27651 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS V SD INPRES BALANG-BALANG KABUPATEN GOWA
Rukmini B, 2024, pengaruh Model Experiential Learning Terhadap
Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Siswa Kelas V SD Inpres BalangBalang Kabupaten Gowa. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Imu Pendidikan Universitas
Negeri Makassar. (dibimbing oleh Nur Abidah Idrus dan Rosdiah Salam).”
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui gambaran penerapan model
Experiential Learning terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi siswa
kelas V A SD Inpres Balang-Balang Kabupaten Gowa, (2) Untuk mengetahui
hasil keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas V A SD Inpres BalangBalang, (3) Untuk mengetahui pengaruh model Experiential Learning terhadap
keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas V A SD Inpres BalangBalang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023. Jenis penelitian yang
digunakan pada peneltian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian
Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa
kelas V SD Inpres Balang-Balang Kabupaten Gowa yang berjumlah 53 siswa.
Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh
dengan teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai
sampel. Sampel penelitian kelas A (Kelas Eksperimen) sejumlah 27 siswa dan
kelas B (Kelas Kontrol) sebanyak 25 siswa. Berdasarkan hasil kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Gambaran Penerapan model experiential
learning dalam proses pembelajaran berjalan sangat baik, (2) keterampilan
menulis karangan deskripsi siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan
model experiential learning, (3) Penerapan model experiential learning
berpengaruh terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelas V A
SD Inpres Balang-Balang Kabupaten Gowa.
Kata Kunci : model Experiential Learning dan keterampilan menulis karangan
deskrips
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF ARTICULATE STORYLINE TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI SAMATA
Bahrianti, 2024, Pengaruh Penggunaan Media Interaktif Articulate Storyline
terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri
Samata. Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar Jurusan Pendidikan Guru Sekolah
Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Skropsi ini “dibimbing
oleh (Bapak Andi Makkasau dan Bapak Latri)
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui
gambaran media interaktif articulate storyline terhadap minat belajar siswa pada mata
pelajaran IPA dikelas IV SD Negeri Samata, untuk mengetahui gambaran minat belajar
siswa bahwa terdapat pengaruh media interaktif articulate storyline terhadap minat
belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SD Negeri Samata, serta untuk
mengetahui pengaruh media interaktif articulate storyline terhadap minat belajar siswa
pada mata pelajaran IPA dikelas IV SD Negeri Samata. Populasi pada penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Samata yang berjumlah 56 siswa. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan
desain Post-test Only Control Desain. Data minat belajar diperoleh dengan
memberikan posttest berupa angket. Teknik analisis data hasil penelitian menggunakan
analisis deskriptif dan inferensial. Hasil kesimpulan penelitian ini menunjukkan
bahwa: (1) Gambaran penggunaan media interaktif articulate storyline dalam proses
pembelajaran berjalan sangat baik, (2) Minat belajar siswa pada kelas eksperimen yang
diberikan perlakuan penggunaan media interaktif articulate storyline lebih meningkat
dibandingkan minat belajar siswa pada kelas kontrol yang tidak diberi perlakuan, (3)
Penggunaan media interaktif articulate storyline berpengaruh terhadap minat belajar
siswa pada mata pelajaran IPA dikelas IV SD Negeri Samata.
Kata Kunci: media interaktif, articulate storyline, minat belaja
PENINGKATAN KEMAMPUAN ORIENTASI DAN MOBILITAS MELALUI TEKNIK MELAWAT MANDIRI PADA MURIDTUNANETRA KELAS II DI SLB ABCD MUHAMMADIYAH PALU
MUH. IRZAN USMAN 2022. Peningkatan kemampuan orientasi dan mobilitas
melalui teknik melawat mandiri pada murid tunanetra kelas II di SLB ABCD
Muhammadiyah Palu. Skripsi dibimbing oleh Dra. Hj. St. Kasmawati, M.Si dan
Dr. Purwaka Hadi, M.Si. Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu
Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang kemampuan orientasi dan mobilitas melalui teknik
melawat mandiri pada program khusus orientasi dan mobilitas. Rumusan masalah
dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah peningkatan kemampuan orientasi dan
mobilitas melalui teknik melawat mandiri pada murid tunanetra kelas II di SLB
ABCD Muhammadiyah Palu”. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes
perbuatan. Subjek dalam penelitian ini adalah satu murid Tunanetra blind yang
berinisial AD. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Single Subject
Research (SSR) yaitu memfokuskan pada data individu sebagai sampel penelitian
dengan desain menggunakan A-B-A. Kesimpulan penelitian ini: 1) Kemampuan
orientasi dan mobilitas melalui teknik melawat mandiri bagi murid tunanetra di SLB
ABCD Muhammadiyah Palu. sebelum pemberian perlakuan sangat kurang
2) Kemampuan orientasi dan mobilitas melalui teknik melawat mandiri bagi murid
tunanetra di SLB ABCD Muhammadiyah Palu saat pemberian perlakuan berada pada
kategori baik sekali 3) Kemampuan orientasi dan mobilitas melalui teknik melawat
mandiri bagi murid tunanetra di SLB ABCD Muhammadiyah Palu setelah pemberian
perlakuan berada pada kategori baik sekali 4) Peningkatan kemampuan orientasi dan
mobilitas melalui teknik melawat mandiri bagi murid tunanetra di SLB ABCD
Muhammadiyah Palu berdasarkan hasil perbandingan antar kondisi yaitu pada
kondisi sebelum diberikan perlakuan kemampuan orientasi dan mobilitas melalui
teknik melawat mandiri sangat kurang menjadi meningkat ke kategori baik sekali
pada kondisi selama diberikan perlakuan dan pada kondisi saat diberikan perlakuan
kemampuan orientasi dan mobilitas melalui teknik melawat mandiri setelah diberikan
perlakuan pada kategori baik sekali dengan nilai yang lebih rendah pada saat
diberikan perlakuan, akan tetapi nilai yang diperoleh subjek AD lebih tinggi
dibandingkan sebelum diberikan perlakuan.
Kata kunci: Kemampuan Orientasi dan Mobilitas, Teknik melawat mandiri,
Tunanetra Blind
KOMPETENSI TEKNIS TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) DI SMA NEGERI 10 MAKASSAR
INSYIRAH, 2024. Kompetensi Teknis Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) Di
SMA Negeri 10 Makassar. Sripsi dibimbing oleh Dra. Siti Habibah, M. Si dan
Irmawati S. Pd,. M. Pd; Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang kompetensi teknis tenaga administrasi sekolah (TAS)
di SMA Negeri 10 Makassar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui
bagaimana kompetensi teknis tenaga administrasi sekolah (TAS) di SMA Negeri 10
Makassar serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat
kompetensi tenaga kependidikan di SMA Negeri 10 Makassar. Pendekatan ini
menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan permasalahan dan fokus
penelitian. Metode yang dipakai dalam mengumpulkan data adalah metode deskriptif
yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang bagaimana kompetensi teknis
tenaga administrasi sekolah (TAS) di SMA Negeri 10 Makassar. Jenis penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, penelitian yang
digunakan untuk meneliti pada objek yang alami. Pengambilan data dalam penelitian
ini dilakukan secara alamiah, apa adanya dalam situasi normal yang tidak
dimanipulasi keadaan dan kondisinya. Apabila peneliti menggunakan kuesioner atau
wawancara dalam pengumpulan datanya, maka sumber data disebut responden orang
yang merespon atau menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti, baik pertanyaan
tertulis maupun lisan). Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi teknis tenaga administrasi sekolah
(tas) memiliki kemampuan yaitu melaksanakan administrasi kepegawaian,
melaksanakan administrasi keuangan, melaksanakan administrasi sarana dan
prasarana, melaksanakan administrasi hubungan sekolah dengan masyarakat,
melaksanakan administrasi persuratan dan pengarsipan, melaksanakan administrasi
kesiswaan, melaksanakan administrasi kurikulum, melaksanakan administrasi
layanan khusus, melaksanakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Faktor
pendukung kompetensi teknis tenaga administrasi sekolah (TAS) diantaranya,
Fasilitas sarana dan prasarana yang memadai, serta adanya dukungan dan kontribusi
dari kepala sekolah Sedangkan faktor penghambat Kurangnya pelatihan ataupun diklat
untuk tenaga administrasi, menjadi menyebabkan belum optimalnya pengelolaan sistem IT,
terlebih lagi diera globalisasi, banyak aplikasi-aplikasi baru untuk menunjang kegiatan
sekolah.
Kata Kunci : Kompetensi Teknis, Tenaga Administrasi Sekolah, Tenaga Tata Usah
PENGARUH MEDIA VIDIO PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD INPRES KASSI-KASSI 1 KOTA MAKASSAR
Ira Saputri, 2024. Pengaruh Media Video Pembelajaran Berbasis Animasi Terhadap
Hasil Belajar Siswa Kelas V Sd Inpres Kassi-Kassi 1 Kota Makassar. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar.(dibimbing oleh Andi dewi riang tati dan faidah yusuf).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan media video
pembelajaran berbasis animasi terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Inpres Kassi-Kassi 1 Kota
Makassar, gambaran hasil belajar setelah digunakan media video pembelajaran berbasis
animasi pada siswa kelas V di SD Inpres Kassi-Kassi 1 Kota Makassar, dan mengetahui
pengaruh penggunaan media video pembelajaran berbasis animasi terhadap hasil
belajar siswa kelas V Sd Inpres Kassi-Kassi 1 Kota Makassar. Penelitian ini termasuk
dalam penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experiment dengan tipe nonequivalent
control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sd
Inpres Kassi-Kassi 1 kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 siswa kelas
VA dan 20 siswa kelas VB yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dalam
penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan
penggunaan media pembelajaran, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data analisis
menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan
bahwa persentase keterlaksanaan proses pembelajaran menggunakan media video
pembelajaran berbasis animasi yaitu pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua
dengan kategori baik. Hasil analisis inferensial diperoleh P = 0,003 lebih kecil dari
α = 0,05 dengan menggunakan independent sample t-test menunjukkan adanya
perbedaan hasil posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hal ini
menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen lebih
baik dibandingkan kelompok kontrol. Didukung dengan nilai rata-rata hasil posttest
siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran dengan menggunakan
media video pembelajaran berbasis animasi terlaksana dengan kategori baik. (2) Nilai
tes menunjukkan hasil belajar siswa setelah digunakan media video pembelajaran
berbasis animasi berada pada kategori baik,(3) terdapat pengaruh penggunaan media
video pembelajaran berbasis animasi terhadap hasil belajar siswa pada kelas V SD
Inpres Kassi-Kassi 1 Kota Makassar.
Kata Kunci: Media Vidio Pembelajaran Berbasis Animasi,Hasil Belaja
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA LUDO MENYELESAIKAN MISI (DOKANSI) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA CERITA DI KELAS V SEKOLAH DASAR KABUPATEN MAROS
Nurul Hikma, 2024. Pengaruh Penggunaan Media Ludo Menyelesaikan Misi
(DOKANSI) terhadap Keterampilan Membaca Cerita di Kelas V Sekolah Dasar
Kabupaten Maros. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Rosdiah Salam dan
Widya Karmila Sari Achmad)
Peserta didik cenderung tidak mempunyai minat dan motivasi dalam membaca
buku, baik buku teks maupun buku bacaan biasa. Penelitian ini bertujuan yaitu: (1)
mengetahui gambaran penggunaan media pembelajan Ludo Menyelesaian Misi
(DOKANSI) terhadap Keterampilan Membaca Cerita di Kelas V Sekolah Dasar,
(2) mengetahui gambaran kemampuan membaca cerita di kelas V sekolah dasar,
(3) mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Ludo menyelesaikan
misi (DOKANSI) untuk meningkatkan keterampilan membaca cerita di kelas V
sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif
dengan jenis Quasi Eksperimental tipe Non-equivalent Kontrol Group Design.
Populasi dalam penelirian ini yaitu peserta didik kelas V UPTD SDN 185 Inpres
Salomatti Kecamatan Tompobulu, sampelnya 12 peserta didik kelas Va dan 10
peserta didik kelas Vb yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling.
Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan membaca dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif
dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan penggunaan
media Dokansi berjalan dengan sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran menggunakan media Ludo
Menyelesaikan Misi (DOKANSI) berlangsung sangat efektif, (2) hasil tes peserta
didik menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca cerita di kelas V,
(3) terdapat pengaruh penggunaan Media Ludo Menyelesaikan Misi (DOKANSI)
terhadap keterampilan membaca cerita di kelas V sekolah dasar Kabupaten Maros
Kata Kunci : Ludo Menyelesaikan Misi (DOKANSI), Keterampilan membaca cerit
PENGARUH PENERAPAN MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP CIVIC KNOWLEDGE SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS V UPT SDN 25 MENGKENDEK KABUPATEN TANA TORAJA
FAUZIAH MAGFIRAH RAMADHANI, 2024, Pengaruh Penerapan Model
Value Clarification Technique (VCT) terhadap Civic Knowledge Siswa Pada
Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V UPT SDN 25 Mengkendek
Kabupaten Tana Toraja. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Nurfaizah dan
Muhammad Faisal)
Penelitian ini dilatarbelakangi akibat rendahnya tingkat civic knowledge siswa kelas
V yang terlihat dari hasil observasi pada pembelajaran Pendidikan Pancasil.
Masalah ini mendorong dilakukannya penelitian untuk mengetahui pengaruh
penerapan model Value Clarification Technique (VCT) terhadap civic knowledge
siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model VCT terhadap
civic knowledge siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, mengetahui
penerapan hasil civic knowledge siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila,
serta mendeskripsikan pengaruh model VCT terhadap civic knowledge siswa kelas
V UPT SDN 25 Mengkendek. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimental tipe Non-equivalent Kontrol
Group Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 38 siswa. Teknik analisis
data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil
analisis deskriptif menunjukkan penerapan model VCT berjalan dengan sangat baik.
Hasil analisis inferensial menggunakan Independent Sampel t-Test menunjukkan
bahwa nilai t.hitung lebih besar dari nilai t.tabel dengan taraf signifikan yang telah
ditentukan, sehingga hipotesis alternatif diterima dan hopotesis nol ditolak.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran penerapan model
VCT di kelas V terlaksana dengan sangat baik, gambaran civic knowledge siswa
pada pembelajaran Pendidikan Pancasila setelah menerapkan model VCT di kelas
V dinyatakan berkategori sedang, serta terdapat pengaruh pada penerapan model
VCT terhadap civic knowledge siswa pada pembelajaran pendidikan pancasila di
kelas V.
Keyword: Value Clarification Technique, Civic Knowledge, Pendidikan Pancasil
UPAYA PERPUSTAKAAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN LITERASI SISWA DI SMP NEGERI 1 MANGKUTANA KABUPATEN LUWU TIMUR
Mustika Ningrum Nur Rachmadhani, 2024. Upaya Perpustakaan Sekolah Dalam
Meningkatkan Literasi Siswa Di SMP Negeri 1 Mangkutana Kabupaten Luwu Timur .
Skripsi Dibimbing oleh Dra.Siti Habibah,M.Si dan Dr. Hasan, S.Pd.I., M.Pd. Jurusan
Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji Upaya Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Literasi
Siswa yang merupakan bentuk usaha perpustakaan sekolah dalam meningatkan literasi
pada siswa serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam
meningkatkan literasi disekolah pada siswa. Fokus penelitian ini adalah tentang Upaya
Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Literasi Siswa serta Faktor Pendukung
dan Faktor Penghambat Dalam Meningkatkan Literasi Siswa Di Sekolah. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan gambaran
upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam meningkatkan literasi pada siswa di SMP
Negeri 1 Mangkutana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif
yang merupakan proses untuk menggambarkan, menafsirkan, meringkas, dan
menjelaskan berbagai kondisi, dan situasi yang ada di SMP Negeri 1 Mangkutana
Kabupaten Luwu Timur. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi,
wawancara dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini adalah kepala sekolah,
kepala perpustakaan, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Upaya
Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Literasi Siswa di SMP Negeri 1
Mangkutana Kabupaten Luwu Timur upaya yang dilakukan pihak sekolah yaitu
dengan penambahan koleksi buku, pengenalan buku, penataan ruang dan
pembentukan gerakan literasi sekolah (GLS). Faktor pendukung dalam upaya
perpustakaan sekolah dalam meningkatkan literasi siswa adalah dengan memberikan
motivasi, membuatkan buku digital, dan melengkapi fasilitas yag ada diperpustakaan
dalam menunjang literasi pada siswa. Namun, terdapat faktor penghambat seperti
penggunaan hp yang membuat siswa malas untuk melakukan literasi dan kunjungan
keperpustakaan serta kurangnya pojok baca disekolah
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS KOMIK MATEMATIKA DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS IV UPT SDN 153 MARASSI KABUPATEN ENREKANG
HAGIA SOPHIA, 2024, Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based
Learning (PBL) Berbasis Komik Matematika Digital Terhadap Kemampuan
Numerasi Siswa Kelas IV UPT SDN 153 Marassi Kabupaten Enrekang. Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri
Makassar. (dibimbing oleh Rahmawati Patta selaku pembimbing I dan Syamsuryani
Eka Putri Atjo selaku pembimbing II).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran penerapan model
pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis komik matematika digital
terhadap kemampuan numerasi siswa kelas IV UPT SDN 153 Marassi Kabupaten
Enrekang, (2) gambaran kemampuan numerasi siswa kelas IV UPT SDN 153 Marassi
Kabupaten Enrekang, dan (3) pengaruh penerapan model problem based learning
(PBL) berbasis komik matematika digital terhadap kemampuan numerasi siswa kelas
IV UPT SDN 153 Marassi Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini adalah
kuantitatif dengan desain penelitian Quasi-experimen design. Populasi dalam
penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas IV dengan sampel sebanyak 25 siswa
kelas eksperimen dan 23 siswa kelas kontrol dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan teknik sampling purposive. Data hasil penelitian diperoleh dengan
memberikan tes kemampuan numerasi siswa pada materi pecahan senilai berupa soal
pretest dan posttest serta lembar observasi keterlaksanaan penerapan model
pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis komik matematika digital.
Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji prasyarat analisis,
dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) penerapan
model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis komik matematika
digital berlangsung dengan baik dengan persentase 83,34% dan 80%, (2) kemampuan
numerasi siswa kelas IV pada kelas eksperimen meningkat dibandingkan kelas
kontrol, dan (3) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran problem based
learning (PBL) berbasis komik matematika digital terhadap kemampuan numerasi
siswa.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Komik
Matematika Digital, Kemampuan Numeras
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS II UPT SD NEGERI NO.7 BATANG KABUPATEN JENEPONTO
Muh. Ilman Nur, 2024. Penerapan Media Pembelajaran Big Book Untuk
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas II UPT SD
Negeri No. 7 Batang Kabupaten Jeneponto. Skripsi. Program Studi Guru Sekolah
Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan . Universitas Negeri Makassar, (dibimbing oleh
Faidah Yusuf dan Rosdiah Salam).
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui
penerapan media pembelajaran big book untuk meningkatkan kemampuan membaca
permulaan peserta didik kelas II UPT SD Negeri no.7 Batang Kabupaten Jeneponto
pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 16 peserta didik.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kemampuan
membaca permulaan, lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang
digunakan bersifat kualitatif deskriptif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yang
pelaksanaanya di setiap siklusnya mengacu pada prosedur penelitian dengan tahapan
perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada hasil observasi aktivitas
mengajar guru pada siklus 1 pertemuan 1 diperoleh kategori cukup (C), sedangkan
pertemuan 2 diperoleh kategori baik (B). Siklus 2 diperoleh kategori baik (B) yang
mengalami peningkatan dari siklus 1. Hasil observasi aktivitas peserta didik pada
siklus 1 diperoleh kategori Cukup (C) sedangkan siklus 2 mengalami peningkatan
dengan kategori Baik (B). Untuk tes akhir pada siklus 1 hanya terdapat 4 peserta
didik yang tuntas dari 16 peserta didik atau diperoleh kategori kurang (K). Siklus 2
mengalami peningkatan signifikan dengan peserta didik yang tuntas dengan kategori
baik (B). Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media
pembelajaran Big Book dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan
peserta didik kelas II UPT SD Negeri no. 7 Batang Kabupaten Jeneponto.
Kata Kunci: Big Book, Kemampuan Membaca Permulaa