Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pengajian Makrifat di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan
Makrifat puncak keilmuan kelezatan tingkat tinggi bagi orang yang
mendapatkannya di dalam ilmu tasawuf salah satu ajaran yang eksis di tengah
masyarakat dari dulu hingga sekarang bahkan terus turun temurun selalu di kaji
orang dengan penyampayan yang mudah paham sesuai ajaran Al-Ghazali atau
ajaran Ibn Arabi yang begitu kontroversi dikalangan masyarakat dari dulu sampai
sekarang, sebagaimana yang di sampaikan oleh para pendakwah, jika ajara itu
lemah dalam syariat maka tidak menutup kemungkinan akan peroleh pemahamanpemahaman yang keliru bahkan bisa tersesat. Sehingga dari jajaran pemerintah
Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan selalu mengawasi dan mengeluwarkan SK
kepada guru yang bersangkutan mengajarkan ilmu makrifat kepada masyarakat
awam dikira ditimbang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah. ilmu
tasawuf ini diajarkan di Majelis taklim Masjid maupun di rumah-rumah tuan guru
sampai kepelosok desa, dampak setelah mengkaji ilmu ini bermacam macam,
diantaranya hati semakin tenang dekat kepada sang pencipta merasa selalu
diawasi oleh Allah SWT, sehingga tidak mudah untuk berbuat yang tidak baik
kepada makhluk.
Dan jika Allah memberi kepada hamba yang dipilihnya bisa memperoleh
kasyaf, melalui riyadoh atau amal yang dia istiqamahkan dan ilmu laduni, serta
mendapat ilham dari Tuhan yang maha kuasa juga memperoleh keramat, dan saat
meninggal juga memperoleh keramat. Maka dari penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai ilmu makrifat dan penerapannya, dalam
kehidupan sehari hari menurut guru-guru tasawuf di Kota Banjarmasin
Kalimantan Selatan. Pada penelitian ini adalah penelitian lapangan, dalam rangka pengumpulan data dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumenter. Sedangkan data sekunder diperoleh
melalui penelusuran karya-karya ilmiah berupa disertasi, tesis, skripsi dan bukubuku yang relevan dengan tema kajian penulis, juga diperoleh melalui media
sosial seperti youtube setelah data terkumpul, maka akan dianalisis perbandingan
tetap dengan mengkategori, dan sintesisasi data dangan langkah terakhir membuat
hipotesis kerja. Hasil dari menunjukkan bahwa kajian makrifat banyak pendapat
dan perbedaan ajarannya seperti Wahdatul Wujud susah dipaham oleh pikiran tapi
tidak pula salah kembali kepada orang yang menafsirkan ajaran itu sehingga tidak
terjadi kegaduhan di orang banyak, jalan yang selamat Wahdatus Syuhud karna
jalan ini tidak menimbulkan kegaduhan, tidak bertentangan dengan syariat Islam
Model Integrasi Interkoneksi Kurikulum pada SMA Tahfizul Qur’an Annjah Puteri, SMA Darul Hijrah Putri dan MA Darul Hijrah Putra di Martapura
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk menjembatani
dikotomi antara kurikulum pesantren dan kurikulum nasional di lembaga pendidikan
Islam. Selama ini, pemisahan keduanya sering menimbulkan kesenjangan antara
kompetensi keagamaan dan akademik siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis model dan implementasi integrasi-interkoneksi kurikulum
pondok pesantren terhadap kurikulum nasional di SMA Tahfizul Qur’an Annajah
Putri, SMA Darul Hijrah Putri, dan MA Darul Hijrah Putra Cindai Alus Martapura.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi tidak terstruktur,
wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi. Subjek penelitian
terdiri dari 27 informan yang meliputi kepala sekolah, wakil kepala bidang
kurikulum, guru, staf tata usaha, serta siswa. Analisis data menggunakan teknik
reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan
triangulasi sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model integrasi-interkoneksi kurikulum
di tiga lembaga tersebut dilakukan dengan menggabungkan kurikulum nasional (K13
dan Merdeka) dengan kurikulum pesantren (TMI dan tahfizul Qur’an). Integrasi
diwujudkan melalui perencanaan kurikulum bersama, penyusunan RPP terpadu, dan
pengaturan jadwal yang seimbang antara mata pelajaran umum dan agama.
Implementasi di SMA Annajah Putri lebih menekankan pada penguatan tahfiz, di
SMA Darul Hijrah Putri pada keseimbangan akademik dan spiritual, sementara di
MA Darul Hijrah Putra pada integrasi berbasis kelembagaan dan manajemen
pembelajaran. Model integrasi yang diterapkan mencerminkan kombinasi pendekatan
connected, sequenced, shared, dan integrated menurut Fogarty, serta sejalan dengan
paradigma interkonektif Amin Abdullah yang menolak dikotomi ilmu.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi-interkoneksi
kurikulum di ketiga sekolah mampu mencetak lulusan yang memiliki kompetensi
akademik, kedalaman spiritual, dan akhlak mulia. Model yang dikembangkan sejalan
dengan teori integrasi Robin Fogarty dan epistemologi interkoneksi M. Amin
Abdullah, sehingga dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum pesantren
dan sekolah umum di Indonesi
Pembelajaran Al Qur’an Menggunakan Metode Ummi dan Tilawati Di TPQ Banjarbaru
Pembelajaran Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) memiliki peran penting
dalam membentuk karakter dan kemampuan religius anak sejak usia dini. Namun, efektivitas
pembelajaran sangat dipengaruhi oleh metode yang digunakan. Dalam konteks ini, metode Ummi
dan Tilawati menjadi pilihan yang cukup populer karena dianggap mampu meningkatkan kualitas
bacaan serta pemahaman anak terhadap Al-Qur’an secara menyenangkan dan sistematis.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Ummi dan Tilawati di dua TPQ di Kota
Banjarbaru.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif.
Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi
terhadap kegiatan pembelajaran di TPQ. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi untuk menggambarkan secara utuh
proses pembelajaran yang terjadi di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan dengan
merumuskan tujuan yang selaras dengan capaian pembelajaran yang diharapkan, seperti
meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan membentuk karakter religius. Pelaksanaan
pembelajaran menggunakan metode Ummi dan Tilawati yang dirancang menyenangkan dan
interaktif, sehingga mampu meningkatkan minat serta kemampuan baca anak. Evaluasi
pembelajaran menunjukkan adanya integrasi alat bantu visual seperti kartu huruf hijaiyah yang
terbukti efektif dalam merangsang pemahaman dan kemampuan siswa dalam membaca Al
Qur’an secara lebih bai
Pemetaan Kajian Skripsi Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Tahun 2020-2024
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir telah menghasilkan banyak sarjana
dengan bermacam jenis naskah skripsinya, terutama dalam kurun waktu 5 tahun
terakhir. Penulis ingin mengetahui sudah sejauh manakah kajian Ilmu Al-Qur’an di
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir melalui naskah-naskah yang mahasiswa
kerjakan.
Penelitian ini bertujuan memetakan karya tulis ilmiah mahasiswa Jurusan
Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sesuai dengan ruang lingkup kajiannya. Melalui
penelitian ini dapat diketahui peluang pembahasan bidang kajian serta tema yang
dapat diteliti oleh mahasiswa setelahnya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan
kepustakaan. Sumber utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah naskah
naskah skripsi mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir berdasarkan SK
Yudisium tahun 2020-2024 serta website IDR UIN Antasari Banjarmasin. Juga
didukung dengan referensi yang relevan dengan penelitian ini.
Dari penelitian ini diketahui bahwa terdapat 455 naskah skripsi mahasiswa
Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sejak tahun 2020-2024. Dengan hasil pemetaan
12 naskah dibidang kajian Lafazh Al-Qur’an, 5 naskah dibidang kajian Qashas Al
Qur’an, 2 naskah di bidang kajian Ilmu Suwar Al-Qur’an, 8 naskah skripsi dibidang
kajian Rasm Al-Qur’an, 2 naskah skripsi dibidang kajian Balaghah Al-Qur’an, 189
naskah skripsi dibidang kajian Tafsir dan Pemikiran, 162 naskah skripsi dibidang
kajian Living Qur’an, 42 naskah skripsi dibidang kajian Qira’at Al-Qur’an dan 33
naskah skripsi dibidang kajian Tahfizh Al-Qur’an. Adapun tema kajian yang paling
dominan dibahas dari tahun 2020-2024 ialah tema Tradisi, Bacaan Al-Qur’an dan
Hafalan Al-Qur’a
تطوير المواد التعليمية لمهارة الكلام من خلال كتاب دروس اللغة العربيّة لطلاب الصفّ الأوّل للمرحلة المتوسطة بمعهد دار الهجرة مرتافورا = Development of Speaking Skill Teaching Materials Through the Durus Al-Lughah Al-Arabiyyah Textbook for First-Grade Students of the Intermediate Level at Darul Hijrah Martapura Islamic Boarding School, South Kalimantan
This research addresses the development of speaking skill teaching materials through the
Durus Al-Lughah Al-Arabiyyah textbook for first-grade students at Darul Hijrah Martapura Islamic
Boarding School in South Kalimantan. The current Durus Al-Lughah textbook used is unsuitable
for developing speaking skills, as its content focuses more on writing and reading skills. This
prompts the teacher to teach using a traditional method of reading and translation, and the speaking
practice activities in it are very few, which leads to weak opportunities for students to practice the
language orally. The aim of this research is to determine how to develop these teaching materials,
measure their validity, and determine their effectiveness in improving students' speaking skills
through the Durus Al-Lughah Al-Arabiyyah textbook. The researcher uses the Research and
Development (R&D) methodology following a modified Borg & Gall model. Data was collected
through interviews, document studies, questionnaires, and pre-test and post-test, and analyzed
using both qualitative and quantitative methods with the application of the t-test for measuring
effectiveness.
The procedure for developing the teaching materials involves several stages: needs analysis,
designing the teaching materials, validation by experts, first revision, product trial, input and
observations, second revision, and the developed teaching materials.
The developed teaching materials are valid (suitable) for use in teaching speaking skills, as
the average rating from the three content experts, the design expert, and the language expert
reached 87,5%, falling within the "Excellent" category.
The developed speaking skill teaching materials are effective in improving the performance
of first-grade students, with the disappearance of the "Weak" category and an increase in the
number of students in the "Very Good" category. The paired-samples t-test showed a statistically
significant difference (t=−10.995,p<0.001), with a confidence level exceeding 99,9%, confirming
the effectiveness of the developed materials in improving students' pronunciation, fluency, and
vocabulary expansion
Pengaruh Tingkat Religiusitas dan Pengetahuan Terhadap Menabung di Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin)
Dalam beberapa tahun terakhir, industri perbankan syariah di Indonesia
mengalami pertumbuhan pesat, termasuk dengan hadirnya Bank Syariah Indonesia
(BSI) sebagai hasil merger tiga bank syariah utama. Namun minat menabung di
bank syariah, khususnya di kalangan mahasiswa, masih belum optimal. Penelitian
ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat religiusitas dan pengetahuan terhadap
minat menabung di BSI.
Peenelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan teknik regresi
linear berganda diterapkan pada data dari 94 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin yang dikumpulkan melalui kuesioner.
Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Tingkat religiusitas dan
pengetahuan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat
menabung (F=21.162, p<0.001) dengan kontribusi 31.7% (R²=0.317); (2) Secara
parsial, pengetahuan memiliki pengaruh lebih kuat (koefisien=0.345, p<0.01)
dibanding religiusitas (koefisien=0.264, p<0.05). Temuan ini menegaskan
pentingnya upaya peningkatan literasi keuangan syariah sebagai strategi
memperluas inklusi keuangan berbasis syariah di kalangan generasi muda.
Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi BSI untuk meningkatkan sosialisasi
produk perbankan syariah melalui pendekatan edukatif di lingkungan kampus
Praktik Pendidikan Islam dalam Pembinaan Akhlak Peserta Didik Di SMAN 1 Rantau dan SMAN 1 Tapin Selatan
Topik tentang akhlak selalu menarik untuk dibahas. Sebab akhlak dapat
berfungsi sebagai sistem perilaku yang menciptakan keseimbangan dalam
kehidupan sehari-hari. fokus penelitian berdasarkan dari latar belakang masalah
yang telah diuraikan. Praktik pendidikan Islam dalam pembinaan akhlak peserta
didik di SMAN 1 Rantau dan SMAN 1 Tapin Selatan, terdiri dari sub fokus
penelitian sebagai berikut; tujuan, Pendekatan, Metode dan Teknik, dan hambatan
serta solusinya.
Jenis penelitian lapangan, dengan pendekatan kualitatif deskriptif analitik,
subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang
kesiswaan, guru PAI, wali kelas, guru BK dan peserta didik di SMAN 1 Rantau dan
SMAN 1 Tapin Selatan. Objek dalam penelitian ini yaitu tujuan, pendekatan,
metode dan Teknik, dan hambatan serta solusinya. Teknik pengumpulan data
adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta pengolahan data
menggunakan koleksi data, editing, klasifikasi dan interpretsi data dilanjutkan
analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pendidikan Islam dalam
pembinaan akhlak peserta didik di SMAN 1 Rantau dan SMAN 1 Tapin Selatan,
dapat dilihat dari sub fokus berikut; (1) (SMAN 1 Rantau), tujuan; mengembangkan
karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan meningkatkan kedisiplinan serta
tanggung jawab. (SMAN 1 Tapin Selatan) adalah meningkatkan keimanan dan
ketakwaan kepada Allah SWT serta menumbuhkan kesadaran keislaman dalam
perilaku sehari-hari; (2) (SMAN 1 Rantau) pendekatan emosional, integrasi,
persuasif dan religius. (SMAN 1 Tapin Selatan) pendekatan integrasi, religius dan
dialogis; (3) (SMAN 1 Rantau) metode dan Teknik, yakni metode keteladanan
dengan teknik behavior modelling dan role taking, pembiasaan dengan teknik
habbit formation dan classroom routines, hukuman dan hadiah dengan teknik
positive reinforcement dan token economy serta kisah dengan teknik emotional
appeal. (SMAN 1 Tapin Selatan) metode keteladanan dengan teknik behavior
modelling dan role taking, pembiasaan dengan teknik habbit formation dan
classroom routines, hukuman dan hadiah dengan teknik positive reinforcement dan
token economy serta mentoring dengan teknik home visit; (4) Hambatan yang terjadi
di SMAN 1 Rantau yaitu pengaruh negatif lingkungan pergaulan, dampak negatif
media sosial, keluarga broken home dan orang tua sibuk bekerja, serta minimnya
kesadaran disiplin dan tanggung jawab. Solusinya yaitu menjalin kedekatan
emosional guru dan peserta didik, memperkuat pembiasaan dan kegiatan positif
lainnya di sekolah, mengarahkan penggunaan teknologi akhlak serta melibatkan
orang tua. Di SMAN 1 Tapin Selatan, hambatannya yaitu lemahnya motivasi
internal siswa, pergaulan teman sebaya, keterbatasan pengawasan pendidik, latar
belakang keluarga yang tidak harmonis dan kurangnya perhatian di rumah, serta
lemahnya sinergi sekolah dan orang tua. Solusinya yaitu pembiasaan dan
penanaman nilai secara berulang, pengawasan serta mengupayakan komunikasi
yang lebih aktif dengan orang tu
Eksplorasi Etnomatematika pada Budaya Babilangan Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan
Masyarakat Banjar memiliki ragam kebudayaan atau tradisi yang
berlimpah, salah satu tradisi yang masih digunakan dalam masyarakat Banjar yaitu
tradisi babilangan. Babilangan adalah budaya yang biasa dilakukan masyarakat
Banjar dalam perhitungan aksara nama untuk anak, perhitungan nama untuk
perjodohan serta menentukan hari yang tepat untuk pernikahan. Pada kegiatan
tradisi babilangan terdapat unsur etnomatematika, dan belum ada yang meneliti
etnomatematika babilangan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk
mengeksplorasi aktivitas matematika dan konsep-konsep matematika yang
diterapkan dalam budaya babilangan masyarakat Banjar Kalimantan Selatan.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian etnografi dan pendekatan
kualitatif untuk memahami dan mendeskripsikan konsep matematika yang
terkandung dalam proses babilangan Banjar. Data dikumpulkan melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen penelitian yang
disesuaikan dengan teknik pengumpulan data tersebut. Analisis data dilakukan
melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi
sumber untuk memastikan keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya babilangan terdapat aktivitas
fundamental matematika berupa aktivitas counting atau menghitung, aktivitas
locating atau penempatan, aktivitas measuring atau mengukur, aktivitas designing
atau mendesain, aktivitas playing atau bermain, dan aktivitas explaining atau
menjelaskan. Selain itu, budaya babilangan terdapat konsep-konsep matematika
yang diterapkan yaitu berupa konsep bilangan yang terdiri dari penjumlahan dan
pengurangan, konsep himpunan yang terdiri dari himpunan semesta, himpunan
bagian, himpunan hingga, himpunan ekuivalen dan himpunan kosong, serta konsep
arimetika modulo yang terdiri dari modulo 3, modulo 5, modulo 7, modulo 9, dan
modulo 12
Integrasi Dimensi Fiqih dan Tasawuf dalam Pendidikan Shalat pada Pondok Pesantren Kalimantan Selatan
Penelitian ini mengkaji integrasi dimensi fiqih dan tasawuf dalam pendidikan shalat
pada tiga tipologi pondok pesantren di Kalimantan Selatan: tradisional (Darussalam),
modern (Darul Hijrah), dan semi-modern (Al Falah). Fokus utama penelitian adalah
mengidentifikasi pola dan wujud integrasi kedua dimensi tersebut dalam sistem pendidikan
shalat di masing-masing pesantren.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif,
serta mengacu pada kerangka teori integrasi-interkonektif Amin Abdullah sebagai landasan
teoritis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara sistematis.
Hasil penelitian menemukan bahwa integrasi fiqih dan tasawuf dalam pendidikan
shalat bervariasi berdasarkan tipologi pesantren yang berjalan secara alamiah sesuai
dengan kurikulum masing-masing. Penelitian ini juga mengungkapkan ada tiga pola
integrasi distingtif: hierarkis-komplementer (Darussalam), simultan-dialogis (Darul
Hijrah), dan hierarkis-transformatif (Al Falah). Wujud integrasi ini termanifestasi dalam
tiga aspek pembelajaran: materi, metode, dan evaluasi.
Temuan ini menegaskan adanya korelasi signifikan antara tipologi pesantren dengan
pendekatan integrasi fiqih dan tasawuf yang digunakan. Pesantren modern cenderung
menerapkan dimensi spiritual yang bersifat general dan fleksibel, sementara pesantren
tradisional dan semi-modern menekankan dimensi spiritual partikular yang lebih rinci dan
mendalam.
Studi ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan model pendidikan shalat
yang adaptif dan kontekstual, yang mampu mengintegrasikan dimensi eksoteris dan
esoteris secara seimbang. Kontribusi penelitian ini signifikan bagi studi pendidikan Islam,
khususnya dalam merumuskan pendekatan integratif untuk pembinaan spiritual santri di
lingkungan pesantre
Strategi Pemasaran Syariah pada Usaha Coffee Shop Cerita Kita di Banjarmasin
Pemasaran dalam Islam menekankan keuntungan yang selaras dengan
prinsip syariah seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Dalam
persaingan bisnis modern, coffee shop berkembang pesat, termasuk di Banjarmasin.
Coffee Shop Cerita Kita menonjol dengan konsep syariah dan layanan “Brew Your
Own Coffee” yang berfokus pada pengalaman pelanggan. Penelitian ini bertujuan
mengkaji praktik pemasaran yang digunakan serta menganalisis strategi pemasaran
syariah yang diterapkan di Coffee Shop Cerita Kita.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan
jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi
langsung, wawancara semi-terstruktur kepada pemilik dan karyawan Coffee Shop
Cerita Kita, serta dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Jl. Cengkeh,
belakang UIN Antasari Banjarmasin. Data yang dikumpulkan berupa data primer
dan sekunder, kemudian dianalisis melalui teknik pengolahan data (editing,
klasifikasi, verifikasi, dan penarikan kesimpulan). Untuk menganalisis strategi
pemasaran syariah yang diterapkan, digunakan metode analisis SWOT guna
mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari usaha tersebut.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa Coffee Shop Cerita Kita
menerapkan strategi pemasaran yang adaptif dengan memanfaatkan lokasi strategis
dan fasilitas penunjang seperti WiFi dan ruang rapat, serta promosi kreatif seperti
diskon bulanan dan kegiatan sosial. Dalam kerangka bauran pemasaran (4P), usaha
ini mampu mengelola produk, harga, tempat, dan promosi secara seimbang. Selain
itu, strategi pemasaran syariah juga diterapkan melalui komitmen terhadap
kehalalan produk, keadilan harga, transparansi promosi, serta penggunaan akad
yang sah. Pemasaran dijadikan sarana dakwah yang mengedepankan nilai teistis,
etis, realistis, dan humanistis, sehingga menciptakan hubungan jangka panjang
yang loyal dengan konsumen serta membawa keberkahan dalam bisnis