Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Pengaruh Kepemimpinan yang Memberdayakan terhadap Keterikatan Kerja pada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang dimoderasi oleh Motivasi Intrinsik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Gambut

    No full text
    Keterikatan kerja memiliki dampak positif pada organisasi, seperti peningkatan kepuasan kerja, kinerja, kegigihan, serta kondisi pegawai itu sendiri. Kemudian, kepemimpinan yang memberdayakan menjadi salah satu faktor yang secara konseptual dapat berpengaruh terhadap intensi turnover, serta peningkatan keterikatan kerja seseorang. Dengan demikian, diperlukan peran kepemimpinan yang mampu untuk menumbuhkan keterikatan kerja orang yang dipimpinnya untuk mencapai visi dan tujuan organisasi secara efisien dan efektif. Berdasarkan penelitian terdahulu, motivasi intrinsik juga diketahui dapat mempengaruhi keterikatan kerja pegawai. Kepemimpinan yang memberdayakan dapat diperkuat dengan adanya motivasi intrinsik yang tinggi dari seorang pegawai. Sehingga diasumsikan bahwa motivasi intrinsik memiliki peran terhadap keterikatan kerja pegawai yang diberdayakan oleh pemimpinnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan yang memberdayakan terhadap keterikatan kerja, dan peran motivasi intrinsik dalam memoderasi kepemimpinan yang memberdayakan terhadap keterikatan kerja pada guru dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 1 Gambut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional berupa hubungan kausal yang akan dimoderatori oleh variabel lain. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling dan didapatkan sampel berjumlah 62 guru dan tenaga kependidikan (GTK) dengan minimal masa kerja 1 tahun. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dan Moderate Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS versi 26.0 for windows dan PROCESS Procedure for SPSS 4.2. Hasil penelitian ini yaitu (1) Kepemimpinan yang memberdayakan pada GTK SMK Negeri 1 Gambut berada pada tingkat tinggi. (2) Keterikatan kerja pada GTK SMK Negeri 1 Gambut berada pada tingkat tinggi. (3) Motivasi intrinsik pada GTK SMK Negeri 1 Gambut berada pada tingkat tinggi. (4) Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan kepemimpinan yang memberdayakan memiliki pengaruh positif sedang dan signifikan terhadap keterikatan kerja (5) Hasil MRA menunjukkan nilai Int_1 lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, kepemimpinan yang memberdayakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja namun tidak dapat dimoderasi oleh motivasi intrinsi

    Implementasi Manajemen Strategi Kepala Sekolah Di SMPN 23 Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini mengkaji secara mendalam implementasi manajemen strategi yang diterapkan oleh kepala sekolah di SMPN 23 Banjarmasin dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Manajemen strategi merupakan pendekatan yang melibatkan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian guna mencapai tujuan organisasi, dalam hal ini sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin utama bertanggung jawab dalam merancang strategi yang efektif untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya, baik dalam aspek tenaga pendidik, peserta didik, sarana dan prasarana, hingga hubungan dengan masyarakat. Dengan penerapan manajemen strategi yang sistematis, sekolah dapat mencapai peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif, yang memungkinkan peneliti menggali data secara mendalam melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan staf, serta melakukan observasi langsung terhadap kegiatan di sekolah. Salah satu temuan utama dalam penelitian ini adalah penerapan perencanaan berbasis data, yang dilakukan melalui evaluasi hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Data yang diperoleh dari ANBK menjadi dasar dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan, termasuk dalam merancang kurikulum, metode pembelajaran, serta program pengembangan guru dan siswa. Pengorganisasian dalam manajemen strategi di SMPN 23 Banjarmasin dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas di antara tenaga pendidik dan staf administrasi. Kepala sekolah memastikan bahwa setiap guru dan staf memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan strategi sekolah. Pada aspek penggerakan, kepala sekolah berperan sebagai pemimpin yang memberikan motivasi dan inspirasi bagi tenaga pendidik dan siswa. Pengendalian dalam manajemen strategi dilakukan melalui evaluasi berkala terhadap implementasi strategi yang telah diterapkan. Kepala sekolah menggunakan indikator kinerja yang terukur untuk menilai efektivitas program yang telah berjalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen strategi di SMPN 23 Banjarmasin memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan. Prestasi akademik dan non-akademik siswa mengalami peningkatan, didukung oleh sistem pengelolaan sekolah yang lebih efektif dan efisien. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan agar sekolah terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi dalam pembelajaran serta meningkatkan kerja sama dengan orang tua dan masyaraka

    Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Berbantuan Media Kertas Origami dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Matematika Kelas V SDN Pemurus Dalam 7

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran kooperatif think pair share berbantuan media kertas origami dalam meningkatkan motivasi belajar matematika. Pembelajaran yang masih monoton meyebabkan siswa mengalami kejenuhan, siswa lebih suka bermain dan bercanda, dan model dan media pembelajaran yang digunakan guru sangat terbatas sehingga motivasi belajar siswa menurun. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan, penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan metode pre-experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen One-Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini melibatkan yang melibatkan 28 siswa (13 laki-laki dan 15 perempuan). Teknik pengumpulan menggunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang mengukur motivasi belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Pengisian kusioner dilaksanakan dengan 25 butir soal yang telah dilakukan uji validitas, uji reliabilitas dan teknik analisis data. Teknik analisis data yang digunakan ada 2, yaitu analisis data deskripsi dan analisi statistik infrensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan menggunakan metode uji paired t-test dan uji n gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa meningkat dari 77.0 (kategori cukup baik) pada pre-test menjadi 83.6 (kategori baik) pada post-test, dengan nilai signifikansi α < 0.05, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari model pembelajaran yang digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif think pair share berbantuan media kertas origami. Uji N Gain Score menunjukkan rata-rata N-Gain sebesar 0.30, yang diturunkan sebagai peningkatan motivasi belajar dalam kategori sedang

    Pengaruh Kegiatan Dakwah Terhadap Keberagamaan Santriwati Tahfidzul Qur'an Pondok Pesantren Manba’ul ‘Ulum Kertak Hanyar

    No full text
    Keberagamaan merupakan aspek penting dalam kehidupan seorang muslim, terutama bagi santriwati yang sedang menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Salah satu faktor yang berperan besar dalam meningkatkan keberagamaan santriwati adalah kegiatan dakwah. Dakwah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian ilmu keagamaan, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan moral yang sesuai dengan ajaran Islam. Kegiatan dakwah ini diharapkan dapat membentuk santriwati menjadi pribadi yang lebih disiplin dalam beribadah, memiliki pemahaman agama yang mendalam, serta mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pondok Pesantren Manba’ul ‘Ulum Kertak Hanyar sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membina santriwati, khususnya mereka yang mengikuti program Tahfidzul Qur’an. Para santriwati tidak hanya dituntut untuk menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik. Untuk mendukung hal tersebut, pondok pesantren ini menerapkan berbagai kegiatan dakwah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas keberagamaan santriwati. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta analisis regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil uji validitas menunjukkan semua item kuesioner memiliki nilai r_hitung > r_tabel (0,2078), sehingga dinyatakan valid, sedangkan hasil uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,873, yang menunjukkan instrumen penelitian memiliki tingkat reliabilitas tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan dakwah berpengaruh signifikan terhadap keberagamaan santriwati. Berdasarkan uji regresi linear sederhana, diperoleh persamaan regresi Y = 78,893 + 0,699X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kegiatan dakwah akan meningkatkan keberagamaan santriwati sebesar 0,699. Selain itu, nilai R Square sebesar 0,358 mengindikasikan bahwa 35,8% variasi dalam keberagamaan santriwati dijelaskan oleh kegiatan dakwah, sedangkan sisanya 64,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    Pelaksanaan Pembelajaran Kitab Fathul Mu’in di Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah Alalak Tengah Kota Banjarmasin

    No full text
    Pembelajaran kitab Fathul Mu’in di Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah menjadi saranan guna meningkatkan pemahaman secara mendalam mengenai ilmu fiqih agar bisa membandingkan pendapat para ulama sebagai pedoman untuk para santri dan santriwati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kitab Fathul Mu’in dan faktor pendukung dan penghambatnya pondok pesantren Tarbiayatul Islamiyah Alalak Tengah Kota Banjarmasin. Peneltian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini (1) pelaksanaan pembelajaran kitab Fathul Mu’in di Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah dari awal sampai akhir berjalan dengan baik dapat dilihat dari persiapan, penggunaan metode, pengelolaan kelas, dan evaluasinya. Pembelajaran kitab Fathul Mu’in berperan dalam membantu meningkatkan pemahaman para santri dan santriwati tentang ilmu fiqih dan hukumnya dan sebagai pembekalan untuk membantu para santri dan santriwati menghadapi perbedaan pendapat di waktu kuliah nantinya. (2) faktor pendukung pelaksanan pembelajaran kitab Fathul Mu’in di Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah yaitu adanya peran dan pengalaman ustadz menjadi faktor utama keberhasilan pelaksanaan pembelajaran kitab Fathul Mu’in ini, Sedangkan faktor penghambatnya adalah terkendala dalam memberikan pemahaman isi dalam kitab Fathul Mu’in kepada para santri dan santriwati dikarenakan kitab Fathul Mu’in bahasanya memang mudah, singkat dan padat tetapi cukup sulit untuk memahami isi yang terkandung dalam kitab Fathul Mu’in tanpa adanya keahlian dan pengalaman dari ustadz

    Analisis Penggunaan Power Point Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Ma Plus Al-Hamid Banjarmasin

    No full text
    Pesatnya perkembangan teknologi, membuat pembelajaran juga semakin berkembang, salah satunya melalui penggunaan media seperti power point. Media ini membuat siswa terlibat aktif, menjadikan pembelajaran lebih menarik, dan memudahkan pemahaman materi. Pembelajaran menggunakan media power point juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, berdiskusi, dan bekerja sama karena terdapat presentasi berkelompok, sehingga meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi, seperti Sejarah Kebudayaan Islam, serta meningkatkan semangat belajar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penggunaan media power point pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Faktor pendukung dan penghambat guru dan siswa dalam Penggunaan media power point pada mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan persepsi guru dan siswa dalam Penggunaan media power point pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) memakai metode analisis deskriftif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu guru Sejarah Kebudayaan Islam dan siswa kelas XII di MA Plus Al-Hamid Banjarmasin, sedangkan objek dari penelitian ini yaitu penggunaan media power point. Selain itu, terdapat pula Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian analisis penggunaan power point Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Ma Plus Al-Hamid Banjarmasin yaitu efektif meningkatkan partisipasi aktif dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Meskipun ada tantangan seperti waktu pemasangan LCD dan cahaya yang terlalu terang, pembelajaran ini membuat materi lebih menarik dan memudahkan interaksi antar siswa. Dan juga Guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan power point, yang membuat pembelajaran lebih efisien, aktif, dan menyenangka

    Motivasi Siswi Muslim Dalam Pemakaian Ciput Sebagai Bagian Menutup Aurat di SMP Negeri 27 Banjarmasin

    No full text
    Perkembangan zaman terutama pada modern ini banyak membuat perubahan dan perkembangan di berbagai aspek kehidupan yang membawa pengaruh terhadap individu salah satunya dalam berpenampilan dan berpakaian. Dalam Islam, pakaian tidak hanya semata-mata tentang penutup tubuh tetapi juga secara menyeluruh baik kesehatan, kesopanan, kerapian maupun terkait keselamatan. Ciput merupakan bagian dari menutup aurat yang tercipta dari trend fashion perkembangan zaman dan juga merupakan bagian dari kerapian dalam berpakaian. Salah satu bagian dari menutup aurat dan kerapian dalam berpakaian yang ada di SMP Negeri 27 Banjarmasin yaitu memakai ciput bagi siswi muslim saat bersekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi siswi muslim dalam pemakaian ciput sebagai bagian menutup aurat di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 15 orang siswi muslim, guru mata pelajaran PAI, guru mata pelajaran BK dan staf tata usaha di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Objek penelitian ini adalah motivasi siswi muslim dalam pemakaian ciput sebagai bagian menutup aurat di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumenter. Teknik pengolahan data menggunakan editing, klasifikasi data dan interpretasi data. Teknik analisis data menggunakan tiga komponen utama yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswi muslim SMP Negeri 27 Banjarmasin memakai ciput di sekolah terbagi menjadi tiga. Motivasi memakai ciput di sekolah karena kesadaran seperti kesadaran akan perintah agama untuk menutup aurat, adanya perasaan senang dan nyaman ketika memakai ciput, penampilan lebih rapi, kebiasaan sejak dulu serta keinginan untuk melatih diri agar terbiasa menjaga aurat. Motivasi memakai ciput di sekolah karena adanya peraturan sekolah serta adanya sanksi/hukuman yang diberikan apabila tidak memakai ciput. Serta motivasi memakai ciput di sekolah karena keduanya baik karena kesadaran maupun karena peraturan

    Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Anjir Muara

    No full text
    Kurikulum Merdeka adalah sebuah kerangka pendidikan yang menekankan pada fleksibilitas, kemandirian, dan responsif terhadap kebutuhan masing-masing siswa. Dalam program ini, siswa didorong untuk aktif berpartisipasi dalam proses belajar yang sesuai dengan minat, bakat, dan perkembangan pribadi mereka. Semua lembaga pendidikan di Indonesia mulai menerapkan kurikulum ini dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan dan mengevaluasi penerapan Kurikulum Merdeka guna mengetahui sejauh mana implementasinya di sekolah serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini yang bertujuan untuk meneliti Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Anjir Muara serta faktor pendukung dan penghambat Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Anjir Muara. Penelitian ini merupakan Penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengolahan data yang dilakukan dengan langkah langkah koleksi, pengeditan, dan klasifikasi data. Subjek penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam. Adapun objek penelitian ini yaitu Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran pendidikan agama islam di SMAN 1 Anjir Muara serta faktor pendukung dan penghambatnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan langkah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Anjir Muara telah terlaksana, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga asesmen yang dilaksanakan oleh guru PAI. Beberapa faktor pendukungnya antara lain adanya fasilitas yang memadai serta guru yang kompeten. Sementara itu, faktor penghambatnya mencakup kesadaran dan pemahaman guru yang masih kurang menyeluruh, kesulitan guru dalam mengontrol aktivitas belajar siswa, dan perbedaan kemampuan antara setiap siswa

    Upaya Single Mother dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga di Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut

    No full text
    Pada umumnya, peran kepala keluarga dijalankan oleh laki-laki. Namun, di lapangan, peran tersebut sering kali diambil alih oleh perempuan yang menjadi orang tua tunggal. Fungsi keluarga yang biasanya dilakukan oleh suami, seperti memenuhi kebutuhan ekonomi, memberikan perlindungan dan keamanan, mendidik anak, dan sebagainya, kini harus dijalankan oleh perempuan/istri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan oleh perempuan berstatus single mother dalam menjaga ketahanan keluarganya. Fokusnya adalah untuk memahami bagaimana perempuan tersebut menghadapi dan mengelola berbagai masalah dalam situasi sulit agar fungsi keluarga tetap berjalan dan tercapai keharmonisan, serta kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah laut. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan beberapa narasumber untuk mengumpulkan informasi, serta data sekunder yang didapatkan dari buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan sumber literatur lainnya yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa upaya perempuan single mother adalah dengan bekerja keras dan selalu mengusahakan agar kebutuhan anak-anaknya terpenuhi. Meskipun menghadapi beban yang berat, perempuan single mother berusaha menciptakan ketahanan keluarga melalui pengelolaan ekonomi yang efisien, penguatan komunikasi dan hubungan emosional dalam keluarga. Penelitian ini juga menemukan pentingnya pendidikan dan keterampilan sebagai faktor utama dalam meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan keluarga perempuan single mother. Dengan demikian, upaya perempuan single mother dalam mewujudkan ketahanan keluarga tidak hanya bergantung pada kekuatan individu, tetapi juga pada dukungan sosial dan akses terhadap sumber daya yang memadai

    Praktik Pernikahan Siri Oleh Penghulu Ilegal di Kecamatan Selat Kelurahan Selat Utara Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pernikahan siri yang dilakukan oleh penghulu ilegal di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Fokus utama penelitian ini meliputi alur atau tata cara pelaksanaan pernikahan siri, serta faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat memilih jalur pernikahan tanpa pencatatan resmi. Permasalahan ini muncul karena masih tingginya angka pernikahan yang tidak tercatat, meskipun hal tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan serta Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan penghulu ilegal, pasangan yang menikah siri, serta tokoh masyarakat seperti ketua RT. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan tingginya intensitas praktik pernikahan siri, terutama di kalangan pasangan muda dan masyarakat dengan keterbatasan akses layanan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur praktik pernikahan siri di Kelurahan Selat Utara dimulai dari penentuan mahar atau jujuran, penyerahan dokumen pendukung (KTP, KK, akta lahir) kepada ketua RT, kemudian terpenuhinya rukun pernikahan seperti calon mempelai suami dan istri, 2 orang saksi, wali nasab dari pihak perempuan, serta ijab dan qabul yang harus terpenuhi, rekomendasi penghulu ilegal, pelatihan akad atau ijab qabul di rumah penghulu, pelaksanaan akad nikah secara agama, hingga walimatul ‘ursy sebagai pengumuman sosial. Praktik ini berlangsung di luar pengawasan negara dan tanpa pencatatan resmi di KUA. Adapun faktor-faktor pendorong praktik ini antara lain: rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pencatatan pernikahan, keterbatasan ekonomi, usia calon mempelai yang belum memenuhi syarat hukum, jauhnya akses ke KUA, serta tekanan sosial dan budaya yang mengutamakan kehormatan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan edukasi hukum kepada masyarakat mengenai pentingnya pencatatan pernikahan serta dampak dari praktik ini sangat dirasakan terutama oleh perempuan dan anak, yang kehilangan perlindungan hukum seperti akta kelahiran, hak waris, dan perlindungan hukum saat terjadi konflik rumah tangga. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi hukum secara menyeluruh, penyediaan program nikah gratis bagi masyarakat tidak mampu, kemudahan administrasi, serta peningkatan peran negara dalam pengawasan dan pemberdayaan hukum pernikaha

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇