Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Pembacaan Surah Al– ‘Ashr Sebelum Pulang Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Telaga Mas Kecamatan Danau Panggang (Studi Living Qur’an)

    No full text
    Waktu memiliki posisi penting dalam Islam, sebagaimana ditegaskan dalam surah al-‘Ashr yang mengandung nilai pemanfaatan waktu, amal saleh, dan kesabaran. Tradisi living Qur’an dalam pendidikan terwujud melalui integrasi praktik al-Qur’an dalam kegiatan sekolah guna menanamkan nilai-nilai Qur’ani sejak dini, salah satunya melalui tradisi pembacaan surah al-‘Ashr sebelum pulang sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pembacaan surah al-‘Ashr di SDN Telaga Mas Kecamatan Danau Panggang, serta memahami pemaknaan guru dan murid terhadap surah tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menerapkan teori resepsi fungsional Ahmad Rafiq dalam kerangka living Qur’an untuk mengkaji fungsi dan penerimaan surah al-‘Ashr dalam kehidupan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan surah al-‘Ashr dilaksanakan secara rutin setiap hari menjelang kepulangan murid secara bersama-sama, dipimpin oleh ketua kelas dan dibimbing oleh guru. Kegiatan ini telah menjadi tradisi sekolah yang tertib dan terstruktur, yang menumbuhkan kedisiplinan, pembiasaan religius, serta internalisasi nilai-nilai Qur’ani secara kolektif. para guru memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang surah al ‘Ashr, mencakup pesan utama mengenai urgensi waktu, keimanan dan amal saleh, serta anjuran untuk saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Secara keseluruhan, praktik pembacaan surah al-‘Ashr di SDN Telaga Mas membentuk budaya sekolah yang mencerminkan nilai-nilai Qur’ani dan berkontribusi pada pembentukan karakter religius murid sejak usia dini. Adapun Para murid memiliki pemahaman sederhana terhadap kandungan surah, misalnya menyadari pentingnya memanfaatkan waktu dan melaksanakan salat, sesuai dengan tingkat perkembangan mereka

    Pengaruh Metode Guided Note Taking Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas V Di Mi Siti Mariam Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran IPS, yaitu pembelajaran konvensional, khususnya metode ceramah yang bersifat satu arah sehingga siswa kurang aktif, mudah bosan, dan kesulitan memahami materi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas belajar sebelum,sesudah dan Pengaruh Metode Guided Note Taking Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas V Di MI Siti Mariam Banjarmasin Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu eksperimen, menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (Pretest dan Posttest), wawancara, dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa sebelum menggunakan metode pembelajaran Guided Note Taking berada pada kategori “Kurang Baik” dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 35,67. Aktivitas belajar siswa sesudah menggunakan metode Pembelajaran Guided Note Taking yaitu sebesar 67,53 dengan kategori “Sangat Baik” nilai tersebut menunjukkan peningkatan. Hasil uji T memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan metode Guided Note Taking. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Guided Note Taking berpengaruh terhadap aktivitas belajar siswa di kelas V di MI Siti Mariam Banjarmasi

    قدرة الطلاب على مهارة القراءة للصف العاشر في المدرسة الثانوية الإسلامية بمعهد أم القرى في أمونتاي = Kemampuan Siswa Pada Keterampilan Membaca Kelas X di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Ummul Qura di Amuntai

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas X dalam keterampilan membaca di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Ummul Qura Amuntai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca yang terdiri atas 20 butir soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata, persentase ketuntasan belajar dan kategori kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 68,12. Persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 83,3%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan, yaitu 60. Selain itu Kategori kemampuan siswa yang masuk kategori tinggi hanya sekitar 8, 3%, sedang 45,8%, rendah (tuntas) 29,1% dan rendah (gagal) 16,7%. Dengan demikian, masih terdapat variasi kemampuan membaca antar siswa, sehingga diperlukan upaya peningkatan pembelajaran membaca secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca siswa kelas X di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Ummul Qura Amuntai tergolong cukup baik, namun belum optima

    Pembiasaan Shalat Dzuhur Berjamaah Menggunakan Attendance System pada Siswa SMP Negeri 7 Banjarmasin

    No full text
    Pentingnya pembiasaan ibadah sejak dini, khususnya shalat dzuhur berjamaah, menjadi kunci dalam membentuk karakter religius siswa. Di tengah perkembangan zaman dan tantangan dunia modern, tidak sedikit siswa yang lalai dalam menjalankan kewajiban ibadah. Oleh karena itu, SMP Negeri 7 Banjarmasin menerapkan program pembiasaan shalat dzuhur berjamaah yang dipantau melalui attendance system guna menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab ibadah sejak di bangku sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembiasaan shalat Dzuhur berjamaah menggunakan attendance system serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya pada siswa di SMP Negeri 7 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Penulis mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi terkait penelitian dengan subjek penelitian yaitu 2 orang guru Pendidikan Agama Islam dan 10 siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dzuhur berjamaah telah menjadi program rutin yang dilaksanakan secara terstruktur dengan sistem absensi berupa kartu sebagai alat pemantau kehadiran siswa. Attendance system ini membantu menumbuhkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kebiasaan positif siswa dalam menjalankan ibadah tepat waktu. Faktor pendukung meliputi dukungan penuh sekolah, penerapan attendance system yang terstruktur, peran aktif guru dan wali kelas,serta ketersediaan fasilitas. Di sisi lain, kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan persediaan air wudhu saat kerusakan ledeng,rendahnya kesadaran dari guru dan kesadaran siswa yang beragam, serta gangguan cuaca seperti hujan lebat. Secara keseluruhan, meskipun terdapat hambatan, program ini dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa

    Pengaruh Tunjangan Profesi dan Iklim Kepercayaan Terhadap Inovasi Guru pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Se-Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah

    No full text
    Pendidikan yang berkualitas sangat bergantung pada inovasi yang diterapkan oleh para pendidik. Guru memiliki peran dalam meningkatkan kualitas pendidikan, yang didukung oleh tunjangan profesi sebagai bentuk penghargaan atas profesionalitas mereka. Selain itu, iklim kepercayaan di lingkungan pendidikan menjadi pendukung guru dalam berinovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tunjangan profesi dan iklim kepercayaan terhadap inovasi guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri se Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 51 responden yang terdiri dari guru dan kepala madrasah. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi guru, sementara gender juga berpengaruh signifikan namun dengan arah negatif. Sebaliknya, tunjangan profesi tidak berpengaruh signifikan terhadap inovasi guru. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun iklim kepercayaan di lingkungan madrasah untuk mendorong inovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Sebaliknya, tunjangan profesi belum mampu mendorong inovasi secara signifikan, yang kemungkinan disebabkan oleh pemanfaatan tunjangan yang lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan pribadi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengelola pendidikan dalam merancang strategi peningkatan inovasi di lingkungan madrasah serta perlunya peningkatan iklim kepercayaan di madrasah dan evaluasi kebijakan tunjangan profesi untuk mendorong inovasi yang lebih efektif di kalangan guru

    Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan

    No full text
    Kemajuan teknologi dan globalisasi menuntut lembaga pendidikan untuk terus beradaptasi, sehingga peningkatan mutu pendidikan menjadi prioritas. Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mengelola sekolah serta mendukung pencapaian delapan standar nasional pendidikan. Salah satu faktor penentu mutu pendidikan adalah kinerja guru, yang sangat dipengaruhi oleh peran kepala sekolah. Kepala sekolah yang mampu membimbing dan memberdayakan guru menjadi kunci dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini untuk menjawab fokus penelitian mengenai peran kepala sekolah, faktor pendukung dan faktor penghambat peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 2 Kandangan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang diperoleh dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan menjadikan informan utama kepala sekolah dan guru serta informan tambahan seperti pengawas, siswa, tenaga administrasi, komite sekolah dan orang tua/wali siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru secara keseluruhan tergolong dengan baik, hal ini terbukti dari guru menyusun RPP, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran dengan memberikan remedial kepada siswa dan membimbing dan melatih siswa melalui pendekatan personal dan motivasi. Kepala sekolah berhasil mengimplementasikan tujuh peran EMASLIM (Edukator, Manajer, Administrator, Supervisor, Leader, Inovator dan Motivator) secara optimal. Sebagai edukator, kepala sekolah menyelenggarakan pelatihan dan evaluasi rutin, sebagai manajer, mengembangkan kurikulum, mendorong inovasi, dan menjalin kolaborasi eksternal, sebagai administrator, memastikan transparansi administrasi dan digitalisasi, sebagai supervisor, melaksanakan supervisi akademik dan pembinaan melalui komunitas belajar, sebagai leader, membangun budaya sekolah yang kondusif dan inspiratif, sebagai inovator, menggagas pengembangan sarana dan kompetensi guru, dan sebagai motivator, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan sistem reward and punishment berbasis kinerja. Faktor pendukung keberhasilan meliputi kepribadian baik dan keteladanan kepala sekolah, pelatihan, motivasi, sarana prasarana memadai, hubungan harmonis, serta dukungan eksternal. Penelitian ini tidak menemukan hambatan signifikan, namun mencatat adanya hambatan seperti ketidaksesuaian bidang ajar, keterbatasan penguasaan teknologi dan kurangnya dukungan dari berbagai pihak. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru

    Dakwah KH. Zaini Anwar LC di pondok pesantren Al-Marhamah Kabupaten Kotawaringin Timur

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dakwah yang dilakukan oleh KH. Zaini Anwar LC dalam meningkatkan bentuk Dakwah keagamaan, dengan memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai makna hidup, kesabaran dalam menghadapi cobaan, serta pentingnya memperkuat hubungan dengan Allah. Penggunaan bahasa yang mudah dipahami, serta faktor yang mempengaruhi dakwah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pendekatan dakwah yang lembut dan penuh kasih sayang sangat berpengaruh dalam meningkatkan motivasi keagamaan dan memperdalam pemahaman Islam di kalangan jama'ah di pondok pesantren Al-Marhamah Kabupaten Kotawaringin Timur. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja bentuk dakwah KH. Zaini Anwar LC di pondok pesantren Al-Marhamah Kabupaten Kotawaringin Timur dan apa saja faktor penunjang keberhasilan dakwah KH. Zaini Anwar LC di pondok pesantren Al-Marhamah Kabupaten Kotawaringin Timur. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti melakukan wawancara kepada KH. Zaini Anwar LC, santri, pengabdian dan jamaah di pondok pesantren Al-Marhamah Kabupaten Kotawaringin Timur. Peneliti juga melakukan observasi dan dokumentasi untuk menggali data yang terkait dengan analisis bentuk dakwah KH. Zaini Anwar LC dalam memberikan dakwah dipondok pesantren Al-Marhamah Kabupaten Kotawaringin Timur. Hasil penelitian ini yaitu bentuk dakwah KH. Zaini Anwar LC dalam memberikan dakwah di pondok ini terdiri dari lima bentuk dakwah utama. metode dakwah bil-hal (dakwah dengan perbuatan), dakwah bil qishah (dakwah melalui cerita atau kisah), mau'izhah (nasehat yang disampaikan dengan lemah lembut), media dan teknologi, dan amaliyah keagamaan. Jenis motivasi ada lima yaitu kebutuhan fisikologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan dimiliki dan cinta, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri. Adapun faktor-faktor yang penunjang keberhasilan dakwah KH. Zaini Anwar LC dalam menyampaikan dakwah keagamaan di pondok tersebut terbagi menjadi beberapa yaitu faktor adanya dukungan ruang lingkup, tingginya partisipasi Jamaah maupun masyarakat, sarana serta prasarana dakwah yang memadai, cara dakwah yang baik dan mudah dipahami jamaah, keiklasan dalam melaksanakan dakwah, Ilmu yang mendalam tentang pemahaman ajaran agam

    Upacara Bamandi-Mandi Hamil Tujuh Bulan Keturunan Putri Junjung Buih di Desa Banjarbaru Kecamatan Daha Selatan

    No full text
    Upacara bamandi -mandi hamil tujuh bulan keturunan Putri Junjung Buih di Desa Banjarbaru Kecamatan Daha Selatan dilaksanakan pada kehamilan anak yang terkena hitungan ganjil seperti anak pertama, ketiga, kelima, ketujuh, dan seterusnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam mengenai pelaksanaan, kepercayaan, motivasi, dan tujuan upacara bamandi-mandi hamil tujuh bulan keturunan Putri Junjung Buih di Desa Banjarbaru Kecamatan Daha Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan menggunakan pendekatan Antropologi dan pendekatan Fenomenologi. Subjek penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu masyarakat Desa Banjarbaru Kecamatan Daha Selatan yang pernah dan masih melaksanakan upacara bamandi-mandi hamil keturunan Putri Junjung Buih. Penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi koleksi data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah bahwa pelaksanaan bamandi-mandi hamil tujuh bulan keturunan Putri Junjung Buih ini dilaksanakan pada minggu terakhir di tujuh bulan usia kehamilan yaitu minggu ke 27- 28 dan waktu pelaksanaannya pada setelah zuhur sampai malam yang biasanya mereka menyebutnya waktu matahari turun atau luncur matahari sampai malam. Alat dan bahan yang digunakan seperti menyiapkan 5 buah wadah, gayung, benang lawai, lilin, gunting, cermin, tapih, kain putih, kain kuning, mayang, bunga mawar, melati, kenanga, tumbuhan kambat, tumbuhan hanjuang, ranting pohon asam, 4 batang manisan, kue cincin, cucur, lamang, roti manis, apam merah dan putih, wadai parut hayam, cingkaruk, buah pisang mahuli, kopi pahit dan kopi manis, air putih, piduduk, lakatan kuning, pisang mahuli dan telur ayam kampung, kangkung dan kunyit, kapur sirih, tunas kelapa dan kelapa tua, pensil alis, bedak, celak mata, minyak rambut dan lipstik, sisir, air sembahyang hajat, air yasin, air bunga, air biasa, dan banyu di ulakan. Kepercayaan masyarakat Desa Banjarbaru Kecamatan Daha Selatan terhadap bamandi-mandi hamil tujuh bulan keturunan Putri Junjung Buih ini karena pelaksanaannya sudah turun-temurun dari nenek buyut (pedatuan) sampai sekarang yang dipercayai sebagai bentuk pengharapan keselamatan untuk ibu hamil dan calon bayi agar terhindar dari gangguan gaib dan teguran dari leluhur (pedatuan). Motivasi masyarakat Desa Banjarbaru Kecamatan Daha Selatan terhadap upacara bamandi-mandi hamil tujuh bulan keturunan Putri Junjung Buih ini karena memang sudah keturunannya lalu dilaksanakan sudah turun-temurun dari nenek buyut (pedatuan) yang terdahulu sampai keturunan yang sekarang, mereka percaya benda-benda, air-air, serta makanan yang digunakan memiliki kekuatan magis dan adanya rasa takut dan khawatir akan terjadi hal yang tidak mengenakkan jika tidak melaksanakannya. Tujuan bamandi-mandi hamil tujuh bulan keturunan Putri Junjung Buih sebagai bentuk pengharapan keselamatan dan terhindar dari marabahaya, gangguan gaib yang tidak diinginkan, dan teguran dari leluhur (pedatuan)

    Analisis Strategi Personal Selling dalam Meningkatkan Penjualan di PT. Rizki Mining Pratama Ditinjau dari Perspektif Etika Bisnis Islam

    No full text
    Industri batubara berperan penting dalam perekonomian Indonesia, sehingga perusahaan perdagangan batubara perlu strategi pemasaran yang efektif. PT. Rizki Mining Pratama mengandalkan personal selling sebagai strategi utama untuk meningkatkan penjualan. Melalui interaksi langsung antara tenaga penjual dan calon pembeli agar membangun kepercayaan dan mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan personal selling di PT. Rizki Mining Pratama serta dampaknya terhadap kinerja penjualan. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan menerapkan tahapan personal selling, yaitu mencari dan menilai calon pelanggan (prospecting and qualifying), pendekatan awal (pre- approach), presentasi dan demonstrasi produk (presentation and demonstration), menangani keberatan pelanggan (overcoming objections), menutup transaksi (closing), dan tindak lanjut layanan (follow-up service). Tahapan ini membantu perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi personal selling berkontribusi positif terhadap peningkatan penjualan dan sesuai dengan etika bisnis Islam, terutama dalam membangun kepercayaan dan memahami kebutuhan pelanggan. Namun, perusahaan menghadapi tantangan seperti persaingan pasar, fluktuasi harga batubara, dan kendala logistik, yang mengharuskan adanya inovasi dalam strategi pemasara

    Pengalaman Menulis Ekspresif dalam Menurunkan Burnout pada Mahasiswa Jurusan Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari Banjarmasin

    No full text
    Mahasiswa menghadapi berbagai tekanan dari aspek akademik, sosial, dan psikologis, seperti tuntutan nilai tinggi, penyelesaian tugas, dan tanggung jawab organisasi, yang berpotensi menimbulkan stres dan kelelahan mental atau burnout. Fenomena burnout pada mahasiswa telah menjadi perhatian global dengan prevalensi yang cukup signifikan, termasuk di Indonesia dan perguruan tinggi Islam. Khususnya mahasiswa Psikologi Islam, selain beban akademik, juga mengalami tekanan tambahan berupa internalisasi nilai-nilai keislaman dan spiritualitas yang dapat memperbesar risiko burnout. Salah satu cara yang dapat dilakukan mahasiswa untuk meredakan burnout adalah menulis ekspresif atau kegiatan menulis bebas dan mendalam tentang pengalaman dan perasaan pribadi. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman menulis ekspresif pada mahasiswa Psikologi Islam dalam menghadapi burnout dan apa saja faktor yang mempengaruhi subjek memilih menulis ekspresif untuk menurunkan tingkat burnout. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dimana Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman menulis ekspresif pada mahasiswa Psikologi Islam dalam menghadapi burnout akademik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, wawancara, dokumen hasil tulisan subjek dan kuesioner kualitatif. Dalam penelitian ini penulis akan berusaha mencermati pengalaman individual yang unik secara mendalam, dan hasil dari penelitian ini nantinya akan disajikan dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menulis ekspresif berperan signifikan dalam mengurangi gejala burnout seperti kelelahan emosional, sinisme, dan penurunan motivasi akademik. Partisipan melaporkan adanya peningkatan kesejahteraan emosional dan pengelolaan gejala burnout setelah melakukan aktivitas menulis ekspresif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menulis ekspresif dapat menjadi salah satu metode dalam membantu mahasiswa mengatasi burnout, menumbuhkan kesadaran diri, dan memperbaiki kesejahteraan psikologis mereka

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇