27651 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMBINAAN DAN PENINGKATAN PRESTASI OLAHRAGA
STRATEGI PEMBINAAN DAN PENINGKATAN PRESTASI OLAHRAG
Elevating Problem-Solving Prowess:The Impact of ICT-Assisted ReCODE Learning Model on Class VIII Students' Problem-Solving Skills at SMPN 18 Makassar
Problem-solvingskills are one of the 21st-centuryskills that are important to improve, especially in the field of science. However, some studies show that students' problem-solvingskills are still low. This study aims to determine the effect of the ICT-assisted Reading, Connecting, Observing, Discussing, Evaluating(ReCODE) learning model on students' problem-solvingskills. This research is a quasi-experimental research with Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design research design. The study population was all students of class VIII SMPN 18 Makassar. Sampling using a purposive sampling technique which consisted of experimental class and control class. The instrument usedwas an essay test instrument with data collection methods using pre-test and post-test results.Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The results of the analysis were obtained tcount= 2.4 > ttable= 1.67 which means H0is rejected and H1is accepted. Based on these results, it can be concluded that the ReCODE Learning model assisted by ICT affectsthe problem-solvingskills of class VIII students of SMPN 18 Makassar.
Keywords:Problem-solving skills; ReCODE; STA
ANALISIS KARAKTER SISWA KELAS TINGGI PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS IV UPT SDN 83 MANGINDARA KABUPATEN TAKALAR
Ernawati, 2023. Analisis karakter siswa kelas tinggi pada pembelajaran IPS
kelas IV UPT SDN 83 Mangindara Kabupaten Takalar. Program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar (PGSD). Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar (dibimbing oleh Dr. Amir Pada, M. Pd. dan Dr Suarlin, S.Pd, M.Si.).
Karakter merupakan ciri khas seseorang atau sekelompok orang yang mengandung
nilai, kemampuan, kapasitas moral, dan ketegaran dalam menghadapi kesulitan dan
tantangan. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan
strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan karakter siswa di
tingkat pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis karakter
siswa kelas tinggi pada saat pembelajaran IPS Di UPT SDN 83 Mangindara
Kabupaten Takalar . Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi
aspek-aspek karakter seperti integritas , religious , nasionalis , gotong royong dan
mandiri yang dimiliki siswa dalam konteks pembelajaran IPS. Penelitian dilakukan
dengan melibatkan wawancara dengan guru, serta observasi sikap siswa saat
penyampaian materi pembelajaran IPS. penelitian ini juga berpotensi efektif dalam
membentuk karakter siswa, termasuk karakter religius, integritas, nasionalis,
gotong royong, dan mandiri. Implikasi dari kesimpulan ini adalah perlunya terus
memperkuat dan mengintegrasikan pendekatan karakter dalam kurikulum
pembelajaran IPS untuk mendukung pembentukan karakter siswa secara holistik
Penelitian ini juga dapat memberikan kontribusi pada literatur tentang
pengembangan karakter siswa dan memberikan pemahaman lebih lanjut tentang
faktor-faktor yang memengaruhi karakter siswa di tingkat pendidikan dasar.
Kata kunci: Karakter siswa, Pembelajaran IP
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM QUIZ PADA PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD No. 126 INPRES PA’RAPPUNGANTA 1 KAB. TAKALAR
NURTENDRIANI SHOLEHA RIZAL, 2023.Penerapan Model Pembelajaran
Team Quiz Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD No 126 Inpres Pa’rappunganta 1
Kabupaten Takalar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas
Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Andi Dewi Riang
Tati dan Ahmad Syawaluddin)
Penelitian ini di lakukan berdasarkan permasalahan rendahnya hasil belajar siswa.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa
dengan menerapkan model pembelajaran Team Quiz. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yaitu penelitian tindakan kelas, yang
dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilakukan dua kali pertemuan.
Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.
Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SD No. 126 Inpres
Pa’rappunganta 1. Sebanyak 23 siswa dan satu guru. Fokus penelitian ini meliputi
proses dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Team Quiz
untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti
bertindak sebagai pelaksana tindakan, dan guru sebagai observer. Teknik analisis
data yaitu kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan model pembelajaran Team Quiz pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan
Alam dan Sosial dengan pencapaian ketuntasan hasil belajar siklus I berada pada
kategori cukup sedangkan pencapaian ketuntasan pada siklus II berada pada
kategori baik. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa dengan menerapkan model
pembelajaran Team Quiz dapat meningkatkan proses dan hasil belajar pada siswa
kelas IV SD No. 126 Inpres Pa’rappunganta 1 Kabupaten Takalar.
Kata Kunci : Team Quiz, hasil belajar, IPA
PENGEMBANGAN MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH ALIAH (MA) DARUSSHALIHIN BERRU KAB. SOPPENG
Lukman 2024. Pengembangan Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Higher
Order Thinking Skill (HOTS) Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di
Madrasah Aliah (MA)Darusshalihin Berru Kab. Soppeng. Program Studi
Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
(dibimbing oleh Arnidah dan Abdul Hakim)
Penelitian ini mengembangkan media evaluasi menggunakan Quizizz untuk
merangsang kemampuan berpikir kritis siswa, dengan tujuan mengoptimalkan
Profil Pelajar Pancasila. Berdasarkan data nilai ujian harian Bahasa Indonesia
terdapat 12 dari 20 siswa yang rata-rata memperoleh nilai rendah pada capaian
Profil Pelajar Pancasila dalam aspek berpikir kritis. Siswa menyatakan kebutuhan
akan media yang dapat membantu dalam menstimulus kemampuan berpikir kritis.
sehingga guru dan siswa setuju untuk menggunakan Quizizz. Tujuan penelitian ini
adalah 1) Mendeskripsikan tingkat kebutuhan terhadap Media Evaluasi. 2)
Mendeskripsikan Desain pengembangan Media Evaluasi. 3) Mendeskripsikan
tingkat validitas dan kepraktisan Media Evaluasi. Penelitian ini menggunakan
pendekatan model Hannafin & Peck. Penelitian dilakukan di MA Darusshalihin
Berru dengan subjek penelitian melibatkan validator isi dan media, 20 siswa Fase
E MA Darusshalihin Berru, dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Metode
analisis data terdiri dari atas analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik
deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti pada 1) kebutuhan media
oleh guru sebesar 100%, sedangkan siswa sebesar 89%. 2) Tahap desain media
disusun dengan menyesuaikan gaya belajar siswa. 3) Hasil validasi isi dan media
mencapai tingkat 100%. Uji coba kepraktisan siswa sebesar 88%. Tanggapan guru
sebesar 88%. Dapat disimpulkan bahwa media evaluasi pembelajaran ini
dibutuhkan serta telah terbukti valid dan praktis.
Kata Kunci: Quizizz, HOTS, Bahasa Indonesia, Evaluasi, Media Evaluas
PENERAPAN TEKNIK PEMBINAAN PESERTA DIDIK TERHADAP KEDISIPLINAN DI MADRASAH TSANAWIYAH BADAN AMAL UJUNGLOE KAB. BULUKUMBA
FIFI ISNAWATI, 2023. Penerapan Teknik Pembinaan Peserta Didik Terhadap
Kedisiplinan di Madrasah Tsanawiyah Badan Amal Ujungloe Kab. Bulukumba.
Skripsi, dibimbing oleh Dra. Sitti Habibah, M.Si dan Irmawati S.Pd, M.Pd,
Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri
Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang penerapan teknik pembinaan peserta didik
terhadap kedisiplinan di Madrasah Tsanawiyah Badan Amal Ujungloe Kabupaten
Bulukumba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
memanajemen peserta didik melalui teknik pembinaan kedisiplinan di Madrasah
Tsanawiyah Badan Amal Ujungloe Kabupaten Bulukumba. Selain itu, untuk
mengetahui kendala apa saja yang dihadapi dan bagaimana bentuk upaya yang
dilakukan agar kegiatan pembinaan kedisiplinan ini berjalan optimal. Pendekatan
penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini
dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Badan Amal Ujungloe Kabupaten
Bulukumba. Sumber data dari penelitian ini yaitu Kepala Madrasah, Wakil Kepala
Madrasah Bidang Kesiswaan, Wali Kelas, dan Guru BK. Teknik pengumpulan
data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan peserta didik terhadap
kedisiplinan yaitu ; 1. Proses pembinaan peserta didik terhadap kedisiplinan yang
paling sering digunakan yaitu teknik inner control yang dimana pihak madrasah
memberikan kepekaan ataupun kesadaran dalam membina peserta didik di
madrasah , adapun eksternal control yaitu bagaimana pengawasan dari pihak
madrasah dilakukan oleh kepala madrasah sebagai seorang pemimpin, wakamad
bidang kesiswaan, wali kelas, serta guru BK untuk mengawasi kedisiplinan
peserta didik agar terhindar dari berbagai pelanggaran yang dapat menghambat
proses belajar mengajar di madrasah. 2. Adapun kendala terkait pembinaan
kedisiplinan peserta didik yang meliputi disiplin waktu, berpakaian/penampilan,
berperilaku masih tergolong rendah, terutama pada aspek waktu. Adapun upaya
yang dilakukan yaitu dengan pendekatan secara khusus terhadap peserta didik
agar dapat direalisasikan dan sesegera mungkin dapat diterapkan demi suksesnya
pembinaan kedisiplinan peserta didik.
Kata Kunci : Teknik Pembinaan Peserta Didik, Kedisiplinan
Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pada Jurusan Administrasi Pendidikan Strata Satu (S1) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar
SASRIANI, 2023. Manajemen Hubungan Masyarakat Dalam Meningkatkan
Jumlah Peserta Didik Di SMP Negeri 24 Bulukumba. Skripsi. Dibimbing oleh
Prof. Dr. H. Syamsu Kamaruddin, M.Si dan Syamsulrijal Basri, S.Pd., M.Pd).
Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri
Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang manajemen hubungan masyarakat dalam
meningkatkan jumlah peserta didik di SMP Negeri 24 Bulukumba. Tujuan
Penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksanaan manajemen hubungan
masyarakat dalam meningkatkan jumlah peserta didik di SMP Negeri 24
Bulukumba. Adapun pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis
penelitian pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah SMP
Negeri 24 Bulukumba. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, wakasek
humas dan guru. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data
menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen
hubungan masyarakat dalam meningkatkan jumlah peserta didik di SMP Negeri
24 Bulukumba meliputi: 1) Perencanaan: program humas menjadi bagian integral
dari persiapan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) dengan fokus utama
perencanaannya pada metode atau strategi yang akan digunakan untuk menarik
minat calon siswa baru. 2) Pelaksanaan: pelaksanaan manajemen humas yang
dijalankan adalah kegiatan kerjasama, pencitraan dan promosi. Melakukan
komunikasi dengan penyampaian informasi kepada masyarakat baik secara
langsung maupun tidak langsung guna mempromosikan profil sekolah. Adapun
kegiatan langsung tersebut berupa sosialisasi langsung ke sejumlah sekolah dasar
dan kunjungan rumah sedangkan kegiatan tidak langsung adalah dengan
pemanfaatan media sosial berupa website dan youtube sebagai sarana informasi
terkait kegiatan-kegiatan di sekolah, serta pembuatan baliho dan penyebaran
brosur. 3) Evaluasi: kegiatan humas dinilai berjalan dengan baik karena jumlah
peserta didik baru mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. 4) Faktor
pendukung dan penghambat pelaksanaan manajemen hubungan masyarakat dalam
meningkatkan jumlah peserta didik di SMP Negeri 24 Bulukumba faktor
pendukung yaitu; dukungan sumber daya, fasilitas sekolah, dan media sosial yang
dimiliki sekolah, alumni sekolah dan hubungan yang baik dengan masyarakat
sekitar. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu; komunikasi yang kurang efektif,
persaingan antar sekolah dan waktu pelaksanaan strategi yang masih kurang
memadai.
Kata Kunci: Manajemen, Humas, Peningkatan Jumlah Peserta Didi
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SEKOLAH BERDASARKAN ACUAN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR INTEGRAL AL BAYAN MAKASSAR
Fitriani Afrilia Nur Jufri, 2023. Implementasi Manajemen Sekolah Berdasarkan
Acuan Akreditasi Satuan Pendidikan Di Sekolah Dasar Integral Al Bayan Makassar.
Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas
Negeri Makassar. Dibimbing oleh (Dr. Wahira, M.Pd., dan Irmawati, S.Pd. M.Pd.)
Penelitian ini mengkaji tentang implementasi manajemen sekolah berdasarkan acuan
akreditasi sekolah. fokus penelitian ini untuk mengetahui capaian komponen
manajemen sekolah pada sekolah dasar Integral Al Bayan Makassar. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui capaian komponen manajemen sekolah pada
sekolah dasar Integral Al Bayan Makassar. Adapun pendekatan dalam penelitian ini
adalah kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di
SD Integral Al Bayan Makassar. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah
kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara
dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data
dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik
triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen sekolah
berdasarkan acuan akreditasi sekolah meliputi: (1) Pengelolaan Kurikulum, Dalam
pengelolaan kurikulum, SD Integral Al Bayan Makassar melibatkan pemangku
kepentingan secara berkesinambungan dalam pengembangan kurikulum untuk
memenuhi target keunggulan mutu dalam pengembangan kurikulum, melibatkan
pemangku kepentingan untuk menyesuaikan program berdasarkan kebutuhan serta
penyediaan anggaran bagi terlaksananya kurikulum. (2) Pengelolaan Guru dan
Tenaga Kependidikan, SD Integral Al Bayan Makassar dalam pengelolaan guru dan
tenaga kependidikan dengan permulaan merekrut guru dan tenaga kependidikan
sesuai dengan kriteria, perekrutan dan seleksi yang transparan dan akuntabel yang
dilakukan oleh yayasan lalu kemudian guru dan tenaga kependidikan yang baru akan
dibina dan didampingi di sekolah selama tiga bulan. (3) Pengelolaan Sarana dan
Prasarana, Pengelolaan sarana dan prasarana di SD Integral Al Bayan Makassar
berdampak positif terhadap proses pembelajaran, sekolah selalu memastikan seluruh
sarana dan prasarana dalam keadaan siap digunakan dengan melakukan pengecekan
secara rutin agar tidak mengganggu seluruh proses pendidikan di sekolah, sekolah
juga selalu mengamati jika adanya hambatan atau kekurangan dalam ketersediaan
sarana dan prasarana.
Kata Kunci Manajemen sekolah, Akreditasi sekolah, Pengelolaan kurikulum,
Pengelolaan guru dan tenaga kependidikan dan Pengelolaan sarana dan prasarana
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PENGGUNAAN MEDIA BLOKJES PADA ANAK TUNANETRA KELAS V DI SLB YAPTI MAKASSAR
Skolastika Suryati Alus, 2024. Peningkatan Kemampuan Berhitung Melalui
Penggunaan Media Blokjes pada Anak Tunanetra Kelas V di SLB Yapti
Makassar. Skripsi ini dibimbing oleh Purwaka Hadi dan Zulfitrah. Jurusan
Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.
Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berhitung
penjumlahan bersusun ke bawah angka ratusan dan ribuan anak tunanetra kelas V
di SLB Yapti Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu
“bagaimanakah peningkatan kemampuan berhitung penjumlahan bersusun ke
bawah melalui penggunaan media blokjes pada anak tunanetra kelas V di SLB
Yapti Makassar?”. Adapun tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui
kemampuan berhitung penjumlahan bersusun ke bawah angka ratusan dan ribuan
melalui penggunaan media blokjes pada anak tunanetra kelas V di SLB Yapti
Makassar. Pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kuantitatif. Jenis
penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Tekhnik pengumpulan data yang
digunakan adalah tekhnik tes. Sedangkan tekhnik analisis data yang digunakan
adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kemampuan berhitung penjumlahan bilangan angka ratusan dan ribuan anak
tunanetra kelas V di SLB Yapti sebelum penggunaan media blokjes dalam
kategori sangat kurang mampu, sedangkan setelah penggunaan media blokjes
berada pada pada kategori cukup mampu. Kesimpulannya bahwa penggunaan
media blokjes dapat meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan bersusun
ke bawah angka ratusan dan ribuan anak tunanetra kelas V di SLB Yapti
Makassar.
Kata kunci : Kemampuan Berhitung. Media Blokjes. Tunanetr
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KATA LEMBAGA DENGAN DADU KATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TELKOM MAKASSAR
Lala Yulia. 2023. Pengaruh Metode Pembelajaran Kata Lembaga dengan Dadu
Kata terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun di TK
Telkom Makassar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini,
Fakultas Ilmu Pendidikan. Dibimbing oleh Muhammad Yusri Bachtiar dan
Parwoto. Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran kata
lembaga dengan dadu kata terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 5-
6 tahun di TK Telkom Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Ekperiment Design. Populasi
dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Telkom Makassar. Pengambilan
sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian
ini adalah 12 anak dengan 6 anak sebagai kelompok eksperimen dan 6 anak
sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
analisis statistik deskriptif dan analisis statistik non parametrik. Hasil analisis data
diperoleh peningkatan rata-rata pada kelompok eksperimen 11,83, sedangkan
pada kelompok kontrol 2,5. Hasil pengujian menunjukkan nilai sig. (2-tailed)
0,027 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaan anak yang diberi perlakuan
kegiatan pembelajaran kata lembaga dengan dadu kata pada kelompok eksperimen
lebih baik dari kelompok kontrol. Jadi dapat disimpulkan kegiatan pembelajaran
kata lembaga dengan dadu kata memberikan pengaruh yang signifikan terhadap
kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK Telkom Makassar.
Kata kunci: Kata Lembaga, Dadu Kata, Kemampuan Membaca Permulaan