Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Not a member yet
169 research outputs found
Sort by
Pengaruh Likuiditas, Leverage dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur (Jakarta Islamic Index 2019-2023)
Kebijakan dividen adalah keputusan yang menentukan apakah laba perusahaan akan dibagikan kepada investor sebagai dividen atau akan ditahan sebagai laba ditahan untuk mendukung investasi di masa depan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh likuiditas, leverage dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 sampel perusahaan dengan periode waktu selama 5 tahun yaitu 60 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas dan leverage tidak berpengaruh signifikan sedangkan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan dividen. Secara simultan bahwa variabel likuiditas, leverage dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Hasil perhitungan koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel likuiditas, leverage dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen memberikan pengaruh sebesar 29.1% dan sisanya sebesar 70.9% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini
Analisis Kinerja Keuangan Bank Pembangunan Daerah Jambi Syariah pada Tahun 2019-2023
Perbankan di Indonesia baik konvensional maupun syariah telah mengalami transformasi yang baik dalam pembangunan ekonomi negara ini. Perbankan syariah kini berkembang pesat di Indonesia dengan menggunakan prinsip syariah dan dapat bersaing dengan perbankan konvensional. Setiap perbankan dituntut untuk memiliki kinerja keuangan yang baik dimana kinerja keuangan yang baik memberikan dampak penting bagi kemajuannya. kinerja keuangan yang baik memberikan dampak penting bagi kemajuannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja keuangan Bank Pembangunan Daerah Syariah Jambi berdasarkan rasio profitabilitas, likuiditas dan solvabilitas. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan analisis data dari laporan keuangan Bank Pembangunan Syariah Jambi tahun 2019-2023. Hasil penelitian Hasil penelitian menunjukkan kinerja keuangan yang sehat, dengan rasio profitabilitas dikategorikan baik/sehat, rasio likuiditas juga dikategorikan baik/sehat dan rasio solvabilitas baik/sehat sampai sangat sehat. rasio solvabilitas baik/sehat sampai sangat sehat. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk mengevaluasi kinerja keuangan yang berdampak pada kemajuan perekonomian nasional khususnya perekonomian di Provinsi Jambi
Analisis Peran Badan Usaha Milik Desa dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Rantau Kapas Mudo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran badan usaha milik desa Rantau Kapas Mudo dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, penelitian ini berjenis kualitatif. Objek dalam penelitian ini yaitu pengurus BUMDes Rantau Kapas Mudo dan Masyarakat Desa Rantau Kapas Mudo. Adapun sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder. Dengan melakukan metode analisis data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi secara personal, kemudian data diolah dengan teknik pengolahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pengelolaan BUMDes dalam meningkatkan pendapatan sangat membantu masyarakat setempat khususnya yang berada di Desa Rantau Kapas Mudo. Pola perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan yang digunkan BUMDes Rantau Kapas Mudo Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari. Peran BUMDes Rantau Kapas Mudo dalam meningkatkan pendapatan masyarakat telah diwujudakan walaupun belum maksimal, peranan BUMDes Rantau Kapas Mudo diwujudkan dengan adanya unui-unit usaha yang ada didalamnya seperti: unit simpan pinjam, kerajinan tangan dan menjahit, penyewaan alat-alat pertanian, unit toko bangunan
Analisis Good Corporate Governance Perbankan Syariah Indonesia: Perspektif Maqashid Syariah
Dalam mendorong kinerja perbankan, pelaksanaan good corporate governance (GCG) menjadi salah satu kunci keberhasilan. Sebagaimana praktik perbankan syariah bertumpu pada syariat Islam, diharapkan penerapan GCG akan mengandung dan mendorong tercapainya tujuan syariat (maqashid syariah). Penelitian ini merumuskan sebuah indeks pengukuran kandungan maqashid syariah dalam praktik GCG yang berangkat dari indikator maqashid dharuriyyat dengan dimensi dan elemen disesuikan dengan faktor penilaian GCG. Kemudian secara deskriptif kualitatif menganalisis laporan pelaksanaan GCG perbankan syariah di Indonesia menggunakan indeks pengukuran yang sudah disusun. Ditemukan bahwa praktik GCG perbankan syariah di Indonesia sudah berjalan dengan baik dan mengandung nilai-nilai maqashid syariah, namun masih terdapat beberapa catatan kekurangan yang harus diperbaiki
Peran Ekonomi Syariah dalam Meningkatkan Toleransi dan Perdamaian Antar Umat Beragama
Dalam kehidupan berkelompok, seseorang akan berinteraksi dengan individu dari berbagai latar belakang yang berbeda. Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman suku, ras, bahasa, budaya, dan agama. Sistem ekonomi Islam dapat diterapkan oleh semua orang apapun agama, suku, dan ras yang berbeda, karena sifatnya yang universal. Tulisan ini penulia akan meneliti peran yang dimainkan oleh ekonomi syariah dalam konteks meningkatkan toleransi dan perdamaian antar umat beragama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menggunakan data sekunder dari karya tulis ilmiah dan dokumen lain yang relevan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu informasi yang tidak dikumpulkan langsung oleh peneliti. Salah satu kegiatan ekonomi syariah yang mengajarkan untuk bersikap toleransi dalam beragama adalah memberikan perhatian dan sebagian dari harta kepada yang kurang mampu, fakir miskin, dan anak yatim, baik yang Muslim atau Non Muslim. Dan praktik dalam bank syariah yang nasabahnya tidak hanya dari umat Muslim, tetapi bisa juga dari Non Muslim. Jadi ekonomi syariah berperan dalam meningkatkan toleransi dan perdamaian antar umat beragama
Analisis Pelanggaran Dan Implikasi Perjudian Online Terhadap Mahasiswa Kabupaten Bengkalis
Fenomena Perjudian online merupakan dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, tak hanya dimasyarakat luas, namun perjudian online juga menyusup dibeberapa kalangan mahasiswa. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelanggaran dan implikasi yang terjadi dari pelanggaran perjudian online, Adapun yang menjadi objek pada penelitian ini yaitu mahasiswa pada Perguruan Tinggi di Kabupaten Bengkalis, yang meliputi Politeknik Negeri Bengkalis (PNB), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis, Sekolah Tinggi Ilmu Ekenomi Syari’ah (STIES) Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode desktiftip kuantitatif yaitu analisis data dalam bentuk angka/ numerik, Adapun pengumpulan data yaitu yaitu dengan cara menyebarkan angket melalui google form dishare melalui aplikasi whatsapp kepada 139 orang mahasiswa, sedangkan Teknik analisis data menggunakan probability sampling yaitu pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak, dan sampel yg digunakan yaitu 10%. Berdasarkan dari hasil survey yang didapatkan dari data angket atau kusioner kepada mahasiswa, dari responden yang masih aktif menggunakan aplikasi perjudian online sebanyak 18,70%. Dan hasil survey dari faktor pendorong mahasiswa terlibat perjudian online, yaitu ada beberapa faktor yang menjadi pendorong. Yang menjawab faktor kesenangan dan hiburan sebanyak 37,80%, factor pengaruh teman dan rekan sebanyak 28,20%, faktor lain (sosial, ekonomi dan gaya hidup) 34,%. Sedangkan implikasi dari perjudian online memberikan dampak Sosial, Ekonomi, Akademis, Kesehatan mental, dan Hukum
Analisis Peran dan Fungsi Bhabinkamtibmas Ditinjau dari Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2015 di Kabupaten Bengkalis
Indonesia adalah negara hukum, sebagaimana tertuang dalam Konstitusi yakni Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Hukum yang mempunyai arti penting dalam setiap aspek kehidupan, pedoman dalam tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan manusia yang lain dan hukum yang mengatur segala kehidupan masyarakat Indonesia selain adanya norma-norma yang lain. Kehendak masyarakat dalam memperoleh keadilan terkadang bersebrangan dengan sistem hukum yang berlaku. Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang disingkat Bhabinkamtibmas adalah petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertugas di tingkat desa / kelurahan mengemban fungsi prevemtif dan bermitra dengan masyarakat. Dalam Peraturan Kapolri nomor 3 tahun 2015 tentang pemolisian masyarakat. Permasalahan penelitian ini bagaimana peran dan fungsi, serta Apa faktor kendala Bhabinkamtibmas melaksanakan peran dan fungsi nya. Adapun Tujuan penelitian yang ingin dicapai untuk mengetahui peran dan fungsi, serta faktor kendala melaksanakan tupoksi Bhabinkamtibmas. kajian teoritis penelitian ini Negara Hukum, Teori Lembaga Negara, Teori Tugas dan Wewenang Bhabinkamtibmas. Metode penelitian Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, Pendekatan adalah pendekatan yang dilakukan dengan melalui penelahanan-penelaahan terhadap teori-teori, konsep-konsep, pandangan-pandangan, serta aspek-aspek yang berkaitan dengan masalah yang dibahas. Setelah mengumpulkan dan pengolahan selesai kemudian dilakukan analisis secara kualitatif dengan pendekatan yurudis normatif, yaitu dengan menguraikan semua hasil penelitian yang diperoleh dari data lapangan, menurut sifat gejala dan peristiwa hukum yang berlaku yang ditautkan dengan teori-teori ilmu hukum, kemudian diambil kesimpulan secara induktif. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa peranan Bhabinkamtibmas dalamTupoksi nya sudah baik, meskipun ada beberapa yang menjadi kendala seperti sumberdaya Manusia, komunikasi dan insfratuktur
The Influence of Consumer Knowledge and Brand Image on the Decision to Become a BTN Syariah Jambi Customer
Islamic Bank is a financial institution that runs its business activities based on Islamic principles and sharia. The decision to become a customer of an Islamic bank can be influenced by several factors, including consumer knowledge and brand image. This study aims to determine the simultaneous and partial influence of consumer knowledge and brand image on the decision to become a customer of BTN Syariah Jambi. The sample from this research was 80 customers of the BTN Syariah Jambi. The research results show that consumer knowledge (X1) and brand image (X2) simultaneously have a significant influence on customer decisions. This is proven by the Adjusted R square (coefficient of determination) value of 88,6%
Pembagian Harta Bersama dalam Akta Mediasi Perkara Nomor: 271/Pdt.G/2021/PA. BKLS Ditinjau Menurut Kompilasi Hukum Islam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembagian harta bersama di bagi 1/3 dalam Akta Mediasi Perkara Nomor: 271/Pdt.G/2021/PA. Bkls dan bagaimana ditinjau menurut Kompilasi Hukum Islam. Hasil penelitian pembagian harta bersama dalam akta mediasi perkara nomor: 271/Pdt.G/2021/Pa. Bkls, dapatlah terlihat dan tergambar pola pembagiannya sehingga mereka masing-masing dari suami-istri dapat sepertiga (1/3) yaitu dikeluarkan dulu hibah untuk anak-anak mereka yaitu jumlah hibah maksimal yaitu tidak boleh melebihi sepertiga (1/3) sebagaima yang telah ditentukan dalam KHI dan sisa harta tinggal dua pertiga (2/3). Dari dua pertiga (2/3) sisa harta bersama tersebut setelah dikelaurkan hibah untuk anka-anak mereka sebanyak sepertiga (1/3) baru lah dibagikan sisa harta bersama yaitu dibagi dua sehingga mereka masing-masing mendapat seperdua (1/2) dari sisa harta yaitu dua pertiga (2/3). Sehingga jika dirinci dari semua harta bersama yang mereka bagi yaitu sepertiga (1/3) untuk hibah anak-anak, sepertiga (1/3) untk suami dan sepertiga (1/3) untuk istri, sebenarnya sepertiga (1/3) bagian suami dan sepertiga (1/3) bagian istri sudah menerapkan pola harta bersama dibagi dua setelah berceraian sebagaimana yang diatur dalam undang-undang baik Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019 tentang Perkawinan maupun Kompilasi Hukum Islam. Dalam kasus atau perkara ini sebenarnya orang tua menghibahkan sepertiga (1/3) dari harta mereka adalah untuk kemaslahatan dan masa depan anak-anak. Biasanya orang tua kalau sudah berpisah, mereka akan sibuk dengan kepentingan masing-masing apalagi masing-masing pasangan sudah menikah lagi. Oleh karena itu dengan mengeluarkan sepertiga (1/3) harta sebenarnya sudah tepat untuk kepentingan anak. Karena apapun alasannya orang tua punya kewajiban terhadap anak-anaknya meskipun sudah berpisah sampai anak-anak dewasa atau mandiri
Peran Baitul Mal pada Era Nabi Muhammad dalam Pengelolaan Fiskal dan tatanan Sosial Ekonomi
This paper investigates the involvement of Baitul Mal in fiscal and socio-economic administration during the time of Prophet Muhammad and its significance in relation to modern Islamic economics. The study utilizes a qualitative research methodology with a historical perspective, incorporating a literature review, descriptive analysis, and contextualization of historical data. The results suggest that Baitul Mal, with its effective organization and operating methods, efficiently gathered and distributed several forms of wealth, including zakat, sadaqah, ghanimah, fai, and kharaj, in a just and transparent manner. Baitul Mal's main responsibilities encompass the administration of zakat to mitigate economic inequality, the distribution of ghanimah and fai for the betterment of the public, and the allocation of kharaj for the construction of infrastructure. The implementation of fiscal policies through Baitul Mal has proven to be effective in decreasing poverty and improving social welfare. The enduring significance of the ideals of fairness, transparency, and efficiency, which were upheld during the era of Prophet Muhammad, suggests their potential applicability in contemporary economic systems. Therefore, this work provides a substantial contribution to comprehending the significance of Baitul Mal in the context of Islamic economics and provides essential direction for formulating comprehensive and enduring Islamic economic policies in the contemporary period