Akademika: Jurnal Keagamaan dan Pendidikan
Not a member yet
190 research outputs found
Sort by
Penerapan Media Audio QR Code Dalam Pembelajaran Istima’: : Studi Deskriptif Pada Siswa SD IT Cendikia Kota Padang
الاستماع، وتُحسّن مهاراتهم الفونولوجية، وتوسّع مفرداتهم، كما تشجع على التكرار الذاتي خارج الصف. فقد استطاع 70٪ من التلاميذ تقليد النطق بشكل جيد، وأظهر 40٪ منهم مبادرة ذاتية في التعلم دون توجيه من المعلم. كما أفاد أولياء الأمور بأنهم أصبحوا أكثر قدرة على مرافقة أبنائهم في عملية التعلم باستخدام هذه الوسيلة. وتدعم نتائج هذا البحث نظريات التعلم المتعدد الوسيلة (ماير)، واستقلالية المتعلم (هوليك)، والبنائية الاجتماعية (فيغوتسكي). ويوصي هذا البحث بتوسيع استخدام الوسيلة الصوتية القائمة على رمز الاستجابة السريعة في تعليم اللغة العربية لتعزيز مهارات الاستماع وبناء شراكة قوية بين المدرسة والأسرة.This study aims to describe the application of QR Code-based audio media in learning Arabic istima' (listening) at SD IT Cendikia Kota Padang. The background of this research departs from the need for learning media that is effective, fun, and encourages the learning independence of elementary school students. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation, involving 26 fourth grade students, Arabic teachers, and parents. The results showed that audio media accessed through the QR Code in the textbook made it easier for students to access auditory material, improve phonetic skills, expand vocabulary, and encourage independent repetition outside the classroom. 70% of students were able to imitate pronunciation well, and 40% showed initiative to learn without teacher direction. Parents also claimed that it was easier to accompany their children to learn through this media. The findings of this study are supported by the theories of Multimedia Learning (Mayer), learner autonomy (Holec), and social constructivism (Vygotsky). This study recommends expanding the use of QR Code-based audio media in Arabic language learning to strengthen istima' skills and build synergy between school and family.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media audio berbasis QR Code dalam pembelajaran istima’ (menyimak) bahasa Arab di SD IT Cendikia Kota Padang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan media pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan mendorong kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan melibatkan 26 siswa kelas IV, guru bahasa Arab, serta orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio yang diakses melalui QR Code dalam buku ajar mempermudah siswa dalam mengakses materi pendengaran, meningkatkan keterampilan fonetik, memperluas kosakata, serta mendorong repetisi mandiri di luar kelas. Sebanyak 70% siswa mampu menirukan pelafalan dengan baik, dan 40% menunjukkan inisiatif belajar tanpa arahan guru. Orang tua juga mengaku lebih mudah mendampingi anak belajar melalui media ini. Temuan penelitian ini didukung oleh teori Pembelajaran Multimedia (Mayer), learner autonomy (Holec), dan konstruktivisme sosial (Vygotsky). Penelitian ini merekomendasikan perluasan penggunaan media audio berbasis QR Code dalam pembelajaran bahasa Arab untuk memperkuat keterampilan istima’ dan membangun sinergi antara sekolah dan keluarga
Pengembangan E-book "Pustaka Sandya Budaya" sebagai Media Pembelajaran Materi Keragaman Budaya Indonesia di Sekolah Dasar
-This study focuses on the development of a product called the e-book “Pustaka Sandya Budaya”, which aims to be a learning media for Indonesian cultural diversity material in elementary schools. This study uses the Design and Development (D&D) research type, with a four-D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The subjects in this study were a media expert, a material expert, and 43 fifth grade elementary school students. Data collection methods include question and answer dialogues and questionnaires, while data analysis techniques use quantitative descriptive analysis. The results of the validation of the e-book media “Pustaka Sandya Budaya” are very promising, obtaining a percentage from media experts (95%), material experts (92.5%), both categorized as “very feasible”. Product trials also showed results with a percentage of individual trials (98.41%), large group trials (90.90%), and large group trials (98.44%) with the category “very feasible” and can be used without improvement. The main findings of this study indicate that the e-book “Pustaka Sandya Budaya” is a very feasible and effective learning media, which can be used in elementary schools to study the material on Indonesian cultural diversity.Penelitian ini berfokus pada pengembangan produk bernama e-book “Pustaka Sandya Budaya”, yang bertujuan sebagai media pembelajaran materi keragaman budaya Indonesia di sekolah dasar. Studi ini menggunakan jenis penelitian Design and Development (D&D), dengan model pengembangan four-D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Subjek dalam penelitian ini adalah seorang ahli media, ahli materi, dan siswa sekolah dasar kelas V yang berjumlah 43 orang. Metode pengumpulan data meliputi dialog tanya jawab dan penyebaran angket, sedangkan teknik analisis data mengggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil validasi media e-book “Pustaka Sandya Budaya” sangat menjanjikan, memperoleh presentase dari ahli media (95%), ahli materi (92,5%), keduanya dikategorikan “sangat layak”. Uji coba produk juga menunjukkan hasil dengan presentase uji coba perorangan (98,41%), uji coba kelompok besar (90,90%), dan uji coba kelompok besar (98,44%) dengan kategori “sangat layak” dan dapat digunakan tanpa perbaikan. Temuan utama penelitian ini menunjukkan e-book “Pustaka Sandya Budaya” adalah media pembelajaran yang sangat layak, dapat digunakan di sekolah dasar untuk mempelajari materi keragaman budaya Indonesia
PELAKSANAAN SUPERVISI OLEH KEPALA MADRASAH MELALUI TIPE KEPEMIMPINAN DEMOKTRATIS
Educational supervision aims to continue to fix the problems that are being faced in education, in this case, especially in the learning process in order to achieve an educational goal. The actor in supervision activities who often interact with teachers is a school principal. How to carry out supervision, a leader is not the same as other leaders. This depends on the type or style of leadership. Based on this, research was conducted on MI Sabilul Huda II Duko Timur Larangan Pamekasan regarding the implementation of supervision by the madrasah head through democratic leadership which consisted of three research focuses namely: 1) How is the implementation of supervision by the madrasah head through democratic leadership at MI Sabilul Huda II Duko Timur Pamekasan Prohibition. 2) what are the supporting and inhibiting factors for the implementation of supervision by the madrasah head through democratic leadership at MI Sabilul Huda II Duko TimurLarangan Pamekasan. 3) What are the implications of implementing supervision by the head of the madrasa through democratic leadership at MI Sabilul Huda II Duko Timur Larangan Pamekasan.Supervisi pendidikan bertujuan untuk terus membenahi problema yang sedang dihadapi dalam pendidikan dalam hal ini khususnya pada proses pembelajaran agar tercapainya suatu cita-cita pendidikan. Adapun pelaku dalam kegiatan supervisi yang sering berinteraksi dengan guru adalah seorang kepala sekolah. Cara melakukan supervisi, seorang pemimpin tidak sama dengan pemimpin yang lain. Hal ini tergantung pada tipe atau corak kepemimpinannya. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian ke MI Sabilul Huda II Duko Timur Larangan Pamekasan tentang pelaksanaan supervisi oleh kepala madrasah melalui kepemimpinan demokratis, terdapat tiga fokus penelitian yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan supervisi oleh kepala madrasah melalui kepemimpinan demokratis di MI Sabilul Huda II Duko Timur Larangan Pamekasan. 2) apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan supervisi oleh kepala madrasah melalui kepemimpinan demokratis di MI Sabilul Huda II Duko TimurLarangan Pamekasan. 3) Bagaimana implikasi pelaksanaan supervisi oleh kepala madrasah melalui kepemimpinan demokratis di MI Sabilul Huda II Duko Timur Larangan Pamekasan
Epistemologi Revolusi Ilmiah Thomas Kuhn (Pemikiran dan Relevansinya Terhadap Kajian Keilmuan Islam): Pemikiran dan Relevansinya Terhadap Kajian Keilmuan Islam
Thomas Kuhn is a philosopher and scientist who is unique in giving names to the terms he uses in his scientific models. Kuhn used the term "revolution", to represent a name for development in science which is a discourse in the sense of emphasizing alternatives such as politics. Thomas Kuhn's ideas are interesting for discussion among academics and the development of modern philosophy. This research is a type of library research, namely research whose object of study uses library data in the form of books as the data source. Kuhn's thinking was a rebellion against the positivism paradigm (as was also done by Karl Raimund Popper, Paul Feyerabend, or Stephen Toulmin). Kuhn's ideas were very radical and contributed greatly to post-positivism and postmodern epistemology with its pluralism of scientific paradigms. Thomas Kuhn's thought regarding the "Scientific Revolution" is the idea of a drastic change in knowledge, so that this process is said to be a breakthrough for the "history of science" itself. Starting from a paradigm that becomes a worldview for humans in viewing "knowledge" and is processed into knowledge ready to be tested and criticized. As time goes by, intellectual development among Muslims can borrow from Western civilization to advance Islamic sciences. Because Islam does not cover knowledge.Thomas Kuhn menjadi salah satu filsuf, ilmuan yang unik dalam memberikan nama bagi istilah yang ia gunakan dalam model keilmuannya. Kuhn memakai istilah “revolusi”, untuk memperesentasikan sebuah nama pengembangan dalam sains yang merupakan wacana dalam artian penekanan sebagai alternatif sebagaimana politik. Gagasan-gagasan Thomas Kuhn ini menarik untuk diperbincangan bagi kalangan akademisi dan perkembangan filsafat modern. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research), yakni penelitian yang obyek kajiannya menggunakan data pustaka berupa buku-buku sebagai sumber datanya. Pemikiran Kuhn merupakan pemberontak terhadap paradigma positivisme (seperti yang dilakukan juga oleh Karl Raimund Popper, Paul Feyerabend, atau Stephen Toulmin). Gagasan Kuhn sangat radikal dan memberi sumbangan pemikiran dan pengaruh yang sangat besar bagi pos-positivisme dan epistemologi posmodern dengan pluralisme paradigma ilmiahnya. Pemikiran Thomas Kuhn mengenai “Revolusi Ilmiah” merupakan gagasan mengenai perubahan drastis dari suatu pengetahuan, sehingga proses tersebut dikatakan terobosan bagi “sejarah ilmu pengetahuan” itu sendiri. Dimulai dari paradigma yang menjadi worlview bagi manusia dalam memandang “pengetahuan” dan diolah menjadi pengetahuan siap uji dan di kritisi. Dengan berjalannya waktu perkembangan intelektual bagi kalangan muslim bisa meminjam dari peradaban Barat, untuk kemajuan ilmu-ilmu Islam. Sebab Islam tidak menuntup ilmu pengatahuan
Analisa Perlindungan Konsumen Pada Transaksi Pada Marketplace Blibli.com dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif
This study analyzes the transaction of buying and selling through the Blibli.com Marketplace. Consumer protection at Blibli.com is not in accordance with the terms and conditions determined by Blibli.com. The research method used is a type of empirical legal research that is qualitative based on literature review (library research). The primary data source in this study was through interviews with Blibli.com marketplace users. The results of the study of consumer protection in transactions in the marketplace from the perspective of Islamic law and positive law, according to the perspective of Islamic law, there needs to be truth and accuracy of information when a business actor promotes their merchandise. An agreement is invalid if one party is in a forced state or also feels deceived, consumer rights are also protected in Islamic law and there are principles that are used as guidelines in conducting transactions in carrying out business activities. This is reinforced through the perspective of positive law in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection and the rights and obligations of consumers in articles 4 and 7 of the Consumer Protection Law. Business actors must be aware that consumers are protected by lawAnalysis of Consumer Protection in Marketplace Transactions from the Perspective of Islamic Law and Positive Law (Review of the Terms and Conditions at Blibli.Com). Sharia Economic Law Study Program, STAIN Sultan Abdurrahman Riau Islands. This research analyzes buying and selling transactions through the Blibli.com Marketplace. Consumer protection at Blibli.com is not in accordance with the terms and conditions determined by Blibli.com. There are still many complaints when shopping on E-commerce. One of them is because the goods purchased did not arrive and the money disappeared, even the goods ordered did not match the description when this online transaction occurred. Therefore, Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection regulates consumer rights and obligations. The problem formulation in this research is how to protect consumer transactions at Blibli.com and how Positive Law and Islamic Law review transactions at Blibli.com. The research method used is a qualitative type of empirical legal research based on library research. The primary data source in this research is through interviews with Blibli.com marketplace users. Secondary data is obtained through two events, namely directly or indirectly, such as literature studies, for example collecting data from previous research papers. The data collection techniques used were interviews, literature studies and library research. Data analysis techniques use data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of research on consumer protection in transactions in the marketplace from an Islamic law and positive law perspective, according to an Islamic law perspective, there needs to be truth and accuracy of information when a business actor promotes his merchandise. A contract is invalid if one of the parties is forced or feels cheated. Consumer rights are also protected in Islamic law and there are principles that serve as guidelines for carrying out transactions in carrying out business activities. This is strengthened through a positive legal perspective in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection as well as consumer rights and obligations in articles 4 and 7 of the UUPK. Business actors must be aware that consumers are protected by law
Kontribusi Alumi Pondok Pesantre Kontribusi Alumni Pondok Pesantren dalam Pembentukan Nilai-Nilai Islami di Masyarakat Parit Nipah Desa Melai
The instillation of Islamic values in society is vulnerable to deviation, making the role of alumni of Islamic boarding schools (ponpes) with upright beliefs crucial. This qualitative research in Melai Village, Meranti Islands, shows that the community's religious understanding has been formed, following Shafi'i fiqh, Imam Ghazali's Sufism, and Ash'ari's creed. Alumni of the Islamic boarding school (ponpes) contribute significantly to strengthening these values by serving as primary sources of reference. They actively organize religious activities such as dhikrul ghofilin (remembrance of God), Quran recitation, leading tahlil (religious recitation), and providing guidance through religious study groups (masjid taklim) and teaching the Quran. Furthermore, they also participate in community structures, such as serving as neighborhood association (RT) and community unit (RW) administrators, to ensure the implementation of Islamic values in daily life.Pembentukan nilai-nilai Islami banyak dilakukan di kalangan masyrakat. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan adanya penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh pihak lain. Oleh sebab itu peting adanya kontribusi alumni pondok pesantren yang mempunyai kepercayaan lurus dalam penanaman nilai agama tersebut. Pada penelitian lapangan ini penulis menggunkan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan melalui empat tahapan yakni, reduksi, display data, verification dan triagulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa di masyarakat Parit Nipah Desa Melai sudah tertanam pemahaman agama yakni dengan menerapkan fiqih madzhab Syafi’i, tasawuf Imam Ghazali dan Imam al-Junaidi, serta tauhid yang mengikuti Asy’ari dan al-Maturidi. Sehingga pembentukan nilai-nilai Islami mengikuti apa yang telah terbentuk sebelumnya dengan menjadikan alumni pondok pesantren sebagai rujukan. Selanjutnya para alumni pondok pesantren memberikan kontribusi nyata di masyarakat Parit Nipah Desa Melai Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti dalam penanamankan nilai-nilai Islami yakni mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti, dzikrul ghofilin, semaan al-Qur’an, memimpin yasin dan tahlil, pembinaan keagamaan melalui tempat-tempat ibadah dan pendidikan (majlis taklim dan mengajar ngaji) dan juga ikut berkontribusi dalam kepemerintahan seperti menjadi RT, RW, keamanan, dan lain sebagainya
Metode Santri Putra Pondok Pesantren Menara Al-Fattah Mangusari Tulungagung dalam Menghafal Al-Qur’an
Memorizing Al-Qur'an is a process of activity to remember and absorb verses and their meanings into the brain so that they always remember. So that in the process of memorizing the Al-Quran, a method is needed to help expedite a process of memorizing the Al-Qur'an with an appropriate memorization method that can have a good impact on students in the process of memorizing the Al-Qur'an. And the method used is a method that can be carried out repeatedly and is able to impact the completion of the target in memorizing the Qur'an in an efficient time. The purpose of this study was to determine the method of recitation, supporting and inhibiting factors, as well as efforts to overcome various difficulties faced in the Koran, and the solution. This study uses a qualitative method. Qualitative Research (Qualitative Research) is a study that aims to describe and analyze phenomena, events, social activities, attitudes, beliefs, opinions, and thoughts in individuals or groups. The results of this study were 1) When the male students of the Islamic Boarding School Putra Al-Fattah Mangunsari Tulungagung Islamic Boarding School wanted to memorize the Al-Qur'an, they did not apply a special method. 2) Difficulties encountered during the process of memorizing the Al-Qur'an can be overcome more easily with the methods used by male students.Menghafal Al-Qur'an adalah suatu proses kegiatan mengingat dan menyerap ayat-ayat beserta artinya ke dalam otak agar selalu diingat. Sehingga dalam proses menghafal Al-Qur'an diperlukan suatu metode untuk membantu memperlancar proses menghafal Al-Qur'an, dengan metode hafalan yang tepat dapat memberikan dampak yang baik bagi santri dalam proses menghafal Al-Qur'an. Dan metode yang digunakan adalah metode yang dapat dilakukan berulang-ulang dan mampu berdampak pada tercapainya target dalam menghafal Al-Qur'an dalam waktu yang efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode menghafal, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi dalam mengahafal dan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian Kualitatif (Qualitative Research) adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, keyakinan, pendapat, dan pemikiran pada individu atau kelompok. Hasil penelitian ini adalah 1) Ketika santri putra Pondok Pesantren Putra Al-Fattah Mangunsari Tulungagung ingin menghafal Al-Qur'an tidak menerapkan metode khusus. 2) Kesulitan yang dihadapi selama proses menghafal Al-Qur'an dapat diatasi dengan lebih mudah dengan metode yang digunakan oleh santri putra
Manajemen Hubungan Masyarakat dalam Pendidikan Berdasarkan Persperktif Al-Qur'an
Public relations in education is a communication between schools and the community both inside and outside the school. This research is presented in the form of an article using a qualitative approach (library research) with the thematic modu'i method. The purpose of this study is to be able to describe social relations from the perspective of the Qur'an about public relations in schools to deepen public trust in education or organizations. The results of the study indicate that 1) Public relations can create chemistry between each other, 2) There are several verses of the Qur'an that explain public relations, namely; Q.S. Al-Fath verse 8, Q.S. Al-Maidah verse 67, Q.S. Al-Maidah verse 2, Q.S. Adz-Dzariyat verse 55.Humas dalam pendidikan merupakan komunikan antara sekolah dengan masyarakat baik di dalam maupun di luar sekolah. Penelitian ini disajikan dalam bentuk artikel dengan menggunakan pendekatan kualitatif (library research) dengan metode tematik modu'i. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mendeskripsikan hubungan sosial dari sudut pandang Al-Qur'an tentang public relations di sekolah untuk memperdalam kepercayaan publik terhadap pendidikan atau organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Humas dapat menciptakan kemistri antar sesama, 2) Terdapat beberapa ayat-ayat al-Qur’an yang menjelaskan tentang humas yaitu; Q.S. Al-Fath ayat 8, Q.S. Al-Maidah ayat 67, Q.S. Al-Maidah ayat 2, Q.S. Adz-Dzariyat ayat 55
WASIAT WAJIBAH ISTRI NON MUSLIM DITINJAU MENURUT MAQASHID SYARIAH (ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 16/K/AG/2010)
This research aims to analyze the legal considerations of Supreme Court Justices in Decision Number 16/K/Ag/2010 and evaluate them through the perspective of Maqashid Shariah. The method employed is library research using a normative approach, where primary legal materials from the Supreme Court decision are examined through descriptive and content analysis. The results indicate that the justices' consideration for granting a mandatory will (wasiat wajibah) to a non-Muslim widow is based on Yusuf al-Qaradawi’s jurisprudence, which emphasizes mutual assistance over religious differences. This stance aligns with the views of Ibn Taymiyyah, Ibn al-Qayyim, and MUI Fatwa Number 5/MUNAS VII/MUI/9/2005. From the Maqashid Shariah perspective, this decision fulfills the objective of public interest (maslaha), specifically the protection of life (hifz al-nafs). By providing a portion of the estate, the ruling ensures economic security for the widow in her old age, regardless of her faith, thereby achieving substantive justice and social welfarePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum Hakim Agung dalam putusan Mahkamah Agung Nomor: 16/K/Ag/2010 dan pertimbangan hukum Hakim Agung dalam putusan Mahkamah Agung Nomor: 16/K/Ag/2010 ditinjau menurut maqashid syariah.Penelitian ini adalah penelitian pustaka, dengan bahan hukum primer putusan Mahkamah Agung Nomor: 16/K/Ag/2010, sekunder kitab dan buku-buku yang berhubungan dengan penelitian dan bahan hukum tersier kamus serta ensiklopedi. Data dianalisis dengan menggunakan metode deksirpsi dan conten analisis. Hasil penelitian bahwa dasar hukum pertimbangan hukum Hakim Agung dalam putusan Mahkamah Agung Nomor: 16/K/Ag/2010 yang memutuskan bahwa istri non muslim tetap mendapat wasiat wajibah adalah pendapat dari Yusuf Al Qordhowi dalam kitabnya yang berjudul Fiqh Maqashid Syariah yang intinya menjelaskan bahwa menurut Yusuf Al Qordhowi, ‘illat dari masalah waris adalah semangat tolong-menolong, bukan perbedaan agama. Dalam ajaran Islam, umat Islam yang menolong ahli dhimmi, maka ia berhak menerima warisan dari mereka, sedangkan ahli dhimmi dengan kekafirannya itu tidak menolong umat Islam, maka mereka tidak menerima warisan dari umat Islam. Pendapat ini sejalan dengan Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim al-Jauzi yang didasarkan pada riwayat dari Mu‘adz bin Jabal dan Fatwa MUI hasil MUNAS Nomor: 5/MUNAS VII/MUI/9/2005. Bahwa ditinjau menurut maqashid syariah sebenarnya sudah sejalan dengan tujuan akhir dari maqashid syariah yaitu kemaslahatan. Pada intinya meskipun pemohon kasasi dalam hal ini Evie Leny Mosinta seorang yang non muslim, yang namanya peremuan tetap perempuan dan tidak memandang agama. Maka dengan diberikan wasiat wajibah dari peninggalan harta Pewaris, setidak-tidaknya bisa meringankan beban hidupnya sampai di usia senjanya, mengingat Evie Leny Mosinta pada waktu perkara ini sampai di Pengadilan juga sudah tidak berusia muda lagi yaitu 40 tahun. Wasiat wajibah ini juga sudah sejalan dengan tujuan dari maqashid syariah yaitu menjaga jiwa (hifzul nafs) yang pada akhirnya adalah untuk mencapai sebuah kemaslahatan bagi seseorang. Kemaslahatan yang bisa didapat oleh Evie Leny Mosinta diantaranya adalah bagian dari wasiat wajibah dan pembagian dari harta bersama bisa untuk memenuhi atau meringankan kebutuhan hidup sehari-hari sampai hari tuanya
Penggunaan Dyadic Essay Technique Dalam Pembelajaran Writing Mahasiswa Bahasa Inggris di STAIN Bengkalis
Character building is a process of understanding the relationships experienced by every In learning English, there are four skills that relate to each other namely; listening, reading, writing and speaking. One of techniques in learning writing is using Dyadic Essay. The aim of the research : 1) to find out the English students’ ability before being conducted by using Dyadic Essay Technique, 2) to find out the English students’ ability after being conducted by using Dyadic Essay Technique and 3) to find out the significant effect of using Dyadic Essay Technique. The total respondents were eighteen students of English Study Program. The findings showed : 1) the students’ writing ability before being conducted by using Dyadic Essay technique was 29.03, 2) the students’ writing ability after being conducted by using Dyadic Essay technique was 55.83, and 3) there is significant effect in using Dyadic Essay technique where ttest is higher than ttable in significance level of 5% and 1% is 2.05 > 6.05 < 2.76. In sum, Dyadic Essay Technique was effective to improve the students’ ability in writing.Abstrak
Dalam pembelajaran Bahasa Inggris, terdapat empat skill yang saling terkait yakni listening (mendengar), reading (membaca), writing (menulis) dan speaking (berbicara). Salah satu teknik yang digunakan dalam pembelajaran writing yakni Dyadic Essay. Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui kemampuan menulis mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris sebelum diterapkan Dyadic Essay Technique, 2) untuk mengetahui kemampuan menulis mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris setelah diterapkan Dyadic Essay Technique, dan 3) untuk mengetahui apakah terdapat signifikan efek terhadap penggunaan Dyadic Technique dalam pembelajaran menulis. Sebanyak 18 mahasiswa program studi Tadris Bahasa Inggris menjadi responden, dimana pre-test dan post-test diberikan untuk mengetahui kemampuan menulis responden sebelum dan setelah diterapkan Dyadic Essay Technique. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa :1) kemampuan menulis mahasiswa sebelum diterapkan Dyadic Essay Technique sebesar 29.03, 2) kemampuan menulis mahasiswa sebelum diterapkan Dyadic Essay Technique sebesar 55.83 dan 3) terdapat efek yang signifikan dimana ttest lebih tinggi dari ttable pada 5% dan 1% dengan level signifikan 2.05 > 6.05 < 2.76. Dengan kata lain Dyadic Essay Technique efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa program studi Tadris Bahasa Inggris.
Kata Kunci : Dyadic Essay Technique, Kemampuan Menulis (writing