Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pemahaman Jargon Politik Pasangan Presiden Prabowo-Gibran Terhadap Minat Pemilih Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Antasari Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemilihan presiden
2024 di Indonesia sebagai momentum yang dapat menentukan arah
perkembangan negara. Dalam konteks ini, penggunaan bahasa politik, terutama
jargon, menjadi alat penting bagi kandidat untuk menarik perhatian dan
dukungan pemilih, terutama di kalangan mahasiswa yang merupakan generasi
muda dan pemilih potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan
memahami bagaimana jargon politik yang digunakan oleh pasangan Prabowo
Gibran memengaruhi minat pemilih di kalangan mahasiswa Fakultas Dakwah
dan Ilmu Komunikasi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk
mengeksplorasi pemahaman mahasiswa terhadap peran jargon tersebut dalam
konteks kampanye politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode wawancara mendalam. Data dikumpulkan melalui survei dan
wawancara dengan mahasiswa angkatan 2021 dan 2022 di Fakultas Dakwah dan
Ilmu Komunikasi UIN Antasari Banjarmasin. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk, yang
mencakup analisis teks, konteks sosial, dan kognisi sosial. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jargon politik "oke gas" dan "tabrak tabrak masuk"
memiliki daya tarik yang signifikan dalam menarik perhatian mahasiswa. Jargon
ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif, tetapi juga
menciptakan kedekatan emosional antara calon dan pemilih. Meskipun jargon
mampu meningkatkan minat pemilih, keputusan untuk memilih tetap didasarkan
pada substansi visi dan misi calon. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
wawasan bagi calon pemimpin dan tim kampanye dalam merancang strategi
komunikasi yang lebih efektif untuk menarik dukungan dari kalangan
mahasiswa.Perlu diingat bahwa penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan,
seperti keterbatasan waktu dan sumber daya. Namun, penelitian ini diharapkan
dapat memberikan kontribusi pada penelitian lebih lanjut tentang topik yang
sama
Penggunaan Strategi Timeline Untuk Meningkatkan Minat Belajar Pada Pembelajaran SKI di MAN 1 Tapin
Penelitian ini dilatar belakangi minimnya minat belajar peserta didik pada
mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam , yang disebabkan karena rendahnya
minat dan motivasi belajar siswa dan juga kurangnya variasi yang diterapkan
pendidik saat proses pembelajaran di kelas. Oleh Karena itu diperlukan Inovasi
Strategi Pembelajaran yang dapat merubah suasana pembelajaran di kelas.
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana Penggunaan
Strategi Timeline dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran SKI
di MAN 1 Tapin (2) Faktor-Faktor yang mendukung dan menghambat keberhasilan
penggunaan strategi timeline dalam meningkatkan minat belajar siswa. Adapun
menjadi tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk menggali penggunaan strategi
timeline dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran SKI di MAN
1 Tapin (2) Untuk Menggali faktor-faktor yang mendukung dan menghambat
keberhasilan penggunaan strategi timeline dalam meningkatkan minat belajar
siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru mata
pelajaran SKI dan siswa kelas XI A di MAN 1 Tapin. Proses pembelajaran
dilakukan dalam tiga tahap, dimulai dengan metode konvensional pada pertemuan
pertama, lalu dilanjutkan dengan penerapan strategi timeline pada pertemuan kedua
dan ketiga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi timeline mampu
meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran SKI. Siswa menjadi
lebih aktif dalam diskusi, tertarik menyusun urutan peristiwa sejarah, dan
menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi. Strategi ini juga
menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, interaktif, dan kolaboratif. Faktor
guru dan peserta didik turut memengaruhi keberhasilan strategi ini, terutama dalam
hal pengelolaan kelas dan kesiapan siswa
Pengaruh Religiusitas, Literasi Keuangan dan Norma Subjektif Terhadap Minat Menabung Haji (Studi Kasus Masyarakat Banjarmasin)
Penelitian ini dilatar belakangi minat masyarakat untuk menabung haji
dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari aspek internal maupun eksternal
individu. Religiusitas mendorong motivasi spiritual, literasi keuangan memperkuat
pemahaman pengelolaan dana, sementara norma subjektif mencerminkan
pengaruh sosial yang datang dari lingkungan sekitar. Penelitian ini mengkaji
pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap minat masyarakat Banjarmasin dalam
menabung haji, guna memberikan gambaran empiris bagi lembaga keuangan
syariah dan pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan
partisipasi masyarakat dalam tabungan haji.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan
pendekatan asosiatif, teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan
melalui kuesioner kepada 120 responden kemudian teknik analisis data yang
digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda dan pengujian data
menggunakan bantuan SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, hanya variabel literasi
keuangan yang berpengaruh signifikan thitung = 3,606; sig = 0,000. Sedangkan
variabel religiusitas thitung = 0,650; sig = 0,517 dan norma subjektif thitung =
0,352; sig = 0,726 tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Nilai koefisien
determinasi Adjusted R² sebesar 0,289 menunjukkan bahwa 28,9% variasi dalam
minat menabung haji dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini
memberikan implikasi penting bagi lembaga keuangan syariah dalam
mengembangkan program literasi keuangan untuk meningkatkan minat masyarakat
dalam menabung haji. Secara simultan, ketiga variabel independen memiliki
pengaruh signifikan terhadap minat menabung haji dengan nilai Fhitung sebesar
172,876 dan signifikansi 0,00
Pengaruh Kondisi Keuangan, Pengetahuan dan Motivasi Terhadap Keputusan Mahasiswa Perguruan Tinggi di Banjarmasin Untuk Investasi di Pasar Modal Syariah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mahasiswa
terhadap investasi di pasar modal syariah, khususnya dalam konteks
meningkatnya kesadaran keuangan di kalangan generasi muda. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kondisi keuangan, pengetahuan,
dan motivasi berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa untuk berinvestasi di
pasar modal syariah. Penelitian dilakukan pada mahasiswa UIN Antasari dan
ULM Banjarmasin dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei
terhadap 96 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier
berganda dengan bantuan SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pengetahuan (t hitung
= 2,931 > t tabel = 1,986; sig = 0,004) dan motivasi (t hitung = 3,161 > t tabel =
1,986; sig = 0,002) berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi.
Sementara itu, kondisi keuangan tidak berpengaruh signifikan (t hitung = -0,302 <
t tabel = 1,986; sig = 0,764). Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh
signifikan (F hitung = 19,210 > F tabel = 2,70; sig = 0,000). Nilai R² sebesar
0,385 menunjukkan bahwa kondisi keuangan, pengetahuan, dan motivasi
menjelaskan 38,5% variasi keputusan investasi mahasisw
Pemahaman Masyarakat Pendalaman Lama Tentang Perbankan Syariah
Bank syariah jika dilihat dari perkembangannya saat ini tidak kalah
majunya dengan bank konvensional. Permasalahan yang dihadapi oleh bank
syariah adalah masih rendahnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang
perbankan syariah yang disebabkan oleh masih dominannya perbankan
konvensional sehingga perbankan syariah masih dianggap kurang maksimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman
masyarakat terhadap perbankan syariah di Desa Pendalaman Lama.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan di Desa
Pendalaman Lama. Pendekatan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
kualitatif. Terdapat dua sumber data dalam penelitian ini, yaitu sumber data
primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer diperoleh langsung dari
masyarakat sedangkan sumber data sekunder yang peneliti gunakan berupa
dokumen-dokumen dari Desa Pendalaman Lama dan dari berbagai buku. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat belum mengetahui perbankan
syariah dan tidak paham tentang perbankan syariah secara detail. Hanya 22 orang
yang paham tentang perbankan syariah dan bahkan ada yang sama sekali tidak tahu
mengenai perbankan syariah dengan jumlah 119 orang dari 150 total masyarakat
yang diteliti. Berjumlah 119 orang di masyarakat Desa Pendalaman Lama tidak
mengetahui produk dan jasa apa saja yang ada di perbankan syariah.. Minimnya
pemahaman dari masyarakat dikarenakan minimnya informasi yang diperoleh dari
bank syariah maupun media seperti media cetak, media sosial dan televisi
Strategi Komunikasi Dakwah Ustadz Ilham Humaidi Melalui Channel Youtube Syima Sabilal Muhtadin
Pemanfaatan teknologi memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam
berkomunikasi dan berbagi informasi kapan saja dan di mana saja. Salah satu
bentuk pemanfaatannya adalah dalam penyebaran dakwah melalui media teknologi.
Strategi komunikasi dakwah di era globalisasi memegang peranan penting dalam
menjaga agar pesan-pesan keagamaan tetap relevan dan tersampaikan secara
efektif. Salah satu pendakwah yang aktif memanfaatkan YouTube sebagai sarana
dakwah adalah Ustadz Ilham Humaidi. Dari sekian banyak dai yang menyampaikan
ceramah melalui Channel YouTube Syima Sabilal Muhtadin, peneliti tertarik untuk
mengkaji dakwah salah satu ulama terkemuka asal Kalimantan Selatan, yaitu
Ustadz H. Ilham Humaidi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui strategi komunikasi dakwah Ustadz Ilham Humaidi Melalui Channel
YouTube Syima Sabilal Muhtadin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung
terhadap video dakwah Ustadz Ilham Humaidi yang tersedia di kanal YouTube
Syima Sabilal Muhtadin, serta dokumentasi berupa literatur dan catatan yang
relevan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahap,
yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan teori Harold D. Lasswell,
strategi komunikasi dakwah Ustadz Ilham Humaidi melalui channel YouTube
Syima Sabilal Muhtadin dapat disimpulkan sebagaii berikut: Ustadz Ilham sebagaii
komunikator menunjukkan kredibilitas tinggi melalui penguasaan dalil-dalil syar’i
dan referensi keilmuan klasik, sehingga mampu membangun kepercayaan audiens.
Isi pesan dakwah yang disampaikan mencakup nilai-nilai aqidah, syariah, dan
akhlak, dengan pendekatan bahasa yang lembut, menyentuh, dan mudah dipahami.
Media YouTube dipilih sebagaii saluran utama karena mampu menjangkau audiens
luas secara interaktif dan partisipatif. Audiens berasal dari beragam latar belakang
geografis, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam komentar dan jumlah
penayangan yang tinggi. Efek dari dakwah ini terlihat pada respon positif audiens,
baik secara emosional (afektif) maupun perilaku (konatif), berupa pujian, harapan,
doa, serta niat untuk mengamalkan isi dakwah dalam kehidupan nyata
Pembacaan Ayat-Ayat Al-Qir’an Di Kalangan Petani Padi Dalam Marandam Banih Di Desa Pamarangan Kanan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong
Istilah. Marandam banih berati proses atau cara menggunakan ayat al
Qur’an ketika bercocok tanam padi tiba, dengan melakukan perendaman benih
padi sampai tumbuh akar atau kecambah. Rumusan masalah penelitian ini adalah:
(1) Surah atau ayat Al-Qur’an apa saja yang dibacakan oleh petani padi saat
melakukan tradisi marandam banih di Desa Pamarangan, Kecamatan Tanta,
Kabupaten Tabalong, (2) Bagaimana pembacaan ayat-ayat al-Qur’an dalam
marandam banih di Desa Pamarangan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dan
(3) Bagaimana pemaknaan Petani padi terhadap ayat-ayat al-Qur’an dalam
marandam banih di Desa Pamarangan Kanan Kecamatan Tanta Kabupaten
Tabalong. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan lokasi
penelitian di Desa Pamarangan Kanan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong.
Penelitian ini menggunakan pendekatan living Qur’an yaitu pendekatan penelitian
terhadap. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interview
dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan living Qur’an yaitu
pendekatan penelitian terhadap fenomena Al-Qur’an yang hidup di tengah-tengah
masyarakat.
Dan untuk menguji data yang diperoleh, peneliti menggunakan teori Karl
Mannheim untuk mengungkap perilaku atau praktik penggunaan ayat-ayat al
Qur’an dalam marandam banih di Desa Pamarangan Kanan. Adapun hasil dari
penelitian ini adalah, yaitu ayat-ayat al-Qur’an yang digunakan dalam marandam
banih adalah surah al-Fatihah, al-Ikhlas, al-Falaq, an-Nas, Ayat Kursi Yasin, dan
al-Baqarah ayat 255. Pemaknaan petani padi sesuai dengan teori Karl Mannheim,
pertama, makna objektif bagi para petani adalah al-Qur’an bukan sekadar kitab
suci yang dibaca saat shalat, tetapi sebagai pedoman yang diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari, termasuk dalam praktik marandam banih. Kedua, makna
ekspresif penggunaan ayat-ayat al-Qur’an penerapan nilai-nilai moral dalam
ajaran al-Qur’an. Misalnya sabar dan tawakal kepada Allah Swt atas hasil panen
dan untuk mendukung beribadah kepada Allah Swt. Ketiga, makna dokumenter
yang diungkapkan oleh para responden berkaitan dengan penggunaan ayat-ayat al
Qur’an dalam marandam banih. Seluruh responden menyebutkan bahwa tujuan
pembacaan ayat-ayat tersebut untuk memperoleh keberkahan, membukakan pintu
rezeki, hasil panen yang melimpah, terhindar dari segala penyakit kebiasaan
penggunaan ayat-ayat al-Qur’an dalam marandam banih tersebut layak untuk
dilestarikan secara turun temurun, karena dalam tradisi ini banyak terdapat
manfaatny
Perkembangan Janin dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains (Studi Komparatif Tafsîr Al-Thabarî dan Tafsir Ilmi Kemenag RI)
Al-Qur'an adalah kitab suci abadi yang memandu kehidupan manusia
sekaligus memberikan isyarat-isyarat ilmiah yang relevan sepanjang zaman,
termasuk perkembangan janin dalam kandungan. Seiring kemajuan ilmu
pengetahuan, penafsiran terhadap ayat-ayat tersebut mengalami perkembangan
yang berbeda antara tafsir klasik dan modern.
Tujuan penelitian ini untuk mengungkap secara sistematis penafsiran kedua
mufassir mengenai tahapan perkembangan janin, mengidentifikasi persamaan dan
perbedaan di antara keduanya, serta menganalisis faktor-faktor yang
melatarbelakangi perbedaan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode komparatif (muqâran) dengan
pendekatan deskriptif kualitatif. Sebagai penelitian kepustakaan (library research),
sumber data primer adalah kitab Jâmi‘ al-Bayân fî Ta’wîl al-Qur’ân karya
Muhammad bin Jarîr al-Thabarî dan Tafsir Ilmi: Penciptaan Manusia dalam
Perspektif al-Qur’an dan Sains oleh Kemenag RI. Analisis difokuskan pada
penafsiran Q.S. al-Mu’minun: 12-14 dan Q.S. al-Hajj: 5, membandingkan
metodologi, sumber rujukan, dan hasil penafsiran dari kedua karya tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Thabarî menafsirkan ayat secara
tekstual dan linguistik yang berbasis riwayat (bil ma‘tsûr) dengan fokus teologis.
Misalnya, ‘alaqah dimaknai sebagai "segumpal darah" dan khalqan âkhara sebagai
momen peniupan roh. Sebaliknya, Tafsir Ilmi Kemenag RI menggunakan
pendekatan integratif yang menghubungkan terminologi al-Qur'an dengan ilmu
embriologi modern, seperti menjelaskan ‘alaqah sebagai implantasi zigot dan
mudhghah sebagai diferensiasi sel. Meskipun berbeda secara epistemologis, al
Thabarî bertumpu pada riwayat (naqli) dan penalaran (aqli), sementara Tafsir Ilmi
Kemenag RI berorientasi sains empiris. Keduanya sejalan dalam urutan
perkembangan janin. Perbedaan ini bukan kontradiksi, melainkan cerminan
dinamika intelektual dalam tradisi tafsir Islam yang menunjukkan relevansi wahyu
dengan ilmu pengetahuan modern. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya
khazanah tafsir al-Qur’an sekaligus menunjukkan relevansi wahyu dengan
perkembangan ilmu pengetahuan moder
Pengembangan Buku Cerita Bergambar untuk Pembelajaran Mitigasi Bencana Banjir pada Anak Usia Dini di PAUD Sabilal Muhtadin Desa Dalam Pagar Martapura
Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap bencana banjir, termasuk Desa Dalam Pagar Martapura yang secara geografis berada di dataran rendah dan dekat dengan aliran sungai. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya mitigasi bencana sejak dini, khususnya bagi anak usia dini yang tergolong kelompok rentan. Namun, pembelajaran mitigasi bencana banjir di PAUD masih terbatas pada penyampaian lisan dan belum didukung media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buku cerita bergambar yang dapat digunakan untuk mengenalkan konsep mitigasi bencana banjir kepada anak usia 5–6 tahun di PAUD Sabilal Muhtadin Desa Dalam Pagar Martapura.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan dan evaluasi produk. Penelitian ini tanpa tahap implementasi (pelaksanaan) dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya yang akan dikeluarkan. Produk yang dikembangkan berupa buku cerita bergambar bertema mitigasi bencana banjir yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan validasi produk. Uji kelayakan media dilakukan oleh ahli materi dan ahli media menggunakan instrumen penilaian berbentuk skala Likert.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran mitigasi bencana banjir bagi anak usia dini. Validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 95,5% dengan kategori sangat layak digunakan dengan revisi, sedangkan validasi ahli media memperoleh skor 91,3% dengan kategori yang sama. Revisi yang dilakukan meliputi penyesuaian karakter, ilustrasi, jenis huruf, penggunaan huruf kapital, serta penambahan sinopsis. Berdasarkan hasil validasi tersebut, buku cerita bergambar ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran mitigasi bencana banjir pada anak usia dini, dengan rekomendasi penelitian lanjutan untuk melakukan uji coba lapangan guna mengetahui efektivitas media secara langsun
Pemahaman Tauhid Remaja Pengguna Tiktok di Desa Puain Kiwa Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong
Pemahaman tauhid ialah kesejatian ibadah kepada Allah, artinya beribadah kepada
Allah secara murni dan konsisten, menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala
larangan-Nya dengan rasa rendah hati, cinta, harap dan takut kepada-Nya. Masa muda para
remaja merupakan masa sempurnanya pertumbuhan fisik dan kekuatan seorang manusia. Maka
ini merupakan nikmat besar dari Allah Ta’ala yang seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik
sebaiknya untuk amal kebaikan guna meraih ridha Allah Ta’ala. Akan tetapi bersamaan dengan
itu, masa muda adalah masa yang penuh dengan godaan untuk menahan hawa nafsu. Oleh
karena itu, tujuan penelitian ini adalah bagaimana pemahaman tauhid remaja pengguna tiktok
dan faktor – faktor yang mempengaruhi tauhid remaja pengguna tiktok Desa Puain Kiwa
Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Pemahaman dan pengaplikasian tauhid
pada remaja desa Puain Kiwa Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong cukup rendah,
Mayoritas dari mereka hanya memahami tauhid secara umum saja sebatas Tuhan itu maha Esa,
islam hanya sekedar membaca syahadat, sholat, dan puasa saja, sedangkan konsekuensi yang
melekat pada makna tauhid mereka kurang memahaminya. Faktor yang mempengaruhi
pemahaman tauhid remaja dari sisi internal meliputi kurangnya minat remaja dalam
mempelajari ilmu agama, khususnya tentang tauhid dan dari sisi eksteren meliputi kurangnya
bimbingan orang tua, media sosial tiktok dan teman sebaya atau pergaulan remaja yang
cenderung lebih menyukai bergaul dengan remaja yang tidak paham ilmu Agama