Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi Kerja Tenaga Kependidikan (Studi Kasus di MA Raudhatusysyubban Sungai Tabuk Kabupaten Banjar)
Pemanfaatan teknologi informasi (TI) dalam bidang administrasi
pendidikan merupakan tuntutan krusial guna mendukung profesionalisme serta
kinerja tenaga kependidikan. Namun, implementasi di lapangan sering menghadapi
kendala teknis dan keterbatasan keterampilan pengguna. Kondisi tersebut juga
ditemukan di MA Raudhatusysyubban Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, sehingga
diperlukan kajian mendalam terkait hal ini. Penelitian ini bertujuan
mendeskripsikan secara komprehensif bagaimana pemanfaatan teknologi informasi
dilakukan serta kontribusinya dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
tenaga kependidikan pada madrasah tersebut.
Landasan teori merujuk pada konsep Peter F. Drucker mengenai efektivitas
(doing the right things) dan efisiensi (doing things right). Efektivitas berfokus pada
kualitas hasil kerja , sedangkan efisiensi menekankan optimalisasi sumber daya.
Fokus kajian diarahkan pada tiga platform utama manajerial Kementerian Agama,
yaitu EMIS, SIMPATIKA, dan e-RKAM.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis
penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam
dengan tenaga kependidikan dan kepala madrasah, serta dokumentasi administrasi
digital. Analisis data dilaksanakan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diuji melalui kredibilitas,
transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi
meningkatkan efektivitas kerja melalui akurasi, keteraturan alur administrasi, dan
validitas data yang didukung verifikasi digital sehingga meminimalkan kesalahan
administrasi. Efisiensi kerja tercapai melalui percepatan penyusunan laporan,
penghematan waktu, serta pengurangan pekerjaan manual dan penggunaan kertas.
Kendala yang muncul berupa gangguan jaringan dan perbedaan kemampuan teknis
operator, namun hambatan tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi kerja dan
pembelajaran mandiri. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi informasi
berkontribusi dalam memperkuat tata kelola administrasi madrasah secara lebih
efektif
Implementasi Program Kerja Literasi Budaya “Tahukah Kula?” di Pawadahan Nanang Galuh Banjarbaru
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya yang
berfungsi sebagai identitas kolektif yang menyatukan masyarakat di berbagai
daerah. Namun, pada kenyataannya literasi budaya di masyarakat masih belum
terimplementasi dengan baik, yang ditunjukkan oleh masih banyaknya generasi
muda serta sebagian masyarakat yang belum mengenal dan memahami budaya
daerahnya sendiri. Lahirnya Program Kerja Literasi Budaya “Tahukah Kula?” yang
diinisiasi oleh Pawadahan Nanang Galuh Banjarbaru merupakan upaya untuk
memperkenalkan kebudayaan Banjar melalui media sosial. Program ini disusun
berdasarkan tujuh unsur kebudayaan sehingga penyajian literasi budaya lebih
terarah, variatif, dan menyeluruh.
Fokus penelitian ini adalah implementasi Program Kerja Literasi Budaya
“Tahukah Kula?” di Pawadahan Nanang Galuh Banjarbaru. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui implementasi Program Kerja Literasi Budaya “Tahukah Kula?”
di Pawadahan Nanang Galuh Banjarbaru.
Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, serta
dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program dilakukan
melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan
dilaksanakan melalui rapat kerja program yang memuat perencanaan bentuk dan
konsep program, latar belakang dan tujuan program, pihak yang terlibat, media
pelaksanaan, penjadwalan program, dan mekanisme kerja. Tahap pelaksanaan
memuat pengumpulan materi, penyusunan dan pengolahan materi, perancangan
filosofi visual dan produksi konten, serta publikasi konten. Tahap evaluasi
dilakukan melalui pengamatan terhadap respons awal masyarakat terhadap konten
yang dipublikasikan, hasil evaluasi juga mendapati kendala berupa padatnya
agenda organisasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan keterbatasan waktu
penyuntingan konten. Untuk mengatasi kendala tersebut, Pawadahan Nanang
Galuh Banjarbaru menerapkan solusi berupa pemberian waktu yang lebih longgar
dalam penyiapan materi serta penyeragaman tenggat waktu pengumpulan materi
sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program
فعالية طريقة التدريبات في تعليم المفردات لترقية كفاءة كتابة الكلمات لدى طلبة الصف السابع من مدرسة دار الدعوة والإرشاد الكوثر المتوسطة الإسلامية بجزيرة كراسيان منطقة كوتابارو = Efektivitas Drills Method Pada Pembelajaran Mufradat Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Kata Pada Siswa Kelas VII Di MTs DDI Al-Kautsar Pulau Kerasian Kabupaten Kotabaru
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan siswa dalam ketepatan penulisan huruf dan penguasaan kosakata. Tujuan dari Penelitian ini adalah mengetahui efektivitas metode drill dalam meningkatkan keterampilan menulis mufradat bahasa Arab siswa kelas VII MTs Darul Dakwah wal Irsyad Al-Kautsar Pulau Kerasian, Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi Experiment Design) melibatkan kelas eksperimen dan kontrol, dengan pengumpulan data melalui pretest–posttest serta analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa:1) Proses pembelajaran mufradat dengan menggunakan metode drill di MTs Darul Dakwah wal Irsyad Al-Kautsar Pulau Kerasian berlangsung sistematis melalui tahapan motivasi, tujuan, latihan pengucapan, penulisan ulang, dan koreksi berulang. 2) Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 35,38 menjadi 65,77, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 61,60, dengan distribusi kemampuan siswa didominasi kategori baik hingga sangat baik. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelas (Sig. < 0,001). Dengan demikian, hipotesis alternatif (Hₐ) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak. Hal ini membuktikan bahwa metode drill efektif meningkatkan keterampilan menulis mufradat, dibuktikan oleh peningkatan nilai, kualitas kemampuan siswa, dan hasil analisis statistik, sehingga direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran bahasa Arab di tingkat madrasah tsanawiya
Pembelajaran Akidah dengan Menggunakan Kitab Al-Hushun Al-Hamidiyyah di MAN PK-MAN 4 Banjar
Dalam pendidikan Agama Islam, akidah merupakan salah satu ilmu yang
sangat penting untuk dipelajari karena memuat pokok-pokok keyakinan yang
wajib diyakini oleh umat Islam. Pembentukan akidah perlu ditanamkan sejak usia
dini melalui pembelajaran yang berkelanjutan, baik di lingkungan keluarga
maupun sekolah. Di sekolah, pendidik mengajarkan ilmu akidah melalui buku
maupun Kitab. Di MAN 4 Banjar, khususnya MAN PK, menyelenggarakan
pembelajaran akidah menggunakan Kitab Al-Hushun Al-Hamidiyyah sebagai
sarana untuk memudahkan peserta didik dalam memahami dan mengamalkan
ajaran akidah dalam kesehariannya.
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui, menganalisis serta
mendeskripsikan pembelajaran akidah dengan menggunakan Kitab Al-Hushun AlHamidiyyah di MAN PK MAN 4 Banjar, yang meliputi tahap perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang
menjadi pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field
research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi di MAN 4 Banjar terkait pembelajaran
akidah dengan menggunakan Kitab Al-Hushun Al-Hamidiyyah di kelas 12 MAN
PK Puteri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara sistematis untuk
memperoleh gambaran yang komprehensif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran akidah dengan
menggunakan Kitab Al-Hushun Al-Hamidiyyah di kelas 12 MAN PK Puteri MAN
4 Banjar telah berlangsung dengan baik melalui tahapan perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran ini didukung oleh kompetensi pengajar,
penerapan langkah-langkah serta metode pembelajaran yang tepat, dan
ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Meskipun demikian, masih
terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi agar proses pembelajaran dapat
berjalan lebih efektif, di antaranya perbedaan tingkat penguasaan bahasa Arab
pada masing-masing santriwati serta kurangnya kedisiplinan waktu pada sebagian
santriwat
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Game Edukasi Wordwall terhadap Kemampuan komunikasi Matematis Siswa SMAN 5 Banjarbaru pada Materi Perbandingan Trigonometri
Kemampuan komunikasi matematis siswa masih tergolong rendah
dikarenakan adanya anggapan matematika sulit dipelajari sehingga kurang
disenangi siswa. Selain itu, pembelajaran yang didominasi metode konvensional
mengakibatkan interaksi antar siswa relatif kurang dan kesempatan untuk melatih
kemampuan komunikasi matematis belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui : (1) kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas eksperimen,
(2) Keterlaksanaan pembelajaran matematika di kelas eksperimen, (3) Efektivitas
model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) berbantuan
game edukasi wordwall terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada
materi perbandingan trigonometri.
Penelitian dilaksanakan di SMAN 5 Banjarbaru dengan pendekatan
kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan
desain penelitiannya menggunakan jenis nonequivalent control group design.
Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik non-probability sampling jenis
purposive sampling, sehingga diperoleh sampel kelas X-2 berjumlah 34 orang
sebagai kelas eksperimen dan kelas X-3 berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol.
Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji
hipotesis.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa : (1) Kemampuan
komunikasi matematis siswa di kelas eksperimen memperoleh rata-rata nilai 80,83
dan masuk pada kategori baik, (2) keterlaksanaan pembelajaran matematika di
kelas ekperimen berada pada kategori sangat baik yakni 100%, (3) penggunaan
model teams games tournament (TGT) berbantuan game edukasi wordwall efektif
terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas X SMAN 5
Banjarbaru pada materi perbandingan trigonometri
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya hasil belajar
siswa kelas IV SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin dalam pembelajaran
Pendidikan Pancasila. Rendahnya hasil belajar tersebut terlihat dari pretest dan
banyaknya siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minal serta kurangnya
pemahaman siswa terhadap materi pendidikan pancasila. Salah satu upaya yang
dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan
model pembelajaran yang tepat. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe
snowball throwing diduga mampu meningkatkan hasil belajar siswa, karena
melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan bertanya, berdiskusi, dan kerja
sama dalam kelompok.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar
siswa dalam pembelajaran pendidikan pancasila, serta menganalisis pengaruh
penerapan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap hasil
belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila di kelas IV SD
Muhammadiyah 9 Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu
(quasi experimental) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek
dalam penelitian ini adalah peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan
tes hasil belajar sebagai instrumen utama, serta didukung oleh wawancara dan
dokumentasi. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat
(normalitas dan homogenitas), serta uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney
(Uji U).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, hasil belajar
siswa berada pada kategori cukup, dengan keterlibatan yang masih rendah.
Setelah diterapkan model pembelajaran interaktif, penelitian ini menunjukkan
adanya perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Uji Mann-Whitney
(Uji U) menghasilkan nilai signifikansi 0,00 (α<0,05) maka Ha diterima, yang
mengindikasikan perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian,
model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berpengaruh secara
signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan pancasila
Pengaruh Penggunaan Pendekatan STEAM pada Materi Kesetimbangan Kimia terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas XI MIPA MAN 3 Banjar
Pembelajaran kimia merupakan pembelajaran yang memerlukan
keterampilan dalam menyelesaikan masalah. Dalam proses pembelajaran kimia
dibutuhkan penalaran dan ide-ide kreatif peserta didik. Berdasarkan hasil
observasi yang dilakukan di MAN 3 Banjar, peserta didik hanya menjadi
pendengar dan terfokus pada informasi yang diperoleh pada buku teks yang
membuat otak mereka kurang terasah untuk berpikir dalam memperoleh
pengetahuan kimia secara kreatif dan mandiri. Salah satu pendekatan yang mampu
mengasah keterampilan berpikir kreatif peserta didik adalah pendekatan STEAM
(science, technology, engineering, art and mathematics). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan STEAM pada materi
kesetimbangan kimia terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik.
Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment design dengan
desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian yaitu peserta didik
kelas XI MIPA MAN 3 Banjar dengan 2 kelas sebagai sampel yaitu XI MIPA 1
sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik
pengumpulan data melalui instrumen tes yang berupa essay, observasi dan
dokumentasi. Hasil validasi tes kemampuan berpikir kreatif yaitu 84,5% dan hasil
uji reliabilitas Cronbach‟s Alpha yaitu 0,904 sehingga soal dikatakan reliabel.
Selanjutnya dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas, uji homogenitas dan uji
hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test.
Hasil analisis uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,002 <
0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa pendekatan STEAM
memberikan pengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta
didik pada materi kesetimbangan kimia kelas XI MIPA MAN 3 Banjar. Implikasi
dari penelitian ini yaitu pendekatan STEAM dapat memberikan pengaruh yang
positif terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik karena secara aktif
peserta didik belajar mencari dan menemukan konsep yang sedang dipelajari
secara mandiri
Implementasi Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) Melalui Metode Iqra’ Pada Peserta Didik SDN Gambut 1 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar
Pemilihan metode yang tepat dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an
sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penggunaan metode
yang beragam dapat membantu menyeimbangkan dan memberikan suasana belajar
yang bervariasi, sehingga peserta didik tidak merasa bosan dan lebih bersemangat
dalam mengikuti pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran
Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) melalui metode Iqra’pada peserta didik SDN Gambut
1 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar dan untuk mengetahui faktor yang
mempengaruhi implementasi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) melalui
metode Iqra pada peserta didik SDN Gambut 1 Kecamatan Gambut Kabupaten
Banjar.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian
lapangan (field research) dan pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan
kualitatif, bersifat deskriptif, pengumpulan data menggunakan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi kemudian dijadikan teori, dengan subjek penelitian
kepala sekolah, guru BTA dan peserta didik kelas II. Objek penelitian ini adalah
implementasi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) melalui metode Iqra’
pada anak serta faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran Baca Tulis
Al-Qur’an (BTA) melalui metode Iqra’’ pada peserta didik SDN Gambut 1
Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar. Teknik analisis data yang digunakan pada
penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi pembelajaran baca tulis
Al-Qur’an (BTA) dengan metode iqra’ pada peserta didik terdiri dari tahap
perencanaan, tahap pelaksanaan yang mana dalam tahap ini terdapat 4 kegiatan
dalam pelaksanaannya yaitu kegiatan membaca, menghafal, menulis dan tanya
jawab, dan terakhir tahap evaluasi pembelajaran. Terdapat juga faktor pendukung
dan penghambat dalam implementasi pembelajaran baca tulis Al-Qur’an melalui
metode iqro’ yaitu faktor pendukung seperti faktor guru, faktor sarana dan prasana,
dan faktor peserta didik. Adapun faktor penghambat yaitu adanya faktor waktu yang
kurang cukup
Picturing the Students Emotional Experiences In Learning Speaking Using The Snake and Ladder Game
Students often face difficulties in developing their English speaking skills
due to lack of motivation, uninteresting learning methods and limited emotional
management. These factors hinder the development of their speaking skills in both
academic and social contexts. To address these issues, an innovative approach is
needed that can create an enjoyable learning atmosphere and support the
development of students speaking skills and emotional management. This study
aims to investigate student’s emotional experiences and the impact of snakes and
ladders game on improving English speaking skills. This study used a qualitative
approach with the Photovoice method to explore students' experiences at MAN 3
Banjarmasin. Data was collected through photographs taken by students and in
depth interviews to gain a deeper understanding of their perceptions of learning to
speak English using the snakes and ladders game. The results showed that the
snakes and ladders game had a positive influence on students' speaking skills. It
increased their confidence, improved social interaction, and increased engagement
in the learning process. In addition, the snakes and ladders game also helps students
manage their emotions better and maintain a positive attitude during learning. With
its fun and interactive approach, the snakes and ladders game can be an effective
alternative in overcoming the barriers students face in developing English speaking
skills. This research provides important insights into innovative ways to improve
the quality of English language learning in schools
Pola Komunikasi Keluarga pada Anak Remaja di Kelurahan Landasan Ulin Timur
Latar belakang pada penelitian ini adalah pentingnya pola
komunikasi keluarga pada anak remaja untuk membangun komunikasi yang
baik dan harmonis pada lingkungan keluarga. Rumusan masalah pada
penelitian ini adalah bagaimana pola komunikasi keluarga dan bagaimana
hambatan pola komunikasi keluarga pada anak remaja di Kelurahan
Landasan Ulin Timur. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengenal
dan memahami bagaimana pola komunikasi keluarga serta bagaimana
hambatan dalam komunikasi keluarga pada anak remaja di Kelurahan
Landasan Ulin Timur.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan
pendekatan kualitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 18.513 jumlah
penduduk di Kelurahan Landasan Ulin Timur, peneliti menggunakan teknik
sampling non probability sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini
menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data
menggunakan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian mengklasifikasikan ada empat pola komunikasi
keluarga yang pertama pola komunikasi seimbang terpisah dimana berciri
memiliki kebebasan dalam berkomunikasi dan saling mempercayai akan
tetapi memiliki komunikasi yang sedikit, kedua pola komunikasi monopoli
dimana komunikasi yang mendominasi serta komunikasi searah, ketiga pola
komunikasi persamaan dimana setiap anggota memiliki hak dalam
kesetaraan, keempat pola komunikasi tak seimbang terpisah dimana
memiliki keterbatasan dalam berinteraksi.
Hambatan pola komunikasi seimbang terpisah memiliki faktor
kesibukan waktu, dan kesulitan emosional. Pola komunikasi monopoli
memiliki faktor dominasi kekuasaan, ketidak terbukaan komunikasi, dan
prasangka keluarga. Pola komunikasi persamaan ini memiliki kesulitan
emosional. Pola komunikasi tak seimbang searah memiliki prasangka
keluarga, perbedaan gaya komunikasi, ketidak terbukaan komunikasi,
kesibukan dan waktu, hambatan komunikasi verbal