27651 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC,AUDITORY, VISUAL AND INTELLECTUAL (SAVI) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS FASE B SD INPRES BORONG KOTA MAKASSAR
Sultrisnawati, 2024. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Somatic, Auditory,
Visual and Intellectual (SAVI) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada
Pembelajaran IPAS Fase B SD Inpres Borong Kota Makassar. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar (dibimbing oleh Nurhaedah dan Muhammad Irfan)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Somatic,
Auditory, Visual and Intellectaual (SAVI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
pada pembelajaran IPAS di SD Inpres Borong Kota Makassar. Pendekatan yang
digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi
Eksperimental tipe Non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini
yaitu peserta didik kelas IV sebanyak 31 orang kelas IVa dan 31 orang kelas IVb dipilih
menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data antara lain lembar
observasi, tes dan dokumentasi. Data hasil penelitian kemudian dianalisis secara
statistic deskriptif dan statistic inferensial dengan bantuan IMB SPSS Statistics version
29. Hasil analisis deskriptif menujukkan penerapan model Somatic, Auditory, Visual
and Intellectaual (SAVI) berjalan dengan sangat baik. Hasil analisis inferensial
menggunakan Independent Sampel t-Tes diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel
sehingga hipotesis Ha diterima dan HO ditolak. Berdasarkan Hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa (1) kegiatan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran
Somatic, Auditory, Visual and Intellectaual (SAVI) berjalan dengan sangat baik. (2)
hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS dengan penerapan
model pembelajaran Somatic, Auditory, Visual and Intellectual (SAVI) menujukkan
adanya peningkatan. (3) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Somatic,
Auditory, Visual and Intellectual (SAVI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
pada pembelajaran IPAS siswa Fase B SD Inpres Borong Kota Makassar.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visual and Intellectual (SAVI),
kemampuan berpikir kritis
ANALISIS PSYCHOLOGICAL WELL BEING WANITA TUNA SUSILA (Studi Kasus di UPT PPSKW Mattiro Deceng)
SHAL SABILA AULIYA PUTRI, 2024, Analisis Psychological Well Being Wanita
Tuna Susila (Studi Kasus di UPT PPSKW Mattiro Deceng). Program Studi Bimbingan
dan Konseling, Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu
Pendidikan, Universitas Negeri Makassar. (Dibimbing oleh Bapak Prof. Dr. Abdullah
Pandang, M. Pd dan Bapak Akhmad Harum, S. Pd., M. Pd.)
Penelitian ini berupaya menganalisis tentang Psychological Well Being Wanita Tuna
Susila di UPT PPSKW Mattiro Deceng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
: (1) gambaran psychological well being wanita tuna susila di UPT PPSKW Mattiro
Deceng, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi psychological well being wanita tuna
susila di UPT PPSKW Mattiro Deceng, (3) upaya menangani masalah psychological
well being wanita tuna susila di UPT PPSKW Mattiro Deceng. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi
kasus klinis. Sumber data dalam penelitian ini diambil menggunakan metode purposive
sampling dan snowball sampling yaitu wanita tuna susila, pekerja sosial, pimpinan
UPT PPSKW Mattiro Deceng. Teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara,
observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif
yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Gambaran psychological well being wanita tuna
susila di UPT PPSKW Mattiro Deceng dilihat dari beberapa dimensi psychological
well being yakni penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi,
penguasaan terhadap lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi; (2) Faktorfaktor yang mempengaruhi psychological well being wanita tuna susila di UPT
PPSKW Mattiro Deceng dapat dilihat dari faktor internal (evaluasi terhadap
pengalaman hidup, locus of control, dan spiritualitas) dan faktor eksternal (dukungan
sosial dan hubungan sosial). (3) Upaya menangani masalah psychological well being
wanita tuna susila di UPT PPSKW Mattiro Deceng melalui pelaksanaan layanan
konseling kelompok dengan pendekatan gratitude counseling dan spiritual teistik,
sehingga terjadi peningkatan psychological well being wanita tuna susila.
Kata Kunci: Psychological Well Being, Wanita Tuna Susila, Konseling Kelompo
MANAJEMEN PELATIHAN MENJAHIT BAGI WARGA BELAJAR DI SPNF SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) UJUNG PANDANG KOTA MAKASSAR
TRY RAMADHANI SUAIDIH, 2024. Manajemen Pelatihan Menjahit Bagi Warga
Belajar di SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ujung Pandang Kota Makassar.
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri
Makassar. (dibimbing oleh M. Ali Latif Amri dan Muhammad Asri)
Penelitian ini mengkaji tentang manajemen pelatihan menjahit di SPNF
Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ujung Pandang Kota Makassar. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui manajemen pelatihan menjahit bagi warga belajar di SPNF
Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ujung Pandang Kota Makassar. Sanggar Kegiatan
Belajar (SKB) sebagai salah satu bentuk lembaga pendidikan yang memberikan
layanan bagi masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana
manajeman pelatihan menjahit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan:
1) perenncanaan pelatihan menjahit, 2) pelaksanaan pelatihan menjahit, dan 3)
evaluasi pelatihan menjahit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif,
dengan jenis penelitian studi kasus, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Kepala SKB, 2 tutor,
dan 2 warga belajar. Teknik yang digunakan untuk pengecekan keabsahan data dalam
penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan
3) penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian yang diperoleh kesimpulan yaitu: 1)
perencanaan pelatihan menjahit di SKB Ujung Pandang sudah efektif karena dalam
merumuskan tujuan dan penyiapan biaya untuk pelatihan sudah sesuai dengan
ketentuan Dikjen Vokasi yang dimana membuat proposal yang didalamnya sudah
tercantum dengan anggaran yang akan digunakan namun masih harus ada yang perlu
dibenahi dan harus dikembangkan, 2) pelaksanaan pelatihan menjahit di SKB Ujung
Pandang sudah efektif karena memiliki sumber belajar salah satunya adalah tutor
yang berkompeten, 3) evaluasi pelatihan menajahit dilakukan dalam bentuk
memonitoring setiap proses pembelajarannya dan melalui ujian kompetensi yang
lemabaga adakan, komponen yang di evaluasi yaitu warga belajar dalam mengikuti
pelatihan, instrument evaluasi yang digunakan yaitu cara penyelesaian tugas yang
diberikan dan dapat membuka usaha sendiri atau mandiri.
Kata kunci: Manajemen, pelatihan menjahit, warga belajar
IMPLEMENTASI PROGRAM PARENTING DI TK PANRITA LOPI KABUPATEN BULUKUMBA
Dina Reski, 2024. Implementasi Program Parenting di TK Panrita Lopi
Kabupaten Bulukumba. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Suardi, dan
FatmawatiGaffar).
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Proses pelaksanaan program
parenting untuk orangtua peserta didik di TK Panrita Lopi Kabupaten
Bulukumba.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Informan ada 4 yaitu kepala sekolah, 1 orang dari guru kelas A dan
1 orang dari kelas B, dan 1 orang tua peserta didik yang paling aktif dalam
kegiatan program parenting. Hasil penelitian: Dalam pelaksanaanya program
parenting di TK Panrita Lopi dibagi dalam 4 indikator. Pertama, tahap
perencanaan program dalam menyusun program melibatkan kolaborasi antara
pihak Lembaga dengan ketua Yayasan melalui diskusi rapat tahunan, setelah
melakukan kolaborasi dengan melalui diskusi rapat tahunan membahas
bagaimana cara merawat anak dan kebutuhan gizi anak. Kedua, tahap
penyelengaraan program dalam penyelengaraannya dilakukan 1 bulan sekali
dengan beberapa program yang ada seperti kelas alam, sosialisasi tentang gizi
anak, penyuluhan tentang KB. Ketiga, evaluasi program dilaksanakan pada
akhir semester, kegiatan evaluasi dilakukan untuk membahas bagaimana proses
dari pelaksanaan program parentingyang menjadi kelebihan dan kekurangan
apa yang perlu dibenahi. Keempat faktor pendukung dan penghambat program,
faktor pendukung adanya dukungan dari pihak Lembaga dan orang tua, dengan
adanya dukungan maka program parenting berjalan dengan baik, faktor
penghambat kurangnya sarana serta adanya kesibukan yang berbeda-beda
sehingga sulit menentukan jadwal pelaksanaan. Ini salah satu hal yang mampu
menghambat kegiatan penyelenggaraan program parenting.
Kata Kunci: Perencanaan, Penyelenggaraan, Evaluasi Progra
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V UPT SPF SD NEGERI MACCINI SOMBALA
Annisafitri, 2024. Pengaruh Model Kooperatif Tipe Talking Stick terhadap
Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V UPT SPF SD Negeri Maccini Sombala.
Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas ilmu Pendidikan,
Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Ibu Khaerunnisa dan Ibu Faidah
Yusuf).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
eksperimen bentuk Quasi Experiment Desain. Tujuan penelitian ini yaitu: untuk
mengetahui gambaran penerapan model pempelajaran kooperatif tipe talking stick,
gambaran keterampilan berbicara, dan pengaruh penerapan model pembelajaran
kooperatif tipe talking stick terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V UPT SPF
SD Negeri Maccini Sombala. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model
pembelajaran kooperatif tipe talking stick sedangkan variabel terikatnya adalah
keterampilan berbicara siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V
UPT SPF SD Negeri Maccini Sombala dengan sampel berjumlah 52 siswa. teknik
penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive
sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, dan
dokumentasi. Data dikumpulkan dari pemberian pretest, treatment dan posttest
kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan
uji statistik nonparametrik yaitu uji paired sample t-Test dengan menggunakan sistem
Statistical Pachage For Sosial Science (SPSS) versi 25.0. Berdasarkan hasil analisis
statistik deskriptif gambaran pelaksanaan proses pembelajaran dengan menerapkan
model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat dikatakan berlangsung secara
efektif, dimana pada pertemuan pertama proses pembelajaran yang dilakukan dengan
persentase 77,5% berada pada kategori efektif. Pada pertemuan kedua dengan
persentase tingkat pencapaian 90% berada pada kategori sangat efektif. Sementara itu,
gambaran keterampilan berbicara siswa berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara siswa antara kelas
yang diberikan perlakuan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick
dan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick. Sehingga
dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan penerapan model kooperatif
tipe talking stick berlangsung dengan sangat efektif, berlangsung sangat baik sesuai
dengan langkah penerapan model, dan dapat meningkatkan keterampilan berbicara
siswa kelas V UPT SPF SD Negeri Maccini Sombala.
Dimana pada pertemuan pertama proses pembelajaran yang dilakukan dengan
persentase 77,5% berada pada kategori efektif. Pada pertemuan kedua dengan
persentase tingkat pencapaian 90% berada pada kategori sangat efektif.
Kata Kunci : Talking Stick, Keterampilan Berbicara
PENERAPAN MEDIA CONGKLAK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 31 LAU KECAMATAN SANROBONE KABUPATEN TAKALAR
Suci Fitriani, 2023, Penerapan Media Congklak Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa
Kelas IV SD Negeri 31 Lau Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar. Skripsi.
Jurusan Pendidikan Guru Sekolah dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas
Negeri Makassar (Dibimbing oleh Bapak Hamzah Pagarra dan Ibu Andi Dewi
Riang Tati).
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan untuk
mengetahui penerapan media congklak terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV
SD Negeri 31 lau Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar. Fokus penelitian ini
adalah Penerapan Media congklak dan Hasil belajar siswa. subjek penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas IV SDN 31 Lau Kecamatan Sanrobone Kabupaten
Takalar yang berjumlah 21 orang pada semester Ganjil Tahun ajaran 2023/2024.
Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Data yang
diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Adapun
hasil penelitian yang dicapai pada siklus I aktivitas belajar siswa berada dalam
kategori cukup dan pada siklus II aktivitas belajar siswa berada dalam kategori
baik. Sejalan dengan hal tersebut, hasil belajar IPS siswa pada kelas IV juga
mengalami peningkatan, pada siklus 1 berada pada kategori tidak tuntas dan pada
siklus II mengalami peningkatan menjadi kategori tuntas. Berdasarkan hasil
penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan media
congklak terhadap hasil belajar ips siswa kelas IV SD Negeri 31 Lau kecataman
Sanrobone Kabupaten Takalar telah berhasil.
Kata Kunci: Media Pembelajaran Congklak, hasil Belajar IP
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI SPARKOL VIDEOSCRIBE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF KELAS XI MULTIMEDIA DI SMKN 3 BONE
NURANNISA, 2024. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Animasi
Sparkol Videoscribe Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Multimedia Di SMKN
3 BONE. Skripsi Ini Dibimbing Oleh Dr. H. Abd. Haling M.Pd Dan Dr. Pattaufi
S.Pd, M.Si, Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Makassar.
Tujuan dalam skripsi ini adalah (1) Untuk mengetahui gambaran penggunaan
media pembelajaran animasi sparkol videoscribe dalam mata pelajaran produktif
(2) Untuk mengetahui gambaran hasil belajar siswa yang diajarkan dengan
menggunakan media pembelajaran animasi sparkol videoscribe (3) Untuk
mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran animasi sparkol videoscribe
terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian pre-experimental design. Populasi dalam
skrispi ini adalah seluruh siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 3 Bone yang
berjumlah 30 siswa, terdiri atas 5 siswa berjenis kelamin laki-laki dan 25 siswa yang
berjenis kelamin perempuan. Karena populasi penelitian ini relatif kecil dan dapat
dijangkau, maka peneliti menentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik
pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi
dalam penelitian ini. Hasil analisis data terdiri dari hasil analisis data aktivitas
keterlaksanaan guru dan hasil analisis data aktivitas siswa. tes terdiri dari pretest
yang diberikan sebelum diberi perlakuan menggunakan media pembelajaran
animasi sparkol videoscribe dan posttest setelah diberi perlakuan menggunakan
media pembelajaran animasi sparkol videoscribe. Analisis data menggunakan
analisis statisik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini
menunjukkan: (1) penggunaan media pembelajaran animasi sparkol videoscribe
yaitu
guru menggunakan media pembelajaran animasi sparkol videoscribe
memutarkan sebuah video didalam menyampaikan materi. Dengan menggunakan
media pembelajaran animasi sparkol videoscribe, respon siswa pun menunjukkan
hasil yang berbeda. Kali ini dapat terlihat bahwa siswa lebih memperhatikan dan
semangat lagi dalam belajar.(2) Hasil belajar pada mata pelajaran produktif siswa
sebelum menggunakan media pembelajaran (pretest) dengan nilai rata-rata 55%
dengan sesudah menggunakan video pembelajaran (posttest) ini tergolong tinggi
dengan nilai rata-rata 81,3% dari hasil belajar pada mata pelajaran produktif siswa
kelas XI Multimedia semakin meningkat(3) Ada pengaruh positif dan signifikan
penggunaan media pembelajaran animasi sparkol videoscribe terhadap hasil belajar
siswa pada mata pelajaran produktif kelas XI multimedia di SMKN 3 BONE,
dinyatakan di terima.
Kata kunci : Sparkol Videoscribe, Mata Pelajaran Produktif, Hasil Belaja
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR WARGA BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PEMBERDAYAAN PROGRAM PAKET C KELAS XII DI SPNF SKB KABUPATEN MAJENE
AHMAD AMJAAD SK, 2024, Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Hasil
Belajar Warga Belajar pada Program Paket C Kelas XII di SPNF SKB Kabupaten
Majene. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas
Negeri Makassar. (dibimbing oleh Latang dan Muhaemin B).
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasi
yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara Motivasi Belajar dengan hasil
Belajar Warga Belajar Pada Mata Pelajaran Pemberdayaan Program Paket C Kelas
Xii di SPNF SKB Kabupaten Majene. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah
motivasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah warga belajar di SPNF SKB
Kabupaten Majene sebanyak 40 orang pada program kesetaraan Paket C kelas XII.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian
berupa angket atau kuesioner dan juga dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan
bahwa : (1) Motivasi belajar warga belajar Paket C di SPNF SKB menunjukkan
tingkat motivasi belajar berada pada kategori persentase yang sangat baik.(2) Hasil
belajar warga belajar Paket C di SPNF SKB berada pada kategori sangat baik, yang
berarti motivasi dan
hasil belajar berjalan dengan sangat baik. (3) Terdapat
hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil Belajar Warga
Belajar pada Mata Pelajaran Pemberdayaan Program Paket C Kelas XII di SPNF
SKB Kabupaten Majene. Yang berarti Ha di terima dan Ho ditolak, sehingga dapat di
simpulkan bahwa motivasi belajar warga belajar sejalan dengan hasil belajar warga
belajar, apabila cukup baik motivasi belajar warga belajar maka cukup baik pula
hasil belajarnya.
Kata kunci : Motivasi, hasil , Warga Belajar, SPNF SKB
AYANAN KEMAHASISWAAN DI JURUSAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN FIP UNM
Dewa Saputra, 2024. Layanan Kemahsiswaan di Jurusan Administrasi Pendidikan
FIP UNM. Skripsi dibimbing oleh Sumarlin Mus. S.Pd,M.Pd dan Dr. Hasan.
S.Pd.I.,M.Pd. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan.
Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang Layanan Kemahasiswaan di Jurusan Administrasi
Pendidikan FIP UNM. Penelitian ini berfokus pada Bagaimana Layanan
Kemahasiswaan dalam pembinaan Soft Skill dan Minat dan Bakat mahasiswa di
jurusan Administrasi Pendidikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
Bentuk Layanan,Pelaksanaan Layanan, dan Hasil layanan dalam Pembinaan Soft
skill dan Minat Bakat mahasiswa yang berada di dalam Jurusan Administrasi
Pendidikan FIP UNM. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Sumber data pada Penelitian ini adalah Wakil Dekan III
Bidang kemahasiswaan, Ketua HIMAAP periode 2023-2024 dan Mahasiswa
Jurusan Administrasi Pendidikan. Teknik pengumpulan data berupa wawancara,
dokumentasi, dan survei. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan
data, dan kesimpulan akhir. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik
trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Layanan Kemahasiswaan
mengacu pada aturan keputusan Rektor Universitas Negeri Makassar
Nomor:1406/UN36/KM/2017 Tentang Peraturan Kemahasiswaan Universitas
Negeri Makassar. 1) Layanan Pembinaan Soft Skill meliputi : Bentuk layanan
Pembinaan Soft Skill terdiri dari beberapa kegiatan seperti LDKM, Talkshow,
pementasan, pelatihan public speaking dan beberapa agenda lainnya seperti kajian
atau diskusi. Dalam pelaksanaan layanan Pembinaan Soft Skill mahasiswa terdapat
pembentukan kepanitiaan di setiap program yang ingin dijalankan dan membuka
pendaftaran dengan membagikan kusioner kepada mahasiswa agar mengetahui
bagaimana keterlibatan mahasiswa. Adapun hasil dari Layanan Pembinaan Soft
Skill terdapat mahasiswa yang mengikuti sudah mampu berkomunikasi yang baik,
manajemen waktu, kepemimpinan, dan kepercayaan diri mahasiswa meningkat. 2)
Layanan Minat dan Bakat meliputi : Bentuk Layanan Minat dan Bakat terdiri dari
POPSI AP (Pekan Olahraga dan Pentas Seni),Training pemikat (Trilearning
Pengembangan Minat dan Bakat itu di bungkus dalam bentuk program kerja dan
adapun beberapa agendanya yakni Sport Weekend dan Art Training yang
merupakan atas dasar aspirasi dari mahasiswa. Dalam pelaksanaan Layanan Minat
dan Bakat menyebarkan kusioner untuk mengidentifikasi aspirasi Minat dan Bakat
mahasiswa kemudian dijalankanlah kegiatan berdasarkan Minat dan Bakat
Mahasiwa. Adapun hasil layanan Minat dan Bakat pernah menjuarai salah satu
event futsal yang merupakan hasil dari latihan yang sering dilakukan.
Kata kunci: Layanan Kemahasiswaa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CROSSWORD PUZZLE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV UPT SPF SD NEGERI PANAIKANG II KOTA MAKASSAR
NURMALITA SARI NASIRUDDIN,2024.Pengaruh Model Pembelajaran
Crossword Puzzle Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas IV UPT SPF SD Negeri
Panaikang II Kota Makassar, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu
Pendidikan,Universitas Negeri Makassar (Di bImbing Oleh Amir Pada dan
Muhammad Irfan)
Penelitian ini di laksanakan dengan tujuan : (1) untuk mengetahui gambaran penerapan
model pembelajaran Crosswrod Puzzle dalam pembelajaran IPAS Kelas IV UPT SPF
SD Negeri Panikang II Kota Makassar, (2) Untuk mengetahui minat belajar siswa pada
mata pelajaran IPAS kelas IV UPT SPF SD Negeri Panaikang II Kota Makassar, (3)
Untuk mengetahui pengaruh penerapan model Crossword Puzzle terhadap minat
belajar siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas IV UPT SPF SD Negeri Panaikang II
Kota Makassar.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan model
pembelajaran Crossword Puzzle dan variabel terikatnya adalah minat belajar siswa.
Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Ekperimen Desain dengan bentuk
Nonequalent Conrol Froup Desain. Adapun populasi dalam penelitian ini adlaah siswa
kelas IV UPT SPF SD Negeri Panaikang II Kota Makassar. Sampel yang terpilih dalam
penelitian ini berdasarkan Purpositive sampling yaitu siswa kelas IVA UPT SPF SD
Negeri Panaikang II Kota Makassar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
adalah angket, Lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan yaitu analisis statistic deskriptif, analisis deskriptif interfal, dan uji hipotesis
menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)
proses pembelajara Crosswrod Puzzle berlangsung secara baik, 2) Minat belajar siswa
pada kelas ekperimen kriteria tinggi setelah diberi perlakuan dengan menggunakan
model pembelajaran Crosswrod Puzzle di banding dengan kelas kontrol yang tidak
menggunakan model pembelajaran Crosswrod Puzzle dalam proses pembelajran 3)
Terdapat pengaruh model pembelajaran Crosswrod Puzzle terhadap minat belajar
siswa kelas IV UPT SPF SD Negeri Panaikang II Kota Makassar.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Crossword Puzzle , Minat Belajar Sisw