Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) dengan Pendekatan Kontekstual terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Tahun Ajaran 2024/2025
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan
pemecahan masalah siswa yang disebabkan oleh dominasi pembelajaran
konvensional yang berpusat pada guru, serta kurangnya keterkaitan materi
matematika dengan konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write
(TTW) dengan menggunakan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan
pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun ruang sisi datar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi
eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas VIII di MTsN 5 Banjar, yaitu
kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model Think
Talk Write (TTW) dengan pendekatan kontekstual dan kelas VIII C sebagai kelas
kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes
kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk Pretest dan Posttest. Teknik
analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis uji
independent t-test.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test pada kelas
eksperimen yaitu 70,48 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu
sebesar 55,95. Uji normalitas menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi
normal. Hasil uji-t independen terhadap gain score menunjukkan nilai signifikansi
(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan
antara peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa pada kedua kelas.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk
Write (TTW) dengan pendekatan kontekstual berpengaruh secara signifikan
terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah sisw
Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) sebagai Upaya Membentuk Karakter Peserta Didik di MIS Al Mujahidin II Banjarmasin Tahun Ajaran 2024/2025
Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di lembaga pendidikan keagamaan
menjadi tantangan sekaligus peluang dalam membentuk peserta didik yang tidak
hanya cakap secara akademik, tetapi juga berkarakter. MIS Al Mujahidin II
Banjarmasin sebagai salah satu madrasah yang mulai menerapkan Kurikulum
Merdeka pada tahun ajaran 2023/2024, yang turut melaksanakan Projek Penguatan
Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) sebagai bagian dari
upaya membentuk karakter yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan berpegang
pada nilai-nilai agama islam.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan perencanaan Proyek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) sebagai
upaya membentuk karakter peserta didik di MIS Al Mujahidin II Banjarmasin; (2)
mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
dan Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA) sebagai upaya membentuk karakter peserta
didik di MIS Al Mujahidin II Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta
divalidasi menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjamin
keakuratan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan P5RA di MIS Al
Mujahidin II Banjarmasin dilaksanakan secara terstruktur melalui tahapan yang
dilakukan dengan sosialisasi P5RA, pembentukan tim fasilitator, identifikasi tahap
kesiapan madrasah, perancangan dimensi, tema, dan alokasi waktu, hingga
pelaporan projek kegiatan P5RA (2) Pelaksanaan kegiatan, pada tahun ajaran
2024/2025 dilakukan seminggu sekali secara serentak pada hari selasa dengan alur
pelaksanaan projek: orientasi atau pengenalan, kontekstualisasi, aksi nyata, refleksi,
dan tindak lanju
Students’ Perceptions Towards the Ethical Issues of Using AI Tools for English as a Foreign Language Writing Assignments
The increasing use of artificial intelligence (AI) tools in education has
significantly transformed academic writing practices, especially among English as a
Foreign Language (EFL) students. This study investigates students’ perceptions of the
ethical issues surrounding the use of AI tools such as ChatGPT, Grammarly, and
QuillBot in writing assignments. The research was conducted at UIN Antasari
Banjarmasin, using a qualitative method with interviews involving four students who
had experience using AI in academic contexts. The findings indicate that students
perceive AI tools as helpful in improving grammar, vocabulary, and writing structure.
However, ethical concerns emerge related to dependency, originality, transparency,
and academic honesty. To address these challenges, students adopt responsible
strategies such as selective use, revising AI outputs, and verifying information. The
study highlights the need for institutional guidelines and AI literacy to ensure the
ethical integration of AI in academic writing
Upaya Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkoba Pada Siswa Di MTsN 2 Banjar.
Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mencegah Penyalahgunaan
Narkoba adalah upaya sistematis yang dilakukan untuk menghindarkan individu
atau kelompok dari penggunaan, peredaran, dan ketergantungan Narkoba. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui Upaya guru BK dalam Mencegah penyalahgunaan
narkoba pada siswa di MTsN2 Banjar dan mengetahui faktor pendukung dan
penghambat guru BK dalam Mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa di
MTsN2 Banjar.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif.
Objek dalam penelitian ini upaya guru bimbingan dan konseling dalam Mencegah
penyelahgunaan narkoba pada siswa di MTsN2 Banjar. Subjek dalam penelitian ini
adalah guru BK dan 5 siswa kelas IX di MTsN2 Banjar yang mengikuti layanan
bimbingan klasikal dan konseling tentang Mencegah penyalahgunaan narkoba.
Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman yaitu tiga
kegiatan analisis data yang berlangsung secara interaktif dan berkelanjutan.
Upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam Mencegah
penyalahgunaan narkoba pada siswa di MTsN 2 Banjar yaitu dengan memberikan
layanan informasi melalui bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok dengan
menggunakan pendekatan behavioral. Faktor pendukung guru bimbingan dan
konseling di MTsN 2 Banjar melakukan kerjasama dengan Kamad, Wakamad, Wali
Kelas, Guru Mapel, orang tua siswa, dan masyarakat lingkungan sekolah. Faktor
penghambatnya adalah kebiasaan buruk siswa yang telah berlangsung lama,
pengaruh lingkungan pergaulan, dan faktor keluarga seperti kurangnya perhatian
orang tua serta tekanan ekonomi, yang mendorong siswa melakukan
penyalahgunaa
Pengaruh Teaching Techniques dan Lecturers’ Character Terhadap Kinerja Akademik Mahasiswa Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Kinerja akademik mahasiswa sangat penting dalam proses pendidikan. Baik
tidaknya proses pendidikan yang dilalui oleh individu dilihat dari pencapaian
akademik. Beberapa riset terdahulu ditemukan bahwa kinerja akademik mahasiswa
dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, diantaranya adalah teknik mengajar dosen
(teaching techniques) dan karakter yang dimiliki oleh dosen (Lecturers’ character).
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh teaching techniques dan
Lecturers’ character terhadap kinerja akademik mahasiswa Universitas Islam
Negeri Antasari Banjarmasin.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan
pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan secara langsung dari mahasiswa UIN
Antasari Banjarmasin. Proses pengumpulan data dilakukan secara daring
menggunakan Google Form. Teknik penarikan sampel menggunakan tabel Krejcie
dan Morgan dengan jumlah sampel 375 mahasiswa. Adapun data dianalisis dengan
menggunakan program SmartPLS versi 4.0.9.9.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji hipotesis variabel
Teaching Techniques diketahui nilai T-statistik sebesar 2,526 dengan T-tabel 1,96.
Nilai tersebut lebih besar dari T-tabel (2,526 > 1,96). Kemudian, nilai P-value
sebesar 0,012 dimana nilai tersebut kurang dari 0,05 (0,012 < 0,05) maka
disimpulkan bahwa Teaching Techniques berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja akademik mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. Sementara untuk
hasil uji hipotesis variabel Lecturers’ Character diperoleh nilai T-statistik sebesar
9,405 dimana nilai tersebut lebih besar dari T-tabel (9,405 > 1,96). Nilai P-value
diperoleh sebesar 0,000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05).
Maka disimpulkan bahwa Lecturers’ Character berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja akademik mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. Sehingga H1 dan
H2 diterima dan H0 ditolak
Falsafah Hidup Suku Banjar Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing dalam Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tafsir Nusantara)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap lunturnya nilai
nilai budaya lokal akibat arus globalisasi yang memicu pergeseran moral dan
identitas budaya, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu bentuk
kearifan lokal yang sarat makna dan patut dikaji ialah falsafah hidup suku Banjar
“Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing”. Falsafah ini diwariskan oleh
Pangeran Antasari sebagai simbol keteguhan, loyalitas, dan perjuangan hingga
titik akhir dalam melawan penjajahan, yang kini masih relevan untuk membentuk
karakter bangsa di era modern. Namun demikian, pemaknaan tersebut perlu
diintegrasikan secara kontekstual dengan nilai-nilai universal Al-Qur’an agar
dapat diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi nilai-nilai utama dalam
falsafah haram manyarah waja sampai kaputing dan bagaimana Al-Qur’an
memandang nilai-nilai tersebut; serta (2) mengkaji penafsiran para mufasir
Nusantara terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang merepresentasikan nilai-nilai
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan jenis
kepustakaan (library research). Sumber primer terdiri atas Al-Qur’an, falsafah
tersebut, serta empat kitab tafsir Nusantara: Tarjumân al-Mustafîd (Abd al-Ra’uf
Singkel), Marâh Labîd (Syekh Nawawi al-Bantani), Tafsir al-Azhar (Buya
Hamka), dan Tafsir al-Mishbâh (M. Quraish Shihab). Data diperoleh melalui studi
literatur, dokumentasi, dan wawancara sebagai penguat validasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa falsafah hidup haram manyarah
waja sampai kaputing memuat delapan nilai utama yaitu tanggung jawab,
loyalitas, ikhlas, kerja keras, kerja sampai tuntas, semangat kebangsaan, cinta
tanah air, dan mencapai hasil yang memuaskan bagi diri sendiri dan masyarakat.
Seluruh nilai ini bersesuaian dengan kandungan nilai-nilai Al-Qur’an yang
termuat antara lain dalam Surah al-Nisâ’: 84, al-Mâ’idah: 51, al-Baqarah: 112,
asy-Syarh: 7, al-Baqarah: 144, dan al-Baqarah: 274. Namun demikian, terdapat
sejumlah catatan kritis. Adapun penafsiran para mufasir Nusantara terhadap ayat
ayat tersebut menunjukkan adanya relevansi antara pesan moral Al-Qur’an dan
nilai-nilai dalam falsafah suku Banjar tersebut, serta menunjukkan bahwa tafsir
Nusantara mampu menyampaikan pemahaman kontekstual terhadap nilai Qur’ani
dengan memperhatikan budaya lokal. Dengan demikian, penelitian ini
menegaskan pentingnya sinergi antara nilai budaya dan nilai keislaman dalam
membangun identitas kebangsaan yang tangguh dan religiu
Hukum Pernikahan Wali ‘Adhal Tanpa Surat Penetapan dari Pengadilan Agama Menurut Pandangan Ulama Kabupaten Tapin
Penelitian ini membahas hukum pernikahan yang dilaksanakan karena wali
nasab enggan atau menolak menikahkan anak perempuannya (wali ‘adhal) tanpa
adanya surat penetapan dari Pengadilan Agama. Permasalahan ini penting diteliti
karena dalam masyarakat masih terdapat praktik pernikahan dengan wali hakim
tanpa melalui mekanisme hukum yang berlaku, serta terdapat perbedaan pendapat
di kalangan ulama Kabupaten Tapin terkait keabsahan pernikahan tersebut.
Penelitian
ini
menggunakan metode penelitian kualitatif untuk
mendapatkan data yang mendalam dengan jenis penelitian yaitu hukum empiris dan
dengan pendekatan yuridis sosiologis, serta teknik pengumpulan data berupa
wawancara terhadap tujuh ulama di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kelompok pandangan:
pertama, ulama yang berpendapat bahwa pernikahan tetap sah secara syar’i selama
rukun dan syarat pernikahan terpenuhi, khususnya apabila wali ‘adhal terbukti
melakukan penolakan tanpa alasan syar’i; kedua, ulama yang menilai bahwa
pernikahan tersebut tidak sah secara hukum negara karena tidak melalui proses
penetapan wali hakim oleh Pengadilan Agama sebagaimana diatur dalam
Kompilasi Hukum Islam dan PMA No. 30 Tahun 2005. Perbedaan pandangan ini
mencerminkan adanya ketegangan antara pelaksanaan hukum Islam secara
substantif dan hukum positif secara formal di Indonesia. Penelitian ini
merekomendasikan agar masyarakat lebih memahami prosedur hukum yang
berlaku dalam kasus wali ‘adhal dan mendorong kolaborasi antara tokoh agama dan
lembaga negara dalam memberikan solusi yang maslahat dan sah secara hukum
Pembelajaran STEAM-PjBL Berbasis Kearifan Lokal Gula Batu Amuntai Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peerta Didik
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tuntutan abad ke-21 agar peserta
didik memiliki kemampuan berpikir kritis. Namun, tingkat keterampilan berpikir
kritis peserta didik dalam proses pembelajaran fisika masih kurang. Oleh karena
itu,
untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis digunakan model
pembelajaran STEAM-PjBL berbasis kearifan lokal gula batu Amuntai. Adapun
tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran, tingkat
keterampilan berpikir kritis dan respon peserta didik terhadap pembelajaran
STEAM-PjBL berbasis kearifan lokal gula batu Amuntai pada materi Suhu dan
Kalor.
Desain Penelitian ini menggunakan sequential exploratory dengan
pendekatan mixed methods, yang menggabungkan metode penelitian kualitatif dan
kuantitatif secara berurutan. Data pada penelitian ini adalah pelaksanaan
pembelajaran, keterampilan berpikir kritis dan respon peserta didik. Instrumen
penelitian ini berupa lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, soal tes
keterampilan berpikir kritis dan angket respon. Data lembar observasi dan angket
respon dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data
keterampilan berpikir kritis dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif
kuantitatif.
Hasil pelaksanaan pembelajaran STEAM-PjBL berbasisi kearifan lokal gula
batu Amuntai sudah terlaksana sangat baik sesuai dengan sintaks pembelajaran
dengan persentase 86,7%. Tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah
mengikuti pembelajaran berada pada kategori tinggi dengan rata-rata nilai sebesar
7,67. Adapun, respon peserta didik terhadap pembelajaran STEAM-PjBL berbasis
kearifan lokal gula batu itik sebesar 78% dengan kiteria positi
Pembinaan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab di Lingkungan Siswa Mts Al-Azhar Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masih terdapat siswa
yang menunjukkan perilaku kurang disiplin dan tidak bertanggung jawab, baik
dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam aktivitas keagamaan di sekolah.
Ketidakteraturan dalam mengikuti shalat berjamaah, keterlambatan hadir, serta
tidak mengerjakan tugas merupakan beberapa indikasi lemahnya karakter siswa.
Fenomena ini menjadi perhatian serius karena pembentukan karakter, khususnya
disiplin dan tanggung jawab, merupakan bagian penting dari pendidikan yang harus
dilakukan secara konsisten dan sistematis oleh sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembinaan
karakter disiplin dan tanggung jawab dilaksanakan di MTs Al-Azhar Kecamatan
Alalak, Kabupaten Barito Kuala, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta
upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa,
serta dokumentasi sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter dilakukan melalui
kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, serta aktivitas
pembelajaran yang menekankan kedisiplinan. Selain itu, tanggung jawab
ditanamkan melalui program kebersihan, tugas kelas, dan pembiasaan ibadah yang
rutin. Namun, berbagai hambatan masih ditemui, antara lain keterbatasan sarana
prasarana, kurangnya pemahaman guru tentang pendidikan karakter, dan minimnya
sinergi antara sekolah dan orang tua. Untuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah
melakukan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam, keteladanan guru, serta evaluasi
kegiatan rutin. Diharapkan, dengan kerjasama semua pihak, pembinaan karakter
siswa dapat berjalan optimal dan berkelanjutan
Pengaruh Pendidikan Keluarga dan Literasi Keuangan Terhadap Persepsi Kesejahteraan Finansial Penerima Beasiswa Bank Indonesia di UIN Antasari Banjarmasin dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesejahteraan finansial bagi
mahasiswa penerima beasiswa, yang tetap menghadapi tantangan dalam mengelola
keuangan secara bijak. Pendidikan keluarga, literasi keuangan, dan religiusitas
dipandang sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi persepsi mahasiswa
terhadap kesejahteraan finansial.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan
keluarga dan literasi keuangan terhadap persepsi kesejahteraan finansial mahasiswa
penerima Beasiswa Bank Indonesia di UIN Antasari Banjarmasin, serta untuk
menguji peran religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least
Squares (SEM-PLS) dan pengolahan data dilakukan menggunakan SmartPLS 4.0.
Responden dalam penelitian ini berjumlah 152 mahasiswa penerima beasiswa Bank
Indonesia tahun 2021–2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keluarga, literasi
keuangan, dan religiusitas berpengaruh signifikan terhadap persepsi kesejahteraan
finansial. Namun, religiusitas tidak memoderasi pengaruh pendidikan keluarga
maupun literasi keuangan terhadap persepsi kesejahteraan finansial mahasiswa