Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Validitas Bip Untuk Efektivitas Batang Eceng Gondok Sebagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram
Batang eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan salah satu bahan
organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif media tanam dalam
budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Tanaman ini mengandung
senyawa penting seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang berfungsi sebagai
penyedia sumber karbon serta energi bagi pertumbuhan miselium jamur.
Kandungan tersebut menjadikan eceng gondok sebagai bahan yang ekonomis dan
mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media
tana, batang eceng gondok terhadap pertumbuhan jamur tiram, sekaligus
mendeskripsikan validitas Buku Ilmiah Populer (BIP) hasil efektivitas batang eceng
gondok sebagai media tanam pertumbuhan jamur tiram.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Educational Design Research
(EDR) model Plomp & Nieeven dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif.
Metode eksperimen dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
yang terdiri atas tiga perlakuan dan 3 pengulangan, sehingga diperoleh 9 baglog
media tanam. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan miselium, tinggi
jamur tiram, lebar tudung, jumlah tubuh buah, dan berat basah jamur tiram. Data
dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk melihat perbedaan antarperlakuan,
dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) untuk mengetahui
perlakuan yang memberikan pengaruh paling signifikan. Selanjutnya, hasil
penelitian dikembangkan menjadi BIP yang divalidasi menggunakan desain
evaluasi formatif menurut Tessmer hingga tahap uji pakar dengan instrumen
angket.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa batang eceng gondok basah
memberikan hasil pertumbuhan jamur tiram paling efektif dibandingkan dua
perlakuan kering dan campuran. Produk BIP yang dihasilkan memperoleh skor
kevalidan sebesar 87,36% dengan kategori sangat valid, sehingga valid dijadikan
referensi pembelajaran dan sumber informasi bagi masyarakat mengenai efektivitas
batang eceng gondok sebagai media tanam jamur tiram
تطبيق أسلوب الإملاء المسموع في تعليم الكتابة لطالبات الصف الأول في معهد منبع العلوم للبنات ببنجر كاليمنتان الجنوبية = Penerapan Teknik Imla Al-Masmu' dalam Pemberlajran Kitabah bagi Santriwati Kelas Satu Pondok Pesantren Manba'ul Ulum Puteri Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan
Pembelajaran bahasa Arab memiliki peran penting dalam penguasaan empat keterampilan berbahasa, terutama keterampilan menulis yang sering dianggap sulit karena perbedaan sistem tulisan Arab dan Indonesia. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, guru di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Puteri Kabupaten Banjar menerapkan teknik Imla’ Masmu’, yaitu teknik menulis melalui pendengaran dan penyalinan kata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan teknik Imla’ Masmu’ dalam pembelajaran kitabah bagi santriwati kelas satu pondok pesantren manba’ul ulum puteri serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik Imla’ Masmu’ bagi santriwati kelas satu pondok pesantren manba’ul ulum puteri sesuai teori Musthofa Isma’il Musa, meliputi langkah-langkah yaitu: tahap pembukaan, guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, serta menyampaikan tujuan pembelajaran imla’ masmu’, guru menjelaskan gambaran umum. Kemudian pada kegiatan inti guru menyebutkan kosakata yang berpotensi menimbulkan kesalahan dan menuliskannya di papan tulis serta melibatkan santriwati dalam diskusi sederhana untuk pemahaman makna. Selanjutnya, guru meminta para santriwati menyiapkan buku mereka, kemudian mulai mendiktekan kosakata dan mengulanginya dua hingga tiga kali. Setelah itu, guru mengumpulkan hasil tulisan mereka, kemudian dikoreksi. Pada tahap penutup guru memanfa’atkan waktu pembelajaran untuk kegiatan yang bermanfaat, seperti penguatan materi, penarikan kesimpulan, dan terakhir, proses pembelajaran ditutup dengan salam. Penerapan teknik Imla’ Masmu’ juga sesuai dengan teori tujuan imla’ yang terdapat dibuku Islam kootab. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi faktor yang berkaitan dengan karakteristik bahasa tulis, faktor yang berasal dari siswa dan faktor yang berasal dari gur
Pilihan Ayat Al-Qur’an Qari dan Qariah dalam Berbagai Acara Keagamaan: Studi Living Qur’an di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang tidak hanya dibaca
sebagai bentuk ibadah, tetapi juga dihayati dan dilantunkan dalam berbagai acara
keagamaan. Fenomena pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qari
dan Qariah di berbagai kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk nyata dari
kajian Living Qur’an, yaitu bagaimana Al-Qur’an hidup dalam kehidupan sosial
masyarakat. Menariknya, dalam praktik tersebut, ditemukan adanya perbedaan
dalam pilihan ayat meskipun acara keagamaannya sama. Hal ini menunjukkan
adanya pertimbangan dan faktor khusus dalam membacakan ayat Al-Qur’an.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ayat-ayat yang biasa dibacakan
oleh Qari dan Qariah dalam berbagai acara keagamaan di Kota Banjarmasin,
menggali alasan mereka dalam memilih ayat tersebut, serta mengidentifikasi faktor
faktor yang memengaruhi perbedaan pilihan ayat yang mereka bacakan. Penelitian
ini merupakan penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Kemudian, penelitian ini menggunakan metode living Qur’an
dengan tujuan untuk menggali pemahaman Qari atau Qariah mengenai ayat yang
sering mereka bacakan saat acara keagamaan. Adapun Teknik pengumpulan data
pada penelitian ini melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam
dengan tiga Qari dan dua Qariah yang aktif di Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan ayat yang dibacakan dalam
acara keagamaan, seperti Isra Mikraj, Maulid Nabi Muhammad saw, Nuzulul
Qur’an, Akikah dan Tasmiyah, serta Walîmatul ‘Ursy sangat dipengaruhi oleh
beberapa faktor seperti usia, pengalaman, lingkungan, durasi acara, nada dalam
tilawah, dan kehendak pribadi. Adapun ayat yang bisa dibacakan saat acara Isra
Mikraj adalah Q.S. al Isrâ`/17: 1-3, Q.S. al Isrâ`/17: 78-79, Q.S. al Najm/53: 1-18,
dan Q.S. Âli ‘Imrân/3: 144. Ayat yang bisa dibacakan saat acara Maulid Nabi
Muhammad saw adalah Q.S. Âli ‘Imrân/3: 144, Q.S. al Anbiyâ`/21: 107, Q.S. al
Ahzâb/33: 21, Q.S. al Ahzâb/33: 40-43, Q.S. al Ahzâb/33: 56, dan Q.S. al Fath/48:
28-29. Ayat yang bisa dibacakan saat acara Nuzulul Qur’an adalah Q.S. al
Baqarah/2: 185, Q.S. al Isrâ`/17: 9-15, Q.S. al Isrâ`/17: 82-83, Q.S. al Hasyr/59:
21-24 dan Q.S al ‘Alaq/96: 1-5. Ayat yang bisa dibacakan saat acara Akikah dan
Tasmiyah adalah Q.S. Âli ‘Imrân/3: 33-37, Q.S. Maryam/19: 1-10, dan Q.S.
Luqmân/31: 12-15. Dan ayat yang bisa dibacakan saat acara Walîmatul ‘Ursy adalah
Q.S. al Nisâ/4: 1, Q.S al Rûm/30: 21, dan Q.S al Hujurât/49: 13
Promosi iKalsel Sebagai Perpustakaan Digital di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan
Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi layanan
perpustakaan dari sistem konvensional menjadi digital. Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan memperkenalkan aplikasi iKalsel sebagai
perpustakaan digital untuk memperluas akses literasi dan meningkatkan minat
baca masyarakat. Namun, tanpa promosi yang optimal, potensi pemanfaatan
aplikasi belum dapat dimaksimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana bentuk dan pelaksanaan promosi iKalsel sebagai perpustakaan digital,
dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat promosi. Objek penelitian ini
adalah promosi iKalsel, dan subjek penelitian meliputi pustakawan yang terlibat
dalam promosi aplikasi iKalsel di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi
Kalimantan Selatan.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
studi lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi
Kalimantan Selatan, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari literatur terkait
promosi perpustakaan dan perpustakaan digital. Teknik analisis data
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi iKalsel dilakukan melalui
berbagai media, seperti brosur, poster, news letter, pembatas buku, buku panduan,
website, Facebook, Instagram, aplikasi iKalsel, dan brosur. Promosi juga
diperluas melalui kerja sama dengan media massa berupa publikasi berita dan
liputan kegiatan dan kolaborasi dengan perpustakaan daerah melalui sosialisasi
dan kegiatan literasi bersama. Faktor penghambat utama dalam promosi meliputi
keterbatasan anggaran dan kurangnya sumber daya manusia yang menangani
kegiatan promosi aplikasi iKalsel. Secara umum, promosi digital efektif
menjangkau masyarakat luas meskipun promosi secara langsung masih terbatas.
Dengan perencanaan yang terarah dan dukungan kebijakan berkelanjutan, aplikasi
iKalsel berpotensi menjadi sarana untuk meningkatkan literasi masyaraka
Pengembangan BIP Pengaruh Pemberian Berbagai Pupuk Organik Cair dari Limbah Terhadap Pertumbuhan Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pemberian pupuk
organik cair terhadap pertumbuhan cabai rawit, dan untuk mendeskripsikan
validitas buku ilmiah populer pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan
cabai rawit.
Penelitian menggunakan jenis penelitian pengembangan pendidikan atau
Educational Design Research (EDR) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Tahapan peneliatian meliputi preliminary research, dan prototyping phase.
Tahapan ini juga menggunakan evaluasi tessmer yang neliputi Self evaluation dan
Expert evaluation dengan eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan konsentrasi POC (0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%) dengan tiga kali
pengulangan dengan 15 sampel tanaman cabai rawit. Variabel yang diamati
meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun pada umur
14-35 hari setelah tanam.
Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan
model Educational Design Research (EDR) dengan memadukan pendekatan
kuantitatif dan kualitatif. Proses pengembangan dan pengujian produk dilakukan
melalui evaluasi formatif Tessmer, yang meliputi tahap self-evaluation, expert
review, one-to-one, small group, dan field test. Selain itu, penelitian ini juga
menerapkan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) untuk
menguji efektivitas produk yang dikembangkan.
Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi P4 (40%) memberikan
pertumbuhan terbaik pada semua parameter. BIP yang dihasilkan memperoleh
validasi rata-rata 87,23% dengan kategori “sangat valid”, sehingga layak
digunakan sebagai panduan pembuatan dan penerapan POC dari limbah organik.
Penelitian ini diharapkan menjadi referensi ilmiah dan sarana edukatif dalam
mendukung pertanian berkelanjutan serta mengurangi ketergantungan pada pupuk
kimi
Strategi Membaca Bersama pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Kelas 1 MI TPI Keramat Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi
membaca bersama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan
literasi membaca siswa kelas I MI TPI Keramat Banjarmasin serta mengetahui
kendala yang muncul selama pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian melibatkan guru dan
siswa kelas I, sedangkan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang
meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi membaca bersama
dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan
inti meliputi membaca teks bersama, membacakan bacaan oleh siswa, serta
pendampingan langsung dari guru melalui bimbingan pelafalan dan pertanyaan
pemahaman. Strategi ini memberikan peningkatan pada kemampuan membaca
siswa, yang terlihat dari semakin lancarnya siswa dalam melafalkan kata,
meningkatkan kemampuan mengenali huruf dan pemahaman sederhana, serta
meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi bacaan. Selain itu, siswa lebih berani
membaca nyaring dan lebih fokus selama proses pembelajaran. Kendala yang
umum terjadi meliputi perbedaan kemampuan membaca antar siswa serta
keterbatasan waktu belajar.
Secara keseluruhan, strategi membaca bersama efektif dalam meningkatkan
literasi membaca siswa kelas I, terutama dalam membangun kemampuan membaca
dasar, menumbuhkan minat membaca, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa
dalam membaca
Kontribusi Regulasi Emosi terhadap Stres Akademik dengan Kelekatan Teman Sebaya sebagai Variabel Moderator pada Mahasiswa Perantau di Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi tingkat stres akademik
pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin, (2) mengidentifikasi
tingkat regulasi emosi pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin, (3)
mengidentifikasi tingkat kelekatan teman sebaya pada mahasiswa perantau di UIN
Antasari Banjarmasin, (4) menganalisis kontribusi regulasi emosi terhadap stres
akademik pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin, dan (5)
menganalisis peran dari kelekatan teman sebaya sebagai variabel moderator dalam
memperkuat dan memperlemah kontribusi regulasi emosi terhadap stres akademik
pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan
desain hubungan kausal yang akan dimoderatori oleh variabel lain. Teknik yang
digunakan adalah incidental sampling dan didapatkan sampel berjumlah 400
mahasiswa perantau yang sesuai dengan kriteria penelitian. Skala yang digunakan
ada 3 yaitu skala stres akademik berdasarkan teori Robotham, skala regulasi
emosi berdasarkan teori Gross & Thompson, serta skala peer attachment
berdasarkan teori Armsden & Greenberg yang telah dimodifikasi. Analisis data
menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis process/Moderated
Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS 30.0 for windows.
Hasil penelitian ini yaitu (1) Regulasi emosi pada mahasiswa perantau di
UIN Antasari Banjarmasin dominan pada tingkat sedang sebanyak 282 orang
(71%). (2) Stres akademik pada mahasiswa perantau di UIN Antasari Banjarmasin
paling banyak termasuk dalam kategori tingkat sedang yaitu 326 orang (82%). (3)
Tingkat kelekatan teman sebaya pada mahasiswa perantau di UIN Antasari
Banjarmasin mayoritas berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 260 orang
(65%). (4) Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan regulasi emosi
memiliki kontribusi yang negatif dan signifikan terhadap stres akademik dengan
nilai R-Square sebesar 0,659 (65,9%). (5) Hasil uji MRA menunjukkan nilai
signifikansi 0.001 < 0.05 dengan nilai R-Square2 sebesar 0,690 (69%) yang
artinya terdapat peningkatan nilai R-square sebesar 0,031 atau 3,1%. Hal ini dapat
diartikan bahwa peran kelekatan teman sebaya terhadap kontribusi regulasi emosi
pada stres akademik sebesar 3.1%
Pengaruh Self Awareness terhadap Orientasi Masa Depan Siswa Kelas XI di MAN 2 Banjarmasin
Siswa merupakan individu yang berada pada tahap remaja yang diketahui
sebagai periode perkembangan yang sangat kritis dalam rentang kehidupan
individu. Melihat hal tersebut, maka remaja perlu memikirkan masa depannya
secara sungguh-sungguh. Kemampuan remaja untuk bisa memikirkan dan
merencanakan masa depan ini disebut sebagai orientasi masa depan. Orientasi
masa depan adalah cara pandang atau gambaran seseorang terhadap masa depannya
terkait harapan dan tujuan. Kesadaran diri atau self awareness merupakan
kemampuan individu untuk dapat mengetahui perasaan dirinya sendiri dan
menggunakannya untuk membantu diri ketika mengambil sebuah keputusan dan
memiliki tolak ukur yang realistis atas kemampuan diri dan memiliki kepercayaan
diri yang kuat. Jika individu mempunyai tingkat kesadaran diri yang tinggi, maka
ia memiliki kendali terhadap dirinya sendiri yang berkaitan dengan tujuan hidup
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan
uji regresi linear sederhana untuk menguji hipotesis. Populasi dalam penelitian ini
adalah siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin yang berjumlah 335. Pengambilan
sampel pada penelitian ini berdasarkan pada teknik simple random sampling.
Kemudian didapatkan sampel yang berjumlah 150 responden. Adapun Teknik
pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala self awareness dan skala
orientasi masa depan yang kemudian hasilnya dianalisis menggunakan aplikasi
komputer SPSS 26 for Windows.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Tingkat self awareness siswa
kelas XI di MAN 2 Banjarmasin berada pada kategori tinggi sebesar 52,7%
sebanyak 79 siswa, pada kategori sedang sebesar 47,3% sebanyak 71 siswa,
sedangkan pada kategori rendah tidak ada (2) Tingkat orientasi masa depan siswa
kelas XI di MAN 2 Banjarmasin berada pada kategori tinggi sebesar 56% sebanyak
84 siswa, pada kategori sedang sebesar 44% sebanyak 66 siswa, sedangkan pada
kategori rendah tidak ada. (3) Pengaruh self awareness terhadap orientasi masa
depan siswa kelas XI di MAN 2 Banjarmasin didapati adanya pengaruh yang
positif. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi < 0.05 (0.000 < 0.05) maka dapat
disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Kemudian pengaruh self awareness
terhadap orientasi masa depan sebesar 55,3% dan sisanya dijelaskan oleh faktor
lain diluar penelitian
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Mata Kuliah Penelitian Tindakan Kelas: Kombinasi Teori, Praktik Lapangan, dan Produk Proposal PTK Mahasiswa
Penelitian ini mengkaji efektivitas perkuliahan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengintegrasikan teori, praktik lapangan, dan tugas proyek (proposal/laporan mini PTK) untuk meningkatkan kompetensi PTK mahasiswa PGMI. Secara konseptual, PTK dipahami sebagai action research reflektif berbasis siklus (perencanaan–tindakan–observasi–refleksi) yang berorientasi pada perbaikan pembelajaran berkelanjutan (Lewin, 1946; Kemmis et al., 2014). Penelitian menggunakan desain mixed-method sekuensial-eksplanatori, dilaksanakan di Prodi PGMI UIN Antasari Banjarmasin pada September–Desember 2025 dengan total sampling dua kelas proyek (Selasa 08.30–10.10 sebanyak 33 mahasiswa, dan Selasa 10.20–12.00 sebanyak 32 mahasiswa).
Hasil diagnostik proses menunjukkan pada kelas 33 mahasiswa terdapat 5 mahasiswa yang memerlukan pembinaan, sedangkan pada kelas 32 mahasiswa terdapat 4 mahasiswa yang memerlukan bimbingan. Secara keseluruhan, model pembelajaran terintegrasi mencapai 95% keberhasilan dalam memenuhi sasaran pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi pengalaman autentik, refleksi terarah, dan artefak proyek dapat memperkuat kompetensi PTK mahasiswa, sekaligus menegaskan perlunya dukungan diferensiatif bagi kelompok kecil yang memerlukan pendampingan tambahan