Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Penanaman Nilai-nilai Islam pada Peserta Didik Melalui Aktivitas Religius di SMAN 1 Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu

    No full text
    Pendidikan akhlak pada peserta didik sangat penting dalam pembentukan karakter religius peserta didik di tengah tantangan globalisasi, kemajuan teknologi, serta penurunan moral generasi muda. Aktivitas religius di sekolah menjadi salah satu sarana strategis dalam membentuk akhlak dan kepribadian Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai-nilai Islam pada peserta didik melalui aktivitas religius di SMAN 1 Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu. Fokus penelitian mencakup: (1) suasana kehidupan religius peserta didik; (2) langkah-langkah penanaman nilai-nilai Islam; dan (3) faktor-faktor yang menunjang dan menghambat proses penanaman nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru agama, guru kesiswaan, dan peserta didik.Objek aktivitas religius disekolah, Proses analisis data ini merupakan bagian penting dari proses penelitian Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai Islam melalui aktivitas religius di sekolah sangat efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Hal ini terlihat dari pembiasaan aktivitas religius seperti tadarus Al-Qur’an, shalat Dzuhur berjamaah, peringatan hari besar Islam, dan pembinaan rohani. Langkah-langkah penanaman nilai-nilai Islam dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan guru, serta keterlibatan OSIS dan orang tua. Faktor-faktor yang menunjang antara lain adalah peran aktif guru dan kepala sekolah, lingkungan sekolah yang religius, serta kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai Isla

    Efektivitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Kepedulian Sosial Siswa Di SMP Muhammadiyah 6 Banjarmasin

    No full text
    Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan rendahnya sikap kepedulian sosial siswa, seperti kurangnya empati, kerja sama, dan partisipasi dalam kegiatan sosial. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kepedulian sosial merupakan aspek penting dalam Membentuk karakter peserta didik di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepedulian sosial siswa sebelum dan setelah mengikuti konseling kelompok dengan teknik diskusi serta tingkat efektivitas konseling kelompok dengan teknik diskusi untuk meningkatkan kepedulian sosial siswa di SMP Muhammadiyah 6 Banjaramasin Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment), menggunakan desain one group pretest posttest. Sampel dalam penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil pretest yang menunjukkan tingkat kepedulian sosial yang rendah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kepedulian sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan keakuratan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kepedulian sosial siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik diskusi, yaitu dari skor rata-rata pretest sebesar 57,6 menjadi 120,0 pada posttest. Uji statistik menggunakan Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Perhitungan N-Gain Score menunjukkan rata-rata peningkatan sebesar 80,45%, yang dikategorikan efektif. Berdasarkan temuan ini, layanan konseling kelompok dengan teknik diskusi direkomendasikan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk membentuk dan meningkatkan karakter kepedulian sosial sisw

    Analisis Nilai-Nilai Dakwah dalam Lagu-Lagu Islami di TK Al-Hidayah Banjarmasin Timur

    No full text
    Masa kanak-kanak merupakan fase emas perkembangan individu, di mana penanaman nilai keislaman sangat penting sebagai fondasi karakter dan moral anak. Dalam konteks dakwah Islam, anak-anak usia dini memerlukan pendekatan yang kreatif dan sesuai perkembangan mereka, salah satunya melalui media lagu. Lagu- lagu islami dipilih karena mampu menghadirkan suasana menyenangkan, mudah diingat, dan efektif dalam menyampaikan pesan, terutama kepada anak-anak yang belum mampu memahami bahasa verbal yang kompleks. Di TK Al-Hidayah Banjarmasin Timur, lagu-lagu islami menjadi bagian integral dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, baik dalam kegiatan tematik maupun keagamaan, untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam lagu-lagu islami yang digunakan di TK Al-Hidayah Banjarmasin Timur. Permasalahan yang dikaji meliputi identifikasi lagu-lagu islami yang digunakan dalam pembelajaran, analisis nilai-nilai dakwah dalam lirik lagu, serta bentuk penyampaian pesan dakwah kepada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu-lagu islami di TK Al-Hidayah mengandung nilai keimanan kepada Allah dan Rasul, ajakan beribadah, akhlak mulia seperti jujur, sopan, dan tolong-menolong, serta nilai-nilai sosial keislaman. Lirik lagu disusun dengan bahasa sederhana, kalimat singkat, dan pengulangan untuk memudahkan pemahaman dan hafalan anak-anak. Lagu-lagu dinyanyikan secara rutin dalam kegiatan pembelajaran, sehingga nilai-nilai dakwah tertanam secara efektif. Dapat disimpulkan bahwa lagu islami merupakan media dakwah yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islam kepada anak usia dini secara menyenangkan dan komunikatif. Oleh karena itu, guru dan orang tua disarankan untuk lebih selektif dalam memilih lagu islami yang mengandung pesan dakwah serta kreatif dalam penyampaiannya agar lebih menarik dan mudah diterima oleh anak-anak

    مشكلات تعليم مهارة الكلام والجحود المبذولة لمعالجتها في مادة اللغة العربية في الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية كابون بنغ بنجرماسين = Problematika Pembelajaran Maharah Kalam dan Upaya Mengatasinya pada Mata Pelajaran Bahasa Arab Kelas 7 Madrasah Tsanawiyah Kebun Bunga Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap problematika yang dihadapi dalam pembelajaran maharah kalam pada mata pelajaran bahasa Arab di kelas 7 Madrasah Tsanawiyah Kebun Bunga Banjarmasin, serta menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan observasi terhadap guru dan siswa untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai hambatan dan solusi dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran maharah kalam terbagi menjadi dua aspek utama, yaitu aspek linguistik dan non-linguistik. Problematika linguistik mencakup kurangnya penguasaan kosakata (mufrodat), kesulitan dalam pengucapan huruf hijaiyyah sesuai makhraj, lemahnya pemahaman tata bahasa (qawa'id dan i’rab), serta ketidakmampuan dalam menyusun kalimat yang benar menurut kaidah bahasa Arab. Sementara itu, problematika non-linguistik meliputi rendahnya motivasi dan minat belajar siswa, metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik, keterbatasan sarana dan media pembelajaran, serta lingkungan yang kurang mendukung praktik berbahasa Arab. Sebagai upaya mengatasi berbagai kendala tersebut, guru dan siswa melakukan berbagai langkah seperti penggunaan metode pembelajaran yang lebih variatif, pemanfaatan media pembelajaran visual dan audio, pelatihan berbicara secara rutin melalui diskusi kelompok dan role-play, serta penciptaan suasana kelas yang mendukung dan menyenangkan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan berbasis teknologi agar siswa lebih termotivasi, aktif, dan mampu meningkatkan keterampilan berbicara mereka secara optimal

    Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Disiplin Shalat Dzuhur Berjama’ah pada Peserta Didik Kelas VIII B SMPN 21 Banjarmasin

    No full text
    Di era sekarang banyak peserta didik yang menunda-nunda untuk menuju mushalla, bahkan ada yang memilih duduk-duduk di halaman, bermain, membeli makanan di kantin, hingga bersembunyi untuk menghindari shalat. Akibat dari kurangnya kesadaran dan kedisiplinan tersebut, beberapa peserta didik melewatkan waktu shalat. Upaya untuk meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan shalat Dzuhur berjama’ah di sekolah tentunya tidak dapat dilepaskan dari peran dan kontribusi guru, khususnya guru Pendidikan Agama Islam. Guru memiliki peran strategis dalam membina dan menumbuhkan sikap disiplin keagamaan peserta didik agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan secara optimal. Maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana upaya guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan disiplin shalat dzuhur berjama’ah pada peserta didik Kelas VIII B SMP Negeri 21 Banjarmasin, serta faktor penghambat dan pendukungnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana upaya guru mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan disiplin shalat dzuhur berjama’ah pada peserta didik Kelas VIII B SMP Negeri 21 Banjarmasin, serta faktor penghambat dan pendukungnya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan yang bersifat kualitatif yaitu berupa analisis karakteristik data tanpa melalui pengujian data. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara melakukan wawancara dan dokumentasi. Serta analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian data, dan simpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dapat disimpulkan bahwa upaya yang dilakukan guru yaitu memberikan pelajaran mengenai ibadah sholat, melakukan pendekatan kepada peserta didik; juga melakukan upaya memerintahkan dan membimbing serta mengarahkan dan memastikan peserta didik melaksanakan shalat dzuhur berjama’ah di musholla ketika sudah memasuki waktunya hingga ikut membaca wirid setelah selesai shalat; selalu mengawasi dan memastikan serta menindaklanjuti pelaksanaannya seperti membuatkan buku kontrol atau absensi peserta didik, serta memberikan teguran ataupun hukuman bagi peserta didik yang tidak disiplin. Adapun faktor pendukung upaya guru tersebut yaitu adanya bimbingan dan arahan dari guru, serta adanya motivasi dan reward yang diberikan untuk peserta didik. Dan faktor penghanbatnya yaitu keterbatasan tempat ibadah/musholla

    Nilai-Nilai Pendidikan Akidah dalam Kitab Tuhfat Ar-Raghibin

    No full text
    Latar belakang penelitian ini bertolak dari pentingnya pendidikan akidah dalam membentuk keyakinan, karakter, dan orientasi hidup umat Islam. Di tengah tantangan pemahaman keagamaan yang semakin kompleks, diperlukan rujukan yang otoritatif dan kontekstual. Kitab Tuhfah ar-Raghibin karya Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari menjadi salah satu warisan keilmuan yang memuat nilai-nilai pendidikan akidah yang kokoh dan relevan, khususnya dalam konteks masyarakat Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan akidah dalam kitab Tuhfah ar-Raghibin karya Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Kitab ini ditulis untuk memberikan panduan praktis dan teoretis mengenai keimanan yang lurus menurut paham Ahlussunnah wal Jama’ah, serta sebagai bentuk koreksi terhadap ajaran-ajaran yang dianggap menyimpang. Fokus utama dalam penelitian ini meliputi pembahasan tentang hakikat iman, riddah, taubat dari riddah, dan konsep Ahlusunnah Wal Jama’ah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif filosofis dengan metode analisis isi. Sumber data utama adalah kitab Tuhfah ar-Raghibin, sementara data pendukung diperoleh dari literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa kitab ini mengajarkan iman sebagai pembenaran (tashdiq) dalam hati, serta memberikan batasan tegas terhadap hal-hal yang dapat merusak iman, baik melalui perkataan, perbuatan, maupun keyakinan. Taubat dikaji sebagai sarana pemulihan akidah yang harus dilakukan dengan penyesalan tulus dan tekad untuk tidak mengulangi dosa. Nilai-nilai ini sangat relevan untuk memperkuat pendidikan akidah dalam konteks pendidikan Islam saat ini

    Teacher’s Assessment Techniques in Teaching Speaking for Young Learners

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menggali teknik asesmen yang digunakan oleh guru Bahasa Inggris dalam mengajarkan keterampilan berbicara kepada peserta didik usia dini, dengan fokus pada SDN-SN Surgi Mufti 1 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis teknik penilaian yang diterapkan oleh guru serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi selama proses asesmen berlangsung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dan observasi di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan beberapa teknik penilaian, antara lain penilaian teman sebaya (peer assessment) dan daftar periksa penilaian diri (self-assessment checklist). Sementara itu, teknik seperti portofolio digital dan asesmen berbasis permainan jarang digunakan karena keterbatasan akses terhadap perangkat teknologi di kalangan siswa serta beban administrasi yang tinggi pada guru. Beberapa hambatan utama yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi keterbatasan dalam memberikan umpan balik yang konsisten, keterbatasan alat asesmen yang sesuai, serta ketidakkonsistenan dalam penerapan teknik asesmen. Meski menghadapi berbagai kendala, guru menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pentingnya teknik asesmen yang interaktif dan bermakna untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Teknik penilaian teman sebaya dinilai sebagai metode yang paling efektif dan praktis dalam konteks kelas, karena dapat mendorong kolaborasi dan komunikasi antar siswa secara langsung. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan dari pihak sekolah dan pengambil kebijakan dalam bentuk penyediaan fasilitas yang memadai, pengurangan beban administrasi, serta pelatihan profesional untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan teknik asesmen yang beragam dan adaptif. Dengan begitu, proses pembelajaran keterampilan berbicara pada anak usia dini dapat berlangsung lebih optimal dan berkontribusi pada peningkatan kemampuan komunikasi mereka sejak din

    Pendapat Ulama Kota Banjarmasin Terhadap Sedekah Online Secara Live Di aplikasi TikTok

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena sedekah online melalui fitur live di aplikasi TikTok. Sedekah yang dulunya dilakukan secara langsung kini bergeser ke media digital, yang memunculkan berbagai tanggapan dari kalangan ulama, khususnya mengenai keabsahan dan cara pelaksanaannya dalam perspektif syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan ulama Kota Banjarmasin terhadap sedekah online secara live di aplikasi TikTok serta alasan dan dasar hukum yang mendasarinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi, lokasi penelitian yang ada di Banjarmasin dengan tujuh orang ulama yang memiliki latar belakang keilmuan agama dan merupakan bagian dari MUI atau tokoh agama di Kota Banjarmasin. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan dua pendapat utama: pertama, sebagian ulama membolehkan sedekah online selama terpenuhi syarat-syarat syar’i seperti niat ikhlas, kejelasan akad, dan penyaluran kepada mustahik yang sah, dengan merujuk pada prinsip wakalah sebagai legitimasi perantara; kedua, sebagian ulama lain menolak praktik tersebut karena mengandung unsur gharar (ketidakjelasan), potensi riya’, serta belum adanya fatwa resmi yang mengatur, sehingga menimbulkan keraguan terhadap keabsahan dan adab pelaksanaannya. Alasan hukum penelitian ini didasari oleh perbedaan pandangan tersebut, yang berkaitan dengan ketentuan syariat tentang keabsahan sedekah, kejelasan pihak penyalur dan penerima, serta etika sosial dalam pelaksanaan ibadah maliyyah di era digital. Temuan ini penting untuk menentukan sejauh mana sedekah online sesuai atau bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum Isla

    Pengaruh Pengetahuan, Religiusitas, dan Sosial terhadap Keputusan Masyarakat Kecamatan Banjarmasin Barat dalam Menggunakan Produk Perbankan Syariah

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengetahuan, religiusitas, dan sosial yang merupakan diantara faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan masyarakat. Dalam konteks perbankan, keputusan masyarakat dalam menggunakan produk perbankan syariah merupakan unsur penting dan sangat diperlukan dalam memenangkan persaingan bisnis dan mempertahankan nasabah yang sudah ada. Kota Banjarmasin didominasi oleh masyarakat beragama Islam, sehingga memiliki keunikan tersendiri terhadap perilaku masyarakat dalam mengkonsumsi suatu produk dalam perbankan, begitu pula dengan keadaan geografis yang dapat mempengaruhi terhadap keputusan masyarakat dalam menggunakan produk perbankan syariah. Salah satu alasan masyarakat menggunakan produk perbankan syariah adalah setiap produknya akan selalu berlandaskan nilai-nilai islam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, religiusitas dan sosial terhadap keputusan masyarakat kecamatan Banjarmasin Barat dalam menggunakan produk perbankan syariah secara parsial dan simultan. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat sekecamatan Banjarrmasin Barat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik accidental sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat kecamatan Banjarrmasin Barat. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, secara parsial berdasarkan pada hasil uji t masing-masing variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat. Pengetahuan, religiusitas dan sosial berpengaruh terhadap keputusan masyarakat kecamatan Banjarmasin Barat dalam menggunakan produk perbankan syariah. Kedua, berdasarkan pada hasil uji F secara simultan pengetahuan, religiusitas dan sosial berpengaruh terhadap keputusan masyarakat kecamatan Banjarmasin Barat dalam menggunakan produk perbankan syariah

    Metode Dakwah Habib Ali Bin Abdurrahman Al Baity S.Pd dalam Mensyiarkan Islam pada Majelis Taklim Al Khuluqul Hasan Di Banjarmasin

    No full text
    Skripsi ini membahas metode dakwah yang diterapkan oleh Habib Ali bin Abdurrahman Al Baity S.Pd dalam mensyiarkan Islam di Majelis Taklim Al Khuluqul Hasan, Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode dakwah yang digunakan serta menganalisis penerapannya dalam membimbing jamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Ali menerapkan berbagai metode dakwah, di antaranya metode bil-hikmah, mau’izhah hasanah, dan mujadalah billati hiya ahsan. Beliau menggunakan pendekatan yang mudah dipahami dengan bahasa yang santun dan penyampaian yang menarik, termasuk melalui kesenian Islam seperti musik religi. Selain itu, kepeduliannya terhadap jamaah ditunjukkan dengan menyediakan fasilitas transportasi bagi mereka yang kesulitan menghadiri majelis. Keberhasilan beliau dalam mensyiarkan Islam pada Majelis Taklim Al Khuluqul Hasan Banjarmasin di dukung pada pemilihan metode yang sesuai dengan kebutuhan mad’u (penerima dakwah) serta pemanfaatan berbagai media, seperti ceramah langsung, platform digital, dan pendekatan sosial. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya inovasi dan fleksibilitas dalam metode dakwah untuk menarik lebih banyak jamaah serta meningkatkan efektivitas penyampaian ajaran Islam

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇