Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Praktik Pemberian Upah Kepada Tukang Bangunan Sebelum Pekerjaan Dilakukan di Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas
Latar belakang ini di dasari karena kebutuhan mendesak yang dialami
oleh si tukang tersebut sehingga mengharuskannya meminta pembayaran
upahnya di awal yang sudah jelas bahwa pekerjaan tersebut belum sama
sekali dia kerjakan. Dalam Islam, konsep upah atau ujrah merupakan bagian
dari fikih muamalah yang menekankan keadilan dan kesepakatan antara
kedua belah pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pemberian
upah kepada tukang bangunan sebelum pekerjaan dilakukan, serta
mengidentifikasi permasalahan yang timbul dari praktik tersebut. Diharapkan
hasil penelitian dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan sistem
upah yang adil dan memperbaiki hubungan kerja antara kedua belah pihak.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan
pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah Kecamatan Kapuas Timur
Kabupaten Kapuas. Adapun mengenai teknik pengumpulan data yaitu,
wawancara dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data dilakukan
dengan menelaah konsep hasil penelitian yang kemudian disusun dengan
sistematika dari data yang diperoleh dari hasil wawancara.
Hasil dari penelitian ini yaitu yang pertama faktor penyebab pemberian
upah di awal karena kondisi ekonomi masyarakat yang rendah, adanya
kebutuhan mendesak dari pihak buruh, kurangnya pemahaman tentang
mekanisme akad dan risiko dari pemberian upah sebelum pekerjaan selesai,
serta akad lisan di masyarakat sekitar sudah menjadi kebiasaan dan sah saja.
Kedua, menurut hukum Islam akad upah-mengupah (ijarah) diperbolehkan
selama memenuhi rukun dan syarat sahnya akad. Pemberian upah di awal
boleh dilakukan selama ada kesepakatan dan tidak ada penipuan (gharar)
Exploring Students’ Learning Experience in Listening Skill Through the Taylor Swift Songs A Pragmatic Analysis of Speech
Keterampilan menyimak tetap menjadi tantangan utama bagi mahasiswa
pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa asing, karena kecepatan berbicara, kosakata
yang kompleks, dan keterbatasan paparan terhadap Bahasa inggris lisan yang autentik.
Untuk mengatasi kesulitan ini, pembelajar berbasis musik yang telah menjadi alternatif
pendekatan. Di antara berbagai artis, lagu-lagu Taylor Swift banyak digunakan dalam
pembelajaran bahasa karena liriknya yang naratif, pengucapan yang jelas, dan
keterlibatan emosionalnya. Namun, meskipun musiknya efektif dalam meningkatkan
keterlibatan mahasiswa dan mendorong latihan mendengarkan, banyak mahasiswa
yang masih mengalami kesulitan dalam memahami ekspresi idiomatik, bahasa
figuratif, dan lirik yang dinyanyikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode narrative inquiry untuk mengeskplorasi pengalaman siswa dalam
menggunakan lagu Taylor Swift untuk pemahaman mendengarkan. Data dikumpulkan
melalui wawancara mendalam dengan siswa di UIN Antasari Banjarmasin. Hasil
penelitian menunjukan bahwa lagu Taylor Swift meningkatkan motivasi, mendorong
untuk belajar secara mandiri, dan membantu pemahaman dala mendengarkan. Namun,
tantangan seperti kompleksitas bahasa dan transisi kata yang cepat mengharuskan
siswa menetapkan strategi pembelajaran aktif. Teknik seperti menganalisis lirik,
mendengarkan secara berulang, dan latihan pengucapan ditemukan sebagai metode
yang efektif dalam mengoptimalkan pembelajaran berbasis music. Penerapan lagu-lagu
Taylor Swift dalam kegiatan menyimak bahasa Inggris menunjukkan bahwa musik
dapat mendukung pembelajaran bahasa di luar kelas. Lagu-lagunya membantu
mahasiswa menjadi lebih termotivasi, mengembangkan kebiasaan belajar mandiri, dan
berinteraksi dengan input bahasa Inggris yang autentik. Hal ini menunjukkan bahwa
mengintegrasikan musik dalam latihan menyimak dapat menjadi metode yang
menyenangkan sekaligus efektif, terutama apabila dikombinasikan dengan strategi
pembelajaran yang tepa
Pengaruh Penggunaan Media Komik Berbasis Nilai-Nilai Moderasi Beragama Terhadap Keterampilan Menulis dan Minat Belajar Siswa Kelas IV pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN SN Kelayan Barat 2 di Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan menulis dan
minat belajar siswa kelas IV pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN SN
Kelayan Barat 2, disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik.
Selama ini, pembelajaran bahasa Indonesia hanya mengandalkan buku teks tanpa
adanya media pendukung yang menarik. Penelitian ini mengusulkan penggunaan
komik berbasis nilai moderasi beragama untuk meningkatkan pemahaman dan
keterampilan menulis siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterampilan
menulis dan minat belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media komik
berbasis nilai-nilai moderasi beragama serta pengaruh media komik berbasis nilai
nilai moderasi beragama terhadap keterampilan menulis dan terhadap minat
belajar siswa di SDN SN Kelayan Barat 2.
Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen yaitu pre-eksperiment design
dengan desain One-Group Pre-test-Post-test Design, yaitu penelitian yang
dilakukan untuk satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas
IVA SDN SN Kelayan Barat 2 yang berjumlah 16 siswa dan sampel di ambil
seluruh dari populasi. Adapun teknik pengumpulan data yaitu : tes, angket,
dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji linearitas, uji
univariat, dan uji multivariat.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh media komik terhadap
keterampilan menulis dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 kurang dari 0,05
artinya H0 di tolak dan Ha diterima dengan perbedaan nilai hasil pre-test memiliki
nilai rata-rata 54,38. Sedangkan hasil post-test memiliki nilai rata-rata 77,69. Dan
terdapat pengaruh media komik terhadap minat belajar siswa dilihat dari nilai Sig
(2- tailed) sebesar 0,000 kurang dari 0,05 artinya H0 di tolak dan Ha diterima
dengan perbedaan nilai hasil pre-test memiliki nilai rata-rata 60,50 dan posttest
70,31. Hasil uji regresi multivariat diperoleh nilai Wilks’ Lambda sebesar 0,000
dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, media komik berbasis
nilai-nilai moderasi beragama terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan
menulis dan meingkatkan minat belajar siswa
Penetapan Harga Makanan dan Minuman oleh Pedagang di Objek Wisata Pagat Batu Benawa
Penetapan harga makanan dan minuman di kawasan wisata merupakan
aspek penting yang berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan. Di Objek Wisata
Pagat Batu Benawa, sebagian pedagang masih menetapkan harga tanpa perhitungan
terstruktur, yang dapat menimbulkan keluhan konsumen terhadap harga produk
yang ditawarkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana
pedagang menetapkan harga serta komponen apa saja yang menjadi
pertimbangannya.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif
kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran mendalam
mengenai praktik penetapan harga oleh pedagang di kawasan wisata tersebut. Data
diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan delapan pedagang makanan
dan minuman, lima pengunjung, dan satu pengelola kawasan wisata Pagat Batu
Benawa. Observasi dan dokumentasi juga digunakan sebagai data pendukung untuk
memperkuat temuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga dilakukan secara
mandiri oleh pedagang tanpa acuan resmi dari pemerintah atau pengelola wisata.
Penetapan harga didasarkan pada pengalaman, kondisi pasar, dan kebiasaan
setempat, dengan mempertimbangkan biaya bahan baku, operasional, serta daya
beli konsumen. Lima orang pedagang menggunakan metode variable costing,
sedangkan tiga lainnya menerapkan metode full costing. Harga juga dipengaruhi
oleh margin keuntungan, persaingan, dan jumlah pengunjung. Dalam perspektif
ekonomi Islam, praktik penetapan harga ini mencerminkan prinsip keadilan,
kejujuran, dan keberkahan usaha. Pedagang menghindari penipuan, menetapkan
harga secara wajar, serta menjaga stabilitas melalui kesepakatan bersama dalam
paguyuban. Dengan demikian, penetapan harga oleh pedagang di kawasan ini
menunjukkan kesesuaian antara praktik ekonomi lokal dengan nilai-nilai Islam
Literasi Ekonomi Digital dan Industri Halal melalui Pengembangan Permainan Novel Visual pada Generasi Z (Studi Terhadap Mahasiswa Universitas Islam Negeri Antasari dan Universitas Lambung Mangkurat)
Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar dalam inovasi
media pembelajaran, khususnya untuk Generasi Z yang memiliki kecenderungan
tinggi terhadap dunia digital. Rendahnya literasi ekonomi digital dan pemahaman
terhadap industri halal di kalangan mahasiswa menjadi dasar pentingnya
pengembangan media edukatif yang sesuai dengan karakter generasi saat ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana permainan novel visual
mempengaruhi pemahaman literasi ekonomi digital dan industri halal di kalangan
generasi Z, khususnya mahasiswa. Fokus penelitian diarahkan pada efektivitas
media ini dalam meningkatkan pemahaman terhadap kedua topik tersebut melalui
pendekatan game-based learning yang interaktif dan kontekstual.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D)
dengan pendekatan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, desain,
pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa
dari Universitas Islam Negeri Antasari dan Universitas Lambung Mangkurat.
Proses penelitian melibatkan penyusunan instrumen, pembuatan game, validasi
media dan isi oleh ahli, pelaksanaan pre-test dan post-test, penyebaran kuesioner,
serta analisis data. Penilaian efektivitas dilakukan melalui uji Wilcoxon Signed
Rank Test dan analisis deskriptif statistik terhadap respons pengguna.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan novel visual yang
dikembangkan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman literasi
ekonomi digital dan industri halal di kalangan generasi Z. Peningkatan nilai antara
pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap
pemahaman literasi ekonomi digital dan industri halal. Selain itu, responden
memberikan penilaian positif terhadap aspek interaktivitas, manfaat edukatif, dan
desain visual permainan. Dengan demikian, permainan novel visual ini berpengaruh
signifikan terhadap peningkatan pemahaman literasi ekonomi digital dan industri
halal, serta dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif yang efektif
dalam menjawab kebutuhan generasi Z terhadap pembelajaran yang lebih menarik,
kontekstual, dan berbasis digita
Analisis Perilaku Nasabah Terhadap Produk Pembiayaan Bank Kalsel Syariah Kedai Martapura
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Dalam era ekonomi yang semakin
berkembang, industri perbankan syariah menjadi salah satu sektor keuangan yang
signifkan. Salah satu bank syariah di Indonesia adalah bank kalsel syariah, yang
memiliki berbagai pembiayaan sesuai dengan prinsip- prinsip syariah. hal ini
menjadikan penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai analisis perilaku
nasabah terhadap produk pembiayaan Bank Kalsel Syariah Kedai Martapura.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif.
Subjek penelitian ini nasabah pengguna produk pembiayaan Bank Kalsel Syariah,
objek penelitian ini adalah Perilaku Nasabah Terhadap Produk Pembiayaan Bank
Kalsel Syariah Kedai Martapura. Data yang digunakan dalam mengkaji dan
menganalisis penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan
data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Produk-produk pembiayaan Syariah
yang dipromosikan oleh pihak Bank Kalsel Syariah Kedai Martapura terdapat
berbagai macam meliputi murabahah, pembiayaan multijasa iB Ar-Rahman,
pembiayaan umum iB Ar-Rahman, kerjasama usaha, KUR Syariah, pembiayaan
hunian iB Ar-Rahman, pembiayaan pemilikan rumah sejahtera Syariah,
pembiayaan usaha rakyat iB Ar-Rahman. selanjutnya respon nasabah terhadap
produk pembiayaan Syariah yang dipromosikan oleh Bank Kalsel Syariah Kedai
Martapura cukup baik, para nasabah mudah memahami produk yang disampaikan
dan tertarik untuk mencari informasi lebih lanjut terhadap produk yang diinginka
Dampak Gagal Bayar Pinjaman Online terhadap Pengelolaan Keuangan Generasi Z
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan pinjaman
online di kalangan generasi Z yang menghadirkan berbagai konsekuensi, salah
satunya adalah meningkatnya kasus gagal bayar. Generasi ini menjadi kelompok
paling rentan karena umumnya memiliki literasi keuangan yang rendah serta kurang
memahami prinsip pengelolaan keuangan yang baik. Gagal bayar tidak hanya
berdampak pada aspek finansial, tetapi juga memengaruhi pola perilaku keuangan
individu secara keseluruhan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan generasi Z mengalami gagal bayar
pinjaman online, serta menganalisis bagaimana dampaknya terhadap pengelolaan
keuangan mereka setelah mengalami gagal bayar.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Informan terdiri dari enam individu yang
memenuhi kriteria: berusia 19–28 tahun, pernah menggunakan aplikasi pinjaman
online Kredivo, mengalami gagal bayar minimal tiga bulan, dan tergabung dalam
grup Facebook komunitas gagal bayar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara daring dan studi dokumentasi. Dengan teknik analisis data
menggunakan analisis interpretatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, faktor penyebab utama
gagal bayar adalah kurangnya pemahaman tentang utang, tingginya suku bunga,
perilaku konsumtif, dan minimnya literasi keuangan. Kedua, dampak dari gagal
bayar menimbulkan perubahan signifikan dalam pengelolaan keuangan, seperti
mencatat pengeluaran, membatasi konsumsi, serta menyisihkan dana darurat.
Secara umum, pengalaman gagal bayar mendorong informan untuk lebih bijak
dalam mengambil keputusan finansial mereka agar tidak menjadi beban finansial di
masa mendatan
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis POE (Predict, Observe, And Explain) pada Materi Lingkaran Kelas XI MA Darul Ilmi Tahun Ajaran 2024/2025
Proses pembelajaran matematika yang masih berorientasi pada guru
(teacher-centered) berimplikasi pada rendahnya partisipasi aktif siswa dalam
memahami konsep secara mendalam. Kondisi tersebut menegaskan urgensi
inovasi dalam pengembangan bahan ajar yang mampu mengakomodasi
keterlibatan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
modul ajar matematika berbasis Predict-Observe-Explain (POE) pada materi
lingkaran kelas XI serta mengkaji tingkat validitas, kemenarikan, dan efektivitas
modul tersebut dalam mendukung pencapaian hasil belajar siswa.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and
Development) dengan pendekatan model 4D (Define, Design, Develop,
Disseminate). Instrumen yang digunakan mencakup lembar wawancara, angket
respon peserta didik, serta lembar validasi yang melibatkan ahli materi dan ahli
media. Validasi dilakukan untuk menilai kelayakan substansi materi dan kualitas
penyajian media sebelum dilakukan uji coba terbatas kepada peserta didik di kelas
yang relevan.
Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berbasis POE memperoleh
kategori “sangat baik”, dengan skor 88,75% dari ahli materi dan 87,5% dari ahli
media, yang menunjukkan kelayakan produk untuk digunakan dalam
pembelajaran. Uji coba terhadap siswa mengindikasikan bahwa modul tersebut
memiliki tingkat kemenarikan sebesar 82,82% dan efektivitas pembelajaran
mencapai 85,96%. Dengan demikian, modul ajar berbasis POE dinilai layak,
menarik, dan efektif sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika
yang berpusat pada siswa
Representasi Busana Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Antasari Banjarmasin Sebagai Identitas Muslim Generasi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena globalisasi dan digitalisasi yang mengubah cara pandang terhadap busana, dari sekadar kebutuhan fungsional menjadi media ekspresi identitas, termasuk identitas keislaman. Generasi Z, yang tumbuh dalam lingkungan teknologi, menunjukkan kecenderungan berinovasi dalam gaya hidup, termasuk berpakaian. Bagi mahasiswa Muslim, khususnya di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Antasari Banjarmasin, busana tidak hanya berfungsi menutup tubuh, tetapi juga menjadi representasi nilai religius, sosial, dan budaya. Permasalahan dalam penelitian ini mencakup bagaimana representasi busana mahasiswa sebagai identitas Muslim generasi Z, makna busana yang berusaha disampaikan, serta kesesuaiannya dengan syariat Islam dan kode etik kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, yaitu enam mahasiswa aktif angkatan 2024 dari berbagai jurusan. Analisis data dilakukan dengan teori semiotika Roland Barthes, yang mencakup tiga tahap makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas Muslim yang terbentuk adalah Muslim yang modern, Muslim yang taat dan konsisten, dan Muslim yang situasional. Sedangkan makna busana mahasiswa adalah busana sebagai identitas diri, negosiasi aturan, dan identitas generasi Z. Kemudian banyak ditemukan ketidaksesuaian busana mahasiswa terhadap syariat dan kode etik kampus. Kesimpulannya, busana mahasiswa merepresentasikan identitas Muslim generasi Z secara tidak tetap dan terus berubah, dipengaruhi oleh agama, budaya, media, serta perkembangan zaman. Makna yang berusaha disampaikan juga berkaitan dengan karakteristik busana generasi Z. Meski demikian, masih ditemukan ketidaksesuaian antara tren busana yang dikenakan dengan aturan kampus dan prinsip syar’i
Pelatihan Dakwah Bil Lisan Melalui Praktik Muhadharah di Pesantren Tarbiyatul Islamiyah Banjarmasin Utara. Skripsi Komunikasi Penyiaran Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Pelatihan dakwah bil lisan diterapkan melalui praktik muhadharah di Pesantren Tarbiyatul Islamiyah Banjarmasin Utara,serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Dakwah bil lisan merupakan salah satu metode dakwah klasik yang terus relevan hingga kini, karena mengandalkan kekuatan komunikasi verbal dalam menyampaikan pesan keagamaan. Dalam konteks pendidikan pesantren, praktik Muhadharah menjadi salah satu sarana pelatihan yang digunakan untuk membentuk mental dan keterampilan para santri dalam menyampaikan dakwah secara langsung di hadapan publi