27651 research outputs found
Sort by
PENERAPAN TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF UNTUK MENGURANGI PERILAKU BODY SHAMING SISWA DI SMAN 6 BONE
ANDI NURFITRI, 2024, Penerapan Teknik Restrukturisasi Kognitif untuk
Mengurangi Perilaku Body Shaming Siswa di SMAN 6 Bone. Jurusan Psikologi
Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
(dibimbing oleh Prof. Dr. H. Abdullah Sinring, M.Pd dan Nur Fadhilah Umar,
S.Pd., M.Pd)
Penelitian ini menganalisis tentang penerapan teknik restrukturisasi kognitif untuk
mengurangi perilaku body shaming siswa di SMAN 6 Bone. Tujuan penelitian ini
ialah untuk mengetahui: (1) Gambaran perilaku body shaming siswa di SMAN 6
Bone sebelum dan setelah diberikan teknik restrukturisasi kognitif, (2) Gambaran
pelaksanaan teknik restrukturisasi kognitif untuk mengurangi perilaku body shaming
siswa di SMAN 6 Bone, (3) Apakah teknik restrukturisasi kognitif dapat mengurangi
perilaku body shaming siswa di SMAN 6 Bone. Pendekatan yang digunakan pada
penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan model quasi experimental design.
Desain eksperimen yang digunakan adalah non-equivalent control group design.
Teknik pengumpulan data berupa skala perilaku body shaming dan observasi.
Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik parametrik, yaitu
uji t-test menggunakan program SPSS v.25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:
(1) Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata gainscore perilaku
body shaming siswa pada kelompok eksperimen = 73,9 dengan nilai minimal 58 dan
maximal 96, dan pada kelompok kontrol = 2,1 dengan nilai minimal -2 dan maksimal
6, ini berarti penurunan nilai perilaku body shaming pada siswa yang mendapatkan
konseling dengan teknik restrukturisasi kognitif lebih tinggi dibandingkan siswa yang
tidak diberikan konseling teknik restrukturisasi kognitif, (2) Pelaksanaan teknik
restrukturisasi kognitif dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah direncanakan,
(3) Teknik restrukturisasi kognitif dapat mengurangi perilaku body shaming pada
siswa di SMAN 6 Bone.
Kata Kunci: Konseling, Teknik Restrukturisasi Kognitif, Body Shamin
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDI TANGALLA KECAMATAN BAROMBONG KABUPATEN GOWA
Ija Setia Marbun, 2024. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Inside
Outside Circle Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDI Tangalla Kecamatan
Barombong Kabupaten Gowa. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas
Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Amir Pada dan Muhammad
Irfan)
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan (1) untuk mengetahui gambaran
penggunaan model pembelajaran kooperatif learning tipe inside outside circle terhadap
pembelajaran IPS siswa di kelas V SDI Tangalla Kecamatan barombong Kabupaten Gowa, (2)
untuk mengetahui gambaran hasil belajar IPS siswa kelas V SDI Tangalla Kecamatan
barombong Kabupaten Gowa, (3) untuk mengetahui pengaruh penggunaan model
pembelajaran kooperatif learning tipe inside outside circle terhadap hasil belajar IPS siswa di
kelas V SDI Tangalla Kecamatan barombong Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah Pre�Experimental Design dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah
One Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa, teknik
pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Populasi
dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDI tangalla Kecamatan Barombong Kabupaten
Gowa sebanyak 30 orang. Data yang dikumpulkan menggunakan instrument penelitian berupa
lembar observasi, tes hasil belajar IPS dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan
pada pengujian hipotesis yaitu Paired Sample T-Test dengan bantuan program IBM SPSS 29.
Perhitungan hasil belajar siswa dengan membandingkan hasil pretest dan posttest dengan
menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe inside outside circle menunjukkan
bahwa: (1) gambaran penggunaan model pembelajaran kooperatif learning tipe inside outside
circle di kelas V SDI Tangalla Kecamatan barombong Kabupaten Gowa terlaksana dengan
kategori sangat efektif (2) gambaran hasil belajar IPS siswa pada pembelajaran setelah
diberikannya perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif learning tipe
inside outside circle menunjukkan adanya perbedaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil pretest
dan posttest hasil belajar IPS siswa dari kategori kurang menjadi kategori baik (3) dengan
demikian, pengggunaan model pembelajaran kooperatif learning tipe inside outside circle
berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDI Tangalla Kecamatan barombong
Kabupaten Gowa.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Inside Outside Circle, Hasil
Belaja
PENERAPAN KONSELING REALITAS UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI SISWA DI SMK NEGERI 1 BARRU
As Syifa Hidayatullah, 2023. Penerapan Konseling Realitas untuk Meningkatkan
Resiliensi Siswa Di SMK Negeri 1 Barru. Skripsi. Jurusan Psikologi Pendidikan
dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar.
Dibimbing oleh Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd dan Akhmad Harum, S.Pd.,
M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Gambaran resiliensi siswa di SMK
Negeri 1 Barru, (2) Gambaran pelakasanaan konseling realitas dalam
meningkatkan resiliensi siswa di SMK Negeri 1 Barru, (3) Konseling realitas
dapat meningkatkan resiliensi siswa di SMK Negeri 1 Barru. Pendekatan pada
penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitia eksperimen
model quasi eksperimental design. Desain dalam penelitian ini adalah
nonequivalent control group design dimana dalam desain penelitian ini terdiri dari
kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data pada
penelitian ini yaitu observasi dan angket. Adapun populasi dan sampel dalam
penelitian ini yaitu, populasi berjumlah 48 orang, adapun sampel berjumlah 16
orang yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu orang pada kelompok eksprimen
dan 8 orang pada kelompok kontrol, dimana teknik sampling yang digunakan
yaitu teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah
statistik deskriptif dan statistik inferensial parametrik yaitu uji t, dimana teknik
statistik deskriptif bertujuan untuk menggambarkan kumpulan data dengan
memberikan gambaran singkat tentang sampel dan ukuran data, adapun statistik
inferensial digunakan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa resiliensi siswa sebelum diberikan perlakuan
berupa konseling realitas berada pada kategori yang rendah. Penerapan konseling
realitas dilakukan dengan 5 kali pertemuan, yaitu tahap pembentukan,
pelaksanaan WDEP. Penerapan konseling realitas dapat meningkatkan resiliensi
siswa di SMK Negeri 1 Barru. Berdasarkan hasil perhitungan dengan
menggunakan SPSS 20 melalui uji independent samples t test mendapatkan nilai
sig. (2-tailed) 0.000. berdasarkan dasar pengambilan keputusan dalam penelitian
ini yaitu H0 ditolak dan Ha diterima karena nilai signifikan (2-tailed) < dari 0.05,
dengan demikian hipotesis Ha berbunyi konseling realitas dapat meningkatkan
resiliensi siswa di SMK Negeri 1 Barru.
Kata Kunci : Resiliensi, Konseling Realita
PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN QUIZIZ PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMAN 6 SINJAI
A. Nidaul Magvira Nasrun 2023. Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran
menggunakan Quizizz Pada Mata Pelajaran Biologi Kelas XI di SMAN 6 Sinjai.
Skripsi. Dibimbing Oleh : Dr. Faridah Febriati, S.s., M.Si. dan Dr. Nurhikmah H,
S.Pd., M.Si. Program Studi Teknologi Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Makassar.
Untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik dan lebih maju maka \ud
dibutuhkan adanya peningkatan proses pembelajaran dan evaluasi yang berkulitas
karena dari hasil evaluasi dapat dilihat tingkat keberhasilan atau tidaknya dalam
sebuah proses pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan
pengembangan (R&D). Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi
kebutuhan pengembangan alat evaluasi menggunaakan quizizzz pada Mata
Pelajaran Biologi kelas XI di SMAN 6 Sinjai. 2) Untuk mendeskripsikan desain
alat evaluasi pembelajaran menggunakan quizizz pada Mata Pelajaran Biologi kelas
XI di SMAN 6 Sinjai 3) Mengukur tingkat validias alat evaluasi pemmbelajaran
menggunakan quiziz pada Mata pembelajaran Biologi kelas XI di SMAN 6 SINJAI.
4) Mengukur tingkat kelayakan alat evaluasi menggunakan quizizz pada Mata
pembelajaran Biologi kelas XI di SMAN 6 SINJAI.. Penelitian ini dilakukan di
SMAN 6 Sinjai Kab.Sinjai. Subjek dari penelitian ini adalah 20 orang siswa, 1
orang guru, dan 2 orang validator yang terdiri dari validator materi/isi dan validator
media. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket validasi materi/isi,
angket validasi media, angket uji coba/angket tanggapan siswa, dan angket
anggapan guru pengampuh mata pelajaran. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Hasil
analisis kebutuhan menyatakan bahwa pengembangan alat evaluasi menggunakan
apikasi quizizz dibutuhkan. 2) Hasil validasi dari ahli materi berada pada kriteria
sangat valid. 2) Hasil validasi oleh ahli media memperoleh dengan kriteria sangat
valid. 3) Hasil Angket tanggapan siswa dan guru berada pada kategori layak untuk
digunakan. 4) Hasil uji coba soal di karegorikan layak. Berdasarkan hasil penelitian
ini, dapat disimpulkan bahwa produk yang telah dikembangkan oleh peneliti
memiliki tingkat validitas yang valid serta layak untuk digunakan dalam proses
evaluasi pembelaaran di SMAN 6 Sinjai.
Kata Kunci : Pengembanagan, Evaluasi Pembelaaran, Quizizz, Biolog
PENGARUH BERMAIN KONSTRUKTIF BALOK TERHADAP KECERDASAN VISUAL SPASIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN
A Dwi Yustika Yusman, 2023. Skripsi, Pengaruh Bermain Konstruktif Balok
Terhadap Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia 5-6 Tahun. Jurusan Pendidikan
Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri
Makassar (dibimbing oleh Rusmayadi dan Rika Kurnia R)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Bermain Konstruktif Balok
Terhadap Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia 5-6 Tahun di TK Mekae Sari
Palampnag. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif
dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian
ini adalah 20 anak kelompok B usia 5-6 Tahun di TK Mekar Sari Palampang.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel
dalam penelitian ini terdiri dari 10 anak, 5 anak sebagai kelompok eksperimen dan
5 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan
adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistic non parametrik dengan
menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test. Berdasarkan hasil penelitian, dapat
disimpulkan bahwa kecerdasan visual spasial anak yang diberi perlakuan kegiatan
bermain konstruktif balok pada kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok
kontrol. Hasil analisis data diperoleh peningkatan rata-rata pada kelompok
eksperimen 21.80, sedangkan pada kelompok kontrol 14.80. hasil pengujian
menunjukkan sig. (2-tailed) 0.042 < 0.05 maka Ho ditolak dan H1 diteima. Jadi
dapat disimpulkan bahwa bermain konstruktif balok memberikan pengaruh yang
signifikan terhadap kecerdasan visual spasial anak usia 5-6 tahun di TK Mekar
Sari Palampang
Getteng dalam Paseng Pangaderreng Masyarakat Bugis sebagai Basis Pengembangan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
Penelitian ini didasari adanya problem moral di kalangan peserta didik yang mengindikasikan adanya krisis dalam sistem pendidikan kita. Solusi yang diusulkan adalah pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi nilai-nilai kearifan lokal Bugis, "Paseng Pangngaderreng, sebagai basis pengembangan pendidikan karakter di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis domain, analisis komponensial, analisis taksonomi dan analisis tema kultural. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 rincian domain sebagai klausul utama dalam prinsip getteng dan memuat nilai moral utama yakni kejujuran dan integritas, terdapat 3 rincian domain sebagai bentuk pesan kepada pemimpin dengan nilai moral keutamaan kebijaksanaan, pengertian, empati, pengendalian diri dan pencarian kebenaran. Berdasarkan hasil analisis tema kultural ditemukan bahwa kehadiran getteng menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat bugis, nilai getteng dan Paseng Pangngaderreng tidak hanya memiliki relevansi budaya tetapi juga aplikatif dalam konteks kehidupan modern masyarakat Bugis, dan berdasarkan analisis taksonomi ditemukan bahwa nilai getteng diterapkan dalam dua konteks utama yakni kehidupan sehari-hari dan kepemimpina
PENGARUH PENGGUNAAN ELECTRONIC BOOK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK TELKOM MAKASSAR
Nur Azizah Lestari, 2024. Pengaruh Penggunaan Electronic Book Terhadap
Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Telkom Makassar. Jurusan
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas
Negeri Makassar (dibimbing oleh Sitti Nurhidayah Ilyas dan Fitriani Dzulfadhilah).
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Electronic Book terhadap
kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Telkom Makassar. Pendekatan
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
Eksperimental dengan desain penelitian post test only control group design. Populasi
dalam penelitian ini adalah anak kelompok B usia 5-6 Tahun di TK Telkom Makassar.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Sampel
dalam penelitian ini adalah 60 anak dengan 30 anak sebagai kelompok eksperimen dan
30 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,
tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik
deskriptif dan analisis statistik parametrik dengan syarat analisis uji normalitas, uji
homogenitas dan uji hipotesis. Hasil analis data yang diperoleh Asym (2-tailed) = 0,000
< 0,05 artinya H1 diterima dan H0 ditolak dengan demikian kemampuan berbicara pada
kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, ini membuktikan penggunaan
media electronic book memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan
berbicara pada anak usia 5-6 tahun di TK Telkom Makassar.
Kata Kunci : Media Pembelajaran Electronic Book, Kemampuan Berbicar
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Mutiara Nuru Fuada Aco, 2024. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran
Auditory Intellectually Repetition (AIR) Terhadap Kemampuan Pemahaman
Konsep Matematika Materi Sudut Kelas IV Sekolah Dasar. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar. (dibimbing oleh Drs. Latri, S.Pd., M.Pd dan Afdhal Fatawuri
Syamsuddin, S.Pd., M.Ed).
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk menelaah
tentang pengaruh penerapan AIR terhadap pemahaman konsep matematika
materi sudut siswa kelas IV SDN Kompleks IKIP 1 Makassar. Penelitian ini
dilakukan atas dasar permasalahan yang ditemukan di SDN Kompleks IKIP 1
Makassa yaitu rendahnya kemampunan pemahaman konsep matematika.
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui gambaran penerapan model
auditory, intellectually, repetition (AIR) pada siswa kelas IV sekolah dasar , (2)
Untuk mengetahui pemahaman konsep matematika siswa kelas IV pada materi
sudut sesudah penerapan model auditory, intellectually, repetition (AIR, (3)
Untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan model auditory,
intellectually, repetition (AIR) terhadap pemahaman konsep matematika pada
materi sudut siswa kelas IV sekolah dasar Dalam penelitian ini menggunakan
model pembelajaran auditory intellectually repetition. Pendekatan penelitian ini
adalah kuantitatif dengan jenis penelitian posttest-only control group design.
Populasi dalam penelitian ini kelas IV SDN Kompleks IKIP 1 Makassar dengan
sampel kelas IV A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 35 orang dan
kelas IV B sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 35 orang. Metode
pengumpulan data adalah tes soal essay, lembar observasi, dan dokumentasi.
Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes essay berupa posttes.
Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan
analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial
diperoleh p-value atau sig hitungnya lebih kecil dari yang ditentukan. Sehingga
hal ini menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran AIR
terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika kelas IV SDN Kompleks
IKIP 1 Makassar.
Kata Kunci : model pembelajaran auditory intellectually repetition (AIR)
terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika
EFEKTIVITAS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SDN 21 TANGNGA-TANGNGA
SYIFA NURSABRINA WIJAYANTO, 2024. Efektivitas Penerapan Pembelajaran
Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V
SDN 21 Tangnga-Tangnga. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu
Pendidikan. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Rahmawati Patta dan
Hamzah Pagarra)
Penelitian ini mengkaji tentang penerapan pembelajaran berdiferensiasi di SDN 21
Tangnga-Tangnga. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran penerapan
pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS, perbedaan signifikan hasil
belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada mata Pelajaran IPAS, serta
keefektivan pembelajaran berdiferensiasi dalam kemajuan hasil belajar pada mata
pelajaran IPAS. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis
Quasi Experimental Design dengan pretest-posttest control group design. Populasi
penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SDN 21 Tangnga-Tangnga sejumlah 29
orang. Sampel yang digunakan yaitu 29 orang berdasarkan teknik Sampling jenuh.
Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, dokumentasi, dan angket. Teknik
analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistic inferensial
yang terdiri dari uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa proses pembelajaran menggunakan pembelajaran berdiferensiasi
berlangsung dengan sangat baik, hasil belajar siswa pada kelas eksperimen
berdasarkan hasil analisis statistic inferensial menunjukkan nilai probabilitas lebih
kecil dari 0,05 dimana nilai probabilitas sebesar 0,003 lebih kecil dari taraf α
(0,003<0,05) sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa
penerapan pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif terhadap hasil belajar siswa
kelas V di SDN 21 Tangnga-Tangnga Kabupaten Bantaeng.
Kata Kunci: efektivitas, berdiferensiasi, IPAS
PENGGUNAAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA SISWA TUNARUNGU KELAS IV DI SLBN 1 TAKALAR
PRATIWI OKTAVIANI, 2023. Penerapan Media Teka-teki silang bergambar untuk
meningkatkan kosakata siswa tunarungu kelas IV di SLBN 1 Takalar. Skripsi. Dibimbing
oleh Dr. Mustafa, M. Si dan Dr. Usman, M. Si. Jurusan Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu
Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan media Teka-teki Silang Bergambar untuk
meningkatkan kosakata siswa tunarungu kelas IV di SLBN 1 Takalar. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui: 1) Kemampuan kosakata sebelum penggunaan media Teka-teki
Silang Bergambar pada siswa tunarungu, 2) Kemampuan kosakata sesudah penggunaan
media Teka-teki silang bergambar pada siswa tunarungu, 3) Peningkatan kemampuan
kosakata siswa tunarungu dengan menggunakan media Teka-teki Silang Bergambar.
Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
Subjek dalam penelitian ini adalah seorang siswa tunarungu yang berinisiak NPA. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah tes perbuatan. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah: 1) Kemampuan kosakata siswa tunarungu sebelum penggunaan media Teka-teki
Silang Bergambar berada pada kategori kurang, 2) Kemampuan kosakata siswa tunarungu
setelah penggunaan media Teka-teki Silang Bergambar berada pada kategori baik, 3)
Terdapat peningkatan kemampuan kosakata melalui penggunaan media Teka-teki Silang
Bergambar pada siswa tunarungu dari kategori kurang meningkat menjadi kategori baik.
Dengan demikian, kemampuan siswa tunarungu setelah diberikan perlakuan meningkat dan
lebih baik dibandingkan sebelum diberikan perlakuan.
Kata kunci: Teka-teki silang bergambar, Kosakata, Siswa Tunarung