Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Kandungan Lirik Lagu “Uma Abah” Karya Anang Ardiansyah dalam Perspektif Al-Qur’an
Penelitian ini mengkaji kandungan lirik lagu “Uma Abah” karya Anang
Ardiansyah dalam perspektif Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan tematik
dalam studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Latar belakang penelitian ini berangkat
dari adanya perdebatan akademis tentang otentisitas Islam yang terakulturasi
dengan budaya lokal masyarakat. Padahal, ekspresi budaya masyarakat Banjar,
termasuk lagu daerah “Uma Abah” merupakan manifestasi dari nilai-nilai Islam
yang telah terinternalisasi dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Banjar.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan dalam lirik lagu “Uma
Abah” sebagai salah satu bentuk warisan budaya masyarakat Banjar yang sarat
nilai-nilai Islam dan menganalisis kandungan tersebut dalam perspektif Al
Qur’an.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-kepustakaan yang bersifat
deskriptif-analitis dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumenter dan
wawancara sebagai triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan analisis isi
atau dokumen dan analisis tematik dalam tafsir dengan konsep Fazlur Rahman
mengenai Tema Pokok Kandungan Al-Qur’an.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu “Uma Abah” mengandung
sebelas representasi utama, meliputi: (1) Alam dan tantangan kerja orang tua di
kehidupan sungai; (2) Tanggung jawab orang tua dalam memenuhi kebutuhan
keluarga; (3) Perempuan yang bekerja dengan peran ganda sebagai ibu; (4)
Kegigihan ayah dalam bekerja melalui ikhtiar dan tawakal; (5) Cinta dan harapan
anak atas jasa orang tua; (6) Keridaan anak beramal jariyah untuk orang tua; (7)
Penghormatan tertinggi kepada orang tua; (8) Keyakinan kepada Allah sebagai
Pencipta, Penguasa dan Pengatur alam; (9) Penghambaan kepada Allah melalui
doa kepada-Nya; (10) Penghambaan kepada Allah melalui bakti kepada orang tua;
dan (11) Keyakinan adanya Hari Akhir (Yaumul Hisab dan Yaumul Mizan).
Representasi tersebut sejalan dengan ajaran Al-Qur’an dalam aspek: (1)
Ketuhanan; (2) Tanggung Jawab Individual dan Keluarga; (3) Kehidupan
Sosiologis dan Budaya; dan (4) Amal dan Eskatologi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik lagu “Uma Abah” karya Anang
Ardiansyah memiliki kandungan yang bersesuaian dengan pesan-pesan Al
Qur’an, tidak hanya mencakup nilai moral dan spiritual, melainkan juga
mencakup konteks alam dan lingkungan sosial budaya masyarakat Banjar.
Kesesuaian kandungan lirik dengan pesan-pesan Al-Qur’an ini membuktikan
bahwa kajian tafsir Al-Qur’an dapat diaplikasikan dalam menganalisis ragam
ekspresi seni budaya masyarakat, termasuk musik daerah, salah satunya lagu
“Uma Abah” yang sarat nilai-nilai Islam dalam Al-Qur’an
Peran Guru Sebagai Agen Transformasi Perubahan Budaya Sekolah di SMAIT Ukhuwah Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai agen transformasi budaya sekolah serta faktor pendukung dan penghambatnya di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Ukhuwah Banjarmasin.
Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya peran guru sebagai agen transformasi perubahan budaya sekolah.Guru memiliki peran pentring sebagai agen transformasi yang tidak hanya mengajar tetapi juga membentuk budaya sekolah, Budaya sekolah memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter dan kualitas Pendidikan.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi guru yang ada di sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif dalam menanamkan budaya disiplin, sopan santun, tanggung jawab, religiusitas, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan rutin seperti pembiasaan salam, berdoa bersama, shalat berjamaah, dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Faktor pendukung transformasi budaya ini antara lain adanya visi-misi sekolah yang kuat, kebijakan kepala sekolah yang mendukung, dukungan orang tua dan lingkungan masyarakat sekitar. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi pengaruh budaya luar melalui media sosial, perkembangan teknologi yang tidak terkontrol, serta masih rendahnya kesadaran sebagian siswa untuk menerapkan nilai budaya sekolah secara konsisten. Dengan demikian, peran guru sebagai agen transformasi budaya sekolah memerlukan dukungan menyeluruh dan sinergi agar proses berjalan optimal dan berkelanjutan
Upaya Pembinaan Literasi Media Bagi Siswa SMK Unggulan Husada Banjarmasin
Literasi Media memiliki peran penting dalam keidupan sehari hari yang mana literasi media merupakan suatu kemampuan individu untuk secara efektif menganalisis, mengevaluasi, dan menggunakan media dengan sikap yang kritis dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan literasi media bagi siswa di SMK Unggulan Husada Banjarmasin serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi pustakawan dalam membina kemampuan tersebut. Literasi media merupakan kemampuan penting dalam era digital yang tidak hanya mencakup keterampilan teknis menggunakan media, tetapi juga kemampuan kritis dalam memilah, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara bijak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa SMK Unggulan Husada telah mengintegrasikan program literasi media ke dalam kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler, serta menyelenggarakan pelatihan literasi digital dan media informasi. Namun, pustakawan menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kesadaran siswa terhadap pentingnya literasi media, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya dukungan dari stakeholder sekolah. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pustakawan, guru, dan pihak sekolah dalam meningkatkan efektivitas literasi media agar siswa menjadi pengguna informasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawa
Revitalisasi Masjid dalam Membangun Karakter Agamis Anak Usia Dini di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin
Revitalisasi
masjid
adalah
upaya menghidupkan kembali dan
mengoptimalkan fungsi masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah semata,
tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial, pendidikan, ekonomi, dan dakwah dalam
masyarakat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui revitalisasi masjid dalam
membangun karakter agamis anak usia dini di Masjid Raya Sabilal Muhtadin
Banjarmasin dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung revitalisasi
masjid dalam membangun karakter agamis anak usia dini di Masjid Raya Sabilal
Muhtadin Banjarmasin.
Pendekatan dalam penelitian skripsi ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tahapan observasi,
wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Revitalisasi Masjid Raya Sabilal
Muhtadin Banjarmasin telah berhasil memperkuat fungsi masjid tidak hanya
sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan karakter agamis bagi
anak usia dini. Dengan perbaikan infrastruktur, fasilitas edukatif, dan metode
pembelajaran yang menyenangkan serta kolaborasi antara pengurus masjid,
pendidik, orang tua, dan masyarakat, program ini menciptakan lingkungan yang
kondusif untuk pembentukan karakter anak yang disiplin, sopan, percaya diri, dan
antusias dalam beribadah. Hal ini menunjukkan bahwa revitalisasi masjid secara
menyeluruh dan berkesinambungan efektif dalam membangun karakter religius
anak sejak dini sesuai ajaran Islam.
Faktor penghambat revitalisasi Masjid Raya Sabilal Muhtadin dalam
membangun karakter agamis anak usia dini meliputi kurangnya partisipasi orang
tua, tantangan perkembangan zaman dan tantangan menjaga konsistensi program.
Untuk mengatasi hal tersebut, pengurus masjid mengambil langkah strategis
seperti mengoptimalkan fasilitas masjid agar semakin menarik minat anak juga
mempublikasikannya ke khalayak luas agar dapat diketahui dengan baik, menjalin
komunikasi dengan orang tua, serta memberikan pelatihan pengurus masjid,
jama‟ah, pengajar dan memperkuat kerja sama dengan lembaga pendidikan.
Upaya ini merupakan langkah tepat dan sesuai syariat Islam untuk mendukung
revitalisasi masjid secara optimal
Pengaruh Harga, Kualitas Produk, Dan Kualitas Layanan Pembiayaan KPR Terhadap Kepuasan Nasabah (Studi Pada Nasabah PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Kantor Cabang Syariah Banjarmasin)
Penelitian ini dilatarbelakangi ketatnya persaingan dalam industri
perbankan syariah untuk selalu meningkatkan kualitas produk, layanan, dan
penawaran harga yang kompetitif ini dikarenakan nasabah semakin selektif dalam
pemilihan produk yang ingin digunakan. Kepuasan nasabah menjadi faktor penting
bagi keberlangsungan perusahaan. Namun, pada praktiknya masih ditemukan
keluhan nasabah terkait layanan yang diberikan salah satunya pada pembiayaan
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Cabang Syariah Banjarmasin. Hal ini menunjukkan adanya potensi masalah
yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh harga, kualitas produk dan kualitas layanan terhadap
kepuasan nasabah pembiayaan KPR pada Bank BTN Syariah Banjarmasin baik
secara parsial maupun simultan.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh nasabah
KPR BTN Syariah Kantor Cabang Banjarmasin yang berjumlah 14.000 nasabah.
Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 100 nasabah. Penarikan sampel dilakukan
dengan menyebar kuesioner berbentuk google form. Data yang digunakan adalah
data primer yang bersumber dari responden. Data yang terkumpul dianalisis dengan
regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel harga, kualitas
produk, dan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan
nasabah dalam pembiayaan KPR pada BTN Syariah Banjarmasin. Secara simultan,
ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasaba
Manajemen Pondok Pesantren Nurul Fikri Banjarbaru dalam Membentuk Karakter Santri yang Qurani, Cerdas, dan Mandiri
Pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri yang Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Pondok Pesantren Nurul Fikri Banjarbaru dalam membentuk karakter santri yang Qurani, cerdas, dan mandiri. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memegang peranan penting dalam pembentukan karakter melalui sistem pendidikan berbasis asrama, nilai-nilai keislaman, dan keteladanan dari para pendidik. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara induktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi-fungsi manajemen yang diterapkan meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling) sebagaimana teori POAC yang dikemukakan oleh George R. Terry. Perencanaan dilakukan melalui program pendidikan terpadu seperti tahfiz Al-Qur’an, pembelajaran akademik, pelatihan keterampilan, dan kegiatan keasramaan. Pengorganisasian mencakup pembagian peran dan tanggung jawab antar pendidik, meskipun masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia. Pelaksanaan program dilakukan melalui pendekatan keteladanan dan pembiasaan nilai-nilai Islam dalam keseharian. Sementara itu, pengawasan dilakukan melalui evaluasi berkala, meskipun belum sepenuhnya sistematis.
Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor penghambat, antara lain keterbatasan tenaga pendidik, kurangnya seleksi ketat terhadap santri, lemahnya koordinasi internal, serta latar belakang keluarga santri yang beragam. Dengan demikian, diperlukan penguatan aspek manajerial, peningkatan kompetensi SDM, serta pengembangan pendekatan pembinaan yang lebih holistik dan integratif agar pembentukan karakter santri dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan
فعالية استخدام لعبة العربية رمي كرة الثلجية في تعليم اللغة العربية لطلبة الصف العاشر بالمدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة بنجرماسين = Efektivitas Permainan Bahasa Arab Snowball Throwing dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Kelas X MAN 3 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan strategi Snowball Throwing dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab pada siswa kelas X di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Banjarmasin. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan awal bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam penguasaan mufradat (kosakata), yang disebabkan oleh keterbatasan waktu pembelajaran dan metode pengajaran yang kurang variatif. Strategi Snowball Throwing dipilih karena berbasis permainan yang interaktif dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi-experimental). Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan strategi Snowball Throwing, dan kelas kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan penguasaan kosakata.
Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi snowball throwing pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 80,00 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 62,50. Uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa perbedaan tersebut signifikan secara statistik (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi Snowball Throwing efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa MAN 3 Banjarmasin
Nilai Pendidikan Akhak Pada Tradisi Ma’ary Di Desa Lumbang Randu Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong
Latar belakang Penelitian ini yaitu membahas tentang nilai pendidikan
akhlak apa saja yang terdapat dalam sebuah melalui tradisi ma’ary. Tradisi ma’ary
merupakan salah satu bentuk budaya lokal yang masih dipertahankan oleh
masyarakat setempat dan memiliki makna yang mendalam, upaya untuk
mengerahui nilai pendidikan apa saja yang didapat dalam sebuah tradisi, salah
satunya tradisi ma’ary yang ada diantara masyarakat lokal.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan
akhlak yang terdapat pada tradisi ma’ary, serta faktor pendukung dan pengambat
dari pelaksanaan tradisi ma’ary.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan
dokumentasi. Subjek penelitian adalah tokoh masyarakat yang terlibat langsung
dalam pelaksanaan tradisi ma’ary. Objek penelitian adalah menjelaskan bagaimana
nilai pendidikan serta manfaat dan kekurangan yang terdapat pada tradisi ma’ary.
Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai pendidikan akhlak yang terdapat
adalah nilai gotong royong dan nilai silaturahmi. Nilai yang tercermin dalam
praktek pelaksanaan tradisi ma’ary di masyarakat menimbulkan beberapa faktor
pendukung dan penghambat.Faktor pendukung tradisi ma’ary bisa diterima oleh
generasi muda sedangkan faktor penghambatnya terletak pada kurangnya dokumentasi
Exploring Challenges In Achieving Intelligible English Fricative Among Boarding School Students
Pengucapan merupakan aspek mendasar dari komunikasi Bahasa Inggris yang
secara signifikan mempengaruhi bagaimana pesan dipahami. Namun, mencapai
pengucapan yang dapat dipahami tetap menjadi tantangan besar bagi pelajar EFL,
terutama mereka yang berada di lingkungan sekolah asrama di mana pelatihan
pengucapan terstruktur seringkali kurang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menyelidiki tantangan yang dihadapi oleh para siswa di lingkungan pesantren untuk
mencapai kemahiran berbahasa Inggris yang dapat dipahami. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada siswa kelas X dan studi kasus
yang dilakukan di MA At-Thohiriyyah. Data dikumpulkan melalui pengamatan siswa
dan percakapan dengan teman sekelas yang berpengetahuan luas. Temuan penelitian
ini menunjukkan bahwa siswa sering kali kesulitan memahami beberapa kata dalam
bahasa Inggris, terutama yang bersifat frikatif, seperti /θ/, /ð/, dan /v/, yang terhambat
oleh interferensi dari bahasa lain (seperti bahasa Indonesia dan Banjar). Faktor-faktor
psikologis seperti takut melakukan kesalahan, kurang percaya diri, dan kebingungan
akibat ketidaksesuaian antara ejaan dan pelafalan dalam bahasa Inggris menyebabkan
kesulitan pelafalan ini. Selain itu, terbatasnya latihan berbicara dan minimalnya
paparan terhadap model pelafalan yang benar-benar ikut menghambat perkembangan
siswa. Tantangan-tantangan ini tidak hanya berdampak pada kinerja siswa di sekolah,
namun juga menyebabkan kurangnya pemahaman dalam komunikasi lisan. Oleh karena
itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya metode pengajaran yang jelas dan
ringkas serta lingkungan belajar yang mendukung agar siswa dapat mengembangkan
keterampilannya dengan lebih mudah dipahami dan percaya dir
Efektivitas Penggunaan Permainan Ular Tangga Dari Aplikasi Genially Dalam Maharah Istima’ Terhadap Siswa Kelas VIII di MTs Muhammadiyah 2 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan
permainan ular tangga dari aplikasi Genially dalam maharah istima’ terhadap siswa
kelas VIII di MTs Muhammadiyah 2 Banjarmasin. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh rendahnya keterampilan menyimak bahasa Arab siswa, disebabkan oleh
kurangnya perhatian terhadap pelajaran istima’ dan terbatasnya media
pembelajaran yang digunakan oleh guru.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis lapangan
dengan menggunakan penelitian eksperimen dengan desain pre-eksperimen satu
kelompok tanpa adanya kelompok kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes,
wawancara, dan dokumentasi. Tes berupa pre-test dan post-test digunakan untuk
mengukur peningkatan kemampuan istima’, dan data dianalisis menggunakan uji
paired sample t-test dengan bantuan SPSS versi 27.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 73,85
(pre-test) menjadi 82,69 (post-test), dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang
menunjukkan perbedaan signifikan. Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh
penggunaan permainan ular tangga dari aplikasi Genially dan efektif dalam
meningkatkan keterampilan istima’ siswa, meskipun tingkat efektivitasnya berada
dalam kategori sedang. Media ini dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran
bahasa Arab, khususnya pada aspek menyimak