Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Peran Ekstrakulikuler dalam Pembentukan Karakter: Strategi Kepala Sekolah di SMAN 1 Pangkalan Bun
Program Ekstrakulikuler merupakan salah satu program susunan dari pihak
sekolah yang diperuntukkan kepada peserta didik agar dapat berkontribusi serta
memberikan fasilitas khusus dalam mengembangkan minat dan bakatnya. Selain itu
ekstrakulikuler dapat menjadi salah satu penunjang bagi peserta didik dalam
membentuk karakter yang tertanam dalam dirinya. Sekolah yang menjadi salah satu
fasilitas pendidikan tentunya tidak hanya fokus dalam pengembangan akademik
maupun akreditasi saja, melainkan memiliki program khusus yang ekstrakulikuler
sehingga para peserta didik dapat tercukupi dalam segi non-akademik untuk jangka
waktu yang panjang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi kepala sekolah
dalam menjalankan program ekstrakuliker sebagai penunjang dalam pembentukan
karakter siswa serta faktor pendukung maupun penghambat yang terjadi di SMAN
1 Pangkalan Bun dengan menghasilkan output yang jelas.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research)
melalui metode-metode ilmiah dengan teknik pengumpulan data. Sumber data yang
diperoleh dengan melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi, dan
triangulasi. Adapun subjek dari penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil kepala
sekolah bidang kesiswaan, dan beberapa guru Pembina ekstrakulikuler lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian yang ada telah menunjukkan bahwa upaya dari
strategi kepala sekolah dalam pembentukan karakter ini melalui program
ekstrakuliker telah membuahkan hasil yang sesuai namun ada beberapa hal yang
menjadi persoalan menjadi penghambat dalam pelaksanaan tersebut, baik secara
minat siswanya maupun faktor lainnya yang mengganggu aktifitas tersebut. Akan
tetapi, komitmen daripada kepala sekolah beserta bagian kesiswaan dan juga guru
pembina untuk terus berupaya menjalankan program tersebut sebagai bentuk
peningkatan kualitas siswa dan juga akreditasi sekolah tersendiri
Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA) Desa Jorong Kabupaten Tanah Laut
Pemberian kompensasi sangat penting bagi karyawan, karena besar kecilnya
kompensasi merupakan ukuran terhadap prestasi kerja karyawan. Maka, apabila
sistem kompensasi yang diberikan oleh PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA) cukup
adil untuk karyawan, akan mendorong karyawan untuk lebih baik dalam melakukan
pekerjaannya dan lebih bertanggungjawab atas masing-masing tugas yang
diberikan oleh pimpinan. Tujuan kompensasi dilakukan perusahaan PT. Citra Putra
Kebun Asri (CPKA) antara lain untuk menghargai prestasi karyawan, menjamin
keadilan di antara karyawan, mempertahankan karyawan, memperoleh karyawan
yang bermutu dan tentunya meningkatkan efektivitas kinerja karyawan. Oleh
karena itu, kompensasi merupakan faktor yang penting untuk dapat bekerja lebih
produktif dan berkualitas. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui
seberapa besar tingkat kompensasi PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA) Desa
Jorong Kabupaten Tanah Laut. 2) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat kinerja
karyawan PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA) Desa Jorong Kabupaten Tanah Laut.
3) Untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara kompensasi terhadap kinerja
karyawan PT. Putra Citra Kebun Asri (CPKA) Desa Jorong Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan
data utama kuesioner, sampel penelitian ini berjumlah 70 orang karyawan yang
bekerja di PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA) dan dianalisis menggunakan rumus
regresi linier sederhana dan di lakukan uji validitas dan reliabiltas instrumen
penelitian dan juga digunakan uji asumsi klasik sebelum dilakukan uji hipotesis.
Hasil penelitian didapat bahwa: (1) Tingkat Kompensasi yang diberikan oleh
PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA) berada pada kategori sedang yaitu dengan
persentase 91,4% untuk kategori tinggi diperoleh persentasi sebesar 8,6% dan
rendah tidak ada. (2) Tingkat kinerja karyawan yang bekerja di PT. Citra Putra
Kebun Asri (CPKA) berada pada kategori sedang yaitu dengan persentase 100%
adapun kategori tinggi dan rendah tidak ada (3) Kompensasi memberikan
kontribusi terhadap kinerja karyawan di PT. Citra Putra Kebun Asri (CPKA)
sebesar 16,7% dan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai sig 0,000< 0,05
فعالية استخدام وسائط البطاقات المصورة في تعليم المفردات لدى طلبة الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية الثالثة ببنجرماسين = Efektivitas Penggunaan Media Kartu Bergambar Dalam Pembelajaran Kosakata Pada Kelas VIII MTsN 3 Kota Banjarmasin
Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek dasar dalam pembelajaran
bahasa Arab karena menjadi landasan dalam pengembangan empat keterampilan
berbahasa. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menghafal dan
memahami makna kosakata, terutama jika metode pembelajaran yang digunakan
bersifat tradisional dan kurang menarik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas penggunaan media kartu
bergambar dalam pembelajaran kosakata pada siswa kelas VIII MTsN 3 Kota
Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
eksperimen semu, di mana sampel dibagi menjadi dua kelompok: kelompok
eksperimen yang mendapat pembelajaran menggunakan video kartu bergambar buatan
peneliti, dan kelompok kontrol yang mendapat pembelajaran dengan metode
tradisional tanpa media kartu bergambar. Jumlah sampel sebanyak 23 siswa, terdiri dari
12 siswa pada kelompok eksperimen dan 11 siswa pada kelompok kontrol. Instrumen
yang digunakan berupa pretest dan posttest, dan data dianalisis menggunakan aplikasi
SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara
hasil kedua kelompok. Rata-rata nilai kelompok eksperimen meningkat dari 38,17
menjadi 98,83, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 73,91 menjadi 92,00.
Karena data tidak berdistribusi normal dan tidak homogen, maka digunakan uji non
parametrik Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media
kartu bergambar dalam pembelajaran kosakata yaitu efekti
Efektivitas Strategi Trading Places Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Di Kelas IV SDN Kebun Bunga 9 Banjarmasin Banjarmasin
Pencapaian akademik siswa merupakan indikator keberhasilan proses
pembelajaran yang telah dijalani. Namun dalam praktiknya, pencapaian optimal
tidak selalu terwujud karena berbagai kendala yang menghambat peningkatan
prestasi belajar siswa. Penggunaan strategi pembelajaran yang kurang bervariasi
dan cenderung monoton menjadi salah satu faktor penghambat dalam pencapaian
hasil belajar yang maksimal. Oleh karena itu, pendidik perlu mengadopsi
pendekatan pembelajaran yang beragam, termasuk implementasi strategi trading
places dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas strategi trading places dalam meningkatkan hasil belajar siswa mata
pelajaran IPAS di kelas IV SDN Kebun Bunga 9 Banjarmasin, mengetahui
peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN Kebun Bunga
9 Banjarmasin, serta mengetahui hasil belajar IPAS sebelum dan sesudah
menggunakan strategi trading places di kelas IV SDN Kebun Bunga 9
Banjarmasin. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam
pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan
kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Penelitian ini menerapkan metodologi penelitian kuantitatif dengan
rancangan pre-eksperimental menggunakan desain one group Pretest-Posttest.
Populasi penelitian terdiri dari 14 siswa yang dipilih melalui teknik purposive
sampling. Proses pengumpulan data dilakukan melalui tiga instrumen utama yaitu
tes tertulis, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data
yang terkumpul kemudian diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif
yang dilengkapi dengan analisis inferensial melalui uji Wilcoxon Signed Ranks
untuk menguji signifikansi perbedaan hasil pembelajaran.
Temuan penelitian memperlihatkan adanya peningkatan yang signifikan
pada skor rata-rata siswa, dimana nilai Pretest sebesar 70,24 yang termasuk dalam
kategori sedang mengalami kenaikan menjadi 80,95 pada Posttest dengan kategori
baik. Hasil analisis statistik melalui uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan
nilai signifikansi sebesar 0,009 yang berada di bawah batas kritis 0.05. Kondisi ini
mengindikasikan bahwa hipotesis nol (H₀) ditolak sementara hipotesis alternatif
(Hₐ) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi trading places
efektif dalam Pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata
pelajaran IPAS di kelas IV SDN Kebun Bunga 9 Banjarmasin
Studi Deskriptif Tentang Penggunaan Telepon Pintar dan Implikasinya Terhadap Prestasi Akademik Siswa Kelas 3 dan 4 MIS Darul Ulum Teluk Tiram Darat Kota Banjarmasin
Penggunaan perkembangan teknologi yang pesat telah menjadikan telepon
pintar sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia
pendidikan. Siswa sekolah dasar, yang seharusnya masih berada dalam tahap
belajar melalui bimbingan langsung, kini semakin akrab dengan penggunaan
telepon pintar. Penggunaan telepon pintar secara bebas tanpa pengawasan
dikhawatirkan dapat membawa dampak negatif terhadap kebiasaan belajar dan
capaian akademik siswa. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana pola
penggunaan telepon pintar oleh siswa sekolah dasar dan sejauh mana hal tersebut
mempengaruhi prestasi belajar mereka di sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan telepon pintar
oleh siswa kelas 3 dan 4 di MIS Darul Ulum Teluk Tiram Darat Kota Banjarmasin,
serta implikasi penggunaannya terhadap prestasi akademik siswa. Fokus utama
dalam penelitian ini adalah melihat hubungan antara frekuensi dan tujuan
penggunaan telepon pintar dengan nilai Penilaian Akhir Semester (PAS) pada
semester ganjil siswa, berdasarkan pengalaman dan pengamatan guru serta
perwakilan orang tua.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data
dikumpulkan melalui angket kepada 44 siswa, wawancara dengan guru wali kelas
3 dan 4, serta perwakilan satu orang tua siswa yang bersedia memberikan
keterangan. Data juga diperkuat dengan dokumentasi nilai PAS. Analisis data
dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan
dengan verifikasi silang dari ketiga sumber tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan telepon pintar yang
berlebihan dan untuk hiburan seperti menonton video dan bermain game
berimplikasi dengan nilai akademik yang rendah. Sebaliknya, siswa yang
menggunakannya untuk belajar dengan durasi terbatas cenderung memiliki
prestasi yang lebih baik. Penggunaan telepon pintar perlu didampingi secara aktif
oleh guru dan orang tua agar tidak mengganggu capaian akademik sisw
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Akademik di SMA Negeri 3 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen Kepala Sekolah
dalam meningkatkan Mutu Akademik serta tantangan yang dihadapi di SMA Negeri
3 Banjarmasin. Mutu akademik mencerminkan hasil pencapaian akademik yang
diperoleh dari proses pembelajaran.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research yakni penelitian
yang dilaksanakan secara sistematis untuk mengambil data di lapangan, Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif yang hasilnya tidak diperoleh melalui prosedur
tetapi bagaimana peneliti memahami dan menafsirkan makna peristiwa, interaksi,
dan perilaku subjek dalam situasi tertentu sesuai dengan sudut pandang
penelitiannya
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan
menjadikan Informan utama kepala sekolah, serta informan tambahan waka
kurikulum, dan guru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Kepala Sekolah dalam
Meningkatkan Mutu Akademik di SMA Negeri 3 Banjarmasin sudah berjalan
dengan cukup baik. Kepala sekolah menerapkan kegiatan manajemen yang meliputi
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan.
Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti sarana dan
prasarana sekolah yang masih belum digunakan dengan baik dan sebagian guru
yang kehilangan semangat mengajar. Pihak sekolah terus melakukan upaya evaluasi
berkala dan juga memberikan pembinaan dan dukungan emosional yang sifatnya
persuasif untuk menanggulangi taantangan tersebu
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Promosi Perpustakaan Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Banjar
Perpustakaan sebagai pusat informasi memiliki tanggung jawab untuk terus
berinovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Salah satu bentuk
inovasi tersebut adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatkan media sosial sebagai
sarana promosi perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Banjar
Penelitian ini menggunakan penelitian field research atau penelitian lapangan
dengan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi,
wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tiga
informan, yaitu bagian media sosial. Sumber data terdiri dari data primer yang
diperoleh langsung dari informan melalui wawancara dan observasi, serta data
sekunder berupa dokumen yang relevan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kabupaten Banjar telah memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti
Instagram, Tiktok, dan Facebook untuk menyampaikan informasi layanan,
membagikan kegiatan literasi. Namun ada, beberapa kendala yang dihadapi, antara
lain keterbatasan waktu dalam pembuatan dan pengunggahan konten, serta
tantangan dalam menjaga keberlangsungan ide dan kreativitas konten promos
Strategi Pengembangan Usaha Pada Galeri Kembang Ilung Di Desa Banyu Hirang Amuntai Selatan. Skripsi
Skripsi ini membahas strategi pengembangan usaha pada Galeri Kembang
Ilung yang terletak di Desa Banyu Hirang, Amuntai Selatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh galeri serta
kendala yang dihadapi dalam proses pengembangan usaha. Metode yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian lapangan untuk
mendapatkan data yang mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Galeri Kembang Ilung telah berhasil
menerapkan berbagai inovasi produk, termasuk penggabungan bahan dan
desain yang sesuai dengan tren pasar. Inovasi ini berkontribusi pada
peningkatan daya saing produk kerajinan tangan yang dihasilkan. Selain itu,
pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan juga
berperan penting dalam meningkatkan kualitas produk serta kesejahteraan para
pengrajin.
Meskipun galeri ini menghadapi beberapa kendala, seperti pemasaran,
regulasi pemerintah, dan pengelolaan sumber daya manusia, mereka
menunjukkan sikap proaktif dalam mengatasi tantangan tersebut. Dengan
melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi yang diperlukan, Galeri Kembang
Ilung berupaya untuk terus berkembang dan meningkatkan keberlanjutan
usahany
Tinjauan Eksistensialisme Soren Kierkegaard Terhadap Tokoh Mada dalam Novel Haji Backpacker Karya Aguk Irawan MN
Eksistensialisme adalah aliran filsafat yang dapat memberi individu suatu
jalan berpikir mengenai kehidupan yang menekankan pada pilihan hidup,
kebenaran subjektif, dan tindakan konkret manusia sebagai makhluk hidup dengan
segala pergumulannya sebagaimana yang dialami tokoh Mada dalam novel Haji
Backpacker. Pada umumnya pengalaman eksistensial manusia modern berhenti
pada satu titik yang menimbulkan berbagai problem lain, namun tokoh Mada
berhasil melewatinya dan sampai pada taraf eksitensial relegius sehingga
penelitian ini perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
gambaran tokoh Mada dalam novel Haji Backpacker karya Aguk Irawan MN
yang dianalisis menggunakan pemikiran eksistensialisme Soren Kierkegaard.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang
bersifat kualitatif. Penulis menggunakan analisis data dengan teknik konten
analisis dan interpretasi data dalam menguraikan data sehingga berbentuk
deskriptif. Objek material dari penelitian ini adalah eksistensi tokoh Mada dan
objek formalnya adalah teori eksistensialisme Soren Kierkegaard. Teknik
pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan cara membaca buku, jurnal,
artikel, dan sebagainya, serta mengklasifikasikan temuan-temuan dari novel Haji
Backpacker yang berkaitan dengan eksistensialisme Soren Kierkegaard.
Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa tokoh Mada sebagai individu yang
mengalami penderitaan batin karena penolakan atas cinta, persoalan kematian, dan
ketidakterimaannya pada takdir. Dalam pengembaraannya ke sembilan negara,
Mada mengalami transformasi diri. Menurut analisis Soren Kierkegard, diketahui
bahwa tokoh Mada menjalani tiga tahap eksitensial, yaitu tahap estetis, yaitu
bermula dari pencarian kenikmatan duniawi seperti minuman keras dan seks
bebas, beralih ke tahap etis, yaitu bertindak secara moral dan menunjukkan
komitmen untuk berubah dilihat dari tindakan Mada membantu sesama dan
bekerja dengan jujur. Sampai di tahap religius, Mada menyadari keterbatasan
dirinya sebagai manusia dan menyerahkan sepenuhnya hidupnya kepada Tuhan.
Mada mengalami transformasi eksistensial dan spiritual. Ia menyempurnakan
pengembaraannya dengan melaksanakan ibadah haj
Korelasi Kualitas Bacaan Al-Qur’an dengan Tingkat Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al Qur’an Husada Banjarmasin
Penelitian ini dilatar belakangi karena diduga adanya permasalahan dalam
pelaksanaan program tahfidz di salah satu lembaga pesantren tahfidz Al-Qur’an, di
mana beberapa mahasiswi menunjukkan kemampuan menghafal yang relatif
lambat, serta ada pula yang mengalami kesulitan dalam membaca ayat Al-Qur’an
dengan benar. Di sisi lain, peneliti juga mengamati bahwa mahasiswi yang memiliki
kualitas bacaan Al-Qur’an yang lebih baik cenderung lebih cepat dalam proses
menghafal dan lebih mampu mempertahankan hafalannya. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mendeskripsikan kualitas bacaan Al-Qur’an mahasiswi, untuk
mendeskripsikan kemampuan menghafal Al-Qur’an mahasiswi, untuk mengetahui
apakah ada korelasi antara kualitas bacaan Al-Qur’an dengan tingkat kemampuan
menghafal Al-Qur’an mahasiswi, dan untuk mengetahui seberapa besar korelasi
antara kualitas bacaan Al-Quran dengan tingkat kemampuan menghafal Al-Quran
mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin. Jenis penelitian
ini adalah jenis penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah
mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin yang berjumlah 30
mahasiswi. Adapun untuk sampel yang digunakan yaitu seluruh mahasiswi atau 30
mahasiswi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis
menggunakan statistik korelasi dengan rumus korelasi Spearman. Berdasarkan
hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas bacaan Al-Qur’an
mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin berada pada
tingkat ”baik” yaitu dengan skor rata-rata 23 dengan skor maksimal 25. Sedangkan
untuk tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an berada pada tingkat ”baik” juga
yaitu dengan skor rata-rata 14 dengan skor maksimal 15. Adapun pada uji hipotesis
terdapat korelasi yang ”sangat kuat” dan signifikan antara kualitas bacaan Al
Qur’an dengan tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an mahasiswi di Pesantren
Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin dengan nilai koefisien korelasi sebesar
0,933 dan nilai signifikansi 0,000 (sig. < 0,01) dan nilai koefisien determinasi
sebesar 87