Rumah Jurnal Kampus Melayu
Not a member yet
593 research outputs found
Sort by
تحليل التعليم الاستدراكي في اللغة العربية في الفصل السابع بالمدرسة المتوسطة الحكومية ٣ بنغكاليس : Remedial Analysis of Arabic Language Learning in Class VII MTsN 3 Bengkalis
This study analyzes the implementation of remedial teaching in Arabic language learning and the challenges faced by teachers in Grade VII at MTsN 3 Bengkalis. Remedial teaching aims to help students who have not meet the Learning Objectives Attainment Criteria (KKTP) achieve the required competencies. In the Merdeka Curriculum, remedial teaching is not only intended to improve grades but also to deepen students’ understanding of the material. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that remedial teaching is conducted after students fail to meet the KKTP in daily tests, involving reviewing the material and providing new test items. While the implementation follows principles such as adaptability, interactivity, flexibility, prompt feedback, continuity, and service availability, it has not run optimally. Challenges include limited time, low student motivation, differences in learning abilities, lack of learning resources, and insufficient teacher training on remedial teaching concepts within the Merdeka Curriculum. The study concludes that greater support from various stakeholders is needed to ensure remedial teaching is implemented effectively in line with the principles of the Merdeka Curriculum
Code Mixing in Master Chef Indonesia
The purpose of this study is to know the type of type of code mixing used in Master Chef Indonesia Season 5 Episode 4 Round 1. Code Mixing is a person’s behavior which is a bilingualism multilingualism when talking them combine 1 language with other languages. In this study, researchers used qualitative research so that this research is more clear. Researchers found a previous research on code mixing, in this research researcher wants to research against Master Chef Indonesia research has 1 variable ie code mixing. It can be concluded that of 16 data found there are 3 types of code mixing used
Penerapan Media Audio QR Code Dalam Pembelajaran Istima’: : Studi Deskriptif Pada Siswa SD IT Cendikia Kota Padang
الاستماع، وتُحسّن مهاراتهم الفونولوجية، وتوسّع مفرداتهم، كما تشجع على التكرار الذاتي خارج الصف. فقد استطاع 70٪ من التلاميذ تقليد النطق بشكل جيد، وأظهر 40٪ منهم مبادرة ذاتية في التعلم دون توجيه من المعلم. كما أفاد أولياء الأمور بأنهم أصبحوا أكثر قدرة على مرافقة أبنائهم في عملية التعلم باستخدام هذه الوسيلة. وتدعم نتائج هذا البحث نظريات التعلم المتعدد الوسيلة (ماير)، واستقلالية المتعلم (هوليك)، والبنائية الاجتماعية (فيغوتسكي). ويوصي هذا البحث بتوسيع استخدام الوسيلة الصوتية القائمة على رمز الاستجابة السريعة في تعليم اللغة العربية لتعزيز مهارات الاستماع وبناء شراكة قوية بين المدرسة والأسرة.This study aims to describe the application of QR Code-based audio media in learning Arabic istima' (listening) at SD IT Cendikia Kota Padang. The background of this research departs from the need for learning media that is effective, fun, and encourages the learning independence of elementary school students. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation, involving 26 fourth grade students, Arabic teachers, and parents. The results showed that audio media accessed through the QR Code in the textbook made it easier for students to access auditory material, improve phonetic skills, expand vocabulary, and encourage independent repetition outside the classroom. 70% of students were able to imitate pronunciation well, and 40% showed initiative to learn without teacher direction. Parents also claimed that it was easier to accompany their children to learn through this media. The findings of this study are supported by the theories of Multimedia Learning (Mayer), learner autonomy (Holec), and social constructivism (Vygotsky). This study recommends expanding the use of QR Code-based audio media in Arabic language learning to strengthen istima' skills and build synergy between school and family.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media audio berbasis QR Code dalam pembelajaran istima’ (menyimak) bahasa Arab di SD IT Cendikia Kota Padang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan media pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan mendorong kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan melibatkan 26 siswa kelas IV, guru bahasa Arab, serta orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio yang diakses melalui QR Code dalam buku ajar mempermudah siswa dalam mengakses materi pendengaran, meningkatkan keterampilan fonetik, memperluas kosakata, serta mendorong repetisi mandiri di luar kelas. Sebanyak 70% siswa mampu menirukan pelafalan dengan baik, dan 40% menunjukkan inisiatif belajar tanpa arahan guru. Orang tua juga mengaku lebih mudah mendampingi anak belajar melalui media ini. Temuan penelitian ini didukung oleh teori Pembelajaran Multimedia (Mayer), learner autonomy (Holec), dan konstruktivisme sosial (Vygotsky). Penelitian ini merekomendasikan perluasan penggunaan media audio berbasis QR Code dalam pembelajaran bahasa Arab untuk memperkuat keterampilan istima’ dan membangun sinergi antara sekolah dan keluarga
Pengaruh Etos Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dalam Perspektif Islam (Studi Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh etos kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dalam perspektif islam pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan kepada pegawai BAPPEDA sebagai sampel dalam penelitian. Teknik pegambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling, dengan sampel berjumlah 87 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder serta data diolah menggunakan program SPSS versi 25 dan microsoft excel 2016. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi (R2 ), uji parsial (t), dan uji simultan (F). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara parsial, menunjukkan bahwa variabel etos kerja islam berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung > ttabel sebesar 11,047 > 1,988. Sedangkan, variabel motivasi kerja islam bepengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung > ttabel atau 2,215 > 1,988. Selain itu hasil analisis uji f menunjukkan bahwa etos kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai Fhitung > Ftabel atau 158,418 > 3,95 dengan nilai Sig 0,000 < 0,05. Oleh karena itu berarti etos kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 78,5%, sedangkan sisanya sebesar 21,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini
Implementasi Blue Economy Dalam Meningkatkan Pendapatan Nelayan Di Kelurahan Bajoe Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Syariah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Blue Economy Dalam Meningkatkan Pendapatan Nelayan Di Kelurahan Bajoe Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Syariah. Terdapat dua rumusan masalah yang dijadikan fokus, yaitu: 1. Bagaimana implementasi blue economy dalam meningkatkan pendapatan nelayan di Kelurahan Bajoe, 2. Bagaimana implementasi blue economy dalam meningkatkan pendapatan nelayan di Kelurahan Bajoe ditinjau dari perspektif ekonomi syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Blue Economy di Kelurahan Bajoe belum optimal. Dalam aspek pengelolaan sumber daya laut, nelayan menghadapi kendala seperti pencemaran laut, keterbatasan dalam efisiensi pemanfaatan sumber daya, belum diterapkannya prinsip nirlimbah secara maksimal, serta ketergantungan pada pasar lokal tanpa diversifikasi usaha. Adapun implementasi blue economy sesuai dengan perspektif ekonomi syariah, belum sepenuhnya tercermin dalam aktivitas ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Bajoe, ditandai dengan minimnya inovasi, kurangnya teknologi ramah lingkungan, dan terbatasnya pelatihan yang mendukung pengembangan usaha. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengoptimalkan penerapan blue economy yang berlandaskan pada nilai-nilai ekonomi syariah untuk mewujudkan peningkatan pendapatan nelayan yang adil dan berkelanjutan
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENYELENGGARAAN KEBIJAKAN JAMINAN PRODUK HALAL PADA TEMPAT PEMOTONGAN UNGGAS DI KOTA JAMBI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan kebijakan Jaminan Produk Halal (JPH) pada tempat pemotongan unggas di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model teori Collaborative Governance dari Anshell dan Gash serta pendekatan Pentahelix untuk mengidentifikasi kontribusi lima aktor utama: pemerintah, bisnis, akademisi, masyarakat dan media. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Tiga kegiatan utama dijadikan fokus analisis yaitu Kampanye WHO 2024, FGD oleh Bank Indonesia dan Pelatihan teknis penyembelihan unggas oleh Pusat Studi Kajian Halal Universitas Jambi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses kolaborasi belum berjalan optimal. Kegiatan kampanye cenderung simbolik dan tidak berdampak signifikan, sementara FGD dan pelatihan teknis penyembelihan menunjukan adanya kolaborasi yang lebih konstruktif. Hambatan utama yang dihadapi antara lain lemahnya koordinasi, belum adanya forum kolaboratif formal dan keterbatasan kapasitas Satgas Layanan Halal Jambi. Strategi aktor pemangku kepentingan masih berjalan sendiri-sendiri dan memerlukan arah kebijakan bersama untuk memperkuat kolaborasi.
Kata kunci: Kolaborasi, Jaminan Produk Halal, Collaborative Governance, Pentahelix, Tempat Pemotongan Unggas
Pemberdayaan Zakat Produktif kepada Mustahik di Baznas Kabupaten Bengkalis Melalui Program Bengkalis Sejahtera
Bengkalis sejahtera adalah bantuan modal usaha yang diberikan kepada fakir miskin untuk melaksanakan usaha produktif, maupun bantuan bersifat kosumtif. Usaha produktif seperti: bertani, berkebun, berternak, berjualan, kerajinan rumah tangga, dan lain-lain. Namun dari banyak dana zakat yang disalurkan melalui program Bengkalis sejahtera usaha produktif, seperti pada tahun 2019 dengan jumlah 100 orang penerima program Bengkalis sejahtera, hanya beberapa orang yang usahanya terus tumbuh dan berkembang, selebihnya tidak berkembang, bahkan tutup dan gulung tikar. Sehingga apa yang diharapkan dari program ini yang ingin menjadikan mustahik menjadi muzakki tidak tecapai dan terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor dan solusi permasalahan diatas. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, dengan sumber data primer wawancara dan sumber skunder berupa buku (kitab), catatan, transkrip, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, legger, agenda dan sebagainya. Data dianalisis dengan metode diskripsi, setelah itu dengan metode conten analisis. Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor-faktor penerima zakat produktif (mustahiq) dalam program Bengkalis Sejahtera Badan Amil Zakat Nasional Kabupatn Bengkalis pada tahun 2019 banyak yang tidak berhasil memajukan usahnya atau gulung tikar diantara penyebabnya adalah minimna skill yang dimiliki mustahiq, kecilnya bantuan usaha, kurangnya rasa tanggungjawab dan sikap wirausaha. Sementara untuk solusinya adalah dilakukan pengawasan atau monitoring, diberi pelatihan atau pendampingan dan menanamkan nilai-nilai keislaman dalam berusaha
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MASYARAKAT MENGGUNAKAN LAYANAN BANK DIGITAL (Studi pada masyarakat kabupaten bone)
The rapid development of information technology in the current digital era has influenced human behavior patterns in accessing various information and various service features, especially in digital banking. The purpose of this study is to analyze the factors that influence the interest of the Bone Regency community in using digital banking services with the Technology Acceptance Model (TAM) approach. This study analyzed 50 respondents using quantitative methods. The data collection technique was the distribution of questionnaires via Google Form, then the data analysis technique used multiple regression tests. The results of this study indicate that there is a positive and significant influence of the variables of perceived ease and perceived benefits on people's interest in using digital banking services.Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat di era digital saat ini telah mempengaruhi pola perilaku manusia dalam mengakses beragam informasi dan berbagai fitur layanan terutama pada perbankan digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat kabupaten bone menggunakan layanan bank digital dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Penelitian ini menganalisis 50 responden dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu penyebaran kuesioner melalui google form selanjutnya teknik analisis data menggunakan uji regresi berganda. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikansi variabel persepsi kemudahan dan persepsi manfaat terhadap minat masyarakat untuk menggunakan layanan bank digital
STUDI DESKRIPTIF IMPLIKASI PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS HADIS AKHLAK PADA SANTRI DINIYAH TAKMILIYAH AL-IKHLAS LEUWIGAJAH
The identified problem is the need for an educational approach that aligns character development with Islamic understanding. This study aims to identify the implications of thematic based learning on Hadith Akhlaq for students of Diniyah Takmiliyah at Al-Ikhlas Leuwigajah. The research methodology used is qualitative descriptive, employing data collection techniques through participatory observation and in-depth interviews. Findings indicate that thematic based learning on Hadith Akhlaq positively contributes to the moral and spiritual character development of students, enhances their understanding of religious teachings, and strengthens the relationship between religious knowledge and daily life.Masalah yang diidentifikasi adalah kebutuhan akan pendekatan pembelajaran yang menyelaraskan pengembangan karakter dengan pemahaman agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi implikasi pembelajaran tematik berbasis hadis akhlak pada santri diniyah takmiliyah Al-Ikhlas Leuwigajah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil temuan menunjukkan bahwa pembelajaran tematik berbasis hadis akhlak mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan karakter moral dan spiritual santri, meningkatkan pemahaman mereka terhadap ajaran agama, serta memperkuat hubungan antara ilmu agama dan kehidupan sehari-hari
Aktivasi Otak pada Pembelajaran Anak Usia Dini
Children's learning is an important topic in the world of education. One interesting aspect of children's learning is brain activation. Brain activation in children's learning is an important process that influences how children learn, process information, and develop cognitive skills. Studies on brain activation in children's learning have shown that an adequate learning environment and appropriate stimulation can help optimize brain activation in children. In addition, developments in neuroimaging technology have allowed researchers to see children's brain activity as they learn, providing valuable insight into how the brain reacts to learning stimuli. The author aims to analyze and write a journal with the title "Brain Activity in Early Childhood Learning Dini” using qualitative methods, namely data collection. According to the author, to optimize children's intellectual, physical and mental development, an educator must provide education and stimulation to children by creating a good learning environmentPembelajaran anak merupakan topik penting dalam dunia pendidikan. Salah satu aspek yang menarik dalam pembelajaran anak adalah aktivasi otak. Aktivasi otak pada pembelajaran anak merupakan proses penting yang memengaruhi cara anak-anak belajar, memproses informasi, dan mengembangkan keterampilan kognitif. Studi tentang aktivasi otak pada pembelajaran anak telah menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang memadai dan stimulasi yang tepat dapat membantu mengoptimalkan aktivasi otak pada anak-anak. Selain itu, perkembangan teknologi neuroimaging telah memungkinkan para peneliti untuk melihat aktivitas otak anak-anak saat mereka belajar, memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana otak bereaksi terhadap rangsangan pembelajaran.Penulis bertujuan menulis untuk menganalisis dan menulis jurnal dengan judul “Aktivitasi Otak dalam Pembelajaran Anak Usia Dini” dengan menggunakan metode kualitatif yaitu pengumpulan data. Menurut penulis, untuk mengoptimalkan perkembangan kecerdasan, fisik dan mental anak, seorang pendidik harus memberikan edukasi dan stimulasi kepada anak dengan menciptakan lingkungan belajar yang baik.