Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Pembinaan Akhlak Mulia Peserta Didik Melalui Kegiatan Intra, Ekstra dan Kokurikuler di SMA IT Assalam Martapura, SMK PGRI Banjarbaru dan MAN Kota Banjarbaru

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan akhlak mulia peserta didik sebagai bagian integral dari tujuan pendidikan nasional, khususnya di tengah tantangan degradasi moral remaja dan kompleksitas kehidupan sosial peserta didik. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter melalui berbagai kegiatan pendidikan yang terencana dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembinaan akhlak mulia peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler di SMA IT Assalam Martapura, SMK PGRI Banjarbaru, dan MAN Kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pembina kegiatan, serta peserta didik kelas X. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan akhlak mulia peserta didik dilaksanakan secara terintegrasi melalui kegiatan intrakurikuler yang menanamkan nilai-nilai akhlak dalam proses pembelajaran dan keteladanan guru, kegiatan ekstrakurikuler yang membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama, serta kegiatan kokurikuler yang berfungsi memperkuat dan mendukung capaian pembelajaran intrakurikuler. Integrasi ketiga bentuk kegiatan tersebut berperan penting dalam membentuk akhlak mulia peserta didik secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan akhlak mulia akan lebih efektif apabila dirancang secara terpadu dan didukung oleh komitmen seluruh warga sekolah

    Kepercayaan Masyarakat Banjar terhadap Kain Pamintan sebagai Media Pengobatan di Kampung Biru Kota Banjarmasin

    No full text
    Pengobatan tradisional merupakan bagian penting dari kebudayaan masyarakat Banjar yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipraktikkan hingga saat ini. Salah satu bentuk pengobatan tradisional tersebut adalah penggunaan kain pamintan sebagai media penyembuhan. Kain pamintan dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang berkaitan dengan sistem kepercayaan lokal masyarakat Banjar. Di Kampung Biru, Kota Banjarmasin, kain pamintan tidak hanya dipahami sebagai benda tekstil, tetapi juga sebagai media pengobatan yang bersifat sakral. Kepercayaan ini menunjukkan adanya hubungan erat antara budaya, agama, dan praktik kesehatan tradisional. Permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana masyarakat Banjar memaknai dan mempertahankan penggunaan kain pamintan di tengah perkembangan pengobatan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan kain pamintan beserta ritual penggunaannya, serta memahami kepercayaan masyarakat Banjar terhadap kain pamintan sebagai media pengobatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan antropologi budaya. Penelitian dilakukan di Kampung Biru, Kelurahan Melayu, Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengrajin kain pamintan dan masyarakat yang menggunakan kain tersebut sebagai media pengobatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan fenomena penelitian secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kain pamintan dipandang sebagai benda sakral yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi masyarakat Banjar. Proses pembuatan kain pamintan dilakukan melalui tahapan khusus yang disertai ritual dan doa tertentu. Penggunaan kain pamintan sebagai media pengobatan diyakini mampu menyembuhkan penyakit fisik maupun nonfisik. Kepercayaan ini didasarkan pada keyakinan adanya kekuatan gaib yang melekat pada kain pamintan. Selain berfungsi sebagai media penyembuhan, kain pamintan juga berperan dalam menjaga identitas budaya masyarakat Banjar. Dengan demikian, kepercayaan terhadap kain pamintan masih hidup dan dijalankan dalam kehidupan masyarakat Kampung Biru

    Implementasi Fungsi Manajemen dalam Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di SMPN 1 Banjarmasin

    No full text
    Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan karena tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku dan tanggung jawab sosial peserta didik. Keberhasilan pendidikan karakter di sekolah sangat dipengaruhi oleh penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi fungsi manajemen dalam pendidikan karakter serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di SMPN 1 Banjarmasin telah dikelola secara sistematis dan terintegrasi melalui penerapan fungsi manajemen. Pada aspek perencanaan pendidikan karakter disusun berdasarkan kebijakan pendidikan nasional dan visi misi sekolah serta dituangkan dalam dokumen perencanaan seperti Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan dan program Kesiswaan. Pada aspek pengorganisasian terdapat pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas antar unsur sekolah mulai dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru hingga Tenaga Kependidikan yang didukung oleh mekanisme koordinasi yang berkelanjutan. Pada aspek pelaksanaan nilai-nilai karakter diintegrasikan dalam pembelajaran, pembiasaan, keteladanan guru dan pimpinan sekolah serta budaya sekolah yang berkembang di lingkungan pendidikan. Sementara itu pada aspek pengawasan pendidikan karakter dipantau melalui evaluasi berkelanjutan, pencatatan perilaku peserta didik dan tindak lanjut pembinaan secara edukatif. Implementasi fungsi manajemen tersebut berkontribusi pada terbentuknya perilaku disiplin, sikap tanggung jawab serta terciptanya iklim sekolah yang tertib dan kondusif sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 1 Banjarmasi

    Inovasi Manajemen Pengembangan Karakter Santri (Studi Kasus pada Asrama Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Kabupaten Banjar)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi manajemen pengembangan karakter santri di Asrama Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Kabupaten Banjar. Fokus penelitian meliputi empat aspek utama, yaitu: (1) perencanaan inovasi pembinaan karakter santri; (2) pengorganisasian manajemen pengembangan karakter santri lingkungan asrama; (3) implementasi program pembinaan karakter berbasis inovasi; dan (4) monitoring serta evaluasi yang diterapkan dalam memastikan keberlanjutan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan dilakukan secara berlapis dan partisipatif, dimulai dari perumusan program kerja oleh Organisasi Santri Manba’ul Ulum (OSMU), kemudian dikonsultasikan kepada ustadz pembina, dan akhirnya disahkan melalui musyawarah bersama pengasuh pondok. Pada aspek pengorganisasian, pengembangan karakter santri dijalankan melalui struktur manajerial yang sistematis, terdiri dari pengasuh, ustadz pembina, pengurus OSMU, ketua maskan, hingga ketua kamar. Implementasi inovasi dilakukan melalui berbagai strategi, seperti pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendidikan, variasi kegiatan asrama (hafalan, ta’lim, ibadah berjamaah, motivasi, dan sanksi edukatif), serta sistem perolingan kamar setiap tiga bulan sebagai upaya membangun adaptasi, kedisiplinan, dan solidaritas santri. Adapun monitoring dan evaluasi dilakukan secara rutin melalui rapat mingguan OSMU, rapat bulanan bersama ustadz pembina, taujih dua mingguan, serta evaluasi harian di tingkat kamar

    Pengembangan Modul StoryTelling Untuk Meningkatkan Minat Baca di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    No full text
    Minat baca anak merupakan salah satu faktor penting dalam pembentukan budaya literasi sejak dini. Namun, berdasarkan hasil observasi di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, minat baca anak masih tergolong rendah, ditandai dengan kecenderungan anak-anak yang lebih banyak bermain dibandingkan membaca buku. Program StoryTelling sebelumnya terbukti mampu meningkatkan minat baca anak, tetapi pelaksanaannya belum berkelanjutan karena belum adanya panduan atau modul tertulis yang dapat digunakan secara mandiri oleh pustakawan. Oleh karena itu, diperlukan suatu produk pembelajaran berupa modul StoryTelling yang sistematis dan mudah digunakan untuk mendukung kegiatan literasi anak di perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul StoryTelling sebagai panduan pustakawan serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas modul dalam meningkatkan minat baca anak di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Kepraktisan modul diukur menggunakan angket respon pustakawan, sedangkan efektivitas modul diukur melalui pre-test dan post-test minat baca anak menggunakan skala smiley face. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif kuantitatif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Paired Sample T-Test, serta perhitungan N-Gain Score untuk mengetahui tingkat efektivitas modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul StoryTelling yang dikembangkan dinyatakan valid dengan rata-rata persentase kevalidan sebesar 80% dan kategori valid dengan revisi kecil. Modul juga memperoleh tingkat kepraktisan sebesar 92,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan minat baca anak, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 14,20 dan post-test sebesar 28,25. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta nilai N-Gain sebesar 0,8067 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, modul StoryTelling dinyatakan efektif dalam meningkatkan minat baca anak di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    Students’ Learning Experience of Video Project Completion in Improving Critical Thinking Skill through Writing

    No full text
    This research was conducted to understand students' learning experiences in completing English video projects and to find out the writing difficulties they faced. This research aims to explore students' learning experiences and writing difficulties during video project activities. The study used a qualitative approach with a case study design, involving 16 ninth-graders, with data collected through observation, semi structured interviews, and analysis of student manuscript documents. The results show that video projects provide a meaningful learning experience, characterized by increased student engagement, collaboration, creativity, and reflective abilities. Video scriptwriting activities encourage students to analyze ideas, build arguments, and make critical decisions. However, students still experience some writing difficulties, including vocabulary limitations, grammatical errors, less in-depth content development, and writing mechanics. Overall, English-language video projects make a positive contribution to students' learning experiences and the development of critical thinking skills through writin

    Hukum Puasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui Menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i

    No full text
    Puasa merupakan bentuk kepatuhan kepada Allah Yang Maha Kuasa. Seorang mukmin akan memperoleh pahala yang sangat besar karena ibadah puasa dilakukan semata-mata untuk Allah, dan kemurahan-Nya tidak terbatas. Para ulama fiqih sepakat bahwa puasa Ramadhan wajib bagi seluruh kaum Muslim. Mereka juga sependapat bahwa kewajiban itu berlaku bagi setiap muslim yang telah baligh, berakal sehat, berada dalam keadaan suci (tidak haid atau nifas), bermukim (tidak sedang bepergian). Terkait ibu hamil dan menyusui, para fuqaha berbeda pendapat mengenai kewajiban yang harus ditunaikan: ada yang mewajibkan qadha sekaligus fidyah, ada yang hanya mewajibkan qadha, dan ada pula yang menilai fidyah saja sudah mencukupi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif tidak mengenal penelitian lapangan (field reseacrh) karena yang diteliti adalah bahan-bahan hukum sehingga dapat dikatakan sebagai berbasis perpustakaan (library based), fokus pada membaca (focusing on reading), analisis primer (analysis of the primary) dan bahan sekunder (secondary materdial). Berdasarkan hasil penelitian dalam hukum puasa bagi ibu hamil dan menyusui. Menurut Mazhab Maliki, Ibu Hamil jika berbuka puasa karena khawatir atas janinnya maka hal itu sama juga dengan khawatir atas diri Ibu itu sendiri, oleh karena itu dia dianggap seperti orang sakit juga, maka diwajibkan Qadha. Apabila orang Menyusui jika dia berbuka maka dia dianggap tidak termasuk orang sakit, maka diwajibkan qadha dan fidyah. Sedangkan menurut Mazhab Syafi’i jika khawatir terhadap anaknya maka wajib qadha dan membayar fidyah.apabila khawatir dengan diri sendiri atau diri sendiri maupun anaknya wajib qadha saja. Persamaan dari kedua Mazhab mengambil dalil surah Al Baqarah ayat 184, dan ketentuan jika tidak puasa wajib qadha saja atau wajib qadha dan fidyah. Perbedaan dalam Mazhab tersebut terletak pada status ibu (Mazhab Maliki) dan kekhawatiran seorang ibu (Mazhab Syafi’i

    Metode Bimbingan Keagamaan di Asrama IV Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa bimbingan kegamaan merupakan faktor yang sangat penting dalam menjadikan manusia yang berakhlakul karimah. Dalam melaksanakan bimbingan kegamaan diperlukan adanya metode sebagai penunjang dalam pelaksanaannya. Maka oleh karena penting kiranya pada bimbingan keagaman Di Asrama IV Banjarmasin dilakukan dengan metode yang tepat agar tujuan dari bimbingan itu sendiri dapat terwujud dengan baik. Permasalahan pada penelitian ini yaitu (I) Apa saja metode bimbingan keagamaan yang digunakan pada Mahasantri di Asrama IV Putera Ma’had Al- Jamiah UIN Antasari Banjarmasin, (II) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam metode bimbingan kegamaan di Asrama IV Putera Ma’had Al-Jam’ah UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (Field research), dengan terjun langsung kelapangan untuk melakukan observasi dalam pencarian data yang diperlukan sesuai dengan rumusan masalah yang diteliti. Selain itu juga dilakukan wawancara secara langsung kepada para musryif, dan mahasantri untuk pengumpulan data, pengolahan data, serta pengelompokan data sampai hasil penelitian. Hasil Penelitian menunjukan bahwa metode bimbingan keagamaan yang diterapkan di Asrama IV Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, praktik lansung keteladanan dan cerita. Sedangkan metode dakwah yang digunakan ialah metode dakwah bilhikmah, billati hiya ahsan dan bil mauidzah hasanah semua metode yang diberikan kepada mahasantri berjalan dengan baik sehingga dapat meningkat kualitas akhlak dan pengetahuan mahasantri tentang keagamaan

    Pengaruh Pengetahuan, Promosi dan Lokasi Terhadap Minat Petani Menggunakan Pembiayaan Bank Syariah di Desa Cahaya Baru

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi di Desa Cahaya Baru yang menunjukkan bahwa sebagian besar petani masih memilih pembiayaan konvensional, meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam. Padahal, perbankan syariah secara nasional dan regional, khususnya di Kalimantan Selatan, mengalami pertumbuhan pembiayaan yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan, promosi, dan lokasi terhadap minat petani dalam menggunakan pembiayaan bank syariah di Desa Cahaya Baru, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 228 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada petani, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistic 22 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (X1), promosi (X2), dan lokasi (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat petani (Y) menggunakan pembiayaan bank syariah di Desa Cahaya Baru (Fhitung 116,858 > Ftabel 2,65; sig 0,00 < 0,05). Secara parsial, pengetahuan (X1) dan lokasi (X3) berpengaruh signifikan terhadap minat petani (Thitung 4,570 dan 6,984 > Ttabel 1,971; sig 0,00 < 0,05), sedangkan promosi (X2) tidak berpengaruh signifikan (Thitung -0,806 0,05)

    Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Bank Syariah Indonesia

    No full text
    Nilai perusahaan merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek suatu perusahaan. Nilai perusahaan yang tinggi menunjukkan tingkat kepercayaan investor yang baik, sehingga dapat meningkatkan daya tarik perusahaan di pasar modal. Oleh karena itu, faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan perlu dianalisis secara mendalam, khususnya faktor internal yang tercermin dalam kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada PT Bank Syariah Indonesia periode 2022–2025. Nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV), profitabilitas diproksikan dengan Net Profit Margin (NPM), sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan total aset. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT Bank Syariah Indonesia selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara parsial, profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan laba tidak selalu direspons positif oleh pasar apabila tidak diikuti dengan pengelolaan perusahaan yang optimal, sementara ukuran perusahaan yang besar memberikan sinyal stabilitas dan kepercayaan bagi investor. Dengan demikian, informasi keuangan perusahaan berperan sebagai sinyal bagi investor dalam menilai kinerja dan prospek perusahaan yang tercermin dalam nilai perusahaa

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇