Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Not a member yet
169 research outputs found
Sort by
Sanksi Pidana Bagi Pelaku Poligami dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Dalam Perspektif Hukum Islam dan Sistem Hukum Nasional
Polygamy marriages have been going on for a long time for some people in Indonesia. The practice of polygamy is usually also motivated by several factors such as household harmony, absence of offspring, biological reasons and so on. However, with the enactment of the Criminal Code through the concordance principle which has led to legal unification hitherto, the practice of polygamy which is carried out outside the provisions of the legislation is determined to be a crime that is threatened with a criminal sanction. In its continuation, this creates a lot of controversy to Indonesian people because polygamy is basically a sharia and something that has been going on for a long time in some Indonesian people. Therefore, criminal sanctions according to Article 279 of the Criminal Code paragraph (1) and (2) to polygamy actors need to be reviewed because it is not in line with the source of material law in Indonesia, namely Pancasila and protection of human rights in practicing religion in accordance with religion and belief. . This writing is carried out through normative juridical research with qualitative research
Reposisi Kedudukan Gubernur: Sebuah Examplar Perbandingan Sistem Ketatanegaraan Indonesia, Eropa Kontinental dan Anglo Saxion
Pengaturan kedudukan Gubernur sebagai kepala provinsi berfungsi pula selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah. Dalam statusnya sebagai daerah otonom, kewenangan provinsi yang diatur dalam Undang-undang serba tanggung karena urusan otonominya tidak jelas serta memunculkan tumpang tindihnya kewenangan antara provinsi dengan kabupaten dan pada gilirannya menyebabkan disharmoni antara Gubernur dengan Bupati/walikota. Selain memperjelas dan mempertegas tugas dan wewenang gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, Undang-Undang Pemerintahan Daerah juga harusnya menentukan titik berat otonomi di provinsi agar posisi otonomi kabupaten/kota di bawah otonomi provinsi. Penelitian ini merupakan penelitian hokum normative dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Pemerintah seharusnya lebih ditekankan pada aspek kebijakan nasional, Provinsi pada koordinasi penyelenggaraan kebijakan dan kabupaten/kota sebagai pelaksana kebijakan. Penegasan kedudukan dan kewenangan Gubernur, maka Pemerintah dengan seluruh aparaturnya lebih berkonsentrasi dalam menjalankan roda pemerintahan nasional dari pada melayani Bupati/Walikota yang demikian banyak di seluruh Indonesia di satu sisi dan di sisi lain Bupati/Walikota lebih berkonsentrasi dalam pelaksanaan kebijakan pembangunan di daerah
Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Kue Menurut Perspektif Ekonomi Islam
The marketing strategy is a strategy to serve markets or market segments that are targeted by an entrepreneur.Therefore, the marketing strategy is a combination of marketing mix implemented by entrepreneurs to serve its market.Based on the formulation of the problem, this study aims to determine the marketing strategies of cake entrepreneurs in increasing cake business income.The type of research is empirical, as in this study, researchers describe a situation or phenomenon of the research object studied by developing the concept and collect reality.The research method is descriptive qualitative.From the research results, the marketing strategy applied in increasing the entrepreneur's income is by implementing a marketing mix system; product, price, place and promotion.Viewed from an Islamic economic perspective, cake entrepreneurs also apply the practices of the Prophet Muhammad SAW, namely shiddiq (true and honest), amanah (trustworthy), fathananh (intelligent), and tabligh (communicative)
Implementasi Simpanan Akad Mudharabah di Koperasi Serba Usaha Baitul Maal Wattamwil Rahmat Syariah Semen Kediri Perspektif Fatwa Dewan Syariah Nasional Majlis Ulama Indonesia
Simpanan Mudharabah adalah tabungan dengan akad mudharabah dimana pemilik dana (shahibul maal) mempercayakan dananya untuk dikelola bank (mudharib) dengan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang disepakati sejak awal. Simpanan Mudharabah merupakan paling popular diterapkan perbankan syariah atau lembaga keuangan syariah. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah : (1) Bagaimana Perspektif pada akad mudharabah di Koperasi Serba Usaha Pinjam Baitul Mal Wattamwil Syari’ah Semen Kediri? (2) Apakah implementasi akad mudharabah Koperasi Serba Usaha Baitul Mal Wattamwil Rahmat Syari’ah Semen Kediri?. Pembahasan ini bertujuan untuk (1) mengkaji akad mudharabah di KSU Baitul Mal Wattamwil Rahmat Syari’ah Semen Kediri. (2) untuk meneliti implementasi akad mudharabah di KSU Baitul Mal Wattamwil Rahmat Syari’ah Semen Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang yang diteliti, dengan ciri-ciri sebagai berikut: memiliki latar belakang alami, manusia sebagai alat pengumpul data, analisis data secara indukatif dan penelitian bersifat deskritif. Dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Definisi akad mudharabah di Koperasi Serba Usaha (KSU) Baitul Mal Wattamwil Rahmat Syari’ah Semen Kediri, bahwa akad mudharabah merupakan tabungan dengan akad mudharabah dimana pemilik dana (shahibul maal) mempercayakan dananya untuk dikelola bank (mudharib) dengan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang disepakati sejak awal. (2) implementasi akad mudharabah di (KSU) Baitul Mal Wattamwil Rahmat Syari’ah Semen Kediri, terbagi dalam dua bentuk yakni bentuk penghimpunan dana dan penyaluran dana pada KSU Baitul Mal Wattamwil Rahmat Syari’ah Semen Kediri terdapat beberapa akad antara lain akad mudharabah, mudharabah beserta simpanan mudharabah (Simuda) dan lainnya, Simpanan Pokok Khusus (Simpokus),Simpanan Berjangka (Sijaka), Simpanan Pendidikan (Sidik), Simpanan Pensiun Barokah(Sipensi Berkah). tergantung kebutuhan masyarakatnya yang mengajukan Simpanan, Simpanan yang menggunakan akad mudharabah merupakan salah satu dari bentuk kerjasama yang bersifat amanah, tolong menolong. Transaksi jual beli pada Koperasi Simpan Pinjam (KSU) Baitul Mal Wattamwil Rahmat Syari’ah Semen Kediri juga terdapat persyaratan apabila seorang nasabah melakukan penyetoran dan penarikannya dapat dilakukan setiap saat atau sewaktu-waktu. Kata Kunci: Implementasi, Akad Mudharabah
Popularitas Penulis Buku Metodologi Penelitian dalam Sitasi Skripsi Mahasiswa STAIN Bengkalis Tahun Kelulusan 2019
Jurusan Ekonomi Syari’ah merupakan penyumbang terbesar dari angka kelulusan di STAIN Bengkalis tahun 2019 yakni 46% dari total 215 orang. Kajian ini bermaksud untuk mengetahui popularitas buku metodologi penelitian yang dipakai dalam sitasi skripsi lulusan tahun 2019 terebut. Bersandar pada hasil penelitian ini, dapat dilakukan pengadaan buku-buku metodologi penelitian yang tepat di perpustakaan Ustadz Mil STAIN Bengkalis dan membantu dosen-dosen metodologi penelitian STAIN Bengkalis dalam menentukan bahan ajar. Hasil kajian menunjukkan penulis buku metodologi penelitian terpopuler dalam sitasi skripsi STAIN Bengkalis tahun 2019 adalah Sugiyono (22,37%), Suharsimi Arikunto (13,55%) dan Muhammad (9,03%). Sayangnya, dari 465 sitasi tentang buku metodologi penelitian, hanya 37,8% yang berasal dari koleksi Perpustakaan Ustadz Mil STAIN Bengkalis, selebihnya berasal dari koleksi luar. Ditemukan juga 61 nama penulis lain yang bukunya tersedia di perpustakaan tetapi belum disitasi oleh mahasiswa. Kata Kunci : Kajian Sitasi, Buku Metodologi Penelitian, Skripsi STAIN 201
Analisis Pendekatan Ekonomi Kreatif Tikar Pandan di Desa Muntai Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam
Analysis of the Creative Economy Approach of Pandanus Mat in Muntai Village, Bantan District, Bengkalis Regency in terms of Islamic Economic Perspective. Creative economy is starting to be recognized as having a very strategic role in economic development and business development. In accordance with the instruction of the President of the Republic of Indonesia No. 6 years of support for creative economy development. This support is expected to further develop towards creative economy craftsmen. There are 14 sub-sectors of the creative industry, one of which is crafts. The creative economy craft sector in Muntai Village, Bantan District, Bengkalis Regency refers to the creative economy of pandan mats. The craftsmen who produce pndan mats are housewives as an effort to improve welfare, one of which is by working on the side in order to increase family income. This research uses descriptive qualitative research. By using 15 respondents plus one collector and village officials as informants in Muntai village, Bantan district, Bengkalis district. The research method uses observation, interviews and documentation and utilizes primary data and secondary data. The main problem in this research is that it leads to the pandan mat, which is one of the traditional crafts that was formerly in great demand by the community, but over time the pandan mat craft has started to be shunned by the community. The role of the government is also very minimal in the development of this pandan mat craft so that there is no encouragement for craftsmen to activate and increase their business. Craftsmen tend to turn the pandan mat business into a side business. This study aims to determine how the creative economy approach of pandanus mats in Muntai Village, Bantan District, Bengkalis Regency and the creative economy development in Muntai Village, Bantan District, Bengkalis Regency from an Islamic economic perspective. Keywords: Creative Economy, Pandan Mat Craft
Upaya Penertiban Parkir oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis di Kawasan Perkotaan Kota Bengkalis
The development of Bengkalis Regency from to year has caused an increase in people’s lifestyles, one of which affects the vehicle ownership sector in Bengkalis Regency which in increasing. The vehicle does not always move, there are times when the vehicle stops, making the parking lot the most important element in transpormation. The high public demand for parking order is made a regulation that can improve parking order to the maximum, namely through Bengkalis District Regulation Number 1 of 2016 concerning Public Order. Parking problems that often arise is the practise of careless parking at the edge of the road which causes congestion. The main problem in this study is how to control careless parking by the Bengkalis District Transportation Office in Jalam Jendral Sudirman and Jalan Tengku Umar and what are faced in controlling. The research method used is a qualitative method by collecting data through interviews and documentation conducted to informants who are considered competent in providing information. The results showed that Bengkalis District Transportation Departement had not been maximized in controlling using the repressive and preventive pilicies of indiscriminate parking. And obstacles in the effort to control careless parking by the Bengkalis District Transportation office on Jalan Jenderal Sudirman and Jalan Teuku Umar are the lack of awareness of the people in Bengkalis Regency in obeying traffic signs and the lack of personnel owned bt Dishubkominfo in efforts to control careless parking at Jalan Jenderal Sudirman and Jalan Teuku Umar in Bengkalis Regency. Keywords: Control, Random Parking, Transportation Department, Preventive Efforts, Repressive Efforts
Pemanfaatan Dana Desa Dalam Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Desa Ulu Pulau
Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan pemanfatan Dana Desa dalam pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Kegiatan penelitian ini dilakukan di Desa Ulu Pulau Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, dengan melakukan wawancara dan observasi untuk mendapatkan informasi Dana Desa yang diinterperestasikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan dana desa didominasi oleh sektor pembangunan desa seperti pembangunan jalan perkebunan, pembangunan jembatan, bangunan PAUD dan LPTQ. Sementara pada sektor pemberdayaan masyarkat berupa bantuan keagamaan, Bantuan Gaji Guru PAUD, Kegiatan PKK dan Bantuan rumah Keagamaan. Kata Kunci : Dana Desa, Pembangunan Desa, Pemberdayaan Masyarakat Des
Pengaruh Strategi Pemasaran Produk Pendanaan terhadap Jumlah Nasabah PT. Bank Syari’ah Mandiri KCP Bengkalis
The marketing strategy is basically a whole plan, integrated and unified field of marketing, which provides guidance on activities to be carried out in order to achieve the marketing objectives of a company. Marketing strategy standalone Islamic bank KCP Bengkalis, to encourage customers to participate in activities such as banking, namely, location, promotion, and product sharing. Marketing is human activity directed to meet and satisfy the needs and human desires through the exchange process. Establishment of site selection Islamic Bank Mandiri KCP Bengkalis positively to the value of 6.589 on the variable increase the number of customers using 4 indicators, strategies, location, location and comfort. With four variables used in this study proved that the location variable has the highest influence. In this research, using a sampling method with random sampling technique. Then the retrieval of data by using a questionnaire containing open and closed questions. From the data obtained was then processed using statistical linear regression formula with the help of software SPSS 16. From the results obtained, the location variables have the most influence and significant to the variable increase in the number of customers of Bank Syariah Mandiri KCP Bengkalis. Keyword: Marketing Strategies, Increasing Number of Customer