Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Integrasi Nilai-Nilai Panca Jiwa Pondok Dalam Pembentukan Karakter Santriwati di Pondok Pesantren Darul Hijrah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Panca Jiwa Pondok dalam pembentukan karakter santriwati di Pondok Pesantren Darul Hijrah.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan, pendekatan penelitian kualitatif, dan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah wakil pimpinan pondok, bagian pengasuhan, wali asuh dan santriwati di pondok pesantren Darul Hijrah Puteri. Objek penelitian ini adalah menganalisis integrasi nilai-nilai Panca Jiwa Pondok dalam pembentukan karakter santriwati di Pondok Pesantren Darul Hijrah.Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yaitu koleksi data, editing, pengklasifikasian data, dan interpretasi data. Analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman yang memiliki tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai-nilai Panca Jiwa telah diinternalisasikan dalam kehidupan santriwati. Pondok Pesantren Darul Hijrah berperan sebagai lembaga reproduksi tradisi Islam (merujuk pada pandangan Dhofier), yang menjalankan proses pewarisan nilai melalui pembiasaan, keteladanan, dan kehidupan kolektif yang teratur. Proses ini menjadikan Panca Jiwa sebagai identitas moral dan mekanisme pembentuk kepribadian santriwati Darul Hijrah. Strategi integrasi yang digunakan oleh pengasuh dan pendidik dalam mengintegrasikan Panca Jiwa adalah dengan mengembangkan potensi majemuk (multiple intelligences) santriwati secara integral. Strategi ini menciptakan individu yang cerdas secara spiritual, emosional, sosial, dan moral, serta diarahkan untuk menumbuhkan keseimbangan antara pengetahuan, kesadaran diri, dan tanggung jawab sosial. Internalisasi nilai-nilai Panca Jiwa Pondok telah mewujudkan sistem pendidikan karakter holistik (sebagaimana dikehendaki oleh teori Thomas Lickona). Hasilnya adalah pembentukan karakter santriwati yang beriman, berakhlak, dan berintegritas tinggi, di mana nilai moral tidak hanya diketahui, tetapi dirasakan dan diwujudkan dalam tindakan sehari-hari
Desain Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Ekopedagogi pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tanah Laut
Penelitian ini dilatar belakangi dengan proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) cenderung berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya keterkaitan yang kuat, sehingga nilai-nilai spiritual kurang terimplementasi dalam pemahaman fenomena alam. Pemisahan disiplin ilmu ini mengakibatkan siswa kurang mampu memaknai pelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab religius, yang berdampak pada rendahnya sikap peduli atau pro terhadap lingkungan di kalangan siswa.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi awal pembelajaran PAI, menyusun desain kurikulum PAI berbasis ekopedagogi, serta untuk mengetahui implementasi desain kurikulum PAI berbasis ekopedagogi pada sekolah menengah pertama (SMP) yang kontekstual dengan kondisi pendidikan di Tanah Laut terutama di SMP An-Najah Putra. Fokus utama penelitian ini adalah mentransformasi pemahaman teoretis agama menjadi karakter peduli lingkungan yang nyata melalui pengembangan kurikulum yang inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan delapan tahapan yaitu, riset dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, validasi produk, revisi produk I, uji coba lapangan, revisi produk II serta desiminasi dan implementasi agar menghasilkan produk berupa desain kurikulum PAI berbasis Ekopedagogi yang sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar siswa. Pendekatan ini mencakup proses pengembangan sistematis, mulai dari analisis kebutuhan hingga uji validitas oleh para ahli, guna memastikan kurikulum yang dihasilkan layak dan efektif untuk diterapkan di sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal pembelajaran PAI bersifat dari segi materi masih berpusat pada buku, guru banyak menggunkan metode ceramah, tidak mengaitikan dengan lingkungan, tidak mengintegrasikan antara materi PAI dengan lainnya tentang ekopedagogi. Desain kurikulum ini disusun berdasarkan landasan teologis (Al-Qur’an dan Hadis) serta filosofis. Kurikulum menetapkan tujuan pembelajaran yang mengintegrasikan mata pelajaran PAI dan IPA, dengan materi yang dikembangkan secara terpadu melalui metode Project-Based Learning (PjBL) serta sistem evaluasi berbasis proyek. Implementasi kurikulum melalui tiga tahapan yaitu kesadaran terhadap lingungan, analisis kritis tentang lingkungan, dan aksi nyata outdoor learning terbukti efektif. Hasil ini ditunjukkan oleh respons siswa sebesar 87,88% serta peningkatan signifikan nilai pre-test ke post-test
Kesadaran Buruh Sawit Terhadap Praktik Utang Piutang Di Desa Teluk Haur Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin
Praktik utang piutang merupakan fenomena yang lazim dijumpai dalam
kehidupan masyarakat perdesaan, khususnya pada kelompok buruh sawit yang
memiliki keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis Kesadaran Hukum Buruh Sawit Terhadap Praktik
Utang Piutang di Desa Teluk Haur, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten
Tapin, ditinjau dari perspektif kesadaran hukum, hukum perdata, dan hukum Islam,
serta mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesadaran hukum
masyarakat terhadap praktik tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
sosiologi hukum. Data diperoleh melalui wawancara dengan buruh sawit dan
pemberi pinjaman, serta observasi lapangan. Analisis data dilakukan secara
deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori kesadaran hukum Soerjono
Soekanto serta pendekatan hukum perdata dan fiqh muamalah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Utang piutang di Desa Teluk
Haur pada umumnya dilakukan secara lisan tanpa perjanjian tertulis, dengan
penambahan yang relatif tinggi, yaitu berkisar antara 10–20% per bulan. Ditinjau
dari perspektif hukum perdata, praktik Utang piutang dengan penambahan tinggi
tersebut berpotensi mengandung sebab yang bertentangan dengan kesusilaan,
sehingga perjanjiannya dapat dinyatakan batal demi hukum. Sementara itu, dalam
perspektif hukum Islam, praktik tersebut tidak memenuhi ketentuan akad qardh
yang sah karena adanya tambahan (bunga) yang disyaratkan sejak awal, sehingga
dapat dikualifikasikan sebagai riba yang diharamkan. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa praktik Utang piutang buruh sawit di Desa Teluk Haur tidak hanya
merupakan persoalan individual, tetapi juga persoalan struktural yang memerlukan
intervensi hukum, ekonomi, dan sosial secara komprehensif. Praktik ini diterima
sebagai kebiasaan sosial meskipun secara substansi bertentangan dengan prinsip
keadilan dan kepatutan. Tingkat kesadaran hukum buruh sawit terhadap praktik
Utang piutang masih tergolong rendah, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor,
antara lain rendahnya tingkat pendidikan, kondisi ekonomi yang lemah, sistem upah
bulanan, ketiadaan akses lembaga keuangan formal, lemahnya peran penegak
hukum, serta norma sosial dan budaya yang permisif terhadap praktik Utang
piutang berbung
Analisis Sosiologis Yuridis Pelayanan Isbat Nikah Massal Oleh Pengadilan Agama Tanjung di kecamatan Bintang Ara Kab. Tabalong
Penelitian ini berjudul “Analisis Sosiologis-Yuridis terhadap Pelayanan
Isbat Nikah Massal oleh Pengadilan Agama Tanjung di Kecamatan Bintang Ara
Kabupaten Tabalong.” Latar belakang penelitian ini adalah masih maraknya
praktik perkawinan tidak tercatat (nikah sirri) di wilayah pedesaan akibat faktor
ekonomi, jarak geografis, dan rendahnya pemahaman hukum masyarakat. Kondisi
tersebut menimbulkan permasalahan hukum terkait status istri dan anak. Untuk
mengatasinya, Pengadilan Agama Tanjung melaksanakan program Isbat Nikah
Massal melalui gerakan GEMPAR (Gerakan Melayani Masyarakat Pencari
Keadilan dari Desa Terluar) sebagai bentuk pelayanan hukum terpadu bagi
masyarakat terpencil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan isbat nikah massal
di Kecamatan Bintang Ara tahun 2021 serta menganalisisnya dari sisi sosiologis
yuridis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan hakim
Pengadilan Agama, Kepala KUA, aparat desa, dan peserta isbat nikah massal,
serta dokumentasi dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pelaksanaan isbat nikah massal dilakukan secara terpadu dan sistematis melalui
tahapan koordinasi (16 Februari 2021), pendataan peserta (10–16 Februari 2021),
sidang lapangan (18 Februari 2021), dan penyerahan dokumen (25 Februari 2021)
dengan jumlah peserta 41 pasangan suami istri.
Dari aspek yuridis, pelaksanaan isbat nikah massal merupakan
implementasi Pasal 2 dan 7 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 serta Pasal 7
KHI yang memberikan dasar hukum bagi Pengadilan Agama untuk menetapkan
keabsahan perkawinan yang belum tercatat. Dari aspek sosiologis, kegiatan ini
mencerminkan adaptasi sosial masyarakat terhadap hukum formal dan
peningkatan kesadaran hukum. Dengan demikian, isbat nikah massal tidak hanya
memberikan kepastian hukum, tetapi juga berperan sebagai sarana perubahan
sosial dan pelayanan hukum yang humanis, inklusif, dan berkeadilan bagi
masyarakat pedesaa
Upaya Pustakawan dalam Meningkatkan Kesadaran dan Tanggung Jawab Pemustaka terhadap Pengembalian Koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda
rpustakaan. Koleksi yang dipinjam itu kemudian dikembalikan ke perpustakaan
sesuai jangka waktu yang ditetapkan. Kendatipun demikian, tidak sedikit pemustaka
yang kerap terlambat dalam pengembalian koleksi yang telah dipinjam tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pustakawan dalam meningkatkan
kesadaran dan tanggung jawab pemustaka terhadap pengembalian koleksi di Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda.
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif.
Adapun subjek dalam penelitian ini adalah pustakawan, staf perpustakaan dan
pemustaka dengan objek penelitian yaitu upaya pustakawan dalam meningkatkan
kesadaran dan tanggung jawab pemustaka terhadap pengembalian koleksi di Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan teknik
pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan
dokumentasi. Adapun untuk menganalisis data menggunakan tiga tahapan yaitu
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data yang
kemudian diuji keabsahan datanya dengan menggunakan metode triangulasi dan bahan
referensi.
Hasil dari penelitian ini yaitu upaya pustakawan dalam meningkatkan
kesadaran dan tanggung jawab pemustaka terhadap pengembalian koleksi di Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda telah dilaksanakan dengan cukup baik
melaui tindakan atau kegiatan meliputi pemberian pengetahuan dan pemahaman, sikap
dan pola perilaku (tindakan) pustakawan terhadap pemustaka serta penanaman rasa
tanggung jawab. Kendatipun demikian, upaya-upaya yang ada ini tidak memberikan
hasil yang instan dan masih memerlukan waktu dan proses yang panjang untuk dapat
menjangkau ke seluruh pemustaka
Penelitian Kuantitatif Dalam Pendidikan
Buku Penelitian Kuantitatif dalam Pendidikan disusun sebagai panduan komprehensif bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti pendidikan dalam memahami serta menerapkan pendekatan penelitian kuantitatif secara sistematis dan aplikatif. Buku ini menjelaskan konsep dasar, metodologi, dan prosedur analisis yang menjadi fondasi penelitian berbasis data numerik. Diawali dengan pemahaman tentang definisi dan karakteristik penelitian kuantitatif, buku ini kemudian menguraikan berbagai jenis penelitian seperti deskriptif, korelasional, eksperimen, dan ex-post facto, serta tahapan-tahapan penelitian mulai dari perumusan masalah, penyusunan hipotesis, kerangka konsep, hingga analisis data.
Selain membahas teori, buku ini juga memperkaya pembaca dengan contoh penerapan nyata dalam konteks pendidikan, terutama dalam bidang pengajaran bahasa Inggris. Setiap bab disusun dengan bahasa yang lugas dan sistematis agar mudah dipahami, bahkan oleh peneliti pemula.
Tujuan utama penulisan buku ini adalah memberikan pemahaman konseptual dan praktis mengenai penelitian kuantitatif agar pembaca mampu merancang, melaksanakan, dan menganalisis penelitian secara ilmiah dan beretika. Buku ini juga menekankan pentingnya validitas, reliabilitas, serta penggunaan teknik statistik dalam menguji hipotesis dan menarik kesimpulan yang sahih.
Dengan demikian, buku ini menjadi rujukan penting bagi mahasiswa, dosen, peneliti pendidikan, dan praktisi yang ingin memperdalam metodologi penelitian kuantitatif, baik untuk keperluan akademik maupun pengembangan profesional di bidang pendidikan
Analisis Pesan Dakwah Lirik Lagu “Takkan Berpaling Dari-Mu” dan Konstruksi Makna Audiens YouTube
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media dakwah yang
tidak lagi terbatas pada ceramah atau pengajian, tetapi juga memanfaatkan media
populer seperti musik dan platform digital. Lagu religi dapat menjadi sarana
penyampaian pesan dakwah yang efektif karena mampu menyentuh emosi
pendengar dan menjangkau audiens yang luas. Salah satu lagu yang mengandung
nilai religius adalah lagu “Takkan Berpaling Dari-Mu” yang dinyanyikan oleh
Rossa. Selain melalui lirik lagu, pemaknaan terhadap pesan dakwah juga dapat
dilihat dari respons audiens pada kolom komentar YouTube. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah yang terkandung dalam
lirik lagu “Takkan Berpaling Dari-Mu” serta menganalisis konstruksi makna
audiens YouTube terhadap pesan tersebut berdasarkan teori resepsi Stuart Hall.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi
untuk mengidentifikasi pesan dakwah dalam lirik lagu yang meliputi aspek
akidah, syariah, dan akhlak. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan analisis
resepsi audiens untuk mengkaji komentar pengguna YouTube berdasarkan tiga
posisi pembacaan Stuart Hall, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Data
penelitian diperoleh melalui dokumentasi lirik lagu dan komentar audiens pada
kanal YouTube resmi Trinity Optima Production. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa lirik lagu “Takkan Berpaling Dari-Mu” lebih dominan mengandung pesan
dakwah yang berkaitan dengan aspek akidah, seperti rasa syukur, ketundukan
kepada Allah Swt., serta komitmen seorang hamba untuk tetap setia kepada-Nya.
Sementara itu, dalam konstruksi makna audiens, sebagian besar komentar berada
pada posisi dominan, yaitu audiens menerima dan menyetujui pesan religius yang
disampaikan dalam lagu. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu
menerima pesan tetapi menafsirkannya sesuai pengalaman pribadi, dan tidak
ditemukan secara signifikan komentar yang berada pada posisi oposisi. Penelitian
ini menyimpulkan bahwa lagu religi dapat menjadi media dakwah kultural yang
efektif di era digital karena mampu menyampaikan nilai-nilai keislaman secara
persuasif serta membuka ruang bagi audiens untuk membangun makna secara
aktif melalui interaksi di media sosial
Strategi Kolaboratif dalam Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik (Studi Kasus di MTsN 4 Banjarmasin)
Pembentukan karakter disiplin peserta didik merupakan salah satu tujuan
utama dalam penyelenggaraan pendidikan, khususnya pada jenjang madrasah.
Namun, tantangan perilaku peserta didik yang beragam menuntut adanya
pengelolaan kesiswaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga
kolaboratif.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kolaboratif dalam
pembentukan karakter disiplin peserta didik di MTsN 4 Banjarmasin. Penelitian ini
adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala
madrasah, wakil kepala bidang kesiswaan, guru wali kelas, guru mata pelajaran,
serta peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian
data, dan penarikan kesimpulan.
Pembentukan karakter disiplin peserta didik dilakukan melalui pembiasaan
kegiatan religius yang terstruktur, seperti tadarus Al-Qur’an, sholat Dhuha
berjamaah, doa bersama, serta kegiatan keagamaan lainnya yang dilaksanakan
sebelum proses pembelajaran. Selain itu, pembentukan disiplin juga didukung oleh
keteladanan guru, pengelolaan kelas yang konsisten, serta penerapan aturan yang
bersifat edukatif dan persuasif. Pemberian sanksi dilakukan secara humanis dan
bernuansa religius, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran peserta didik tanpa
tekanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kolaboratif di MTsN 4
Banjarmasin dilaksanakan melalui sinergi antara pihak madrasah, guru, orang tua,
dan peserta didik. Bentuk kolaborasi tersebut meliputi penyusunan dan penerapan
tata tertib madrasah, pembiasaan kegiatan keagamaan dan disiplin, komunikasi
intensif dengan orang tua, serta pemberian pembinaan dan keteladanan oleh guru.
Strategi ini terbukti mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti tanggung
jawab, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan secara bertahap
Pendampingan literasi Budaya pada Siswa SMPN 25 Satu Atap Hulu Sungai Tengah Kecamatan Batang Alai timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Memahami tentang budaya merupakan identitas diri anak Kalimantan karena hilang
budaya hilang juga jati dirinya. Namun SMPN 25 SATU ATAP Kecamatan Batang Alai Timur
Kabupaten Hulu Sungai Tengah menghadapi krisis pemahaman tentang budaya karena
kurangnya literasi koleksi buku budaya. Kekuranagan literasi koleksi budaya menyebabkan
kurangnya pemahan siswa tentang budaya khusus nya budaya banjar mayoritas dayak bukan
berarti tidak boleh mengenal budaya banjar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mendampingi sekolah dalam memperkenalkan, memberipemahan tentang budaya banjar agar
tali silaturahmi suku dayak dan banjar terus berjalan erat samapai ke anak cucu kelak.
Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), yang
melibatkan kolaborasi aktif antara peneliti dengan kepala sekolah dan guru. Pendekatan ini
melibatkan partisipasi langsung dalam setiap tahapan penelitian, mulai dari postest, pretest,
pelaksanaan, hingga hasil akhir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan ini berhasil menghasilkan siswa
dan siswi yang paham dan mengenal akan budaya banjar sehingga mereka tau betapa eratnya
tali persaudaraan dayak dan banjar karena ada budaya yang juga sama atau hampir mirip
dengan budaya mereka.
pendampingan literasi budaya memberikan dampak positif terhadap siswa, tidak hanya
dari segi kognitif berupa peningkatan pengetahuan, tetapi juga dari segi afektif berupa rasa
apresiasi dan kebanggaan terhadap budaya Banjar. Penelitian ini sekaligus membuktikan
bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam mengembangkan literasi budaya yang relevan
dengan kebutuhan siswa
Aktivitas Mahasiswa KKN UIN Antasari dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid di Dusun Cabai, Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan Hulu Sungai Tengah
Masjid Ar-Rahim yang terletak di Dusun Cabai, Desa Patikalain,
Kecamatan Hantakan Hulu Sungai Tengah ini merupakan salah satu dari dua masjid
yang ada di desa Patikalain. walaupun hanya terdapat dua Masjid di desa ini, jumlah
jemaah yang beribadah di Masjid Ar-Rahim sangat sedikit. Seringkali pada salat
Zuhur, Asar dan Subuh masjid ini kosong. Hal ini melatarbelakangi penelitian yang
bertujuan untuk kembali memakmurkan masjid Ar-Rahim melalui pemberdayaan
masyarakat yang mampu mandiri secara kegiatan serta kepengurusannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research
(PAR), dimana masyarakat terlibat dalam mengidentifikasi masalah dan resolusi
bersama. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi,
wawancara, Forum Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Kemudian data
dianalisis dan terakhir dilakukan pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memberikan contoh kepada
masyarakat dan menambah kegiatan keagamaan di masjid dapat menggerakkan
masyarakat untuk kembali rutin beribadah di masjid. Bertambahnya jumlah jemaah
merupakan salah satu indikasi bahwa penelitian ini berjalan dengan baik dan
berhasil. Proses ini diawali dengan upaya membangun interaksi dan integrasi
dengan masyarakat guna menumbuhkan kepercayaan. Selanjutnya, diberikan
keteladanan dalam kehidupan beragama serta dilakukan upaya persuasif untuk
mengajak masyarakat kembali berperan aktif dalam memakmurkan masjid.
Pendekatan Participatory Action Research (PAR) mendorong masyarakat untuk
ikut serta dalam memakmurkan masjid Ar-Rahim. Yaitu dengan melibatkan
masyarakat dalam kepengurusan masjid. Masyarakat juga yang menjadi tokoh
utama dalam kepengurusan masjid Ar-Rahim yang baru. Pelibatan aktif masyarakat
dalam perencanaan dan pelaksanaan program sosial keagamaan dapat secara efektif
meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam memakmurkan masji