Ternopil Volodymyr Hnatiuk National Pedagogical University

Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
Not a member yet
    2694 research outputs found

    Bimbingan Rohani Islam Berbasis Kitab Nashoihud Diniyah Oleh KH. Ahmad Barmawi pada Majelis Tak’lim Baiturrahman

    No full text
    Penelitian ini membahas bimbingan rohani Islam berbasis Kitab Nashoihud Diniyah yang dilaksanakan oleh K.H. Ahmad Barmawi pada Majelis Taklim Baiturrahman, Desa Margasari Hulu, Kabupaten Tapin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses bimbingan rohani Islam yang dilakukan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Kitab Nashoihud Diniyah digunakan sebagai rujukan utama karena memuat ajaran akidah, ibadah, akhlak, dan tanggung jawab sosial yang relevan dengan kebutuhan jamaah dalam kehidupan sehari hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi K.H. Ahmad Barmawi dan jamaah Majelis Taklim Baiturrahman. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang utuh dan sistematis tentang pelaksanaan bimbingan rohani Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan rohani Islam yang dilakukan oleh K.H. Ahmad Barmawi menekankan pentingnya menuntut ilmu agama sebagai kewajiban setiap muslim. Materi pengajian diarahkan pada penguatan iman, perbaikan akhlak, peningkatan kualitas ibadah, serta pembinaan kepedulian sosial. Metode penyampaian bersifat komunikatif dan kontekstual sehingga jamaah mudah memahami dan mengamalkan ajaran yang disampaikan. Faktor pendukung bimbingan rohani meliputi ketokohan dan keteladanan K.H. Ahmad Barmawi, relevansi materi kitab, serta motivasi dan kesadaran jamaah. Faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan sarana pendukung seperti sound system yang kurang optimal, perbedaan kemampuan jamaah dalam memahami kitab, serta kesibukan sebagian jamaah yang memengaruhi kehadiran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan rohani Islam berbasis Kitab Nashoihud Diniyah di Majelis Taklim Baiturrahman berperan penting dalam membentuk pemahaman keagamaan jamaah secara menyeluruh dan aplikatif. Bimbingan ini tidak hanya memperkuat aspek spiritual individu, tetapi juga mendorong terbentuknya akhlak mulia dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat

    Pengaruh Religiusitas Terhadap Minat Mahasiswa Prodi Asuransi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin Berkarier di Lembaga Asuransi Syariah

    No full text
    Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, namun minat generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berkarier di lembaga asuransi syariah masih tergolong rendah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat tersebut, terutama dari sisi religiusitas individu. Mahasiswa dengan tingkat religiusitas yang tinggi diharapkan memiliki orientasi karier yang sejalan dengan nilai-nilai Islam, termasuk dalam memilih pekerjaan di sektor keuangan syariah. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap minat mahasiswa Program Studi Asuransi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin untuk berkarier di lembaga asuransi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi Asuransi Syariah angkatan 2020–2021 yang berjumlah 51 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiustas berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa untuk berkarier di lembaga asuransi syariah. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh t hitung 5.080 dengan t tabel sebesar 1,676 dengan nilai signifikansi (Sig. = 0,000 < 0,05), yang berarti hipotesis diterima. Nilai koefisien determinasi (R² = 33,2) menunjukkan bahwa 33,2% variasi minat berkarier mahasiswa dapat dijelaskan oleh variabel religiusitas, sedangkan sisanya 66,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Mahasiswa menunjukkan penerimaan kuat terhadap prinsip syariah dalam asuransi, seperti tolong menolong, tabarru‟, dan mudharabah, yang dianggap selaras dengan nilai Islam. Religiusitas tinggi mendorong preferensi karir pada lembaga asuransi syariah, sehingga menjadikannya lebih menarik dibandingkan asuransi konvensional bagi generasi muda

    Analisis Nilai Harga Wajar Saham Consumer Goods yang Terdaftar di JII70 Menggunakan Metode Valuasi Dividend Discount Model Pada Tahun 2024

    No full text
    Harga saham di pasar tidak selalu mencerminkan nilai harga wajar yang sesungguhnya. Oleh karena itu, diperlukan analisis valuasi untuk menilai apakah saham tersebut tergolong murah (undervalued) atau mahal (overvalued). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai wajar saham-saham sektor consumer goods yang tergabung dalam indeks JII70 pada tahun 2024 menggunakan metode valuasi Dividend Discount Model (DDM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dari lima perusahaan sektor consumer goods yang terdaftar di JII70 pada tahun 2024. Metode analisis yang digunakan berupa perhitungan valuasi nilai harga wajar Dividend Discount Model (DDM). Hasil analisis menunjukkan klasifikasi saham menjadi dua kategori, yaitu undervalued (harga pasar di bawah nilai wajar) yang terdapat pada satu dari lima saham yang diuji, dan overvalued (harga pasar di atas nilai wajar) yang terdapat pada empat dari lima saham yang diuj

    Pemenuhan Hak Anak Oleh Ibu Tunggal Pascaperceraian di Kota Banjarmasin

    No full text
    Tingginya angka perceraian di Kota Banjarmasin melahirkan banyak keluarga tidak lengkap dengan ibu sebagai orang tua tunggal, yang menghadapi persoalan serius terkait pemenuhan hak anak pasca perceraian. Hambatan utama muncul ketika ayah tidak menjalankan kewajiban nafkah sebagaimana diatur dalam hukum Islam maupun hukum positif Indonesia, sehingga menimbulkan beban ganda bagi ibu tunggal sebagai pengasuh sekaligus pencari nafkah. Kondisi ini berdampak pada kualitas pemenuhan hak-hak anak, baik dalam aspek kebutuhan dasar, pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan emosional. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji secara mendalam realitas pemenuhan hak anak oleh ibu tunggal pasca perceraian di Kota Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin, yang bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak anak oleh ibu tunggal pasca perceraian di Kota Banjarmasin. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan ibu tunggal pasca perceraian dan anak. Data sekunder berasal dari literatur hukum Islam, peraturan perundang-undangan, serta sumber tertulis lainnya. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami praktik pemenuhan hak anak oleh ibu tunggal pasca perceraian dalam konteks sosial dan hukum. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemenuhan hak anak oleh ibu tunggal pascaperceraian di Kota Banjarmasin mencakup lima aspek utama yaitu hak pengasuhan (hadhanah), hak kebutuhan dasar (nafaqah), hak pendidikan, hak kasih sayang, dan hak untuk berkembang. Dari lima aspek hak tersebut hanya dua aspek yang terpenuhi dan tiga aspek lainnya tidak terpenuhi dengan optimal. Secara keseluruhan, pemenuhan hak anak oleh ibu tunggal di Kota Banjarmasin tetap berlangsung, tetapi sering kali terhambat oleh faktor struktural dan sosial yang menekan kapasitas ibu tunggal. Pemenuhan hak anak tersebut menimbulkan dampak yang bersifat ganda. Komitmen ibu tunggal melahirkan dampak positif terhadap anak terbentuknya karakter mandiri, religius, disiplin, resilien, dan berprestasi. Namun juga melahirkan dampak negatif terhadap anak berupa menjadi tempat pelampiasan emosi ibu, iri dengan teman yang memiliki keluarga harmonis, kurangnya perhatian emosional, rendahnya rasa percaya diri anak, serta keterbatasan pemenuhan kebutuha

    تحليل الأخطاء اللغوية في كتابة نصوص خطبة الوداع لدى طلاب الصف النهائي بمعهد دار الهجرة للبنين = Linguistic Error Analysis in Writing "Khutbah Wada'" Texts by Final Year Students at Darul Hijrah Islamic Boarding School Martapur

    No full text
    This research originated from field observations revealing weak writing proficiency among final-year students at Darul Hijrah Institute, Martapura, in preparing the "Farewell Sermon" (Khutbah Wada'), which serves as a graduation requirement. Numerous deviations from linguistic rules were observed in these texts. The research aims to analyse five aspects: syntactic, morphological, orthographic, and semantic errors, as well as the factors causing these errors. This study employs a qualitative descriptive approach. The primary data sources are five "Farewell Sermon" texts written by the students, analysed using Error Analysis based on S.P. Corder’s model. The analysis procedures were conducted through the five stages defined by Corder: Collection of Data, Identification of Errors, Description of Errors, Explanation of Errors, and Evaluation of Errors. The results revealed a total of 355 errors; the most common being syntactic errors (147) and orthographic errors (139), followed by semantic errors (35) and morphological errors (34). These errors are attributed to interlingual and Intralingual factors, the latter comprising four aspects: ignorance of rule restrictions, overgeneralization, incomplete application of rules, and false concepts hypothesise

    Dinamika Ajaran Tasawuf di Pondok Pesantren Kota Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini mengkaji dinamika dan manifestasi tasawuf di pondok pesantren Kota Banjarmasin dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Fokus utama penelitian ini adalah mengungkap bagaimana tasawuf dihadirkan, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan pesantren, khususnya pada pesantren dengan tipologi salaf, khalaf (modern), dan gabungan, meskipun dalam praktiknya tasawuf tidak diajarkan secara formal sebagai mata pelajaran atau melalui kitab-kitab tasawuf klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pondok pesantren yang diteliti secara eksplisit menyatakan tidak mengajarkan tasawuf, dengan alasan bahwa tasawuf dianggap sebagai ilmu yang tinggi dan belum sesuai dengan tingkat pemahaman santri. Namun demikian, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai dan praktik tasawuf tetap hadir secara implisit dalam kehidupan pesantren melalui pembinaan akhlak, adab terhadap guru, pembiasaan ibadah, kedisiplinan, keteladanan pengasuh, serta kultur religius yang membentuk kesadaran spiritual santri. Tasawuf dalam konteks ini tidak tampil sebagai disiplin keilmuan formal, melainkan sebagai praksis hidup yang terinternalisasi dalam sistem pendidikan dan keseharian pesantren. Melalui analisis fenomenologis, penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren di Kota Banjarmasin mengembangkan suatu bentuk "tasawuf implisit" yaitu tasawuf yang tidak disebutkan secara terminologis, tetapi dijalankan melalui nilai, sikap, dan pola kehidupan religius. Temuan ini menunjukkan bahwa tasawuf di pesantren tidak selalu bergantung pada pengajaran kitab tasawuf atau praktik tarekat secara formal, melainkan dapat hidup dan berfungsi sebagai ruh pendidikan dalam pembentukan karakter dan spiritualitas santri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan studi tasawuf kontemporer, khususnya dalam konteks pendidikan pesantren, serta memperkaya wacana tentang hubungan antara tasawuf, akhlak, dan praktik pendidikan Islam di Indonesi

    Analisis Isi Materi Pendidikan Seksualitas dalam Buku Ajar Pendidikan Agama Islam

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan isi materi pendidikan seksualitas yang disajikan dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X SMA/SMK serta mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan seksualitas Islami yang terkandung di dalamnya. Pendidikan seksualitas dipandang sebagai upaya preventif dan edukatif dalam membentuk pemahaman, sikap, serta perilaku peserta didik agar sesuai dengan ajaran Islam, khususnya dalam menjaga kesucian, kehormatan, dan tanggung jawab moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data utama adalah Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X SMA/SMK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan pencatatan sistematis terhadap materi, tema, serta pesan-pesan nilai yang berkaitan dengan pendidikan seksualitas. Analisis data dilakukan dengan cara mengelompokkan, mengkategorikan, dan menafsirkan isi materi berdasarkan aspek-aspek pendidikan seksualitas Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksualitas dalam buku PAI Kelas X terintegrasi melalui beberapa aspek utama, yaitu, pendidikan tentang aurat, pendidikan tentang etika seksualitas, pendidikan tentang kesucian dan kehormatan. Materi-materi tersebut disajikan tidak hanya dalam bentuk pengetahuan, tetapi juga mengandung nilai-nilai akhlak dan tanggung jawab moral sesuai dengan ajaran Islam. Nilai-nilai pendidikan seksualitas Islami yang ditemukan meliputi nilai menjaga kehormatan diri, pengendalian hawa nafsu, rasa malu (ḥayā’), tanggung jawab, penghormatan terhadap martabat manusia, serta ketaatan terhadap ketentuan syariat dalam menyalurkan naluri seksual melalui pernikahan. Dengan demikian, buku PAI Kelas X telah memuat pendidikan seksualitas secara implisit dan normatif berbasis nilai-nilai Islam, yang berfungsi sebagai sarana pembinaan karakter peserta didik agar memiliki pemahaman seksualitas yang sehat, bermoral, dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran PAI yang lebih kontekstual dan responsif terhadap persoalan seksualitas remaja

    Dinamika Komunikasi Dakwah Dalam Majelis Ta’lim Al-Ihya Di Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi dakwah dalam Majelis Ta’lim Al-Ihya di Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan teknologi komunikasi yang turut memengaruhi pola penyampaian dakwah di tengah masyarakat, di mana pengajian tatap muka tetap menjadi metode utama, namun mulai didukung oleh pemanfaatan media digital sebagai sarana pelengkap. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola majelis, penceramah, serta jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dakwah dalam Majelis Ta’lim Al-Ihya berlangsung secara dinamis melalui perpaduan antara interaksi langsung dalam pengajian tatap muka dan pemanfaatan media digital. Pengajian tatap muka tetap menjadi inti kegiatan karena mampu memberikan pengalaman spiritual secara langsung, membangun adab dalam majelis, serta memperkuat kedekatan emosional antara da’i dan jamaah, sementara media digital dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk menjangkau jamaah yang tidak dapat hadir secara langsung, mengulang materi pengajian, serta memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan dakwah. Dinamika komunikasi dakwah yang terjadi menunjukkan adanya hubungan yang saling melengkapi antara komunikasi langsung dan komunikasi berbasis media digital dalam proses penyampaian pesan keagamaan. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi teknis maupun kultural, pemanfaatan media digital tetap memberikan kontribusi dalam memperluas jangkauan dakwah serta menjaga kesinambungan penyampaian materi keagamaan. Secara keseluruhan, Majelis Ta’lim Al-Ihya mampu mempertahankan tradisi dakwah konvensional sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi komunikasi, sehingga menciptakan dinamika komunikasi dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digita

    فعالية استخدام وسيلة العجلة الدوّارة في تعليم مهارة الكلام لطلبة الصف العاشر بالمدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية 2 بنجرماسين = Efektivitas Media Roda Putar (Spin Wheel) dalam Pembelajaran Maharah Kalam untuk Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 2 Banjarmasin

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara (maharah kalam) siswa dalam pembelajaran Bahasa Arab sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media Roda Putar (Spin Wheel) dalam pembelajaran maharah kalam dengan membandingkan hasil belajar kelas eksperimen yang menggunakan media tersebut dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Data diperoleh melalui tes dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan melalui uji instrumen, uji prasyarat, dan uji hipotesis. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,017 pada kelas kontrol yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Sedangkan pada kelas eksperimen diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pretest dan posttest. Dan Uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,458, yang lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, hipotesis nol (H0) diterima, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media roda putar tidak efektif dalam meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas X di MAN 2 Banjarmasin

    Rancangan Manajemen Kelas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di MAN Tanah Laut

    No full text
    Rendahnya motivasi belajar peserta didik berkaitan dengan manajemen kelas yang belum optimal. Terlihat dari kurangnya keaktifan, ketidakpatuhan terhadap aturan kelas, serta rendahnya tanggung jawab dalam mengerjakan tugas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa suasana kelas belum mampu mendorong perhatian, keterlibatan, dan minat belajar peserta didik. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan manajemen kelas yang efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tertib, dan kondusif. Dengan pengelolaan kelas yang baik, hambatan dalam pembelajaran dapat diminimalkan sehingga motivasi dan kemampuan peserta didik dapat berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rancangan manajemen kelas dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MAN Tanah Laut dan mengetahui strategi manajemen Kelas dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MAN Tanah Laut. Metode penelitian yang digunakan untuk jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kepala Madrasah, guru dan peserta didik yang memberikan informasi tentang data yang digali. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan manajemen kelas yang dirancang dan diterapkan secara efektif mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penerapan aturan dan prosedur yang jelas, penguatan positif, konsekuensi yang bersifat mendidik, pengelolaan waktu yang baik, serta penataan ruang kelas yang nyaman menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendorong peserta didik untuk lebih fokus dan termotivasi. Selain itu, strategi manajemen kelas melalui penataan lingkungan belajar, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, serta pembimbingan perilaku dan pemberian motivasi oleh guru berperan penting dalam meningkatkan partisipasi, rasa percaya diri, dan semangat belajar peserta didik. Dengan demikian, manajemen kelas yang baik menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran

    0

    full texts

    2,694

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institutional Repository of Ternopil National Pedagogical University V.Hnatiuk
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇