POLSRI REPOSITORY
Not a member yet
17637 research outputs found
Sort by
Rancangan Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Obat Berbasis Microsoft Access pada CV Shaza Farma Mandiri Palembang
obat pada CV Shaza Farma Mandiri dengan memanfaatkan Microsoft Access
sebagai alat bantu pencatatan. Selama ini, pencatatan persediaan dilakukan secara
manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam perhitungan stok,
keterlambatan penyusunan laporan, serta kesulitan dalam memantau ketersediaan
obat. CV Shaza Farma Mandiri juga belum memiliki bagian khusus yang
menangani akuntansi dan persediaan secara terpusat, sehingga dibutuhkan sistem
yang praktis, akurat, dan mudah digunakan. Sistem informasi ini mencakup fitur
pencatatan data obat, pemasukan dan pengeluaran barang, retur pembelian, serta
laporan sisa stok dan rekap persediaan. Diharapkan sistem ini dapat membantu
pemilik usaha dalam mengelola persediaan secara lebih efektif, menyajikan
informasi yang dibutuhkan secara tepat waktu, serta mendukung proses penyusunan
laporan keuangan usah
MODIFIKASI MATA PISAU ALAT PENYIANG GULMA PADI PADA LAHAN IRIGASI DI DESA MINGKIK, KEC. DEMPO SELATAN, KOTA PAGAR ALAM
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas alat penyiang gulma padi di lahan irigasi melalui modifikasi mata pisau tipe weeder head bergigi. Pengujian dilakukan dengan metode eksperimen, membandingkan kinerja alat sebelum dan sesudah modifikasi pada lahan irigasi di Desa Mingkik, Pagar Alam. Parameter utama meliputi efektivitas penyiangan gulma, kecepatan kerja, konsumsi bahan bakar, dan dampak terhadap tanaman padi. Hasil uji-t menunjukkan perbedaan signifikan efektivitas penyiangan (p = 0,018 yang artinya p < 0,05), kemudian meningkat dari 40,7% menjadi 79,8%. Analisis regresi menunjukkan peningkatan hubungan antara kecepatan kerja dan efektivitas dari R²=0,036 menjadi R²=0,955. Konsumsi bahan bakar juga menurun dari rata-rata 156 ml menjadi 62 ml. Selain itu, kerusakan tanaman padi akibat alat juga berkurang setelah modifikasi. Hasil ini menunjukkan bahwa modifikasi bilah pisau secara signifikan meningkatkan kinerja alat penyiang gulma padi berbasis mesin 4 tak
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS KELAPA MUDA (PENGUJIAN)
Kelapa muda merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak dikonsumsi
masyarakat Indonesia, baik sebagai minuman segar maupun olahan makanan.
Proses pengupasan kelapa muda secara manual memerlukan waktu, tenaga, dan
keterampilan khusus yang berisiko terhadap keselamatan kerja. Oleh karena itu,
diperlukan suatu inovasi dalam bentuk mesin pengupas kelapa muda yang dapat
meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta keamanan dalam proses pengupasan.
Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang dan membuat sebuah mesin pengupas
kelapa muda yang mampu meningkatkan efisisensi kerja, mengurangi waktu
pengupasan, dan meminimalisir risiko kecelakaan kerja. Perancangan mesin
meliputi perencanaan komponen utama seperti rangka, poros, motor penggerak,
pisau pengupas samping dan atas. Mesin ini menggunakan motor listrik sebagai
sumber tenaga utama dengan sistem transmisi berbasis gearbox dan kopling untuk
menggerakkan poros pemutar kelapa muda. Proses rancang bangun dilakukan
melalui tahapan desain, pemilihan bahan, hingga tahap pengujian. Pengujian
dilakukan untuk mengetahui kinerja mesin dalam hal kecepatan pengupasan, serta
keberhasilan kupasan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu
mengupas dalam waktu rata-rata 33,17 detik per buah dengan menghasilkan
permukaan yang cukup halus dan rapi. Dengan mesin pengupas kelapa muda ini
dapat menjadi solusi yang tepat untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah
(UMKM) dalam meningkatkan produksi, efisiensi waktu, dan keselamatan kerja.
Dengan kehadiran mesin ini, diharapkan proses pengupasan kelapa muda dapat
dilakukan secara lebih cepat, aman, dan efisien. Selain itu, mesin ini juga dapat
diterapkan pada skala usaha kecil hingga menengah sebagai solusi tepat guna dalam
industri pengolahan kelapa muda
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT BERBASIS VBA PADA PT NAVIA PERSADA ABADI
“Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan
Kredit Berbasis VBA Pada PT Navia Persada Abadi” dengan melakukan
perancangan terhadap penjualan kredit yang dilatarbelakangi oleh belum adanya
sistem penjualan yang terkomputerisasi di era persaingan bisnis yang semakin
tinggi. ini adalah untuk membantu proses transaksi penjualan PT Navia Persada
Abadi menjadi efektif dan efesien serta menghasilkan data yang benar dan akurat.
Teknik pengumpan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Rancangan aplikasi ini untuk memberikan informasi mengenai laporan penjualan
secara keseluruhan dan untuk mengetahui total pendapatan, mengetahui grafik
penjualan, notifikasi waktu dekat jatuh tempo serta menhindari kesalahan
pencatatan.
Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Penjualan K
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP BERWUJUD PADA PT KILAU INDAH MENAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlakuan akuntansi atas aset tetap berwujud pada PT Kilau Indah Menawan, khususnya dalam perhitungan harga perolehan dan beban penyusutan, permasalahan yang di angkat yaitu perusahaan belum menghitung harga perolehan aset tetap secara menyeluruh, karena hanya mencatat harga beli tanpa memperhitungkan biaya-biaya tambahan seperti biaya lainnya yang seharusnya termasuk dalam harga perilehan sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAKETAP). Selain itu, beban penyusutan yang dicatat perusahaan juga belum sesuai dengan nilai aset yang sebenarnya. Dengan dilakuakn penyesuaian ini, laporan keuangan PT Kilau Indah Menawan akan lebih mencerminakan kondisi keuanganyang sesungguhnya. Oleh karena itu, Perusahaan disarakan untuk menerapkan perlakuan akuntansi aset tetap sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku agar dapat menyajikan laporan keuangan yang andal dan akurat
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN RUMAH MENGGUNAKAN ESP32 BERBASIS SENSOR HYBRID DENGAN NOTIFIKASI VIA TELEGRAM
Perkembangan teknologi mikrokontroler membuka peluang untuk menciptakan sistem keamanan rumah yang lebih cerdas dan responsif. Penelitian ini merancang dan membangun sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan beberapa sensor hybrid, yaitu sensor gas MQ-135 dan sensor suhu serta kelembapan DHT11. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi kondisi gas berbahaya dan suhu ekstrem di lingkungan rumah secara otomatis, serta memberikan respons berupa kontrol perangkat fisik dan notifikasi melalui Telegram.
Sensor MQ-135 digunakan untuk mendeteksi keberadaan gas berbahaya di atas ambang batas. Ketika nilai gas melebihi ambang yang ditentukan, sistem secara otomatis mengaktifkan kipas exhaust dan membuka jendela otomatis untuk sirkulasi udara. Setelah kualitas udara kembali normal, kipas dimatikan dan jendela kembali tertutup. Sementara itu, sensor DHT11 memantau suhu ruangan, dan apabila suhu melebihi 50°C, sistem akan mengaktifkan pompa penyemprot air guna menanggulangi potensi bahaya kebakaran. Semua aktivitas ini berjalan secara otomatis dan real-time dengan logika tertanam dalam program ESP32, serta dilengkapi dengan pengiriman notifikasi ke pengguna melalui aplikasi Telegram.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja secara stabil dan responsif dalam mendeteksi kondisi lingkungan serta menjalankan aktuator sesuai kebutuhan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan rumah secara mandiri dan terintegrasi
Rancang Bangun Alat Bantu Pemisah Sabut Kelapa (Pengujian)
Alat bantu pemisah sabut kelapa merupakan sebuah inovasi mekanis yang dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses pemisahan antara sabut dan batok kelapa. Selama ini, proses pemisahan sabut kelapa umumnya masih dilakukan secara manual menggunakan alat sederhana seperti parang atau pisau,
yang membutuhkan tenaga besar, waktu lama, serta berisiko menyebabkan cedera pada pekerja. Selain itu, metode manual juga menghasilkan tingkat kebersihan sabut yang kurang seragam dan tidak efisien ketika diterapkan pada skala produksi yang
lebih besar. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dikembangkan alat bantu pemisah sabut kelapa yang dapat bekerja secara mekanis dengan tenaga penggerak motor listrik. Rangka utama alat dibuat menggunakan baja hollow yang kokoh dan tahan terhadap getaran. Sistem pemisahan terdiri dari poros yang dilengkapi mata pisau atau paku pengait yang berfungsi untuk mencabik dan menarik sabut dari
batok kelapa. Poros tersebut digerakkan oleh motor listrik melalui sistem transmisi
puli dan sabuk (V-belt). Dalam pengoperasiannya, kelapa diletakkan pada dudukan penekan, kemudian motor dihidupkan sehingga pisau berputar dan melakukan proses pemisahan sabut dengan cara gesekan serta tarikan mekanis. Proses ini
berlangsung lebih cepat dan menghasilkan sabut yang lebih bersih dibandingkan cara manual. Berdasarkan hasil uji kinerja, alat mampu memisahkan sabut kelapa dalam waktu rata-rata 20–30 detik per butir, dengan tingkat kebersihan sabut mencapai sekitar 90%. Selain itu, alat ini terbukti mampu menghemat tenaga kerja hingga 50% dan meningkatkan efisiensi waktu produksi hampir dua kali lipat dibandingkan metode tradisional. Alat bantu ini juga dirancang dengan
mempertimbangkan aspek keselamatan operator, di mana bagian pisau tertutup pelindung dan posisi kerja
RANCANGBANGUN ALAT BANTU PEMISAH SABUTKELAPA (MAINTENANCE & REPAIR)
Alat pengurai sabut kelapa merupakan alat yang dirancang untuk mempermudah proses pemisahan serat dari sabut kelapa sebagai bahan baku industri, seperti tali, matras, dan media tanam. Seiring waktu, penggunaan alat ini terus-menerus dapat menyebabkan penurunan performa dan kerusakan pada komponen-komponen kritis seperti rol pengurai, bearing, sabuk transmisi, dan poros penggerak.Kerusakan yang terjadi umumnya disebabkan oleh faktor keausan material, beban
kerja berlebih, serta kurangnya perawatan rutin. Oleh karena itu, perawatan dan
perbaikan menjadi aspek penting yang harus diperhatikan agar alat tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang. Metode yang digunakan dalam pembangunan alat pengurai sabut kelapa ini meliputi perancangan konsep/desain, pemilihan
bahan, serta pembuatan komponen-komponen alat yang sesuai dengan standar ergonomi dan kekuatan material. Dalam tahap pernacangan, dipertimbangkan pula aspek efisiensi kerja, kemudahan perawatan, serta daya tahan alat terhadap
kondisi operasional yang berat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan jenis kerusakan umum serta menerapkan metode perawatan dan perbikan yang efektif terhadap alat pengurai sabut kelapa tipe dua rol. Dengan adanya sistem perawatan dan perbaikan yang terencana, diharapkan alat pengurai sabut kelapa ini dapat memiliki umur pakai yang lebih panjang, performa yang stabil, dan efisiensi kerja
yang lebih baik. Selain itu, hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan alat sejenis dalam skala industri kecil maupun menengah. Penerapan prinsip perawatan preventif dan korektif terbukti mampu menekan biaya perbaikan jangka panjang serta meningkatkan produktivitas alat secara keseluruhan
APLIKASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERMINTAAN ALSINTAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA DINAS KETAHANAN PANGAN, TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN OKI BERBASIS WEBSITE
Penelitian ini merancang sebuah aplikasi berbasis website yang membantu Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam proses pengambilan keputusan terhadap permintaan alsintan (Alat dan Mesin Pertanian). Kabupaten OKI memiliki potensi pertanian yang besar, namun pengambilan keputusan yang kurang transparan dan rentan terhadap kesalahan menyebabkan distribusi alsintan tidak merata dan lambat. Untuk mengatasi masalah ini, metode Simple Additive Weighting (SAW) diterapkan untuk menghasilkan keputusan yang lebih objektif dengan mempertimbangkan beberapa faktor penting seperti luas lahan, jumlah anggota kelompok tani, komoditas tanaman, dan kelengkapan proposal. Simple Additive Weighting (SAW) dipilih karena kemudahan penerapannya dan kemampuannya dalam menangani berbagai kriteria sekaligus. Aplikasi berbasis website ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan mengurangi subjektivitas dalam proses seleksi penerima alsintan. Dengan sistem ini, diharapkan distribusi alsintan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran, serta dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten OKI. Penelitian ini juga bertujuan untuk memperkuat akuntabilitas distribusi bantuan alsintan dan memastikan bahwa keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan.
Kata Kunci: Aplikasi, Pengambilan Keputusan, Alsintan, dan Simple Additive Weighting (SAW
APLIKASI MANAJEMEN DATA LUAS TAMBAH TANAM KOMODITAS PANGAN PADA DINAS PERTANIAN KOTA PAGAR ALAM
Pengelolaan data luas tambah tanam komoditas pangan yang masih dilakukan secara
manual di Dinas Pertanian Kota Pagar Alam menyebabkan meningkatnya risiko
kesalahan pencatatan dan kehilangan data yang berdampak pada menurunnya kinerja
penyuluh, serta keterlambatan dalam pelaporan data. Untuk mengatasi permasalahan
tersebut, dibangun aplikasi untuk membantu Dinas Pertanian Kota Pagar Alam dalam
melakukan manajemen data luas tambah tanam komoditas pangan berbasis mobile
dengan operasi sistem android. Aplikasi Manajemen Data Luas Tambah Tanam
Komoditas Pangan pada Dinas Pertanian Kota Pagar Alam dibangun menggunakan
React Native untuk membangun aplikasi android, serta menggunakan Firebase sebagai
basis data untuk mengelola data yang ada pada aplikasi. Aplikasi ini memungkin
penyuluh pertanian untuk melakukan pengelolaan dan pencatatan data yang lebih
terorganisir dan pelaporan data yang lebih cepat Hasil dari pengujian aplikasi
menunjukan bahwa aplikasi mampu melakukan pencatatan dan pengelolaan data luas
tambah tanam yang lebih efektif, serta membantu dalam pelaporan yang lebih
terstruktur