27651 research outputs found
Sort by
Deskriptif Kajian Strategi Pembelajaran Pada Guru Mata Pelajaran Biologi Kelas XI di MA Muhammadiyah Bantaeng Pasca COVID-19. Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Agus Umar Dani, 2022, Deskriptif Kajian Strategi Pembelajaran Pada Guru
Mata Pelajaran Biologi Kelas XI di MA Muhammadiyah Bantaeng Pasca
COVID-19. Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas
Negeri Makassar. (Dosen Pembimbing Dr. Pattaufi, S.Pd., M.Si. dan Dr. Farida
Febriati, S,S., M.Si.)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah kegagapan guru dan siswa dalam
proses pembelajaran pada masa COVID-19. Pendekatan dalam penelitian ini
adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian
adalah kepala sekolah, guru dan siswa kelas XI di MA Muhammadiyah Bantaeng.
Teknik pengumpulan data menggunakan: observasi tersamar dan terus terang,
wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa: (1) Guru biologi kelas XI memiliki tingkat apresiasi yang
tinggi kepada peserta didiknya. (2) Guru biologi kelas XI memposisikan diri
sebagai sumber belajar, yang ditunjang dengan buku paket. (3) Guru biologi kelas
XI mendistribusikan materi menggunakan metode ceramah. (4) Proses
pembelajaran dilengkapi dengan praktikum. (5) Faktor pendukung dalam
penerapan strategi pembelajaran adalah hubungan emosional antara guru dan
peserta didiknya yang telah terbangun, dan jumlah peserta didik kelas XI adalah
16 orang, sehingga memudahkan guru dalam mengontrol. (6) Faktor penghambat
adalah partisipasi rendah peserta didik dalam melibatkan diri dalam proses
pembelajaran. Penghambat lainnya adalah alokasi waktu belajar selama 30 menit
yang diterapkan oleh pihak sekolah. Dan penghambat yang terakhir adalah
ketidakpiawaian guru biologi kelas XI dalam mengoperasikan sarana penunjang
pembelajaran
Strategi pengelola kursus menjahit untuk mengembangkan perilaku kewirausahaan pada warga belajar di SPNF SKB Enrekang
NURNANENGSI, 2023. Strategi pengelola kursus menjahit untuk
mengembangkan perilaku kewirausahaan pada warga belajar di SPNF
SKB Enrekang.(dibimbing oleh Kartini Marzuki dan Muhammad Asri )
Penelitian ini mengkaji tentang Strategi pengelola kursus menjahit untuk
mengembangkan perilaku kewirausahaan pada warga belajar di SPNF
SKB Enrekang. Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan strategi
yang diterapkanuntuk pengembangan perilaku kewirausahaan pada warga
belajar kursus mennjahit di SPNF SKB Enrekang dan untuk
mendiskrisipsikan faktor penghambat dan pendorong pengelola kursus
menjahit dalam mengembangkan perilaku kewirausahaan pada warga
belajar kursus menjahit SPNF SKB Enrekang. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus menggunakan
metode deskriptif. Subjek penelitian adalah pengelola dan warga belajar
kursus menjahit di SPNF SKB Enrekang. Pengumpulan data dilakukan
metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang dilakukan
dalam analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan
verifikasi. Triangulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data
dengan menggunakan berbagai sumber dan teknik. Hasil penelitian
menunjukkan: Strategi pengelola kursus menjahit untuk mengembangkan
perilaku kewirausahaan pada warga belajardi SPNF SKB Enrekang
meliputi strategi menawarkan kegiatan yang menguntungkan yaitu dalam
melaksanakan program kursus terdapat pelatihan, pembinaan, dan
pendampingan strategi menawarkan kegiatan yang berkelanjutan yaitu
strategi meningkatkan jiwa kewirausahaan dalam diri warga belajar yang
dapat dilihat bahwa warga belajar yang mengikuti program kursus dan
pelatihan dapat memiliki/membuka usaha. Faktor pendorong proses
pembelajaran kursus menjahit, yaitu kemauan belajar dari peserta didik,
kompetensi instruktur, sarana dan prasarana. Faktor penghambatnya adalah
tingkat pemahaman warga belajar yang berbeda-beda dan biaya, jarak dan
transportas
Jenis Layanan Perpustakaan di SMA Negeri 3 Bantaeng.
Imultazan, 2023. Jenis Layanan Perpustakaan di SMA Negeri 3 Bantaeng. Di
bimbing oleh Dr. Wahira, M.Pd. dan Hasan, S.Pd.i, M.Pd. Jurusan Administrasi
Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang Jenis Layanan Perpustakaan di SMA Negeri 3
Bantaeng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran jenis layanan
perpustakaan yang berfokus pada layanan teknis dan layanan pengguna/pemustaka
serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengelolaan di perpustakaan
SMA Negeri 3 Bantaeng. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
pendekatan kulitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah
pendekatan deskriptif. Sumber data peneliti yaitu kepala perpustakaan, staf
perpustakaan, guru, dan siswa. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah
pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarian data. Berdasarkan hasil
penelitaian menunjukkan bahwa layanan perpustakaan di SMA Negeri 3 Bantaeng
yang berfokus pada layanan layanan teknis dan layanan pengguna/pemustaka. Layanan
teknis yang dilaksanakan di perpustakaan SMA Negeri 3 Bantaeng mencakup
pengembangan koleksi, pengelolaan koleksi, dan administrasi. Pada layanan ini telah
dilakukan perencanaan, pengelolaan, sampai evalusai yang telah di laksanakan dengan
cukup baik Kemudian dalam pengembangan dan pengelolaan koleksi, pihak
perpustakaan juga telah memaksimalkan sumber daya yang dimiliki dengan
menyediakan koleksi sesuai dengan kebutuhan dan kurikulum yang berlaku di SMA
Negeri 3 Bantaeng. Layanan pengguna/pemustaka pada perpustakaan SMA Negeri 3
Bantaeng mencakup layanan sirkulasim, layanan referensi, dan layanan tempat. Pada
layanan sirkulasi yang laksanakan pihak perpustakaan terlebih dahulu melakukan
perencanaan yang matang serta penentuan aturan yang tepat sehingga dalam layanan
ini tidak dirasa memberatkan untuk pihakpengguna perpustakaan, kemudian pada
layanan referensi itu sendiri masih banyak yang belum mengetahui fungsi dari layanan
ini, dan untul layanan tempat yang di sediakan pihak perpustakaan telah
memaksimalkan sedemikian rupa sarana dan prasarana yang dimiliki sehingga
pengguna/pemustaka dapat merasa nyaman. Kemudian Faktor pendukung dan
penghambat yang di alami oleh pihak pengelola perpustakaan didukung oleh
terjalinnya kerja sama yang baik oleh pihak perpustakaan dengan guru, pasokan dana
yang memadai. Kemudian untuk faktor penghambatnya itu sendiri yaitu kurangnya
suplai buku-buku yang diterima oleh pihak perpustakaan dan masih kurangnya
digitalisasi yang di terapkan di perpustakaa
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Argumentasi Siswa Pada Pembelajaran Tematik Di Kelas V SD Inpres Sarudu V Kabupaten Pasangkayu.
Elen Selastriani Nifu, 2023. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem
Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Argumentasi Siswa Pada
Pembelajaran Tematik Di Kelas V SD Inpres Sarudu V Kabupaten Pasangkayu.
Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan.
Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Dr. Muhammad Irfan, S.Pd., M.Pd.
dan Siti Raihan, S.Pd., M.Pd).
Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada permasalahan kurangnya kemampuan
argumentasi siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran
penerapan model Problem based learning (PBL), untuk mengetahui gambaran
kemampuan argumentasi, dan untuk mengetahui pengaruh penerapan model PBL
terhadap kemampuan argumentasi siswa kelas V SD Inpres Sarudu V Kabupaten
Pasangkayu. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan
pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi
experimen dengan tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam
penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD Inpres Sarudu V. Adapun sampel
dalam penelitian ini yaitu 19 siswa kelas VA dan 19 siswa kelas VB yang di pilih
dengan teknik simple random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan
dengan menggunakan lembar observasi, dan instrumen penilaian. Data dianalisis
menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif
menunjukkan bahwa penerapan model PBL berjalan dengan sangat baik. Hasil
analisis inferensial dengan menggunakan independen sample t-test menunjukkan
terdapat perbedaan hasil pretest dan posttest antara kelas eksperimen dan kelas
kontrol yang berarti adanya peningkatan kemampuan argumentasi siswa pada
kelas eksperimen sangat efektif daripada kelas kontrol. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran dengan menerapkan model problem
based learning (PBL) berlangsung sangat baik; (2) hasil penilaian siswa
menunjukkan adanya peningkatan kemampuan argumentasi siswa dalam
pembelajaran,; (3) terdapat pengaruh penerapan model problem based learning
terhadap kemampuan argumentasi siswa kelas V SD Inpres Sarudu V Kabupaten
Pasangkay
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS ABJAD MELALUI METODE DRILL PADA MURID AUTIS KELAS DASAR II di SLB NEGERI 1 BOMBANA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Masalah dalam penelitian yaitu seorang anak autis yang mengalami ketidakmampuan
dalam menulis huruf abjad di kelas dasar II di SLB Negeri 1 Bombana Provinsi Sulawesi
Tenggara. Rumusan masalah penelitian adalah : bagaimanakah kemampuan menulis
abjad sebelum dan setelah penerapan metode drill pada siswa autis kelas dasar II di SLB
1 Negeri Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian ini adalah : untuk
mengetahui kemampuan menulis abjad siswa autis kelas dasar II di SLB Negeri 1
Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara pada kondisi sebelum dan setelah
penerapan metode drill. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan
jenis penelitian deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan
menulis abjad murid autis sebelum dan setelah penerapan metode drill di SLB
Negeri 1 Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Teknik pengumpulan data yang
adalah tes. Subjek penelitian ini adalah satu orang anak autis kelas dasar II di
SLB Negeri 1 Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Teknik analisis data
menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa kemampuan subjek menulis abjad sebelum penerapan metode drill berada
pada kategori sangat rendah. Sedangkan setelah penerapan metode drill
menunjukkan peningkatan kemampuan menulis abjad pada murid autis kelas
dasar dasar II di SLB Negeri 1 Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu berada
pada kategori sangat tinggi. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan metode
drill dapat meningkatkan kemampuan menulis abjad murid autis kelas dasar II di
SLB Negeri 1 Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara
Berpikir Lebih Kreatif dengan Menggunakan Nalar Logis: Konsep Berpikir Lateral dalam Berinovasi
Berkembangnya teknologi dan era digital yang semakin maju
menuntut kita untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi
yang lebih baik. Namun, tantangan yang dihadapi dalam
menghasilkan ide-ide kreatif seringkali membingungkan dan
membuat kita kehabisan akal. Inilah mengapa buku ini hadir
untuk membantu Anda mempelajari konsep dan strategi
berpikir kreatif yang lebih efektif.
Dalam buku ini, Anda akan diajak memahami konsep berpikir
lateral, yang merupakan cara berpikir kreatif yang dapat
membantu Anda memecahkan masalah dengan sudut
pandang yang berbeda. Anda juga akan mempelajari
bagaimana memadukan konsep nalar logis dalam inovasi dan
menghasilkan solusi yang lebih baik dan efektif.
Buku ini juga akan membahas berbagai teknik dan strategi
untuk meningkatkan kreativitas dalam berinovasi, termasuk
bagaimana mengatasi berbagai hambatan yang sering
menghalangi kreativitas. Semua konsep dan strategi disajikan
dengan bahasa yang mudah dipahami dan diperkuat dengan
contoh-contoh praktis yang dapat diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Saya yakin, buku ini akan membantu Anda meningkatkan
kemampuan berpikir kreatif dan menjadi inovator yang lebih
efektif. Terima kasih telah memilih buku ini dan selamat
membaca
Pengaruh Penerapan Metode Teaching Proficiency Through Reading And Storytelling (TPRS) Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV UPT SPF SD Inpres Unggulan Toddopuli
Nurul Wira Elvira, 2023. Pengaruh Penerapan Metode Teaching Proficiency
Through Reading And Storytelling (TPRS) Terhadap Keterampilan Berbicara
Siswa Kelas IV UPT SPF SD Inpres Unggulan Toddopuli. Skripsi. Program Studi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar. Dibimbing oleh ( Nur Abidah Idrus dan Rosdiah Salam)
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan (1) untuk mengetahui
gambaran penerapan metode Teaching Proficiency Through Reading and
Storytelling (TPRS) terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV UPT SPF SD
Inpres Unggulan Toddopuli. (2) untuk mengetahui gambaran keterampilan
berbicara setelah digunakan metode Teaching Proficiency Through Reading and
Storytelling (TPRS) pada pembelajaran siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres
Unggulan Toddopuli.(3) untuk mengetahui pengaruh metode Teaching
Proficiency Through Reading and Storytelling (TPRS) terhadap keterampilan
berbicara siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Unggulan Toddopuli. Jenis
penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimental design yang merupakan
penelitian eksperimen dan desain penelitian yang digunakan berbentuk
Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Unggulan Toddopuli. Adapun sampel dalam
penelitian ini yaitu 45 siswa di kelas IVB (kelas eksperimen) dan 45 siswa di
kelas IVA (kelas kontrol) . Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah simple Purposive Sampling. Data hasil penelitian diperoleh
dengan menggunakan lembar observasi, tes hasil keterampilan berbicara siswa
dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada pengujian hipotesis
yaitu uji-t dengan bantuan perhitungan SPSS 26.0. Hasil pengukuran keterampilan
berbicara siswa membandingkan hasil pretest dan posttest dengan menggunakan
metode Teaching Proficiency Through Reading And Storytelling (TPRS)
menunjukkan bahwa (1) gambaran penerapan metode Teaching Proficiency
Through Reading and Storytelling (TPRS) terhadap keterampilan berbicara siswa
kelas IV UPT SPF SD Inpres Unggulan Toddopuli terlaksana dengan kategori
baik. (2) gambaran keterampilan berbicara setelah digunakan metode Teaching
Proficiency Through Reading and Storytelling (TPRS) pada pembelajaran siswa
kelas IV UPT SPF SD Inpres Unggulan Toddopuli menunjukkan adanya
perbedaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil pretest dan posttest keterampilan
berbicara siswa dari kategori cukup menjadi kategori baik. .(3) Dengan demikian,
penerapan metode Teaching Proficiency Through Reading and Storytelling
(TPRS) berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV UPT SPF
SD Inpres Unggulan Toddopul
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Pancasilaku Materi Nilai-nilai Pancasila untuk Siswa kelas V SD
Dhea Restu Nur Indriani Said, 2023. Pengembangan Multimedia Pembelajaran
Pancasilaku Materi Nilai-nilai Pancasila untuk Siswa kelas V SD. Skripsi. Jurusan
Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri
Makassar. (dibimbing oleh Ahmad Syawaluddin dan Hartoto)
Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 1 Lembang Cina Kabupaten Bantaeng
terkait pengembangan multimedia pembelajaran materi nilai-nilai Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari yang dilatar belakangi oleh terjadinya degradasi moral oleh
siswa juga sebagai variasi media pembelajaran bagi guru dalam menyampaikan
materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk
multimedia pembelajaran Pancasilaku dengan materi nilai-nilai Pancasila dan
mengetahui kelayakan produk multimedia pembelajaran Pancasilaku bagi siswa
sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and
Developmentdet (R&D) dengan menggunakan model Alessi & Trollip. Model
pengembangan Alessi &Trollip yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga
atribut yang didalamnya terdiri dari tiga tahap. Ketiga atribut tersebut adalah
standar (standards),evaluasi berkelanjutan (ongoing evaluation) dan manajemen
projek (project management). Sedangkan untuk tiga tahap pengembangan yang
meliputi: (a) perencanaan, (b) desain, dan (c) pengembangan. Uji validitas
multimedia (uji alpha) dilakukan oleh 1 orang ahli materi dan 1 orang ahli media.
Subjek uji beta yaitu wali kelas V dan siswa kelas 5 yang berjumlah 11 orang.
Berdasarkan hasil dari uji alpha dan uji beta yang telah dilakukan, maka dapat
disimpulkan bahwa multimedia pengembangan Pancasilaku layak untuk digunakan
dalam proses pembelajaran
Penerapan Teknik Empty Chair untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMK Negeri 3 Bantaeng.
Anita Normasari, 2023. Penerapan Teknik Empty Chair untuk meningkatkan
kepercayaan diri siswa di SMK Negeri 3 Bantaeng. Skripsi. Dibimbing oleh Drs.
Muhammad Anas, M.Si dan Akhmad Harum, S.Pd, M.Pd Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini menelaah penerapan teknik empty chair untuk meningkatkan
kepercayaan diri siswa di SMK Negeri 3 Bantaeng. Tujuan dalam penelitian ini adalah
untuk mengetahui: (1) untuk mengetahui gambaran tingkat kepercayaan diri siswa di
SMK Negeri 3 Bantaeng, (2) untuk mengetahui gambaran pelaksanaan teknik empty
chair dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMK Negeri 3 Bantaeng, (3)
untuk mengetahui penerapan teknik empty chair dalam meningkatkan kepercayaan diri
siswa di SMK Negeri 3 Bantaeng. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dengan model quasi eskperimental
design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 3 Bantaeng
sebanyak 48 siswa yang teridentifikasi memiliki kepercayaan diri rendah dan sampel
penelitian sebanyak 16 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol
yang masing-masing berjumlah 8 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan Skala kepercayaan diri dan Observasi. Teknik analisis data
menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Jadi hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan teknik empty chair terdiri dari 4 tahap
yaitu, menumbuhkan motivasi klien, identifikasi sumber masalah, latihan under dog
dan top dog dan evaluasi. (2) tingkat kepercayaan diri siswa sebelum diberikan teknik
empty chair berada pada kategori rendah, dan setelah diberikan teknik empty chair
tingkat kepercayaan diri siswa berada pada kategori tinggi (3) penerapan teknik empty
chair dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMK Negeri 3 Bantaeng