Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University
Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.HnatiukNot a member yet
2694 research outputs found
Sort by
Penerapan Penggunaan Media Sistem Artificial Intelligence (AI) ChatGPT Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa pada Materi Deret Bilangan Kelas X di Sekolah SMA Islam Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin Tahun Ajaran 2025/2026
Pendidikan mempunyai peran penting dalam membentuk kemampuan
berpikir kritis siswa, khususnya dalam pembelajaran matematika. Namun, proses
pembelajaran matematika di sekolah masih sering didominasi oleh metode
konvensional yang berpusat pada guru, sehingga kemampuan berpikir kritis
matematis siswa belum berkembang secara optimal, terutama pada materi deret
bilangan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu
mendorong keterlibatan aktif siswa serta membantu mereka memahami konsep
secara lebih mendalam dan aplikatif. Salah satu alternatif yang dapat digunakan
adalah dengan media sistem Artificial Intelligence (AI) ChatGPT. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan berpikir kritis matematis siswa
sebelum di terapkan media AI ChatGPT (2) kemampuan berpikir kritis matematis
siswa sesudah di terapkan media AI ChatGPT (3) pengaruh dari media AI ChatGPT
terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa (4) respon kemampuan
berpikir kritis matematis siswa pada Materi Deret Bilangan dalam penerapan media
Sistem AI ChatGPT.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan
desain Quasi-Experiment melalui One-Group Pretest-Posttest Design. Data di
kumpulkan menggunakan tes yitu pretest dan posttest yang telah diuji validitas oleh
validator ahli. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA
Islam Sabilal Muhtadin Kota Banjarmasin yang terdiri dari satu kelas berjumlah 33
orang siswa, dengan sampel kelas X. Pengumpulan data dilakukan dengan tes,
angket, dan dokumentasi. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan uji
analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji hipotesis
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Hasil tes kemampuan berpikir kritis
Matematis siswa sebelum diterapkannya media sistem AI ChatGPT berada dengan
nilai rata-rata pretest sebesar 37,21 (2) Hasil tes kemampuan berpikir kritis
matematis siswa sesudah diterapkannya media sistem AI ChatGPT berada dengan
nilai rata-rata posttestt sebesar 73,09 (3) pengaruh media AI ChatGPT terhadap
kemampuan berpikir kritis matematis siswa dapat dilihat dari hasil selisih nilai ratarata
adalah
sebesar
-35,879
yang
artinya
ada
pengaruh
kemampuan
berpikir
kritis
matematis siswa, (4) Hasil respon kemampuan berpikir kritis matematis siswa
dalam di terapkannya media AI ChatGPT menunjukkan dengan kategori sangat
baik
Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pemangkih Seberang Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Penerimaan peserta didik (santri) merupakan salah satu mekanisme
penyelenggaraan pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Setiap instansi
pendidikan memiliki mekanisme berbeda dalam menarik calon peserta didik baru.
Khususnya dalam konteks pondok pesantren. Penerimaan santri baru ini bertujuan
untuk memenuhi tuntutan masa depan generasi penerus bangsa sebagai bekal
mereka melalui pendidikan formal. Pondok Pesantren Al-Muhajirin merupakan
salah satu pesantren yang memiliki sistem penerimaan santri baru yang dianggap
unik dengan metode yang khas dari sistem mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mekanisme
penerimaan santri baru pada Pondok Pesantren Al-Muhajirin berdasarkan fungsi
manajemen dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan,
pengaloksian hingga evaluasi berdasarkan teori manajemen POAC oleh George R.
Terry. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menemukan bahwa 1) Tahapan penerimaan santri baru pada
Pondok Pesantren Al-Muhajirin bersifat sederhana, fleksibel, dan berorientasi pada
nilai keikhlasan. Pertama, Pihak pimpinan pondok, bersama para ustadz,
melaksanakan muzakarah untuk merangkai mekanisme PPDB. Kedua, melakukan
penyebaran informasi melalui media sosial dan jaringan alumni. Ketiga,
Pendaftaran secara terbuka tanpa persyaratan administrasi ketat, pesantren
menerima santri dari berbagai latar belakang dan hanya melalui seleksi berbasis tes
membaca Al-Qur’an. Terakhir, sistem evaluasi yang digunakan juga melalui
muzakah seperti dilakukan pada saat perencanaan. Disana dibahas secara penuh
untuk hasil dan kendala yang didapatkan selama pelaksanaan PPDB. 2) Proses
pengalokasian santri baru juga berlangsung sederhana dan lebih menekankan pada
ketersediaan fasilitas dan pemerataan pembinaan. Pengalokasian santri ditentukan
berdasarkan hasil tes yang dilakukan saat seleksi PPDB dengan mempertimbangkan
fasilitas dan kelengkapan lainnya
Upaya Guru Membentuk Karakter Siswa Berbasis Ajaran Islam dalam Interaksi Sosial di MA SMIP 1946 Banjarmasin
Pembentukan karakter berbasis ajaran Islam merupakan aspek penting
dalam pendidikan, terutama untuk menghadapi tantangan moral dan sosial yang
berkembang dikalangan peserta didik. Nilai-nilai Islami diperlukan untuk
membimbing peserta didik agar mampu berinteraksi secara santun, bertanggung
jawab, dan berakhlak mulia. Guru Akidah Akhlak memegang peran penting sebagai
pendidik, pembimbing, dan teladan dalam membentuk karakter peserta didik
melalui penguatan nilai-nilai keIslaman.
cara langsu i
i se i
tahu i
nge i
k me i
ntu i
an u i
ju i
rtu i
litian ini be i
ne i
Pe i
k karakte i
ntu i
mbe i
dalam me i
ru i
paya gu i
u i
ng bagaimana dan
apa saja karakte i
r-karakte i
r be i
rbasis ajaran Islam yang dite i
rapkan di MA SMIP 1946
Banjarmasin. Se i
lain itu i
, pe i
ne i
litian ini ju i
ga be i
rtu i
ju i
an u i
ntu i
k me i
nge i
tahu i
i bagaimana
rbasis ajaran Islam se i
rta me i
nge i
tahu i
i apa
saja faktor pe i
nghambat dan pe i
ndu i
ku i
ng dalam me i
mbe i
ntu i
k karakte i
r be i
rbasis ajaran
Islam di MA SMIP 1946 Banjarmasin.
r be i
Penelitian ini berfokus pada pembentukan karakter peserta didik yang
diterapkan oleh guru Akidah Akhlak di MA SMIP 1946 Banjarmasin. Serta
dampaknya terhadap interaksi sosial peserta didik. Metode yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi. subjek penelitian terdiri dari guru dan peserta didik
di MA SMIP 1946 Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan karakter berbasis ajaran
Islam berjalan dengan baik. Guru menerapkan beberapa nilai karakter Islami, yaitu
akhlakul karimah, disiplin, kebersihan dan kerapian, ketaatan beribadah, serta adab
dalam berinteraksi. Upaya pembentukan karakter dilakukan melalui tiga tahapan
utama, yaitu moral knowing, moral loving, dan moral doing. Faktor pendukung dan
penghambat berasal dari pola asuh orang tua, lingkungan sosial, hubungan teman
sebaya, keteladanan guru serta program sekolah. Keteladanan guru dan pembiasaan
yang konsisten berperan penting dalam membentuk karakter Islami peserta didik.
Sehingga mereka mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam interaksi sosial
disekolah maupun lingkungan masyaraka
Efektivitas Konseling Individual dengan Teknik Self Management untuk Meningkatkan Akhlak Terpuji Siswa di MAN 4 Banjar
Konseling individual merupakan layanan bimbingan dan konseling yang
bertujuan membantu siswa mengatasi permasalahan secara tatap muka antara
konselor dan siswa. Akhlak terpuji adalah seseorang yang melakukan perbuatan bai
katas dasar kemauannya sendiri dan dilakukan dengan sungguh-sungguh. Salah
satu teknik yang dapat diterapkan dalam konseling individual adalah teknik self
management, yaitu teknik yang menekankan kemampuan siswa dalam mengelola,
mengontrol, dan mengarahkan perilaku dirinya sendiri secara sadar. Teknik ini
dapat membantu siswa dalam membentuk dan meningkatkan akhlak terpuji, seperti
sikap disiplin, tanggung jawab, dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi akhlak terpuji siswa sebelum dan
sesudah diberikan layanan konseling individual dengan teknik self management,
serta untuk mengetahui keefektifan layanan tersebut dalam meningkatkan akhlak
terpuji siswa.
Penelitian ini merupakan eksperimen kuantitatif dengan desain Single
Subject Research (SSR). Subjek dalam penelitian ini yaitu Guru Bimbingan dan
Konseling dan Siswa di MAN 4 Banjar. Metode pengumpulan data melalui
ddokumentasi, observasi, dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi self management dalam
layanan konseling individual terbukti efektif dalam membantu siswa, hasil
penelitian menunjukkan adanya perubahan positif yang konsisten pada setiap fase
pengamatan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif
Layanan Referensi di Perpustakaan (Studi Deskriptif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan)
Skripsi ini membahas tentang layanan referensi di dinas perpustakaan dan
kearsipan provinsi Kalimantan Selatan dan Kendala yang dihadapi pustakawan
dalam meningkatkan layanan referensi pada dinas perpustakaan dan kearsipan
provinsi Kalimantan Selatan.
Tujuan penelitian ini adalah Mendiskripsikan bagaimana layanan referensi
pada dinas perpustakaan dan kearsipan daerah provinsi Kalimantan Selatan dalam
meningkatkan layanan referensi serta Mendiskripsikan kendala apa saja yang
dihadapi pustakawan dalam meningkatkan layanan referensi pada perpustakaan dan
kearsipan daerah provinsi Kalimantan Selatan.
Adapun jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) yang
bersifat deskriptif kualitatif. Sementara teknik pengumpulan data pada penelitian
ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan juga dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan referensi pada Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan
dengan cukup baik. Hal ini dapat dilihat melalui peningkatan aksebilitas,
penyediaan koleksi yang beragam, serta komitmen pustakawan dalam memberikan
pelayanan yang akurat, ramah, dan profesional. Layanan ini didukung dengan jam
operasional yang luas, prosedur pelayanan yang sederhana, juga upaya
berkelanjutan dalam memperbaiki kinerja pustakawan, memperbaharui koleksi,
dan mendokumentasikan seluruh kegiatan layanan. Meskipun layanan referensi
masih bersifat offline dan menerapkan sistem tertutup, pemanfaatan katalog online
serta inovasi ruang layanan menunjukkan adanya perkembangan positif. Namun
disamping itu, ada kendala yang dihadapi pustakawan dalam meningkatkan layanan
referensi pada dinas perpustakaan dan kearsipan daerah provinsi Kalimantan
Selatan seperti perbedaan ekspetasi pemustaka dalam sistem layanan tertutup.
Kendala ini menjadi tantangan bagi pustakawan dalam menjaga agar pengalaman
pengguna tetap nyaman. Diperlukan strategi komunikasi dan inovasi layanan lebih
lanjut untuk menjembatani antara prosedur operasional perpustakaan dan
ekspektasi pemustaka. Hal ini menjadi perhatian agar pengalaman pemustaka atau
pengguna tetap optimal
Strategi Coping Stres Dalam Mengatasi Problema Akademik Mahasiswa FTK Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam
Negeri Antasari Banjarmasin menghadapi berbagai problema akademik yang
berpotensi menimbulkan stres, seperti tuntutan akademik yang tinggi, kesulitan
dalam pengelolaan waktu, pemahaman materi perkuliahan, serta tekanan dalam
penyusunan tugas akhir. Stres akademik yang tidak dikelola dengan baik dapat
berdampak negatif terhadap kondisi psikologis, emosional, dan prestasi akademik
mahasiswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi coping stres yang
digunakan mahasiswa FTK UIN Antasari Banjarmasin dalam mengatasi problema
akademik. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk strategi coping yang diterapkan
mahasiswa serta cara mereka mengelola tekanan akademik yang dialami selama
proses perkuliahan.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field
research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah
mahasiswa aktif Jurusan Pendidikan Agama Islam semester 9 angkatan 2021
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian
dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan dua strategi
coping utama, yaitu problem-focused coping dan emotion-focused coping. Strategi
problem-focused coping meliputi pengaturan manajemen waktu, mencari bantuan
akademik, dan modifikasi strategi belajar. Sementara itu, strategi emotion-focused
coping dilakukan melalui pendekatan spiritual, relaksasi dan pengalihan aktivitas,
serta dukungan sosial dari keluarga, teman, dan dosen pembimbing. Kedua strategi
tersebut digunakan secara fleksibel sesuai dengan situasi stres yang dihadapi
mahasisw
A Case Study on Fresh Graduate English Teachers’ First-Year Teaching Experience: Insights from New Educators.
This study investigates the first-year teaching experiences of two fresh
graduate English teachers in Indonesia. It aims to identify the challenges they
faced, examine how they adapted to the curriculum, students, and school
environment, and describe the most surprising or enjoyable experiences during
their initial year. A qualitative case study design was employed, with in-depth
interviews as the main data source. Thematic analysis was conducted to interpret
the data. Findings reveal that both teachers experienced reality shock, including
difficulties in managing student behavior, handling workloads, and adjusting to
school routines. Despite these challenges, they actively developed their
professional identities through reflection, adaptation, and interactions with
students and colleagues. Positive experiences, such as student appreciation and
lesson success, enhanced their motivation and resilience. Recommendations
include providing structured mentorship programs, organizing practical
workshops and training, encouraging reflective practice, and fostering supportive
school environments to support novice teachers during their first year. These
insights offer guidance for schools and teacher education programs to improve
support for early-career teacher
Analisis Amar Ma’ruf dan Nahi Mungkar dalam Novel “Yang Telah Lama Pergi” karya Tere Liye
Penelitian ini mengkaji amar ma’ruf dan nahi mungkar yang terkandung
dalam novel “Yang Telah Lama Pergi” karya Tere Liye. Novel sebagai salah satu
bentuk dakwah bil-kitabah memiliki potensi besar dalam menyampaikan pesan
moral dan keislaman secara kontekstual dan mudah diterima oleh pembaca.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk amar ma’ruf dan
nahi mungkar yang disampaikan secara eksplisit, serta menganalisis bagaimana
amar ma’ruf dan nahi mungkar tersebut dikonstruksikan melalui unsur intrinsik
novel, seperti alur cerita, sikap tokoh, dialog tidak langsung, dan rangkaian
peristiwa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis
penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui observasi objek dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan
metode analisis isi (content analysis) yang meliputi tahap persiapan,
pengorganisasian, dan pelaporan. Sumber data utama penelitian ini adalah novel
“Yang Telah Lama Pergi” karya Tere Liye, yang didukung oleh berbagai literatur
ilmiah relevan sebagai data sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa amar ma’ruf dalam novel ditampilkan
melalui ajakan untuk berbuat kebaikan, menolong sesama, bersikap bijaksana,
bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Sementara itu, nahi
mungkar direpresentasikan melalui upaya pencegahan terhadap kekerasan,
kezaliman, keserakahan, dan tindakan yang merugikan orang lain. Amar ma’ruf dan
nahi mungkar tidak hanya disampaikan secara eksplisit melalui dialog dan tindakan
tokoh, tetapi juga dikonstruksikan secara implisit melalui intrinsik novel seperti alur
cerita, sikap tokoh, dialog tidak langsung, dan rangkaian peristiwa. Dengan
demikian, novel “Yang Telah Lama Pergi” dapat dipahami sebagai media dakwah
tulis yang menyampaikan pesan amar ma’ruf dan nahi mungkar secara halus,
reflektif, dan kontekstual
Pesan Dakwah dalam Karya Kaligrafi Digital di Yayasan Annun Palangka Raya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan dakwah di era digital yang
menuntut pemanfaatan media visual sebagai sarana penyampaian pesan keislaman,
khususnya melalui karya kaligrafi digital. Kaligrafi digital tidak hanya berfungsi sebagai
karya estetis, tetapi juga sebagai media dakwah yang mengandung pesan akidah,
syariah, dan akhlak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan
menginterpretasikan pesan dakwah yang terkandung dalam elemen visual karya
kaligrafi digital di Yayasan Annun Palangka Raya dengan menggunakan pendekatan
semiotika Charles Sanders Peirce, yang memandang tanda melalui tiga unsur utama,
yaitu representamen, objek, dan interpretan. Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji makna tanda-tanda visual dalam karya
kaligrafi digital sebagai media dakwah visual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya-karya kaligrafi digital di Yayasan
Annun Palangka Raya mengandung pesan dakwah yang beragam dan mendalam. Pesan
akidah tercermin melalui tanda-tanda visual yang menegaskan keimanan kepada Allah
Swt, pesan syariah diwujudkan dalam simbol-simbol yang merepresentasikan praktik
ibadah dan ketaatan terhadap hukum Islam, sedangkan pesan akhlak ditegaskan melalui
representasi nilai-nilai moral seperti kesungguhan, kesabaran, dan tanggung jawab.
Melalui analisis semiotika Peirce, elemen visual dalam karya kaligrafi digital berfungsi
sebagai representamen yang merujuk pada objek ajaran Islam dan menghasilkan
interpretan berupa pemahaman pesan dakwah pada audiens. Perpaduan elemen visual
dengan ayat Al-Qur’an mampu memperkuat makna dakwah secara estetis dan
komunikatif, sehingga kaligrafi digital berpotensi menjadi media dakwah yang efektif
dan relevan bagi generasi muda
Analisis Implementasi Strategi STP (Segmenting, Targeting, Positioning) Manajemen BAZNAS Kalimantan Selatan untuk Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kalimantan Selatan
Zakat merupakan instrumen penting dalam ekonomi Islam yang berfungsi
untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Indonesia, pengelolaan zakat
dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Meskipun penghimpunan
zakat di BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan,
realisasinya masih belum sebanding dengan potensi zakat yang tersedia. Kondisi
ini melatarbelakangi perlunya analisis terhadap strategi pengelolaan zakat,
khususnya melalui pendekatan Segmenting, Targeting, dan Positioning (STP) guna
mengoptimalkan pengumpulan zakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi
Segmenting, Targeting, dan Positioning (STP) yang diterapkan oleh BAZNAS
Provinsi Kalimantan Selatan dalam optimalisasi pengumpulan zakat serta
mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian
lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi terhadap pihak-pihak terkait di BAZNAS Kalimantan Selatan.
Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kalimantan Selatan telah
menerapkan strategi STP melalui segmentasi muzakki, penentuan target potensial,
serta pembentukan citra lembaga yang amanah dan profesional. Strategi tersebut
berkontribusi terhadap peningkatan pengumpulan zakat, meskipun masih
menghadapi tantangan pada aspek literasi zakat, sumber daya manusia dan
kurangnya data penerimaan zakat