POLSRI REPOSITORY
Not a member yet
17637 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI SISTEM PENDETEKSI KEBERADAAN DOSEN BERBASIS ESP32 DAN BEACON BLE DI GEDUNG JURUSAN TEKNIK KOMPUTER
Kesulitan dalam memperoleh informasi keberadaan dosen di Jurusan Teknik Komputer menjadi hambatan dalam proses komunikasi dan koordinasi akademik. Metode manual yang masih digunakan saat ini, seperti pengecekan langsung ke ruang dosen atau melalui pesan pribadi, terbukti tidak efisien dan rawan ketidakakuratan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pelacakan keberadaan dosen secara otomatis menggunakan teknologi Bluetooth Low Energy (BLE) dan mikrokontroler ESP32-C3. Sistem memanfaatkan sinyal iBeacon yang dibawa oleh dosen untuk dideteksi oleh ESP32-C3, lalu mengirimkan data ke server dan menampilkannya melalui website berbasis Laravel sebagai antarmuka pengguna.Metode pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), dengan pengujian yang meliputi fungsionalitas dan jangkauan sinyal BLE. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat diimplementasikan dengan baik dan berfungsi sesuai perancangan. Jangkauan deteksi BLE stabil mencapai 13 meter di luar ruangan dan 11 meter di dalam ruangan, sedangkan seluruh fitur website seperti login, manajemen data, dan penampilan status kehadiran dosen berjalan dengan lancar. Secara keseluruhan, sistem ini mampu mendeteksi dan menampilkan informasi kehadiran dosen secara akurat dan real-time, serta menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan metode manual yang selama ini digunakan
SISTEM NAVIGASI KAPAL NIRAWAK MENGGUNAKAN REMOTE CONTROL DAN MONITORING BERBASIS KAMERA ESP32-CAM
Perkembangan teknologi di bidang maritim telah mendorong terciptanya sistem kapal nirawak yang dapat dikendalikan dari jarak jauh tanpa awak di atas kapal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem navigasi kapal nirawak berbasis remote control serta sistem monitoring visual menggunakan kamera ESP32-CAM. Sistem ini dikendalikan melalui aplikasi BT Car Controller yang terhubung ke modul Bluetooth HC-05, sedangkan monitoring visual dilakukan melalui jaringan WiFi dengan tampilan real-time dari kamera ESP32-CAM. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, motor DC sebagai penggerak, dan servo motor untuk pengaturan arah kemudi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja secara efektif dalam jangkauan ±13 meter untuk kendali Bluetooth, dengan waktu operasial 60-120 menit dalam satu pengisian daya baterai penuh. Tampilan video dari ESP32-CAM juga berjalan cukup stabil selama koneksi WiFi terjaga, meskipun mengalami penurunan kualitas pada kondisi pencahayaan rendah. Keseluruhan sistem menunjukkan kinerja yang baik dalam aplikasi pemantauan perairan skala kecil seperti kambang dan untul eksplorasi robotik. Sistem ini berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada bidang keamanan maritim, pengawasan lingkungan, dan pendidikan teknologi.
Kata kunci: kapal nirawak, remote control, ESP32, ESP32-CAM, monitoring visual, navigasi marit
RANCANG BANGUN MESIN TAPPING DAN SNEI OTOMATIS (PROSES PEMBUATAN)
Perkembangan teknologi manufaktur menuntut efisiensi dan akurasi dalam proses pengerjaan logam, termasuk dalam pembuatan ulir. Salah satu solusi yang dihadirkan adalah dengan merancang sebuah mesin tapping dan snei otomatis yang mampu memproses ulir secara presisi dan berkesinambungan. Mesin ini dirancang untuk mengintegrasikan dua proses penting, yaitu tapping (pembuatan ulir dalam) dan snei (pembuatan ulir luar) secara otomatis, sehingga mampu menghemat waktu, tenaga, serta meminimalisir kesalahan akibat pengoperasian manual.Mesin otomatis ini dilengkapi dengan sistem mekanik yang digerakkan oleh motor listrik dan dikontrol menggunakan rangkaian elektronik berbasis mikrokontroler. Proses tapping dan snei dilakukan melalui sistem transmisi putaran yang menggerakkan chuck untuk mencekam pahat tapping maupun snei sesuai kebutuhan. Penggunaan sensor dan pengatur waktu memastikan pergerakan alat berjalan sinkron dan konsisten dalam setiap siklus kerja. Bahan utama yang digunakan dalam pengujian adalah kayu dan PVC rod, yang menunjukkan performa memuaskan untuk prototipe awal. Tujuan utama dari pengembangan mesin ini adalah untuk meningkatkan produktivitas pembuatan ulir secara massal dengan kualitas yang tetap terjaga. Selain itu, desain mesin yang ringkas dan mudah dioperasikan memungkinkan mesin ini digunakan pada skala industri kecil maupun menengah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin mampu menghasilkan ulir dengan tingkat keakuratan yang baik serta waktu pengerjaan yang lebih singkat dibandingkan metode manual. Dengan memadukan prinsip kerja mekanik dan otomasi, mesin tapping dan snei otomatis ini menjadi solusi inovatif dalam dunia permesinan modern, khususnya bagi pelaku industri kreatif, bengkel, atau institusi pendidikan teknik
PEMBUATAN ASAM OKSALAT DARI PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis) DAN SABUT KELAPA (Cocos nucifera L) DENGAN METODE PELEBURAN ALKALI
Pelepah sawit dan sabut kelapa merupakan limbah biomassa lignoselulosa yang mengandung selulosa dalam jumlah cukup tinggi, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan asam oksalat. Asam oksalat merupakan senyawa yang banyak digunakan dalam industri tekstil, pelapisan logam, dan pembersih logam karena sifatnya yang mampu membentuk kompleks dengan ion logam. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh karakteristik asam oksalat yang dihasilkan dari pelepah sawit dan sabut kelapa menggunakan metode peleburan alkali, serta menentukan pengaruh rasio bahan baku dan waktu peleburan terhadap hasil yang diperoleh. Variabel bebas pada penelitian ipni adalah rasio bahan baku pelepah sawit : sabut kelapa (50:50 dan 70:30) serta waktu peleburan (30, 45, 60, 75, dan 90 menit), sedangkan variabel tetapnya adalah konsentrasi NaOH sebesar 3,5 N dan suhu peleburan 95 °C. Analisis yang dilakukan meliputi pengukuran berat asam oksalat, pH, kemurnian, kelarutan, titik leleh dan identifikasi gugus fungsi menggunakan FTIR. Hasil terbaik diperoleh pada rasio bahan baku 70:30 dengan waktu peleburan 90 menit, yang menghasilkan asam oksalat sebanyak 0,4280 gram dengan pH 1,85, kemurnian 70%, titik leleh 104,6°C serta larut dalam air dan etanol. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi khas asam oksalat, yang memperkuat bahwa senyawa yang terbentuk adalah asam oksalat
RANCANG BANGUN PERANGKAT KERAS DISPENSER OBAT OTOMATIS DAN WEARABLE NOTIFIER BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK PASIEN DEMENSIA
Pasien demensia sering mengalami kesulitan dalam mengingat jadwal minum obat secara rutin, yang dapat memengaruhi efektivitas pengobatan. Untuk menjawab tantangan ini, dirancanglah sebuah sistem dispenser obat otomatis yang terhubung dengan perangkat wearable sebagai pengingat, yang bekerja berbasis Internet of Things (IoT). Dispenser ini dirancang untuk mengeluarkan tiga jenis obat yaitu Sertraline, Memantin, dan Donepezil setiap hari pada pukul 08.00 pagi, 14:00 siang, 20:00 malam selama tujuh hari. Sistem menggunakan Network Time Protocol (NTP) untuk menjaga ketepatan waktu, serta mengirimkan laporan status pengeluaran obat secara otomatis melalui aplikasi Telegram.
Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan gelang pintar berbasis ESP32 yang berfungsi sebagai notifikasi bagi pasien. Ketika waktu minum obat tiba, gelang akan mengeluarkan bunyi melalui buzzer untuk memberi tahu pasien.
Seluruh sistem dirancang agar tetap bekerja dengan stabil dan memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi pasien dalam menjalani terapi medis harian secara mandiri. Diharapkan alat ini dapat meningkatkan kedisiplinan pasien dalam
konsumsi obat serta memberikan informasi pemantauan yang akurat kepada keluarga maupun tenaga medis
PENGEMBANGAN SISTEM PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN OTOMATIS DI PERKEBUNAN CABAI BERBASIS IOT
Penelitian ini akan merancang dan mengembangkan sistem untuk perkebunan cabai yang menggunakan Internet of Things (IoT) untuk penyiraman dan pemupukan. Sistem ini dirancang untuk membantu petani dalam mengelola kebutuhan air dan nutrisi tanaman secara lebih efisien dengan menggunakan mikrokontroler NodeMCU32, sensor kelembaban tanah, RTC, dan modul IoT. Penyiraman dan pemupukan dilakukan secara otomatis berdasarkan data sensor dan waktu yang telah ditentukan. Data kondisi tanah juga ditampilkan pada LCD dan dikirim ke aplikasi Telegram untuk pemantauan jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat dapat bekerja secara optimal, dengan tingkat akurasi pembacaan sensor yang baik dan sistem penyiraman serta pemupukan yang berjalan sesuai perintah. Dengan adanya sistem ini, diharapkan petani dapat menghemat air, pupuk, dan tenaga kerja sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman cabai.
Kata Kunci : IoT, Penyiraman Otomatis, Kelembaban Tanah, NodeMCU32, Telegram
Aplikasi Laporan Kinerja Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Berbasis Webite pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan
Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) memiliki tanggung jawab penting
dalam menjamin efisiensi dan transparansi proses pengadaan di lingkungan
pemerintah daerah. Namun, sistem pelaporan yang masih manual menyebabkan
keterlambatan dan ketidakefisienan dalam pengelolaan data kinerja. Untuk mengatasi
hal tersebut, dikembangkanlah sebuah aplikasi berbasis website yang dirancang guna
menyederhanakan proses input, validasi, dan pelaporan data kinerja UKPBJ secara
terintegrasi dan real-time. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur utama seperti
pengelolaan data pengadaan, pelaporan otomatis, monitoring kinerja, serta
pengelolaan pengguna dengan hak akses berbeda. Metode pengembangan sistem yang
digunakan adalah model waterfall dengan tahapan analisis, desain, implementasi,
pengujian, dan pemeliharaan. Pengujian dilakukan menggunakan metode blackbox
dan menunjukkan bahwa seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan kebutuhan
pengguna. Sebagai hasil akhir, Aplikasi Laporan Kinerja ini dibuat guna untuk
meningkatkan kecepatan pengambilan Keputusan dan juga akses data secara langsung.
Dengan adanya aplikasi ini, proses pelaporan menjadi lebih efisien, akurat, dan
mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat oleh pimpinan UKPBJ
ANALISIS SIFAT MEKANIS HAMMER PADA MESIN LIMESTONE CRUSHER DI PT SEMEN BATURAJA TBK
Hammer pada mesin limestone crusher di PT Semen Baturaja Tbk adalah komponen utama penghancur batu kapur, namun sering mengalami kegagalan seperti keausan akibat beban benturan dan gesekan tinggi. Kegagalan ini berdampak pada penurunan efisiensi kerja dan peningkatan biaya penggantian. Material hammer yang dianalisis adalah baja mangan cor standar ASTM A128 Grade B2, yang dipilih karena kemampuannya untuk mengalami pengerasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif sifat mekanis material hammer tersebut, meliputi komposisi kimia, kekerasan, dan ketangguhan impak, serta pengaruh perlakuan panas (heat treatment) untuk meningkatkan kekerasannya. Metode penelitian yang digunakan bersifat eksperimental di laboratorium. Spesimen diuji komposisi kimianya menggunakan Optical Emission Spectrometry. Selanjutnya, dilakukan pengujian kekerasan Vickers pada tiga variasi: spesimen asli (tanpa perlakuan panas), spesimen yang di-hardening pada suhu 850°C lalu di-quenching dengan media air, dan dengan media silicon oil. Pengujian impak Charpy juga dilakukan pada material asli. Hasil pengujian menunjukkan material ini merupakan baja karbon tinggi (1,18% C) dan baja mangan tinggi (15,47% Mn). Uji kekerasan menunjukkan peningkatan signifikan dari kondisi asli (rata-rata 262 VHN). Quenching dengan silicon oil menaikkan kekerasan menjadi 320 VHN, sementara quenching air menghasilkan kekerasan tertinggi (348 VHN) karena laju pendinginannya lebih cepat. Uji impak pada material asli menunjukkan energi serap rata-rata 14,82 J. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa perlakuan panas hardening dengan quenching air adalah metode paling efektif untuk meningkatkan kekerasan material hammer, yang berpotensi besar meningkatkan ketahanan aus dan memperpanjang umur pakai komponen
RANCANG BANGUN MESIN PEMBERSIH DAN PENGHISAP TATAL PADA BENGKEL PRODUKSI (PROSES PEMBUATAN)
Laporan akhir ini dibuat dengan tujuan untuk merancang dan membangun mesin
yang dapat mempermudah dan mempersingkat kegiatan pembersihan tatal logam
sisa permesinan pada mesin-mesin yang ada di bengkel produksi Teknik Mesin
Politeknik Negeri Sriwijaya. Pada tahap pengumpulan data, dilakukan studi
literatur dan observasi pada ukuran tatal, kondisi tatal, dan jenis bahan tatal logam
yang dihasilkan dari proses permesinan di bengkel produksi. Berdasarkan dari
hasil observasi yang didapatkan tersebut ditentukanlah tipe mesin vakum yang
akan digunakan yakni bertipe wet & dry. Setelah itu perancangan dilakukan untuk
menentukan tekanan vakum, kapasitas tampung mesin vakum dan kecepatan
hembusan angin blower, dan kuat arus untuk kabel-kabel power mesin,
selanjutnya proses pembuatan dilakukan dengan membuat satu persatu komponen
rangka dari baja siku lalu mengelasnya hingga menjadi satu kesatuan, lalu
assembly cover dari plat aluminium dan komponen-komponen pendukung yang
lainnya. Setelah proses pembuatan alat selesai dilakukan, kemudian dilakukan
proses pengujian pada mesin pembersih dan penghisap tatal ini dengan melakukan
percobaan untuk menghisap tatal logam dengan jenis tatal logam baja dan
aluminium dalam kondisi tatal basah dan kering dengan durasi waktu hisapan
selama 1 menit sebanyak 3 kali percobaan. Hasil pengujian dari mesin pembersih
dan penghisap tatal ini menunjukan bahwa mesin ini dapat bekerja dengan baik
saat membersihkan tatal logam yang berbahan aluminium dalam kondisi kering
maupun kondisi basah, lalu untuk percobaan membersihkan tatal logam berbahan
baja dalam kondisi basah pun dapat dijalankan dengan baik pula, sehingga
rancang bangun mesin pembersih dan penghisap tatal yang ditujukan untuk
mempermudah kegiatan pembersihan tatal logam pada bengkel produksi ini telah
berhasil dilakukan dan berfungsi sesuai harapan.
Kata Kunci: Mesin, pembersih, penghisap, tatal logam, membersihka
PERENCANAAN GEDUNG LABORATORIUM RUMAH SAKIT UNIVERSITAS BENGKULU PROVINSI BENGKULU
Perencanaan struktur gedung merupakan aspek krusial dalam menunjang keberhasilan pembangunan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Laporan akhir ini bertujuan untuk merancang struktur Gedung Laboratorium Rumah Sakit Universitas Bengkulu yang aman, efisien, dan sesuai standar teknis nasional. Ruang lingkup perencanaan meliputi struktur atas (pelat, balok, kolom, tangga) dan struktur bawah (sloof dan pondasi), serta penyusunan dokumen manajemen proyek yang mencakup Rencana Kerja dan Syarat (RKS), Rencana Anggaran Biaya (RAB), penjadwalan (time schedule), dan Network Planning (NWP). Metode perencanaan dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS22 untuk analisis gaya dalam, serta mengacu pada regulasi SNI 2847:2019 dan SNI 1727:2020. Hasil dari perencanaan ini menghasilkan struktur bangunan yang memenuhi syarat kekuatan, stabilitas, dan keandalan, serta mendukung kebutuhan laboratorium medis secara optimal baik dari aspek fungsional maupun keselamatan