Kaisa: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Not a member yet
63 research outputs found
Sort by
Eksplorasi Identitas Budaya Dan Nilai Tradisional Melayu Melalui Kain Tenun Songket
Malay people have a culture that is quite famous, namely weaving singket cloth. Malay people have an identity related to the art of weaving songket cloth. Songket is a tradisional woven cloth originating from Indonesia and Malaysia and has cultural roots in Malay society. The process of making songket woven cloth takes quite a long time and requires special skills, which results in the selling price being expensive and high. How songket is worn depends on who is using it, but some ordinary people do not understand how tu use it and the meaning implied in Malay singket cloth, songket cloth has also been integrated into Islamic culture through its use as muslim clothing that fulfills the requirement to cover the private parts, thus creating modesty and ethical values. In its motifs, songket cloth trends to draw inspiration from nature, including flora, fauna and the sky. However, the motifs are more inspired by flora (plants), because the majority of the Malay tribe are Muslims. Fauna motifs were slightly avoided, perhaps for fear of being seen as worshiping idols. However, if there are animal motfs, they usually reflect special characterustics that are related to local community beliefs. Songket cloth motifs in Mlay culture do not only come from Riau, bul also come from outside Riau, such as Malaysia, Singapore, ang others. The method used ih this research is a library research method. This article tries to explain Malay cultural identity and tradisional values through songket woven cloth.
Masyarakat Melayu memiliki sebuah budaya yang cukup terkenal, yaitu menenun kain songket. Masyarakat Melayu memiliki identitas yang terkait dengan seni menenun kain songket. Songket adalah kain tradisional tenunan yang berasal dari Indonesia dan Malaisya serta memiliki akar budaya dalam masyarakat melayu. Proses pembuatan kain tenun songket membutuhkan waktu yang cukup panjang dan harus mempunyai keahlian khusus, yang mengakibatkan harga jualnya menjadi mahal dan tinggi. Cara pemaikaian songket ini pun tergantung dari siapa yang menggunakannnya, namun sebagian masyarakat awam kurang memahami cara pemakaian dan makna yang tersirat di dalam kain songket melayu. Kain songket juga sudah terintegrasi dalam budaya Islam melalui penggunaannya sebagai busana muslim yang memenuhi tuntunan menutup aurat, sehingga menciptakan nilai-nilai kesopanan dan etika. Dalam motifnya, kain songket cenderung menarik inspirasi dari alam, diantaranya flora, fauna, langit. Namyn, motifnya lebih banyak terinspirasi dari flora (tanaman), karena mayoritas suku melayu adalam orang Islam. Motif fauna sedikit dihindari, mungkin karena khawatir akan dianggap menyembah berhala. Namun jika terdapat motif binatang, biasanya mencerminkan sifat khusus yang memiliki kaitan dengan kepercayaan masyarakat lokal. Motif kain songket dalam budaya melayu tidak hanya berasal dari Riau saja, akan tetapii juga berasal dari luar Riau, seperti Malaysia, Singapura, dan lain-lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode penelitian kepustakaan (library research). Artikel ini mencoba menjelaskan tentang identitas budaya dan nilai tradisional Melayu melalui kain tenun songket
Konsep Tentang Belajar Dalam Al-Quran (Studi Implementasi Konsep Belajar Menurut Al-Qur’an pada SMA Islam As-Shofa Pekanbaru)
ABSTRAKDalam perspektif Islam, makna belajar bukan hanya sekedar upaya perubahan perilaku. Konsep belajar dalam Islam merupakan konsep belajar yang ideal, karena sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-qur’an dan Hadis. Belajar dalam perspektif al-Quran setidaknya dapat didekati dengan tiga term atau istilah: yaitu tarbiyah, al- ilm, dan tafaqquh fiddin. Tarbiyah bermakna menyampaikan sesuatu sampai menuju titik kesempurnaan sedikit demi sedikit. Al-Ilm menunjukkan arti proses mental untuk mencapai pengetahuan yang identik dengan pengertian belajar dan pengajaran. Tafaqquh fiddin mempunyai arti memperdalam ilmu agama.Implementasi konsep belajar dalam Al-Qur’an di SMA Islam Ash-Shopa Peknabaru sngat bait. Penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran selalu dikaitkan dengan nilai-nilai Islam dengan integrasi agama dan sains yang tertuang dalan visi, misi, dana tujuan lembaga. Pengembangan nilai-nilai pragmatis bagi keunggulan sekolah dengan tetap berbalut pada asas nilia-nilai ilahiah yang bersumber pada Al-Qur’an
Kebijakan Pendidikan Islam Thailand Selatan
The purpose of education in a country is determined by the philosophy and way of life of the nation or country. Different philosophies and views of life of a nation or country cause different goals to be achieved in the education and at the same time will also affect the country. Thailand is a country that has an education policy that integrates religious, cultural and political values in it. For this reason, this paper will present what are the Islamic education curriculum policies made by the Thai government and how the attitudes of the people of the Pattani area of Southern Thailand in implementing the curriculum, especially at the Ban Budhee school, Laem Pho district, Pattani South Thailand province
Analisis Kebijakan Pendidikan Islam Di Saudi Arabia (Arab Saudi)
Kemampuan melihat kedalam dirinya sendiri, telah menyadarkan umat Islam akan kondisi ketertinggalan peradaban dari bangsa Barat. Pada akhirnya ditemukan penyebab keterpurukan itu adalah keharusan perbaikan pola pikir melalui proses pendidikan yang terintergrasi antara Islam dan sains. Kamajuan pemikiran dengan penuh kesadaran didunia Islam ini terutama lahir di wilayah Saudi Arabia. Pelopor pemikiran modern itu diawali di negara Mesir dan Turki yang berjunag keras keluar dari kejumudan. Upaya ini akhirnya juga mendorong negara lainnya di kawasan Timur Tengah untuk ikut mengembangkan sistem pendidikan ke arah yang lebih modern, termasuk di Saudi Arabia. Maka lahirlah tokoh-tokoh pembaharuan di Saudi Arabia, diantaranya yang sangat berpengaruh adalah konsep pemikiran Ibn Taimiyah, dan gerakan Muhammad Ibn Abd Wahab yang pada akhirnya terdapat sebuah gerakan komunitas agama, sosial, dan politik Wahabiah. Tidak lupa juga peran dua raja di era modern yakni gebrakan pembaharuan sistem pendidikan oleh Raja Faisal Ibn Abd Al Aziz dan Raja Abdullah. Hasilnya saya ini Saudi Arabia termasuk negara yang maju dan modern dalam penyelenggaraan sistem pendidikannya. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu gencar dilakukan pemerintah dengan pembaharuan diseluruh jenjang pendidikan tidaklah meninggalkan dasar keislaman yakni ketauhidan yang bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah. Inilah keunggulan pendidikan di Saudi Arabia yang patut dipedomani oleh negara lain yang memiliki penduduk mayoritas Islam termasuk negara kita Indonesia
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Materi Keputusan Bersama Kelas V Di Sdn Pekayon Jaya V Kota Bekasi
Kurangnya inisiatif keaktifan siswa Kelas V SDN Pekayon Jaya V dalam mata pelajaran PKn menyebabkan nilai yang masih jauh dari tingkatan KKM. Maksud dari analisis penelitian yang saya lakukan ialah untuk meninjau peningkatan hasil belajar para siswa dalam materi keputusan bersama dengan metode memainkan peran melalui model pembelajaran kooperatif. Metode yang dikenakan dalam penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan mulai bulan Agustus hingga bulan Oktober, subjek analisis penelitian yang dibutuhkan yakni sebanyak 23 orang siswa yang terdiri dari 12 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Sifat yang digunakan untuk prosedur penelitian ini adalah siklus yang terbagi menjadi dua (2) siklus. Kedua siklus mempunyai 4 tahap yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sistem akumulasi data mengombinasikan antara ujian formatif dengan tinjauan lapangan. Hasil dari penelitian yang dilakukan ialah bahwa model pembelajaran kooperatif bisa memaksimalkan hasil belajar siswa dalam materi keputusan bersama, dibandingkan dari model pembelajaran lainnya. Presentase pada ketuntasan hasil belajar siswa telah memperoleh kenaikan yang relevan setelah dilaksanakan pembaruan pada pembelajaran, pada hasil sebelum pembaruan pembelajaran terdapat 8 siswa atau 34,78% dari 23 siswa. Pembelajaran siklus I mengalami peningkatan, siswa dengan nilai 75 keatas sebanyak 18 siswa atau 78,26% dari 23 siswa, dan saat pembaruan siklus II jadi 23 siswa atau 100% dari 23 siswa
Metode Pembelajaran Efektif dan Efisien
Some Arabic teachers complain about their role as Arabic teachers and the ineffectiveness of learning in the classroom. Among the things that can cause are: Teachers don't know the concept of effective and efficient learning, how to streamline learning and organize effective learning. As a result, learning is only done by transfer of knowledge (knowledge transfer) the importance in learning, especially Arabic language teachers, to find out how to make the learning more effective.
Studi Tentang Isi Atau Materi Pendidikan Dalam Al-Qur’an Serta Implementasinya Di Madrasah Tsanawiyah Irsyadul Islamiyah Kabupaten Rokan Hilir
Klasifikasi pengetahuan itu ialah pengetahuan yang diwahyukan (Naqli/bersifat agamis) dan pengetahuan yang diperoleh (Aqliyyun/ilmu keduniaan umum). Misi para nabi adalah mengajarkan tiga hal penting. Ketiga hal ini harus diprioritaskan atas hal-hal yang lainnya dan hendaknya ketiga hal tersebut adalah pelajaran pertama yang diterima oleh anak didik. Ketiga hal tersebut merupakan intisari dari materi pendidikan dalam Al-Qur’an. Ketiganya adalah: tauhid, iman kepada hari akhir, dan menyeru kebaikan. Konsep isi atau materi dalam pendidikan ini telah menjadi konten dalam kurikulum yang di jalankan oleh MTs. Irsyadul Islamiyah Penyelenggaraan pendidikan formal yang dijalankan berasas integrasi Islam dan sains dengan fokus pengembangan karakter yang kuat bagi generasi muda Islam
Pendidikan Seks Bagi Remaja Menjadi Sebuah Kebutuhan
Abstract: Sex education in Indonesia is as yet viewed as a no liable to be given to youngsters and youths. Guardians and grown-ups are as yet awkward and hesitant when kids and young people pose inquiries connected with sex and decide to dive into the discussion or let them know that they will find out for themselves when they grow up. Schooling is essentially an endeavor to give information about the capability of the regenerative organs by imparting ethics, morals, and responsibility so there is no maltreatment of the conceptive organs by giving information and understanding into sex training for these youths to keep them from wantonness, forestalling sex beyond marriage, to get to know a portion of the illnesses/results brought about by sex that is too soon. This study utilizes the writing strategy and the aftereffects of this study show that there are as yet numerous youths who don't figure out sex instruction
Persepsi Minat Mahasiswa Pendidikan Menjadi Calon Guru Profesional
The purpose of this study was to find out 1) The effect of student perceptions on the interest in the teaching profession to become a teacher. 2) The influence of the family environment on the interest in becoming a teacher. 3) Competencies that must be possessed by professional teachers. It turns out that it is true that student perceptions of the teaching profession have a significant effect on interest in becoming a teacher. This means that students' perceptions of the teaching profession directly have a great influence on the formation of interest in becoming a teacher. In addition, the family environment also has a significant effect on the interest in becoming a teacher. This means that the family environment is indirectly able to have a big influence on students' interest in becoming teachers. Meanwhile, the criteria that must be met by a professional teacher include 4 things, namely: 1) pedagogic competence, namely the teacher's competency in conveying learning material including an understanding of students; 2) personality competence, namely attitude and behavior as a professional teacher figure; 3) social competence, namely the ability to establish relationships with the learning community including teachers, students, and parents of students; and 4) professional teacher competence related to mastery of learning material content
Menilik Manfaat Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) Dalam Dunia Kesehatan Dan Kecantikan
Kelapa sering dijumpai dipesisir pantai Indonesia serta hutan yang berada di kepulauan riau. Biasanya masyarakat setempat mengolah kelapa untuk dijadikan masakan, seperti rendang atau masakan lainya yang mengandung kelapa. Dengan seiringnya waktu kini buah kelapa sering di jadikan minyak yang mempunyai banyak manfaat, yang saat ini dikenal dengan nama VCO (virgin coconut oil). Penggunan minyak vco dipercaya dapat memelihara Kesehatan kulit dan tubuh. Dengan mengonsumsi minyak VCO dapat menangkal berbagai macam penyakit yang berasal dari virus dan bakteri. Selain itu, VCO dapat juga mengatasi kegemukan, penyakit kulit, darah tinggi, dan diabete