Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Pembinaan Adab Sopan Santun Peserta Didik Terhadap Guru di Sekolah SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu

    No full text
    Penulisan ini dilatarbelakangi oleh degradasi moral yaitu penurunan atau kemerosotan nilai nilai moral dan akhlak seorang peserta didik yang terjadi di sekolah, sehingga adab sopan santun menjadi sesuatu yang krusial pada saat ini untuk dibahas, dan sekolah adalah salah satu tempat untuk mendidik dan membimbing peserta didik dalam pembinaan adab sopan santunnya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pembinaan apa saja yang dilakukan sekolah SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu dalam membina adab sopan santun peserta didik, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam Pembinaan Adab Sopan Santun Peserta Didik Terhadap Guru Di SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Penulisan ini menggunakan jenis penulisan lapangan melalui metode kualitatif. Subjek dalam penulisan ini adalah pendiidk, dan peserta didik di SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu. Sedangkan objek dalam penulisan ini adalah Pembinaan Adab Sopan Santun Peserta Didik Terhadap Guru Di SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu serta faktor pendukung dan penghambatnya. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumen. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah koleksi data, editing, pengklasifikasian data, dan interpretasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Berdasarkan hasil penulisan, pembinaan adab sopan santun peserta didik yang dilakukan di SMPN 4 Satap Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu adalah dengan membuat program atau kegiatan pembiasaan sekolah dengan pembiasaan spontan, keteladanan, kedisiplinan, dan pemberian nasehat. Faktor pendukung dalam pembinaan adab sopan santun adalah dari pendidik, lingkungan, dan peserta didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah dari sosial media

    Nilai-Nilai Pendidikan pada Tradisi Pembacaan Manakib di Kabupaten Banjar

    No full text
    Tradisi adalah warisan masa lalu yang dilestarikan, dijalankan dan dipercaya hingga saat ini. Tradisi tersebut baik berupa nilai, norma sosial, pola kelakuan, dan adat kebiasaan lain yang merupakan wujud dari aspek kehidupan. Proses belajar dalam konteks tradisi bukan hanya dalam bentuk internalisasi dari sistem “pengetahuan” yang diperoleh manusia melalui proses pewarisan atau transmisi dalam keluarga, lewat pendidikan formal di sekolah atau lemaga pendidikan formal lainnya, melainkan juga diperoleh melalui proses belajar dari berinteraksi dengan lingkungan alam dan sekitarnya. Salah satu tradisi yang merupakan media proses pembelajaran Islam adalah tradisi Pembacaan Manakib. Tradisi Pembacaan Manakib baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya memiliki nilai-nilai pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali data tentang nilai-nilai pendidikan pada tradisi Pembacaan Manakib di Kabupaten Banjar yang mencakup nilai pendidikan religius, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Lokasi penelitian ini bertempat di Kabupaten Banjar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pelaksanaan dan latar belakang Pembacaan Manakib di Kabupaten Banjar dilaksanakan dengan cara yang beragam. Adapun beragam prosesi tersebut adalah sebelum Manakib dibacakan terlebih dahulu diawali dengan berbagai kegiatan seperti ziarah bersama, pembacaan burdah, pembacaan Yasin, pembacaan selawat, dan pembacaan syair-syair. Setelah selesai Pembacaan Manakib, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu ceramah agama, pembacaan tahlil, dan do’a. Adapun nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi Pemacaan Manakib yang dilakukan pada masyarakat Kabupaten Banjar adalah nilai pendidikan religius, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, dan nilai pendidikan budaya

    Analisis Isi Dakwah pada Akun Youtube Oki Setiana Dewi Official dalam Konten Tentang Beribadah

    No full text
    Media sosial YouTube, telah menjadi platform penting dalam dakwah era digital karena fleksibilitas format video yang menarik, kemampuan menjangkau audiens global, dan kemudahan akses kapan saja. Pendekatan dakwah yang relevan dan interaktif melalui platform ini lebih diminati oleh generasi milenial yang akrab dengan teknologi, menjadikannya sarana efektif untuk menyampaikan pesan agama dengan tema-tema yang sesuai kebutuhan mereka. Tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Menganalisis pesan dakwah yang disampaikan melalui konten Youtuber Oki Setiana Dewi Official dalam konten tentang beribadah, dan; 2) Menganalisis pesan dakwah yang dominan dalam konten Youtuber Oki Setiana Dewi Official dalam konten tentang beribadah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk memahami nilai-nilai dakwah dalam konten YouTube Oki Setiana Dewi, yang dianalisis melalui dokumentasi video dan studi pustaka. Teknik ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi tema, gaya bahasa, serta pesan dakwah yang relevan dengan generasi muda, dengan mengacu pada kerangka kerja kategori induktif dan deduktif untuk memastikan objektivitas dan reliabilitas analisis. Hasil Penelitian ini adalah 1) Pesan dakwah dalam konten YouTube Ustadzah Oki Setiana Dewi dalam menjaga konsistensi dan semangat dalam beribadah serta mengatasi fenomena "futur," atau penurunan semangat iman yang sering dialami oleh banyak orang. Ustadzah Oki menekankan perlunya kesadaran akan bahaya futur, menjaga niat yang ikhlas dalam setiap amal, serta melakukan kebaikan secara berkelanjutan, meskipun dalam skala kecil. Selain itu, beliau mendorong pentingnya bergaul dengan orang-orang saleh dan menjauhi maksiat sebagai upaya untuk menjaga semangat dalam beribadah. 2.) Pesan dakwah yang dominan dalam konten YouTube oleh Oki Setiana Dewi menekankan menjaga semangat dalam beribadah, mengatasi rasa malas, dan menjaga konsistensi dalam menjalani amalan meskipun dalam kesibukan. Ustadzah Oki menekankan keseimbangan dalam beribadah dan aktivitas lainnya, serta pentingnya lingkungan yang mendukung semangat beribadah

    Pengaruh Model Problem Based Introduction (PBI) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di SDN Pengambangan 9

    No full text
    Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan suatu bangsa. Namun, pembelajaran IPAS di sekolah dasar yaitu terlalu banyak istilah asing, materi terlalu padat dan dalam pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher centered), sebagian besar siswa pasif dalam mengikuti proses pembelajaran, dan belum diterapkannya pembelajaran yang didasarkan pada masalah. Model Problem Based Introduction (PBI) adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah yang relevan dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Problem Based Introduction (PBI) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di SDN Pengambangan 9. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendeketan kuantitatif menggunakan design one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, dokumentasi dan test. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif inferensial dengan uji prasyarat analisis (Uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon). Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada nilai pretest kelas V diperoleh rata-rata sebesar 52,43 (Kategori rendah). sedangkan nilai posstest pada kelas V diperoleh nilai rata-rata sebesar 79,82 (Kategori sangat tinggi). Maka dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan model Problem Based Introduction (PBI) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di SDN Pengambangan 9. Berdasarkan hasil hipotesis yang ditunjukkan melalui uji hipotesis yakni 0.000, dibuktikan bahwa nilai sig(2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig. lebih rendah dari 0,05. Dengan demikian, H0 di tolak dan Ha diterima

    Ayat-ayat Al-Qur’an sebagai Media Pengobatan Manyamak di Desa Awayan Hilir Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang penggunaan ayat-ayat Al-Qur‟an sebagai media pengobatan manyamak di Desa Awayan Hilir, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan. Manyamak merupakan penyakit yang dikenal dalam masyarakat Banjar dan sering kali dikaitkan dengan gangguan kesehatan. Dalam melakukan pengobatannya, masyarakat setempat mendatangi orang yang mampu menyembuhkannya dengan cara-cara tertentu, yang mana lebih dikenal oleh masyarakat Banjar sebagai seorang pananamba. Dalam praktiknya, pananamba setempat menggunakan ayat-ayat Al-Qur‟an sebagai media pengobatannya. Mereka yang melakukan praktik pengobatan ini meyakini bahwa ayat-ayat Al Qur‟an memiliki khasiat khusus untuk menyembuhkan penyakit. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami pemahaman dan fungsi ayat-ayat Al-Qur‟an yang digunakan dalam praktik pengobatan manyamak, serta bagaimana pananamba (praktisi pengobatan) menerapkannya dalam proses penyembuhan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian lapangan (field research). Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pananamba dan masyarakat yang menjalani pengobatan manyamak, serta dokumentasi untuk memperkuat hasil temuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ayat-ayat yang digunakan dalam pengobatan manyamak meliputi surah al-Fâtiḥah, al-Ikhlâs, al-Falaq, al-Nâs, al Mulk ayat 14, l-Isrâ` ayat 82, Fussilat ayat 44, Yûnus ayat 57, dan asy-Syu‟arâ` ayat 80. Penggunaan ayat-ayat tersebut diyakini memiliki beberapa fungsi utama, yaitu sebagai perlindungan dari gangguan eksternal, sebagai sarana penyembuhan penyakit, dan sebagai sumber ketenangan bagi yang membaca maupun yang mendengarkan. Pananamba percaya bahwa keberkahan dan kekuatan spiritual dalam ayat-ayat tersebut dapat memberikan efek positif bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengobatan manyamak bukan hanya praktik budaya, tetapi juga bagian dari bentuk keyakinan masyarakat terhadap mukjizat Al-Qur'an sebagai sumber penyembuh

    Evaluasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Dinas Sosial Dalam Optimalisasi Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Muara Ninian Kabupaten Balangan

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan program bantuan pangan non tunai (BPNT) sehingga dilakukan evaluasi agar dapat pemahaman tentang program BPNT dengan baik. Karena dengan optimalnya program BPNT diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Muara Ninian. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif deskrifitif. Informan terdiri atas Kepala Desa Muara Ninian, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Balangan, Pendamping BPNT dan Masyarakat yang merupakan penerima bantuan pangan non tunai (BPNT). Menggunakan teknik pengumpulan data dengan obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data menggunakan analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan Pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah memenuhi kriteria efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsifitas, dan ketepatan. Namun dalam pelaksanaan belum maksimal seperti tidak tepat jumlah karena adanya penyimpangan pada penukaran dana menjadi sembako dan tidak tepat waktu karena ketidak konsestenan jadwal pencairan dana. Pihak pendamping BPNT selalu berupaya menjalankan peran dan tugas dengan baik. Banyak Kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan Program BPNT seperti adanya kendala pemaketan bahan pangan pada Agen E-warong, adanya kendala pada resi pembelian bahan pangan, adanya kendala teknis pada saat pencairan, adanya permasalahan kartu rusak, patah, atau terblokir atau eror dan kartu hilang dan adanya ketidak konsistenan jadwal penyaluran bantuan setiap bulany

    Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri pada Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi di desa Teluk Selong Ulu, kecamatan Martapura Barat, Kalimantan Selatan

    No full text
    Kebudayaan merupakan hal yang sangat penting untuk dikaji dan dikenalkan kepada generasi selanjutnya. namun seiring perkembangan zaman kajian-kajian mengenai kebudayaan sangat jarang dilakukan. Mengajar matematika memerlukan pendekatan yang efektif. Sebagai salah satu tujuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengeksplorasi Etnomatematika khusus nya konsep geometri yang terdapat dalam rumah adat Banjar bubungan tinggi, memaparkan mengenai Konsep geometri dari unsur matematika yang didapatkan ke dalam pembelajaran matematika. Dalam penelitian ini, metode etnografi akan digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang Mendalam tentang eksplorasi etnomatematika dalam konteks Bangunan Berdasarkan masalah yang ingin diteliti, maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan memahami suatu masalah didasarkan pada penyusunan suatu gambaran kompleks atau menyeluruh menurut pandangan dari para informan dan dilakukan secara alamiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Etnomatematika merupakan bidang yang relatif baru dalam pendidikan matematika di Indonesia telah banyak penelitian yang mengeksplorasi potensinya, baik dalam konteks pembelajaran maupun dalam mengidentifikasi elemen-elemen etnomatematika yang terkandung dalam berbagai budaya, sehingga menawarkan pendekatan alternatif yang inovatif dalam pengajaran matematika di sekolah, memperluas wawasan siswa tentang matematika, dan menunjukkan bagaimana konsep-konsep matematika diimplementasikan dalam konteks sosial dan budaya yang berbeda dari pengalaman mereka, sehingga pembelajaran matematika tidak lagi terbatas pada topik-topik abstrak, tetapi juga mencakup aspek aspek budaya yang relevan bagi siswa, dengan tujuan utama untuk menjadikan pembelajaran matematika lebih kontekstual dan sesuai dengan latar belakang siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih menarik, bermakna, dan mudah dipaham

    Pengaruh Ketersediaan Koleksi Terhadap Kepuasan Pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    No full text
    Perpustakaan umum melayani masyarakat dengan menyediakan berbagai jenis penelitian, pengetahuan, dan informasi. Pada hakikatnya, perpustakaan umum berfungsi sebagai pusat informasi, sumber informasi, sumber penelitian, tempat rekreasi, dan tempat pelestarian bahan perpustakaan. Untuk meningkatkan penelitian, informasi, dan layanan informasi, perpustakaan harus dapat memperluas koleksinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permintaan Informasi Mempengaruhi Ketersediaan Koleksi Pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian yang didasarkan pada pengumpulan data numerik dikenal sebagai pendekatan kuantitatif. Jumlah ppulasi 36.495, dengan 100 sampel random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan koleksi mempengaruhi kepuasan pemustaka oleh pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Nilai thitung sebesar 14,526 lebih besar dari ttabel 1,984, dan uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai fhitung lebih besar dari ftabel atau 211,012 lebih besar dari 2,31, yang menunjukkan bahwa variabel ketersediaan koleksi mempengaruhi kepuasan pemustaka oleh pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    Efektivitas Penerapan Strategi Index Card Match Bernbantuan Media Puzzle Terhadap Kemampuan Mufradat Siswa Kelas 5 MIN 20 Banjar

    No full text
    Pembelajaran bahasa Arab di madrasah ibtidaiyah berperan penting dalam pengembangan ilmu dan keagamaan. Namun, kemampuan mufradat siswa masih rendah akibat strategi pembelajaran yang kurang efektif dan keterbatasan media. Strategi index card match berbantuan media puzzle dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan mufradat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan mufradat bahasa Arab siswa kelas 5 MIN 20 Banjar melalu materi "ruang tamu" ِلابقتسلإ ا ِةفرغ(ghurfahul istiqbal), dan "ruang belajar" ِةرـكاذملاِ ةفرغ (ghurfahul mudzakarah) di kelas 5 MIN 20 Banjar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre eksprimental (one group pretest-posttest). populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 dengan sampel jenuh dengan jumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, wawancara, dokumentasi, dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata dari nilai pretest 50,14 kreteria rendah ke posttest 81,81 kriteria tinggi. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai signifiksnsi 0.000, < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig. lebih rendah dari 0,05. Dengan demikian, H0 di tolak dan Ha diterima, yang berarti efektif dalam meningkatkan kemampuan mufradat siswa kelas 5 MIN 20 Banjar

    Pendapat Penyuluh Agama Kecamatan Tabukan Tentang Pengucapan Qobul Dalam Akad Nikah

    No full text
    Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tabukan Kabupaten Barito Kuala, yang di latar belakangi oleh adanya perbedaan tentang kalimat pengucapan qobul dalam akad nikah, dengan redaksi ”kalimat saya terima nikahnya” dan ”saya terima menikahinya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat Penyuluh Agama Kecamatan Tabukan terhadap perbedaan lafaz qobul serta dasar hukum yang digunakan mengenai pengucapan qobul dalam sebuah akad nikah. Penulis menggunakan jenis penelitian lapangan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Penyuluh Agama Kecamatan Tabukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang mana wawancara dilakukan oleh beberapa penyuluh Agama dan dokumentasi baik berupa sumber tertulis, gambar dan karya ilmiah, dari semuanya memberikan informasi tambahan serta sebagai pelengkap bagi penelitian yang sedang dilakukan oleh penulis. Data dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penyuluh agama sepakat bahwa akad nikah dianggap sah jika memenuhi rukun dan syarat nikah. Lafaz seperti ”saya terima nikahnya” dan ”saya terima menikahinya” dinilai memiliki makna yang sama dan dianggap sah. Sementara, lafaz yang ambigu atau tidak jelas seperti ”saya setuju” atau ”saya bersedia hidup bersama”, dianggap tidak sah karena tidak tidak memenuhi unsur lafaz qobul yang tegas dan jelas. Dasar hukum yang digunakan oleh penyuluh agama bervariasi, mulai dari pendapat imam syafi’i,hadis tentang pentingnya niat, prinsip-prinsip fikih munakahat mengenai pengucapan ijab qobul, peraturan perundang-undangan seperti UU Perkawinan dan SE Dirjen Bimas Islam, serta rujukan dari kitab-kitab fiki

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇