Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pembelajaran Kitab An-Nashaih ad Diniyyah wal Washaya al-Imaniyyah di Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin
Salah satu majelis taklim di Kota Banjarmasin yang membahas mengenai
kitab Nashaihud Diniyah adalah majelis taklim Ash-Shofa Banjarmasin yang
dipimpin oleh Tuan Guru Ustadz Ilham Humaidi. Majelis taklim Ash-Shofa
merupakan salah satu sarana bagi masyarakat untuk belajar ilmu tentang hal-hal
yang berhubungan dengan keagamaan. Kegiatan-kegiatan agama islam di Majelis
Taklim sangat berperan penting untuk membantu mengatasi masalah kurangnya
pengetahuan ilmu agama bagi jamaah yang masih keliru dalam ajaran-ajaran Islam
dan kurang menguasai pengamalan-pengamalan ibadah.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran
kitab Nashaihud Diniyah dan implikasi pembelajaran kitab Nashaihud Diniyah
pada jamaah di Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian
adalah guru pengajian dan jamaah Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin. Objek
Penelitian adalah pembelajaran kitab Nashaihud Diniyah dan implikasinya terhadap
jamaah di Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran kitab Nashaihud
Diniyah pada Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin dilaksanakan rutin setiap
malam selasa atau senin malam setelah salat isya di kediamanan Ustadz Ilham
Humaidi sendiri. Materi pembelajaran pada bab takwa yang disampaikan meliputi
nasehat-nasehat para ulama tentang takwa kemudian bersikap lunak terhadap kaum
mukmin, beriman kepada qadha dan qadhar. Pembahasan menuntut ilmu meliputi
keutamaan menuntut ilmu dan mengamalkannya. Pembahasan mengenai akhlak
yaitu lemah lembut dan jangan berburuk sangka kepada orang lain. Pembelajaran
kitab ini dilakukan menggunakan metode ceramah dengan berbagai media meliputi
mikrofon, meja dan kitab, serta media visual dan audio untuk melakukan live
streaming. Implikasi pengajian kitab Nashaihud Diniyah pada jamaah majelis
taklim As-Shofa Banjarmasin meningkatkan ketakwaan kepada tuhan dan
terjadinya peningkatan dalam kesadaran sosial, seperti semangat berbagi, saling
tolong-menolong, dan menjaga ukhuwah Islamiyah di antara jamaah
Penanganan Keterlambatan Bicara (Speech Delay) Anak Usia Dini di TK Harapan Ibu
Mengembangkan kemampuan berbahasa anak menjadi hal penting yang
harus dilakukan. Salah satunya kemampuan anak untuk berbicara, cara manusia
untuk berkomunikasi dan berbagi informasi adalah dengan berbicara. Kemampuan
berbicara anak harus dilatih dan dikembangkan secara maksimal untuk
mempermudah anak dalam belajar dan bersosialisasi. Namun ada beberapa faktor
yang mempengaruhi perkembangan berbahasa anak salah satunya yaitu speech
delay (keterlambatan bicara) yang disebabkan kurangnya stimulus bahasa. Salah
satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan
penggunaan metode bercerita.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses
penggunaan metode bercerita dalam menangani anak speech delay (keterlambatan
bicara). Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan yang bersifat
deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di TK Harapan Ibu Desa Kuripan Dengan
subjek penelitian meliputi, guru, kepala sekolah, dan siswa speech delay TK
Harapan Ibu. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Proses penelitian ini menggambarkan usaha yang dilakukan oleh pendidik
dalam penanganan anak speech delay (keterlambatan bicara) yaitu dengan
menggunakan metode bercerita. TK Harapan Ibu menerapkan beberapa strategi
dalam menangani speech delay, meliputi stimulasi bahasa melalui kegiatan
bercerita, bermain peran, penggunaan media audio-visual, serta komunikasi aktif
dan kolaborasi dengan orang tua
Penggunaan Metode Membaca Menulis Permulaan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I MIS Jannatusshibyan
Membaca sebagai salah satu dari empat kemampuan bahasa pokok, dan
merupakan bagian atau komponen dari komunikasi tulis. Pada tingkatan membaca
permulaan, proses pengubahan inilah yang terutama dibina dan dikuasai, dan ini
terutama dilakukan pada masa anak-anak, khususnya pada tahun permulaan di
sekolah. Oleh karena itu untuk memudahkan peserta didik dalam membaca,
diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat membuat peserta didik lebih
terbantu dalam memahami pembelajaran. Adapun metode pembelajaran yang
digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode membaca menulis
permulaan (metode eja). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan
membaca permulaan sebelum menggunakan metode eja dan mengetahui
kemampuan membaca permulaan sesudah menggunakan metode eja serta untuk
mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah digunakan
metode eja pada kelas I MIS Jannatusshibyan.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan dengan
menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Adapun metode yang akan
digunakan adalah Matching Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik
pengumpulan data diperoleh dengan cara tes dan dokumentasi. Instrumen
penelitian yang digunakan adalah soal pre-tes dan post-tes sebanyak 30 soal.
Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas, uji t
dengan teknik paired samples t-tes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan metode eja
peserta didik masih kurang kemampuan membaca permulaan dan setelah
menggunakan metode eja peserta didik ada peningkatan yang baik, serta pada uji
paired sample t test dengan menggunakan metode eja diperoleh rata-rata 23,85
dengan signifikan 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, dari hasil perolehan tersebut
rhitung < rtabel, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan
membaca permulaan setelah digunakan metode eja di kelas I MIS
Jannatusshibya
Model Analisis Jalur Pengaruh Gaya Mengajar, Kecerdasan Emosional dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII MTs Miftahul Aula Bangkal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar matematika
siswa kelas VIII MTs Miftahul Aula, dimana sekitar 43% siswa memperoleh nilai
dibawah KKM. Ditengah sengitnya pendidikan yang semakin ketat, prestasi belajar
siswa menjadi fokus utama dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, ataupun
lembaga pendidikan. Prestasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan
intelektual saja, tetapi juga oleh faktor lain seperti gaya mengajar guru, kecerdasan
emosional serta minat belajar siswa. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui
pengaruh gaya mengajar, kecerdasan emosional dan minat belajar siswa terhadap
prestasi belajar matematika siswa kelas VIII MTs Miftahul Aula Bangkal baik
pengaruh secara langsung, tidak langsung dan total.
Penelitian ini berjenis penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Miftahul Aula Bangkal.
Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Miftahul Aula
Bangkal sebanyak 46 orang dan pengambilan sampel menggunakan teknik
sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala likert,
dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah
statistik deskriptif dan uji prasyarat asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji linearitas,
uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi, serta metode yang
digunakan adalah analisis jalur (path analysis) berbantuan software Lisrel 8.80.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Gaya mengajar guru,
kecerdasan emosional dan minat belajar serta prestasi belajar matematika siswa
dalam kategori baik (2) Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar
matematika siswa kelas VIII MTs Mifathul Aula Bangkal, antara (a) gaya mengajar
berpengaruh langsung sebesar 11%, tidak langsung sebesar14% dan total sebesar
25% (b) kecerdasan emosional berpengaruh langsung sebesar 23%, tidak langsung
sebesar 18% dan total sebesar 41% (c) minat belajar berpengaruh langsung sebesar
5%, tidak langsung sebesar 11% dan total sebesar 16
Analisis Kesulitan Kemampuan Membaca di Kelas Tinggi pada Siswa di MI TPI Keramat Banjarmasin Timur
Kemampuan membaca merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar
yang menjadi dasar bagi penguasaan pengetahuan di semua bidang studi. Namun,
di lapangan masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca
terutama pada siswa kelas IV MI TPI Keramat Banjarmasin Timur. Oleh karena
itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kesulitan
membaca yang dialami siswa, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta
mendeskripsikan strategi yang diterapkan guru dalam menangani permasalahan
tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi terhadap kegiatan pembelajaran di kelas,
wawancara mendalam dengan guru kelas, serta dokumentasi untuk melengkapi
data lapangan, teknik analisis data ini menggunakan Data Reduction(Reduksi
Data) dan Data Display(Penyajian Data). Subjek dalam penelitian ini terdiri dari
satu orang guru dan dua orang siswa. Objek yang diteliti dalam penelitian ini
adalah kesulitan membaca pada peserta didik di MI TPI Keramat Banjarmasin
Timur
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk
kesulitan membaca, di antaranya kesalahan dalam melafalkan kata, kesulitan
mengenali huruf, dan kurangnya pemahaman terhadap isi bacaan. Faktor
penyebab kesulitan tersebut antara lain rendahnya minat baca siswa, kurangnya
dukungan dari lingkungan keluarga, serta penggunaan metode pembelajaran yang
monoton. Guru berupaya mengatasi hal tersebut melalui pendekatan individual,
penggunaan media pembelajaran visual, pembiasaan membaca rutin, serta kerja
sama dengan orang tua. Temuan ini menggaris bawahi pentingnya strategi
pembelajaran yang adaptif dan dukungan lingkungan untuk meningkatkan
kemampuan membaca siswa di sekolah dasar
Potensi Ekspor Produk Halal dengan Keunggulan Komparatif Sebagai Penyumbang Surplus Neraca Perdagangan Indonesia
Penelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan peneliti mengenai keunggulan
komparatif produk halal dan potensi ekspornya sebagai penyumbang surplus neraca
perdagangan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah memberikan deskripsi dan
menganalisis mengenai keunggulan komparatif produk halal dan potensinya dalam
memberikan sumbangan atas surplus neraca perdagangan Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan dengan
pendekataan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang diterapkan
adalah teknik studi dokumen dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Sumber
data yang digunakan bersifat sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik,
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Komite Nasional Ekonomi Dan
Keuangan Syariah, dan Kementrian Perdagangan Indonesia
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa: 1) Keunggulan komparatif produk
halal Indonesia dapat dilihat dari ketersediaan bahan baku halal, kapasitas produksi,
inovasi produk, dan strategi pemasaran. 2) Indonesia memiliki potensi ekspor
produk halal yang sangat besar, hal ini dapat dilihat dari kinerja neraca perdagangan
yang menunjukkan surplus signifikan sepanjang tahun 2022 hingga 2023
Usaha Kerupuk Ikan Tenggiri Pada Kerupuk Mama Elsa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga Di Kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembangunan ekonomi yang
berkelanjutan menjadi kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun upaya
pemerintah belum sepenuhnya maksimal. Usaha ini memiliki potensi besar
sebagai penggerak ekonomi, khususnya meningkatkan pendapatan dan membuka
lapangan kerja. Kerupuk Mama Elsa dikenal sebagai produsen kerupuk ikan
tenggiri, yang menjadi oleh-oleh khas daerah setempat.
Penelitian ini bertujuan menganalisis Usaha Kerupuk Mama Elsa dalam
meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di Kota Kuala Pembuang dengan
menggunakan jenis penelitian lapangan (Filed Research) dengan pendekatan
deskriptif kualitatif dan sumber data berasal dari data primer. Teknik
pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara langsung dan observasi
kepada 8 Informan yaitu pemilik usaha dan karyawan Kerupuk Mama Elsa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kerupuk ikan tenggiri Kerupuk
Mama Elsa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan
kesejahteraan ekonomi keluarga melalui beberapa indikator kesejahteraan yaitu
peningkatan pada fasilitas tempat tinggal, kemudahan dalam akses pendidikan,
kemudahan dalam akses pelayanan kesehatan, kemudahan transportasi,
kemudahan dalam akses pendidikan kesehatan anggota keluarga seta juga mampu
menciptakan lapangan kerj
استخدام استراتيجة الخريطة الذهنية بالبطاقة المؤشرة في تعليم صيغة الأفعال العربية لطلبة الصف العاشر بمدرسة العبودية الثانوية الإسلامية = Penggunaan Strategi Mind Mapping Berbantu Kartu Indeks Pada Pembelajaran Pola-pola Fiil Bahasa Arab Pada Siswa kelas X Madrasah Aliyah Ubudiyah
Pembelajaran bahasa Arab di madrasah aliyah berperan penting dalam
pengembangan ilmu dan keagamaan. Namun, pemahaman siswa terhadap pola-pola
fi’il masih rendah akibat strategi pembelajaran yang kurang efektif dan keterbatasan
media pembelajaran. Strategi mind mapping berbantu kartu indeks dinilai mampu
menciptakan suasana belajar yang interaktif dan efektif dalam meningkatkan
pemahaman pola-pola fi’il bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk
meningkatkan pemahaman pola-pola fi’il bahasa Arab siswa kelas X MA Ubudiyah
melalui materi “Pembagian Fi’il” (Aqsamul Fi’il) di kelas X MA Ubudiyah.
Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian
quasi experimental design dengan bentuk pretest posttest control group design.
Adapun dalam penelitian ini menggunakan purpossive sample. Teknik
pengumpulan data meliputi tes dan dokumentasi dengan analisis statistik deskriptif
dan inferensial melalui uji u .
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara
kelas eksperimen dan kelas kontrol maka dapat dikatakan bahwa strategi mind
mapping berbantu kartu indeks efektif dalam pembelajaran pola-pola fi’il bahasa
Arab siswa kelas X MA Ubudiyah dengan nilai Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000
< 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditola
Implementasi Adab Dalam Menciptakan Suasana Belajar yang Kondusif pada Siswa Kelas X di SMA PGRI 2 Banjarbaru
Penurunan sikap adab siswa dalam proses pembelajaran, seperti kurang
menghargai guru, mengabaikan peraturan kelas, serta rendahnya disiplin belajar,
menjadi perhatian utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif di
lingkungan sekolah. Pendidikan adab merupakan solusi strategis untuk
membangun karakter siswa yang berakhlak. Hal ini juga mendukung keberhasilan
proses pendidikan secara holistik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana
implementasi adab dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif pada siswa
kelas X di SMA PGRI 2 Banjarbaru serta mengidentifikasi faktor-faktor
pendukung dan penghambat dalam proses implementasinya. Fokus penelitian
diarahkan pada lima bentuk implementasi adab, yaitu adab terhadap guru, sesama
siswa, lingkungan belajar, proses pembelajaran, dan terhadap ilmu itu sendiri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas,
wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta dokumentasi. Analisis
data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan, dengan validasi data menggunakan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah
menerapkan nilai-nilai adab seperti menghormati guru, bekerjasama dengan
teman, menjaga kebersihan lingkungan, serta menunjukkan kedisiplinan dan
tanggung jawab dalam belajar. Namun demikian, masih ditemukan beberapa
pelanggaran adab, seperti berbicara saat guru menjelaskan dan tidak menyapa
guru. Faktor yang mempengaruhi implementasi adab mencakup faktor internal
(motivasi diri, kesadaran spiritual, dan kebiasaan pribadi) serta faktor eksternal
(keteladanan guru, budaya sekolah yang religius, dan dukungan orang tua).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan yang konsisten dan keteladanan
dari lingkungan sekolah merupakan kunci utama dalam menanamkan adab siswa
untuk menciptakan suasana belajar yang harmonis dan kondusif
Pelaksanaan Sistem Mutasi Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Negeri 24 Banjarmasin
Mutasi peserta didik merupakan salah satu mekanisme yang mendukung
mobilitas tersebut. Mutasi ini terjadi karena berbagai alasan, seperti perpindahan
tempat tinggal orang tua, kebutuhan peserta didik untuk mendapatkan lingkungan
belajar yang lebih kondusif, atau faktor kapasitas daya tampung sekolah. Namun,
pelaksanaan sistem mutasi di tingkat SMPN menghadapi berbagai tantangan.
Penelitian sebelumnya menunjukkan adanya kendala seperti kurangnya
pemahaman masyarakat terhadap prosedur mutasi, kesenjangan daya tampung
antara sekolah asal dan tujuan, hingga belum optimalnya teknologi dalam
mendukung administrasi mutasi.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan
sistem mutasi peserta didik dan juga mengetahui faktor apa saja yang
mempengaruhi pelaksanaan sistem mutasi peserta didik yang ada di SMPN 24
Banjarmasin.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
analisis deskriptif, melalui penelitian lapangan. Subjek penelitian ini mencakup
Kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, operator dapodk, kepala
tata usaha, staf tata usaha, siswa, dan wali siswa di SMPN 24 Banjarmasin. Teknik
pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan sistem mutasi di SMPN 24
Banjarmasin telah berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dalam teori
administrasi pendidikan. Setiap langkah, mulai dari pengecekan kuota rombongan
belajar, verifikasi dokumen, hingga pembaruan data dalam sistem Dapodik,
dilaksanakan secara sistematis dan profesional. Praktik administrasi yang
diterapkan menunjukkan ketertiban, ketepatan, dan konsistensi dalam menjalankan
kebijakan mutasi. Selain itu, keterlibatan aktif berbagai pihak termasuk orang tua,
sekolah asal, dan sekolah tujuan serta koordinasi yang intensif, mencerminkan
kemampuan sekolah dalam mengelola proses mutasi secara efektif, efisien, dan
berorientasi pada kelancaran layanan pendidikan bagi peserta didik baru.
Faktor internal dan eksternal sangat memengaruhi proses mutasi peserta
didik di SMPN 24 Banjarmasin. Secara internal, sekolah mempertimbangkan
kondisi riil dan berupaya menjaga efektivitas pengelolaan kelas serta kualitas
pembelajaran. Sementara secara eksternal, kebijakan zonasi, arahan dari dinas
pendidikan, dan keterbatasan daya tampung sekolah di sekitar menjadi acuan
penting dalam pengambilan keputusan. Dengan mengedepankan prinsip kehati
hatian, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi, sekolah memastikan proses
mutasi berjalan adil dan sesuai ketentuan yang berlak