang di Wilayah Kecamatan Sepatan Timur sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 492/Menkes/IV/2010.
Kata kunci : Air, Kesadahan Total, Kompleksometr
PENGARUH MOTIVASI DAN TEKANAN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP LOYALITAS SUPERVISOR PT. XYZ
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pelaksana operasional dalam organisasi. Untuk itu, oganisasi perlu mempertahankan karyawan terbaik yang dimilikinya untuk mencegah karyawan tersebut pindah ke tempat lain (loyal terhadap organisasi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi dan tekanan kerja terhadap kepuasan kerja dampaknya terhadap loyalitas karyawan level supervisor di PT. XYZ. Penelitian dilakukan dengan penyebaran kuisioner kepada seluruh supervisor yang berjumlah 73 orang dan diolah dengan Program SPSS 23. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan level supervisor dengan nilai sig. 0.457, tekanan kerja berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja dengan nilai sig. 0.000, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap loyalitas karyawan dengan nilai sig. 0.000. Secara bersama-sama motivasi kerja dan tekanan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dengan nilai sig. 0.000. koefisien determinasi menunjukkan bahwa motivasi kerja dan tekanan kerja dapat menjelaskan 28.9% kepuasan kerja, dan kepuasan kerja dapat menjelaskan 30.1% loyalitas karyawan level supervisor PT. XYZ, sedangkan selebihnya merupakan factor yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Kata Kunci: manajemen SDM, motivasi kerja, tekanan kerja, kepuasan kerja, loyalitas karyawa
Penyebab Penurunan Penjualan (Unit) Produk Alpara Kaplet Di Apotik Di Wilayah Jakarta Timur Dengan Pendekatan Bauran Pemasaran Produk
Salah satu perusahaan industri farmasi yaitu PT. Molex Ayus memproduksi obat Flu & Batuk yaitu ALPARA KAPLET & SIRUP dimana ALPARA KAPLET merupakan produk unggulan dengan penjualan pada Tahun 2013 mencapai 27 M/Tahun. Hanya saja penjualan Produk ALPARA KAPLET (unit) mengalami penurunan di Tahun 2013. Isu yang terjadi dilapangan penurunan terjadi karena adanya pembatasan distribusi PPA (Phenylpropanolamine) oleh Badan POM, dan harga ALPARA KAPLET yang naik tiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab penurunan penjualan (unit) Produk ALPARA KAPLET PT. Molex Ayus dan untuk mengetahui pengaruh variabel bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian produk ALPARA KAPLET. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif-explanatori kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah disusun dan diuji di lapangan. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling – purposive sampling, peneliti mengambil sampel yang memenuhi ciri-ciri yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Penelitian dilakukan di Apotik yang merupakan saluran distribusi utama Produk ALPARA KAPLET dan penelitian dilakukan di wilayah Jakarta Timur dikarenakan wilayah ini merupakan wilayah dengan penjualan Produk ALPARA KAPLET terbesar. Jumlah sampel sebanyak 78 Apotik yang ada di Wilayah Jakarta Timur dimana responden yang ditanya adalah Asisten Apoteker/Apoteker/Bagian Pembelian di Apotik. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda, uji F dan uji T dimaksud untuk mengetahui secara serempak dan parsial pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada tingkat kepercayaan 95% (ά = 5%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa variabel produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian, Sedangkan variabel harga & promosi tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Keputusan pembelian berpengaruh terhadap tingkat penjualan. Nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa variabel independen yang diteliti mampu menjelaskan 54,4% variabel keputusan pembelian, sedangkan sisanya 45,6%.
Kata kunci : PPA, Bauran Pemasaran, ALPARA KAPLET, Keputusan Pembelian, Tingkat Penjualan
UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN BAMBU TALI (Gigantochloa apus (Schult.) Kurz.) TERHADAP JAMUR Candida albicans
Bakteri penghasil antibiotik golongan beta laktam telah lama diteliti. Sejalan dengan waktu, resistensi terhadap antibiotik golongan beta laktam saat ini banyak terjadi. Resistensi tersebut dapat diakibatkan karena salah satunya adalah tidak konsisten untuk menghabiskan antibiotik sehingga bakteri mampu menghasilkan enzim β-laktamase. Resistensi ini dapat dikurangi dengan menggunakan inhibitor terhadap aktivitis enzim β-laktamase. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri yang memproduksi inhibitor antibiotik β lactamase dari bahan baku tahu sumedang. Bakteri terpilih dilakukan uji dengan metode “direct antagonismâ€. Sampel diambil dari pabrik tahu dari daerah Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat. Dari proses isolasi didapat beberapa isolat tunggal yang berpotensi menghasilkan inhibitor beta laktamase. Isolat tersebut di uji daya hambat terhadap bakteri target golongan β-laktamase. Isolat yang menghasilkan zona bening ketika uji merupakan isolat dengan potensi. Didapat 1 bakteri kandidat yang memiliki potensi untuk menghasilkan inhibitor beta laktamase. Identifikasi dilakukan dengan metode API test dan didapat bakteri tersebut adalah Bacillus licheniformis.
Kata kunci: bakteri antibiotik, beta laktamase, inhibitor beta laktamas
PROGRAM KB (KELUARGA BENCANA) MENURUT ISLAM
Permasalahan Keluarga adalah permasalahan yang paling fundamental di dalam Islam, Karena Keluarga merupakan pondasi negara dan sebagai penentu kemajuan dan kemunduran masa depan umat Islam. Karena itu, Al-Quran memperingatkan :“jagalah dirmu dan keluargamu dari api neraka†(at-tahrim:6). Karena itu, Pemerintah RI telah lama mensosialisasikan program keluarga Berencana sejak periode Presiden RI ke 2, Suharto hingga periode Pemerintah SBY. Program ini bertujuan disamping mengendalikan kepadatan penduduk Indonesia yang hampir mencapai 160 juta lebih, disisi lain program ini ingin mensejahterahkan kualitas ekonomi penduduk Indonesia. Namun program ini mengundang kontroversial di kalangan umat Islam dan para ulama, ada yang mendukung dan ada pula yang menerima. Program yang mendukung karena program ini sejalan dengan program Keluarga Sakinah dalam Islam dan yang menolak berpendapat pembatasan dalam keluarga berencana hanya 2 anak, bertentangan dengan ajaran Islam. Dengan demikian, tulisan ini mencoba menjelaskan pandangan Islam tentang Konsep Keluarga Berencana dilihat dari faktor maslahah dan mudharat serta halal dan haramny