jurnal.primagraha.ac.id
Not a member yet
267 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN ZOOM TERHADAP HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 TIRTAYASA
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Bagaimana hasil belajar siswa pada materi Pancasilamenggunakan media pembelajaran Zoom dan Adakah pengaruh media pembelajaran Zoom terhadaphasil belajar aspek pengetahuan pada materi Pancasila. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1Tirtayasa. Penelitian ini berlangsung pada bulan juni dan September. Metode penelitian ini digunakanadalah kuasi kauntitatif. Sampel yang diambil adalah kelas XII. Populasi dalam penelitian sebanyak115 siswa dan sampel sebanyak 115 siswa diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumenpengambilan data menggunakan kuesioner. Validitas data menggunakan validitas kontruks. Hasilangket siswa dinyatakan valid 30 item dari variabel bebas dan 36 item dari variabel terikat. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa (1) media pembelajaran berada pada ketegori sangat tinggi yaitu82,81%, (2) hasil belajar berada pada kategori sangat tinggi yaitu 83,81% (3) terdapat pengaruh yangsignifikan antara media pembelajaran zoom terhadap hasil belajar 50,7%. Sedangkan 49,3,%dipengaruhi variable lain
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMINDAHAN IBU KOTA KABUPATEN SERANG
Implementasi Kebijakan Pemindahan Ibukota Kabupaten Serang (Studi pada ImplementasiPP No 32 Tahun 2012 tentang Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Serang Dari Wilayah KotaSerang Ke Wilayah Kecamatan Ciruas). Kedudukan hukum Pusat Pemerintahan KabupatenSerang yang berada pada dua kecamatan berdasarkan SK Bupati Serang bertentangan denganPeraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2012 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Serang dariWilayah Kota Serang ke Wilayah Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang. Sehingga 4 SK BupatiSerang yang sudah dikeluarkan yaitu Surat Keputusan Nomor: 19/SK.PL/DTRBP/2011, SuratKeputusan Nomor: 593/Kep.720- Huk.BPTPM/2013, Surat Keputusan Nomor: 593/Kep.001.PL-DPMPTSP/2017 dan Surat Keputusan Nomor: 593/Kep.001.PL-DPMPTSP/2019 tidak memilikidaya laku dan daya ikat untuk dilaksanakan dan bukan merupakan peraturan perundang-undangansebagaimana Pasal 8 ayat (2) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang PembentukanPeraturan Perundang-undangan dikarenakan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2012 tidakmemberikan kewenangan untuk membentuk Kawasan Penunjang Pusat Pemerintahan KabupatenSerang. Namun, dalam implementasinya masih terdapat beberapa faktor penghambat antara lainadalah penentuan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Serang dankurangnya komitmen antara SKPD dalam mengarahkan pembangunan yang ada dan minimnyaanggaran untuk pelaksanaan pemindahan Ibukota Kabupate
PENERAPAN MODEL CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) MENGGUNAKAN CD INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA DI KELAS V SD NEGERI PANANCANGAN 2 KOTA SERANG
Mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar merupakan pelajaran yang tersusun secara sistematis, komprehensif dan terpadu. Oleh karena itu kegiatan pembelajaran harus dilaksanakan dengan menggunakan bantuan media pembelajaran. Sedangkan penyampaian guru hanya bersifat verbalisme tanpa pengertian yang konkret. Hasil pengamatan pembelajaran IPS di kelas V SDN Panancangan 2 Kota Serang menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran IPS sebagai berikut, guru belum menggunakan media saat menyampaikan materi, belum terbiasanya menggunakan media pembelajaran berbasis ICT. Guna meningkatkan pembelajaran di kelas tersebut peneliti menerapkan model CTL menggunakan CD interaktif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru, aktivitas belajar, serta hasil belajar IPS siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Panancangan 2 Kota Serang melalui model CTL dengan menggunakan CD interaktif. Penelitian ini menggunakan rancangan peneltian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SDN Panancangan 2 Kota Serang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Keterampilan guru siklus I rata-rata 2.87 kategri baik, pada siklus II rata-rata 3.88 kategori baik sekali. (2) Aktivitas siswa belajar rata-rata 2.83 kategori baik, pada siklus II rata-rata 3.64 kategori baik sekali. (3) Ketuntasan belajar klasikal dari 28 siswa pada siklus I sebanyak 22 anak (78.57%), dan meningkat pada siklus II sebanyak 25 anak (89.19%). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL menggunakan CD interaktif dapat meningkatkan pembelajaran IPS meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa SDN Panancangan 2 Kota Serang.
 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI EKOSISTEM KELAS V DI SDN GUNUNG SARI 3 KECAMATAN GUNUNG SARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui model problem based learning (PBL) pada materi ekosistem kelass Vdi SDN Gunung Sari 3 Kecamatan Gunung Sari.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini di laksanakan sebanyak 2 siklus.Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah Tes, obsevasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data yang di gunakan yaitu Model analisis kualitatif . Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ada peningkatan hasil belajar IPA setelah di adakan tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL) hal itu dapat di tunjukan dengan meningkatnya hasil belajar IPA siswa dari sebelum dan sesudah tindakan pada pra siklus di proleh rata-rata kelas 54,5% (kata gori hasil belajar rendah) siklus I menjadi 74,7% (kategori hasil belajar cukup) dan siklus II di proleh rata-rata kelas 80,1% (kategori hasil belajar tinggi). Dengan demikian dapat diajukan suatu rekomendasi bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN gunung sari 3 kecamatan gunung sari
PENERAPAN KONSEP PENDIDIKAN SEKOLAH ISLAM TERPADU TERHADAP SIKAP KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK KELAS III (STUDI KASUS DI SDIT INSANTAMA CILEGON)
Penelitian tentang penerapan konsep Pendidikan sekolah islam terpadu terhadap sikap kedisiplinan peserta didik ini pada awalnya di latar belakangi oleh rasa keprihatinan terhadap kedisiplinan siswa-siswi. Penulis melihat berbagai problematika yang dihadapi oleh siswa-siswi. Penulis menemukan sikap siswa-siswi yang kurang baik. Disinilah penulis meneliti penerapan konsep Pendidikan sekolah islam terpadu. Penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan data primer dengan mengambil 26 respondens dengan 4 aspek yaitu disiplin menegakkan aturan, disiplin waktu, disiplin sikap dan disiplin beribadah. Penulis melakukan uji data dengan menggunakan SPSS versi 20. Berdasarkan uji data dengan menggunakan SPSS versi 20 mendapatkan hasil sebagai berikut : Aspek yang pertama (Disiplin Waktu) pertanyaan yang dijawab positif sebesar 85% sedangkan yang negative 15%. Aspek yang kedua (Disiplin Menegakkan Aturan) pertanyaan yang dijawab positif sebesar 74% sedangkan yang negative sebesar 26%. Aspek yang ketiga (Disiplin Sikap) pertanyaan yang dijawab positif sebesar 100% sedangkan yang negative 0%, Aspek yang keempat (Disiplin Beribadah) pertanyaan yang dijawab positif 86% sedangkan yang negative sebesar 16%. Hasil tersebut tergambar jeals bahwasanya konsep Pendidikan sekolah islam terpadu terhadap sikap kedisiplinan siswa berpengaruh positif dengan dibuktikan prosentasi positif yang besar.
 
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING MELALUI MODEL BERMAIN PADA SISWA KELAS X SMK PUTRA BANGSA, KECAMATAN CIRUAS KABUPATEN SERANG TAHUN 2017/2018
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar tolak peluru gaya menyamping melalui model bermain pada siswa kelas X SMK Putra Bangsa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Sumber data penelitian adalah siswa kelas X AP/MM/OT, SMK Putra Bangsa yang berjumlah 24 siswa. Tempat penelitian ini dilakukan disekolah. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah mengamati hasil belajar tolak peluru gaya menyamping selama 2 kali pertemuan (2 siklus). Hasil penelitian ini mendeskripsikan adanya peningkatan positif pada setiap siklusnya. Setelah data dianalisis, siklus pertama menunjukkan hasil yang berarti pada siswa, persentase belajar belum tercapai, hanya 58 % atau 14 siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar. Selanjutnya, pada siklus kedua siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat menjadi 92% atau 22 siswa. Hasil ini menunjukkan peningkatan dari siklus pertama dan sudah mencapai ketuntasan belajar ialah 75. Dengan melihat deskripsi hasil penelitian pada pembelajaran keterampilan gerak dasar tolak peluru gaya menyamping, dapat disimpulkan bahwa pada setiap siklusnya tindakan yang diberikan memberikan pengaruh yang berarti terhadap peningkatan persentase keberhasilan gerak dasar tolak peluru gaya menyamping. Persentase keberhasilan dapat ditingkatkan lagi dengan pemilihan dan penggunaan model bermain yang lebih tepat dan lebih menarik
ANALISIS PERAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DARING (Online) SISWA PADA PELAJARAN PJOK
Pemberian motivasi belajar dari orang tua terhadap anaknya tidak maksimal, orang tua harusnya bisa meluangkan waktu membimbing dan mendorong anaknya sehingga keinginan untuk belajar anak meningkat. Maka, anak tersebut terdorong dengan sendiri rasa ingin tahu segala hal dengan cara belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua terhadap motivasi belajar Daring siswa. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dan dilakukan pada siswa kelas V yang berjumlah 25 siswa di SD Negeri Pagerbatu 2, Padeglang Banten. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara triangulasi data.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: peran orang tua terhadap motivasi belajar Daring siswa masuk dalam tiga kategori yakni kategori Rendah memiliki persentase 24%, kategori Sedang 28%, dan kategori Tinggi 48%. Pada kategori Rendah orang tua tidak mengawasi penuh pada saat siswa melaksanakan pembelajaran daring, kategori Sedang orang tua kurang sabar memberikan pemahaman kepada anaknya ketika pelajaran Daring PJOK berlangsung, dan kategori Tinggi orang tua merasa mudah dalam membimbing siswa, mengawasi dan sabar ketika pembelajaran berlangsung
Pengaruh Komitmen Organisasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Walantaka Kota Serang
This study aims to determine: The Effect of Organizational Commitment on Employee Performance. The Effect of Work Discipline on Employee Performance. The Effect of Organizational Commitment and Work Discipline on Employee Performance at the Walantaka District Office, Serang City. The type method in this study uses an associative quantitative method that is causal, which is a study to determine the relationship/influence of the independent variable on the dependent variable without making additional changes or manipulation of existing data. The population and samples used in this study were employees at the Walantaka District Office, Serang City, amounting to 32 employees. The sampling technique in this study uses a saturated sample where the population is less than <100 employees. The results of this study indicate that: There is a positive and significant effect of Organizational Commitment on Employee Performance. There is a positive and significant effect of Work Discipline on Employee Performance. There is a positive and significant effect of Organizational Commitment and Work Discipline together on Employee Performance at the Walantaka District Office, Serang City
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN KERAGAMAN SOSIAL BUDAYA DI KELAS IV SDN UNYUR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa melalui media audio visual pada mata pelajaran IPS materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya di kelas IV SDN Unyur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, pada tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Unyur tahun ajaran 2019/2020. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDN Unyur yang terdiri dari 32 siswa. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar angket, lembar observasi guru dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada setiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat dari minat belajar siswa pada siklus I sebesar 71,6% dan pada siklus II mencapai 86,2% terjadi peningkatan 14,6%. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa melalui media audio visual dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di SDN Unyur
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD PADA KONSEP SUMBER DAYA ALAM
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang ada dilapangan yang menunjukkan adanya kegiatan pembelajaran yang cenderung hanya berpusat pada guru, sedangkan siswa hanya dijadikan objek dalam pembelajaran. Siswa tidak diberikan kesempatan dan kebebasan untuk berbuat, mencari tahu dan membangun pengetahuannya sendiri melalui pengalamannya sendiri. Akibatnya siswa menjadi pasif, kurang semangat dalam belajar, kurang kreatif dan kurang pemahaman terhadap pembelajaran IPS sehingga hasil belajar yang mereka peroleh menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui penggunaan model pembelajaran konstruktivisme pada pembelajaran IPS di kelas IV SDN Caringin 3. Selain itu ingin mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui konsep sumber daya alam pada pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran konstruktivisme. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa terhadap konsep sumber daya alam. Hal ini terlihat dari hasil peningkatan siswa dalam proses pembelajaran dengan nilai rata-rata pada prasiklus 53,00, siklus I 69,00, dan siklus II 82,00