27651 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MODUL MANAJEMEN DIRI UNTUK MEREDUKSI PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMP NEGERI 2 ULAWENG
RAHMAT SUGIONO. 2024. Development of Self-Management Module to reduce
academic procrastination. Guidance and Counseling Study Program. Department of
Educational Psychology and guidance, Faculty of Education. Makassar State
University. (Supervised by Abdullah Pandang and Sahril Buchori).
This study developed a self-management module as a means to reduce students'
academic procrastination. The objectives of this research are: 1) to determine the
development of self-management module to reduce students' academic procrastination;
2) to form a prototype of self-management module to reduce students' academic
procrastination; 3) to determine the validity of self-management module to reduce
students' academic procrastination; 4) to determine the practicality of self-management
module to reduce students' academic procrastination. This research uses the 4D
development model which has 4 stages, namely: 1) Define; 2) Design; 3) Development;
but in this study the 4th stage was not implemented. The instruments used in this
research are questionnaires and interviews. The data analysis technique used in this
research is descriptive qualitative analysis technique. Based on the results of the study ,
it shows that 1) students of SMP Negeri 2 Ulaweng have a low understanding of
academic procrastination and self-management; 2) the prototype of the self�management module consists of material on self-management and academic
procrastination, including: definitions of self-management and academic
procrastination, factors that cause academic procrastination, aspects of self�management and products in the form of modules on self-management; 3) the
assessment of the self-management module conducted by media experts obtained a
percentage of 89% with very valid criteria. Assessment by material experts obtained a
percentage of 80% with very valid criteria. 4) the assessment by the teacher obtained a
value from the three aspects of usability, feasibility, and accessibility obtained a
percentage of 78% with practical criteria and the assessment by students obtained a
percentage of 88.12% with very practical criteria. In conclusion, the validity level of
the self-management module to reduce students' academic procrastination is declared
valid as a means to reduce students' procrastination. And the practicality of the self�management module to reduce students' academic procrastination is declared to be
practical according to the results of the practitioner test conducted at SMP Negeri 2
Ulaweng so that the media is suitable for testing.
Keywords: Self-management, Module, Procrastinati
PENGARUH MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA KARTU ANGKA TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN PADA USIA 5-6 TAHUN DI PAUD ATIKA KABUPATEN TAKALAR
Nur Auliah.B, 2024. Pengaruh Model Guided Discovery Learning Menggunakan
Media Kartu Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Bilangan Pada Usia 5-6 Tahun
Di Paud Atikakabupaten Takalar. Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia
Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar, (dibimbing oleh
Rusmayadi dan Muhammad Yusri Bachtiar).
Penelitian ini bertujuan untuk menetahui Model Guided Discovery Learning
Menggunakan Media Kartu Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Bilangan Pada
Usia 5-6 Tahun Anak Usia Dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment Desain. Populasi
dalam penelitian ini adalah 10 orang anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10
anak dengan pembagian 5 anak sebagai kelompok eksperimen dan 5 anak sebagai
kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik
deskriptif dan analisis non parametrik. Kemampuan Mengenal Bilangan anak untuk
kelompok eksperimen menunjukkan bahwa sebesar -2,041 dan nilai sig.(2-tailed)
sebesar 0,041 < 0,05 jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan Kemampuan
Mengenal Bilangan anak pada kelompok eksperimen sebelum dan setelah diberikan
perlakuan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kemampuan
Mengenal Bilangan anak yang diberi perlakuan Model Guided Discovery Learning
Menggunakan Media Kartu Angka pada kelompok eksperimen lebih baik dari
kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpilkan bahwa Model Guided Discovery Learning
Menggunakan Media Kartu Angka memberikab pengaruh yang signifikan terhadap
Kemampuan Mengenal Bilangan anak usia 5-6 tahun di PAUD Atira Kabupaten
Takalar
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS MICROLEARNING PADA MATA KULIAH KAPITA SELEKTA PENDIDIKAN MAHASISWA TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
NINING SRI HASTUTI, 2024, Pengembangan E-Modul Berbasis
Microlearning Pada Mata Kuliah Kapita Selekta Pendidikan Mahasiswa
Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Nurhikmah H, S.Pd., M.Si. dan Merrisa Monoarfa,
S.Pd., M.Pd. Program Studi Teknlogi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Makassar.
Permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran saat ini yaitu mahasiswa
belum mempunyai referensi seperti e-modul interaktif maka dari itu peneliti
mengembangkan e-modul kapita selekta pendidikan dengan tujuan untuk: 1)
menganalisis tingkat kebutuhan e-modul 2) mendesain e-modul 3) mengetahui
tingkat validitas dan kepraktisan e-modul. Adapun model yang digunakan dalam
penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di
program Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri
Makassar, dapun subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa, 1 dosen pengampu
mata kuliah. Subjek penelitian ini yakni 2 orang validator yaitu validator isi dan
media. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket identifikasi
kebutuhan, angket validasi ahli media dan ahli isi/materi, tanggapan dosen
pengampu mata kuliah, uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar. Hasil
dari penelitian ini menunjukkan tingkat kebutuhan mahasiswa berada pada
kualifikasi 86% dibutuhkan, identifikasi kebutuhan dosen pengampu berada pada
kualifikasi 100% sangat dibutuhkan. Desain yang digunakan dalam membuat e-
modul yakni canva dengan output berupa tautan link.html yang mudah diakses oleh
mahasiswa.. Hasil validasi ahli isi dan ahli media berada pada kualifikasi 91% dan
97%. Hasil uji coba kepraktisan pada mahasiswa dan dosen pengampu berada pada
kualifikasi 88% dan 93%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-modul
yang dikembangkan dalam penelitian ini valid dan praktis digunakan dalam proses
pembelajaran pada mata kuliah kapita selekta pendidikan.
Kata Kunci :Pengembangan, E-Modul, Kapita Selekta Pendidika
PENGEMBANGAN MEDIA BOOKLET KARIER MODEL ORIENTASI RIASEC SEBAGAI LAYANAN INFORMASI KARIER BAGI SISWA SMPN 2 PALLANGGA
Muh. Fatur Rahman. 2022. Pengembangan Media Booklet Karier Model
Orientasi RIASEC Sebagai Layanan Informasi Karier Bagi Siswa SMPN 2
Pallangga. Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Abdullah Sinring, M.Pd dan Akhmad
Harum, S.Pd., M.Pd. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Psikologi
Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar.
Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Pallangga tentang pengembangan
media booklet karier model orientasi RIASEC sebagai layanan informasi karier
bagi siswa yang mengalami kebingungan dalam memilih karier atau studi lanjut
dan belum ada media yang dapat membantu siswa di SMPN 2 Pallangga dalam
memberikan informasi karier. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui; 1)
Gambaran kebutuhan media booklet karier model orientasi RIASEC sebagai
layanan informasi karier bagi siswa; 2) Prototipe media booklet karier model
orientasi RIASEC sebagai layanan informasi karier bagi siswa; 3) Untuk
menghasilkan media booklet karier model orientasi RIASEC yang valid dan praktis
sebagai layanan informasi karier bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode
Research and Development (RnD) dengan model pengembangan Borg and Gall
yang telah dimodifikasi peneliti menjadi 7 tahapan sesuai dengan kebutuhan
penelitian. Adapun 7 tahapan tersebut yaitu, riset awal dan pengumpulan informasi,
perencanaan pengembangan, pengembangan bentuk awal produk, validasi ahli,
revisi produk tahap 1, uji coba lapangan (kelompok kecil) dan revisi produk 2
(produk akhir). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan
pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) siswa
SMPN 2 Pallangga mengalami kebingungan dalam memilih studi lanjut karena
kurangnya pemahaman tentang karier sehingga membutuhkan media seperti
booklet karier model orientasi RIASEC untuk mendukung pelaksanaan layanan
informasi karier di Sekolah. 2) Prototipe pengembangan media booklet karier diberi
judul your career terdiri dari sampul buku, halaman awal (halaman depan),
petunjuk penggunaan, isi materi karier model orientasi RIASEC, latihan dan lembar
kerja. 3) Tingkat validitas dan kepraktisan dari media booklet karier model orientasi
RIASEC setelah melalui uji validitas dinyatakan telah valid, berdasarkan hasil uji
validasi ahli materi dengan hasil 87,5% yang berarti sudah sesuai dengan kebutuhan
siswa, ahli media sebesar 93,1% yang berarti dari segi grafis, teks dan bentuknya
sudah sangat baik dan untuk kepraktisan media setelah melalui uji coba kepraktisan
dinyatakan praktis dengan hasil sebesar 87%, serta pada uji coba kelompok kecil
oleh 10 orang siswa diperoleh hasil dengan kriteria sangat valid sehingga media
booklet karier model orientasi RIASEC telah layak untuk di uji cobakan secara luas.
Kata Kunci: Booklet Karier, RIASEC, Layanan Informasi
IMPLEMENTASI PROGRAM PARENTING DI TK PANRITA LOPI KABUPATEN BULUKUMBA
Dina Reski, 2024. Implementasi Program Parenting di TK Panrita Lopi
Kabupaten Bulukumba. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Suardi, dan
FatmawatiGaffar).
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Proses pelaksanaan program
parenting untuk orangtua peserta didik di TK Panrita Lopi Kabupaten
Bulukumba.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Informan ada 4 yaitu kepala sekolah, 1 orang dari guru kelas A dan
1 orang dari kelas B, dan 1 orang tua peserta didik yang paling aktif dalam
kegiatan program parenting. Hasil penelitian: Dalam pelaksanaanya program
parenting di TK Panrita Lopi dibagi dalam 4 indikator. Pertama, tahap
perencanaan program dalam menyusun program melibatkan kolaborasi antara
pihak Lembaga dengan ketua Yayasan melalui diskusi rapat tahunan, setelah
melakukan kolaborasi dengan melalui diskusi rapat tahunan membahas
bagaimana cara merawat anak dan kebutuhan gizi anak. Kedua, tahap
penyelengaraan program dalam penyelengaraannya dilakukan 1 bulan sekali
dengan beberapa program yang ada seperti kelas alam, sosialisasi tentang gizi
anak, penyuluhan tentang KB. Ketiga, evaluasi program dilaksanakan pada
akhir semester, kegiatan evaluasi dilakukan untuk membahas bagaimana proses
dari pelaksanaan program parentingyang menjadi kelebihan dan kekurangan
apa yang perlu dibenahi. Keempat faktor pendukung dan penghambat program,
faktor pendukung adanya dukungan dari pihak Lembaga dan orang tua, dengan
adanya dukungan maka program parenting berjalan dengan baik, faktor
penghambat kurangnya sarana serta adanya kesibukan yang berbeda-beda
sehingga sulit menentukan jadwal pelaksanaan. Ini salah satu hal yang mampu
menghambat kegiatan penyelenggaraan program parenting.
Kata Kunci: Perencanaan, Penyelenggaraan, Evaluasi Progra
PENERAPAN KONSELING NARATIF MELALUI WRITING 30 DAYS MIRACLE OF HAPPINESS JOURNAL UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM ANAK JALANAN DI KOMUNITAS PEDULI ANAK JALANAN MAKASSAR
Marianna Renata, 2023. Penerapan Konseling Kelompok Naratif Melalui Writing
30 Days Miracle Of Happiness Journal Untuk Meningkatkan Self esteem Anak
Jalanan Di Komunitas Peduli Anak Jalanan Makassar. Skripsi, Jurusan Psikologi
Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar
(dibimbing oleh Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd., dan Dr. Suciani Latif, M.Pd).
Permasalah dalam penelitian ini yakni Anak Jalanan yang memiliki self esteem yang
rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan konseling
Kelompok naratif Melalui Writing 30 Days Miracle Of Happiness Journal dalam
meningkatkan self esteem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
jenis eksperimental dengan model penelitian Quasi Experimental Design. Populasi
penelitian ini adalah adik binaan Komunitas Peduli Anak Jalanan Makassar dengan
desain penelitian menggunakan Nonequivalent Control Group Desain yang terdiri
atas kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan sampel penelitian sebesar
24 anak yang kategori self esteem yang rendah dengan teknik pengumpulan data
menggunakan skala self esteem, dan observasi. Analisis data menggunakan analisis
deskriptif dan menguji hipotesis menggunakan analisis inferensial yaitu Uji Paired
Sample t Test dan uji Independent sample Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
(1) Gambaran self esteem sebelum penerapan konseling kelompok naratif
menunjukkan rata-rata pada kategori rendah dan setelah pelaksanaan konseling
kelompok menunjukkan rata-rata kategori tinggi. (2) Gambaran pelaksanaan
konseling kelompok dengan pendekatan naratif terdiri dari 6 tahap yaitu (a) Tahap
Prakonseling : Pembentukan kelompok (b) Tahap Permulaan, (c) Tahap Transisi, (d)
Tahap Kerja: Kohesi dan Produktivitas, (e) Tahap Akhir: Konsolidari dan terminasi,
(f) Pascakonseling: Tindak Lanjut dan Evaluasi. (3) hasil uji hipotesis diperoleh nilai
Sig. sebesar 0,000 < 0,05 pada kelompok eksperimen sedangkan pada kelompok
kontrol nilai Sig. sebesar 0,518 > 0,05 menunjukkan ada perbedaan rata-rata hasil
skala self esteem untuk kelompok, dengan selisih tingkat self esteem kelompok
eksperimen mendapatkan hasil yang lebih tinggi yang menunjukkan ada pengaruh.
Penerapan Konseling Kelompok Naratif Melalui Writing 30 Days Miracle Of
Happiness Journal dapat meningkatkan self esteem anak jalanan Komunitas Peduli
Anak Jalanan Makassar.
Kata kunci : Self esteem, Konseling Kelompok naratif, Writing 30 Days Miracle Of
Happiness Journa
PENERIMAAN DIRI NEGATIF SISWA DAN PENANGANANNYA (STUDI KASUS SATU ORANG SISWA DI SMP NEGERI 49 MAKASSAR)
ANDI ELSA AULIA FATIMAH, 2024, Penerimaan Diri Negatif Siswa dan Penanganannya
(Studi Kasus Satu Orang Siswa Di SMP Negeri 49 Makassar). Program Studi Bimbingan dan
Konseling Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Universitas Negeri
Makassar. (Dibimbing oleh Prof. Dr. Abdullah Sinring, M.Pd dan Nur Fadhilah Umar,
S.Pd., M.Pd.)
Penelitian ini menganalisis tentang penerimaan diri negatif dan penanganannya terhadap satu
siswa di SMP Negeri 49 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1)
Gambaran penerimaan diri negatif siswa di SMP Negeri 49 Makassar, (2) Faktor-faktor yang
menyebabkan penerimaan diri negatif siswa di SMP Negeri 49 Makassar, (3) Dampak dari
penerimaan diri negatif siswa di SMP Negeri 49 Makassar, dan (4) Upaya penanganan dalam
mengatasi penerimaan diri negatif siswa di SMP Negeri 49 Makassar. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.
Sumber data dalam penelitian ini yaitu subjek (SA), teman kelas, guru BK, wali kelas, dan
orang tua subjek. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis
data menggunakan analisis kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran penerimaan diri yang terlihat
pada subjek SA, yakni sikap penolakan diri, tidak ingin dikritik, sulit diajak bekerjasama,
terlihat kurang bersemangat saat pembelajaran, dan terisolir atau mengasingkan dirinya dari
teman-temannya. (2) Faktor yang menyebabkan penerimaan diri negatif pada subjek, yakni
faktor internal berupa faktor pemahaman diri dan faktor harapan-harapan yang tidak rasional
serta faktor eksternal berupa hambatan lingkungan dan pengalaman gagal yang diperoleh dari
lingkungannya. (3) Dampak dari penerimaan diri negatif yang dialami subjek SA, yakni
kesulitan mengatur emosi, tidak percaya diri, kesulitan bergaul, dan kurangnya motivasi
belajar. (4) Upaya yang dilakukan dalam menangani kasus penerimaan diri negatif pada subjek
SA yakni melalui upaya yang dilakukan oleh guru BK berupa pemberian nasihat, motivasi,
strategi reward dan upaya yang melibatkan kerjasama dan kolaborasi dengan guru bidang study
dalam pembinaan subjek dengan penerimaan diri negatif. Sedangkan upaya yang dilakukan
peneliti dalam mengatasi masalah penerimaan diri ini dengan menggunakan pendekatan SFBC
dengan lima tahap kegiatan. SFBC digunakan sebagai alternatif penanganan sebab pendekatan
ini berbasis pada konsep bahwa permasalahan itu berpangakal pada konstruksi individu itu
sendiri serta menawarkan solusi singkat yang dibangun dengan kekuatan individu. Setelah
pemberian perlakuan, subjek SA secara perlahan dapat meminimalisir penerimaan diri
negatifnya dan merumuskan tujuan-tujuan yang lebih bermanfaat.
Kata Kunci: Penerimaan diri negatif. Solution-Focused Brief Counselin
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA OPERATOR SEKOLAH DASAR NEGERI DI KOTA MAKASSAR
ANDINI NOVIANTI NILAR, 2024, Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah
dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Tenaga Operator Sekolah Dasar Negeri di
Kota Makassar, Dibimbing oleh Dr. Muh Ardiansyah, S.IP, M.Pd dan Sumarlin
Mus, S.Pd., M.Pd. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan.
Universitas Negeri Makassar
Penelitian ini menganalisis tekait Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan
Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Operator Sekolah Dasar Negeri di Kota
Makassar. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui gambaran kepemimpinan
kepala sekolah, lingkungan kerja, dan kinerja tenaga operator sekolah dasar negeri
di Kota Makassar serta pengaruh yang terjadi antara kepemimpinan kepala sekolah
dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga operator sekolah dasar negeri, serta
pengaruh secara simultan antara kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan
kerja terhadap kinerja tenaga operator sekolah dasar negeri di Kota Makassar. Jenis
penelitian yang digunakan yaitu metode ex- post facto dengan jumlah populasi
sebanyak 136 dan jumlah sampel sebanyak 101 tenaga operator sekolah dasar
negeri yang ditentukan dengan pengambilan sampel simple random sampling.
Instrument yang digunakan yaitu berupa kuisioner dengan responden tenaga
operator sekolah dasar negeri. Analisis ini menggunakan analisis deskriptif dan
analisis inferensial. Pada hasil analisis deskriptif menggambarkan bahwa
kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan kerja, dan kinerja dengan
kecenderungannya berada pada kategori tinggi. Pada hasil analisis inferensial yang
menggunakan regresi linear menunjukkan bahwa : (1) kepemimpinan kepala
sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja tenaga operator sekolah
dasar negeri artinya jika kepemimpinan kepala sekolah naik satu angka maka
kinerja juga akan naik satu angka (2) lingkungan kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinejra tenaga operator sekolah dasar negeri artinya jika
lingkungan kerja naik satu angka maka kinerja juga akan naik satu angka (3)
kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh
signfikan terhadap kinerja tenaga operator sekolah dasar negeri di Kota Makassar.
Kata Kunci : Kepemimpinan Kepala Sekolah, Lingkungan Kerja, dan Kiner
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIRED STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SD NEGERI 203 BONTOMACINNA KABUPATEN BULUKUMBA
Qisthi Muadilah, 2022. Pengaruh Model Pembelajaran Paired Storytelling
terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SD Negeri 203 Bontomacinna
Kabupaten Bulukumba. Skripsi. Dibimbing oleh Prof. Dr. Hj. Rohana, M.Pd dan
Dra. Hj. Nurhaedah, M.Si. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Tujuan penelitian ini adalah (1)
untuk mengetahui gambaran model pembelajaran paired storytelling, (2) untuk
mengetahui hasil keterampilan berbicara siswa dengan menerapkan model
pembelajaran paired storytelling, (3) untuk mengetahui pengaruh model
pembelajaran paired storytelling terhadap keterampilan berbicara. Pendekatan
penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ekperimen semu dengan
desain penelitian one group pretest-posttest. Variabel bebas dalam penelitian ini
adalah model pembelajaran paired storytelling sedangkan variabel terikatnya
adalah keterampilan berbicara. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa
kelas V yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi
dan tes. Data dikumpulkan dari pembagian pretest, treatment, dan posttest
kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji analisis statistik inferensial
menggunakan uji statistik parametrik yaitu uji paired sample t-test dengan
menggunakan sistem statistical pachage for sosial science (SPSS) versi 25. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa: pelaksanaan proses pembelajaran dengan
model pembelajaran paired storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa
berada pada kategori sangat efektif, keterampilan berbicara siswa sebelum dan
setelah diterapkan model paired storytelling mengalami peningkatan, setelah
dilakukan uji hipotesis dan analisis maka diperoleh hasil, terdapat pengaruh yang
signifikan penerapan model pembelajaran paired storytelling terhadap
keterampilan berbicara siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah model
pembelajaran paired storytelling berpengaruh terhadap keterampilan berbicara
siswa kelas V SD Negeri 203 Bontomacinna Kabupaten Bulukumba.
Kata kunci: model pembelajaran, paired storytelling, keterampilan berbicar