Rumah Jurnal Kampus Melayu
Not a member yet
    593 research outputs found

    DETERMINAN MANAJEMEN LABA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD & STAPLES RETAILING AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba. Variabel Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Leverage diukur menggunakan Debt on Assets Ratio (DAR), dan Ukuran Perusahaan diukur menggunakan Log Natural (Ln). Sedangkan Manajemen Laba diukur dengan menggunakan Akrual Diskresioner (DAC). Penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan diperoleh dari website resmi BEI. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Food & Staples Retailing and Beverage di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021. Terdapat 60 laporan keuangan dengan jumlah populasi 12 perusahaan dengan periode pengamatan selama 5 tahun. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS versi 27 sebagai alat uji. Variabel Profitabilitas (X1) diperoleh thitung = 1.772 < ttabel = 2,00324 dengan nilai signifikasinya 0,082 > 0,05, dengan demikian variabel profitabilitas (X1) tidak berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap manajemen laba. Variabel Leverage (X2) diperoleh thitung = 1.468 < ttabel = 2,00324 dengan nilai signifikasinya 0,148 > 0,05, dengan demikian variabel Leverage (X2) tidak berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap manajemen laba.  Variabel ukuran perusahaan (X3) diperoleh thitung = -2,228 < ttabel = -2,00324 dengan nilai signifikasinya 0,03 < 0,05, dengan demikian variabel Leverage (X2) tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Pada uji Simultan (F) Fhitung = 4,198 > Ftabel = 2,525 dengan nilai signifikasi 0,09 > (α) = 0,05 dengan demikian variabel Profitabibilitas, Leverage dan Ukuran perushaan secara simultan tidak berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap manajemen laba.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba. Variabel Profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Leverage diukur menggunakan Debt on Assets Ratio (DAR), dan Ukuran Perusahaan diukur menggunakan Log Natural (Ln). Sedangkan Manajemen Laba diukur dengan menggunakan Akrual Diskresioner (DAC). Penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan diperoleh dari website resmi BEI. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Food & Staples Retailing and Beverage di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021. Terdapat 60 laporan keuangan dengan jumlah populasi 12 perusahaan dengan periode pengamatan selama 5 tahun. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS versi 27 sebagai alat uji. Variabel Profitabilitas (X1) diperoleh thitung = 1.772 < ttabel = 2,00324 dengan nilai signifikasinya 0,082 > 0,05, dengan demikian variabel profitabilitas (X1) tidak berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap manajemen laba. Variabel Leverage (X2) diperoleh thitung = 1.468 < ttabel = 2,00324 dengan nilai signifikasinya 0,148 > 0,05, dengan demikian variabel Leverage (X2) tidak berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap manajemen laba.  Variabel ukuran perusahaan (X3) diperoleh thitung = -2,228 < ttabel = -2,00324 dengan nilai signifikasinya 0,03 < 0,05, dengan demikian variabel Leverage (X2) tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap manajemen laba. Pada uji Simultan (F) Fhitung = 4,198 > Ftabel = 2,525 dengan nilai signifikasi 0,09 > (α) = 0,05 dengan demikian variabel Profitabibilitas, Leverage dan Ukuran perushaan secara simultan tidak berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap manajemen laba

    PERBANDINGAN SAHAM SYARIAH DAN SAHAM KONVENSIONAL DINILAI DARI ASPEK PROFITABILITAS DAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN JII DAN LQ45

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya gap dari segi minat masyarakat terhadap perusahaan saham, dimana perusahaan saham syariah kurang diminati masyarakat dibandingkan perusahaan saham konvensional sehingga berpengaruh pada harga sahamnya.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kinerja keuangan antara saham syariah (JII) dan saham konvensional (LQ45) yang diukur menggunakan rasio keuangan dari profitabilitas dan dividen.  Penelitian ini menggunakan rasio keuangan ROA, ROE dan DPR. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 perusahaan saham syariah (JII) dan 5 perusahaan saham konvensional (LQ45). Sampel yang dipilih menggunakan teknik non probability sampling dengan metode Judgement sampling.  Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis SPSS berupa uji normalitas, uji homogenitas dan uji alternatif mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh hasil uji alternatif Mann whitney dari ROA sebesar 0,846 > 0,05, dan dari ROE sebesar 0,888 > 0,05 ini berarti tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan dari aspek Profitabilitas antara Saham Syariah (JII) dan Saham Konvensional (LQ45). Diperoleh hasil uji alternatif Mann whitney pada DPR sebesar 0,001 < 0,05, ini berarti terdapat perbedaan kinerja keuangan dari aspek Dividen antara Saham Syariah (JII) dan Saham Konvensional (LQ45).Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya gap dari segi minat masyarakat terhadap perusahaan saham, dimana perusahaan saham syariah kurang diminati masyarakat dibandingkan perusahaan saham konvensional sehingga berpengaruh pada harga sahamnya.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kinerja keuangan antara saham syariah (JII) dan saham konvensional (LQ45) yang diukur menggunakan rasio keuangan dari profitabilitas dan dividen.  Penelitian ini menggunakan rasio keuangan ROA, ROE dan DPR. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 perusahaan saham syariah (JII) dan 5 perusahaan saham konvensional (LQ45). Sampel yang dipilih menggunakan teknik non probability sampling dengan metode Judgement sampling.  Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis SPSS berupa uji normalitas, uji homogenitas dan uji alternatif mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh hasil uji alternatif Mann whitney dari ROA sebesar 0,846 > 0,05, dan dari ROE sebesar 0,888 > 0,05 ini berarti tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan dari aspek Profitabilitas antara Saham Syariah (JII) dan Saham Konvensional (LQ45). Diperoleh hasil uji alternatif Mann whitney pada DPR sebesar 0,001 < 0,05, ini berarti terdapat perbedaan kinerja keuangan dari aspek Dividen antara Saham Syariah (JII) dan Saham Konvensional (LQ45

    Peran Pembina Asrama dalam Meningkatkan kedisiplinan Santriwati di Asrama I Pondok Pesantren Bequranic Bengkalis

    Get PDF
    This type of research is descriptive qualitative, and uses field research. The data source forthis research is the female students of dormitory I at the Bequranic Bengkalis Islamic BoardingSchool, which consists of 111 female students. Furthermore, data collection in this research usedsystematic sampling techniques and the results of data collection in this research were analyzedusing qualitative data analysis techniques. Based on the research findings, it can be concluded thatthe results of this research are in accordance with the problem formulation, namely the role ofdormitory supervisors in improving discipline in dormitory I of the Bequranic Bengkalis Islamicboarding school, the results of this research show. That the role of dormitory supervisors inimproving the discipline of female students is very important. As well as the existence of dormitorysupervisors as second parents in improving student discipline, the methods in this research include:advice method, example method, and habituation method. The obstacles experienced by dormitorysupervisors in improving the discipline of female students are a lack of maximum cooperationbetween parents and dormitory supervisors, a lack of motivation and enthusiasm for female studentsin studying, and less intensive supervision of regulations. Meanwhile, the solution taken by thedormitory supervisors to improve female students' discipline is that the dormitory supervisorscollaborate with the parents of the female students, providing advice and role models to the femalestudents. As well as giving punishment to female students who violate the rules of the BequranicBengkalis Islamic boarding schoolKeywords: Dormitory Supervisor, and Disciplin

    Analisis Dampak Bumdes terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu Kabupaten Tanjung Jabung Timur

    Get PDF
    Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan Lembaga yang bergerak dalam bidang pengelolaan aset-aset dan Sumberdaya ekonomi desa yang bertujuan untuk mengoptimalkan ekonomi Desa dengan menciptakan dan meningkatkan peluang usaha, lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan desa sampai pada titik Kesejahteraan Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  dampak BUMDes terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu. Pada penelitian ini metode yang digunakan kualitatif dengan pengecekan keabsahan data dengan teknik triangulasi dan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Adapun yang menjadi informan pada penelitian ini yaitu dua aparat desa, lima orang pengelolah Bumdes dan tiga orang masyarakat desa. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tiga indikator yang dijalankan yakni Infrastruktur, pembangunan gedung serba guna dan dermaga/pelabuhan, Kondisi kesehatan masyarakat, pembangunan PAM air agar masyarakat dapat mendapat air yang layak untuk digunakan sehari-hari. Pembangunan pertanian, pembangunan dermaga/pelabuhan sebagai alat bongkar muat hasil perkebunan dan pertanian. Dan enam yang belum terpenuhi adalah : Pendidikan yang ada dipedesaan, tingkat industrialisasi, perkembangan usaha tingkat rawan bencana, aspek kelembagaan dan modal social, aspek sosial budaya. Dan beberapa kendala yang dapat diidentifikasi: Keterbatasan sumber daya, keterbatasan akses pasar, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan. Ketergantungan pada Faktor Eksternal, Keterbatasan Infrastruktur, Keterbatasan Modal

    ANALISIS PEMBIAYAAN GRIYA TAKE OVER DAN DAMPAKNYA DENGAN AKAD MURABAHAH (Studi Pada BSI Cabang Bone)

    No full text
    This study aims to determine how the takeover mechanism (debt transfer) in an effort to overcome problematic credit and to determine the impact of Customers taking over (debt transfer) at BSI KC Bone. Based on the objectives of the study, this study uses a qualitative research method using observation, documentation and interview techniques as data collection techniques. Based on the results of the study, the takeover mechanism (debt transfer) is that customers submit an application, complete the completeness of the documents, the bank verifies the data, there is approval for takeover financing (debt transfer), then binding, finally disbursement. The impact for BSI is to increase the BSI bank margin, while for customers it is to get additional funds, can extend the installment period, a solution when finances are unhealthy, can transact according to sharia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme take over (pengalihan utang) dalam upaya mengatasi kredit bermasalah dan mengetahui dampak Nasabah melakukan take over (prngalihan utang) di BSI KC Bone. Berdasarkan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara sebagai teknik pemgumpulen data. Berdasarkan hasil penelitian, mekanisme take over (pengalihan utang) yaitu nasabah mengajukan permohonan, melengkapi kelengkapan dokumen, bank melakukan verifikasi data, adanya persetujuan pembiayaan take over (pengalihan utang), selanjutnya pengikatan, terakhir pencairan. Adapun Dampak bagi BSI yaitu menambah margin bank BSI, sedangkan bagi nasabah yaitu mendapatkan dana tambahan, dapat memperpanjang jangka cicilan, solusi sat keuangan tidak sehat, dapat bertransaksi secara syariah. &nbsp

    Analisis Perbandingan Penerapan Manajemen Resiko Pembiayaan Leasing Syariah Dan Non-Syariah Terhadap kredit Motor Di Dialer Kota Jambi (Studi Kasus FIFGROUP Kota Jambi)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan penerapan manajemen risiko pembiayaan pada sewa syariah dan non syariah pada FIFGROUP kota Jambi. Penerapan manajemen risiko pembiayaan dalam sewa guna usaha mengacu pada berbagai aspek dan praktik yang dirancang untuk mengidentifikasi, mengukur, mengelola dan mengurangi risiko yang mungkin timbul dalam proses pembiayaan sewa guna usaha. Yang baru: belum adanya kajian mengenai perbedaan penerapan risiko pembiayaan pada leasing syariah dan non syariah di kota Jambi dan penelitian sebelumnya hanya membahas penerapan manajemen risiko pada kedua metode leasing tersebut. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian studi komparatif, menggunakan data hasil kuesioner yang dibagikan kepada masyarakat kota Jambi yang pernah menyewa di FIFGROUP kota Jambi. Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan manajemen penerapan leasing syariah dan non syariah di FIFGROUP kota Jambi. Hal ini terlihat dari hasil perhitungan statistik menggunakan metode Mann Whitney dengan keluaran sig sebesar 0,000 < 0,05.Kata kunci: Leasing Syariah, Leasing Non-Syariah, FIFGROUP, Manajemen resik

    Analisis Pengaruh Persepsi Kemudahan dan Persepsi Manfaat Terhadap Kepuasan Pengguna QRIS Sebagai Layanan Digital pada Mahasiswa Pengguna QRIS di Universitas Jambi

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Persepsi Kemudahan dan Persepsi Manfaat Terhadap Kepuasan Pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Sebagai Layanan Digital pada Mahasiswa Pengguna QRIS di Universitas Jambi”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, persepsi manfaat terhadap kepuasan pengguna QRIS sebagai layanan digital di Universitas Jambi baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Jambi yang telah menggunakan QRIS. Pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling dengan teknik proportionate Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan kuesioner (angket) dalam bentuk pertanyaan yang disebar secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel persepsi kemudahan berpengaruh terhadap kepuasan menggunakan QRIS didasarkan pada nilai Sig 0,000 < 0,05 dan t-hitung > t-tabel. Variabel persepsi manfaat berpengaruh terhadap kepuasan menggunakan QRIS didasarkan pada nilai Sig 0,000 < 0,05 dan t-hitung > t-tabel, dan secara simultan variabel persepsi kemudahan dan variabel persepsi manfaat mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pengguna QRIS didasarkan pada nilai F hitung 204,197 > F tabel 3,090 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05

    Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Keputusan Nasabah Menggunakan Program Tepat Pembiayaan Syariah Kelompok

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mendorong nasabah menggunakan program Tepat Pembiayaan Syariah Kelompok di BTPN Syariah dengan metode kualitatif menggunakan data primer melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa mekanisme pemberian pembiayaan program tepat pembiayaan syariah kelompok di BTPN Syariah melalui tahapan pre-marketing, sosialisasi, pengecekan data diri dan BI Checking, survei, wawancara, Pelatihan Dasar Keanggotaan (PDK), pembentukan kelompok, serta monitoring dan evaluasi. Faktor-faktor yang mendorong nasabah menggunakan program ini adalah pengetahuan produk, kepercayaan, dan sosialisasi. Bank memberikan informasi yang membantu nasabah memahami produk dan proses pengajuan yang mudah serta pelayanan ramah meningkatkan kepercayaan. Sosialisasi rutin juga berperan penting dalam keputusan nasabah. Upaya bank BTPN Syariah dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi ummat melalui pemberian akses pembiayaan yang mudah, pelatihan kewirausahaan dan pendampingan rutin bagi nasabah, pelaksanaan akad murabahah sesuai dengan fatwa DSN-MUI, sistem tanggung renteng sesuai dengan akad kafalah

    PERKEMBANGAN KONFIGURASI POLITIK DI INDONESIA

    Get PDF
    Artikel ini membahas langkap politik di Indonesia. Yang dimaksud dengan konfigurasi politik adalah konfigurasi yang membuka ruang partisipasi publik untuk memaksimalkan partisipasi dalam menentukan kebijakan nasional. Konfigurasi ini seolah menunjukkan bahwa politik memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengambilan kebijakan melalui negara hukum (parlemen). Konfigurasi politik tertentu juga menghasilkan karakteristik produk huskum tertentu. Pada dasarnya dapat dikatakan bahwa hukum adalah produk politik. Seperti dikatakan Satjipto Rahardjo, jika kita melihat hubungan antara subsistem politik dan subsistem hukum, kita akan menemukan bahwa energi politik sangat terkonsentrasi, dan hukum selalu dalam posisi lemah. Pengaruh politik dalam hukum berarti juga berlaku bagi penegakan hukum, karakter produk hukum, dan proses legislasi itu sendiri. Pernyataan tersebut di atas dapat dilihat dari fakta hukum dalam sejarah Indonesia, di mana pelaksanaan dan penegakan fungsi tidak selalu bersamaan dengan perkembangan strukturnya, jelaslah jika skala perkembangan hukum di Indonesia adalah penyatuan dan kodifikasi hukum, Kemudian perkembangan struktur hukum telah berjalan dengan baik. Stabil dari waktu ke waktu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan cara pengumpulan data, dalam penelitian ini survey kepustakaan yang bersumber dari artikel dan jurnal. Dalam artikel ini, kami akan membahas perkembangan politik di Indonesia dalam berbagai periode. Yang pertama adalah periode demokrasi liberal, periode demokrasi terpimpin, periode orde baru, dan terakhir jatuh bangunnya formasi politi

    IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN SUKAJADI KOTA PEKANBARU: IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN SUKAJADI KOTA PEKANBARU

    No full text
    This study aims to analyze the implementation of regional regulation number 8 of 2014 concerning waste management in Sukajadi District with a qualitative research method. The theory used is based on the public policy implementation model proposed by Edward III, which shows that there are 4 (four) variables that play an important role in achieving successful implementation. The four variables are Communication, which shows that each policy can be implemented properly if there is effective communication between the program or policy implementer and the target group, Resources, which means that each policy must be supported by adequate resources, Disposition, or attitude is a character and characteristic that is closely attached to the policy / program implementor and Bureaucratic Structure, which refers to the bureaucratic structure being important in policy implementation. The results of the research on the Implementation of Regional Regulation Number 8 of 2014 concerning Waste Management in Sukajadi District, Pekanbaru City where effective communication of policies and programs has not been running on the aspect of coordination on the intensity of communication has not run optimally between the stakeholders involved. Translated with DeepL.com (free version).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisi implementasi peraturan daerah nomor 8 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah di Kecamatan Sukajadi dengan metode penelitian kualittaif. Teori yang digunakan berdasarkan Model Implementasi kebijakan public dikemukakan oleh Edward III menunjuk  adanya 4 (empat) variabel yang berperan penting dalam pencapaian keberhasilan implementasi. Empat variabel tersebut adalah Komunikasi, yaitu menunjuk setiap kebijakan dapar dilaksanakan dengan baik jika terjadi komunikasi efektif antara pelaksana program atau kebijakan dengan para kelompok sasaran (target group), Sumber daya, yaitu setiap kebijakan harus didukung oleh sumber daya yang memadai, Disposisi, atau sikap adalah watak dan karakteristik yang menempel erat kepada impelementor kebijakan/program dan Struktur Birokrasi, yaitu menunjuk pada struktur birokrasi menjadi penting dalam implementasi kebijakan. Hasil penelitian Implementasi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah di Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru dimana komunikasi efektif kebijakan dan program belum berjalan pada aspek koordinasi terhadap intensitas komunikasi belum berjalan maksimal antar stakeholder yang terlibat

    471

    full texts

    593

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Kampus Melayu
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇