Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Pelayanan Prima Ibadah Umrah di Kantor Perwakilan PT. Kamilah Berkat Guru Banjarmasin Tahun 2024
PT. Kamilah Berkat Guru merupakan lembaga yang bergerak dibidang
jasa khususnya di bagian biro perjalanan haji dan umrah. Travel ini memiliki
tagline yang menarik yaitu ”Harga Minimal, Layanan Maksimal Asli Banua Asli
ASWAJA”. PT. Kamilah Berkat Guru berkomitmen menjadi penyelenggara haji
dan umrah yang menyediakan pelayanan berkualitas, harga yang terjangkau, dan
mengikuti ibadah sesuai Ahlusunnah Wal Jamaah (ASWAJA).
Fokus permasalahan pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pelayanan prima melalui faktor A6 yakni kemampuan (Ability), sikap (Attitude),
penampilan (Appearance), perhatian (Attention), tindakan (Action), tanggung
jawab (Accounttability) di Kantor Perwakilan PT. Kamilah Berkat Guru
Banjarmasin dan faktor pendukung serta penghambat dalam memberikan
pelayanan prima terhadap jemaah umrah. Penelitian ini menggunakan penelitian
lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Bapak
Fakhrie Hanief (pimpinan kantor), Bapak Ahmad Muhadits, Bapak Muhammad
Rizky Ramadhani, Ibu Nurnajwa (karyawan) serta jemaah umrah tahun 2024 Ibu
Esa dan Ibu Hj. Faridah. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan pengumpulan
data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan
pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini bahwa pihak Kantor Perwakilan PT. Kamilah Berkat
Guru berusaha melakukan pelayanan prima melalui faktor A6 terhadap pelayanan
administrasi, bimbingan manasik, dan transportasi ketika keberangkatan. Jemaah
yang datang ke kantor disambut dengan baik seperti mengucapkan salam dan
dibukakan pintu. Pada pelayanan administrasi, karyawan melayani dengan
menunjukkan sikap 5S (senyum, salam, sopan, santun, dan sapa) dan berusaha
membuat jemaah nyaman ketika berada dalam kantor. Pelayanan bimbingan
diberikan dengan baik melalui pemilihan pembimbing yang berpengalaman,
menguasai ilmu tentang umrah, dan sesuai visi misi perusahaan. Pihak travel
memberikan pelayanan transportasi dengan maskapai yang berkualitas dan
nyaman untuk jemaah. Faktor pendukung dalam pelayanan yaitu tidak ada
pungutan liar diluar harga paket ibadah sedangkan faktor penghambat adalah
keterlambatan koper jemaah menjelang keberangkata
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara Nomor 10 Tahun 2002 Tentang Pelestarian Sumber Daya Perikanan di Kecamatan Danau Panggang
Penelitian ini mengkaji implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Hulu
Sungai Utara Nomor 10 Tahun 2002 tentang Pelestarian Sumber Daya Perikanan
di Kecamatan Danau Panggang. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih
ditemukannya praktik penangkapan ikan menggunakan alat setrum yang
berdampak pada kerusakan ekosistem perairan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris dengan metode
kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan aparat penegak
hukum, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan nelayan, serta studi
dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori penegakan hukum, teori
kepatuhan hukum, dan teori Tragedy of the Commons.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perda tersebut telah dilaksanakan
melalui kegiatan sosialisasi, patroli, dan penindakan, namun belum berjalan
optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan sarana pengawasan, luasnya
wilayah perairan, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, dan faktor ekonomi
nelayan. Kepatuhan masyarakat masih didominasi oleh kepatuhan yang bersifat
compliance, sehingga diperlukan penegakan hukum yang konsisten dan
peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelestarian sumber daya perikana
Pembacaan Kontemporer terhadap Kosmologi Tasawuf Ibn ʿArabî dan Ekologi: Pembacaan William C. Chittick dan Toshihiko Izutsu
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis ekologis global yang tidak hanya
bersumber pada persoalan teknis dan ekonomi, tetapi juga pada krisis cara pandang
manusia terhadap alam. Dalam konteks ini, kosmologi tasawuf, khususnya
pemikiran Ibn ʿArabī, menawarkan perspektif metafisik yang memandang alam
sebagai manifestasi Ilahi yang sarat makna spiritual. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji pembacaan kontemporer terhadap kosmologi tasawuf Ibn
ʿArabī melalui pemikiran William C. Chittick dan Toshihiko Izutsu, serta
merumuskan relevansinya bagi pengembangan etika ekologis dalam konteks krisis
lingkungan modern. Fokus penelitian diarahkan pada analisis struktur metafisik
kosmologi Ibn ʿArabī melalui konsep tajallī, barzakh, martabat wujūd, dan insān
kāmil, serta bagaimana kedua pemikir tersebut menafsirkan ulang konsep-konsep
tersebut dalam horizon pemikiran kontemporer.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi
kepustakaan dengan metode analisis hermeneutik filosofis Hans-Georg Gadamer.
Analisis dilakukan secara sistematis melalui tiga dimensi utama, yaitu dimensi
ontologis untuk memahami struktur realitas kosmik dalam kosmologi tasawuf,
dimensi antropologis untuk menelaah posisi manusia sebagai mikrokosmos dan
subjek spiritual, serta dimensi etis untuk merumuskan implikasi kosmologi tersebut
terhadap kesadaran dan tanggung jawab ekologis. Data utama berupa karya-karya
Ibn ʿArabī dan interpretasi William C. Chittick serta Toshihiko Izutsu, didukung
oleh literatur sekunder yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan Chittick dan Izutsu
terhadap kosmologi Ibn ʿArabī menghadirkan perspektif yang saling melengkapi
dalam merumuskan etika ekologis sufistik. Chittick menekankan dimensi teologisimajinatif,
dan kesatuan wujud. Sementara itu, Izutsu melalui pendekatan semantikkomparatif
dan dialog dengan Taoisme menegaskan prinsip keharmonisan kosmik,
dan non-dominasi manusia terhadap alam. Kedua pembacaan tersebut sama-sama
memandang alam bukan sebagai objek netral atau komoditas instrumental,
melainkan sebagai manifestasi bermakna dari realitas Ilahi. Sintesis keduanya
menunjukkan bahwa kosmologi tasawuf Ibn ʿArabī menyediakan landasan
konseptual bagi etika ekologis yang bersifat kosmologis, relasional, dan
transformasional. Etika ini tidak berhenti pada pendekatan teknis terhadap
lingkungan, tetapi menuntut transformasi kesadaran metafisik dan spiritual manusia
modern dalam memandang alam sebagai ruang tajallī Ilahi yang harus dijaga
dengan tanggung jawab ontologis dan mora
Mediasi di Luar Pengadilan Secara Virtual dalam Penyelesaian Sengketa Rumah Tangga (Studi Kasus di Desa Lima Tanah Intan Kabupaten Banjar)
Penelitian ini mengkaji pelaksanaan mediasi di luar pengadilan secara
virtual dalam penyelesaian sengketa rumah tangga di Desa Lima Tanah Intan,
Kabupaten Banjar. Fokus penelitian diarahkan pada mekanisme pelaksanaan
mediasi di luar pengadilan berbasis virtual serta peran mediator dalam
memfasilitasi penyelesaian sengketa rumah tangga. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh meningkatnya penggunaan teknologi komunikasi dalam praktik penyelesaian
sengketa, sementara regulasi yang mengatur mediasi di luar pengadilan secara
virtual belum diatur secara spesifik dan komprehensif.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan
pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam
dengan mediator bersertifikat, para pihak yang bersengketa, didukung oleh
observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan
mengaitkan temuan lapangan terhadap teori alternatif penyelesaian sengketa,
prinsip mediasi, dan konsep ishlâh dalam hukum Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi di luar pengadilan secara
virtual telah dilaksanakan secara fleksibel dan berbasis kesepakatan para pihak,
dengan memanfaatkan media komunikasi audio visual. Pelaksanaan mediasi dinilai
efektif dalam hal efisiensi waktu, biaya, dan aksesibilitas, khususnya bagi pihak
yang terkendala jarak. Peran mediator terbukti sangat menentukan, terutama dalam
menjaga netralitas, mengelola komunikasi para pihak, serta mengarahkan proses
mediasi menuju kesepakatan damai. Namun demikian, penelitian ini menemukan
sejumlah kendala, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi, hambatan
komunikasi, serta belum adanya kepastian hukum terkait aspek legalitas dan
perlindungan kerahasiaan data. Penelitian ini merekomendasikan perlunya
penguatan regulasi dan pedoman teknis guna menjamin kepastian hukum dan
efektivitas mediasi di luar pengadilan secara virtual di masa mendatang
علاقة النشاط و مهارة الكلام لدى الطّلبة المشتركين عند المدرّبين في برنامج التّاج للمبتدئين في هيئة طلبة قسم تعليم اللغة العربية بجامعة أنتساري الإسلامية الحكومية بنجرماسين = Hubungan Keaktifan dan Kemampuan Maharah Kalam Perspektif Tutor pada Mahasiswa Program At-Tajj Pemula di Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Latar belakang penelitian ini adalah adanya perbedaan tingkat keterampilan
berbicara di antara mahasiswa Program At-Tajj Pemula pada Jurusan Pendidikan
Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, meskipun mereka
mengikuti program yang sama. Perbedaan ini diduga berkaitan dengan tingkat
aktivitas mereka selama pelaksanaan program. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas, keterampilan berbicara, serta
hubungan antara keduanya. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan
desain korelasional, dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari
penilaian resmi para tutor (pengajar). Data tersebut mencakup indikator aktivitas
mahasiswa (kehadiran, penyelesaian tugas, dan partisipasi) serta indikator
keterampilan berbicara (kelancaran, tata bahasa, kosakata, pengucapan, dan
pengorganisasian gagasan). Sampel penelitian berjumlah 67 mahasiswa, dan data
dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta koefisien korelasi Spearman. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tingkat aktivitas mahasiswa berada pada kategori
tinggi dengan nilai rata-rata 86,94 dan standar deviasi 7,92. Sementara itu, tingkat
keterampilan berbicara berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan nilai
rata-rata 89,34 dan standar deviasi 8,38. Dari data perspektif tutor, analisis korelasi
menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan secara statistik antara
aktivitas mahasiswa dan keterampilan berbicara (r = 0,376; p = 0,002), namun
kekuatan hubungan tersebut berada pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan
bahwa peningkatan aktivitas mahasiswa dapat membantu meningkatkan
keterampilan berbicara mereka dalam tingkat yang terbatas, yang juga
menunjukkan adanya faktor-faktor lain yang turut memengaruhi perkembangan
keterampilan tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya meningkatkan
partisipasi aktif dalam program pembelajaran bahasa Arab untuk mengembangkan kompetensi komunikatif mahasiswa
Analisis Metode dan Materi Dakwah yang Diminati Generasi Z (Study Kasus Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin)
Semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat, dakwah juga mulai berkembang dengan melibatkan teknologi seperti menggunakan live streaming, instagram, youtube dan media social lainnya. Selain metode dakwah, materi dakwah juga sangat penting dan harus diperhatikan, karena materi dakwah sangat berpengaruh terhadap minat generasi Z untuk mendengarkan dakwah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan materi dakwah yang sesuai dan diminati pada generasi Z khususnya dikalangan mahasiswa/I UIN Antasari Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi kalangan generasi Z pada mahasiswa/I UIN Antasari Banjarmasin. Teknik Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa generasi Z punya minat cukup tinggi terhadap dakwah yang disampaikan dengan metode yang interaktif dan relevan dengan kehidupan mereka. Metode dakwah yang paling diminati diantaranya adalah metode diskusi dan tanya jawab. Dalam hal materi dakwah generasi Z membutuhkan materi dakwah yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual sesuai dengan tantangan dan dinamika kehidupan modern. Generasi Z menyukai materi dakwah yang berkaitan dengan penekanan akhlak dan yang berkaitan isu-isu kehidupan sehari-hari seperti pergaulan, kesehatan mental, motivasi hidup, dan penggunaan media sosial dalam perspektif Islam
Kontribusi Kesabaran pada Resiliensi Perawat dalam Memberikan Asuhan Jiwa pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum
Perawat di rumah sakit jiwa menghadapi tuntutan kerja yang tinggi,
khususnya dalam merawat pasien skizofrenia dengan kondisi emosional dan
perilaku yang tidak stabil. Tekanan kerja tersebut berpotensi menimbulkan
kelelahan mental dan memengaruhi kualitas asuhan keperawatan. Dalam kondisi
ini, kesabaran menjadi faktor penting untuk menekan emosi negatif, mengelola
stres, menjaga ketenangan, serta membantu perawat bertahan dan melihat situasi
secara lebih positif, sehingga dapat memperkuat resiliensi dalam menghadapi
tantangan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi
kesabaran terhadap resiliensi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa
pada pasien skizofrenia.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability purposive sampling
dengan melibatkan 118 perawat jiwa di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum,
Kalimantan Selatan. Instrumen penelitian terdiri dari skala kesabaran berdasarkan
aspek Subandi dan skala resiliensi berdasarkan aspek Grotberg. Analisis data
dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25 for Windows melalui uji korelasi
Spearman Rho dan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tingkat resiliensi perawat jiwa
di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum sebagian besar berada pada kategori
tinggi, yaitu sebanyak 88 orang (74,6%). (2) Tingkat kesabaran perawat jiwa juga
didominasi oleh kategori tinggi, yaitu sebanyak 101 orang (85,6%). (3) Hasil
analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kesabaran memberikan
kontribusi yang signifikan terhadap resiliensi dengan nilai R-Square sebesar 0,666
(66,6%), sedangkan (33,4%) sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel
yang diteliti dalam penelitian ini
Pembuatan Modul Ajar P5RA Di Lingkungan MTs Al-Hamid Banjarmasin
Implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah menuntut adanya inovasi
dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melalui Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil 'Alamin (P5RA). Kualitas
perencanaan modul ajar menjadi kunci utama keberhasilan program ini, karena
modul berfungsi sebagai pedoman dalam mengintegrasikan dimensi dan elemen
karakter ke dalam aktivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis proses pembuatan modul ajar P5RA serta strategi guru dalam
melakukan kontekstualisasi tema sesuai dengan budaya lingkungan sekolah di MTs
Al-Hamid Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan modul ajar di MTs
Al-Hamid dilaksanakan secara sistematis oleh tim koordinator yang ditunjuk
langsung oleh kepala madrasah. Proses perencanaan dimulai dari penetapan tema,
identifikasi dimensi dan elemen profil yang ingin dicapai, perumusan tujuan
pembelajaran, hingga perancangan aktivitas dan instrumen asesmen. Pola ini
menunjukkan penerapan prinsip Understanding by Design (UbD), di mana
perencanaan pembelajaran berorientasi pada tujuan akhir sebelum menentukan
aktivitas pembelajaran. Asesmen yang digunakan tidak hanya berupa observasi
fasilitator, tetapi juga dilengkapi dengan refleksi diri siswa untuk memastikan
ketercapaian pembentukan karakter secara komprehensif.
Pada aspek strategi adaptasi tema, guru tidak menerapkan tema secara
tekstual, melainkan melakukan kontekstualisasi berdasarkan karakteristik peserta
didik dan budaya lingkungan sekolah. Penyesuaian tema dilakukan dengan
mempertimbangkan latar sosial siswa, ketersediaan sumber daya, serta kalender
pendidikan madrasah. Kegiatan yang terstruktur melalui tahapan pengenalan, aksi,
dan gelar karya memberikan ruang bagi siswa untuk memahami, merefleksikan,
dan menginternalisasi nilai-nilai karakter P5RA. Dengan demikian, pembuatan
modul ajar P5RA di MTs Al-Hamid tidak hanya memenuhi tuntutan administratif
Kurikulum Merdeka, tetapi juga selaras dengan teori perencanaan pembelajaran
modern dan berkontribusi dalam membangun karakter peserta didik secara
berkelanjutan
قدرة طالبات قسم حفظ القرآن على مهارة الكلام في الصف التاسع بمعهد نورالمصطفى تنجونج كاليمنتان الجنبية = Pengaruh Hafalan Al-Qur’an terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Santriwati kelas XII di Pondok Pesantren Nurul Musthofa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat hafalan Al-Qur'an dan
kemampuan berbicara siswa kelas XII di Pondok Pesantren Nurul Musthofa, serta untuk
mengetahui adanya pengaruh yang signifikan antara hafalan Al-Qur'an terhadap kemampuan
mereka dalam berbicara bahasa Arab. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan
pendekatan deskriptif korelasional. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata
hafalan Al-Qur’an sebesar 85,42 dan rata-rata kemampuan berbicara sebesar 84,81.
Berdasarkan uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov, ditemukan bahwa data berdistribusi tidak
normal (p < 0,05), sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan statistik non
parametrik Spearman’s Rho.Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan yang positif
dan signifikan antara hafalan Al-Qur'an dengan kemampuan berbicara, dengan nilai koefisien
korelasi sebesar 0,461 (kategori sedang) dan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05). Dengan
demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Temuan ini membuktikan bahwa hafalan Al-Qur’an
berperan penting dalam menstimulasi potensi linguistik santri melalui latihan makharijul huruf
dan pengayaan mufradat. Selain hafalan, keberadaan lingkungan bahasa (Bi’ah Lughawiyah)
di pesantren turut mendukung tercapainya kompetensi berbicara yang unggu
Kompleksitas Isbat Nikah dalam Menjamin Kepastian Hukum dan Hak Asasi Pasangan Nikah Siri di Hulu Sungai Utara
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problematika nikah siri di Hulu Sungai
Utara yang menimbulkan dilema hukum, khususnya bagi pasangan tanpa anak
akibat penolakan tajdidun nikah di KUA serta batasan ketat syarat isbat nikah
dalam Pasal 7 ayat (3) KHI. Status hukum tersebut menyebabkan diskriminasi
terhadap hak sipil pada pasangan tanpa anak, karena tidak mendapatkan urgensi
hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompleksitas isbat nikah
dalam menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Secara
spesifik, penelitian ini bermaksud mengidentifikasi serta menganalisis peran
Pengadilan Agama Amuntai dalam memberikan jaminan perlindungan hak sipil,
sekaligus menganalisis kompleksitas isbat nikah untuk mendapatkan perlindungan
hukum bagi pasangan nikah siri tanpa anak di Pengadilan Agama Amuntai.
Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris (field research)
dengan pendekatan kasus (case approach). Data dikumpulkan melalui wawancara
dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perlindungan hukum di
Pengadilan Agama Amuntai masih terhambat oleh aturan administrasi yang kaku,
di mana petugas sering membatasi pendaftaran isbat nikah bagi pasangan yang
belum memiliki anak. Pembatasan ini disebabkan karena calon pemohon tersebut
dianggap tidak memiliki kepentingan mendesak. Praktik ini akhirnya
menghalangi hak warga untuk mendapatkan kepastian hukum, karena seharusnya
keputusan diterima atau tidaknya sebuah perkara berada di tangan hakim melalui
persidangan, bukan diputus di meja pendaftaran. Untuk itu, diperlukan
kemudahan akses dan kerja sama antara petugas serta hakim agar setiap warga,
tanpa kecuali, bisa mendapatkan keadilan dan perlindungan status hukum demi
martabat mereka