27651 research outputs found
Sort by
ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA DI SMPN 1 TOMPOBULU
NURINDRIANI RAHMI, 2024, Academic Burnout pada siswa di SMPN 1
Tompobulu. Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Psikologi Pendidikan
dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. (dibimbing
oleh Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd dan Prof. Dr.AbdullahSinring, M.Pd).
Penelitian ini membahawas tentang Academic Burnout pada siswa di SMPN 1
Tompobulu, Kajian Utama dari penelitian ini adalah : (1) Gambaran Academic
Burnout pada siswa di SMPN 1 Tompobulu. (2) Faktor yang mempengaruhi
Academic Burnout pada siswa di SMPN 1 Tompobulu. (3) Upaya penanganan dalam
mengatasi Academic Burnout pada siswa di SMPN 1 Tompobulu. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus klinis.
Pengambilan data melalui wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan
analisis deksriptif dengan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :
(1) Siswa SAP mengalami kejenuhan belajar ditandai dengan. gejala seperti merasa
pusing (sakit kepala), mudah marah, dan sering mengeluh dikarenakan tugas yang
menumpuk. (2) Faktor penyebab kejenuhan belajar siswa SAP yaitu banyaknya tugas
dalam sehari dan hampir setiap mata pelajaran tugasnya selalu ada. Metode
pembelajaran guru yang kurang menarik menyebabkan siswa SAP merasa bosan dan
mengantuk pada saat mengikuti pembelajaran di kelas. (3) Upaya penanganan bagi
siswa SAP yang mengalami kejenuhan belajar adalah melalui pelaksanaan konseling
dengan teknik self management dan dilakukan sebanyak tiga kali pertemuan yang
dapat mengatasi faktor penyebab kejenuhan belajar pada siswa dan mencegah gejala
kejenuhan belajar baru.
Kata Kunci: Academic Burnout, Self Managemen
ANALISIS KINERJA GURU NON-ASN DI UPT SMA NEGERI 2 SELAYAR
NURUL ANNISA, 2023. Analisis kinerja guru non-asn di UPT SMA Negeri 2
Selayar. Skripsi ini dibimbing oleh Bapak Sumarlin Mus, S.Pd, M.Pd dan
Irmawati, S.Pd., M.Pd. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu
Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang analisis kinerja guru non-asn di UPT SMA Negeri
2 Selayar. Fokus penelitian ini bagaimana kinerja guru non-asn di UPT SMA
Negeri 2 Selayar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja guru Non- Asn
di UPT SMA Negeri 2 Selayar. Pendekatan penilitian ini adalah kualitatif dengan
jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengawas
sekolah, kepala sekolah, dan guru non-asn. Teknik pengumpulan data melalui
tahap wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data
melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil
penelitian tentang Analisi kinerja guru non-asn di UPT SMA Negeri 2 Selayar.
Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa : 1) aspek perencanaan progaram kegiatan
pembelajaran bahwa terdapat indikator yaitu merumuskan tujuan pembelajaran,
memilih dan mengembangkan bahan pembelajaran, merencanakan kegiatan
belajar serta alat dan sumber belajar, merencanakan penilaian. dengan indikator
diatas guru non-asn melakukan persiapan dengan matang dalam kegiatan
perencanaan kegiatan pembelajaran dan dibawa bimbingan guru yang berstatus
ASN sehingga setiap kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan
terorganisir. Pengawas dan kepala sekolah juga sangat berperan penting dalam
pengawas atau pemantauan yang di lakukan oleh guru non-asn saat pembelajaran
di jalankan. 2) Aspek pelaksanaan kegiatan pembelajaran bahwa dalam
pelaksanaan pembelajaran terdapat indikator yaitu tentang pengelolahan kelas,
setiap guru non-asn memiliki cara tersendiri untuk membuat kelas kondusif seperti
yang dilakukan oleh salah satu guru non-asn yaitu melakukan ice breaking agar
kelas tidak ribut atau riuh, kemudian guru non-asn menggunakan media
pembelajaran berupa buku paket dan lCD kemudian mendapatkan sumber belajar
dari buku ajar, modul, internet, makalah, dan jurnal. Sehingga terjadinya interaksi
di dalam kelas dan membuat kelas menjadi aktif dan kondutif saat belajar. 3)
Aspek evaluasi penilaian pembelajaran bahwa pada kegiatan evaluasi
pembelajaran guru non-asn sangat berperan penting dalam menilai dari segi
kognitif, afektif, dan psikomotorik, karna memiliki instrumen penilaian tersendiri.
Kata kunci : Kinerja guru non-as
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI SERTA RESILIENSI TERHADAP SISWA KORBAN TOXIC RELATIONSHIP DI SMP NEGERI 1 LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG
IKA SULFIANTI, 2024. Hubungan Antara Harga Diri Serta Resiliensi Terhadap Siswa
Korban Toxic Relationship di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng. Skripsi,
Dibimbing oleh Prof. Dr. Farida Aryani, M.Pd dan Dr. Sahril Buchori, S.Pd., M.Pd.
Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas
Negeri Makassar.
Penelitian Ini menelaah Hubungan antara Harga Diri Serta Resiliensi terhadap
Siswa Korban Toxic Relationship di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng.
Masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana hubungan Harga Diri
terhadap siswa korban Toxic Relationship di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten
Soppeng?. (2) Bagaimana hubungan Resiliensi terhadap siswa korban Toxic
Relationship di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng?. (3) Bagaimana
hubungan antara Harga Diri Serta Resiliensi terhadap siswa korban Toxic
Relationship di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng?. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam
penelitian ini adalah kelas 8 dan kelas 9 siswa SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten
Soppeng yang berjumlah 276 siswa. Setelah melakukan observasi awal diketahui
bahwa jumlah keseluruhan kelas ada 9 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah
44 siswa, dari kelas 8 berjumlah 31 siswa, dan kelas 9 berjumlah 13 siswa di SMP
Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan skala konsep Harga Diri, skala konsep Resiliensi dan skala konsep Toxic
Relationships. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji
linieritas, uji multikolenieritas, uji t (parsial) dan uji f (simultan). Hasil penelitian
menunjukan bahwa: (1) Harga diri mempunyai hubungan yang signifikan
terhadap siswa korban toxic relationship di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten
Soppeng dengan nilai sig sebesar 0.002 < 0.05 dan nilai t didapatkan thitung 3.342
> ttabel 1,682. (2) Resilensi mempunyai hubungan yang signifikan terhadap siswa
korban toxic relationship di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng dengan
nilai sig sebesar 0.007 ttabel 1,682. (3)
Harga diri dan resilensi secara bersama-sama mempunyai hubungan yang
signifikan terhadap siswa korban toxic relationship di SMP Negeri 1 Liliriau
Kabupaten Soppeng sebesar nilai Fhitung 16.483 > Ftabel 3.226 atau sig sebesar
0.000 < 0.05.
Kata Kunci: Harga Diri, Resiliensi, Toxic Relationshi
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER DI PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN FIP UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
RAHMAH RAMADHANA, 2023, Pengembangan Multimedia Interaktif Pada
Mata Kuliah Pembelajaran Berbasis Komputer di Prodi Teknologi Pendidikan
FIP Universitas Negeri Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Nurhikmah H,
S.Pd., M.Si. dan Dr. Farida Febriati, S.S., M.Si. Program Studi Teknologi
Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Perkembangan teknologi memberikan dampak terhadap bidang pendidikan
sehingga dibutuhkan pendidikan yang bisa membentuk generasi kreatif, inovatif
dan juga kompetitif salah satunya dengan mengoptimalisasi penggunaan teknologi
sebagai alat untuk membantu dalam pendidikan. Penelitian bertujuan untuk 1)
mengetahui tingkat kebutuhan multimedia interaktif, 2) mendesain multimedia
interaktif, 3) mengetahui tingkat validitas dan tingkat kepraktisan multimedia
interaktif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian dan
pengembangan (R&D) untuk menghasilkan sebuah produk. Model pengembangan
produk yang digunakan yaitu Model ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and
Carrey terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan
Evaluation. Subjek penelitian ini adalah 2 orang validator ahli terdiri dari ahli
materi/isi dan ahli media, mahasiswa teknologi pendidikan berjumlah 32 orang,
dan 1 dosen mata kuliah pembelajaran berbasis komputer. Pengumpulan data
menggunakan angket kuesioner serta dokumentasi pendukung. Teknik analisis
data secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa 1) identifikasi kebutuhan mahasiswa terhadap multimedia
interaktif berada pada kategori sangat dibutuhkan dan setuju dilakukan
pengembangan. 2) Produk multimedia interaktif mata kuliah PBK yang dihasilkan
berupa aplikasi dan link yang memuat tujuan, materi pembelajaran, video
pembelajaran, dan soal latihan. 3) Hasil validasi yang diperoleh dari validator ahli
materi dan ahli media berada pada kualifikasi sangat valid dan dinyatakan tidak
perlu direvisi. Pada tahap uji coba perorangan hasil yang diperoleh berada pada
kualifikasi sangat baik, uji coba kelompok kecil hasil yang diperoleh berada pada
kualifikasi baik dan mahasiswa menyukai penggunaan multimedia interaktif untuk
mendukung pembelajaran mandiri, serta tanggapan dosen mata kuliah
menunjukkan bahwa multimedia interaktif sangat baik dan praktis digunakan,
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk multimedia
interaktif yang dikembangkan oleh peneliti valid dan layak digunakan dalam
proses perkuliahan pembelajaran berbasis komputer.
Kata Kunci : Multimedia Interaktif, Articulate Storyline, Pembelajaran Berbasis
Kompute
SURVEI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERILAKU BULLYING PADA SISWA DI UPT SPF SD INPRES MANGGALA
Andi Qosamah Qurratul Ain, 2024. Survei Upaya Pencegahan Dan Penanganan
Perilaku Bullying Pada Siswa Di UPT SPF Sd Inpres Manggala. Program Studi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas
Negeri Makassar (dibimbing oleh Abdul Rahman dan Khaerunnisa).
Perilaku bullying salah satu masalah yang muncul di lingkungan sekolah sehingga
perlu adanya upaya pencegahan dan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan perilaku bullying, mengetahui penyebab terjadinya perilaku bullying,
dan mendeskripsikan upaya guru dalam pencegahan serta penanganan perilaku
bullying pada siswa di UPT SPF SD Inpres Manggala. Pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis survei. Populasi dalam
penelitian ini yaitu peserta didik kelas IV, V, VI UPT SPF SD Inpres Manggala, dengan
jumlah sampelnya 139 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik random
sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data menggunakan
statistik deskriptif (Persentase). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat
empat bentuk perilaku bullying: verbal, non-verbal, cyberbullying dan bullying
relasional. Bullying verbal menjadi bentuk yang paling dominan dengan persentase
rata-rata sebesar 47,57. (2) Penyebab terjadinya perilaku bullying yang paling dominan
adalah kurangnya pengawasan guru dengan persentase 37,41%. (3) Upaya pencegahan
yang di ambil oleh guru yang paling dominan yaitu pengawasan aktif di lingkungan
sekolah dengan persentase 79,67% sedangkan upaya penanganan yang dominan di
ambil oleh guru yaitu upaya mediasi dengan persentase rata-rata 69,78%. Berdasarkan
hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengawasan aktif oleh guru merupakan
faktor kunci dalam mengurangi insiden bullying di sekolah.
Kata kunci : Bullying , Pengawasan aktif, Peran gur
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPSKELAS V UPT SPF SDN PANAIKANG 3 KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR
Yuyun Kurniawati, 2024. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two
Stay Two Stray (TSTS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata
Pelajaran IPS Kelas V UPT SPF SDN PANAIKANG 3 Kecamatan Panakkukang
Kota Makassar.Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Amir Pada dan Suarlin).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model penbelajaran kooperatif
tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata
pelajaran IPS kelas V UPT SPF SDN PANAIKANG 3 Kecamatan Panakkukang
Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan jenis
penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak dua
siklus dan setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Setiap siklus melalui 4
tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap
refleksi. Fokus peelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe
Two Stay Two Stray (TSTS) dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA UPT SPF SDN Panaikang 3 Kecamatan
Panakkukang Kota Makassar sebanyak 32 siswa yang terdiri dari 19 laki-laki dan 13
perempuan. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai observer dan guru
sebagai pengajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan
kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada
mata pelajaran IPS siklus I pada kategori kurang (K) sedangkan siklus II pencapaian
peningkatan hasil belajar siswa berada pada kategori baik (B). kesimpulan dalam
penelitian ini adalah bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay
Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS
kelas V UPT SPF SDN Panaikang 3 Kecamatan Panakkukang Kota Makassar.
Kata Kunci : two stay two stray, hasil belaj
PENGARUH PERMAINAN BISIK BERANTAI TERHADAP KEMAMPUAN BAHASA RESEPTIF ANAK USIA 5- 6 TAHUN DI TAMAN KANAK – KANAK ISLAM NURUSSALAM MAROS
Nurazizah Munifah Iksan, 2024. Pengaruh Permainan Bisik Berantai Terhadap Kemampuan
Bahasa Reseptif Anak Usia 5 – 6 Tahun Di Taman Kanak – Kanak Islam Nurussalam Maros.
Jurusan Pendidikan Guru Pendiidkan Anak Usia Dini , Fakultas Ilmu Pendidikan , Universitas
Negeri Makassar (dibimbing oleh Azizah Amal dan Rika Kurnia)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan bisik berantai terhadap kemampuan
bahasa reseptif anak usia 5 – 6 tahun di Taman Kanak – Kanak Islam Nurussalam Maros.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi
Eksperimenta Design. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 anak. Pengambilan sampel dalam
penelitian ini menggunakan sampling jenuh. Sampel terdiri dari 20 anak, 10 anak kelompok
eksperimen, 10 anak kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji
statistik nonparametrik. Berdasarkan hasil penelitian uji uji wilcoxon, diperoleh nilai sig. (2- tailed)
sebesar 0,005 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima yaitu ada perbedaan rata – rata
kemampuan bahasa reseptif anak usia 5 – 6 tahun di Taman Kanak – Kanak Islam Nurussalam
Maros. Dari hasil uji wilcoxon dapat dibuktikan bahwa hasil hipotesis penelitian yang telah
dirumuskan yaitu ada perubahan rata – rata kemampuan bahasa reseptif anak usia 5 – 6 tahun di
Taman Kanak – Kanak Islam Nurussalam Maros, Ho ditolah dan Ha diterima yaitu ada pengaruh
permainan bisik berantai terhadap kemampuan bahasa reseptif anak usia 5 – 6 tahun di Taman –
Kanak Islam Nurussalam Maros.
Kata Kunci : Permainan Bisik Berantai, Kemampuan Bahasa Reseptif, Anak Usia Din
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SDN 66 MARIO KABUPATEN SOPPENG
Irmayanti ,2024. Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa pada
SDN 66 Mario Kabupaten Soppeng. Skripsi, Jurusan Pendidika Guru Sekolah Dasar dan
`Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas
Negeri Makassar (dibimbing oleh Amrah dan Afdhal Fatawuri Syamsuddin)
Pemanfaatan media pembelajaran yang kurang optimal berdampak pada pemahaman
siswa Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan
pembelajaran di kelas menggunakan Media Audio Visual, Mengetahui gambaran hasil
belajar siswa, dan mengetahui pengaruh penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil
Belajar Siswa pada SDN 66 Mario. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Kuantitatif dengan jenis Eksperimen Tipe Posttest Only Control Grup Design.
Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa SDN 66 Mario, yang dipilih menggunakan
teknik Cluster Sampling dengan Sampel 13 Peserta didik Kelas IVa dan 9 Peserta didik
Kelas IVb. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes, dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan
analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan penggunaan Media
Audio Visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa hal ini dapat dilihat dari hasil
analisis inferensial menggunakan independent Sampel t-Test diperoleh nilaI thitung lebih
besar dari ttabel dengan tarif signifikan a =0,05 sehingga hipotesis Ha diterima dan Ho
ditolak. Berdasarkan Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Proses pembelajaran
menggunakan Media Audio Visual berlangsung sangat efektif, (2) Hasil tes peserta didik
menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa SDN 66 Mario Kabupaten Soppeng,
(3) Terdapat pengaruh positif penggunaan media Audio Visual.
Kata Kunci: Media, Audio, Visual, Hasil, Belaja
Physical training tennis serve performance on adolescent: A systematic review
Physical training on improving court tennis service skills in adolescent athletes is
one part of mastering skills for teenagers. However, not all exercises that have
been done by teenagers can be successful in mastering tennis serve skills. The
main objective of this study is to explain physical training to support service skills
in tennis. This study follows the Preferred Reporting Items for Systematic Review
and Meta-Analysis (PRISMA) and Meta-analysis. Scientific articles are obtained
from Elsevier, Pubmed, Science Direct, Web of Science, National Index, Google
Scholar, and Journal of Sports Coaching. After following the exclusion criteria,
only 8 articles remain. The review successfully showed that most research, and
quantitative approaches are the methods and types of research used. One
important aspect of physical training is support for service skills on the tennis
court. The practice study program lasts 3 weeks to 12 weeks. They do one to >
two days per week. Conclusion The findings suggest that physical exercise can
increase the speed of tennis serves. Recommended physical exercises to
improve tennis serve include Exercises, Core Legs, Stability, and Arms. Further
research can be continued by mapping research analysis on this topic using
other methods to explore various forms of exercises for mastering skills in sports.
This literature review can also be continued by discussing other topics related to
mastery of skills.
Keywords: Physical Training, tennis, serve, adolescent
AKTIVITAS PENGGUNA E-LEARNING SYAM-OK DI MATA KULIAH KAPITA SELEKTA PENDIDIKAN PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDI KAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
ARMIL. N, 2024. Aktivitas Pengguna E-Learning SYAM-OK Di Mata Kuliah
Kapita Selekta Pendidikan Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Skripsi. Jurusan Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Abdul
Haling dan Nurhikmah H.
Saat ini telah banyak institusi yang telah menerapkan e-learning sebagai solusi
pembelajaran. Khususnya pada dunia pendidikan, pemanfaatan e-learning
dilakukan pada dosen dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
aktivitas pengguna e-learning SYAM-OK di mata kuliah Kapita selekta
Pendidikan Program Studi Teknologi Pendidikan. Pendekatan yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif.
Sumber data dalam penelitian ini yaitu log record pengguna e-learning SYAMOK. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara.
Teknik analisis data menggunakan clustering log data mining. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 1) Hasil pengamatan peneliti didapatkan bahwa pengguna
menggunakan perangkat hp dan laptop pada saat akses e-learning SYAM-OK. 2)
Hasil pengolahan waktu akses data log menunjukkan bahwa jumlah aktivitas
tertinggi terjadi pada siang hari. 3) Hasil data durasi akses dan pengamatan di
lapangan menunjukkan bahwa pengguna lebih sering mengunduh konten yang
disajikan kemudian dipelajari secara offline. 4) Hasil analisis data menunjukkan
yang paling sering digunakan dalam mengakses e-learning SYAM-OK adalah
diluar dari kawasan kampus. 5) Hasil pengolahan data didapatkan bahwa aktivitas
pengguna yang paling sering digunakan dalam mengakses aplikasi SYAM-OK
adalah mempelajari materi, mengerjakan tugas, dan interaksi.
Kata kunci: Aktivistas Pengguna, E-learning, SYAM-O