27651 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pembelajaran Dengan Kegiatan Finger Painting Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Di Tk Telkom Makassar
Arini Fitriana, 2023. Pengaruh Pembelajaran Dengan Kegiatan Finger Painting
Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Di Tk Telkom Makassar. Skripsi.
Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan.
Universitas Negeri Makassar (Dibimbing oleh Muhammad Akil Musi dan A. Sri
Wahyuni Asti).
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran Dengan
Kegiatan Finger Painting Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Di Tk
Telkom Makassar yang belum mengalami perkembangan yang optimal hal ini
terlihat dari beberapa anak yang belum mampu mengkoordinasikan mata dan
gerakan tangan saat mewarnai, melipat dan menggunting sehingga keterampilan
motoric halus anak dapat dikatakan masih dalam kategori belum mengalami
perkembangan yang maksimal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Ekperiment Design. Populasi
dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Telkom Makassar. Pengambilan
sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian
ini adalah 12 anak dengan 6 anak sebagai kelompok eksperimen dan 6 anak
sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
analisis statistik deskriptif dan analisis statistik non parametrik. Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan motorik halus anak yang diberi
perlakuan kegiatan Finger Painting pada kelompok eksperimen lebih baik dari
kelompok kontrol. Hasil analisis data diperoleh peningkatan rata-rata pada
kelompok eksperimen 13,16, sedangkan pada kelompok kontrol 4,5. Hasil
pengujian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) 0,027 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1
diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan motoric
halus pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan perlakuan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keterampilan motoric halus
anak yang diberi perlakuan kegiatan Finger Painting pada kelompok eksperimen
lebih baik dari kelompok control. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan
pembelajaran dengan kegiatan Finger Painting memberikan dampak yang
signifikan terhadap keterampilan motoric halus anak di Tk Telkom Makassa
Pengaruh Strategi Debat Aktif Terhadap Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa Pada Pelajaran PPKn Di Kelas V SD Inpres Hartako Indah Kota Makassar
Nur Ismi Hamzah, 2023. Pengaruh Strategi Debat Aktif Terhadap Kemampuan
Mengemukakan Pendapat Siswa Pada Pelajaran PPKn Di Kelas V SD Inpres
Hartako Indah Kota Makassar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar,
Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh
Nurfaizah dan Amrah)
Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan rendahnya kemampuan
mengemukakan pendapat siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu; (1) untuk
mengetahui gambaran strategi debat aktif dalam pelajaran PPKn siswa kelas V SD
Inpres Hartako Indah Kota Makassar, (2) untuk mengetahui kemampuan
mengemukakan pendapat pada pelajaran PPKn siswa kelas V SD Inpres Hartako
Indah Kota Makassar, (3) untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi debat
aktif terhadap kemampuan mengemukakan pendapat siswa kelas V SD Inpres
Hartako Indah Kota Makassar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian
eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu quasi experimen dengan tipe nonequivalent control group
design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD Inpres
Hartako Indah Kota Makassar. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu 27 siswa
kelas VA dan 25 siswa kelas VB yang di pilih dengan teknik purposive sampling.
Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan dokumentasi, tes
lisan, dan lembar observasi belajar siswa yang diberikan sebelum dan sesudah
pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan
strategi debat aktif mengalami kendala terkait penyusunan pernyataan yang berisi
pendapat tentang isu kontroversial, dan menyampaikan pemberian argument
tandingan diperlakuan awal. Pembelajaran pada saat berdebat, pembelajaran
PPKn dengan menerapkan strategi debat aktif pada pertemuan pertama
pemberian perlakuan treatmen 1 memperoleh 61 skor dari skor maksimal 80 yang
menunjukkan persentase 76% dengan kategori baik. Hal ini masih terdapat
langkah-langkah pembelajaran yang masih belum terlaksana. Kemampuan
mengemukakan pendapat siswa terjadi perbedaan yang signifikan antara
pemberian perlakuan treatmen 1 dengan perlakuan treatmen 2 dengan skor 75 dari
skor maksimal 80 yang menujukkan persentase 93% kategori sangat baik.
Terdapat pengaruh penggunaan strategi debat aktif terhadap kemampuan
mengemukakan pendapat siswa. Hal ini dibuktikan pengujian hipotesisnya Ho
diterima jika nilai signifikan > 0,05, dapat dilihat hasil uji hipotesisnya nilai t
hitung 9,395 > 0,05. Disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan strategi debat
aktif terhadap kemampuan mengemukakan pendapat siswa kelas v SD Inpres
Hartako Indah Kota Makassa
Penerapan Model Pembelajaran problem based learning (PBL) Untuk Meningkatkan kemampun berpikir kreatif peserta didik kelas IV UPTD SPF SD 219 Madekkang kabupaten soppeng
Icha Andini, 2023. Penerapan Model Pembelajaran problem based learning
(PBL) Untuk Meningkatkan kemampun berpikir kreatif peserta didik kelas IV
UPTD SPF SD 219 Madekkang kabupaten soppeng. Skripsi Jurusan Pendidikan
Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar
(dibimbing oleh Widya Karmila Sari Achmad dan Nurhaedah).
Penelitian ini adalah penelitian yang menelaah mengenai bagaimana penerapan
dari model pembelajaran problem based learning (PBL) dalam meningkatkan
kemampuan berpikir kreatif pada peserta didik kelas IV UPTD SPF SD 219
Madekkang Kabupaten Soppeng. Model pembelajaran yang digunakan pada
penelitian ini adalah kulitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian tindakan
kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Penerapan
Model Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif Peserta
Didik Kelas IV UPTD SD 219 Madekkang Kabupaten Soppeng. Subjek dalam
penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV UPTD SPF SD 219
Madekkang sebanyak 23 peserta didik yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 5
orang perempuan. Fokus penelitian ini adalah penerapan tahap model
pembelajaran problem based learning (pbl) pada proses pembelajaraan dan
meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini terdiri dari
2 siklus dan setiap siklus terdiri 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Penerapan model pembelajaran
problem based learning (PBL) pada mata pelajaran IPS di kelas IV UPTD SPF
SD 219 Madekkang bagi guru dapat memperbaiki pelaksanaan proses
pembelajaran yang dapat dilihat dari hasil observasi bahwa adanya peningkatan
disetiap pertemuannya dengan hasil akhir yang termasuk dalam kategori baik (B)
selain itu dari aspek peserta didik juga mengalami peningkatan disetiap
pertemuannya dengan hasil akhir yang termasuk dalam kategori baik (B). hasil
dari penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil
belajar pada mata pelajaran IPS peserta didik kelas IV UPTD SPF SD 219
Madekkang menunjukkan bahwa peserta didik berada pada kategori baik (B) hal
ini menunjukkan tercapainya indikator keberhasilan
Pendekatan Konseling Teknik Self Management untuk Kesulitan Mengatur Waktu Belajar di SMA Negeri 5 Enrekang.
Selfi Fatimah Marses, 2023. Pendekatan Konseling Teknik Self Management
untuk Kesulitan Mengatur Waktu Belajar di SMA Negeri 5 Enrekang. Skripsi.
Dibimbing oleh Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd dan Prof. Dr. Abdullah
Sinring, M.Pd. Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu tingginya tingkat kesulitan mengatur
waktu belajar pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1)
Gambaran kesulitan mengatur waktu belajar siswa 2) Pelaksanaan teknik self
management 3) Penerapan teknik Self Management dapat mengatasi kesulitan
mengatur waktu belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuntitatif
dengan model quasi experimental design. Desaian eksperimen yang digunakan
adalah non-equivalen control group design, dengan menggunakan skala likert 1-4.
Populasi penelitian ini sebanyak 30 siswa dan sampel penelitian sebesar 24 siswa
tang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing�masing berjumlah 12 siswa. Penarikan sampel dengan teknik proportionate
strafied random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument
skala kesulitan mengatur waktu belajar dan observasi. Analisis data menggunakan
analisis stastistic deskriptif dan analisis parametric yaitu uji t-test. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa 1) Tingkat kesulitan Mengatur Waktu Belajar saat pretest
pada kelompok eksperimen dan kontrol berada pada kategori tinggi. Pada saat
posttest, tingkat kesulitan mengatur waktu belajar siswa kelompok eksperimen
mengalami perubahan ke kategori rendah, dan kelompok kontrol tetap berada
pada kategori tinggi. 2) Pelaksanaan teknik self management dilaksanakan sesuai
prosedur yang sudah dirancang yaitu identifikasi masalah (analisis ABC), goal
setting, serta self monitoring, menerapkan teknik self contacting dan self reward
atau self reinforcement, self control dan mengarahkan siswa untuk melakukan
kontrol diri dengan menuliskan hambatan yang dialami dan yang terakhir evaluasi
3) Uji t-test menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara siswa yang
mendapatkan perlakuan teknik self management dan yang tidak diberikan
perlakuan. Dari hasil analisis diketahui terdapat penurunan tingkat kesulitan
mengatur waktu belajar pada siswa yang diberikan teknik self management
dimana diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari nilai α dengan demikian
hipotesis (Ho) dinyatakan ditolak dan menerima hipotesis kerja (H1). Artinya,
penerapan teknik self management dapat mengatasi kesulitan mengatur waktu
belajar di SMA Negeri 5 Enrekan
Peran Tutor Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Program Paket C di PKBM Rumah Pintar Al Inayah Bintarore Kecamatan Ujung Bulu Kabputean Bulukumba. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar
RISKA JUHAERATI FATIMAH, 2023, Peran Tutor Dalam Meningkatkan
Hasil Belajar Peserta Didik pada Program Paket C di PKBM Rumah Pintar Al
Inayah Bintarore Kecamatan Ujung Bulu Kabputean Bulukumba. Jurusan
Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar
(dibimbing oleh M Ali Latif dan Muhammad Asri)
Peneliti ini menganalisis tentang peran tutor dalam meningkatkan hasil belajar
peserta didik pada program paket C di PKBM Rumah Pintar Al Inayah Bintarore
Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba. Fokus masalah ini adalah peran
tutor tutor dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada program paket C di
PKBM Rumah Pintar Al Inayah Bintarore Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten
Bulukumba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran tutor dalam
meningkatkan hasil belajar peserta didik program paket C di PKBM Rumah Pintar
Al Inayah. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Sumber data dalam penellitian ini adalah kepala PKBM dan
tutor di PKBM Rumah Pintar Al Inayah. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan
analisis reduksi data, display data, dan verifikasi data. Triangulasi yang digunakan
adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tutor di PKBM Rumah Pintar Al Inayah memiliki
beberapa peran dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu (1) informator
yang memberikan informasi bagi peserta didik, (2) organisator sebagai pengelola
perangkat pembelajaran, (3) motivator sebagai pemberi dorongan dan rangsangan,
(4) pengarah/direktor mengarahkan dan membimbing peserta didik, (5) inisiator
sebagai pencetus ide-ide dalam proses pembelajaran, (6) transmitter sebagai
penyebar kebijaksanaan pendidikan dan pengetahuan, (7) fasilitator memberikan
kemudahan, sarana dan prasarana, (8) mediator sebagai penengah dalam kegiatan
pembelajaran, dan (9) evaluator mengumpulkan data mengenai keberhasilan
peserta didik. Adapun Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar
peserta didik yaitu faktor internal yaitu kurangnya minat untuk mengikuti
pembelajaran, dan kurang motivasi. Serta faktor eksternal yaitu keluarga yang tidak
memperhatikan pendidikan peserta didik, faktor ekonomi yang sebagian besar
peserta didik berasal dari keluarga yang kurang mampu, dan faktor dari lingkungan
sekitar yaitu pengaruh dari teman bergaul
Penerapan Metode Mind Mapping Terhadap Kemampuan Membaca Murid Autis Kelas III di SD Inpres Maccini Baru
FATIMAH 2019 Penerapan Metode Mind Mapping Terhadap Kemampuan
Membaca Murid Autis Kelas III di SD Inpres Maccini Baru. Dibimbing oleh Dr.
Purwaka Hadi M.Si dan Drs. Djoni Rosyidi M.Pd. Program Studi Pendidikan Luar
Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang rendahnya kemampuan membaca murid autis kelas
III pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Inpres Maccini Baru. Rumusan
masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah kemampuan membaca pada
murid Autis kelas III di SD Inpres maccini Baru Setelah Penerapan Metode Mind
Mapping”. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui kemampuan membaca
pada murid autis kelas III di SD Inpres Maccini Baru pada kondisi Baseline 1 (A1),
2) mengetahui kemampuan membaca pada murid autis kelas III di SD Inpres maccini
baru pada kondisi Intervensi (B), 3) mengetahui penerapan metode Mind Mapping
terhadap kemampuan membaca murid autis kelas III di SD Inpres Maccini Baru pada
kondisi Baseline 2 (A2), 4) mengetahui kemampuan membaca pada murid autis kelas
III di SD Inpres Maccini Baru berdasarkan hasil analisis antarkondisi dari baseline 1
(A1) ke Intervensi (B) dan dari Intervensi (B) ke baseline 2 (A2). Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah tes perbuatan. Subjek dalam penelitian ini
adalah satu orang murid autis kelas III di SD Inpres Maccini Baru yang berinisila D.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan Single Subject
Research (SSR) dengan desain A-B-A. Hasil penelitian kemampuan memabaca
murid autis: 1) pada baseline 1 (A1) kategori sangat rendah, 2) intervensi (B)
kategori rendah, 3) baseline 2 (A2) kategori cukup, 4) analisis antar kondisi tidak
terjadi data tumpang tindih dan kemampuan membaca murid autis mengalami
perubahan atau peningkatan. Dengan penerapan metode Mind mapping dapat
meningkatkan kemampuan membaca murid autis kelas III di SD Inpres Maccini
Baru. Data yang diperoleh dianalisis melalui statistik deskriptif dan ditampilkan
grafik. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Mind mapping
dapat meningkatkan kemampuan membaca pada murid autis kelas III di SD Inpres
maccini Baru
Implementasi program Merdeka Belajar di SMA Negeri 9 Kota Makassar.
M. IQBAL, 2023. Implementasi program Merdeka Belajar di SMA Negeri 9
Kota Makassar. Skripsi ini dibimbing oleh Syamsurijal Basri, S.Pd., M.Pd dan
Irmawati, S.Pd., M.Pd.; Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang implementasi program Merdeka Belajar di SMA
Negeri 9 Makassar terkait pelaksanaan serta faktor pendukung dan penghambat dari
Program Merdeka Belajar. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif
deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 9 Makassar. Teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis
data dilakukan dengan tahapan yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi program Merdeka Belajar di SMA Negeri 9 Makassar, diantaranya:
1). Ujian Nasional, Ujian Nasional ditiadakan dan muncul program baru yaitu
Asesmen Nasional, Asesmen Nasional. Pelaksanaan dilakukan mulai tahap
sosialisasi, simulasi dan gladi bersih kepada peserta didik yang terpilih menjadi
peseta ujian. 2). Ujian Sekolah Berstandar Nasional, persiapan pelaksanaan USBN
dilakukan oleh panitia yang dibentuk oleh sekolah serta menyiapkan soal ujian bagi
masing-masing guru mata pelajaran yang bersangkutan. 3). Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) sebelum menyusun RPP para guru melakukan asesmen awal
dengan diagnostik non kognitif untuk mengetahui kebutuhan peserta didik. 4).
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung secara online dan pada jalur
Zonasi lebih difleksibelkan dengan perluasan kuota penerimaan hingga 50%.
Faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program Merdeka Belajar
di SMA Negeri 9 Makassar dalam pelaksanaan keempat program merdeka belajar
yakni secara garis besar faktor pendukungnya berasal dari sarana dan prasarana
yang memadai, kesiapan panitia pelaksanan yang baik dan adanya asesmen
diagnostik non kognitif dalam penuyusana RPP. Kemudian untuk faktor
penghambatnya berasal dari pserta ujian yang terlambat mengikuti ujian serta aliran
listrik yang kurang stabil dalam pelaksanaan kegiata
SPATIAL PRACTICES AS A PATTERN OF MAINTAINING SOCIAL RELATIONS AMONG SELAYAR ETHNIC MIGRANTS IN MAKASSAR CITY, INDONESIA
Purpose: This paper analyzes the forms of spatial practices carried out by migrants from the Islands Regency in Makassar City in order to maintain ethnic and family social relations.
Methods: This research is descriptive urban space sociology research. This research uses qualitative methods in
presenting data and analyzing research findings.
Results and Conclusion: The results of the research show that the Selayar tribe has a life principle of always
gathering with family in overseas lands. This principle of life makes them buy a plot of land in a location close to
relatives and marry into their own family. Changes in urban space through development policies make it difficult for Selayar people to live in one residential location. As a result, Selayar people try to create new communication
spaces to maintain their social relations.
Research implications: The results of this research provide an overview of the spatial practices carried out by ethnic groups in an effort to maintain their social relations.
Originality/value: The spatial practice of a group of people in urban areas is part of an interesting sociological topic to analyze, including strategies for maintaining social relationships.
Keywords: Spatial Practices, Social Relations, Selayar Ethnicity
Fostering creativity in kindergarten: The impact of collaborative project-based learning
Abstract
Background: Early childhood education (ECE) is crucial in cultivating creativity, especially in today’s tech-savvy world. This study explores the impact of collaborative project-based learning (PjBL) with computer and play motivation on kindergarten children’s creativity.
Aim: Our research aimed to determine if collaborative PjBL, combined with computer-based activities, enhances creativity compared to independent PjBL. We also examined the influence of play motivation on computer-based creativity.
Setting: The study was conducted in Makassar Lotus Kindergarten, Indonesia, involving 30 Grade B kindergarten students.
Methods: We employed a post-test control group design and systematically selected two matched classes. The experimental group engaged in collaborative PjBL, focussing on computer activities to foster creativity, while the control group experienced independent PjBL. Creativity assessment encompassed originality, art, fluency, flexibility, self-actualisation, and creative skills.
Results: Collaborative PjBL had a more significant impact on children’s computer-based creativity than independent PjBL. Children with high play motivation also exhibited higher creativity levels during computer-based activities.
Conclusion: This study underscores the potential of collaborative PjBL in promoting creativity among kindergarten children in the digital era. It highlights the significance of innovative teaching methods and children’s intrinsic motivation in nurturing creativity.
Contribution: These findings contribute to the ongoing discourse on effective ECE strategies that harness technology to foster creativity