Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Pengajian Makrifat di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

    No full text
    Makrifat puncak keilmuan kelezatan tingkat tinggi bagi orang yang mendapatkannya di dalam ilmu tasawuf salah satu ajaran yang eksis di tengah masyarakat dari dulu hingga sekarang bahkan terus turun temurun selalu di kaji orang dengan penyampayan yang mudah paham sesuai ajaran Al-Ghazali atau ajaran Ibn Arabi yang begitu kontroversi dikalangan masyarakat dari dulu sampai sekarang, sebagaimana yang di sampaikan oleh para pendakwah, jika ajara itu lemah dalam syariat maka tidak menutup kemungkinan akan peroleh pemahamanpemahaman yang keliru bahkan bisa tersesat. Sehingga dari jajaran pemerintah Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan selalu mengawasi dan mengeluwarkan SK kepada guru yang bersangkutan mengajarkan ilmu makrifat kepada masyarakat awam dikira ditimbang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah. ilmu tasawuf ini diajarkan di Majelis taklim Masjid maupun di rumah-rumah tuan guru sampai kepelosok desa, dampak setelah mengkaji ilmu ini bermacam macam, diantaranya hati semakin tenang dekat kepada sang pencipta merasa selalu diawasi oleh Allah SWT, sehingga tidak mudah untuk berbuat yang tidak baik kepada makhluk. Dan jika Allah memberi kepada hamba yang dipilihnya bisa memperoleh kasyaf, melalui riyadoh atau amal yang dia istiqamahkan dan ilmu laduni, serta mendapat ilham dari Tuhan yang maha kuasa juga memperoleh keramat, dan saat meninggal juga memperoleh keramat. Maka dari penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai ilmu makrifat dan penerapannya, dalam kehidupan sehari hari menurut guru-guru tasawuf di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan. Pada penelitian ini adalah penelitian lapangan, dalam rangka pengumpulan data dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumenter. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelusuran karya-karya ilmiah berupa disertasi, tesis, skripsi dan bukubuku yang relevan dengan tema kajian penulis, juga diperoleh melalui media sosial seperti youtube setelah data terkumpul, maka akan dianalisis perbandingan tetap dengan mengkategori, dan sintesisasi data dangan langkah terakhir membuat hipotesis kerja. Hasil dari menunjukkan bahwa kajian makrifat banyak pendapat dan perbedaan ajarannya seperti Wahdatul Wujud susah dipaham oleh pikiran tapi tidak pula salah kembali kepada orang yang menafsirkan ajaran itu sehingga tidak terjadi kegaduhan di orang banyak, jalan yang selamat Wahdatus Syuhud karna jalan ini tidak menimbulkan kegaduhan, tidak bertentangan dengan syariat Islam

    Model Integrasi Interkoneksi Kurikulum pada SMA Tahfizul Qur’an Annjah Puteri, SMA Darul Hijrah Putri dan MA Darul Hijrah Putra di Martapura

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk menjembatani dikotomi antara kurikulum pesantren dan kurikulum nasional di lembaga pendidikan Islam. Selama ini, pemisahan keduanya sering menimbulkan kesenjangan antara kompetensi keagamaan dan akademik siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model dan implementasi integrasi-interkoneksi kurikulum pondok pesantren terhadap kurikulum nasional di SMA Tahfizul Qur’an Annajah Putri, SMA Darul Hijrah Putri, dan MA Darul Hijrah Putra Cindai Alus Martapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi tidak terstruktur, wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 27 informan yang meliputi kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, guru, staf tata usaha, serta siswa. Analisis data menggunakan teknik reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model integrasi-interkoneksi kurikulum di tiga lembaga tersebut dilakukan dengan menggabungkan kurikulum nasional (K13 dan Merdeka) dengan kurikulum pesantren (TMI dan tahfizul Qur’an). Integrasi diwujudkan melalui perencanaan kurikulum bersama, penyusunan RPP terpadu, dan pengaturan jadwal yang seimbang antara mata pelajaran umum dan agama. Implementasi di SMA Annajah Putri lebih menekankan pada penguatan tahfiz, di SMA Darul Hijrah Putri pada keseimbangan akademik dan spiritual, sementara di MA Darul Hijrah Putra pada integrasi berbasis kelembagaan dan manajemen pembelajaran. Model integrasi yang diterapkan mencerminkan kombinasi pendekatan connected, sequenced, shared, dan integrated menurut Fogarty, serta sejalan dengan paradigma interkonektif Amin Abdullah yang menolak dikotomi ilmu. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi-interkoneksi kurikulum di ketiga sekolah mampu mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kedalaman spiritual, dan akhlak mulia. Model yang dikembangkan sejalan dengan teori integrasi Robin Fogarty dan epistemologi interkoneksi M. Amin Abdullah, sehingga dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum pesantren dan sekolah umum di Indonesi

    Pembelajaran Al Qur’an Menggunakan Metode Ummi dan Tilawati Di TPQ Banjarbaru

    No full text
    Pembelajaran Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan religius anak sejak usia dini. Namun, efektivitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh metode yang digunakan. Dalam konteks ini, metode Ummi dan Tilawati menjadi pilihan yang cukup populer karena dianggap mampu meningkatkan kualitas bacaan serta pemahaman anak terhadap Al-Qur’an secara menyenangkan dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Ummi dan Tilawati di dua TPQ di Kota Banjarbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran di TPQ. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi untuk menggambarkan secara utuh proses pembelajaran yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan dengan merumuskan tujuan yang selaras dengan capaian pembelajaran yang diharapkan, seperti meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan membentuk karakter religius. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Ummi dan Tilawati yang dirancang menyenangkan dan interaktif, sehingga mampu meningkatkan minat serta kemampuan baca anak. Evaluasi pembelajaran menunjukkan adanya integrasi alat bantu visual seperti kartu huruf hijaiyah yang terbukti efektif dalam merangsang pemahaman dan kemampuan siswa dalam membaca Al Qur’an secara lebih bai

    Pemetaan Kajian Skripsi Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin Tahun 2020-2024

    No full text
    Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir telah menghasilkan banyak sarjana dengan bermacam jenis naskah skripsinya, terutama dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Penulis ingin mengetahui sudah sejauh manakah kajian Ilmu Al-Qur’an di Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir melalui naskah-naskah yang mahasiswa kerjakan. Penelitian ini bertujuan memetakan karya tulis ilmiah mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sesuai dengan ruang lingkup kajiannya. Melalui penelitian ini dapat diketahui peluang pembahasan bidang kajian serta tema yang dapat diteliti oleh mahasiswa setelahnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Sumber utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah naskah naskah skripsi mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir berdasarkan SK Yudisium tahun 2020-2024 serta website IDR UIN Antasari Banjarmasin. Juga didukung dengan referensi yang relevan dengan penelitian ini. Dari penelitian ini diketahui bahwa terdapat 455 naskah skripsi mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sejak tahun 2020-2024. Dengan hasil pemetaan 12 naskah dibidang kajian Lafazh Al-Qur’an, 5 naskah dibidang kajian Qashas Al Qur’an, 2 naskah di bidang kajian Ilmu Suwar Al-Qur’an, 8 naskah skripsi dibidang kajian Rasm Al-Qur’an, 2 naskah skripsi dibidang kajian Balaghah Al-Qur’an, 189 naskah skripsi dibidang kajian Tafsir dan Pemikiran, 162 naskah skripsi dibidang kajian Living Qur’an, 42 naskah skripsi dibidang kajian Qira’at Al-Qur’an dan 33 naskah skripsi dibidang kajian Tahfizh Al-Qur’an. Adapun tema kajian yang paling dominan dibahas dari tahun 2020-2024 ialah tema Tradisi, Bacaan Al-Qur’an dan Hafalan Al-Qur’a

    تطوير المواد التعليمية لمهارة الكلام من خلال كتاب دروس اللغة العربيّة لطلاب الصفّ الأوّل للمرحلة المتوسطة بمعهد دار الهجرة مرتافورا = Development of Speaking Skill Teaching Materials Through the Durus Al-Lughah Al-Arabiyyah Textbook for First-Grade Students of the Intermediate Level at Darul Hijrah Martapura Islamic Boarding School, South Kalimantan

    No full text
    This research addresses the development of speaking skill teaching materials through the Durus Al-Lughah Al-Arabiyyah textbook for first-grade students at Darul Hijrah Martapura Islamic Boarding School in South Kalimantan. The current Durus Al-Lughah textbook used is unsuitable for developing speaking skills, as its content focuses more on writing and reading skills. This prompts the teacher to teach using a traditional method of reading and translation, and the speaking practice activities in it are very few, which leads to weak opportunities for students to practice the language orally. The aim of this research is to determine how to develop these teaching materials, measure their validity, and determine their effectiveness in improving students' speaking skills through the Durus Al-Lughah Al-Arabiyyah textbook. The researcher uses the Research and Development (R&D) methodology following a modified Borg & Gall model. Data was collected through interviews, document studies, questionnaires, and pre-test and post-test, and analyzed using both qualitative and quantitative methods with the application of the t-test for measuring effectiveness. The procedure for developing the teaching materials involves several stages: needs analysis, designing the teaching materials, validation by experts, first revision, product trial, input and observations, second revision, and the developed teaching materials. The developed teaching materials are valid (suitable) for use in teaching speaking skills, as the average rating from the three content experts, the design expert, and the language expert reached 87,5%, falling within the "Excellent" category. The developed speaking skill teaching materials are effective in improving the performance of first-grade students, with the disappearance of the "Weak" category and an increase in the number of students in the "Very Good" category. The paired-samples t-test showed a statistically significant difference (t=−10.995,p<0.001), with a confidence level exceeding 99,9%, confirming the effectiveness of the developed materials in improving students' pronunciation, fluency, and vocabulary expansion

    Pengaruh Tingkat Religiusitas dan Pengetahuan Terhadap Menabung di Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin)

    No full text
    Dalam beberapa tahun terakhir, industri perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, termasuk dengan hadirnya Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai hasil merger tiga bank syariah utama. Namun minat menabung di bank syariah, khususnya di kalangan mahasiswa, masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat religiusitas dan pengetahuan terhadap minat menabung di BSI. Peenelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan teknik regresi linear berganda diterapkan pada data dari 94 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin yang dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Tingkat religiusitas dan pengetahuan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat menabung (F=21.162, p<0.001) dengan kontribusi 31.7% (R²=0.317); (2) Secara parsial, pengetahuan memiliki pengaruh lebih kuat (koefisien=0.345, p<0.01) dibanding religiusitas (koefisien=0.264, p<0.05). Temuan ini menegaskan pentingnya upaya peningkatan literasi keuangan syariah sebagai strategi memperluas inklusi keuangan berbasis syariah di kalangan generasi muda. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi BSI untuk meningkatkan sosialisasi produk perbankan syariah melalui pendekatan edukatif di lingkungan kampus

    Praktik Pendidikan Islam dalam Pembinaan Akhlak Peserta Didik Di SMAN 1 Rantau dan SMAN 1 Tapin Selatan

    No full text
    Topik tentang akhlak selalu menarik untuk dibahas. Sebab akhlak dapat berfungsi sebagai sistem perilaku yang menciptakan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. fokus penelitian berdasarkan dari latar belakang masalah yang telah diuraikan. Praktik pendidikan Islam dalam pembinaan akhlak peserta didik di SMAN 1 Rantau dan SMAN 1 Tapin Selatan, terdiri dari sub fokus penelitian sebagai berikut; tujuan, Pendekatan, Metode dan Teknik, dan hambatan serta solusinya. Jenis penelitian lapangan, dengan pendekatan kualitatif deskriptif analitik, subjek dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru PAI, wali kelas, guru BK dan peserta didik di SMAN 1 Rantau dan SMAN 1 Tapin Selatan. Objek dalam penelitian ini yaitu tujuan, pendekatan, metode dan Teknik, dan hambatan serta solusinya. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta pengolahan data menggunakan koleksi data, editing, klasifikasi dan interpretsi data dilanjutkan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pendidikan Islam dalam pembinaan akhlak peserta didik di SMAN 1 Rantau dan SMAN 1 Tapin Selatan, dapat dilihat dari sub fokus berikut; (1) (SMAN 1 Rantau), tujuan; mengembangkan karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan meningkatkan kedisiplinan serta tanggung jawab. (SMAN 1 Tapin Selatan) adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menumbuhkan kesadaran keislaman dalam perilaku sehari-hari; (2) (SMAN 1 Rantau) pendekatan emosional, integrasi, persuasif dan religius. (SMAN 1 Tapin Selatan) pendekatan integrasi, religius dan dialogis; (3) (SMAN 1 Rantau) metode dan Teknik, yakni metode keteladanan dengan teknik behavior modelling dan role taking, pembiasaan dengan teknik habbit formation dan classroom routines, hukuman dan hadiah dengan teknik positive reinforcement dan token economy serta kisah dengan teknik emotional appeal. (SMAN 1 Tapin Selatan) metode keteladanan dengan teknik behavior modelling dan role taking, pembiasaan dengan teknik habbit formation dan classroom routines, hukuman dan hadiah dengan teknik positive reinforcement dan token economy serta mentoring dengan teknik home visit; (4) Hambatan yang terjadi di SMAN 1 Rantau yaitu pengaruh negatif lingkungan pergaulan, dampak negatif media sosial, keluarga broken home dan orang tua sibuk bekerja, serta minimnya kesadaran disiplin dan tanggung jawab. Solusinya yaitu menjalin kedekatan emosional guru dan peserta didik, memperkuat pembiasaan dan kegiatan positif lainnya di sekolah, mengarahkan penggunaan teknologi akhlak serta melibatkan orang tua. Di SMAN 1 Tapin Selatan, hambatannya yaitu lemahnya motivasi internal siswa, pergaulan teman sebaya, keterbatasan pengawasan pendidik, latar belakang keluarga yang tidak harmonis dan kurangnya perhatian di rumah, serta lemahnya sinergi sekolah dan orang tua. Solusinya yaitu pembiasaan dan penanaman nilai secara berulang, pengawasan serta mengupayakan komunikasi yang lebih aktif dengan orang tu

    Eksplorasi Etnomatematika pada Budaya Babilangan Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan

    No full text
    Masyarakat Banjar memiliki ragam kebudayaan atau tradisi yang berlimpah, salah satu tradisi yang masih digunakan dalam masyarakat Banjar yaitu tradisi babilangan. Babilangan adalah budaya yang biasa dilakukan masyarakat Banjar dalam perhitungan aksara nama untuk anak, perhitungan nama untuk perjodohan serta menentukan hari yang tepat untuk pernikahan. Pada kegiatan tradisi babilangan terdapat unsur etnomatematika, dan belum ada yang meneliti etnomatematika babilangan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aktivitas matematika dan konsep-konsep matematika yang diterapkan dalam budaya babilangan masyarakat Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian etnografi dan pendekatan kualitatif untuk memahami dan mendeskripsikan konsep matematika yang terkandung dalam proses babilangan Banjar. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen penelitian yang disesuaikan dengan teknik pengumpulan data tersebut. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya babilangan terdapat aktivitas fundamental matematika berupa aktivitas counting atau menghitung, aktivitas locating atau penempatan, aktivitas measuring atau mengukur, aktivitas designing atau mendesain, aktivitas playing atau bermain, dan aktivitas explaining atau menjelaskan. Selain itu, budaya babilangan terdapat konsep-konsep matematika yang diterapkan yaitu berupa konsep bilangan yang terdiri dari penjumlahan dan pengurangan, konsep himpunan yang terdiri dari himpunan semesta, himpunan bagian, himpunan hingga, himpunan ekuivalen dan himpunan kosong, serta konsep arimetika modulo yang terdiri dari modulo 3, modulo 5, modulo 7, modulo 9, dan modulo 12

    Integrasi Dimensi Fiqih dan Tasawuf dalam Pendidikan Shalat pada Pondok Pesantren Kalimantan Selatan

    No full text
    Penelitian ini mengkaji integrasi dimensi fiqih dan tasawuf dalam pendidikan shalat pada tiga tipologi pondok pesantren di Kalimantan Selatan: tradisional (Darussalam), modern (Darul Hijrah), dan semi-modern (Al Falah). Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi pola dan wujud integrasi kedua dimensi tersebut dalam sistem pendidikan shalat di masing-masing pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif, serta mengacu pada kerangka teori integrasi-interkonektif Amin Abdullah sebagai landasan teoritis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menemukan bahwa integrasi fiqih dan tasawuf dalam pendidikan shalat bervariasi berdasarkan tipologi pesantren yang berjalan secara alamiah sesuai dengan kurikulum masing-masing. Penelitian ini juga mengungkapkan ada tiga pola integrasi distingtif: hierarkis-komplementer (Darussalam), simultan-dialogis (Darul Hijrah), dan hierarkis-transformatif (Al Falah). Wujud integrasi ini termanifestasi dalam tiga aspek pembelajaran: materi, metode, dan evaluasi. Temuan ini menegaskan adanya korelasi signifikan antara tipologi pesantren dengan pendekatan integrasi fiqih dan tasawuf yang digunakan. Pesantren modern cenderung menerapkan dimensi spiritual yang bersifat general dan fleksibel, sementara pesantren tradisional dan semi-modern menekankan dimensi spiritual partikular yang lebih rinci dan mendalam. Studi ini berimplikasi pada pentingnya pengembangan model pendidikan shalat yang adaptif dan kontekstual, yang mampu mengintegrasikan dimensi eksoteris dan esoteris secara seimbang. Kontribusi penelitian ini signifikan bagi studi pendidikan Islam, khususnya dalam merumuskan pendekatan integratif untuk pembinaan spiritual santri di lingkungan pesantre

    Strategi Pemasaran Syariah pada Usaha Coffee Shop Cerita Kita di Banjarmasin

    No full text
    Pemasaran dalam Islam menekankan keuntungan yang selaras dengan prinsip syariah seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Dalam persaingan bisnis modern, coffee shop berkembang pesat, termasuk di Banjarmasin. Coffee Shop Cerita Kita menonjol dengan konsep syariah dan layanan “Brew Your Own Coffee” yang berfokus pada pengalaman pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik pemasaran yang digunakan serta menganalisis strategi pemasaran syariah yang diterapkan di Coffee Shop Cerita Kita. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur kepada pemilik dan karyawan Coffee Shop Cerita Kita, serta dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Jl. Cengkeh, belakang UIN Antasari Banjarmasin. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder, kemudian dianalisis melalui teknik pengolahan data (editing, klasifikasi, verifikasi, dan penarikan kesimpulan). Untuk menganalisis strategi pemasaran syariah yang diterapkan, digunakan metode analisis SWOT guna mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari usaha tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Coffee Shop Cerita Kita menerapkan strategi pemasaran yang adaptif dengan memanfaatkan lokasi strategis dan fasilitas penunjang seperti WiFi dan ruang rapat, serta promosi kreatif seperti diskon bulanan dan kegiatan sosial. Dalam kerangka bauran pemasaran (4P), usaha ini mampu mengelola produk, harga, tempat, dan promosi secara seimbang. Selain itu, strategi pemasaran syariah juga diterapkan melalui komitmen terhadap kehalalan produk, keadilan harga, transparansi promosi, serta penggunaan akad yang sah. Pemasaran dijadikan sarana dakwah yang mengedepankan nilai teistis, etis, realistis, dan humanistis, sehingga menciptakan hubungan jangka panjang yang loyal dengan konsumen serta membawa keberkahan dalam bisnis

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇