Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Penerapan Metode Pembelajaran dalam Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Aliyah SMIP 1946 Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan metode pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak secara efektif dalam pembelajaran Aqidah Akhlak. Berdasarkan observasi awal di Madrasah Aliyah SMIP 1946 Banjarmasin, ditemukan bahwa meskipun materi Aqidah Akhlak telah disampaikan secara teoritis, tidak seluruh siswa menunjukkan pemahaman dan penghayatan nilai yang optimal dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu menyentuh aspek afektif dan membangun keterlibatan aktif peserta didik dengan menggunakan berbagai metode dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak serta mengidentifikasi hambatan dan solusi dalam pelaksanaannya di Madrasah Aliyah SMIP 1946 Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru Aqidah Akhlak serta 6 siswi kelas XI dan XII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran dilakukan dengan mengombinasikan beberapa metode dalam proses pembelajaran melalui penyampaian materi, tanya jawab, ceramah, diskusi, serta penyampaian metode bercerita seperti contoh atau kisah yang relevan dengan materi. Hambatan yang ditemukan meliputi menurunnya konsentrasi siswa, kondisi kelas yang kurang kondusif, serta rasa malu dan kurang percaya diri siswa ketika diminta berpartisipasi dalam pembelajaran. Solusi yang dilakukan guru antara lain mengombinasikan beberapa metode pembelajaran, mengatur durasi dan teknik penyampaian materi, serta melibatkan siswa secara bertahap untuk meningkatkan keberanian dan partisipasi aktif

    Strategi Public Relations Sekolah Islam Kreatif Banjarbaru Inklusi dalam Membangun Citra Positif Anak Berkebutuhan Khusus

    No full text
    Pendidikan inklusif merupakan upaya untuk menjamin hak pendidikan bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), tanpa diskriminasi. Namun, masih terdapat stigma dan persepsi negatif di masyarakat terhadap ABK yang berdampak pada rendahnya penerimaan sosial dan citra lembaga pendidikan inklusi. Dalam konteks ini, peran Public Relations (PR) menjadi penting dalam membangun citra positif anak berkebutuhan khusus sekaligus citra sekolah sebagai lembaga pendidikan Islam inklusi. Sekolah Islam Kreatif Banjarbaru merupakan salah satu sekolah inklusi yang memadukan nilai keislaman, kreativitas, dan pendekatan inklusif dalam praktik pendidikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Public Relations Sekolah Islam Kreatif Banjarbaru dalam membangun citra positif anak berkebutuhan khusus serta citra positif sekolah terhadap anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan analisis media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Public Relations Sekolah Islam Kreatif Banjarbaru dilaksanakan secara terencana melalui media relations, message strategy, dan image building yang menekankan kesetaraan hak pendidikan, potensi anak berkebutuhan khusus, serta nilai keislaman. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi PR tersebut efektif dalam membangun citra positif anak berkebutuhan khusus dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah sebagai lembaga pendidikan Islam inklusi

    Teaching English for IELTS Listening Preparation

    No full text

    Analisis Narasi Dakwah melalui Fotografi Dokumenter Foto Guru Sekumpul: Studi Kasus di Masyarakat Martapura

    No full text
    Dakwah tidak hanya disampaikan melalui komunikasi verbal, tetapi juga hadir melalui media visual yang membentuk makna religius dalam masyarakat. Fotografi dokumenter Guru Sekumpul menjadi representasi visual yang tidak hanya merekam peristiwa, tetapi juga menghadirkan tanda-tanda yang mengandung pesan dakwah dan simbol spiritualitas. Namun, meskipun foto-foto ini banyak ditemukan di ruang publik maupun privat di Martapura, kajian ilmiah yang membahasnya sebagai media narasi dakwah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk narasi dakwah yang dibangun melalui fotografi dokumenter sosok Guru Sekumpul di masyarakat Martapura. Selain itu, penelitian ini bertujuan memahami bagaimana masyarakat memaknai foto tersebut sebagai media yang mengingatkan pada nilai-nilai keislaman serta keteladanan beliau. ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap masyarakat dan tokoh agama, observasi lapangan, serta dokumentasi terhadap foto-foto Guru Sekumpul di wilayah Martapura. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teori Fenomenologi Sosial Alfred Schutz. Teori ini digunakan untuk membedah bagaimana masyarakat secara sadar memberikan makna mendalam pada objek visual tersebut melalui konsep lifeworld (dunia kehidupan), stock of knowledge (stok pengetahuan), dan typification (tipifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotografi dokumenter Guru Sekumpul membangun narasi dakwah nonverbal yang bersifat reflektif dan simbolik melalui representasi visual sosok ulama. Tanda-tanda visual seperti ekspresi wajah dan kesederhanaan penampilan ditafsirkan masyarakat sebagai simbol nilai keislaman yang menumbuhkan kesadaran spiritual tanpa kata�kata. Masyarakat memaknai foto tersebut sebagai pengingat spiritual, kontrol perilaku, serta pemantik ingatan terhadap nasihat agama yang pernah disampaikan beliau. Namun, ditemukan pula sebagian kecil penolakan yang tidak didasarkan pada media fotonya, melainkan pada narasi atau kisah tertentu yang dianggap tidak rasional oleh sebagian individu. Fotografi dokumenter Guru Sekumpul berfungsi sebagai media dakwah visual yang efektif dalam kehidupan masyarakat Martapura. Foto tersebut tidak hanya menjadi arsip visual, tetapi menjadi sarana komunikasi nonverbal yang menjaga kesinambungan tradisi keagamaan dan ekspresi cinta (mahabbah) kepada ulama. Tokoh agama mendukung penggunaan media ini selama diniatkan sebagai pengingat keteladanan dan tetap berlandaskan pada prinsip tauhid serta adab yang benar

    Kedudukan dan peran “PUSPAGA” dalam Proses Penetapan Dispensasi Kawin oleh Hakim di Pengadilan Agama Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan dan implikasi surat hasil pemeriksaan psikologis konseling perkawinan yang diterbitkan oleh Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam proses penetapan dispensasi kawin oleh hakim di Pengadilan Agama Banjarmasin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kebijakan administratif yang mewajibkan pemohon dispensasi kawin untuk melampirkan surat hasil konseling sebelum perkara diregister di pengadilan sebagai bagian dari implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan tiga konselor PUSPAGA Bauntung Batuah Kota Banjarmasin dan tiga hakim Pengadilan Agama Banjarmasin, serta didukung oleh studi dokumentasi dan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat hasil pemeriksaan psikologis konseling dari PUSPAGA berkedudukan sebagai dokumen administratif yang melengkapi persyaratan permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Banjarmasin. Namun demikian, surat tersebut tidak memiliki kekuatan mengikat terhadap hakim dalam menetapkan perkara, karena hakim tetap menjalankan kewenangannya secara independen dengan mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan serta kepentingan terbaik bagi anak. Adapun peran surat tersebut adalah memberikan informasi awal mengenai kesiapan psikologis dan mental calon mempelai sehingga membantu hakim dalam memperoleh gambaran mengenai kesiapan mereka dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Dalam perspektif hukum Islam, keberadaan konseling tersebut dapat dipahami sebagai upaya memastikan kemampuan (al-ba’ah) calon mempelai untuk menikah serta sejalan dengan tujuan maqaṣid al-syarī‘ah dalam menjaga jiwa (ḥifẓ al-nafs) dan keturunan (ḥifẓ al-nasl). Oleh karena itu, keberadaan pemeriksaan psikologis dan konseling perkawinan oleh PUSPAGA dapat dipahami sebagai bentuk maṣlaḥah mursalah yang bertujuan mencegah kemudaratan serta mewujudkan kemaslahatan bagi calon mempelai yang masih di bawah umur. Dengan demikian, surat hasil pemeriksaan psikologis konseling tersebut berfungsi sebagai bahan pertimbangan yang bersifat informatif dan suportif tanpa mengurangi independensi hakim dalam menetapkan perkara dispensasi kawin

    Keterlibatan Siswa dan Orangtua dalam Pembentukan Budaya Organisasi di SMP Islam Terpadu Ar-Rasyid Kabupaten Tanah Bumbu

    No full text
    Budaya organisasi merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen pendidikan Islam yang berperan dalam membentuk karakter, sikap, dan kebiasaan peserta didik. SMP Islam Terpadu Ar-Rasyid Kabupaten Tanah Bumbu menerapkan program pembiasaan sebagai bagian dari budaya organisasi yang melibatkan siswa dan orangtua dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis keterlibatan siswa dan orangtua dalam pembentukan budaya organisasi di SMP Islam Terpadu Ar-Rasyid Kabupaten Tanah Bumbu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas siswa, orangtua, kepala sekolah, dan guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam pembiasaan dan rutinitas budaya organisasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembentukan budaya organisasi diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pembiasaan keislaman yang terjadwal dan dilaksanakan secara rutin, seperti ikrar siswa, murajaah, salat berjamaah, program tahfiz Al-Qur’an, serta penerapan disiplin waktu dan adab Islami. Pembiasaan tersebut berdampak pada terbentuknya kedisiplinan, kebiasaan ibadah, serta pengelolaan waktu siswa baik di lingkungan pendidikan maupun di rumah. Sementara itu, keterlibatan orangtua terlihat melalui dukungan terhadap pembiasaan di rumah, pendampingan ibadah anak, serta komunikasi dengan pihak lembaga. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya kendala, khususnya pada keterbatasan waktu dan kemampuan siswa dalam memenuhi target tahfiz. Secara keseluruhan, keterlibatan siswa dan orangtua dalam pembentukan budaya organisasi di SMP Islam Terpadu Ar-Rasyid telah berjalan dengan baik dan sejalan dengan prinsip manajemen pendidikan Islam, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek pendampingan dan pengelolaan program secara berkelanjutan

    Strategi Guru dalam Mengelola Program Ta’limul Qur’an untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Siswa MTs Inayatul Marzuki Kabupaten Banjar

    No full text
    Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan keterampilan fundamental yang harus dimiliki setiap siswa pada lembaga pendidikan Islam karena terkait dengan ketepatan pelafalan huruf hijaiyah, pemahaman tajwid, serta pembentukan sikap religius dan kecintaan terhadap kalam Allah. Program Ta’limul Qur’an di MTs Inayatul Marzuki disusun untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui kegiatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis membaca, tetapi juga pada pembentukan adab, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Al Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengelola program Ta’limul Qur’an di MTs Inayatul Marzuki dan untuk mengidentifikasi faktor pendukung serta faktor penghambat yang memengaruhi pelaksanaan program tersebut. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana strategi pembelajaran diterapkan dan kontribusinya terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna mendeskripsikan situasi nyata di lapangan secara rinci. Subjek penelitian terdiri dari guru pelaksana program Ta’limul Qur’an dan siswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, sedangkan objek penelitian adalah strategi pembelajaran yang diterapkan serta dampaknya terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengelola program Ta’limul Qur’an sangat berpengaruh terhadap kemampuan membaca siswa. Pengelompokan berdasarkan kemampuan awal, penggunaan metode talaqqi dan musyafahah, serta kegiatan evaluasi berkelanjutan terbukti mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat faktor pendukung dan penghambat yang perlu diperhatikan untuk optimalisasi program

    تأثير البيئة اللغوية في تنمية مهارة الكلام لطالبات المدرسة الثانوية بمعهد دار الهجرة للبنات مرتابورا = Pengaruh Lingkungan Bahasa Dalam Meningkatkan Keterampilan Bahasa Arab Siswa SMP Di Pondok Darul Hijrah Puteri Martapura

    No full text
    Keterampilan berbicara bahasa Arab merupakan bagian integral dari pendidikan di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri, namun observasi menunjukkan bahwa kemampuan berbicara santri saat ini masih berada pada tingkat sedang yang ditandai dengan kurangnya kelancaran dan kesadaran dalam berkomunikasi sehari-hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan, termasuk pemisahan santri kelas II dari santri lama yang memperlambat proses adaptasi bahasa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan bahasa Arab terhadap keterampilan berbicara peserta didik kelas II SMP di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Martapura. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana terhadap 115 santriwati sebagai responden. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi di atas 0,05. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 9,116 + 0,446X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan lingkungan bahasa akan meningkatkan keterampilan berbicara sebesar 0,446 satuan. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,683 menunjukkan adanya hubungan yang kuat, sementara nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,466 mengindikasikan bahwa lingkungan bahasa Arab berkontribusi sebesar 46,6% terhadap keterampilan berbicara. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung 9,929 lebih besar dari t-tabel 1,98, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat, positif, dan signifikan antara lingkungan bahasa Arab terhadap keterampilan berbicara peserta didik kelas II SMP di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Martapur

    فعالية استخدام طريقة الترجمة الحرفية في إتقان المفردات العربية على طلبة الصف الحادي عشر من المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية ٢ بنجرماسين = Efektivitas Penggunaan Metode Terjemah Harfiyah Terhadap Penguasaan Mufradat Bahasa Arab Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin

    No full text
    Latar belakang pada penelitian ini didasarkan karena permasalahan yang dihadapi oleh siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Banjarmasin, yaitu kurangnya penguasaan mufradat Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Metode Terjemah Harfiyah terhadap penguasaan mufradat siswa serta untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan Metode Terjemah Harfiyah dalam peningkatan penguasaan mufradat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal (pre test dan post test) dan angket respon siswa dengan analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, adanya peningkatan nilai rata-rata pre test kelas eksperimen dari 78,46 menjadi 91,66 pada nilai rata-rata post test kelas eksperimen. Serta berdasarkan hasil uji t (independent sample t test) bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 yang menunjukkan < 0,05. Hal ini mengindikaskan bahwa H0 ditolak dengan Ha diterima. Dengan demikian penggunaan Metode Terjemah Harfiyah efektif dalam meningkatkan penguasaan mufradat siswa kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin. Kedua, berdasarkan hasil angket siswa kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin menunjukkan respon positif terhadap penggunaan Metode Terjemah Harfiyah dalam peningkatan penguasaan mufradat dengan rata-rata 3,

    Interpretasi Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Konsep Hidup Mulia Perspektif Buya Hamka dalam Tafsȋr Al-Azhar

    No full text
    Konsep hidup mulia merupakan salah satu tema fundamental dalam Al- Qur’an yang sering dipahami secara sempit sebagai keberhasilan material dan pencapaian status sosial. Padahal, Al-Qur’an menawarkan pandangan yang lebih komprehensif mengenai kemuliaan hidup yang berlandaskan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat terhadap ayat-ayat Al- Qur’an tentang hidup mulia menjadi penting, khususnya melalui penafsiran para mufasir yang memiliki perhatian terhadap realitas kehidupan umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi ayat-ayat Al-Qur’an tentang konsep hidup mulia menurut perspektif Buya Hamka dalam Tafsîr Al- Azhar, serta mengkaji pandangan falsafah Qur’ani yang melandasi penafsirannya. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kerangka pemikiran Buya Hamka dalam memaknai kemuliaan hidup manusia melalui nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, sehingga diperoleh pemahaman yang utuh dan sistematis mengenai konsep hidup mulia dalam perspektif Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan studi tokoh. Tafsîr Al-Azhar karya Buya Hamka dijadikan sebagai sumber data primer, sementara penafsiran terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan konsep hidup mulia dianalisis melalui cara tematik. Meskipun secara corak Tafsîr Al-Azhar tergolong tafsir tahlîlî, penelitian ini melakukan tematisasi ayat- ayat untuk memperoleh gambaran utuh mengenai pemikiran Buya Hamka tentang hidup mulia. Fokus kajian diarahkan pada empat konsep utama, yaitu taqwâ, ihsân, Hayâtan thayyibah, dan sa‘âdah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Buya Hamka, hidup mulia tidak ditentukan oleh aspek duniawi seperti kekayaan, keturunan, dan kedudukan sosial, melainkan oleh ketakwaan kepada Allah yang tercermin dalam keikhlasan, keluhuran akhlak, serta tanggung jawab sosial. Penafsiran Buya Hamka menegaskan pentingnya keseimbangan antara kesalehan spiritual dan kesalehan sosial sebagai fondasi kemuliaan hidup. Dengan demikian, penelitian ini mempertegas relevansi pemikiran Buya Hamka dalam merumuskan konsep hidup mulia yang bersumber dari Al-Qur’an dan kontekstual dengan kehidupan masyarakat Muslim

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇