Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Resepsi Fungsional Terhadap Tradisi Ma`arak Kitab Suci Al-Qur`an dan Kitab Shahîh al-Bukhârî di Desa Wawai Kecamatan Batang Alai Selatan
Seiring berkembangnya zaman, masyarakat mengalami berbagai fenomena
tradisi dalam memperlakukan dan menghidupkan Al-Qur‘an, Seperti fenomena yang
terjadi pada tahun 2020, wabah yang melanda hampir seluruh penduduk dunia
terkena dampaknya yaitu virus corona (Covid 19). Ketika itu, di berbagai kampung
khususnya di Kecamatan Batang Alai Selatan tepatnya di Desa Wawai masyarakat
melakukan tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an dan kitab Shahîh al-Bukhârî dengan
tujuan menolak bala. Hal ini menandakan bahwa Al-Qur`an difungsikan dan
dijadikan wasîlah utama kemudian kitab Shahîh al-Bukhârî untuk menolak bala`.
Penulis tertarik untuk mengkaji fenomena tersebut baik dari segi pelaksanaan maupun
pemahaman masyarakat sehingga memberikan daya tarik tersendiri untuk dikaji
bagaimana masyarakat memfungsikan dan berinteraksi dengan Al-Qur`an.
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana
pelaksanaan tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an dan kitab Shahîh al-Bukhârî serta
bagaimana pemahaman masyarakat terhadap tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an
dan kitab Shahîh al-Bukhârî di Desa Wawai Kecamatan Batang Alai Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu peneliti
turun langsung ke lapangan sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk
mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian. Data yang diteliti diuraikan
secara mendalam, barulah data tersebut dapat dihasilkan secara akurat, sehingga
memudahkan peneliti untuk memahami dan menyimpulkan.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa
ketika terjadi bala` dan wabah yang berkepanjangan, masyarakat desa Wawai
melakukan tradisi ma`arak kitab suci Al-Qur`an dan kitab Shahîh al-Bukhârî dengan
tujuan menolak bala. Kemudian pemahaman masyarakat dari pelaksanaan tradisi ini
adalah mereka memandang kemuliaan serta keistimewaan dari kitab suci Al-Qur`an
dan kitab Shahîh al-Bukhârî sehingga masyarakat mempercayai berkat kemuliaan dan
perantara kedua kitab tersebut Allah jauhkan dari segala bala bencan
Implementasi Model Pembelajaran Inside and Outside Circle (IOC) terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di MIN 10 Barito Kuala
Kegiatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dapat menjadikan
peserta didik terlibat aktif dalam pembelajaran. Model pembelajaran Inside and
Outside Circle adalah salah satu model pembelajaran yang berpusat kepada siswa.
Pada model pembelajaran Inside and Outside Circle ini, peserta didik berdiskusi
bertukar informasi dengan teman-temannya dengan membentuk lingkaran dalam
dan lingkaran luar, sehingga siswa merasa dilibatkan secara langsung dalam
pembelajaran.
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model
pembelajaran Inside and Outside Circle terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV
mata pelajaran Pendidikan Pancasila di MIN 10 Barito Kuala, dan faktor
pendukung dan penghambat apa saja yang mempengaruhi implementasi model
pembelajaran Inside and Outside Circle terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV
mata pelajaran Pendidikan Pancasila di MIN 10 Barito Kuala.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini
adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV MIN 10 Barito Kuala. Teknik
pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis
data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan..
Pada implementasi model pembelajaran Inside and Outside Circle terdapat
tahapan yang dilakukan guru kelas IV yaitu separuh siswa membentuk lingkaran
kecil menghadap keluar, dan separuh lainnya membentuk lingkaran luar
menghadap ke dalam. Lingkaran dalam melakukan rotasi dan mendapatkan
pasangan, lalu siswa dari lingkaran dalam membagikan informasi kepada
pasangannya. Setelah itu, lingkaran luar melakukan rotasi untuk membentuk
pasangan baru, lalu giliran siswa dari lingkaran luar yang membagikan informasi,
dan proses ini diulang sebanyak 4 kali sebanyak pertanyaan pada LKPD. Aspek
keaktifan belajar siswa yang muncul saat implementasi model IOC yaitu turut serta
dalam melaksanakan tugas belajarnya terlibat dalam pemecahan masalah, bertanya
kepada siswa lain atau kepada guru apabila tidak memahami persoalan yang
dihadapinya dan melaksanakan diskusi kelompok sesuai dengan petunjuk guru.
Adapun faktor pendukung yaitu suasana pembelajaran menjadi interaktif, alokasi
waktu yang cukup dan siswa memahami materi dengan baik. Sedangkan faktor
penghambatnya yaitu ruang kelas yang sempit dan suasana kelas menjadi kurang
kondusif
Pengaruh Pendapatan Usaha Mikro terhadap Kesejahteraan Pedagang Perempuan di Pasar Terapung Lok Baintan
Penelitian ini dilatarbelakangi keingintahuan peneliti mengenai pengaruh
pendapatan usaha mikro terhadap kesejahteraan pedagang perempuan yang
berdagang di Pasar Terapung Lok Baintan. Keunikan pasar ini terletak pada peran
perempuan sebagai pelaku utama dalam aktivitas perdagangan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan
kuantitatif. Teknik pengambilan sampel secara probability sampling, yang
melibatkan 83 responden. Analisis data diterapkan melalui regresi sederhana
dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 22.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tidak ada pengaruh antara pendapatan
usaha mikro terhadap kesejahteraan pedagang perempuan di Pasar Terapung Lok
Baintan. Terlihat dari uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar 0,119 > daripada alpha
0,05, lalu nilai t hitung (1,547) yang lebih kecil daripada t tabel (1,663). Hal ini
berarti bahwa kesejahteraan tidak semata-mata bergantung kepada pendapatan,
namun juga dipengaruhi oleh faktor lainnya. Dalam ekonomi syariah, kesejahteraan
mencakup aspek materi dan non-materi, sehingga diperlukan pendekatan yang
menyeluruh dalam kebijakan ekonomi bagi pedagang perempuan di Pasar Terapung
Lok Baintan
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah dan Promosi Terhadap Minat Menggunakan Asuransi Jiwa Syariah pada Pengusaha Arang di Desa Ranggang dalam Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat risiko kerja yang cukup tinggi
serta minimnya pengetahuaun mengenai keuangan syariah bagi pengusaha
arang di Desa Ranggang Dalam, serta kurang termotivasinya akan kesadaran
pentingnya manfaat yang diberikan perusahaan asuransi apabila memiliki
asuransi jiwa syariah sebagai perlindungan jangka panjang. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh parsial dan simultan dari literasi
keuangan syariah dan promosi terhadap minat pengusaha arang untuk
menggunakan asuransi jiwa syariah.
Penelitian
ini
merupakan jenis penelitian lapangan dengan
menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dijadikan objek dalam
studi ini adalah para pengusaha arang yang berada di Desa Ranggang Dalam.
Dengan jumlah sebanyak 68 orang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan
teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran
kuesioner, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan
antara variabel literasi keuangan syariah dan promosi terhadap minat pengusaha
arang untuk menggunakan asuransi jiwa syariah di Desa Ranggang Dalam
Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut, hal tersebut dibuktikan dari hasil
analisis, imana setiap variable nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 dan pada nilai
uji parsial T hitung lebih besar dari T tabel. Berdasarkan hasil uji F menunjukkan
bahwa variabel literasi keuangan syariah dan promosi secara simultan
berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan asuransi jiwa syariah.
Berdasarkan tabel uji determinasi menunjukkan bahwa presentase pengaruh
variabel bebas (literasi keuangan syariah dan promosi) terhadap variabel terikat
(minat) adalah sebesar 54%, sedangkan sisanya yaitu 46% dipengaruhi oleh
variabel lain yang tidak dimasukan dalam variabel pada penelitian ini
Strategi Komunikasi Dakwah Guru Muhammad Arsyad Dalam Majelis Taklim Masjid Al-manar di Desa Pulau Sugara Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi dakwah Guru
Muhammad Arsyad dalam Majelis Taklim Masjid Al-Manar di Desa Pulau Sugara
Kabupaten Barito Kuala dalam menyampaikan pesan-pesan agama, selain
mengetahui strategi komunikasi dakwah juga mengetahui faktor pendukung dan
faktor penghambat.
Subjek dalam penelitian ini adalah Guru Muhammad Arsyad dan Jama’ah
Majelis Taklim Masjid Al-Manar dan objek penelitian adalah Strategi Komunikasi
Dakwah yang disampaikan oleh Guru Muhammad Arsyad. Berdasarkan dari hasil
penelitian ini dapat diketahui bahwa strategi komunikasi dakwah Guru
Muhammad Arsyad menggunakan strategi sentimentil (al-manhâj al-athifi)
melalui pemberian nasehat yang mengesankan, memanggil dengan kelembutan
serta strategi rasional (al-manhâj al-aqli) yang memfokuskan pada aspek akal
pikiran. Selain itu, strategi sensorik (al-manhaj al-hissi) juga digunakan melalui
ibadah shalat-shalat sunnah dan pembacaan syair-syair maulid.
Dalam
pelaksanaan komunikasi dakwahnya beliau melakukan perencanaan dengan
mempelajari isi kitab, menyampaikan pesan dakwah sesuai dengan kitab yang
telah dipelajari, dan mengevaluasi setelah selesai majelis taklim selesai.
Faktor pendukung Guru Muhammad Arsyad dalam menyampaikan pesan
pesan agama memiliki kepribadian yang baik dan mempunyai wawasan agama
yang luas, respon masyarakat Pulau Sugara yang luar biasa. Faktor Penghambat
Guru Muhammad Arsyad adalah pada kurangnya jama’ah memiliki kitab yang
dikaji dan keberadaan anak-anak sering bermain di lingkungan Masjid menjadi
kurangnya fokus jama’ah mendengarkan pesan dakwah yang disampaikan
Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Kegiatan Pencak Silat PSHT di Desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut
Pendidikan memiliki peranan penting dalam kehidupan, terutama bagi
umat Islam. Dalam pandangan Islam, pendidikan merupakan sarana utama untuk
mencapai tujuan hidup yang diridai Allah SWT melalui penguasaan ilmu agama
maupun umum. Di era globalisasi, lembaga pendidikan dituntut menanamkan
nilai-nilai religius untuk mencetak generasi unggul. Salah satu alternatif
pendidikan nonformal yang relevan adalah pencak silat, karena tidak hanya
mengajarkan bela diri, tetapi juga membentuk karakter berdasarkan nilai-nilai
Islam seperti taqwa, tanggung jawab, dan disiplin.
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam
kegiatan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Batu
Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, serta mengidentifikasi
faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Islam dalam
kegiatan tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan
kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua pelatih dan lima siswa PSHT,
sementara objeknya adalah nilai-nilai pendidikan Islam dalam kegiatan pencak
silat PSHT. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan PSHT mengandung nilai
nilai tauhid yang ditanamkan melalui ceramah keagamaan, nilai ibadah melalui
pembiasaan doa dan salat, serta nilai akhlak melalui sikap sopan santun dan rasa
persaudaraan. Faktor pendukung pelaksanaan pendidikan Islam meliputi niat
kuat peserta, profesionalitas pelatih, lingkungan latihan yang kondusif, dan
dukungan orang tua. Adapun hambatannya mencakup kurangnya niat peserta,
keterbatasan waktu, sarana, dan biaya
Using Multimodal Text in Teaching English: A Case Study
This research aims to find out how teacher’s use multimodal texts in English
language learning and the challenges faced during the process. This research used
a qualitative approach with a case study method conducted at MAN 1 Banjarmasin,
specifically in class XI Advanced Level 3. Data was collected through observation
and interview of one teacher and six students. The results showed that the teacher
used various multimodal text such as YouTube videos, Students’ worksheet,
WhatsApp, and Google Form to improve students' understanding of English
materials. Although their use proved effective in increasing students' motivation
and engagement, teacher faced several challenges, such as limited technology
facilities, unstable internet networks, and suboptimal digital skills. On the students'
side, challenges include a lack of interest in uninteresting videos and distraction
when using digital devices. Therefore, adequate facility supports and technology
training for teachers are needed to optimize multimodal text-based learning
Corak Penafsiran Tok Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat Terhadap Surah Al-Wâqi’ah Ayat 1-10.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji corak penafsiran Tok Guru Nik
Abdul Aziz Nik Mat terhadap Surah Al-Wâqi’ah ayat 1–10. Tokoh ini
merupakan ulama dan tokoh masyarakat dari Kelantan, Malaysia, yang terkenal
dengan pendekatan dakwahnya melalui tafsir Al-Qur’an yang menyentuh aspek
spiritual, sosial, dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode studi pustaka (library research) terhadap karya tafsir Tok Guru
Nik Mat yang relevan.
Hasil Penelitian, Beliau juga menggunakan pendekatan tafsir maudhu’I
(tematik) dan tafsir bi al-ma’thūr (berasaskan riwayat), disulami dengan gaya
bahasa dakwah yang mudah difahami oleh masyarakat awam. Tafsiran beliau
bukan sekadar akademik, tetapi berfungsi sebagai alat membina keinsafan dan
menanam nilai-nilai Islam dalam kehidupan seharian. Secara keseluruhannya,
corak penafsiran Tok Guru adalah berorientasikan kerohanian, dakwah dan
kebajikan umat, menjadikan tafsirannya relevan serta berimpak tinggi dalam
menyedarkan masyarakat tentang hakikat kehidupan dan hari pembalasan.
Beliau menekankan bahawa ayat 1-10 Surah Al-Wâqi’ah menggambarkan
kedahsyatan Hari Kiamat dan membahagikan manusia kepada tiga
golongan:golongan kanan, kiri dan orang yang paling awal beriman (as-sabiqun).
Penafsiran beliau sering dikaitkan dengan kepentingan iman dan amal sebagai
bekalan akhirat
Strategi Pembelajaran Guru Akidah Akhlak dalam Upaya Meningkatkan Sikap Religius Siswa di MI TPI Keramat Banjarmasin
Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam membentuk generasi
yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Tanpa
penanaman pendidikan karakter yang kuat dan berkelanjutan, anak-anak berisiko
kehilangan identitas, mengalami degradasi moral, dan menjauh dari nilai-nilai
spiritual. Pembelajaran Akidah Akhlak di MI TPI Keramat Banjarmasin menjadi
sarana strategis dalam menanamkan nilai-nilai religius melalui pembiasaan,
pemahaman, dan keteladanan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran guru
Akidah Akhlak dalam upaya meningkatkan sikap religius siswa dan mengetahui
faktor pendukung serta penghambat dalam upaya meningkatkan sikap religius
siswa di MI TPI Keramat Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan metode kualitatif
deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah guru Akidah Akhlak kelas III, kepala
madrasah, dan siswa kelas III. Sedangkan objeknya yaitu strategi pembelajaran
guru Akidah Akhlak dalam upaya meningkatkan sikap religius siswa. Teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis
data yakni reduksi, penyajian data, dan verifikasi. Keabsahan data melalui
triangulasi dan penggunaan bahan referensi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru Akidah
Akhlak kelas III menggunakan beberapa strategi, seperti strategi pembelajaran
ekspositori, strategi pembelajaran kooperatif, strategi pembelajaran afektif, dan
strategi pembelajaran kontekstual. Faktor pendukung dari penerapan strategi
berupa; kompetensi guru, motivasi dan kesadaran siswa, sarana prasarana yang
memadai serta dukungan keluarga dan lingkungan sekolah. Adapun faktor
penghambat; terbatasnya waktu pembelajaran, minimnya media pembelajaran
interaktif dan pengaruh negatif media sosial
Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Indeks Card Match Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Mata Pelajaran Akidah Akhlak MI Negeri 9 Hulu Sungai Selatan
Pendidikan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas manusia.
Ini berarti memberi orang kesempatan untuk mengembangkan semua
potensi mereka sehingga mereka menjadi orang yang cerdas dan berakhlak
serta memiliki keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat dan diri
mereka sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi
pembelajaran Indeks Card Match terhadap hasil belajar Akidah Akhlak.
Nilai peserta didik kelas III MI Negeri 9 Hulu Sungai Selatan masih
tergolong rendah khususnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak, dari 31
Peserta didik didapatkan 19 atau 61, 29 % yang mendapatkan nilai kurang
dari KKM dan 12 atau 38,71 % peserta didik yang mendapatkan nilai di
atas KKM. Strategi pembelajaran yang dibawakan oleh guru masih sering
menggunakan strategi pembelajaran konvensional, hal ini menyebabkan
peserta didik menjadi monoton,kurang perhatian terhadap pembelajaran
dan peserta didik asik dengan dunianya sendiri hingga menyebabkan nilai
peserta didik rendah.
Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian eksperimen dan
pendekatan kuantitatif. Desain eksperimen kuasi yang digunakan adalah
desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini
sebanyak 31 orang, dengan kelas III A sebanyak 16 orang sebagai kelas
kontrol dan kelas III B sebanyak 15 orang sebagai kelas eksperimen.
Teknik pengumpulan data pada penelitian terdiri dari tes tertulis dan
dokumentasi. Tes dilakukan dengan menggunakan 20 soal, yang telah
dilakukan uji ahli, uji validitas dan uji reliabilitas. Dan teknik pengolahan
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji
homogenitas dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Indeks
Card Match berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Hasil belajar
peserta didik sebelum menggunakan Strategi Pembelajaran Indeks Card
Match adalah III A 57,81 dan untuk kelas III B 45,67. Dan setelah
menggunakan Strategi pembelajaran Indeks Card Match mendapat nilai
77,00 dan untuk kelas yang tidak diberikan strategi pembeljaran Indeks Card Match sebesar 56,56. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan
hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan pada pelaksanaan
strategi pembelajaran Indek Card Match. Dengan nilai signifikansi
sebesar 0.000, yang berada di bawah ambang batas 0.05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Indeks
Card Match memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar
peserta didik. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan, diperoleh nilai
signifikansi sebesar 0.000, yang lebih kecil dari batas signifikan 0.05.
Dengan demikian, hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁)
diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang nyata dari penerapan strategi
pembelajaran Indeks Card Match terhadap peningkatan hasil belajar
peserta didik dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas III MI Negeri
9 Hulu Sungai Selatan