Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Penegakan Hukum Negara Terhadap Praktik Judi Togel pada Kalangan Masyarakat Menengah Ke Bawah di Kota Banjarmasin
Penelitian ini berangkat dari maraknya praktek perjudian, khususnya judi
togel, yang masih berlangsung di tengah masyarakat menengah ke bawah meskipun
telah ada aturan hukum yang melarangnya. Praktik tersebut tidak hanya
menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga berdampak pada aspek sosial, moral,
dan ketertiban umum.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penegakan
hukum terhadap praktik judi togel di Kota Banjarmasin, faktor-faktor yang
mempengaruhi keberlangsungan praktik tersebut, serta upaya aparat penegak
hukum dalam menanggulanginya. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode empiris, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi,
dan bersifat kualitatif yaitu suatu proses penelitian dengan hasil dalam bentuk data
deskriptif analitis, untuk menggambarkan kondisi riil di lapangan.
Berdasarkan metode yang digunakan hasil penelitian sebagai berikut:
penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap praktik judi togel di
Kota Banjarmasin telah dilakukan melalui penerapan ketentuan Pasal 303 KUHP
dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian. Namun,
dalam prakteknya masih ditemukan hambatan, antara lain faktor ekonomi
masyarakat menengah ke bawah yang menjadikan togel sebagai harapan instan
memperoleh keuntungan, lemahnya kesadaran hukum masyarakat, serta
keterbatasan pengawasan aparat. Upaya yang dilakukan aparat kepolisian meliputi
tindakan represif berupa penangkapan dan proses hukum, serta upaya preventif
melalui sosialisasi hukum dan kerja sama dengan masyarakat
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural di Sekolah SMAN 1 dan MAN Kotabaru
Penelitian ini mengemukakan tentang implementasi guru pendidikan agama islam, Bimbingan Konseling, dan Pendidikan Kewarganegaraan dalam menanamkan nilai-nilai multikultural bagi siswa SMAN 1 dan MAN Kotabaru. Rumusan masalah penelitian ini yaitu penanaman implementasi nilai-nilai Pendidikan multicultural di SMAN 1 dan MAN Kotabaru dan tantangan atau hambatan apa saja dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pendidikan multicultural di SMAN 1 dan MAN Kotabaru.
Penelitian ini menerapkan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pihak yang dianggap mengetahui informasi tentang penelitian yaitu kepala sekolah, waka kesiswaan, guru agama, guru bk, guru pkn, dan siswa di SMAN 1 dan MAN Kotabaru. Analisis data menggunakan analisis Miles Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penanaman nilai-nilai multicultural di SMAN 1 dan MAN Kotabaru dilaksanakan dengan internaliasi penanaman nilai-nilai multikultural melalui materi, media dan metode pembelajaran seperti ceramah, tanya jawab, diskusi dan proyek, dan penyelesaian masalah, serta penanaman nilai-nilai multikultural yang dilaksanakan melalui melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan lainnya. Dan juga nilai-nilai multicultural yang ditanamkan pada siswa SMAN 1 dan MAN Kotabaru dilaksanakan dengan baik melalui mengajarkan pengetahuan multikultural (multikultural knowing) dan menumbuhkan perasaan terhadap multikultural (multikultural feeling) siswa diharapkan memiliki kesadaran multikultural, yang mana dengannya para siswa yang memiliki latar belakang perbedaan tersebut pada akhirnya bisa dapat hidup bersama dalam keharmonisan dengan menerapkan prinsip nilai toleransi, demokrasi, kesetaraan, cinta damai dan keadilan
Evaluasi Program Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru dengan Model CIPP
Program pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan santri dalam menguasai bahasa Arab secara fungsional, meliputi keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Meskipun program ini telah berjalan secara rutin dan terstruktur, diperlukan evaluasi yang komprehensif untuk mengetahui kesesuaian antara tujuan program, perencanaan, pelaksanaan, serta hasil yang dicapai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembelajaran bahasa Arab aktif di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan bersifat evaluatif. Model CIPP digunakan untuk menganalisis program secara menyeluruh, mencakup aspek konteks, input, proses, dan produk. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap pelaksanaan program pembelajaran bahasa Arab di lingkungan pesantren. Informan penelitian terdiri atas pengelola program dan pengajar bahasa Arab. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik dan sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks, program pembelajaran bahasa Arab aktif relevan dengan kebutuhan pesantren serta sejalan dengan visi dan misi Pondok Pesantren Al-Falah Puteri, meskipun belum sepenuhnya terintegrasi dengan kurikulum tradisional berbasis kajian kitab turats. Pada aspek input, program didukung oleh tenaga pengajar yang memiliki kompetensi pedagogis yang memadai serta materi pembelajaran yang variatif, namun masih terdapat keterbatasan pada durasi program, sarana prasarana, dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi pengajar. Pada aspek proses, pelaksanaan program berlangsung secara terstruktur dan menerapkan pendekatan komunikatif dengan interaksi yang cukup intens antara pengajar dan santri, meskipun pemanfaatan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari pesantren masih tergolong sedang akibat keterbatasan waktu dan kepadatan aktivitas. Pada aspek produk, program memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan berbahasa Arab santri pada tingkat dasar serta aspek afektif, seperti motivasi dan kepercayaan diri, meskipun capaian hasil belajar menunjukkan variasi antar santri.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa program pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru tergolong efektif pada tingkat dasar, namun masih memerlukan pengembangan dan penyempurnaan berkelanjutan, terutama dalam aspek integrasi kurikulum, peningkatan intensitas penggunaan bahasa Arab dalam aktivitas harian, penguatan sarana pembelajaran, serta sistem evaluasi progra
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Kitab Ayyuhâ al Walad dan Bidâyah al Hidâyah Karya Imam Al-Ghazali (Studi Keterkaitan dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)
Karya-karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali memang menarik untuk dibahas dan diteliti, apalagi ketika berkaitan dengan nilai pendidikan karakter. fokus penelitian berdasarkan dari latar belakang masalah yang telah diuraikan yaitu nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ayyuhâ al walad dan Bidâyah al Hidâyah karya Imam Al-Ghazali (studi keterkaitan dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila), terdiri dari sub fokus penelitian sebagai berikut; Konsep, Perkembangan, Hubungan, dan keterkaitannya.
Jenis penelitian kepustakaan, dengan pendekatan kualitatif deskriptif analitik, data dalam penelitian ini yaitu Konsep, Perkembangan, Hubungan, dan keterkaitannya. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kitab Ayyuhâ al Walad dan Bidâyah al Hidâyah serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan studi pustaka, serta pengolahan data menggunakan koleksi data, editing, klasifikasi dan interpretsi data dilanjutkan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ayyuhâ al Walad dan Bidâyah al Hidâyah karya Imam Al-Ghazali (studi keterkaitan dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila), dapat dilihat dari sub fokus berikut; (1) Konsep pendidikan karakter menurut Imam Al-Ghazali berlandaskan pada pemahaman bahwa manusia diciptakan tidak hanya untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga untuk menyucikan jiwa dan membentuk akhlak mulia. (2) Nilai-nilai pendidikan karakter menurut Imam Al-Ghazali, secara umum nilai menurut Imam Al-Ghazali sangat berkaitan dengan tujuan hidup manusia yaitu mendekatkan diri kepada Allah. (3) Hubungan antar nilai dalam pemikiran Imam Al Ghazali mengarah pada satu tujuan utama penyempurnaan jiwa, semua nilai-nilai tersebut bukan hanya untuk membentuk manusia baik dalam konteks social, tetapi untuk menjadikan manusia sebagai hamba yang dekat dengan tuhannya. (4) Keterkaitan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ayyuha al Walad dan Bidayah al Hidayah dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dalam simpulannya dapat dipahami bahwa (1) Keterkaitan dalam dimensi Beriman, Bertakwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia adalah keimanan dan ketakwaan kepada Allah yaitu membentuk landasan spiritual yang selaras dengan dimensi P5, yaitu menumbuhkan akhlak kepada tuhan. (2) Keterkaitan dengan dimensi Mandiri adalah disiplin dalam amal ibadah yaitu melatih kemandirian dan tanggung jawab pribadi terhadap kewajiban agama dan sosial. (3) Keterkaitan dengan dimensi Bernalar kritis adalah ilmu dan adab yaitu mengarahkan pelajar untuk berpikir kritis namun tetap menjunjung adab. (4) Keterkaitan dengan dimensi Gotong royong yaitu Ta’awun menumbuhkan kepedulian sosial dan kebersamaaan. (5) keterkaitan dengan dimensi berkebinekaan global yaitu Memilih teman yang saleh dan lingkungan yang baik dan membantu sesama tanpa pamrih serta menjaga hubungan baik antar manusia. (6) Keterkaitan dengan dimensi kreatif yaitu
Kemampuan menggunakan akal dan kesadaran spiritual untuk mengatur hidup, mengendalikan diri dan memperbaiki akhlak secara aktif dan bertanggung jawa
Pendampingan Literasi Partisipatif Terhadap Minat Baca Siswa SMPN 25 Satu Atap Hulu Sungai Tengah
Minat baca merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi
keberhasilan belajar peserta didik dan menjadi indikator utama dalam peningkatan
kualitas pendidikan. Budaya literasi yang kuat tidak hanya berperan dalam
membangun kecakapan akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan
berpikir kritis, kreativitas, serta karakter peserta didik. Namun, realitas yang
terjadi di banyak sekolah, khususnya di wilayah pelosok, menunjukkan bahwa
minat baca peserta didik masih tergolong rendah dan memerlukan perhatian serius
dari berbagai pihak. SMPN 25 Satu Atap Hulu Sungai Tengah merupakan salah
satu sekolah yang menghadapi tantangan tersebut. Berdasarkan observasi awal,
minat baca siswa masih rendah, terlihat dari minimnya inisiatif membaca di luar
jam pelajaran, kurangnya pemanfaatan fasilitas perpustakaan, serta keterbatasan
kegiatan literasi yang mampu menumbuhkan kesenangan membaca. Kondisi ini
berdampak pada rendahnya motivasi belajar dan kemampuan memahami bacaan
secara mendalam.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa melalui
pendampingan literasi partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif dalam
kegiatan membaca dan refleksi bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tahapan identifikasi
masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan kegiatan, observasi, serta refleksi melalui
evaluasi pretest dan posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMPN 25
Satu Atap Hulu Sungai Tengah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan literasi partisipatif
dapat meningkatkan minat baca siswa melalui kegiatan membaca bersama, diskusi
isi bacaan, penulisan refleksi, serta pemanfaatan bahan bacaan sesuai minat siswa.
Evaluasi pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan minat baca yang
ditandai dengan meningkatnya frekuensi membaca, motivasi siswa terhadap
bacaan, serta keaktifan siswa dalam kegiatan literasi. Selain itu, keterlibatan guru
Bahasa Indonesia sebagai fasilitator turut mendukung keberhasilan
pendampingan. Kegiatan pendampingan ini terbukti mampu menciptakan
pembelajaran literasi yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan di lingkungan
sekolah
Pengaruh Pengalaman Merek Terhadap Loyalitas Mahasiswa Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Penelitian tentang pengalaman merek telah banyak dilakukan. Namun,
penelitian secara khusus tentang pengaruh pengalaman merek terhadap loyalitas,
khususnya kalangan mahasiswa dalam konteks Perguruan Tinggi Islam masih
relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui
pengaruh pengalaman merek terhadap loyalitas mahasiswa Universitas Islam
Negeri Antasari Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif.
Penetapan sampel menggunakan teknik convenience sampling dan snowball
sampling. Pengumpukan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner secara
daring melalui pesan WhatsApp dan meminta bantuan orang lain dalam pencarian
kontak responden. Penulis juga menemui responden secara langsung dengan
membagikan tautan kuesioner melalui kode QR. Teknik analisis data yang
digunakan yaitu analisis PLS-SEM dengan bantuan software SmartPLS 4.0.9.9.
Populasi penelitian ini adalah mahasiswa S-1 Universitas Islam Negeri
Antasari Banjarmasin yang berjumlah 11.030 orang. Responden penelitian
berjumlah 415 orang, terdiri atas 181 laki-laki dan 234 perempuan. Jumlah
responden penelitian ini sudah memenuhi batas minimal sampel menurut analisis
Gpower yaitu 88 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman merek berpengaruh positif
dan signifikan terhadap loyalitas. Hal ini mengindikasi bahwa pengalaman yang
baik secara sensasi, afektif, perilaku, dan intelektual mampu meningkatkan
keterikatan mahasiswa terhadap universitas. Dengan kata lain, semakin positif
pengalaman yang diperoleh mahasiswa maka semakin kuat pula keterikatan mereka
terhadap institusi.
Simpulan dari penelitian ini adalah pengalaman merek berperan penting
dalam membentuk loyalitas mahasiswa. Rekomendasi penelitian ini adalah agar
universitas secara berkelanjutan mengelola dan meningkatkan pengalaman merek
melalui strategi branding yang fokus pada kenyamanan, kepercayaan, dan kepuasan
mahasiswa. Dengan demikian, loyalitas mahasiswa dapat terbentuk lebih kuat dan
berkelanjuta
Implementasi Doa Harian dalam Membentuk Karakter Disiplin dan Religius Santriwati pada Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembiasaan implementasi
ibadah harian khususnya doa harian sebagai sarana pembentukan karakter disiplin
dan religius. Meskipun pembiasaan implementasi doa harian umumnya telah
ditanamkan pada individu sejak usia dini, kenyataan di lapangan menunjukkan
bahwa masih banyak remaja, bahkan di lingkungan pondok pesantren sekalipun,
yang belum menerapkan implementasi doa harian secara konsisten.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi doa harian
dalam membentuk karakter disiplin dan religius santriwati, serta faktor pendukung
dan penghambatnya di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah santriwati dan ustadzah
pada asrama Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan, dengan objek
penelitian yaitu implementasi doa harian dalam membentuk karakter disiplin dan
religius santriwati pada Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan Kecamatan
Sungai Tabuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa doa harian telah diajarkan dan
dibiasakan kepada santriwati sebagai bagian dari adab keseharian di pesantren,
meskipun pengamalannya belum sepenuhnya konsisten pada seluruh santriwati.
Implementasi doa harian memberikan dampak positif berupa ketenangan batin,
kedekatan dengan Allah Swt, serta membentuk sikap tertib, disiplin, dan kesadaran
religius dalam aktivitas sehari-hari. Karakter disiplin tercermin dalam kebiasaan
mengatur waktu dan menjaga adab sebelum beraktivitas, sedangkan karakter
religius tampak dari kesadaran santriwati untuk senantiasa mengingat Allah Swt
dan mengamalkan ajaran Islam. Faktor penghambat utama adalah kurangnya
kesadaran personal, kepadatan kegiatan, lupa dan rasa malas, serta kurangnya
pengawasan intensif dari guru dan ustadzah
Analisis Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer atas Pemberian Zakat untuk Riqab oleh Badan Amil Zakat Nasional Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan zakat untuk
golongan riqāb yang dalam konteks modern dipahami sebagai upaya membebaskan
individu dari belenggu sosial dan ekonomi, khususnya mantan narapidana yang
mengalami hambatan untuk kembali mandiri. Berdasarkan latar belakang tersebut,
tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan mekanisme pendistribusian
zakat riqāb oleh BAZNAS Kota Banjarmasin serta menganalisis konsep riqāb
menurut pemikiran ekonomi Islam kontemporer.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kepustakaan dan lapangan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman
yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Banjarmasin
menyalurkan zakat riqāb melalui mekanisme yang bersifat fleksibel tanpa Standar
Operasional Prosedur (SOP) khusus, dengan dukungan verifikasi dari Lapas Teluk
Dalam. Bantuan yang diberikan terdiri atas bantuan konsumtif untuk memenuhi
kebutuhan awal serta bantuan produktif berupa peralatan usaha dan pembinaan
dasar. Pemikiran ulama kontemporer seperti Yusuf al-Qardhawi, Wahbah az
Zuhaili, dan Didin Hafidhuddin digunakan sebagai rujukan dalam memperluas
makna riqāb sebagai pembebasan dari tekanan sosial dan ekonomi moder
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Nilai Toleransi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas keberagaman peserta didik di
SMKN 1 Banjarbaru yang mencakup perbedaan agama, suku, budaya, serta kondisi
fisik dan mental, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus. Keberagaman
tersebut menuntut adanya upaya yang terarah dalam menanamkan nilai toleransi
agar tercipta lingkungan sekolah yang harmonis, inklusif, dan saling menghargai.
Dalam konteks ini, guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam
membimbing dan membentuk sikap toleran peserta didik melalui berbagai strategi
pendidikan yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi yang diterapkan
oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai toleransi di SMKN 1
Banjarbaru, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam
pelaksanaan strategi tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahap reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah 1 orang
guru Pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Banjarbaru dan 1 orang peserta didik,
dengan 2 informan pendukung yaitu Guru BK Koordinator Pendidikan Inklusi dan
Guru Pendidikan Agama Kristen. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber
dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilakukan melalui
keteladanan, pembiasaan sikap toleran dalam proses pembelajaran, penciptaan
budaya sekolah yang inklusif, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan
sehari-hari siswa. Faktor pendukung dalam penanaman nilai toleransi meliputi
dukungan kebijakan sekolah, kerja sama antar guru, lingkungan sekolah yang
multikultural, serta sikap terbuka sebagian besar siswa. Adapun faktor
penghambatnya antara lain perbedaan latar belakang siswa, keterbatasan waktu
pembelajaran, serta masih adanya pemahaman keagamaan yang belum sepenuhnya
inklusif. Dengan demikian, peran guru PAI menjadi kunci dalam membentuk sikap
toleran siswa di lingkungan sekolah yang beraga
Strategi Implementasi Inovasi Kepemimpinan Kepala SMPN 7 Banjarmasin dalam Peningkatan Mutu Sekolah
Penelitian ini dilatar belakangi oleh lemahnya mutu pendidik di SMPN 7 Banjarmasin. Hal ini berdasarkan pengakuan dari kepala SMPN 7 banjarmasin bahwa mutu pendidik di sekolah ini masih tergolong rendah dan belum menunjukkan hasil yang optimal. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena secara langsung berpengaruh terhadap kualitas proses pembelajaran dan capaian hasil belajar siswa. Rendahnya mutu pendidik tersebut tidak muncul tanpa sebab, melainkan dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang berkaitan dengan kinerja dan profesionalisme guru.
Landasan teori dalam penelitian ini manajemen strategik David Hunger dan Thomas L. Wheelen yang memandang manajemen strategik sebagai proses terpadu dalam menganalisis lingkungan, merumuskan, mengimplementasikan, serta mengevaluasi dan mengendalikan strategi untuk mencapai tujuan organisasi secara berkelanjutan. Proses ini memungkinkan organisasi untuk memahami kondisi lingkungan internal dan eksternal secara komprehensif, sehingga strategi yang disusun dapat selaras dengan potensi organisasi serta tantangan yang dihadapi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan wali kelas. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi teori.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi implementasi inovasi kepemimpinan Kepala SMPN 7 Banjarmasin dalam upaya peningkatan mutu sekolah belum berjalan secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya perumusan strategi yang lebih sistematis melalui perencanaan inovasi yang berbasis kebutuhan sekolah, penguatan program internal yang dipimpin oleh kepala sekolah, serta pelaksanaan evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan mutu layanan pendidikan di SMPN 7 Banjarmasin