27651 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL YOUTUBE TERHADAP KREATIVITAS SISWA UPT SPF SD INPRES BTN IKIP I KOTA MAKASSAR
Safitri Rusli, 2024. Hubungan Pemanfaatan Media Sosial Youtube terhadap
Kreativitas Siswa UPT SPF SD Inpres BTN IKIP I Kota Makassar. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri
Makassar (dibimbing oleh Hikmawati Usman dan Hotimah)
Pemanfaatan media sosial youtube pada proses belajar mengajar didalam kelas dapat
berdampak pada kreativitas siswa penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui gambaran pemanfaatan media sosial youtube, mengetahui gambaran
kreativitas siswa kelas IV, V, VI, dan mengetahui gambaran hubungan pemanfaatan
media sosial youtube terhadap kreativitas siswa UPT SPF SD Inpres BTN IKIP I
Kota Makassar. pendekatan pada peneliatian ini adalah kuantitatif jenis korelasi.
Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa UPT SPF SD Inpres BTN IKIP I
Kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, IV yang terdiri
dari 157 siswa dipilih mengunakan Teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan
data mengunakan angket/kuesioner dan lembar wawancara. Teknik analisis data
mengunakan satistik deskriptif dan analisis satistik inferensial. Hasil analisis
menunjukan pemanfaatan media sosial youtube terhadap kreativitas siswa UPT SPF
SD Inpres BTN IKIP I Kota Makassar berhubungan signifikan atau berhubungan
positif dapat di lihat nilai signifikan media sosial youtube sebesar 0,001< 0,05
sehingga Hₒ ditolak dan Hₗ diterima.
Kata Kunci: Media Sosial Youtube, Kreativitas Siswa S
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS ASESMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI 97 BALIARA
Nurwatil Jannah, 2024. Implementasi Asesmen Diagnostik Untuk Meningkatkan
Hasil Belajar IPAS Kelas V Di SD Negeri 97 Baliara, Skripsi. Jurusan Pendidikan
Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar (Dibimbing
oleh Dr.Andi Makkasau,M.Si dan Nur Abidah Idrus,S.Pd., M.Pd).
Penelitian ini berlatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di lingkup SD
yakni rendahnya hasil belajar siswa terlihat pada mata pelajaran IPAS Kelas V di SD
Negeri 97 Baliara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan asesmen
diagnostik untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 97 Baliara.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ilmu adalah kualitatif dengan jenis
penelitian tindak kelas (PTK). Subjek penelitian adalah guru kelas V dan siswa kelas
V SD Negeri 97 Baliara dengan jumlah siswa 10 Orang terdiri dari 6 laki-laki dan 4
perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan
dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya proses secara
sistematis yang dinilai efektif dalam memberikan perubahan terhadap peningkatan
hasil pembelajaran dikelas V, seperi keaktifan siswa tampak dengan berdiskusi dan
berbagi pengetahuan. Hal ini dibuktikan dengan masing-masing memiliki tanggung
jawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan materi tersebut
kepada temannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui penerapan asesmen
ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD
Negeri 97 Baliara.
Kata kunci : Penerapan asesmen diagnostik, Hasil Belajar, IPAS
DIKTAT MATA KULIAH DESAIN MEDIA INTERAKTIF Pertemuan 2: Prinsip-prinsip Desain dalam Media Interaktif
materi pembelajaran "Prinsip-prinsip Desain dalam Media Interaktif". Di era digital yang semakin berkembang ini, kemampuan untuk merancang media interaktif yang efektif dan menarik menjadi semakin penting. Baik Anda seorang desainer, pengembang, atau mahasiswa yang baru memulai perjalanan dalam dunia desain interaktif, pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip desain fundamental akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pengalaman pengguna yang bermakna.
Dalam pertemuan kedua ini, kita akan menjelajahi berbagai prinsip desain yang menjadi pilar dalam pengembangan media interaktif. Mulai dari keseimbangan visual hingga umpan balik pengguna, setiap prinsip yang akan kita pelajari memiliki peran crucial dalam menciptakan antarmuka yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga intuitif dan fungsional.
Materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang:
• Bagaimana menerapkan keseimbangan visual dalam desain interaktif
• Cara menggunakan kontras dan penekanan untuk memandu perhatian pengguna
• Pentingnya konsistensi dan hierarki visual dalam pengalaman pengguna
• Prinsip kesederhanaan dan kejelasan dalam desain
• Peran umpan balik dan affordance dalam interaksi pengguna
Melalui kombinasi teori dan praktik, Anda akan diajak untuk menganalisis contoh-contoh nyata dan mencoba menerapkan prinsip-prinsip ini dalam proyek desain sederhana. Mari kita mulai perjalanan untuk memahami dan menguasai prinsip-prinsip desain yang akan membantu Anda menciptakan pengalaman digital yang lebih baik
Pengaruh Penerapan Strategi Movie Learnig terhadap Minat Belajar pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas III SDN 31 Bontomacinna Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba
Vanezal Dwiyasta, 2023. Pengaruh Penerapan Strategi Movie Learnig terhadap
Minat Belajar pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas III SDN 31 Bontomacinna
Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Skripsi. Dibimbing oleh dosen
atas nama Nasaruddin dan Syamsuryani Eka Putri Atjo pada Jurusan Pendidikan
Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa kelas III
SDN 31 Bontomacinna Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Penerapan Strategi Movie Learning pada
pembelajaran IPA, (2) Minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA, (3) Pengaruh
Strategi Movie Learnig terhadap minat belajar pada mata pelajaran IPA.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis
penelitian quasi experimental design.Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan
yaitu dengan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan t-test dengan
jenis Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses
pembelajaran dengan menerapkan strategi movie learning setiap pertemuan
mengalami peningkatan. Minat belajar siswa setelah diberikan treatment berupa
penerapan strategi movie learning mengalami peningkatan. Nilai probablitas yang
diperoleh dari hasil analisis uji hipotesis lebih kecil dari 0,05 sehingga
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara post non test kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Penerapan
strategi movie learning memberikan pengaruh positif. Minat belajar siswa
sebelum diberikan treatment berada pada kategori kurang berminat, dan setelah
diberikan treatment berupa penerapan strategi movie learning maka minat belajar
siswa meningkat. Terdapat pengaruh penerapan strategi movie learning terhadap
minat belajar sisw
PENGGUNAAN SEARCH ENGINE TERHADAP PENGEMBANGAN SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
Dwi Evayanti Hamrullah, 2023. Penggunaan Search Engine Terhadap
Pengembangan Self-Regulated Learning Mahasiswa Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Makassar. Skripsi. Program Studi Teknologi Pendidikan.
Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar (dibimbing Dr. H. Abd.
Haling dan Dr. Arnidah.)
Perkembangan teknologi informasi yang terjadi saat ini yang sejalan dengan
cepatnya pertambahan pengguna internet juga semakin bertambah pula informasi
yang tersedia di internet, dengan menggunakan search engine mereka dapat
mengakses berbagai nformasi dalam bentuk apapun di internet, sehingga dapat
memudahkan mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran mereka.
Mahasiwa setidaknya mempunyai kemandirian belajar, dalam dunia pendidikan
kemandirian belajar dapat dikenal dengan self-regulated learning. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui; apakah ada atau tidak hubungan penggunaan search
engine terhadap pengembangan self-regulated learning pada mahasiswa Teknologi
Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain penelitian yaitu ex post facto. Populasinya adalah
mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas
Negeri Makassar, sejumlah 150. Pengambilan sampel dipilih dengan teknik
Random Sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 60 responden (40%)
dari 150 jumlah populasi. Lokasi penelitian dilakukan di kampus Prodi Teknologi
Pendidikan FIP UNM, kemudian variabel dalam penelitian ini yaitu search engine
(X) dan self-regulated learning (Y). Analisis data menggunakan analisis statistik
desktriptif, uji prasyarat, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)
intensitas penggunaan search engine pada mahasiswa berada pada kategori sedang,
(2) kemampuan self-regulated learning pada mahasiswa berada pada kategori
sedang, dan (3) ada hubungan pada penggunaan search engine terhadap
pengembangan self-regulated learning pada mahasiswa Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Makassar.
Kata kunci: Search Engine, Self-Regulated Learning, Internet, Mahasisw
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA MENGGUNAKAN KARTU UNO PADA ANAK TUNARUNGU KELAS I SLB-B YPPLB MAKASSAR
Zahra Al-jamil As Sa’diyah, 2024. Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka
Menggunakan Kartu UNO Pada Anak Tunarungu Kelas I SLB-B YPPLB Makassar. Skripsi ini
dibimbing oleh Dr. Mustafa, M.Si. dan Zulfitrah, S.Pd., M.Pd. Jurusan Pendidikan Khusus
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Masalah pada penelitian ini ialah anak tunarungu kelas 1 berinisial A kurang mampu dalam
mengenal angka terutama mengisyaratkan dan mengurutkan angka secara berurut maupun
teracak di SLB-B YPPLB Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1)
kemampuan mengenal angka sebelum menggunakan media kartu UNO, 2) kemampuan
mengenal angka setelah menerapkan media kartu UNO, 3) penggunaan kartu UNO dapat
meningkatkan kemampuan mengenal angka pada siswa tunarungu kelas I di SLB-B YPPLB
Makassar. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes perbuatan mengisyaratkan dan
menuliskan angka 0 sampai 9. Teknik ini digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam
mengenal angka. Tes dilakukan sebanyak dua kali yaitu tes awal sebelum menggunakan media
kartu UNO dan tes akhir setelah menggunakan media kartu UNO. Kesimpulan dari penelitian
ini adalah: 1) kemampuan mengenal angka sebelum menggunakan media kartu UNO termasuk
dalam kategori kurang mampu, 2) kemampuan mengenal angka setelah menggunakan media
kartu UNO termasuk dalam kategori sangat mampu, 3) penggunaan kartu UNO dapat
meningkatkan kemampuan mengenal angka dibuktikan dengan peningkatan kemampuan siswa
dari tes awal dan tes akhir.
Kata Kunci: Kemampuan Mengenal Angka, Media Kartu UNO, Tunarung
ANALYSIS OF THE FLEXIBILITY OF THE LEG MUSCLE AND THE EXPLOSIVATION OF THE LIMB MUSCLES ON THE ABILITY TO HEAD THE BALL IN FUTSAL PLAYERS OF THE INDONESIAN STUDENT YOUTH ASSOCIATION MOROWALI MAKASSAR
This study aims to obtain answers to problems about analyzing the level of togok flexibility and leg muscle
explosiveness and their contribution to ball heading ability in Futsal players of the Indonesian Student Youth
Association Morowali Makassar. This type of research is quantitative research with a correlational approach.
The research method used is quantitative with a correlational approach. The study population included all Futsal
players of the Indonesian Student Youth Association Motorwali Makassar, while a sample of 25 people was
selected using the total sampling technique. The research instruments involved togok flexibility test, leg muscle
explosive power test and heading test. Data were analyzed using descriptive tests, normality tests, and multiple
regression tests through SPSS version 25. Based on the results of this study, the sample of futsal players from the
Indonesian student youth association Morowali Makassar dominantly has a lack of togok flexibility with a
percentage of 100%, data analysis of muscle explosiveness. Limbs are in the category of less than once with a
percentage of 64% and from the test results Variable togok flexibility on ball heading obtained a value of B-015
T value of 075 and a Sig value of 0.001 Because the Sig value of 0.001 is smaller than the probability of 0. 05, it
can be concluded that there is a contribution between the flexibility of the togok to the heading of the ball, as well
as the variable explosive power of the limbs to the heading of the ball obtaining a value of B 010 T value of 471
and a Sig value of 0.003 Because the Sig value of 0.003 is smaller than the probability of 0.05, it can be concluded
that there is a contribution between the explosive power of the limbs. To the heading of the ball.
Keywords: Flexibility, Heading, Muscle Explosivenes
Contribution of Eye-Foot Coordination, Agility, and Leg Length to Dribbling Ability in Football Games
This research is a type of descriptive research that uses a "determination" research design. This study
aims to determine; whether (1) if Is there a contribution of eye-foot coordination to the ability to dribble
the ball in a soccer game; (2) Is there a contribution of agility to the ability to dribble the ball in football
games; (3) Is there a contribution of leg length to the ability to dribble the ball in a soccer game; (4) Is
there a joint contribution of eye-foot coordination, agility and leg length to the ability to dribble the ball in
the game of football? The population is all students of SSB Syekh Yusuf Kab. Gowa. The sample used was
30 students. The sampling technique is random selection by lottery (Simple Random Sampling). The data
analysis techniques used are descriptive analysis, regression analysis (r), and multiple regression analysis
(R) at the significance level α = 0.05. research results show that; (1) There is a contribution of eye-foot
coordination to the ability to dribble the ball in football games, with a contribution value of 38.4% (P
value < 0.05); (2) There is a contribution of agility to the ability to dribble the ball in the game of football,
with a contribution value of 51.1% (P value < 0.05); (3) There is a contribution of leg length to the ability
to dribble the ball in the game of football, with a contribution value of 21.6% (P value < 0.05); (4) There
is a contribution of eye-foot coordination, agility and leg length to the ability to dribble the ball in the
game of football, with a contribution value of 53.3% (P value < 0.05); and the calculated F value (F) is
9.896.
Keywords : Eye-Foot Coordination; Agility; Leg Length; Dribble; Football
MODEL ASESSMEN KOMPETENSI ABAD 21 (Model-AKA21)
Salah satu cara untuk mengakses seluruh kompeten sisswa
yang sangat penting di abad 21 adalah asesmen kompetensi
abad 21. Model asesment ini dapat dikembangkan melalui
latihan secara kontinu. Sekolah adalah salah satu vehicle untuk
mengembangkan berbagai macam jenis asesment untuk
merekan jejak kompetensi siswa termasuk keterampilan
berpikir tingkat tinggi dan salah satu bridge pengembangan
kompetensi siswa. Untuk itu peranan guru sangat diperlukan
dalam mendesain asesmen dan pembelajaran yang dapat
mengembangkan berbagai kompetensi siswa. Beberapa model
asesmen telah berkembang, namun sangat sedikit model
asesmen yang dapat digunakan untuk merekan seluruh
kompetensi siswa. Buku ini menyajikan Penelitian &
Pengembangan Model Asesmen Kompetensi Abda 21 yang
diberi nama model AKA21. Model ini adalah hasil penelitian
development research selama 3 tahun dengan mengacu teori
pengembangan Plomp yang terdiri 5 tahap, yaitu: (1) tahap
pengkajian awal; (2) tahap perancangan; (3) tahap
realisasi/konstruksi(4) tahap tes, evaluasi dan revisi, dan (5)
tahap implementasi. Penilaian validitas, kepraktisan, dan
efektivitas menggunakankriteria Nieveen. Buku ini memuat
beberapa teori asemen, proses pengembangan model, dan
prosedur pelaksanaan model asesmen dan aktifitas setiap
prosedu
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik, Melalui Penerapan Model Differentiated Science Inquiry Pada Materi Bumi dan Tata Surya di Kelas VII.3 SMP Negeri 3 Makassar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada peserta didik kelas VII.3 SMP Negeri 3 Makassar melalui penerapan model pembelajaran Differentiated Science Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Adapun fokus penelitian terdiri dari penerapan model Differentiated Science Inquiry dan keterampilan proses sains. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa data keterampilan proses sains peserta didik yang dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Pada siklus 1, data menunjukkan rendahnya aspek keterampilan proses sains peserta didik pada kategori rendah dengan persentase 33,3%. Implementasi pada siklus 2 menunjukkan peningkatan keterampilan proses sains peserta didik pada kelompok “guided Indquiry” dan“structured inquiry” namun kelompok “demonstrated inquiry” masih menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, rata-rata keterampilan proses sains peserta didik berada pada kategori tinggi dengan persentase 60%. Hasil penelitian ini mengisyaratkan bahwa pendekatan yang berfokus pada tingkat pemahaman peserta didik efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu dan relevansi budaya terbukti dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik secara signifikan dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan efektif.
Kata Kunci: Keterampilan proses sains, Differentiated Science Inquiry, IP