Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
An Analysis of TikTok Accounts for Learning English Pronunciation
TikTok merupakan salah satu aplikasi video pendek terpopuler di dunia.
Aplikasi ini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dapat digunakan
sebagai media pembelajaran dan informasi. Peneliti membuka dan mengeksplorasi
aplikasi TikTok untuk mencari beberapa akun yang memiliki konten video
tentang pengucapan. Setelah memilih dan mengumpulkan berbagai akun TikTok,
peneliti membuka daftar putar pelafalan dan memilih video yang paling banyak
ditonton dari setiap akun untuk mengumpulkan data. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mendeskripsikan konten video akun TikTok yang dapat digunakan
untuk belajar pelafalan bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian
kualitatif
yang menggunakan metode Analisis Konten dengan teknik
pengumpulan data berupa dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
terdapat banyak akun TikTok yang dapat digunakan oleh siswa untuk belajar
pengucapan bahasa Inggris. Akun-akun tersebut adalah @alfisyahere,
@mr.deedeeee,
@sluggish_journey,
@hexxies,
@zenfluentmaria,
@english.with.lucy, @jforrestenglish, dan @antonioparlati. Delapan akun TikTok
tersebut menggunakan berbagai teknik untuk mengajarkan pelafalan bahasa
Inggris, sehingga lebih menghibur bagi siswa. Beberapa akun mengadakan sesi
tanya jawab (Q&A) dengan para pengikut dan penonton lainnya. Video yang
paling banyak dipilih dalam penelitian ini menjelaskan tentang Huruf alfabet G,
Huruf bisu (huruf T, H, B, dan GH), Huruf sebunyi, Mirip penutur asli, Suku kata,
dan Simbol fonetik dari kata-kata dalam bahasa Inggri
Analisis Literasi Keuangan Syariah Ustadz Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah Alalak Tengah
Perkembangan sistem keuangan memberikan dampak positif pada sektor
keuangan syariah. Didukung oleh mayoritas penduduk muslim, keuangan syariah
menunjukkan pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya. Namun, di balik
pertumbuhan tersebut, masih terdapat tantangan besar berupa rendahnya literasi
masyarakat terhadap keuangan syariah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis
literasi dan kendala keuangan syariah pada para ustadz di Pondok Pesantren
Tarbiyatul Islamiyah Alalak Tengah, Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan
dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang
mencakup tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan pertama bahwa ustadz memiliki pengetahuan
yang kurang mengenai keuangan syariah, sikap dan kemampuan pengelolaan
keuangan pribadi yang cukup baik, dan untuk kepercayaan terhadap lembaga
keuangan syariah masih kurang. Kedua kendala literasi keuangan syariah para
ustadz di Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah terletak pada minimnya akses
edukasi langsung dari lembaga keuangan syariah dan terbatasnya pemahaman
mendalam tentang prinsip serta produk keuangan syariah. Informasi yang diterima
sebagian besar bersumber dari media informal seperti teman, ceramah, media
sosial, dan internet, yang seringkali menimbulkan keraguan dan kesalahpahaman
Pengaruh Parasocial Relationship Fans NCT Dream terhadap Happiness pada Pengikut Akun Base @Nctdreamina di Aplikasi X
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parasocial
relationship terhadap happiness pada pengikut akun base @NCTDreamINA di
aplikasi X. Parasocial relationship merupakan bentuk hubungan satu arah yang
terjalin antara penggemar dan idola, di mana penggemar merasa memiliki
kedekatan emosional dengan idola meskipun tidak ada interaksi langsung.
Fenomena ini marak terjadi dalam dunia fandom K-Pop, khususnya di kalangan
fans NCT Dream yang aktif mengikuti aktivitas idola mereka melalui media sosial.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan
deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang merupakan
pengikut akun base @NCTDreamINA. Instrumen yang digunakan terdiri dari dua
skala, yaitu Skala Parasocial Relationship dan Skala Happiness. Data yang
diperoleh dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana untuk melihat
pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan
signifikan antara parasocial relationship dengan happiness. Hasil uji regresi
menunjukkan bahwa parasocial relationship berpengaruh positif dan signifikan
terhadap happiness, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 14,7%, yang
berarti
parasocial relationship menyumbang 14,7% pengaruh terhadap
kebahagiaan penggemar. Sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain
yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hubungan antara kedua variabel tergolong
lemah, dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,318 dan signifikansi p < 0,005, sehingga
hipotesis bahwa terdapat pengaruh parasocial relationship terhadap happiness
diterima. Artinya, semakin tinggi intensitas hubungan parasosial yang dirasakan
penggemar, maka semakin tinggi pula tingkat kebahagiaan yang mereka alami.
Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keterikatan emosional terhadap idola
dalam bentuk hubungan parasosial dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi
penggemar, meskipun hubungan tersebut bersifat satu arah
The Analysis of Translation Methods used in Translating an Indonesian Webtoon “Who’s Mr. President” into English Language
Karya sastra memang telah menjadi salah satu bentuk hiburan yang
menyenangkan, terutama komik. Komik di setiap negara menggunakan bahasa
negaranya masing-masing. Meski begitu, tidak jarang mereka menerjemahkannya
ke dalam bahasa Inggris, tak terkecuali Indonesia. Banyak pula komikus Indonesia
yang menerjemahkan komiknya ke dalam bahasa Inggris. Hal ini dilakukan agar
orang-orang dari negara lain dapat membaca karya mereka. Penerjemahan
merupakan proses alih makna dari satu bahasa ke bahasa lain, yang membutuhkan
penggunaan berbagai metode penerjemahan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi metode penerjemahan yang digunakan dalam menerjemahkan
webtoon Indonesia “Who’s Mr. President” ke dalam bahasa Inggris dan metode
penerjemahan apa yang paling banyak diterapkan dalam menerjemahkan webtoon
ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan
analisis isi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan
mengkaji dialog-dialog dalam balon ucapan di lima bab awal dari webtoon ini.
Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori metode
penerjemahan dari Peter Newmark. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan
tujuh metode penerjemahan yang digunakan dalam 363 satuan data. Metode
komunikatif merupakan metode yang paling dominan digunakan dengan 142
kemunculan (39,1%), yang menunjukkan adanya penekanan pada kejelasan dan
ekspresi alami. Penerjemahan literal ditemukan sebanyak 106 kali, semantik
sebanyak kali, idiomatik sebanyak 19 kali, faithful sebanyak 16 kali, bebas
sebanyak 14 kali, dan adaptasi sebanyak 8 kali. Metode word-for-word tidak
ditemukan karena dianggap menghasilkan terjemahan yang kaku dan tidak alami
dalam bahasa target. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode komunikatif
secara efektif memastikan keterbacaan dan keterlibatan pembaca, sementara
metode lainnya melengkapi dari segi akurasi, konteks budaya, dan nuansa gaya
bahas
Analisis SWOT Pendistribusian Zakat pada UPZ Al Khair di Kabupaten Hulu Sungai Tengah
UPZ Al-Khair merupakan lembaga amil atau Unit Pengumpulan zakat di
satuan lembaga sesuai perundang-undangan dan juga sebagai tempat pengelolaan
dan penyaluran infaq, sedekah dan wakaf di lingkungan SIT Al-Khair. Rumusan
masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana pendistribusian zakat pada UPZ Al
Khair di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Bagaimana Analisis SWOT
pendistribusian pada UPZ Al-Khair di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan
dengan pendekatan kualitatif, di mana sebanyak 3 orang yang telah diwawancarai
yaitu untuk Analisis SWOT Pendistribusian Zakat Pada UPZ Al-Khair di
Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai subjek penelitian. Adapun teknik
pengumpulan data pada penelitian ini yakni teknik observasi, dokumen, dan
wawancara yang terstruktur.
Hasil penelitian ini ditemukan bahwa UPZ Al-Khair melakukan
pendistribusian zakat dengan melakukan survei bahan untuk membuat perencanaan
program penyaluran sehingga mendapatkan pendataan sesuai target atau tepat
sasaran. Setelah itu baru melaksanakan program dengan dua cara yaitu dengan
menyerahkan dana secara langsung yang biasanya dilakukan pada masyarakat lokal
dan kedua melakukan pendistribusian melalui perantara seperti menyerahkan dana
ke lembaga BAZNAS sehingga BAZNAS yang melanjutkan pendistribusian secara
langsung ke tujuan yang diinginkan. Pada pendistribusian UPZ Al-Khair
melakukan distribusi dengan inovasi konsumtif kreatif. Adapun analisis SWOT di
UPZ Al-khair yaitu: Strengths (kekuatan): lembaga yang berada di dalam
lingkungan pendidikan, Memiliki jaringan yang luas, Memiliki program tetap,
Pendistribusian zakat yang tepat sasaran dan merata, dan zakat di dapat dari
lingkungan sekolah dan di salurkan ke murid dan guru yang membutuhkan;
Weakness (kelemahan): Sumber daya manusia kurang aktif, Kurang aktif pada
media sosial, Belum mempunyai tempat khusus atau kantor; Opportunity
(Peluang): Bekerjasama dengan lembaga-lembaga zakat lain, Mendapatkan dana
tambahan dari hasil donasi di lingkungan pendidikan, Adanya branding di bawah
naungan Yayasan Al-Futuwwah; Threats (Ancaman): Persaingan dengan lembaga
zakat lain yang memiliki sumber daya lebih besar dan jaringan yang lebih luas,
Potensi penurunan tingkat kepercayaan masyarakat akibat kurangnya transparansi
dan akuntabilitas, Perubahan regulasi atau kebijakan pemerintah yang dapat
membatasi atau mempersulit operasional UPZ Al-Khair dan UPZ Al-Khair tidak
mendapatkan bantuan dana dari BAZNAS langsun
Pengaruh Kecanduan Game Online Terhadap Kesehatan Mental Siswa SMP Negeri 7 Banjarmasin
Kemajuan teknologi informasi telah memicu popularitas game online di
kalangan remaja, namun penggunaan berlebihan dapat berdampak pada
kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
kecanduan game online terhadap kesehatan mental siswa SMP Negeri 7
Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif
dengan populasi sebanyak 67 siswa kelas 8.
Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan sampel 67
siswa kelas 8. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis
menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara kecanduan
game online terhadap kesehatan mental. Persamaan regresi yang diperoleh
yaitu Y = 107,215 – 0,506X, yang berarti setiap peningkatan satu satuan
kecanduan game online menurunkan skor kesehatan mental sebesar 0,506
poin. Nilai R Square sebesar 0,212 menunjukkan bahwa 21,2% variasi
kesehatan mental siswa dijelaskan oleh kecanduan game online, sedangkan
sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Berdasarkan hasil
tersebut, disarankan agar siswa, orang tua, dan pihak sekolah dapat membatasi
intensitas bermain game online dan mendorong partisipasi dalam aktivitas
sosial guna menjaga keseimbangan kesehatan mental siswa
Strategi Pengembangan Yayasan Dhuafa Tersenyum Menuju Lembaga Amil Zakat Nasional
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang diterapkan oleh
Yayasan Dhuafa Tersenyum dalam upayanya untuk menjadi Lembaga Amil Zakat
Nasional (LAZNAS). Yayasan ini telah beroperasi selama lebih dari 20 tahun dan
berfokus pada kegiatan sosial-keagamaan, khususnya dalam pengelolaan zakat, infaq,
sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Untuk menganalisis
data, digunakan metode SWOT guna menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan
ancaman yayasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa yayasan memiliki beberapa kekuatan yang
menonjol, seperti rekam jejak yang panjang, kepercayaan masyarakat yang kuat, dan
kepemimpinan yang visioner. Namun, terdapat pula beberapa kelemahan yang
signifikan, antara lain distribusi cabang yang terbatas, sumber daya manusia yang
kurang memadai, serta pendanaan yang tidak stabil. Dari sisi peluang, terdapat minat
masyarakat yang semakin meningkat untuk berdonasi serta potensi untuk memperluas
program pemberdayaan. Meskipun demikian, yayasan juga menghadapi tantangan
serius seperti regulasi pemerintah yang ketat dan persaingan dari lembaga zakat
lainnya.
Berdasarkan analisis dan perbandingan dengan kriteria yang ditetapkan oleh
Kementerian Agama dan BAZNAS, Yayasan Dhuafa Tersenyum saat ini belum
memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk diakui sebagai LAZNAS. Oleh karena
itu, diperlukan perbaikan menyeluruh dalam hal pengembangan kelembagaan, sistem
pengelolaan zakat, dan perluasan jaringan agar yayasan dapat memenuhi syarat dan
siap beroperasi sebagai lembaga zakat nasional di masa mendatang
Peran Mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah dalam Membantu Melayani Jemaah Calon Haji Lanjut Usia di Embarkasi Haji Banjarmasin Tahun 2025
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah jemaah calon
haji berusia lanjut yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan ibadah haji di
Indonesia. Lamanya masa antrian haji menyebabkan sebagian besar jemaah
berangkat dalam usia tua, yang menuntut adanya pelayanan khusus dan
perhatian ekstra. Embarkasi Haji Banjarmasin, sebagai lokasi keberangkatan
jemaah dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, setiap tahun
menangani ribuan jemaah, termasuk di antaranya yang telah lanjut usia. Dalam
situasi ini, keterlibatan mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah, khususnya
melalui kegiatan praktik lapangan di UPT Asrama Haji, memberikan
kontribusi penting dalam mendukung terwujudnya layanan haji yang ramah
lansia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan secara
mendalam peran mahasiswa dalam membantu melayani jemaah calon haji
lanjut usia di Embarkasi Haji Banjarmasin tahun 2025. Penelitian ini juga
bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung serta kendala yang
dihadapi mahasiswa dalam pelaksanaan tugas membantu melayani di lapangan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung,
wawancara mendalam dengan mahasiswa, kepala UPT Asrama Haji, Kepala
Bidang Lansia, serta dokumentasi kegiatan selama proses berlangsung.
Hasil penelitian, ditemukan bahwa mahasiswa memiliki peran aktif
dalam berbagai bentuk layanan, antara lain membantu mobilitas jemaah dari
bus ke kamar, mendampingi ke fasilitas umum seperti toilet dan ruang makan,
memberikan informasi terkait jadwal keberangkatan. Faktor-faktor yang
memperkuat peran mahasiswa dalam membantu melayani ini antara lain
semangat pengabdian dan kepedulian sosial yang tinggi, kerja sama tim yang
solid, adanya arahan dari petugas senior, kemampuan mahasiswa dalam
menyesuaikan diri, serta tersedianya sarana penunjang yang memadai seperti
kursi roda dan pos kesehatan. Namun, mahasiswa juga menghadapi faktor
penghambat, di antaranya kondisi fisik jemaah yang lemah, kesulitan
komunikasi karena kendala pendengaran atau perbedaan bahasa, serta jam
kerja yang tidak menentu yang menuntut kesiapan fisik dan mental yang tinggi
Optimalisasi Penggunaan Dana Desa Untuk Pembangunan Berkelanjutan di Desa Teluk Timbau Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah
Dana Desa merupakan salah satu instrumen penting yang dikeluarkan oleh
pemerintah Indonesia untuk mempercepat pembangunan dan pemberdayaan
masyarakat di tingkat desa. Program ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya
pembangunan berkelanjutan dengan memperkuat infrastruktur desa, meningkatkan
segi kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong partisipasi aktif
masyarakat dalam pembangunan. Namun, kenyataannya implementasi dana desa
ternyata masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait tata kelola,
akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat yang masih terbatas.
Dengan metode penelitian hukum empiris, penelitian ini menelaah aspek
regulasi, implementasi, serta praktik pengelolaan Dana Desa di tingkat desa,
termasuk peran aparat desa dan partisipasi masyarakat dalam proses pengelolaan
dana. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi
partisipatif, serta studi dokumentasi yang memberikan gambaran komprehensif
mengenai tata kelola dana desa yang berjalan saat ini.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa saat ini penggunaan dana desa
untuk pembangunan desa masih kurang optimal, terdapat berbagai tantangan
seperti, kurangnya transparansi dan akuntabilitas, dan keterbatasan partisipasi aktif
masyarakat dalam hal pengambilan keputusan. Kondisi tersebut menghambat
efektivitas dan efisiensi pemanfaatan dana desa secara optimal
Larangan Diskriminasi dalam Al-Qur’an menurut Ulama-ulama Tafsir Kontemporer di Indonesia
Latar belakang pada penelitian ini diawali dengan banyaknya dari kalangan
masyarakat yang melakukan salah satu tindakan yang tidak dapat ditoleransi yaitu
Diskriminasi. Diskriminasi merupakan isu sosial yang menjadi perhatian dalam
aspek kehidupan dulu hingga sekarang, serta termasuk dalam konteks keadilan. Al
Qur’an sebagai sumber utama yang dijadikan pedoman hidup bagi umat manusia
mengandung prinsip-prinsip fundamental yang menolak akan segala bentuk
tindakan diskriminasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana para ulama tafsir
kontemporer di Indonesia memahami dan menafsirkan larangan diskriminasi dalam
Al-Qur’an, agar dapat memahami secara mendalam mengenai penelitian ini, serta
mengambil hikmah setiap ayat yang menjelaskan larangan diskriminasi tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (Library Research) dengan
pendekatan deskriptif kualitatif dan tafsir tematik. Pendekatan ini digunakan untuk
mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan larangan diskriminasi,
serta menganalisis ayat tersebut dengan perspektif ulama tafsir kontemporer
Indonesia guna mengambil intisari secara maksimal dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga mufassir menafsirkan ayat-ayat yang
berkaitan dengan diskriminasi, sama-sama menekankan pentingnya keadilan
sebagai prinsip utama dalam mencegah diskriminasi. QS. An-Nisā’:135 menuntut
keadilan tanpa memandang hubungan atau status sosial, QS. Al-Māidah:8 melarang
ketidakadilan akibat kebencian, dan QS. Shād:26 memperingatkan agar pemimpin
tidak memutuskan perkara berdasarkan hawa nafsu. Ketiga mufasir menegaskan
bahwa keadilan harus ditegakkan secara konsisten dalam upaya mencegah
diskriminasi dalam kehidupan sosial, khususnya di Indonesia