27651 research outputs found
Sort by
EKSISTENSI SANGGAR SENI SIRAJUDDIN DALAM PELATIHAN TARI DI KABUPATEN GOWA.
Penelitian ini bertujuan untuk, (1) Mendeskripsikan Keberadaan Sanggar Seni
Sirajuddin di Kabupaten Gowa. (2) Mengetahui bentuk pelatihan tari di Sanggar
Seni Sirajuddin Kabupaten Gowa. Pada dasarnya penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggambarkan
permasalahan apa adanya. Penelitian ini dilaksanakan di Sanggar Seni Sirajuddin
yang berlokasi di Jl. Kacong Daeng Lalang, Lorong 1, Desa Tombolo,
Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada
bulan September sampai dengan November 2023. Data dianalisis dengan teknik
deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber.
Teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Objek penelitian khususnya pembina/pengurus sanggar terkait
dengan keberadaan sanggar seni sirajuddin dalam pelatihan tari di Kabupaten
Gowa. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa keberadaan sanggar seni sirajuddin
bermanfaat untuk kegiatan positif anak-anak di Kabupaten Gowa, siswa (anggota)
mempunyai kegiatan yang dapat mengasah keterampilan mereka. Sehingga
Kabupaten Gowa lebih maju dengan adanya sanggar seni sirajuddin. Hal ini dapat
dilihat dari bentuk pelatihan tari sanggar seni sirajuddin, dalam bentuk pelatihan
tari dilakukan dengan proses latihan. Dalam proses latihan, pelatih memberikan
gerakan serta arahan kepada siswa (anggota) agar siswa (anggota) dapat melakukan
dengan baik dan benar. Kegiatan pelatihan menjadi faktor pendukung dalam
pelaksanaan pelatihan. Berdasarkan hasil penelitian keberadaan sanggar seni
sirajuddin dapat dilihat dari banyaknya karya-karya yang dibuat oleh sanggar serta
banyaknya keikutsertaan sanggar seni sirajuddin dalam event baik Nasional
maupun Internasional.
Kata kunci: Eksistensi, Pelatihan, Tar
PENGEMBANGAN BUKU DIGITAL MATERI INTERNET DAN RUANG KELAS UNTUK GURU SMP DI KECAMATAN BUNGAYA KABUPATEN GOWA
Rahmawati, 2024. Pengembangan Buku Digital Materi Internet dan Ruang Kelas
untuk Guru SMP di Kacamatan Bungaya Kabupaten Gowa. Skripsi. Dibimbing
oleh: Dr. Arnidah, S.Pd., M.Si dan Merrisa Monoarfa, S.Pd., M.Pd. Program Studi
Teknologi Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menghasilkan sebuah
produk sehingga dapat meningkatkan kualitas, inovasi, dan mendukung
kelengkapan sumber belajar dengan menggunakan pendekatan R&D (Research and
Development). Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan tingkat
kebutuhan terhadap Buku Digital Materi Internet dan Ruang Kelas untuk Guru SMP
di Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa, 2) Mendesain pengembangan produk
Buku Digital Materi Internet dan Ruang Kelas untuk Guru SMP di Kecamatan
Bungaya Kabupaten Gowa, 3) Mengukur tingkat validitas dan kepraktisan Buku
Digital Materi Internet dan Ruang Kelas untuk Guru SMP di Kecamatan Bungaya
Kabupaten Gowa. Penelitian ini dikembangkan dengan menggunakan model
Pengembangan Borg and Gall. Penelitian dilakukan di Kecamatan Bungaya
Kabupaten Gowa yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bungaya. Subjek dalam
penelitian ini yaitu 2 orang validator yaitu, validator isi dan media, Guru SMP di
Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa dan 1 orang fasilitator/pengajar materi
kurikulum Tular Nalar. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) Hasil Identifikasi tingkat
kebutuhan guru adalah melakukan wawancara analisis hasil kebutuhan. 2)
Mendesain buku digital pada materi internet dan ruang kelas di desain
menggunakan aplikasi Flip PDF Professional dan di nilai menggunakan angket
validasi isi, angket validasi media, angket respon guru dan angket tanggapan
fasilitator/pengajar materi kurikulum Tular Nalar. 3) Hasil validasi produk buku
digital oleh validator ahli materi/isi dan validator media berada pada kualifikasi
valid dan sangat baik. Hasil uji coba kepraktisan dilakukan dua sasaran pengguna
yaitu respon Guru berada pada kualifikasi baik dan tanggapan fasilitator/pengajar
Materi Kurikulum Tular Nalar berada pada kualifikasi sangat baik. Berdasarkan
hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa buku digital materi internet dan
ruang kelas sudah valid dan praktis.
Kata Kunci: Pengembangan, Buku Digital, Internet dan Ruang Kelas
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) SISWA KELAS III SD INPRES BAKUNG KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA
Muhammad Akram, 2023. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside
Outside Circle (IOC) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan
Kewarganegaraan Pada Siswa Kelas III SD Inpres Bakung Kecamatan Somba Opu
Kabupaten Gowa. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Jurusan Pendidikan Guru
Sekolah Dasar. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Andi Dewi Riang
Tati, S.Pd., M.Pd dan Sayidiman, S.Pd., M.Pd).
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui
penerapan model pembelajaran kooperatif tipe inside outside circle (IOC) untuk
meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran PKn siswa kelas III SD Inpres
Bakung Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Fokus dari penelitian ini yaitu
penerapan model inside outside circle dan hasil belajar siswa. Subjek dari Somba
Opu Kabupaten Gowa pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024. Teknik
pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar,
lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan bersifat
kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti,
dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe inside
outside circle (IOC) untuk meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas III SD
Inpres Bakung yang terdiri dari 6 langkah yaitu a) Guru membagi siswa menjadi
beberapa kelompok yang beranggotakan 3-4 orang. b) Setiap kelompok belajar
mandiri, mencari informasi berdasarkan tugas yang diberikan. c) Separuh kelas
berdiri membentuk lingkaran kecil dan menghadap keluar. Separuh kelas lainnya
membentuk lingkaran di luar lingkaran pertama, menghadap ke dalam. d) Dua siswa
yang berpasangan dari lingkaran kecil dan besar berbagi informasi. e) Giliran siswa
di lingkaran besar membagi informasi. Demikian seterusnya, sampai seluruhsiswa
selesai berbagi informasi. f) Pergerakan akan dihentikan jika anggota kelompok
lingkaran dalam dan luar sebagai pasangan asal bertemu kembali. Dari penerapan
model tersebut, hasil belajar PKn siswa mengalami peningkatan.
Kata Kunci : model inside outside circle, hasil belaja
PENERAPAN GRATITUDE COUNSELING DAN SPIRITUAL TEISTIK UNTUK MENINGKATKAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING WANITA TUNA SUSILA MATTIRO DECENG
SUSI ANRIANI, 2024. Penerapan Gratitude Counseling dan Spiritual Teistik
untuk Meningkatkan Psychological Well Being Wanita Tuna Susila Mattiro
Deceng. Dibimbing oleh Prof. Dr. Abdul Saman, M.Si., Kons. dan Akhmad
Harum, S.Pd., M.Pd. Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitiaan ini menganalisis tentang Penerapan Gratitude Counseling dan Spiritual
Teistik untuk Meningkatkan Psychological Well Being Wanita Tuna Susila Mattiro
Deceng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode
penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dan menggunakan desain penelitian
pre- eksperimental design untuk mengetahui pengaruh kelompok penelitian
sebelum dan setelah diberikan intervensi berupa gratitude counseling dan spiritual
teistik terhadap 6 orang penerima manfaat. Populasi dalam penelitian ini adalah
Penerima Manfaat (PM) yang ada di UPT PPSKW Mattiro Deceng yang berjumlah
30 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive
sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebesar 6 orang Penerima Manfaat
(PM). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan angket, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan
statistik parametrik melalui uji t-test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan
bahwa rata-rata tingkat psychological well being sebelum diberikan intervensi
berada pada kategori sedang namun setelah diberikan intervensi meningkat menjadi
kategori tinggi, dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan tingkat
psychological well being sebelum dan sesudah diberikan intervensi.
Kata Kunci: Psychological Well Being, Gratitude Counseling, Spiritual Teisti
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C DI SATUAN PENDIDIKAN NON FORMAL SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SPNF SKB) KABUPATEN JENEPONTO
BAU IRNA, 2024. Manajemen Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C di
Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kabupaten
Jeneponto. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas
Negeri Makassar (dibimbing oleh Suardi dan Muhaemin B)
Studi ini mengkaji manajemen pembelajaran pendidikan kesetaraan paket C di Satuan
Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kabupaten
Jeneponto. Fokus masalah penelitian ini adalah bagaimana manajemen pembelajaran
pendidikan kesetaraan Paket C di SPNF SKB Kabupaten Jeneponto. Tujuan
penelitian ini untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran pendidikan kesetaraan
Paket C di SPNF SKB Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Informan terdiri dari Kepala SKB,
pengelola kurikulum pembelajaran, 3 tutor, dan 2 warga belajar. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Teknik yang digunakan untuk pengecekan keabsahan temuan data dalam penelitian
ini adalah triangulasi dan member check. Dari hasil penelitian yang diperoleh
kesimpulan yaitu 1) tahapan perencanaan pembelajaran program paket C di SPNF
SKB Jeneponto diawali dengan penyusunan silabus dan RPP, materi pembelajaran,
metode pembelajaran, hingga media dan sumber belajar yang digunakan dalam
pembelajaran namun masih perlu dibenahi atau dikembangkan serta disesuaikan
dengan kebutuhan warga belajar. 2) tahapan pelaksanaan pembelajaran terdapat tiga
kegiatan yang harus dilakukan yaitu kegiatan pembuka, kegiatan inti dan kegiatan
penutup sudah sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran. 3) evaluasi
menggunakan evaluasi proses yang dilakukan ketika satu BAB modul telah selesai,
evaluasi hasil belajar dilakukan setiap akhir semester dan instrument evaluasi yang
digunakan dalam evaluasi berupa teknis tes dan nontes.
Kata kunci : Manajemen Pembelajaran, Pendidikan Kesetaraan, Paket
PERAN TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR PAKET C DI UPTD SPNF SKB KABUPATEN SOPPENG
Akhmad Fakharu Faizal, 2024 . Peran Tutor Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar
terhadap Warga Belajar Paket C Di UPTD SPNF SKB Kabupaten Soppeng, Skripsi
dibimbing oleh Dr. Suardi, S.Pd, M.Pd dan Dr.Rudi Amir, S.Pd, M.Pd, Jurusan
Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar
Studi ini mengkaji peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar warga belajar
paket C di UPTD SPNF SKB Kabupaten Soppeng. Fokus masalah penelitian ini adalah
Bagaimana peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar warga belajar paket C di
UPTD SPNF SKB Kabupaten Soppeng. Tujuan dalam penelitian ini adalah: Untuk
mengetahui Peran yang dilakukan tutor untuk meningkatkan motivasi belajar warga
belajar Program Kejar Paket C UPTD SPNF SKB Kabupaten Soppeng Pendekatan
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun Jenis
penelitian ini menggunakan metode Studi Kasus. Sumber data dalam penelitian ini
berupa sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam
penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancana dan dokumentasi. Analisis
data menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor sangatlah berperan penting dalam
meningkatkan motivasi belajar kepada warga belajar, di karenakan jika tutor melihat
warga belajar kurang semangat dalam belajar atau semangat belajar mereka menurun,
hal yang di lakukan oleh ketiga tutor mursalin, Ariana dan maman supanto sepakat
bahwa untuk menitik beratkan pada pencapaian memotivasi belajar peserta didik
dengan pemberian apresiasi dan pemberian pujian lewat perkataan (Luar biasa,bagus,
hebat) serta pemberian hadiah atau penghargaan berpendapat sebagai salah satu upaya
untuk meningkatkan semangat dengan senang hati mengikuti pelajaran dan lebih
terarah beraktivitas dalam prosesnya
Kaata Kunci : Peran dan Motivasi Belaja
PENGEMBANGAN MEDIA SPIN WHEEL OF SELF CONFIDENDE UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA YANG MERASA MINDER DALAM PERGAULAN DI SMAN 18 MAKASSAR
MUH. RAFLI HIDAYAT. DK. 2024. Pengembangan Media Spin Wheel Of Self
Confidence Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Yang Merasa Minder
Dalam Pergaulan di SMAN 18 Makassar. Program Studi Bimbingan dan
Konseling, Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Prof. Dr. H. Abdullah
Sinring, M.Pd. dan Dr. Sahril Buchori S.Pd., M.Pd
Penelitian ini mengembangkan media spin wheel of self confidende dalam layanan
klasikal untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang merasa minder dalam
pergaulan di SMAN 18 Makassar. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui; 1)
Gambaran kebutuhan kepercayaan diri siswa yang merasa minder dalam pergaulan
di SMAN 18 Makassar; 2) Prototipe pengembangan media spin wheel of self
confidence untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang merasa minder dalam
pergaulan di SMAN 18 Makassar; 3) Tingkat kevalidan pengembangan media spin
wheel of self confidence untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang merasa
minder dalam pergaulan di SMAN 18 Makassar; 4) Tingkat kepraktisan
pengembangan media spin wheel of self confidence untuk meningkatkan
kepercayaan diri siswa yang merasa minder dalam pergaulan di SMAN 18
Makassar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D)
dengan desain penelitian model ADDIE. Teknik pengumpulan data yang digunakan
yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Guru
BK dan siswa menunjukkan kebutuhan yang tinggi akan adanya media spin wheel
of self confidence untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa yang merasa minder
dalam pergaulan di sekolah; 2) prototipe media spin wheel of confidence terdiri dari
tiga bagian yaitu spesifikasi isi, spesifikasi media dan spesifikasi pengguna; 3)
Penilaian media spin wheel of self confidence oleh ahli materi diperoleh persentase
83,3% (sangat valid). Penilaian oleh ahli media memperoleh persentase 90%
(sangat valid); 4) Penilaian oleh guru BK diperoleh nilai dari ketiga aspek yaitu
kegunaan kelayakan, dan ketepatan dengan total persentase yang didapat sebesar
87,5% dengan kriteria sangat praktis dan penilaian oleh siswa memperoleh hasil
dengan persentase 87,92% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan uji
kelayakan dan kepraktisan oleh ahli, guru BK dan siswa, media spin wheel of self
confidence dinyatakan layak digunakan sebagai media layanan informasi untuk
meningkatkan kepercayaan diri siswa yang merasa minder dalam pergaulan di
SMAN 18 Makassar.
Kata kunci: Kepercayaan Diri, Media Spin wheel, layanan Informas
PENERAPAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN ASERTIVITAS SISWA KORBAN BULLYING DI MTSN 1 KOTA MAKASSAR
Nurul Ramadhani, 2023. Penerapan teknik Assertive Training untuk
Meningkatkan Asertivitas Siswa Korban Bullying di MTsN 1 Kota Makassar.
Dibimbing oleh Prof. Dr. Abdul Saman, M.Si, Kons. dan Dr. Sahril Buchori,
S.Pd.,M.Pd. Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini menelaah penerapan teknik Assertive Training untuk
Meningkatkan Asertivitas Siswa Korban Bullying di MTsN 1 Kota Makassar.
Masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana gambaran perilaku asertif
siswa korban bullying di MtsN 1 Kota Makassar. (2) Bagaimana proses
pelaksanaan teknik Assertive Training untuk meningkatkan asertivitas siswa
korban bullying di MtsN 1 Kota Makassar. (3) Apakah penerapan teknik Assertive
Training dapat meningkatkan asertivitas siswa korban bullying di MtsN 1 Kota
Makassar. Adapun tujuan penelitian : (1) Untuk mengetahui gambaran tingkat
perilaku asertif siswa korban bullying di MtsN 1 Kota Makassar. (2) Untuk
mengetahui gambaran proses pelaksanaan teknik Assertive Training untuk
meningkatkan asertivitas siswa korban bullying di MtsN 1 Kota Makassar. (3)
Untuk mengetahui penerapan teknik Assertive Training dapat meningkatkan
asertivitas siswa korban bullying di MtsN 1 Kota Makassar. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen Quasi Eksperiment Design.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala asertivitas. Analisis data
menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan
program SPSS v.25. Hasil penelitian ini menunjukkan 1. Asertivitas korban
bullying pada kelompok eksperimen pada saat pretest berada pada kategori
rendah dan pada saat posttest berada pada kategori tinggi. Sedangkan pada
kelompok kontrol pada saat pretest berada pada kategori rendah dan pada saat
posttest berada pada kategori rendah. 2. Pelaksanaan Teknik Assertive Training
sesuai dengan prosedur yang sudah dirancang melalui 7 kali pertemuan yaitu
melakukan analisis kebutuhan latihan keasertifan, mencantumkan bahan
informasi, berlatih membangun harga diri, berlatih melakukan penolakan dan
berkata tidak, mengerjakan pekerjaan rumah, membahas hasil pekerjaan rumah
dan mengakhiri pekerjaan terminasi. Penerapan Teknik Assertive Training dapat
meningkatkan asertivitas siswa korban bullying secara signifikan di MTsN 1 Kota
Makassar.
Kata Kunci : Asertivitas, bullyin
Telegram bot-based Flood Early Warning System with WSN Integration
Abstract
Indonesia experiences frequent flooding, with data from the National Disaster Management Agency (BNPB) revealing that floods
account for 41% of all natural disasters (1,441 incidents) recorded in 2021. These floods cause significant property damage and
casualties. To address this challenge, we have developed a prototype flood early warning system. This system utilizes ultrasonic
sensors for real-time water level detection. Sensor data is transmitted to designated personnel through a website interface.
Additionally, the system leverages a Telegram bot to deliver flood early warnings directly to the community residing in floodprone areas. The sensor data comparison test yielded an error rate of only 0.6175% with an average difference of 1 cm,
demonstrating the system's accuracy and functionality. Furthermore, a notification test conducted ten times achieved 100%
accuracy. The Telegram bot successfully sent text message alerts (alert 1, alert 2, alert 3) with an average delivery time of 4.07
seconds. This prototype offers a promising solution for flood mitigation. By providing real-time water level data and issuing
timely alerts via a user-friendly Telegram bot, the system empowers communities to prepare for potential flooding and minimize
associated risk
Dynamics of Implementing Islamic Law Through the Islamic Sharia Enforcement Committee in South Sulawesi
Abstract
The aim of this research is to determine the dynamics of enforcement of Islamic law in South Sulawesi. The
method used is field research to find the phenomenon being studied regarding the enforcement of Islamic law.
The research results show that the enforcement of Islamic law is very dynamic among society. There are still
pros and cons in enforcing these regulations due to socio cultural factors and community culture. However, the
majority of people want the enforcement of Islamic law to realize religious observance. Preparatory committee
for the enforcement of Islamic law. Institutions in carrying out religious functions are very strong in fighting for
the enforcement of Islamic law. The community's aspirations are widely accepted by this institution as a
precursor to enforcing Islamic law. Several regions have implemented enforcement of Islamic law through
regional regulations. This regulation certainly has a positive impact on society. It's just that there needs to be
cooperation between the government and society so that enforcement of Islamic law can run optimally. The
results of the research show the level of satisfaction among the community in implementing Islamic law because
it has a positive impact on their lives and motivates them to practice an integrated religion through the
application of Islamic law