State University of Makassar

Repository Universitas Negeri Makassar
Not a member yet
    27651 research outputs found

    PELAKSANAAN SUPERVISI MANAJERIAL PENGAWAS SEKOLAH STUDI KASUS DI SMA NEGERI 5 ENREKANG

    No full text
    DIRA 2023. Pelaksanaan Supervisi Manajerial Pengawas Sekolah Studi Kasus di SMA Negeri 5 Enrekang, Dibimbing oleh Syamsurijal Basri, S.Pd, M.Pd dan Dr. Wahira, M.Pd Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar Penelitian ini mengkaji tentang pelaksanaan supervisi manajerial pengawas sekolah studi kasus di SMA Negeri 5 Enrekang. Fokus penelitiannya adalah Bagaimana pelaksanaan supervisi manajerial pengawas Sekolah di SMA Negeri 5 Enrekang, Apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan supervisi manajerial oleh Pengawas di SMA Negeri 5 Enrekang serta hasil yang dicapai. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitiannya adalah jenis penelitian deskriptif . Sumber data penelitian ini adalah Pengawas Sekolah, kepala sekolah, dan semua wakasek. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyediaan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan supervisi manjerial pengawas sekolah studi kasus di SMAN 5 Enrekang diantaranya: 1) Menyusun Program Pengawasan sudah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ada 2) Tahap pelaksanaan supervisi yang terdiri dari: a) Pra supervisi yang dilakukan pengawas sebelum melakukan supervisi ,b) Frekuensi kehadiran pengawas belum sepenuhnya maksimal karena banyaknya sekolah yang pengawas bina tidak memungkinkan pengawas selalu hadir langsung di sekolah, c) Metode Supervisi dilakukan dengan turun langsung ke lapangan agar dapat observasi langsung perkembangan sekolah. dengan melakukan kunjungan langsung pengawas berkesempatan untuk komunikasi dengan masyarakat sekitar dalam mencari solusi terhadap persoalan di sekolah yang dibina. d) Model Pendekatan untuk konfirmasi hasil temuan, Pengawas meminta kepala sekolah menyajikan solusi dari masalah yang ada. Perilaku yang dilakukan pengawas ini menunjukkan bahwa pengawas lebih sering bertanya kepada kepala sekolah dalam menemukan solusi dari permasalahan yang ditemukan pengawas e) Menggunakan Instrument dilakukan sesuai instrument yang ada karena penetapan skor ketercapaian ditentukan dengan kriteria ketercapaian indicator yang telah pengawas persiapkan. f) Evaluasi dan Tindak Lanjut dilakukan dalam bentuk pembinaan dan bimbingan yang bersifat korektif dan preventif, g) Menyusun Laporan dilakukan dengan baik karena setiap selesai supervisi pengawas akan melaporkan ke Dinas Pendidikan. Faktor pendukung hubungan pengawas dengan kepala sekolah yang cukup baik hingga memudahkan pengawas dalam berkomunikasi. Faktor penghambat banyaknya sekolah yang pengawas bina tidak memungkinkan untuk pengawas bisa datang ke sekolah melakukan pengawasan supervisi dan melihat langsung perkembangan pengelolaan di sekolah. Hasil yang dicapai sudah cukup baik. Kata Kunci: Supervisi Manajerial, Pengawas Sekolah

    PENGEMBANGAN MEDIA BK BERBASIS AUDIO VISUAL SEBAGAI UPAYA PENGENALAN KARIER SISWA DI SDN 68 BASSARAN

    Get PDF
    Tri Adi Purnomo. 2024 Pengembangan media Audio Visual Dalam Bimbingan dan Konseling Untuk Mengembangkan media Audio Visual dalam layanan informasi karier. Dibimbing oleh Prof. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd., dan Akhmad Harum, S.Pd., M.Pd. Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini mengembangkan media bimbingan dan konseling berbasis Audio Visual sebagai layanan informasi karier pada siswa yang memiliki tingkat kekurangnya pemahaman tentang informasi karier. Tujuan dalam penelitian ini adalah menitikberatkan pada pemahaman karier siswa untuk mengetahui; 1) Gambaran kebutuhan media bimbingan dan konseling berbasis Audio Visual sebagai layanan informasi karier pada siswa Sekolah Dasar; 2) Prototipe media bimbingan dan konseling berbasis Audio Visual sebagai layanan informasi karier pada siswa Sekolah Dasar; 3) Untuk menghasilkan media bimbingan dan konseling berbasis Audio Visual yang valid ;4) kepraktisan media sebagai layanan informasi karier pada siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yaitu model penelitian pengembangan yang memiliki 5 tahapan, yakni: 1)Analysis; 2) Design; 3) Development; 4) Implementation; 5) Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan pedo man wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peserta didik SDN 68 Bassaran memiliki pemahaman yang kurang tentang karier sehingga dibutuhkan media seperti Audio Visual untuk mendukung pelaksanaan layanan informasi karier; 2) Prototipe Audio Visual terdiri dari opening, introduction, isi materi, dan outro/closing; 3) Penilaian media Audio Visual dilakukan oleh ahli materi dan ahli media memperoleh hasil evaluasi sangat baik. Dari penilaian tersebut dapat dikatakan bahwa media ini masuk dalam kriteria sangat valid. 4) Tingkat kepraktisan Penilaian oleh guru/wali kelas diperoleh nilai dari ketiga aspek yaitu kegunaan, kelayakan, dan ketepatan dengan total persentase yang didapat sebesar 100% dengan kriteria sangat valid dan penilaian oleh siswa memperoleh hasil dengan persentase 84,7% dengan kriteria cukup valid. Kesimpulannya, tingkat validitas dari Audio Visual sebagai layanan informasi karier dinyatakan telah valid untuk digunakan siswa. Dan kepraktisan dari media Audio Visual dinyatakan telah praktis sesuai dengan hasil uji praktisi yang dilakukan oleh guru SDN 68 Bassaran sehingga media layak untuk diuji cobakan secara luas. Kata kunci : Audio Visual, Karier, Bimbingan Dan Konselin

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERKOLABORASI DALAM PEMBELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS IV DI SDN 175 CENDANA KABUPATEN ENREKANG

    No full text
    Desy Artafyani Usman, 2023. Penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together untuk mengembangkan keterampilan berkolaborasi dalam pembelajaran ips pada siswa kelas IV di SDN 175 Cendana kabupaten Enrekang. Skripsi. Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan.Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Abdul Rahman dan Nurhaedah) Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan model pembelajaran numbered heads together untuk mengembangkan keterampilan berkolaborasi siswa dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV di SDN 175 Cendana. Penelitian ini menggunakan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, angket keterampilan berkolaborasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together dalam mengembangkan keterampilan berkolaborasi dalam pembelajaran IPS menunjukan bahwa melalui kegiatan berkolaborasi siswa dapat menyelesaikan masalah dalam kegiatan diskusi kelompok kepada siswa. Hasil angket keterampilan berkolaborasi juga memiliki peningkatan sehingga mencapai kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran numbered heads together dapat mengembangkan keterampilan berkolaborasi dalam pembelajaran IPS pada siswa SD. Guru dapat menerapkan model pembelajaran numbered heads together dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berkolaborasi siswa. Kata Kunci : Numbered Heads Together, Berkolaborasi, IP

    PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 011 TUMPILING KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    Get PDF
    Nurul Aulia Ahmad. 2024. Penerapan Media Pembelajaran Pop Up Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN 011 Tumpiling Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar. (Dibimbing oleh Hamzah Pagarra dan Afdhal Fatawuri Syamsuddin) Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 011 Tumpiling. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah penerapan media pembelajaran Pop Up Book untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN 011 Tumpiling Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar? Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan media pembelajaran Pop Up Book di kelas V SDN 011 Tumpiling Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian berupa penelitian tindakan kelas yang terdiri dua siklus dengan alur kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun fokus penelitian terdiri dari penerapan media pembelajaran Pop Up Book dan hasil belajar IPA. Setting penelitian bertempat di SDN 011 Tumpiling Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar dengan subjek penelitian satu orang guru dan siswa kelas V SDN 011 Tumpiling yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi, sedangkan analisis data dengan analisis kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran Pop Up Book berdampak positif terhadap aktivitas guru dan siswa serta peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan itu dapat dilihat dari meningkatnya hasil belajar yang diperoleh siswa pada siklus I dan siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran Pop Up Book efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 011 Tumpiling Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Kata kunci : Pop Up Book, Hasil Belaja

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN LEARNING STARTS WITH A QUESTION TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V UPT SPF SD NEGERI PANAIKANG II KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    A. NURUL HALIZAH AHMAD, 2024. Pengaruh Metode Pembelajaran Learning Starts With A Question Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V UPT SPF SD Negeri Panaikang II Kota Makassar. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Andi Dewi Riang Tati dan Nurhaedah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran metode pembelajaran Learning Starts With A Question (LSQ) pada mata pelajaran IPAS, gambaran hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, dan mengetahui pengaruh metode pembelajaran Learning Starts With A Question (LSQ) terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS kelas V UPT SPF SD Negeri Panaikang II Kota Makassar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experiment dengan tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V UPT SPF SD Negeri Panaikang II Kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah 22 siswa kelas VA dan 22 siswa kelas VB yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis inferensial menggunakan Independent Samples Test diperoleh nilai signifikasi < 0,05 sehingga hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) proses pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Learning Starts With A Question (LSQ) yaitu berlangsung sangat baik. (2) hasil tes menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran, (3) terdapat pengaruh metode pembelajaran Learning Starts With A Question (LSQ) yaitu terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V UPT SPF SD Negeri Panaikang II Kota Makassar. Kata Kunci: Learning Starts With A Question (LSQ), Hasil Belajar, IPA

    PENERAPAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING DALAM MENINGKATKAN SELF DISCLOSURE RENDAH PADA SISWA DI SMA NEGERI 18 MAKASSAR

    Get PDF
    Muh. Yuzril Mushawwir D.Saputra, 2024. Penerapan Teknik Assertive Training Dalam Meningkatkan Self Disclosure rendah Pada Siswa Di SMA Negeri 18 Makassar. Skripsi. Dibimbing oleh Prof. Dr. Abdul Saman, M. Si., Kons dan Dr. Sahril Buchori, M.Pd. Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menelaah penerapan Teknik Assertive Training dalam meningkatkan self disclosure rendah pada siswa di SMA Negeri 18 Makassar. Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana gambaran self disclosure rendah siswa di SMA Negeri 18 Makassar? (2) Bagaimana gambaran penerapan Teknik assertive training dalam meningkatkan self disclosure rendah siswa di SMA Negeri 18 Makassar? (3) Apakah penerapan Teknik assertive training dapat meningkatkan self disclosure rendah siswa di SMA Negeri 18 Makassar?. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui gambaran self disclosure rendah siswa di SMA Negeri 18 Makassar. (2) Untuk mengetahui gambaran penerapan Teknik assertive training dalam meningkatkan self disclosure rendah siswa di SMA Negeri 18 Makassar. (3) Untuk mengetahui penerapan Teknik assertive training dapat meningkatkan self disclosure siswa di SMA Negeri 18 Makassar. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Single Subject Research (SSR) dan menggunakan desain A-B-A. Adapun subjek pada penelitian ini adalah 1 orang siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 18 Makassaryang memiliki self disclosure rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis visual. Hasill penelitian menunjukkan bahwa: (1) Self disclosure yang dimiliki siswa sebelum diberikan perlakuan berada pada kategori rendah. (2)Pelaksanaan Teknik assertive training dalam meningkatkan self disclosure rendah pada siswa dilaksanakan sebanyak 14 kali pertemuan dimana 4 kali pengukuran baseline A1, 6 kali pengukuran baseline intervensi, dan 4 kali pengukuran baseline A2. (3) Penerapan Teknik assertive training dapat meningkatkan self disclosure rendah siswa. Kata kunci: Teknik Assertive Training, Self Disclosure Renda

    PENGEMBANGAN MEDIA WEBSITE I-CARE UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ASERTIF SISWA DALAM MENCEGAH TINDAKAN PELECEHAN SEKSUAL DI SMA NEGERI 2 BANTAENG

    Get PDF
    Desi Ratna Sari, 2024. Pengembangan Media Website I-Care untuk Mengembangkan Kemampuan Asertif Siswa dalam Mencegah Tindakan Pelecehan Seksual di SMA Negeri 2 Bantaeng. Program studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. (dibimbing oleh Prof. Dr. Abdul Saman,M.Si.,Kons. dan Dr. Sahril Buchori, M.Pd. ) Penelitian ini terkait pengembangan media website I-Care untuk mengembangkan kemampuan asertif siswa dalam mencegah tindakan pelecehan seksual di SMA Negeri 2 Bantaeng. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi terhadap data kualitatif dan teknik analisis deskriptif terhadap data kuantitatif. Terdapat beberapa tujuan dari penelitian ini adalah yakni: (1) Untuk mengetahui gambaran kebutuhan media website I-Care dalam mengembangkan kemampuan asertif siswa di SMA Negeri 2 Bantaeng. (2) Untuk mengetahui prototipe media website I-Care dalam mengembangkan kemampuan asertif siswa di SMA Negeri 2 Bantaeng. (3) Untuk mengetahui tingkat validitas media website I-Care dalam mengembangkan kemampuan asertif siswa di SMA Negeri 2 Bantaeng. (4) Untuk mengetahui tingkat kepraktisan media website I-Care dalam mengembangkan kemampuan asertif siswa di SMA Negeri 2 Bantaeng. Hasil penelitian diperoleh: (1) Ditemukan bahwa media website I-Care dibutuhkan sebagai media informasi asertif dalam mencegah tindakan pelecehan seksual. (2) Adapun prototipe media yang dikembangkan, media ini dibuat dalam bentuk website yang memiliki panduan akses, panduan penggunaan, presensi, materi, konsultasi dan hotline pengaduan. (3) Adapun hasil validasi berdasarkan penilaian ahli materi 1 diperoleh presentase 91% (sangat valid). Ahli materi 2 diperoleh presentase 81% (sangat valid). Dan dari ahli media 1 diperoleh presentase 98% (sangat valid). Ahli media 2 diperoleh presentase 92% (sangat valid). (4) Adapun hasil penilaian uji praktisi guru BK secara keseluruhan diperoleh presentase 93% yang berarti sangat praktis untuk digunakan. Kemudian penilaian siswa diperoleh presentase 98% yang berarti sangat praktis untuk digunakan. Kata Kunci: Website I-Care, kemampuan asertif, pelecehan seksual

    HUBUNGAN MINAT BACA DAN PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI BONTOTE’NE KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA

    No full text
    Nur Hamidah Nasir, 2024. Hubungan Minat Baca dan Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah dengan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Bontote’ne Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Sayidiman dan Hartoto). Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan rendahnya minat baca dan kurangnya pemanfaatan perpustakaan sekolah siswa kelas V SD Negeri Bontote’ne Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui gambaran minat baca siswa, 2) mengetahui gambaran pemanfaatan perpustakaan sekolah, 3) mengetahui gambaran hasil belajar siswa, dan 4) mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan minat baca dan pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Bontote’ne Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Bontote’ne Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa yang berjumlah 32 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi menjadi sampel yaitu sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan studi dokumen. Teknik analisis data dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji korelasi ganda. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: 1) minat baca siswa berada dalam kategori baik dengan nilai persentase 83,82%, 2) pemanfaatan perpustakaan sekolah oleh siswa berada dalam kategori baik dengan nilai persentase 83,28%, 3) hasil belajar siswa berada dalam kategori baik dengan nilai persentase 84,65%, dan 4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat baca dan pemanfaatan perpustakaan sekolah dengan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Bontote’ne Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa dengan tingkat korelasi kuat yang ditunjukkan dengan perolehan nilai signifikasi (sig f change) 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,0696. Kata kunci : minat baca, pemanfaatan perpustakaan, hasil belaja

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA KULIAH MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DI PRODI TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

    Get PDF
    IRFAN, 2024. Pengmbangan Multimedia Interkatif Mata Kuliah Multimedia Pembelajaran Di Prodi Teknologi Pendidikan Faklutas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Skripsi. Dibimbing Oleh : Dr. Nurhikmah H, S.Pd., M.Si dan Dr. Farida Febriati, S.S., M.Si. Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menganalisis tentang pengembangan multimedia interaktif mata kuliah Multimedia Pembelajaran di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Adapun rumusan masalah yaitu bagaimanakah kebutuhan multimedia interaktif mata kuliah Multimedia Pembelajaran di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, bagaimanakah desain multimedia interaktif mata kuliah Multimedia Pembelajarn di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, bagaimanakah kevalidan dan kepraktisan multimedia interaktif mata kuliah Multimedia Pembelajaran di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah mengukur kebutuhan multimedia interaktif mata kuliah Multimedia Pembelajaran di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, mendesain multimedia interaktif mata kuliah Multimedia Pembelajaran di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang akan dikembangkan, dan mengukur kevalidan dan kepraktisan multimedia interaktif mata kuliah Multimedia Pembelajaran di Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang dikembangkan. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengembangan Research and Development (R & D) dengan model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Sumber data dalam penelitian ini yaitu 36 orang siswa, 1 dosen pengampu mata kuliah dan 2 orang validator yang terdiri dari validator materi/isi dan validator media. Teknik pengumpulan data berupa angket. Teknik analisis data menggunakan Analisis deskriptif kualitatif dan Analisis Deskriptif Kuantitatif berupa angket identifikasi kebutuhan, angket validasi materi/isi, angket validasi media, angket uji coba kelompok kecil, angket uji coba kelompok besar, angket tanggapan dosen pengampu mata kuliah. Hasil penelitian menunjukan hasil yang diperoleh dari identifikasi tingkat kebutuhan siswa berada pada kualifikas dibutuhkan. Hasil yang diperoleh dari validasi ahli materi/isi berada pada kualifikasi sangat valid dan validasi ahli media berada pada kualifikasi sangat valid. Untuk menguji tingkat kepraktisan produk, dilakukan uji coba kelompok kecil, uji coba kelompok besar dan tanggapan dosen pengampu. Dari ketiga uji coba tersebut, diperoleh hasil kualifikasi sangat baik

    PENERAPAN METODE DRILL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BINA DIRI BERPAKAIAN SERAGAM SEKOLAH PADA MURID TUNANETRA DI SLB ARNADYA MAKASSAR

    Get PDF
    Rahmawati, 2024 Penerapan Metode Drill Untuk Meningkatkan Kemampuan Bina Diri Berpakain Seragam Sekolah Pada Murid Tunanetra Di SLB Arnadya Makassar. Skripsi dibimbing oleh. Dr. H. Syamsuddin, M.Si dan Zulfitrah, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode drill dalam meningkatkan kemampuan berpakaian seragam sekolah murid tunanetra. Rumusan masalah dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Bagaimanakah kemampuan bina diri memakai seragam sekolah (berkancing) pada murid tunanetra di SLB Arnadya sebelum penerapan metode drill, 2) Bagaimanakah kemampuan bina diri memakai seragam sekolah (berkancing) pada murid tunanetra di SLB Arnadya sesudah penerapan metode drill, 3) Apakah ada peningkatan kemampuan memakai seragam sekolah (berkancing) pada murid tunanetra di SLB Arnadya melalui penerapan metode drill. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes perbuatan dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Deskriptif kuntitatif. Subjek penelitian ini adalah AZ siswa tunanetra kelas II SDLB. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode drill dapat memberikan perubahan kemampuan bina diri berpakaian seragam sekolah pada murid tunanetra AZ. Kemampuan berpakaian seragam sekolah murid tunanetra sebelum diberikan perlakuan, sangat tidak mampu, sedangkan setelah penerapan metode drill kemampuan bina diri berpakaian seragam sekolah murid tunanetra mengalami peningkatan pada kategori sangat mampu. Kesimpulan yang dapat diambil adalah penerapan metode drill dapat meningkatkan kemampuan bina diri berpakaian seragam sekolah pada murid tunanetra di SLB Arnadya Makassar. Kata Kunci: Bina diri, Berpakaian seragam sekolah, Tunanetra, Metode dril

    26,417

    full texts

    27,651

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Negeri Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇