Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup Terhadap Minat Penggunaan Fintech Peer To Peer (P2P) Lending Syariah dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi pada Generasi Z di Kota Banjarmasin
Pesatnya perkembangan teknologi keuangan telah menghadirkan layanan
pinjaman digital berbasis prinsip syariah seperti fintech peer to peer (P2P) lending
syariah. Meskipun kehadirannya menawarkan kemudahan dan akses yang luas,
minat generasi Z terhadap penggunaan layanan ini masih belum optimal. Kondisi
tersebut mendorong perlunya kajian terhadap faktor-faktor yang memengaruhi
kecenderungan penggunaan layanan ini, terutama pada kalangan generasi muda
yang terbiasa dengan ekosistem digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana literasi keuangan
dan gaya hidup berpengaruh terhadap minat generasi Z di Kota Banjarmasin dalam
menggunakan layanan fintech P2P lending syariah. Penelitian ini juga mengkaji
apakah religiusitas mampu memoderasi hubungan antara kedua variabel bebas
tersebut dengan minat penggunaan.
Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik
analisis data melalui SmartPLS menggunakan metode bootstrapping. Hasil analisis
menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
minat penggunaan layanan P2P lending syariah (koefisien 0,458; t-statistik 2,229;
p-value 0,026). Demikian pula, gaya hidup memiliki pengaruh positif dan
signifikan (koefisien 0,509; t-statistik 2,386; p-value 0,017). Namun, variabel
religiusitas tidak menunjukkan peran moderasi yang signifikan pada hubungan
antara literasi keuangan maupun gaya hidup terhadap minat penggunaan layanan
P2P lending syariah
Korelasi Pelayanan Prima Terhadap Kepuasan Nasabah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Sentra Antasari
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelayanan prima sebagai
salah satu faktor utama dalam menciptakan kepuasan nasabah, terutama dalam
sektor perbankan syariah yang menekankan pada nilai etika, kepercayaan, dan
akhlakul karimah. Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP)
Sentra Antasari dipilih karena telah menerima beberapa penghargaan pelayanan
terbaik, serta memiliki lokasi yang strategis dan intensitas pelayanan yang tinggi.
Namun, masih terdap at perbedaan hasil dalam penelitian terdahulu mengenai
pengaruh pelayanan prima terhadap kepuasan nasabah, sehingga penting untuk
dilakukan penelitian lanjutan dalam konteks ini.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei
melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden yang dipilih menggunakan
teknik purposive sampling. Variabel pelayanan prima (X) diukur melalui enam
indikator: ability, attitude, appearance, attention, action, dan accountability.
Sedangkan kepuasan nasabah (Y) diukur berdasarkan lima indikator utama:
kinerja sesuai harapan, biaya sesuai, rekomendasi, alasan utama, dan akses lokasi.
Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana, uji validitas,
reliabilitas, serta uji asumsi klasik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan
signifikan antara pelayanan prima terhadap kepuasan nasabah. Berdasarkan uji
regresi linear sederhana diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0,928, artinya
setiap peningkatan 1 satuan pelayanan prima akan meningkatkan kepuasan
nasabah sebesar 0,928 poin. Sedangkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar
0,975, yang berarti 97,5% variasi kepuasan nasabah dapat dijelaskan oleh
pelayanan prima. Sisanya 2,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian
ini
Manajemen Pelayanan Umroh Pada PT. Mubarak Raya Wisata Banjarbaru
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji dan memahami penerapan
manajemen pelayanan umroh di PT. Mubarak Raya Wisata Banjarbaru. Penelitian
ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pelayanan yang profesional, aman, dan
nyaman dalam pelaksanaan ibadah umroh, mengingat tingginya minat umat Islam
di Indonesia untuk menunaikan ibadah tersebut. Sebagai biro perjalanan umroh, PT.
Mubarak Raya Wisata berkomitmen memberikan layanan optimal melalui sistem
manajemen yang terencana dan berfokus pada kepuasan jemaah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan manajer divisi
pelayanan perusahaan, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa manajemen pelayanan umroh di
PT. Mubarak Raya Wisata mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,
serta pengawasan yang dijalankan dengan baik. Tahapan pelayanan meliputi
pendaftaran secara online, bimbingan manasik dua tahap, penyediaan akomodasi
dan transportasi, hingga evaluasi pelayanan setelah kepulangan jemaah. Perusahaan
juga menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten dan
memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi layanan. Kendala
yang dihadapi meliputi keterlambatan visa, perubahan jadwal penerbangan, dan
adaptasi jemaah lansia, yang ditangani melalui pembentukan tim layanan darurat
serta pelatihan berkala untuk staf. PT. Mubarak Raya Wisata juga memiliki rencana
jangka panjang untuk menjadi biro perjalanan haji dan umroh unggulan secara
nasional maupun internasional
Produksi Pentol Rumahan Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Pada Pedagang Keliling Komunitas Lamongan di Kelurahan Kelayan Selatan Kota Banjarmasin)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan etika bisnis Islam
dalam proses produksi makanan, khususnya pada usaha pentol rumahan yang
dijalankan oleh pedagang keliling komunitas Lamongan di Kelurahan Kelayan
Selatan, Kota Banjarmasin. Fenomena praktik usaha yang belum sepenuhnya
selaras dengan prinsip Islam menimbulkan pertanyaan terkait sejauh mana
pedagang memahami dan menerapkan etika produksi Islam. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan etika produksi yang dijalankan serta menilai keselarasan
dengan prinsip etika bisnis Islam.
Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik observasi dan wawancara mendalam. Lima informan dipilih secara purposif
dari kalangan pedagang keliling komunitas Lamongan. Data dianalisis melalui
teknik interaktif Miles dan Huberman, mencakup reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa etika produksi yang dijalankan
pedagang mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip halal dan thayyib. Pedagang
memastikan kehalalan bahan, menghindari zat berbahaya, berkualitas, serta
menjaga kebersihan selama proses penggilingan, pencampuran, hingga pencetakan.
Produksi dilakukan secara manual di rumah masing-masing dengan tetap
memperhatikan sanitasi dasar. Meskipun, para pedagang belum sepenuhnya
mengerti secara konseptual mengenai etika bisnis Islam, praktik produksi mereka
telah mencerminkan nilai-nilai tauhid, kejujuran, keadilan, tanggungjawab, dan
ihsan. Etika produksi yang mereka terapkan menunjukkan nilai-nilai Islam dapat
terinternalisasi melalui kebiasaan kerja yang bersumber dari pengalaman dan tradisi
moral
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Kerupuk Amplang (Studi Kasus pada Usaha Produksi Kerupuk Amplang Omega di Desa Takisung
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya suatu permintaan produk kerupuk
amplang omega yang membuat Bapak Zaini harus selalu menyediakan persediaan bahan
baku agar dapat memenuhi permintaan konsumen. Akan tetapi strategi yang digunakan
dalam pengendalian persediaan bahan baku masih menggunakan cara tradisional yaitu
dalam persediaan bahan baku pemilik usaha hanya membeli bahan baku apabila akan
melakukan produksi saja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengendalian persediaan
bahan baku dalam memproduksi kerupuk amplang Omega, dan untuk mengetahui
bagaimana pengendalian persediaan bahan baku tersebut maka penelitian ini
menggunakan analisis Inventory turnover, lead time, costumer service level, stock out
cost dan cost of inventory.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Metode
pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara langsung kepada pemilik
usaha Kerupuk Amplang Omega , lalu dianalisis secara kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut : pertama, pengendalian
persediaan bahan baku usaha produksi kerupuk amplang ini mengunakan empat faktor
pengendalian persediaan yaitu frekuensi peputaran persediaan (Inventory turnover),
interval waktu atara waktu pemesanan (Lead time), layanan yang diberikan kepada
pelanggan (Costumer service level), biaya atas kekurangan persediaan (Stock out cost),
dan biaya pemesanan,penyimpanan serta biaya pembayaran (Cost of inventory). Kedua ,
kendala yang dapat terjadi pada persediaan bahan baku usaha produksi kerupak amplang
omega yaitu adanya perebuhan cuaca yang membuat nelayan sulit mencari ikan tenggiri
sehingga pemilik usaha tidak dapat membeli bahan baku utam
Manajemen Pengelolaan Dana Pada Masjid Khairullah Sungai Lulut
Masjid Agung Khairullah Sungai Lulut di Kecamatan Sungai
Tabuk, Kabupaten Banjar, memiliki jemaah yang banyak dan beragam
kegiatan keagamaan. Pengelolaan dana yang efektif dan terencana sangat
penting untuk memaksimalkan pemanfaatan dana. Namun, sering ditemui
kendala seperti ketidakjelasan dalam pengelolaan keuangan dan minimnya
pengetahuan manajerial. Penelitian ini menggunakan pendekatan
penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian
lapangan.
Objek dalam penelitian ialah Manajemen Pengelolaan Dana pada
Masjid Khairulah Sungai Lulut Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten
Banjar, seperti transparansi pengelolaan dana, sumber dana dan pengunaan
dana, pengorganisasian, pengawasan serta cara menyikapi dan mengatasi,
jika ada kendala/permasalahan internal tentang keuangan pada Masjid
Khairullah Sungai lulut dengan metode observasi, dokumentasi dan
wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan
dana dilakukan melalui fungsi manajemen yang meliputi perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan, serta evaluasi dan pengawasan secara
partisipatif dan terbuka. Sumber dana utama berasal dari celengan Jumat,
donasi sukarela, dan hasil kegiatan sosial. Pengurus masjid mengatasi
kendala keuangan dengan prinsip kehati-hatian, melakukan musyawarah
untuk menentukan skala prioritas, menjamin kegiatan jika dana tidak
mencukupi, serta meningkatkan koordinasi dan kapasitas pengurus melalui
pembagian tugas yang jelas dan pelibatan kader muda. Pendekatan
keterbukaan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan
pengelolaan dana yang berkelanjutan di masjid in
Karakteristik Sosial Manusia dalam Al-Qur’an
Al-Qur’an memberikan petunjuk yang sangat penting tentang karakteristik
sosial manusia sebagai makhluk yang hidup dalam masyarakat. Manusia sebagai
makhluk sosial tidak dapat hidup terisolasi, melainkan selalu membutuhkan
interaksi dan hubungan dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menggali
dan memahami karakteristik sosial manusia dalam Al-Qur’an dengan
mengidentifikasi ayat-ayat yang berkaitan dengan peran manusia sebagai makhluk
sosial, serta nilai-nilai sosial yang dapat diambil dari ajaran Islam untuk diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode
tafsir
tematik untuk menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas
karakteristik sosial manusia. Melalui pendekatan tafsir tematik terhadap ayat-ayat
pilihan, penelitian ini mengkaji bagaimana Al-Qur’an menggambarkan potensi
sosial manusia, tanggung jawabnya sebagai khalifah di bumi, serta peran aktifnya
dalam menjaga harmoni sosial. Kajian ini difokuskan pada ayat-ayat seperti Q.S.
Al-Baqarah/2:30 dan 2:251, Q.S. Al-Maidah/5:2, serta Q.S. Al-Hujurat/49:10–13
yang memberikan kerangka normatif terhadap relasi sosial manusia berdasarkan
prinsip keadilan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap sesama.
Analisis terhadap ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa manusia
diciptakan sebagai makhluk yang memiliki potensi besar untuk mengelola
kehidupan sosial secara konstruktif. Dalam Q.S. Al-Baqarah/2:30, manusia
diangkat sebagai khalifah di bumi, dengan tanggung jawab moral dan sosial untuk
menjaga tatanan kehidupan. Ayat Q.S. Al-Baqarah/2:251 memperkuat posisi
manusia sebagai agen penyeimbang sosial yang mencegah dominasi kezaliman
melalui mekanisme saling tolak-menolak. Sementara itu, ayat-ayat dalam Q.S. Al
Hujurat menekankan pentingnya nilai persaudaraan, larangan terhadap prasangka
buruk dan ejekan, serta ajaran kesetaraan yang menolak segala bentuk diskriminasi.
Keseluruhan temuan ini menunjukkan bahwa peran sosial manusia menurut Al
Qur’an bukan hanya sebagai makhluk yang berinteraksi, melainkan juga sebagai
penjaga nilai-nilai ilahiah dalam struktur sosial. Adapun karakter negatif seperti
kesombongan, prasangka, perundungan, dan ketidakadilan dikategorikan sebagai
faktor-faktor perusak tatanan sosial yang harus dihindari. Dengan demikian, Al
Qur’an menghadirkan kerangka etis yang komprehensif untuk membangun
masyarakat yang adil, damai, dan bermartabat
Strategi Dakwah Guru KH. Muhammad Bakhiet Melalui Channel Youtube Bengkel Islam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap strategi
dakwah yang dilakukan oleh Guru Kh. Muhammad Bakhiet melalui media
YouTube, khususnya pada akun Bengkel Islam. Media digital seperti YouTube
telah menjadi salah satu sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan
keagamaan kepada masyarakat luas, sehingga penting untuk memahami strategi
dakwah yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi
dakwah yang digunakan oleh Guru KH. Muhammad Bakhiet dalam
menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui akun Bengkel Islam, serta faktor
pendukung strategi dakwah tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library
research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai
sumber, termasuk video dakwah yang diunggah pada akun Bengkel Islam, buku,
artikel, dan jurnal yang relevan. Analisis data dilakukan dengan deskriptif melalui
reduksi, penyajian dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa strategi dakwah
Guru K.H. Muhammad Bakhiet di Channel YouTube Bengkel Islam. Pertama
strategi sentimental, dilakukan dengan memberikan motivasi kepada jemaah.
Kedua, strategi rasional, dilakukan dengan membuat jemaah berpikir dan
merenung atas fenomena kehidupan. Ketiga strategi indrawi, dilakukan dengan
menceritakan kisah pada masa Nabi dan para sahabat. Ada beberapa faktor yang
mendukung strategi dakwah yang disampaikan oleh Guru KH. Muhammad
Bakhiet pada Channel YouTube Bengkel Islam. Pertama, kepribadian da‘i yang
mencerminkan akhlak Islami, keteladanan, dan integritas yang tinggi. Kedua,
pemahaman terhadap konteks sosial budaya lokal, khususnya budaya Banjar.
Ketuga, Pemanfaatan media digital, khususnya platform YouTube. Keempat,
Kesesuaian metode dakwah dengan karakteristik mad‘u, menggunakan
pendekatan bil hikmah dan mau’izhah hasanah
Implementasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Terhadap Pengelolaan Limbah Ternak Itik di Desa Mamar Kecamatan Amuntai Selatan
Desa Mamar di Kecamatan Amuntai Selatan dikenal sebagai sentra usaha penetasan telur
itik yang berkembang pesat dan memberikan kontribusi penting bagi perekonomian
masyarakat. Namun, kegiatan peternakan itik juga menghasilkan limbah, terutama kotoran dan
air limbah kandang, yang belum terkelola dengan baik sehingga menimbulkan pencemaran
lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat sekitar. Permasalahan yang diangkat dalam
penelitian ini adalah bagaimana implementasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terhadap pengelolaan limbah ternak itik di
Desa Mamar, serta faktor-faktor yang menjadi kendala dalam implementasinya. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan UU No. 32 Tahun 2009 pada
pengelolaan limbah ternak itik di Desa Mamar dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi
masyarakat maupun pemerintah daerah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris
dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara terhadap peternak,
masyarakat, dan pihak dinas terkait, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara
deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi UU No. 32 Tahun 2009 di Desa
Mamar masih belum optimal. Pengelolaan limbah ternak itik sebagian besar belum dilakukan
secara terpadu dan ramah lingkungan, melainkan dibuang langsung ke lingkungan sekitar. Hal
ini bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mewajibkan
penanggung jawab usaha untuk mengelola limbah guna mencegah pencemaran. Faktor-faktor
kendala yang diidentifikasi meliputi rendahnya kesadaran hukum masyarakat, keterbatasan
pengetahuan teknis tentang pengelolaan limbah, kurangnya fasilitas teknologi yang
terjangkau, minimnya pengawasan dan pembinaan dari instansi terkait, serta keterbatasan
biaya yang dimiliki para peternak. Analisis penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan
limbah ternak itik di Desa Mamar perlu mendapat perhatian serius melalui upaya sosialisasi,
pelatihan teknologi pengolahan limbah, penyediaan fasilitas, serta pengawasan yang lebih
ketat agar sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang diamanatkan dalam UU
No. 32 Tahun 2009
Pengaruh Dramaturgi Penggunaan Second Accountt Instagram Terhadap Self-disclosure pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin
Media sosial Instagram telah mengubah cara masyarakat Indonesia
mengekspresikan diri secara digital. Dengan 79,5% penduduk menggunakan
internet, banyak orang memiliki multiple account Instagram untuk keperluan
berbeda. First account menampilkan diri secara formal, sedangkan second account
menjadi ruang pribadi untuk berbagi perasaan lebih bebas. Fenomena ini
menunjukkan identitas digital yang fleksibel dan mencerminkan kebutuhan
manusia akan ruang privat dalam mengekspresikan diri di era digital. Penelitian ini
untuk mengetahui pengaruh dramaturgi penggunaan second accountt instagram
dengan Self-disclosure pada mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN
Antasari Banjarmasin
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi
linier sederhana. Skala yang digunakan di adopsi dari Jita Wanodya yang merujuk
pada konsep pengelolaan kesan (impression management) dalam teori dramaturgi
milik Goffman dan Skala yang di modifikasi dari Vincensia Ririn Indriyani yang
merujuk pada teori Self-disclosure milik Altman dan Taylor. Teknik pengambilan
sampel dalam penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan
pendekatan purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian
ini sebanyak 275 orang dengan jumlah populasi sebesar 1.329 orang. Subjek
penelitian ini adalah mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Fakultas Ushuluddin
dan Humaniora
Hasil dari penelitian ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang didapatkan
nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti
menunjukkan adanya pengaruh. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi R
dramaturgi penggunaan second account memberikan pengaruh sebesar 44,2%
terhadap self-dislocusre pada mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN
Antasari Banjarmasin. Tingkat dramaturgi didominasi pada level sedang sebanyak
271 responden (98,55%) hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan
second account sebagai panggung alternatif untuk mengekspresikan diri dengan
lebih bebas dan autentik. Serta tingkat Self-disclosure didominasi pada level sedang
sebanyak 183 responden (66,55%) ini mengindikasikan bahwa mahasiswa
cenderung melakukan pengungkapan diri yang lebih dalam di second account
Instagram