Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Manajemen Stres Perspektif Tafsir Al-Qur'an (Studi Atas Penafsiran Jalaluddin Rakhmat Dalam Buku Tafsir Kebahagiaan)

    No full text
    Manajemen stres merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan modernyangpenuhdengantekananemosional,sosial,danspiritual. Dalam konteks Islam, Al-Qur'an sering dijadikan rujukan utama untuk menemukan solusi terhadap masalah kehidupan, termasuk stres. Penafsiran Jalaluddin Rakhmat dalam buku Tafsir Kebahagiaan memberikan wawasan yang unik tentang bagaimana Al-Qur'an menawarkan metodepraktis untuk mengelola stres. Kajian ini berfokus pada penafsiran Rakhmat dalam mengaitkan konsep kebahagiaan dan manajemen stres berdasarkan tafsir Al-Qur'an. Masalah yang akan penulis teliti adalah Ayat apa saja terkait manajemen stres dalam Ayat-ayat Al-Qur’an? Bagaimana penafsiran Jalaluddin Rakhmat terhadap ayat-ayat Al-Qur’an tentang manajemen stres?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari buku Tafsir Kebahagiaan karya Jalaluddin Rakhmat dan sumber literatur terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi untuk memahami dan menginterpretasikan pemikiran Rakhmat tentang manajemen stres berdasarkan tafsir Al-Qur'an. Langkah-langkah penelitian meliputi identifikasi konsep-konsep utama, penelaahan ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan, dan analisis relevansinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jalaluddin Rakhmat menekankan pentingnya pemahaman spiritual dan pengendalian diri sebagai inti dari manajemen stres. Berdasarkan tafsir Al-Qur'an, strategi yang diusulkan mencakup dzikir dan kesadaran ilahiah untuk memberikan ketenangan batin, penerimaan takdir dengan keyakinan terhadap qadha dan qadar, silaturahmi serta dukungan sosial untuk mengurangi beban psikologis, kebersyukuran sebagai cara meningkatkan kebahagiaan, dan tazkiyatun nafs melalui introspeksi diri serta peningkatan kualitas spiritual. Dalam konteks kehidupan modern, konsep-konsep ini menawarkan pendekatan holistik yang mencakup aspek spiritual, emosional, dan sosial dalam pengelolaan stres. Buku Tafsir Kebahagiaan tidak hanya memberikan landasan teologis, tetapi juga panduan praktis yang dapat diadaptasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penafsiran Jalaluddin Rakhmat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teori manajemen stres dari perspektif Islam, serta diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, praktisi, dan masyarakat umum untuk memahami serta mengaplikasikan prinsip-prinsip manajemen stres berbasis Al-Qur'a

    Kegiatan Komitmen Kebangsaan

    No full text

    Perbedaan I’râb Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Perubahan Makna

    No full text
    Al-Qur’an sebagai teks suci berbahasa Arab memerluka pemahaman gramatikal untuk menghindari kesalahan pemaknaan. Salah satu aspek penting dalam kajian linguistik al-Qur’an adalah i’râb, yaitu perubahan gramatikal pada akhir kata akibat masuknya ‘âmil tertentu. Perbedaan i’râb dapat melahirkan variasi makna dan menimbukan perbedaan dalam penafsiran ayat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk variasi i’râb dalam beberapa ayat al-Qur'an serta implikasinya terhadap perubahan makna. Fokus penelitian diarahkan pada analisis lima ayat, yaitu Surah Ali-‘Imran ayat 7, An-Nur ayat 4, An Naml ayat 24-25, Al-Maidah ayat 6, dan Az-Zukhruf ayat 88. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan i’râb memiliki dampak signifikan terhadap pemaknaan ayat. Sebagaimana ayat-ayat yang diteliti pada penelitian ini. Seperti pada surah Âli-‘Imrân ayat 7, perbedaan posisi gramatikal kata al-Râsikhûna fî al-‘Ilm menimbulkan dua makna yang berbeda tentang siapa yang mengetahui takwil ayat-ayat mutasyâbih. Demikian pula, pada ayat lainnya, perbedaan i’râb mempengaruhi pemahaman hukum, makna semantik, hingga implikasi fiqhiyah. Penelitian ini menegaskan pentingnya analisis i’râb dalam mendalami tafsir al-Qur’an secara mendalam dan presis

    Penggunaan Media Pembelajaran PowerPoint dan Film Pendek dalam Meningkatkan Minat Belajar Akidah Akhlak Siswa Kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Banjarmasin

    No full text
    Era modernisasi membawa perkembangan teknologi digital yang merubah paradigma pembelajaran. Kini, berbagai perangkat digital telah tersedia untuk pendidikan. Penggunaan media pembelajaran PowerPoint dan film pendek dapat membuat pembelajaran lebih relevan, efektif, dan menarik bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran digital dalam pembelajaran Akidah Akhlak, mengetahui hambatan yang muncul, mencari solusi dari hambatan tersebut, serta mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran PowerPoint dan film pendek dalam meningkatkan minat belajar Akidah Akhlak peserta didik kelas XII. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan metode penelitian campuran (mixed methotd) dengan model penelitian eksplaratory sequential design. Subjek penelitian adalah guru Akidah Akhlak dan peserta didik kelas XII di MAN 2 Kota Banjarmasin. Penelitian ini melibatkan 63 orang peserta didik yang diambil dari kelas XII F (kelas kontrol) dan kelas XII G (kelas eksperimen) serta 1 orang guru Akidah Akhlak. Metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi dan angket minat belajar. Uji hipotesis (t-test) menyatakan bahwa minat kelas kontol dan minat kelas eksperimen dengan nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,000 yaitu nilai sig 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hambatan dalam penggunaan media pembelajaran PowerPoint dan film pendek seperti beberapa fasilitas yang tidak berfungsi. Solusi meliputi menggunakan laboraturium bahasa dan membangun kelas digital. Penggunaan media pembelajaran PowerPoint dan film pendek dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dalam Akidah Akhlak hal ini ditunjukkan dengan hasil angket minat belajar kelas eksperimen sebesar 80,13 % dengan kategori “tinggi

    Implementasi Metode Ummi dalam Pembelajaran Tahsinul Qur’an di Rumah Tahfidz Al-Haramain Kelurahan Telawang Kota Banjarmasin

    No full text
    Latar Belakang Masalah penulisan skripsi ini adalah penerapan metode pembelajaran tahsin Al-Qur’an melalui metode Ummi, yang merupakan cara membaca Al-Qur’an dengan langsung menerapkan bacaan tartil sesuai dengan kaidah tajwid. Rumah Tahfidz Al-Haramain adalah sebuah lembaga pendidikan Al Qur’an di Banjarmasin yang telah mengimplementasikan metode Ummi. Upaya ini dilakukan untuk membekali santri agar menjadi generasi penerus yang teguh pada ajaran Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan metode ummi, serta Faktor Pendukung dan Penghambat Metode Ummi dalam Pembelajaran Tahsinul Qur’an di Rumah Tahfidz Al-Haramain Kelurahan Telawang Kota Banjarmasin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 1 Ustadz, 1 Ustadzah, dan 5 santri, sedangkan objeknya adalah implementasi metode Ummi dalam pembelajaran tahsin Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data dilakukan melalui editing, klasifikasi, dan interpretasi. Hasil Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode Ummi dalam pembelajaran tahsin Al-Qur’an berjalan efektif dengan pendekatan direct method, repetisi, dan kasih sayang terhadap santri. Pendekatan ini memudahkan guru dalam mengamati kemampuan dan perkembangan setiap santri dalam membaca Al-Qur’an dengan benar. Penerapan metode Ummi mencakup berbagai kegiatan, yaitu kegiatan awal, inti, dan akhir yang sesuai dengan pedoman Ummi. Rumah Tahfidz Al-Haramain memiliki tenaga pengajar yang profesional dan menguasai metode Ummi dalam pembelajaran tahsin Al Qur’an. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan metode Ummi meliputi siswa, situasi dan kondisi, fasilitas yang memadai, serta tenaga pendidik. Sementara itu, faktor penghambat terdiri dari variasi kemampuan anak, kurangnya pengawasan dari orang tua, dan keterbatasan ruang untuk kegiatan pembelajara

    Analisis Perspektif Mahasiswa Terhadap Hukum Transaksi Jual Beli Online Aplikasi Shopee (Studi Kasus Kebiasaan Pada Mahasiswa Prodi PAI FTK UIN Antasari Banjarmasin)

    No full text
    Fenomena jual beli online semakin marak di kalangan mahasiswa, terutama melalui platform seperti Shopee. Kemudahan dalam bertransaksi menghadirkan berbagai keuntungan, namun juga menimbulkan persoalan fiqih muamalah, seperti keabsahan akad, ketidakjelasan barang, serta potensi unsur riba dan gharar. Meskipun Islam membolehkan jual beli selama memenuhi rukun dan syaratnya, belum ada kajian mendalam yang menilai apakah praktik transaksi online ini sepenuhnya sesuai dengan prinsip fiqih muamalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebiasaan mahasiswa Prodi PAI FTK UIN Antasari Banjarmasin dalam melakukan transaksi jual beli online melalui aplikasi Shopee, mendeskripsikan pandangan mereka terhadap transaksi tersebut, serta menganalisisnya dari perspektif fiqih muamalah. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam, konsentrasi fiqih, Angkatan 2021. Sedangkan objek penelitian ini adalah transaksi jual beli online melalui aplikasi Shopee, dengan fokus pada kebiasaan, pandangan, dan kesesuaian transaksi tersebut dengan perspektif fiqih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi jual beli online di Shopee telah menjadi bagian dari kebiasaan mahasiswa Prodi PAI FTK UIN Antasari Banjarmasin sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kesadaran fiqih muamalah. Selain itu, penelitian ini mengungkap bahwa transaksi online memiliki aspek yang sesuai dan tidak sesuai dengan fiqih muamalah. Transaksi jual beli online melalui Shopee dapat dianggap sah selama memenuhi rukun dan syaratny

    تحليل الدلالة في مقال "العلاقة الديالكتيكية بين المكان والفضاء"لمجلة الجديد العربية = Analisis semantik dalam artiker berjudul “Hubungan Dialektika antara Tempat dan Ruang” dalam majalah al-jadeed berbahasa Arab

    No full text
    Dalam kajian linguistik, analisis semantik berperan penting untuk memahami pesan, ide, dan gagasan yang ada dalam sebuah teks. Dengan pendekatan semantik, peneliti dapat menelusuri makna tersembunyi, hubungan antara kata – kata, serta struktur makna yang membentuk isi suatu wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna – makna semantik dalam artikel berjual “Hubungan Dialektika antara tempat dan Ruang” yang diterbitkan dalam majalah Al – Jadeed berbahasa Arab. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknk analisis isi (Content Analysis). Peneletian ini memfokus diri pada bagiamana makna – makna tersebut saling berhubungan, makna tersirat yang muncul, dan bagaimana struktur semantik membentuk pemahaman pembaca terhadap konsep “Tempat” dan “Ruang” dari sudut pandang filsafat dan bahasa. Penelitian ini menyoroti perkembangan teknologi dalam media massa, khususnya peralihan dari media cetak ke media digital, serta kemunculan majalah majalah digital yang secara bertahap mulai menggantikan majalah tradisional. Fokus utama penelitian ini adalah analisis semantik terhadap artikel berjudul "Hubungan Dialektika antara Tempat dan Ruang" yang diterbitkan dalam majalah Al-Jadeed, menggunakan pendekatan ilmu semantik (ilmu makna) untuk menganalisis makna leksikal dan kontekstual, termasuk sinonim dan hubungan makna antar kosakata. Artikel tersebut memuat kosakata kontemporer dengan istilah-istilah baru dari berbagai bidang seperti: filsafat, geografi, sastra, media, politik, industri, produksi, gaya hidup, psikologi, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artikel ini menyajikan struktur makna yang mendalam dan kompleks yang menggambarkan kemampuan bahasa Arab dalam mengekspresikan konsep konsep abstrak dan ide-ide filosofis dengan ketepatan dan keindahan bahasa. Hasil juga menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam artikel tersebut mencerminkan perkembangan pemikiran Arab kontemporer, serta mencakup istilah-istilah modern yang digunakan secara kontekstual untuk mendukung pesan intelektual dan budaya dalam tek

    Dinamika Penafsîran Fî Sabîlillâh dalam Konteks Zakat menurut Tafsîr Ath-Thabarî, Fakhruddin Ar-Râzî dan Hamkâ

    No full text
    Zakat merupakan salah satu pilar utama dalam Islam yang memiliki peran sentral dalam pemerataan kesejahteraan umat. Salah satu kategori penerima zakat yang disebutkan dalam Surah at-Taubah ayat 60 adalah fî Sabîlillâh (di jalan Allah), fî Sabîlillâh dalam konteks zakat telah mengalami perkembangan dalam berbagai tafsîr dari periode klasik hingga modern. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kesinambungan dan perubahan fî Sabîlillâh dalam konteks zakat sebagaimana ditafsirkan dalam tiga periode tafsîr utama: klasik (ath-Thabarî), pertengahan (Fakhruddin ar-Râzî), dan modern (Hamkâ). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka (library research), mengkaji berbagai kitab tafsîr dan literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian, Dinamika penafsîran fî Sabîlillâh dalam konteks zakat, berdasarkan kesinambungan dan perubahan antara ketiga kitab tafsīr yaitu, Jâmiʿ al-Bayân fi Taʾwîl Ây al-Qurʾân, al-Tafsîr al-Kabîr wa Mafâtîh al-Ghaib, dan al Azhâr. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kitab tafsīr Jâmiʿ al-Bayân fi Taʾwîl Ây al-Qurʾân, pemahaman klasik lebih banyak menekankan penggunaan zakat sebagai jihad fisik dan peperangan melawan orang kafir. Ini menunjukkan bahwa penggunaan zakat untuk keperluan perang dan pertahanan Islam, mencerminkan konteks historis dan tantangan yang dihadapi umat Islam pada masa itu. Manakala di dalam kitab al-Tafsîr al-Kabîr wa Mafâtîh al-Ghaib pula, memperluaskan fî Sabîlillâh dalam konteks zakat dari sekadar jihad fisik menjadi berbagai amal yang mendukung agama, seperti membina masjid dan menyediakan kebutuhan orang miskin. Hal ini, menunjukkan bahwa zakat dapat digunakan untuk berbagai tujuan yang bermanfaat bagi masyarakat, mencerminkan pemahaman yang lebih inklusif. Sedangkan, kitab tafsīr al-Azhâr mengambil langkah lebih jauh dengan menyesuaikan interpretasi fî Sabîlillâh sesuai dengan perubahan zaman. Tafsîr ini menekankan bahwa zakat tidak hanya digunakan untuk jihad, tetapi juga untuk pembangunan sosial, pendidikan, dan dakwah. Dalam konteks ini, ulama yang mengabdikan diri untuk ilmu pengetahuan dan memimpi masyarakat berhak menerima zakat, terlepas dari status ekonomi mereka. Ini menunjukkan peran penting ulama dalam masyarakat Islam dan relevansi zakat dalam konteks modern. Secara keseluruhan, kesinambungan dan perubahan fî Sabîlillâh dari tafsîr klasik hingga modern menunjukkan bahwa Islam memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan zakat sesuai dengan kebutuhan umat. Oleh karna itu, pemahaman zakat yang lebih luas dan kontekstual dapat membantu meningkatkan kesejahteraan umat Islam secara lebih efekti

    Integritas Perempuan di Ruang Publik dalam Perspektif Al-Qur’an

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep integritas perempuan di ruang publik berdasarkan perspektif al-Qur’an. Dalam konteks sosial modern, perempuan muslimah semakin aktif berperan sektor kehidupan, seperti pendidikan, ekonomi dan politik. Namun, kebebasan tersebut perlu dijalankan sesuai dengan koridor etika dan ajaran Islam agar kehormatan diri tetap terjaga. Penelitian ini merupakan studi pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui metode tafsir tematik (maudhû’i) yaitu menghimpun dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan integritas perempuan di ruang publik. Fokus kajian mencakup aspek ucapan, perilaku atau tindakan dan argumen penguat yang digambarkan dalam kisah-kisah perempuan dalam Al-Qur’an yang tampil di ruang publik. Sumber utama penelitian ini adalah Al-Qur’an yang dianalisis menggunakan rujukan tafsir klasik seperti Tafsîr al-Thabarî, al-Qurthûbî, Ibn Katsîr, dan al-Sya’râwî, serta tafsir kontemporer seperti Tafsîr al-Munîr. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak melarang perempuan tampil dan berperan di ruang publik, tetapi memberikan pedoman agar kehormatan tetap terjaga. Integritas perempuan tercemin dalam ucapan yang terjaga, perilaku atau tindakan yang sopan, serta kesadaran akan batasan interaksi dengan lawan jenis. Dengan demikian, partisipasi perempuab dalam ruang publik menjadi bentuk kontribusi positif selama tetap berada dalam bingkai adab dan syariat Islam

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇