Bertuah : Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Not a member yet
169 research outputs found
Sort by
Hak Imunitas Advokat Berdasarkan Uu Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat
Penelitian ini membahas tentang hak imunitas advokat berdasarkan uu nomor 18 tahun 2003 tentang advokat secara tegas mengatur mengenai hak ini, memberikan perlindungan hukum kepada advokat dalam menjalankan tugas profesinya, Pendekatan normatif digunakan untuk menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama UU Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat dan peraturan terkait lainnya, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman advokat mengenai hak imunitas mereka masih terbatas. Banyak advokat yang belum mengetahui secara detail mengenai ruang lingkup dan batasan dari hak imunitas tersebut. Hal ini menyebabkan advokat seringkali ragu-ragu dalam menjalankan tugasnya dan khawatir akan tuntutan hukum. Kesimpulan Penelitian Menegaskan bahwa Hak imunitas atau kekebalan hukum tidak hanya diatur dalam Pasal 16 Undang- Undang Advokat mengenai hak imunitas seorang advokat, Hak imunitas atau kekebalan hukum advokat bergantung dari itikad baik advokat tersebut, hak imunitas atau kekebalan hukum juga diatur dalam Pasal 50 KUHP yaitu “Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan undang-undang, tidak dipidana”akan tetapi pasal tersebut memuat tentang pengecualian hukum
Tata Kelola Zakat, Infaq, dan Sedekah Terhadap Kesejahteraan Anak Asuh di Panti Asuhan Izzati Jannah Kota Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana tata kelola Zakat, Infak, dan Shadaqah, kendala dan hambatan yang dihadapi Panti Asuhan Izzati Jannah serta upaya yang dapat dilakukan dalam memenuhi kebutuhan anak asuh oleh Panti Asuhan Izzati Jannah Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif pendekatan deskriptif serta menggunakan SWOT sebagai teknik analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada proses kegiatan tata kelola dana ZIS dalam memenuhi kesejahteraan anak asuh adalah mengelola dana Panti yang terdiri dari dana Zakat, Infak, dan Shadaqah. Sumber penerimaan dana Infak berasal dari masyarakat kelurahan selamet, dari Kantor Dinas Sosial, donatur dinas Kota Jambi dengan kendala dan hambatan yang dihadapi Panti dalam sumber pendanaan ZIS untuk memenuhi kebutuhan terhadap anak asuh dalam proses pelaporan keuangan panti asuhan yang belum dilaporkan dengan proses pembukuan dengan baik sehingga sampai saat ini laporan keuangan panti asuhan tidak dibuat, dan upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan anak asuh yakni dengan memberikan pemenuhan penyediaan pendidikan yang berkualitas, dengan mengetahui dan membandingkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang menciptakan empat tata kelola zakat, infaq, dan sedekah terhadap kesejahteraan anak asuh antara lain: (1) Strategi SO (Strenght-Opportunities) Pengurus Panti dapat membuat kegiatan program anak asuh dari saldo yang cukup, (2) Strategi WO (Weakness-Opportunities) Optimalisasi pengurus dalam memberikan penguatan pelatihan kepada para pengurus panti, (3) Strategi ST (Strenght-Threat) Pengurus memberikan fasilitas yang senyaman mungkin kepada para anak panti asuhan, (4) Strategi WT (Weakness-Threat) Pengurus menjaga dan mengelola keuangan dengan baik dan transparansi
Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Generasi Z dalam Memilih Perbankan Syariah: Analisis Persepsi Mahasiswa di Kota Makassar dan Gowa
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Apakah Faktor Pengetahuan dan Faktor aksesibilitas berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa Generasi Z di Kota Makassar dan Gowa dalam pengguanaan perbankan syariah untuk mendukung Pengololaan Keuangan Mereka. Dalam Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei yakni Pengisian Kuisioner, yang melibatkan 40 responden yang melibatkan mahasiswa yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Kota Makassar dan Gowa. Berdasarkan hasil analisis uji regresi linear berganda, dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pengetahuan dan faktor aksesibilitas secara bersama-sama mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih perbankan syariah. Hasil hipotesis (Uji t) menunjukkan bahwa pengetahuan (X1) berpengaruh positif secara signifikan dengan nilai signifikansi 0,001, sementara aksesibilitas (X2) juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,003. Secara simultan, kedua variabel ini berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa dengan nilai R² sebesar 0,747, yang berarti 74,7% keputusan mahasiswa dalam memilih perbankan syariah dapat dijelaskan oleh variasi pengetahuan dan aksesibilitas. Penelitian ini memberikan implikasi penting untuk pengembangan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa generasi Z di Kota Makassar dan Gowa, serta mengidentifikasi pentingnya peningkatan pengetahuan dan aksesibilitas bank syariah dalam menarik minat generasi muda untuk bertransaksi menggunakan produk-produk perbankan syariah
Pengaruh Penurunan Harga dan Pendapatan Kelapa Sawit pada Masa Trek Terhadap Kesejahteraan Petani di Desa Badang Sepakat
Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan Lembaga yang bergerak dalam bidang pengelolaan aset-aset dan Sumberdaya ekonomi desa yang bertujuan untuk mengoptimalkan ekonomi Desa dengan menciptakan dan meningkatkan peluang usaha, lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan desa sampai pada titik Kesejahteraan Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak BUMDes terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Pematang Rahim Kecamatan Mendahara Ulu. Pada penelitian ini metode yang digunakan kualitatif dengan pengecekan keabsahan data dengan teknik triangulasi dan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Adapun yang menjadi informan pada penelitian ini yaitu dua aparat desa, lima orang pengelolah Bumdes dan tiga orang masyarakat desa. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tiga indikator yang dijalankan yakni Infrastruktur, pembangunan gedung serba guna dan dermaga/pelabuhan, Kondisi kesehatan masyarakat, pembangunan PAM air agar masyarakat dapat mendapat air yang layak untuk digunakan sehari-hari. Pembangunan pertanian, pembangunan dermaga/pelabuhan sebagai alat bongkar muat hasil perkebunan dan pertanian. Dan enam yang belum terpenuhi adalah : Pendidikan yang ada dipedesaan, tingkat industrialisasi, perkembangan usaha tingkat rawan bencana, aspek kelembagaan dan modal social, aspek sosial budaya. Dan beberapa kendala yang dapat diidentifikasi: Keterbatasan sumber daya, keterbatasan akses pasar, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan. Ketergantungan pada Faktor Eksternal, Keterbatasan Infrastruktur, Keterbatasan Modal
Industri Pasar Modal Di Malaysia, Indonesia, Dan Negara-Negara Arab
Artikel ini membahas perkembangan industri pasar modal syariah di Malaysia, Indonesia, dan negara-negara Arab. Fokus kajian meliputi analisis regulasi, dinamika pertumbuhan, peluang, serta tantangan yang dihadapi di masing-masing negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-komparatif berbasis studi pustaka dan dokumentasi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia menjadi pionir pasar modal syariah global dengan regulasi yang matang dan inovasi produk yang beragam. Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif meskipun masih menghadapi tantangan literasi keuangan syariah dan penguatan infrastruktur. Negara-negara Arab, khususnya Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, menonjol dalam penerbitan sukuk dan pengembangan instrumen investasi syariah global. Tantangan utama industri ini meliputi rendahnya literasi keuangan, perbedaan standar regulasi, serta kurangnya inovasi produk keuangan syariah. Di sisi lain, peluang pertumbuhan terbuka melalui meningkatnya minat generasi muda Muslim, digitalisasi fintech syariah, dan tren investasi berbasis ESG. Artikel ini merekomendasikan penguatan regulasi, harmonisasi standar internasional, serta inovasi produk keuangan syariah untuk mempercepat pengembangan pasar modal syariah secara global
Pengaruh Fluktuasi Harga Emas, Promosi Serta Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah dalam Memilih Produk Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun 1 di Kabupaten Sarolangun
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Fluktuasi Harga Emas, Promosi, serta Kualitas Pelayanan berpengaruh terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih Produk Cicil Emas Di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun 1. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Nasabah Produk Cicil Emas Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun 1, pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dengan sampel berjumlah 134 responden. Data penelitian diolah dengan cara penyebaran kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji t, uji f dan koefisien determinan (R2). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa variabel Fluktuasi Harga Emas (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Nasabah dalam memilih Produk Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun 1, Promosi (X2) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Nasabah dalam memilih Produk Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun 1, serta Kualitas Pelayanan (X3) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Nasabah dalam memilih Produk Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun 1
Pengaruh Bauran Pemasaran dan Layanan Prima Terhadap Keputusan Nasabah dalam Memilih PT Bank Syariah Indonesia di Cabang Hayam Wuruk Kota Jambi
Kualitas pelayanan merupakan hal yang paling penting dalam perusahaan atau institusi, karena kualitas layanan adalah salah satu factor yang tersedia kepuasan konsumen. Selain itu Salah satu strategi yang harus diambil dan dijalankan dalam pemasaran adalah dengan strategi pemasaran. Dalam buku yang ditulis oleh Kasmir, mendefinisikan marketing mix sebagai perangkat variable-variabel pemasaran terkontrol yang digabungkan perusahaan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkan dalam pasar sasaran. Dalam hal ini, sebagaimana strategi bauran pemasaran yang dilakukan oleh bank syariah dalam memasarkan produknya yang mana saat ini sudah sangat bersaing, dalam menyampaikan maksud dari strategi pemasaran mereka untuk dapat diterima dan dimengerti oleh nasabah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih PT Bank Syariah Indonesia di Cabang Hayam Wuruk Kota Jambi, untuk mengetahui mengetahui pengaruh Layanan Prima terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih PT Bank Syariah Indonesia di Cabang Hayam Wuruk Kota Jambi dan untuk mengetahui pengaruh Bauran Pemasaran dan Layanan Prima terhadap Keputusan Nasabah Dalam Memilih PT Bank Syariah Indonesia di Cabang Hayam Wuruk Kota Jambi. Jumlah sampel sebesar 96 responden. Teknik analisis data dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian bahwa bauran pemasaran berpengaruh positif dan siginifikan terhadap terhadap Keputusan Nasabah dalam Memilih PT Bank Syariah Indonesia di Cabang Hayam Wuruk Kota Jambi, layanan prima berpengaruh positif dan siginifikan terhadap terhadap Keputusan Nasabah dalam Memilih PT Bank Syariah Indonesia di Cabang Hayam Wuruk Kota Jamb, bauran pemasaran dan layanan prima berpengaruh positif dan siginifikan terhadap terhadap Keputusan Nasabah dalam Memilih PT Bank Syariah Indonesia di Cabang Hayam Wuruk Kota Jambi l
Analisis Pengaruh Aglomerasi Industri, Indeks Pembangunan Manusia, dan Upah Minimum Terhadap Ketimpangan Pendapatan di 34 Provinsi Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Islam Tahun 2018-2022
Ketimpangan pendapatan di Indonesia relatif mengalami penurunan disetiap tahun nya. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan ketimpangan pendapatan per Provinsi dimana, angka ketimpangan pendapatan pada 34 Provinsi di Indonesia cenderung mengalami kenaikan. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh Aglomerasi Industri yang tidak merata, Indeks Pembangunan Manusia yang tidak memadai serta besaran Upah Minimum Provinsi yang rendah. Metode dalam penelitian ini mengunakan penedekatan kuantitatif dengan analisis data panel. Adapun analisis data panel yang terdiri dari uji pemilihan model dengan uji Chow, Hausman dan LM. Setelah itu mengunakan uji asumsi klasik, uji t, uji f dan uji R2 . Data yang digunakan merupakan data sekunder. Populasi pada penelitian ini yaitu 34 Provinsi di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aglomerasi industri tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan pada 34 Provinsi di Indonesia. Indeks Pembangunan Manusia tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan pada 34 Provinsi di Indonesia. Upah Minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan pada 34 Provinsi di Indonesia. Secara bersama-sama aglomerasi industri, indeks Pembangunan manusia dan upah minimum berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan pada 34 Provinsi di Indonesia
Pengaruh Kemiskinan dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015-2023 dalam Persepektif Ekonomi Islam
Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Sumatera Selatan menggunakan 17 Kabupaten/Kota yang mengalami fluktuatif sejak 9 tahun terakhir yaitu dari tahun 2015 hingga 2023 yang mempengaruhi terjadinya fluktuatif pula pada pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemiskinan dan pengangguran berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan secara kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 9 tahun sejak tahun 2015 hingga 2023 menggunakan 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Sampel yang digunakan metode sampel jenuh. Analisis data yang digunakan adalah analisis data panel yang diolah menggunakan Eviews 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kemiskinan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Pengangguran tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Kemiskinan dan pengangguran berpengaruh simultan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Dalam perspektif Islam, pembangunan sektor pertanian yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Sumatera Selatan seharusnya dapat dikelola dengan baik oleh masyarakat dan perlu adanya dukungan dari Pemerintah untuk mengembangkannya
Pengaruh Pengaruh Inovasi Teknologi Financial (Fintech) Syariah dan Literasi Keuangan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Penelitian ini mengkaji pengaruh inovasi teknologi finansial (fintech) syariah dan literasi keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi. Meningkatnya perkembangan fintech syariah di Indonesia, bersama dengan tingkat literasi keuangan syariah yang masih relatif rendah, menjadi dasar penelitian ini. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari sampel sebanyak 65 mahasiswa yang menggunakan layanan fintech syariah. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh inovasi fintech syariah dan literasi keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi, baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Fintech syariah memperluas inklusi keuangan dengan menyediakan layanan keuangan yang mudah diakses dan sesuai prinsip syariah, menarik segmen masyarakat yang lebih memilih sistem keuangan non-konvensional. Demikian pula, literasi keuangan syariah berkontribusi terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan pemahaman individu terhadap produk keuangan berbasis syariah dan mendorong pengambilan keputusan finansial yang lebih bijak. Temuan ini menekankan efek sinergis antara fintech syariah dan literasi keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan peningkatan literasi keuangan syariah dan mendorong adopsi fintech syariah untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dalam kerangka kepatuhan syariah