Didaktika: Jurnal Kependidikan
Not a member yet
1371 research outputs found
Sort by
Pengaruh Motivasi Membaca terhadap Kemampuan Literasi Membaca Siswa Sekolah Menengah Atas
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh motivasi membaca terhadap kemampuan literasi membaca siswa kelas XI SMA Negeri se-Kotamadya Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 21 Makassar, dan SMA Negeri 17 Makassar. Sampel penelitian ini yakni, 36 siswa dari SMA Negeri 5 Makassar, 36 siswa dari SMA Negeri 21 Makassar, dan 36 Siswa dari SMA Negeri 17 Makassar. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu motivasi membaca. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu kemampuan literasi membaca siswa di SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 21 Makassar, dan SMA Negeri 17 Makassar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan dua macam statistik yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini yakni motivasi membaca memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi membaca siswa di SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 21 Makassar, dan SMA Negeri 17 Makassar
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Konsententrasi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi di konsentrasi keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 2 Purwodadi. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan, minat, dan profil belajar peserta didik. Dalam penelitian ini metode yang digunakan dalam adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru produktif DPIB dan peserta didik kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi telah dilaksanakan dalam tiga aspek utama, yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk. Guru menggunakan berbagai strategi untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan tingkat kesiapan siswa, seperti pemberian modul bertingkat, pemanfaatan media visual dan digital, serta proyek berbasis minat siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu perencanaan, variasi kemampuan siswa yang sangat beragam, serta sarana prasarana yang belum optimal. Meskipun demikian, pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap motivasi dan partisipasi siswa dalam proses belajar. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi di konsentrasi keahlian DPIB SMK Negeri 2 Purwodadi telah berjalan dengan baik, meskipun masih memerlukan peningkatan pada aspek perencanaan dan dukungan fasilitas. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru serta pengembangan perangkat ajar yang adaptif terhadap kebutuhan siswa
The Implementation of the SQ3R Strategy to Improve Reading Skill for Seventh Graders
This study aims to investigate the implementation of the SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, and Review) strategy in improving the reading comprehension skills of seventh-grade students at SMP IT Ihsanul Fikri Kota Magelang. The research employed a classroom action research (CAR) design conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through reading comprehension tests, observation sheets, and student questionnaires. The results indicated a significant improvement in students' reading comprehension after the implementation of the SQ3R strategy. Students showed increased engagement, better understanding of texts, and improved ability to identify main ideas, details, and inferences. The findings suggest that the SQ3R strategy is an effective method to enhance reading comprehension among junior high school students
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Puzzle terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik di Sekolah Dasar
Model pembelajaran Jigsaw berbantuan media puzzle adalah salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan kerja sama peserta didik dalam proses belajar dengan menggunakan media pembelajaran puzzle guna membangun semangat peserta didik untuk mencoba memecahkan masalah, karena media tersebut menarik dan mengajak peserta didik untuk menyesuaikan potongan gambar puzzle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar Matematika peserta didik kelas IV di SD Negeri 101/II Muara Bungo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media puzzle dan kelas IV B sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes tertulis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media puzzle dengan peserta didik yang diajar menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,01<0,05 yang berarti ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar Matematika peserta didik Kelas IV di SD Negeri 101/II Muara Bungo
Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Keagamaan dalam Membentuk Sikap Religius Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan dalam membentuk sikap religius anak usia dini dengan mengambil studi kasus di KOBER-RA Tunas Harapan, Baleendah, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai religius, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dilakukan melalui strategi pembiasaan, keteladanan, dan integrasi nilai dalam aktivitas harian. Indikator perkembangan sikap religius diukur melalui observasi perilaku, seperti kemampuan sholat lima waktu, bersikap sopan, dan menunjukkan empati. Kendala utama dalam implementasi meliputi perbedaan latar belakang keluarga dan keterbatasan waktu pembelajaran. Keberhasilan program dipengaruhi oleh sinergi sekolah, guru, orang tua, dan lingkungan sekitar. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan karakter religius anak usia dini memerlukan pendekatan holistik yang menghubungkan pendidikan di rumah dan sekolah dengan dukungan pendidik yang kompeten serta kebijakan lembaga yang kondusif
Komik Digital Berbasis Articial Intelegence Untuk Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama: Analisis Kebutuhan
Penelitian ini bertujuan untuk melihat urgensi dikembangkannya sebuah media pembelajaran PAI di tingkat Sekolah Menengah Pertama, sebagai jawaban dari adaptasi pembelajaran akan perkembangan zaman yang semakin canggih. Di era digital penggunaan media sudah tentu menjadi sebuah kewajiban dengan ragam macam kecanggihannya membuat guru mampu mengembangkan banyak media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan seperti komik digital berbasis AI. Minat belajar siswa yang rendah dan minimnya media inovatif menjadi sorotan utama menjadi dasar peneliti untuk melakukan penelitian ini. Dengan metode deskriptif kuantitatif, peneliti melakukan analisis kebutuhan siswa dan guru terhadap komik digital berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Data dari angket 30 siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Sekayu, dilengkapi wawancara guru, menjadi kunci temuan. Hasilnya tim peneliti mendapati Sebuah gambaran yang jelas: 77,3% siswa kesulitan memahami PAI, dan hanya 39% yang merasa media saat ini efektif. Namun, ada secercah harapan besar: 82,8% siswa menunjukkan ketertarikan luar biasa pada komik digital Ini adalah indikasi kuat bahwa komik digital bertenaga AI bisa menjadi jembatan untuk mengubah PAI dari mata pelajaran yang kurang diminati (hanya 35% ketertarikan siswa) menjadi pengalaman belajar yang dinamis, efektif, dan holistik dalam membentuk karakter generasi digital. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara media yang digunakan saat ini dengan karakteristik peserta didik di era digital saat ini. Penggunaan media konvensional belum mampu menjawab kebutuhan peserta didik dalam memahami dan menginternalisasi materi PAI. Hal ini merupakan tantangan serius yang perlu di atasi. Tingginya minat siswa terhadap komik digital memberi harapan besar untuk keterlibaan siswa secara emosional, kognitif maupun visual. Dengan demikian, pengembangan komik digital berbasis AI bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keniscayaan dalam menghadirkan pembelajaran agama yang menarik dan menyenangkan
Capaian Profil Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian Profil Pelajar Pancasila dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada siswa sekolah dasar. Profil Pelajar Pancasila yang mencakup enam dimensi—beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif—menjadi tolok ukur utama pembentukan karakter peserta didik di abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 1.007 siswa kelas IV dari lima sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi religius, akhlak mulia, kebinekaan global, dan gotong royong memperoleh skor rata-rata sangat tinggi (kategori selalu), yang menandakan internalisasi nilai karakter tersebut telah berlangsung efektif dalam kehidupan sehari-hari siswa. Dimensi kemandirian juga berada pada kategori tinggi, meskipun aspek pengelolaan waktu masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Sementara itu, dimensi bernalar kritis dan kreatif berada pada kategori sering, yang menunjukkan bahwa siswa memiliki kecenderungan untuk berpikir analitis dan menghasilkan ide baru, tetapi belum konsisten menerapkannya. Faktor yang memengaruhi capaian tersebut antara lain kebijakan Kurikulum Merdeka yang fleksibel, komitmen guru, kesadaran masyarakat terhadap nilai Pancasila, dukungan pemerintah, serta pelatihan dan pendampingan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka mampu memperkuat karakter dasar siswa, tetapi masih perlu intervensi pedagogis yang lebih inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi sekolah dan guru untuk memperkaya pembelajaran berbasis proyek, asesmen formatif, serta lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter secara menyeluruh
English Syllabus Development: A Need Analysis-Based Approaches
This study investigates the English language skills required by students at Aviation Vocational High Schools, focusing on syllabus development and the challenges teachers face in preparing effective teaching materials. The research aims to identify the necessary English skills for aviation students, explore the difficulties in syllabus creation, and determine the skills teachers need to design a relevant curriculum. A needs analysis approach was used, with data collected through questionnaires, interviews, and document analysis of the existing syllabus. The study found that speaking skills were the most crucial, followed by reading, listening, and writing. However, the current syllabus does not adequately meet the needs of students, as teachers face challenges such as the lack of diagnostic assessments and materials that are not aligned with aviation industry standards. The study also identifies key teacher skills necessary for effective syllabus development, including the ability to assess student needs and ensure the syllabus is implemented in a way that aligns with the intended learning objectives. The findings highlight the need for a more tailored and effective approach to syllabus design in aviation vocational education
Integrasi Nilai-Nilai Profetik dalam Praktik Kepemimpinan Pendidikan Islam di Era Disrupsi: Systematic Literature Review
Revolusi industri 4.0 dan era disrupsi digital telah menghadirkan tantangan fundamental bagi institusi pendidikan Islam, membutuhkan transformasi paradigma kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan tuntutan modernisasi. Penelitian systematic literature review ini bertujuan menganalisis model integrasi nilai-nilai profetik dalam praktik kepemimpinan pendidikan Islam di era disrupsi, dengan fokus pada identifikasi strategi adaptasi, tantangan implementasi, dan implikasi praktis. Menggunakan protokol PRISMA, penelitian melakukan pencarian komprehensif melalui multiple database, menghasilkan empat artikel final dari 2.200 artikel yang ditemukan. Metode systematic literature review digunakan untuk mensintesis temuan dan perspektif terkini tentang kepemimpinan profetik. Hasil penelitian mengungkap model kepemimpinan profetik yang multidimensional, dengan empat dimensi utama: sidiq (kejujuran), amanah (kepercayaan), tabligh (komunikasi), dan fathonah (kecerdasan). Penelitian mengidentifikasi tantangan signifikan dalam implementasi, termasuk resistensi budaya organisasi, kesenjangan kompetensi digital, dan kompleksitas adaptasi sistem manajemen. Strategi adaptasi yang diusulkan mencakup peningkatan literasi teknologi, penciptaan budaya organisasi adaptif, dan pengembangan model kepemimpinan yang menjembatani tradisi dan modernitas. Kontribusi utama penelitian adalah pengembangan kerangka konseptual integrasi nilai profetik di era disrupsi, yang menawarkan perspektif baru tentang fleksibilitas kepemimpinan spiritual dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian menyarankan pendekatan dinamis yang mampu mensinergikan tradisi spiritual dengan inovasi kontemporer, tanpa kehilangan esensi nilai-nilai fundamental Islam
Literasi Peserta Didik: Pencapaian Melalui Rapor Satuan Pendidikan Sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pencapaian literasi siswa pada rapor satuan pendidikan, penerapan, serta permasalahan literasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan hasil rapor satuan pendidikan serta pengamatan yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan di di SDN 062 Kota Jambi. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa rapor pendidikan bermanfaat untuk mengetahui informasi kualitas satuan pendidikan serta untuk merencanakan perbaikan dalam perencanaan berbasis data. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian literasi siswa yang dikategorikan sedang dengan capaian 66,67% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum. Adapun penerapan literasi yang dilakukan adalah melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum belajar, pemanfaatan pojok baca, kunjungan perpustakaan, pemanfaatan teknologi, kegiatan menceritakan kembali isi teks, pemberian motivasi, pelibatan orang tua, dan Melatih peserta didik untuk dapat menyampaikan pendapat, saran, penilaian, kesimpulan dan refleksi. Adapun permasalahan yang muncul diantaranya kurangnya variasi buku pada pojok baca, terdapat siswa yang belum lancar membaca, pemanfaatan perpustakaan yang kurang maksimal, kurangnya tenaga perpustakaan, kurangnya minat baca siswa, hilangnya fokus saat pembelajaran, kosa kata yang sulit dimengerti, kesulitan dalam mencari informasi yang spesifik dalam teks panjang karna kurangnya keterampilan scanning dan membaca cepat (skimming)