POLSRI REPOSITORY
Not a member yet
    17637 research outputs found

    PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN KTM RAMBUTAN – SP. LOROK STA 14+500 – 19+948 SUMATERA SELATAN

    Get PDF
    Pembangunan infrastruktur jalan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah. Proyek pembangunan jalan KTM Rambutan – SP. Lorok STA 14+500 – 19+948 di Provinsi Sumatera Selatan bertujuan untuk merespons peningkatan arus lalu lintas dan distribusi barang serta jasa di kawasan tersebut. Dalam laporan akhir ini, dilakukan perencanaan geometrik jalan, penentuan tebal perkerasan lentur, dan penyusunan manajemen proyek. Perencanaan geometrik meliputi analisis alinyemen horizontal dan vertikal berdasarkan standar desain jalan yang berlaku, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Perhitungan tebal perkerasan lentur dilakukan dengan mengacu pada Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) tahun 2024, dengan mempertimbangkan volume lalu lintas, kondisi tanah dasar, dan karakteristik material. Selain itu, manajemen proyek juga disusun secara menyeluruh, mencakup Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS), perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta penjadwalan proyek melalui kurva S, dan network planning. Laporan Perencanaan ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa desain geometrik dan struktur perkerasan yang direncanakan memenuhi standar teknis, dan rencana manajemen proyek dapat menunjang pelaksanaan konstruksi secara efektif dan efisien

    SINTESIS SILIKA GEL DARI CAMPURAN BAHAN BAKU SEKAM PADI DAN DAUN BAMBU PETUNG MENGGUNAKAN METODE SOL – GEL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis silika gel dari campuran bahan baku abu sekam padi dan daun bambu petung menggunakan metode sol–gel, serta mengevaluasi kualitas produk berdasarkan kadar air, kadar abu, dan daya serapnya. Proses sintesis meliputi kalsinasi bahan baku pada suhu 900 °C, aktivasi dengan larutan HCl, serta pembentukan gel menggunakan larutan NaOH dan pemanasan lanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa komposisi abu sekam padi yang dominan memberikan kadar air dan daya serap silika gel yang lebih tinggi, sedangkan kandungan abu cenderung menurun seiring meningkatnya proporsi daun bambu petung. Karakterisasi XRD menunjukkan struktur silika gel yang cenderung kristalin. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi abu sekam padi dan daun bambu petung berpotensi sebagai bahan baku alternatif silika gel yang memenuhi standar SNI, serta mendukung pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai guna tinggi

    Pengaruh Variasi Biokatalis Lipase Dari Dedak Padi Pada Proses Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Jelantah

    Get PDF
    Limbah pertanian dan rumah tangga, seperti dedak padi dan minyak jelantah, memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif dalam produksi biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah dedak padi sebagai sumber biokatalis melalui metode ekstraksi menggunakan dietil eter, serta mengkonversi minyak jelantah menjadi biodiesel melalui reaksi transesterifikasi. Proses ekstraksi dilakukan dengan mencampurkan (10 gram-120 gram,) dedak padi dan 50 mL dietil eter untuk memperoleh senyawa bioaktif yang berperan sebagai katalis. Campuran tersebut digunakan dalam proses transesterifikasi terhadap 150 mL minyak jelantah dengan penambahan 25 mL metanol. Hasil titik nyala maksimal di dapatkan pada 372OC sedangkan titik bakar maksimum sebesar 349OC dengan angka setana sebesar 58 dan % yield maksimum sebesar 92,06 %. Kemudian pada ahasil analisa FTIR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy) menunjukkan adanya vibrasi ikatan peptida yang menandakan adanya protein (enzim) sebagai biokatalis. Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah lokal dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam produksi energi alternatif yang ramah lingkungan

    RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KLORIN PADA RENDAMAN AIR BERAS BERBASIS ESP 32 DENGAN SENSOR TDS DAN TCS3200

    Get PDF
    Keamanan pangan merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas dan kesehatan makanan yang dikonsumsi masyarakat. Untuk meningkatkan pemahaman mengenai isu penggunaan bahan tambahan ilegal, seperti klorin pada beras, diperlukan alat deteksi yang sederhana, akurat, dan mudah dioperasikan sebagai media edukasi. Penelitian ini mengembangkan alat pendeteksi klorin berbasis mikrokontroler ESP32 dengan sensor warna TCS3200 dan sensor TDS (Total Dissolved Solids) meter untuk mendeteksi perubahan warna akibat reaksi klorin dengan reagen DPD serta mengukur tingkat kontaminasi zat terlarut. Pengujian alat dilakukan pada sepuluh sampel air rendaman beras yang divalidasi oleh laboratorium Kimia Politeknik Negeri Sriwijaya, dengan hasil yang menunjukkan efektivitas deteksi klorin secara akurat. Selain berfungsi sebagai alat deteksi, perangkat ini dirancang sebagai sarana edukasi bagi siswa di SMA IT Izzatuna Palembang. Dengan biaya produksi terjangkau dan antarmuka yang user- friendly, alat ini mendukung pembelajaran praktis mengenai keamanan pangan dan dampak penggunaan bahan tambahan ilegal, Sehingga secara efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa melalui metode pembelajaran yang aktif dan berbasis praktik, mendorong keterlibatan langsung serta pengaplikasian pengetahuan keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari secara nyata dan berkelanjutan

    STUDI PEMANFAATAN CANGKANG TELUR TERKALSINASI SEBAGAI PENYERAP CO₂ PADA PROSES PEMBAKARAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT

    Get PDF
    Increased carbon dioxide (CO₂) emissions from biomass combustion, including palm oil empty fruit bunches (TKKS), pose a serious challenge to climate change mitigation. This study aims to investigate the potential of calcined eggshells as an environmentally friendly adsorbent and to analyse the effect of adsorbent mass variation on CO₂ absorption efficiency during TKKS combustion. Eggshells were calcined at 900°C for 5 hours to form calcium oxide (CaO), then characterised using XRD and Iodine Number tests. XRD results showed a crystallinity level of 93.54% with a dominance of CaO compounds, while the Iodine Number test yielded the highest value of 330.018 mg/g at a mass of 2 grams, indicating good porosity and surface area. CO₂ adsorption testing with a gas flow system showed that increasing the adsorbent mass from 15 grams to 75 grams improved absorption efficiency from 56.73% to 71.26%, with performance differences influenced by the content of active minerals such as CaO and Ca(OH)₂. These findings confirm that eggshells have great potential as organic waste-based CO₂ adsorbents, offering an alternative solution in the form of simple and cost-effective carbon capture technology that supports organic waste management while reducing emissions from biomass combustion systems

    Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Kejelasan Sasaran Anggaran terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian Internal (Studi Kasus pada Perangkat Daerah di Kota Palembang)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan kejelasan sasaran anggaran terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan terkait kelamahan sistem pengendalian internal yang ada dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kota Palembang yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data yaitu data primer. Alat uji hipotesis yang digunakan yaitu perangkat lunak Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 29, dengan metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Teknik pengumpulan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia dan kejelasan sasaran anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pemerintah daerah dalam penguatan sistem pengendalian internal secara menyeluruh, baik dari aspek struktur, prosedur, maupun mekanisme pengawasan internal yang mampu mendeteksi dan mencegah potensi penyimpangan

    PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA DOSIS FUNGI MIKORIZA ARBBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI PEMBIBITAN CV.GOTAMA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase pembibitan. Perlakuan dosis FMA yang diberikan adalah 5 gram, 12,5 gram, 15 gram, 17,5 gram, 20 gram, serta kelompok kontrol tanpa FMA. Variabel utama yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, dan ketersediaan unsur hara fosfor (P) dalam media tanam selama jangka waktu satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis FMA berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, dan ketersediaan fosfor dalam media tanam. Dosis FMA 20 gram memberikan hasil terbaik dengan peningkatan tinggi tanaman mencapai rata-rata 22,2 cm pada minggu keempat dan ketersediaan P di media mencapai 1209,75 ppm, jauh di atas perlakuan tanpa FMA. Namun, parameter lebar daun tidak menunjukkan peningkatan signifikan selama periode pengamatan, yang diduga dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian dosis FMA optimal (15–20 gram) efektif meningkatkan pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit serta meningkatkan ketersediaan fosfor dalam media tanam. Oleh karena itu, penggunaan FMA dengan dosis tepat dapat menunjang keberhasilan pembibitan kelapa sawit secara berkelanjutan

    PEMBUATAN PEWARNA TEKSTIL MERAH ALAMI DARI KULIT MELINJO (Gnetum Gnemon) DENGAN VARIASI PELARUT DAN WAKTU MASERASI

    No full text
    Indonesia, memproduksi melinjo sebanyak 255 ribu ton pada tahun 2020 dan produksinya meningkat daripada tahun 2019. Pada pembuatan emping kulit buah melinjo sebagian besar hanya menjadi limbah atau sisa pertanian yang belum dikelola secara optimal. Hal ini dapat berdampak terhadap lingkungan. Sebagai solusi untuk mengurangi limbah kulit yang terbuang begitu saja dengan mengembangkan pewarna tekstil alami. Kandungan antosianin kulit melinjo berpotensi besar untuk dijadikan sebagai pewarna tekstil merah alami. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pewarna tekstil alami dari buah melinjo merah (Gnetum gnemon) melalui metode maserasi serta mengaplikasikannya pada kain batik jumputan. pewarna sintetis dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi pewarna alami dari Kulit Melinjo merah (Gnetum gnemon) menggunakan metode maserasi sebagai alternatif pewarna tekstil. Metode maserasi dipilih karena sederhana dan efektif dalam mengekstrak senyawa antosianin dan flavonoid yang terkandung dalam buah melinjo. Proses ekstraksi dilakukan dengan variasi pelarut yaitu (Etanol 96% dan Aseton) serta variasi waktu maserasi yaitu (24 jam, 48 jam, dan 72 jam). Pewarna yang dihasilkan kemudian diuji melalui rendemen, analisa absorbansi, analisa antosianin serta diuji ketahanan luntur kain terhadap gosokkan (SNI ISO 105-X12:2016). Hasil Analisa terbaik pewarna tekstil merah alami dari kulit melinjo (Gnetum Gnemon) diperoleh pada variasi maserasi selama 2 hari dengan pelarut etanol 96% dengan total kadar antosianin tertinggi yaitu sebesar 512,754 mg/L, dan dengan nilai Uji organoleptik kesukaan terhadap warna adalah 4,7 (cukup baik)

    RANCANG BANGUN PENGHISAP UDARA DI RUANG LAS POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA (PROSES PENGUJIAN)

    No full text
    Laporan akhir ini membahas proses rancang bangun alat penghisap udara yang dibuat di Bengkel Las Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya. Perancangan ini bertujuan untuk menjaga kualitas udara di area kerja agar tetap aman dan sehat, serta meminimalisir risiko kecelakaan kerja akibat paparan asap dan gas berbahaya yang timbul dari proses pengelasan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak terkait, diskusi, serta studi pustaka guna memperkuat dasar teori perancangan. selain itu, dilakukan pengujian secara visual dan fungsional untuk mengetahui sejauh mana kemampuan alat dalam menghisap asap pada ruang las. Pengujian dilakukan dengan cara mengukur jumlah asap yang dapat dikeluarkan dalam waktu tertentu sehingga dapat diketahui efektivitas kerjanya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat penghisap udara yang dirancang mampu mengurangi asap dan racun dengan tingkat efisiensi yang cukup baik. perhitungan teknis juga dilakukan untuk menentukan ukuran blower yang sesuai dengan kapasitas bilik las. dari hasil analisis diperoleh bahwa bilik pengelasan dengan volume 65 m³ dan kadar asap 1691 PPM dapat dihisap menggunakan blower berdiameter 12 inch. Rancang bangun ini juga menunjukkan adanya hubungan antara kapasitas blower dengan kualitas udara di ruang las, di mana pemilihan ukuran blower yang tepat sangat memengaruhi kinerja alat. dengan pendekatan ini, rancang bangun alat penghisap udara memberikan gambaran mengenai pentingnya perencanaan teknis, proses uji, serta analisis data dalam mendukung keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pengelasan

    Sistem Monitoring pada Smart Farm Berbasis Internet of Things (IoT)

    No full text
    Kemajuan teknologi Internet of Things (IoT) telah memberikan solusi inovatif dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan peternakan melalui pemantauan kondisi secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring pada smart farm yang mampu memantau parameter penting seperti suhu, kelembapan, tegangan, dan arus, serta mengirimkan data secara langsung ke platform digital Blynk, Telegram, dan Google Spreadsheet. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembapan, serta sensor PZEM-004T untuk mengukur tegangan dan arus listrik. Sumber daya utama berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sehingga mendukung konsep energi terbarukan. Data yang diperoleh ditampilkan secara lokal melalui LCD dan dapat diakses dari jarak jauh melalui aplikasi mobile maupun web. Pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan dan mengirimkan data secara akurat dan stabil, serta memberikan notifikasi otomatis pada kondisi abnormal. Dengan integrasi ini, sistem monitoring berbasis IoT yang dikembangkan dapat menjadi solusi praktis dan andal untuk mendukung modernisasi peternakan cerdas yang efisien dan berkelanjutan

    17,087

    full texts

    17,637

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    POLSRI REPOSITORY
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇