POLSRI REPOSITORY
Not a member yet
17637 research outputs found
Sort by
ORAL ENGLISH COMMUNICATION BARRIERS FACED BY RECEPTIONISTS AT IBIS PALEMBANG SANGGAR HOTEL
This research examines the oral English communication barriers faced by receptionists at the Ibis Palembang Sanggar Hotel. Adopting a qualitative research methodology, data were collected through interviews and direct observations with five informants who were purposively selected. The results identified four main categories of communication barriers: personal, cultural, physical, and environmental. Personal barriers included limited vocabulary, convoluted speech, and difficulties in understanding rapid speech. Cultural barriers were primarily associated with guests from Russia, India, and China. Physical barriers involved issues such as distance and inadequate audibility during interactions. Environmental barriers, including background noise and interruptions, further hindered effective communication. To mitigate these barriers, receptionists utilized strategies such as active listening, clarification requests, and the employment of translation tools like Google Translate. These results underscore the importance of enhancing English proficiency and cultural awareness among front office personnel to improve service quality and guest satisfaction. The study provides valuable insights for hotel management to develop targeted training programs that strengthen staff communication skills. Additionally, it contributes to the broader field of hospitality research by emphasizing the importance of addressing real-time oral communication challenges in multicultural service environments
APLIKASI MONITORING BARANG EKSPOR PADA PT REMCO KOTA PALEMBANG BERBASIS WEBSITE
Proses monitoring barang ekspor di PT. Remco yang masih dilakukan secara tidak terintegrasi menggunakan dokumen fisik dan spreadsheet sering kali menghadapi kendala seperti risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan informasi, dan kesulitan dalam melacak status barang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah aplikasi monitoring barang ekspor berbasis web yang mampu mengatasi permasalahan tersebut dengan menyediakan alur kerja yang terstruktur dan terdigitalisasi. Metode pengembangan yang digunakan adalah model waterfall, yang mencakup tahapan sistematis mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan Flowchart, implementasi, hingga pengujian sistem menggunakan metode black box. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi fungsional yang berhasil mengotomatiskan proses pemantauan barang, menerapkan hak akses berjenjang sesuai peran (Admin, Staff, dan Manajer), serta menyediakan fitur pelacakan status dan pelaporan ekspor secara real-time. Aplikasi ini terbukti dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam proses pengelolaan barang ekspor di perusahaan
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PADA UMKM DEPOT KUSEN RAHMAT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha Depot Kusen Rahmat dari aspek produksi, sumber daya manusia, keuangan, dan pemasaran dengan menggunakan analisis SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Data diperoleh dari 16 responden konsumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor kekuatan internal tertinggi adalah proses produksi yang rapi dan terstruktur dengan nilai 0,509, sedangkan kelemahan utama terletak pada keterbatasan pemahaman teknis karyawan dengan nilai 0,158. Dari faktor eksternal, peluang terbesar berasal dari pelatihan yang meningkatkan kualitas layanan dengan skor 0,479, sementara ancaman terbesar adalah persaingan dengan produsen berbasis teknologi modern yang memiliki skor 0,186. Nilai total IFAS sebesar 1,368 dan EFAS sebesar 1,206 menempatkan posisi perusahaan dalam Kuadran I SWOT yang menunjukkan kondisi sangat menguntungkan dan mendukung penerapan strategi pertumbuhan agresif. Hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas adalah layanan konsultasi desain langsung ke rumah dengan total attractiveness score (TAS) 2,799, diikuti oleh pembentukan tim pemasaran lapangan (2,657), pemesanan online terintegrasi (2,645), dan pemasaran digital (2,638). Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang strategi pengembangan usaha yang lebih terarah dan kompetitif bagi UMKM berbasis mebel seperti Depot Kusen Rahma
STUDI PENGARUH INTENSITAS CAHAYA DAN KECEPATAN PENGADUKAN UNTUK DEGRADASI LIMBAH TEKSTIL MENGGUNAKAN FOTOKATALIS ZnO-ZEOLIT
Proses fotokatalisis merupakan salah satu metode pengolahan limbah yang ramah lingkungan, senyawa yang memiliki potensi sebagai fotokatalis adalah ZnO. ZnO dapat di sintesis dengan memanfaatkan limbah baterai sebagai sumber Zn. ZnO adalah oksida logam yang bersifat semikonduktor, inert, dan stabil. Meningkatkan aktivitas dari katalis ZnO dengan menambahkan senyawa seperti material Zeolit, dimana Zeolit dapat memperluas permukaan dari ZnO. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi sifat dan karakteristik ZnO-Zeolit sebagai material fotokatalis serta mengetahui pengaruh intensitas cahaya UV (576, 810, dan 1324 lux) dan kecepatan pengadukan (200, 400, 600, dan 800 rpm) terhadap efisiensi degradasi limbah tekstil. Metode kopresipitasi digunakan dalam proses ZnO-zeolit. Hasil karakterisasi menunjukkan ukuran kristal sebesar 16,08 nm dengan energi celah pita 2,98 eV, lebih rendah dibandingkan ZnO murni (3,37 eV). Penurunan bandgap ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi fotokatalitik saat iradiasi UV. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan intensitas cahaya UV dan kecepatan pengadukan hingga batas optimum mampu meningkatkan degradasi. Pada intensitas cahaya 1324 lux dan kecepatan pengadukan 600 rpm, diperoleh hasil yang paling efisien dengan nilai COD 56 mg/l; TSS 44,55 mg/l dan pH 7,05. Peningkatan intensitas cahaya meningkatkan jumlah radikal hidroksil yang terbentuk, sedangkan pengadukan optimal memperbesar peluang kontak antara polutan dan permukaan katalis. Kecepatan pengadukan yang terlalu tinggi menyebabkan penurunan efisiensi karena turbulensi yang menghambat proses adsorpsi
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA BAKE HOUSE DI KOTA PALEMBANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Bake House, Talang Semut, Palembang. Kualitas pelayanan diukur melalui lima dimensi, yaitu keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dari populasi sebanyak 7.200 konsumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil uji F menunjukkan bahwa model regresi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kepuasan konsumen. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,925 menunjukkan bahwa 92,5% variasi kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh kelima dimensi kualitas pelayanan. Secara parsial, variabel keandalan diketahui sebagai dimensi yang paling berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, sedangkan jaminan merupakan dimensi yang tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen lebih menghargai keandalan dalam pelayanan, sementara jaminan belum memberikan kontribusi nyata terhadap kepuasan. Oleh karena itu, disarankan agar manajemen Bake House meningkatkan aspek keandalan dan mengevaluasi ulang strategi jaminan layanan untuk memperkuat kepercayaan konsumen
DESAIN APLIKASI PENYEWAAN MOBIL DENGAN PENERAPAN METODE CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) PADA CV ANINDYA WIJAYA PERKASA (AWP)
CV Anindya Wijaya Perkasa (AWP) adalah perusahaan penyedia jasa penyewaan mobil di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Saat ini, proses penyewaan masih dilakukan dengan cara tradisional yang dinilai kurang efisien dan memiliki keterbatasan dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi penyewaan mobil berbasis website dengan menerapkan metode Customer Relationship Management (CRM) guna meningkatkan efisiensi layanan dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model waterfall yang terdiri dari empat tahapan utama: analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Aplikasi yang dikembangkan dilengkapi dengan fitur pemesanan online dan dapat memberikan rekomendasi mobil berdasarkan preferensi pelanggan dari pemesanan sebelumnya. Sistem rekomendasi serta pengelolaan hubungan pelanggan melalui CRM berkontribusi dalam menciptakan pengalaman pengguna yang lebih personal dan efisien. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi dengan baik dan fitur-fitur yang diterapkan mampu meningkatkan kualitas interaksi antara pelanggan dan perusahaan
APLIKASI PEMELIHARAAN KAPAL PATROLI KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA (POLAIRUD) UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)
Kapal patroli merupakan komponen vital dalam mendukung tugas operasional Ditpolairud Polda Sumatera Selatan, terutama dalam menjaga keamanan perairan dan penegakan hukum. Sistem pemeliharaan yang masih bersifat manual menimbulkan berbagai kendala, seperti keterlambatan pencatatan, ketidakakuratan data, dan kesulitan menentukan prioritas perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis web guna mengelola pemeliharaan kapal secara efisien dan terstruktur, serta membantu pengambilan keputusan dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW). Aplikasi dikembangkan menggunakan metode Waterfall, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan dengan UML, implementasi menggunakan framework Laravel, hingga pengujian dengan black-box testing. Fitur utama aplikasi meliputi pencatatan sparepart, penilaian teknisi, penentuan prioritas pemeliharaan menggunakan Simple Additive Weighting (SAW dengan pendekatan pembalikan nilai, dan pelaporan dalam format PDF. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempercepat pengambilan keputusan, dan mempermudah penjadwalan perawatan sparepart kapal. Dengan sistem ini, kesiapan operasional kapal patroli dapat lebih terjaga dan risiko kerusakan dapat diminimalkan
Implementasi Pelayanan Prima Dalam Meningkatkan Kepuasan Jemaah Umrah pada PT. Al Shafwah Wisata Mandiri (Smarts Umrah Sumbagsel)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pelayanan prima yang diterapkan oleh PT. Al Shafwah Wisata Mandiri (Smarts Umrah Sumbagsel) dalam meningkatkan kepuasan jamaah umrah, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode Analisa menggunakan pendekatan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan konsep pelayanan prima berdasarkan dan prinsip A6 (Ability, Attitude, Appearance, Attention, Action, Accountability). Namun, ditemukan kendala seperti keterlambatan pengiriman koper jamaah saat kepulangan, yang berdampak terhadap kepuasan. Meskipun demikian, mayoritas jamaah merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan, terutama dalam aspek keramahan petugas, kejelasan informasi, dan kenyamanan fasilitas. Disarankan agar perusahaan melakukan peningkatan pada sistem logistik serta pelatihan internal guna meminimalisasi kendala yang terjadi di lapangan
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Media Pemasaran : Analisis Terhadap Strategi Dan Brand Awareness Mozdeocoffee
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan media sosial Instagram sebagai media pemasaran terhadap analisis strategi dan brand awareness Mozdeocoffee. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas akun Instagram Mozdeocoffee, wawancara dengan pelanggan dan pemilik, serta dokumentasi visual konten yang diunggah Mozdeocoffee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram telah dimanfaatkan sebagai media pemasaran utama Mozdeocoffee, namun penggunaannya belum dilakukan secara optimal. Seperti kurangnya perencanaan konten, ketidakteraturan dalam jadwal unggahan, kurangnya pemanfaatan fitur seperti stories, reels, dan respon terhadap pertanyaan konsumen masih tergolong lambat dan belum ditangani secara khusus. selain itu, identitas visual yang kurang konsisten dan rendahnya interaksi dengan audiens turut mempengaruhi tingkat brand awareness. Berdasarkan indikator brand awareness seperti recall, recognition, purchase dicision, dan consumption diketahui bahwa kesadaran konsumen terhadap merek Mozdeocoffee masih berada pada tahap awal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi pemasaran yang lebih terstruktur, termasuk penjadwalan konten, pemanfaatan fitur Instagram secara maksimal dan kolaborasi dengan influencer lokal untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, Mozdeocoffee dapat lebih efektif dalam membangun hubungan dengan konsumen dan meningkatkan daya saing di era digital.
PEMBUATAN EDIBLE FILM DARI PATI LABU KUNING (Cucurbita moschata) DAN TEPUNG BERAS KETAN (Oryza Sativa Glutinosa) MENGGUNAKAN PLASTICIZER GLISEROL DAN FILLER GUM ARAB
Peningkatan limbah plastik konvensional mendorong pengembangan kemasan ramah lingkungan berbasis bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk membuat edible film dari pati labu kuning (Cucurbita moschata) dan tepung beras ketan dengan penambahan gliserol sebagai plasticizer dan gum arab sebagai bahan pengikat. Metode yang digunakan adalah metode casting dengan variasi massa pati labu kuning 2, 4, 6, 8, dan 10 gram dan konsentrasi gliserol 1 ml dan 2 ml. Edible film yang dihasilkan diuji berdasarkan ketebalan, kuat tarik, elongasi, dan laju transmisi uap air (LTUA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah pati labu kuning meningkatkan kuat tarik dan menurunkan laju transmisi uap air, sedangkan penambahan gliserol meningkatkan elongasi namun menurunkan kuat tarik. Formulasi optimal diperoleh pada 10 gram pati labu kuning dan 1 ml gliserol untuk kuat tarik terbaik sebesar 0,013289 MPa serta pada 8 gram pati dan 1 ml gliserol untuk laju transmisi uap air terendah sebesar 2,4 g/m².24hr. Penelitian ini menunjukkan potensi edible film berbahan alami sebagai alternatif kemasan biodegradable yang mendukung prinsip zero wast