Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
    1371 research outputs found

    The Correlation Between Students’ Personality and Students’ Speaking Ability

    Get PDF
    Personality traits play an important role in shaping how students communicate, especially in speaking skills. Extroverted learners are often more confident and expressive, while introverted students may face challenges in oral communication. This study aims to examine the correlation between students’ personality and their English-speaking ability. The focus is on 11th-grade students from a Public Islamic Senior High School, with a total sample of 37 students selected through purposive sampling. Two instruments were used to collect the data: a personality questionnaire and a speaking test in the form of a monologue task. Normality tests confirmed that the data were normally distributed. Pearson’s correlation analysis revealed an r value of 0.275 with a p-value of 0.099, indicating no statistically significant relationship between personality traits and speaking ability. However, descriptive statistics showed that students categorized as extroverts tended to have slightly higher average speaking scores than their introvert and ambivert peers. These findings highlight the nuanced role of personality in language performance and suggest the importance of considering learner characteristics in language instruction

    Analisis Kompetensi Lulusan Magister Manajemen Pendidikan Islam di Dunia Kerja

    Get PDF
    Penelitian ini hadir untuk memberikan informasi yang lebih luas dan mendalam tentang: 1) mengetahui kompetensi kerja lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan di dunia kerja, 2) mengetahui kompetensi pengetahuan lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan di dunia kerja, 3) mengetahui kompetensi manajerial lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan di dunia kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1) kompetensi kerja lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan didunia kerja sangat memuaskan pengguna lulusan. Secara kuantitatif berada pada angka 90, 2) kompetensi pengetahuan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan didunia kerja sangat memuaskan pengguna lulusan. Secara kuantitatif berada pada angka 95, 3) kompetensi manajerial lulusan alumni prodi magister MPI FITK UINSU Medan didunia kerja sangat memuaskan pengguna lulusan. Secara kuantitatif berada pada angka 90

    Penerapan Pendekatan Taksonomi Bloom dalam Penyelenggaraan Pelatihan Government Transformation Academy untuk Penguatan Kompetensi ASN di Era Digital

    Get PDF
    Transformasi digital di sektor pemerintahan menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memiliki kompetensi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penerapan Taksonomi Bloom dalam pelatihan Government Transformation Academy (GTA) sebagai strategi peningkatan kompetensi ASN di era digital. Dengan menggunakan metode survei terhadap alumni GTA tahun 2023, penelitian ini menganalisis bagaimana pendekatan berbasis Taksonomi Bloom mampu meningkatkan kemampuan teknis, analitis, dan strategis ASN dalam mendukung transformasi digital di tempat kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan GTA secara signifikan meningkatkan keterampilan ASN dalam menggunakan teknologi digital, menganalisis data untuk pengambilan keputusan, serta mengembangkan solusi inovatif dalam kebijakan berbasis elektronik. ASN yang telah mengikuti pelatihan diidentifikasi lebih mampu beradaptasi dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan meningkatkan efektivitas layanan publik. Dengan demikian, GTA berperan sebagai model pelatihan yang tidak hanya meningkatkan pemahaman teoretis, tetapi juga membentuk ASN yang lebih responsif terhadap tantangan digital. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul pelatihan berbasis Taksonomi Bloom dengan fokus pada level kognitif tinggi, seperti evaluasi dan penciptaan, guna memastikan keberlanjutan peningkatan kompetensi ASN. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang pelatihan terhadap efektivitas kerja ASN serta mengeksplorasi metode pembelajaran berbasis teknologi yang lebih inovatif

    Implementation of the Picture Word Inductive Model (PWIM) Assisted by a Digital Dictionary in Teaching Arabic Writing Skills

    Get PDF
    This study explores the integration of the Picture Word Inductive Model (PWIM) with the use of digital dictionaries in teaching Arabic writing skills. Employing the Integrative Literature Review (ILR) approach, the study analyzes literature related to PWIM, digital dictionary technology, and the teaching of Arabic writing skills. The findings indicate that PWIM is effective in enhancing vocabulary acquisition, grammar, and sentence structure through a visual and systematic approach. Digital dictionaries complement this method by providing quick access to vocabulary, contextual meanings, and word usage variations. The resulting teaching model involves structured steps, starting from image-based vocabulary introduction to the gradual development of complete texts. The implementation model of PWIM assisted by a digital dictionary has significant implications for Arabic language learning. For teachers, this method helps optimize image-based and inductive learning while guiding students in using digital dictionaries to select the appropriate vocabulary in writing contexts. For educational institutions, this study highlights the importance of strengthening digital literacy through teacher training and the integration of technology into the curriculum. For researchers, these findings open opportunities to explore the effectiveness of this method through empirical studies at various educational levels and compare it with other approaches in teaching writing skills. This research is expected to serve as a reference for educators, institutions, and educational technology developers in creating more effective, innovative, and engaging Arabic language learning experiences

    Efektifitas Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) MBKM dalam Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan softskills mahasiswa sebelum dan setelah melaksanakakan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). PPK Ormawa merupakan program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa pengurus organisasi kemahasiswaan yang didanai oleh Kemdikdbudristek melalui mekanisme seleksi subproposal secara nasional. Data yang dikumpulkan merupakan data keikutsertaan mahasiswa UNM selama 3 tahun sejak 2022 hingga 2024. Metode yang digunakan dalam mengolah data yaitu statistika deskriptif, dan paired sample t-test. Hasil yang didapatkan adalah dari 30 kompetensi yang diukur terdapat perbedaan untuk beberapa kompetensi sebelum dan setelah PPK Ormawa yaitu kepedulian sosial dan toleransi dimana sebelum PPK Ormawa tingkat penguasaan mahasiswa pada skala 4 yaitu tinggi, meningkat pada skala sangat tinggi setelah PPK Ormawa. Kompetensi negosiasi, manajemen waktu, bekerja di bawah tekanan, keterampilan riset, berpikir kritis, Bahasa Inggris, dan pengetahuan di luar bidang juga meningkat dimana sebelumnya pada skala cukup, menjadi tinggi setelah melakukan PPK Ormawa. Hal ini juga didukung dengan hasil paired sample t-test yang berkesimpulan terdapat perbedaan yang signifikan antara kompetensi yang dikuasai mahasiswa sebelum melakukan PPK Ormawa dan setelah melakukan PPK Ormawa dengan nilai p-value 0,000 dan nilai alpha 0,05

    Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui Metode Make A Match di Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama

    Get PDF
    Hasil pembelajaran yang diperoleh peserta didik tidak terlepas dari peranan guru agama islam dan budi pekerti dalam proses pembelajaran sehingga menjadi faktor sentral dalam membimbing peserta didik, perihal tersebut berkaitan dengan implementasi metode pembelajaran yang telah dirancang oleh guru sehingga dapat mencapai tujuan belajar yang diharapkan. Penyesuaian metode pembelajaran yang efektif dan efisien dapat menunjang keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dalam hal ini menggunakan metode make a match. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti melalui metode make a match dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan metode make a match pada pembelajaran pendidikan agama islam meningkatkan hasil belajar peserta didik, pada proses perencana guru menyusun rumusan tujuan pembelajaran, menentukan metode yang sesuai dengan materi pembelajaran, memilihkan sumber atau media pembelajaran. Sedangkan pada tahap pelaksanaan, guru memulai dengan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup secara terstruktur. Kemudian pada tahap evaluasi yang dilakukan guru melalui penilaian formatif mengindikasikan terjadinya peningkatan hasil belajar peserta didik dalam ranah kognitif, afektif dan psikomotorik

    Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Sekolah Dasar Tahfidz Al-Qur’an (SDTQ)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di Sekolah Dasar Insan Qur’ani Malang melalui program tahfidz. Keunikan yang ada dalam program ini terletak pada fokus pembelajarannya tidak hanya mengutamakan aspek kuantitas hafalan, tetapi juga monitoring pada aspek Murāja’ah sekaligus mempelajari intisari sesuai materi turjuman jilid 2 Ummi. Lembaga tersebut mengupayakan agar siswa juga dapat menerapkan materi yang telah dipelajari serta dihafal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis single case study. Informan penelitian yakni: Kepala sekolah, satu guru tahfidz Al-Qur’an kelas firdaus, serta siswa sejumlah dua orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan tringulasi teknik dan sumber. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Pelaksanaan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an terdiri atas kegiatan pembuka, kegiatan inti (mempelajari materi turjuman ummi jilid 2, Ziyādah (setoran hafalan baru), Murāja’ah Qarib (mengulang hafalan baru), Murāja’ah Ba’id (mengulang hafalan lama bersama)), dan kegiatan penutup; 2). Faktor pendukung pembelajaran tahfidz di SDTQ Insan Qur’ani terletak pada kesinambungan interaksi antara guru tahfidz, orang tua & murid, sedangkan faktor penghambatnya, antara lain: menurunnya motivasi internal siswa, konsistensi siswa dalam menghafal, minimnya perhatian orang tua serta tantangan dalam menghafalkan ayat-ayat yang sulit. Temuan riset menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek kognitif (pemahaman ayat), afektif (kecerdasan emosional), dan psikomotorik (hafalan) sangat relevan dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an. Di samping itu, pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di SDTQ Insan Qur’ani Malang telah mengembangkan Emotional Intellegence (EI) siswa dengan indikator membangun motivasi, mengelola emosi, serta mengatur diri

    Pengembangan Kinerja Guru melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Menengah Atas

    Get PDF
    Evaluasi kinerja guru merupakan komponen penting dalam menilai efektivitas pengajaran serta menjadi dasar untuk meningkatkan dan mengembangkan profesionalisme guru. Platform Merdeka Mengajar (PMM) dirancang untuk mendukung proses pembelajaran, penilaian siswa, dan pengembangan profesional, sekaligus mendorong kolaborasi antarrekan dan penguatan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemanfaatan PMM. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman, dan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMM memberikan kontribusi positif terhadap kejelasan tujuan kinerja, penguatan kompetensi individu, serta peningkatan partisipasi guru dalam komunitas belajar profesional. Keberhasilan pemanfaatan PMM dipengaruhi oleh dukungan kepemimpinan kepala sekolah, budaya kolaboratif, dan kesiapan infrastruktur teknologi. Tantangan yang dihadapi meliputi literasi digital guru yang belum merata serta keterbatasan integrasi PMM ke dalam sistem evaluasi kinerja formal. Penelitian ini menegaskan bahwa PMM memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam sistem manajemen kinerja guru di sekolah menengah, dengan syarat adanya dukungan kebijakan, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan infrastruktur. Hasil observasi menunjukkan bahwa 90% guru di SMA Negeri Kabupaten Sragen telah merasakan manfaat PMM dalam bentuk inspirasi, referensi pembelajaran, dan pemahaman kurikulum Merdeka. Sekolah yang mampu mengelola dukungan organisasi, kejelasan tujuan, sistem umpan balik, dan budaya kolaboratif—seperti SMA Negeri 1 Sragen—menunjukkan peningkatan keterlibatan dan kinerja guru. Sebaliknya, sekolah yang belum mengoptimalkan faktor-faktor tersebut masih menunjukkan pemanfaatan PMM yang terbatas. Temuan ini menegaskan peran strategis PMM dalam mempercepat transformasi pendidikan dan meningkatkan efektivitas kinerja guru

    Strategi Pengembangan Kompetensi Lulusan Pendidikan Kejuruan Guna Meningkatkan Daya Saing Global

    Get PDF
    Revolusi 4.0 pada abad ke-21 ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut individu memiliki kualitas unggul. Sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam kemajuan nasional dan dapat dioptimalkan melalui pendidikan kejuruan. Pendidikan kejuruan memiliki peran strategis dalam membekali peserta didik dengan keterampilan praktis dan pengetahuan teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Namun, data menunjukkan bahwa tingkat pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih tergolong tinggi. Salah satu penyebabnya adalah kompetensi lulusan yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja. Untuk menjawab tantangan ini, peningkatan kompetensi peserta didik menjadi penting dengan cara mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kompetensi lulusan pendidikan kejuruan guna meningkatkan daya saing mereka. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, diharapkan pendidikan kejuruan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, produktif, dan terserap di dunia industri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yakni telaah literatur dengan cara mengidentifikasi, menilai, mengevaluasi, dan menginterpretasikan berbagai penelitian yang relevan sesuai dengan pertanyaan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi lulusan pendidikan kejuruan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri, pelatihan praktik yang memadai, serta keterampilan komunikasi, berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, penggunaan teknologi, keterlibatan sektor industri dalam pengembangan program pendidikan, ujian kompetensi keahlian, dan kegiatan magang atau praktik kerja industri. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk menyelaraskan program pendidikan kejuruan dengan kebutuhan industri global melalui peningkatan kompetensi, agar lulusan dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing secara global

    Bentuk Komunikasi Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Membentuk Self-Esteem Peserta Didik Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk komunikasi guru dalam pembelajaran yang berperan dalam pengembangan self-esteem peserta didik di Sekolah Dasar. Komunikasi efektif antara guru dan peserta didik sangat penting dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia, tidak hanya untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan nilai-nilai. Keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi, diperlukan agar peserta didik siap menghadapi tantangan masa depan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif dapat membentuk self esteem dan keterampilan berbicara pesera didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Namun, temuan lapangan menunjukkan bahwa beberapa peserta didik mengalami self-esteem rendah, yang mempengaruhi partisipasi aktif dalam pembelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa bentuk komunikasi yang efektif dapat membantu membangun self-esteem peserta didik, serta menyarankan perlunya model komunikasi yang lebih terstruktur untuk mendukung keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar

    1,214

    full texts

    1,371

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Didaktika: Jurnal Kependidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇